Category: Berita

IMG-20220726-WA0019

PEMBINAAN IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING SERTA PENURUNAN AKI DAN AKB PUSKESMAS JATEN

KARANGANYAR– Puskesmas Jaten 1 Kabupaten Karanganyar terus menyosialisasikan program Antenatal Care (ANC) kepada para ibu hamil di wilayah puskesmas setempat. Kegiatan ini sebagai upaya mengurangi resiko kehamilan sehingga persalinan dapat berjalan normal serta ibu dan anak dalam kondisi sehat.

Masalah stunting dan kehamilan menjadi perhatian dari Puskesmas Jaten yang dilaksanakan di aula Kecamatan Jaten, Selasa (26/07) pagi. Kegiatan dihadiri ibu-ibu hamil dan Bupati Karanganyar Juliyatmono serta instansi terkait.

Sebagai upaya mengatasi masalah kehamilan, Puskesmas Jaten 1 terus melakukan sosialisasi pemeriksaan ANC (Antenatal Care) Terpadu untuk mendorong ibu hamil melakukan skrining terhadap usia kandungan agar nantinya dapat memprediksi kelahiran.

Selain pemeriksaan ANC Terpadu Puskesmas Jaten juga menyediakan pemberdayaan kesehatan untuk pencegahan stunting serta penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Hal Ini bertujuan agar persalinan berjalan lancar serta kondisi ibu dan bayi sehat.

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam arahannya mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus memberikan perhatian masalah ibu hamil dan stunting. Karena Pemkab terus mendorong Puskesmas dan Dinkes gencar melakukan edukasi pada ibu-ibu hamil.

“Kontrol dan pengetahuan akan masalah kehamilan sangat penting. Karenanya ibu-ibu hamil harus aktif melakukan konsultasi dan pengecekan secara rutin agar ibu dan bayi sehat. Jaga kesehatan, jangan banyak mengeluh untuk kebaikan pertumbuhan dan perkembangan calon bayi”, katanya

Bupati juga berpesan pada para suami agar menjadi suami siaga. Sebab para ibu hamil akan menjadi tenang ketika terus didampingi sang suami saat pemeriksaan kandungan maupun persalinan.

Diskominfo (ind/dila)

Read More
IMG-20220725-WA0015

PEMBINAAN BUPATI TERHADAP IBU HAMIL DALAM RANGKA PENCEGAHAN STUNTING SERTA PENURUNAN AKI DAN AKB

Kominfo

Foto Bupati Karanganyar dalam Kegiatan Pembinaan Terhadap Masalah Stunting dan Penurunan AKI dan AKB di Aula Kecamatan Jumantono, Senin (25/7)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar menghadiri kegiatan Pembinaan Terhadap Ibu Hamil dalam rangka Pencegahan Stunting serta Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di Aula Kecamatan Jumantono, Senin (25/07) siang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sesuai dengan program pemerintah untuk pencegahan stunting yaitu suatu kondisi pada balita di bawah usia 5 tahun mempunyai asupan gizi kurang dan gagal dalam hal tumbuh kembang.

Di Kecamatan Jumantono sendiri dari 364 ibu hamil terdapat 59 orang yang mempunyai resti atau resiko. Untuk AKI di Kecamatan Jumantono nihil, namun untuk AKB terkonfirmasi sejauh ini