Category: Berita

IMG-20220223-WA0015

49 Karyawan BKK Tasikmadu ikuti Pembekalan

Kominfo

Bupati menyematkan kartu identitas salah satu perwakilan karyawan baru PT BPR BKK Tasikmadu, Rabu (23/2) pagi

KARANGANYAR– Sejumlah empat puluh sembilan (49) Karyawan/wati baru PT. BPR BKK Tasikmadu yang diterima sesuai Computer Assisted Test (CAT) BKD Jateng mengikuti pembekalan yang langsung dipimpin oleh Bupati Karanganyar, Rabu (23/2/2022) di aula PT. BPR BKK Tasikmadu, Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati menekankan pentingnya rasa memiliki perusahaan ditempat bekerja, karena dengan demikian dapat menumbuhkan semangat, profesionalitas, berfikir positif untuk pengembangan dan kemajuan BKK Tasikmadu. Dikatakannya pula setiap bekerja harus dibarengi dengan data yang akurat. Data yang benar benar riil supaya tidak menimbulkan masalah kedepannya.

“Guyub rukun, kompak tidak saling suudhon tetapi selalu berfikir positif dan maju dalam bekerja,” tutur Bupati dihadapan 49 karyawan yang dibina.

Sementara itu Direktur Utama PT. BPR BKK Tasikmadu, Didik Darmadi mengatakan bahwa karyawan yang lolos dan diterima sesuai CAT BKD Jateng ini sejumlah 49 orang dari 500 yang mengikuti test.

“Sebenarnya BKK Tasikmadu ini membutuhkan tambahan karyawan sekitar 60 orang, tetapi dari test CAT kemarin yang dilaksanakan di SMKN Jaten yang lolos 49 orang,” jelasnya.
Diskominfo (ind/azizah)

Read More
DSC_0255

Tribun Jateng Gelar Audiensi dengan Bupati Karanganyar

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dalam Audiensi “Tribun Jateng” di Ruang Garuda pada, Selasa(22/2/22).

Dalam take video ini Bupati menyampaikan banyak , sampaian awal adalah tantang vaksinasi yang telah dilakukan di Karanganyar telah mencapai target mulai dari vaksin pertama hingga vaksin booster. Bupati juga manyampaikan banyak tentang pariwisata yang ada di Karanganyar

Bupati menyampaikan bahwa karanganyar mempunyai banyak pariwisata yang terkenal dan menarik. Salah satunya adalah Candi Cetho dan Candi Sewu. Kawasan tersebut dinilai pariwisata yang terkenal di Karanganyar. “siapa yang datang ke candi cetho akan cetho” tutur Bupati. Selain itu Masjid Agung Karanganyar yang sebentar lagi dibuka akan menjadi target pariwisata religius di Karanganyar.

Bupati juga menyampaikan jika Karanganyar sedang membuat program di kantor desa yang bernama “Pasar Tiban” yang dimana nanti yang dijual di Pasar Tiban ini adalah hasil dari UMKM setempat. Pasar ini mendorong para UMKM agar lebih giat dalam memasarkan produknya.

Yang terakhir bupati menyampaikan jika tanggal 25 Februari nanti akan ada pembukaan gedung Theater Bhineka Tunggal Ika dan pada tanggal 26 Maret mendatang akan ada acara bersepeda dengan medan eksreme bertaraf nasional mulai dari Alun-Alun Karanganyar hingga ke Candi Cetho dan kembali lagi ke Alun-Alun karanganyar. Nantinya acara ini akan mengundang Gubernur Jawa Tengah dan beberapa orang penting lainnya.(Adt/dio)

Read More
DSC_8367

Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di SMKN Jatipuro, Bupati Juliyatmono Berpesan Remaja Jangan Sampai Otaknya Diracuni Narkobai

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan memberikan pengarahan dalam Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkotika di SMK Negeri Jatipuro pada, Selasa(22/2/22).

Dalam arahannya  Bupati menginginkan setelah lulus SMK para siswa mempunyai harapan,tujuan dan lebih hebat dari genereasi sebelumnya. Bupati juga menyampaikan betapa pentingnya menuntut ilmu. Karena akan berguna untuk masa depan

Beliau menghimbau untuk berhati hati dalam bergaul, karena jika sudah terjerumus ke dalam narkoba akan membuat otak kita menjadi rusak.

” Narkotika itu yang di serang otak, kalau otaknya sudah rusak oleh narkoba ya berarti sudah rusak semua yang ada di pikiran pemakainya. Harapannya generasi muda di Karanganyar di masa depan harus sukses” jelasnya.

Tak lupa juga Bupati menghimbau jika tubuh kita harus selalu sehat. Bupati juga mengadakan sayembara siapa yang mendesain tulisan untuk kaos tentang anti narkoba terbagus akan di sablonkan dan digunakan untuk kabupaten Karanganyar.(Ard/Nf)

Read More
IMG-20220222-WA0024

Sosialisasi Pengembangan Keolahragaan Menuju Karanganyar Maju dan Mandiri

Kominfo

Bupati Drs. H. Juliyatmono, M.M. berikan pembinaan pengembangan olahraga, Selasa (22/2)

KARANGANYAR- Bertempat di Kebon Dalem Kodokan Papahan Kecamatan Tasikmadu, Selasa  (22/2/2022) pagi, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan arahannya sekaligus pembinaan sosialisasi tentang pengoptimalisasi olahraga dalam rangka peningkatan prestasi menuju Karanganyar maju dan mandiri

Pada kegiatan sosialisasi tersebut Bupati Karanganyar mengatakan bahwa olahraga merupakan kebutuhan manusia agar menjadikan badan sehat dan hidup sehat, persentase kebugaran masyarakat itu belum sampai sekitar 55%. Oleh karena itu setiap individu harus tanamkan hidup sehat dengan cara berolahraga terutama perempuan-perempuan Indonesia agar hidup menjadi sehat. Setiap profesi yang berkaitan dengan olahraga akan menjadi bakat setiap pribadi individu.

Setiap olahraga baik untuk badan agar menjadi sehat oleh karena itu badan itu harus di jaga yaitu dengan cara berolahraga. Usia itu pasti akan menua dan rentan namun fisik tetap bugar dan sehat Jika kita rutin berolahraga. Oleh karena itu raga harus di jaga agar fisik di kemudian hari tetap bugar. Jika masih muda sering-seringlah menjaga kesehatan dengan berolahraga.

“ Rohani itu harus seimbang dengan jasmani, hal-hal yang baik merupakan makanan rohani, rohani menyukai hal-hal yang bagus. (manusia memiliki keinginan butuh makan). Agar antara rohani dan jasmani itu Bahagia dan senang”. terangnya dihadapan para peserta sosialisasi

Diskominfo (dn/nana)

Read More
WhatsApp Image 2022-02-21 at 11.14.04 (2)

National Conference IGRC 2022

SURAKARTA – National Conference IGRC 2022 dilaksanakan pada Senin (21/02/2022) di Balai Kota Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri PANRB, Prof. DR. Bandi, M.Si., Ak. , Drs. Tamso, MM. (Perwakilan Walikota Surakarta), Drs. H. Juliyatmono, M.M , Dr. Adriano, SH., MH. , Prof. Dr. Mardiasmo, MBA., Akt., M.M Rini Purwandari AK., SH., MM. Conference ini membahas tentang Prospek dan Tantangan Sinergi Penerapan Tata Kelola, Manajemen Risiko dan Kepatuhan Dalam Tata Kelola Pemerintah Daerah.

Pada kesempatan kali ini Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa hal yang terpenting yang harus difokuskan kali ini adalah menjadikan masyarakat sejahtera. Peningkatan keterbukaan informasi menjadi daya dukung untuk.masyarakat sejahtera. “Dengan pengelolaan pemerintahaan yang baik dengan manajemen resiko dan kepatuhaan maka semakin membuat masyarakat sejahtera” ujar Bupati Karanganyar.

Beliau juga berharap agar kegiatan kali ini dapat mengurangi adanya praktek korupsi. Mengurangi segala bentuk kecurangaan yang terjadi dalm praktek pengelolaan pemerintahaan.

Demikian Diskominfo (adt/nfl).

Read More
DSC_0227

Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Adakan Pertemuan Diseminasi Hasil Suveilans Gizi Bagi Lintas Program dan Lintas Sektor Kabupaten Karanganyar Tahun 2022 Guna Mengendalika Angka Stunting di Kabupaten Karanganyar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati, S.KM, M.Kes membuka Pertemuan Diseminasi Hasil Suveilans Gizi Bagi Lintas Program dan Lintas Sektor Kabupaten Karanganyar Tahun 2022 di Hotel Jawa Dwipa, Kecamatan Karangpandan, Senin (21/02)

Karanganyar – Dinas Kesehatan  Kabupaten Karanganyar mengadakan Pertemuan Diseminasi Hasil Surveilans Gizi bagi Lintas Program dan Lintas Sektor di Hotel Jawa Dwipa, Kecamatan Karangpandan, Senin (21/02). Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan program rencana kerja hasil surveilans dalam menghadapi stunting. Kegiatan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Pertemuan yang dihadiri berbagai sektoral ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati, S.KM, M.Kes. Purwati menyampaikan bahwa persentase stunting saat ini di Kabupaten Karanganyar sudah jauh menurun dan dibawah rata-rata stunting nasional. Namun, dirinya juga menyampaikan bahwa Bupati Karanganyar menghendaki angka stunting mencapai 0%. Maka dari itu, diperlukan usaha yang cukup keras dari semua aspek dan sektor.

Dalam kesempatannya, Purwati menjelaskan bahwa hasil surveilans ini nantinya akan digunakan sebagai dasar pembentukan kebijakan yang akan digunakan untuk mengendalikan angka stunting. Menurutnya, penyebab terjadinya stunting sendiri adalah kemiskinan dan kurang sadarnya orangtua terhadap gizi anak sejak dalam kandungan. Purwati menjelaskan bahwa masa kritis seorang anak itu adalah sejak awal kandungan hingga usia dua tahun, atau sekitar seribu hari. Dari hal itu diharapkan kebujakan yang nantinya terbentuk, dapat menjadi solusi pengendalian stunting. Tindakan yang akan dijalankan dalam melakukan pengendalian stunting menjadi tanggung jawab bersama. 30% merupakan tanggung jawab dari Dinas Kesehatan, 70% sisanya merupakan tanggung jawab dan peran serta dari sektor terkait.

Dr. Wahyu Setyaningsih, M.Kes (EPID), Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan ini. Walaupun melalui virtual meeting, dirinya dengan antusias menjelaskan perkembangan stunting yang ada di Jawa Tengah. Kesadaran dari masyarakat Jawa Tengah sendiri sudah mulai tumbuh akan pentingnya asupan gizi sejak dini.

Demikian Diskominfo. (tgr/dio)

Read More
DSC_8305

Resmikan Gedung IPHI Kebakkramat, Bupati Juliyatmono Sarankan Setiap Muslim Harus Punya Cita-Cita Bisa Menunaikan Haji

KARANGANYAR – ” Setiap Muslim harus punya cita-cita bisa manunaikan ibadah Haji” , kalimat gertakan ini menjadi kalimat pembuka tausiyah yang disampaikan oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah di pengajian Ahad pagi sekaligus meresmikan gedung IPHI di Desa Kebak Kecamatan Kebakkramat, Minggu(20/2/22).

Dalam tausiyahnya Bupati yang akrab disapa Yuli ini menjelaskan betapa ketaqwaan umat muslim saat ini benar-benar sedang diuji oleh Allah. Bupati menghimbau agar umat islam bisa menghadapi pandemi ini ibarat orang yang sedang menunaikan ibadah Haji di tanah suci.

Banyak rukun haji yang harus dikerjakan secara runtut, ini sama halnya dengan kehidupan kita di dunia ini ditata dengan runtut oleh peraturan dan undang-undang. Keistimewaannya adalah, jika menunaikan ibadah Haji maka doa yang dipanjatkan insya Allah maqbul didengar Allah karena ibadahnya mendekat ke ka’bah, maka jika diibaratkan kehidupan didunia barang siapa yang meu mengikuti aturan dan undang-undang dia akan hidup dengan tenang, nyaman serta bahagia.

Kuncinya Adalah dengan Taqwa, karena taqwa kepada Allah adalah kunci dari menjalankan ibadah.

” Orang naik Haji itu datang dari berbagai negara, berjubel, bahkan sampai sumpel-sumpelan karena sesak dan penuh. Akan tetapi di tanah suci tidak pernah terjadi berdebatan, bahkan perkelahian dalam menjalankan itu. Itu karena kembali ke niat awal yaitu ibadah, dan taqwa kepada Allah”, jelasnya.

Sementara itu, menjelang peresmian gedung IPHI Desa Kebak Kecamatan Kebakkramat. Bupati, orang nomor satu di Bumi Intanpari ini berharap gedung IPHI ini bisa difungsikan sebagai mana mestinya untuk kemaslahatan bersama.(Ard)

Read More
IMG-20220219-WA0023

Gelar Pengkaderan, IMM Karanganyar Berharap Terbentuknya Kaderisasi Yang Berjiwa Filantropi

 

KARANGANYAR – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Karanganyar melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah(IMM) melaksanakan kaderisasi dengan menyelenggarakan Darul Arqom Madya di Balai Latihan Kerja(BLK) yang di selenggarakan mulai tanggal 16 hingga 20 Februari 2022.

” Kegiatan ini mempunyai maksud dan tujuan untuk melakukan pengkaderan utama tingkat madya bagi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai langkah kaderisasi, juga untuk memunculkan kader yang berjiwa filantropi dan membangun kritisme kader “, jelas Intan Kusuma Wardani mahasiswi tingkat akhir di Sekolah Tinggi Agama Islam Mamba’ul Ulum surakarta yang ditunjuk selaku Ketua Panitia ini.

Hadir selaku pemateri, Bupati Karanganyar H. Juliyatmono membawakan materi tentang Rekayasa Sosial. Menurut orang nomor satu di bumi Intanpari ini, rekayasa sosial adalah suatu upaya yang dilakukan sebagai solusi mengatasi masalah sosial yang ada, biasanya akan nampak dari fakta-fakta sosial yang terjadi di lingkup masyarakat saat ini.

” Masalah sosial itu hanya bisa diatasi dengan aksi sosial juga, bisa berupa kolektif, gerakan sosial maupun revolusi “, jelas Bupati.

Harapannya, dengan digelarnya Darul Arqom Madya ini bisa mencetak kader-kader madya yang siap meneruskan tonggak estafet kepemimpinan serta menyiapkan kader Muhammadiyah yang kritis dan berjiwa filantropi.(Ard)

 

 

Read More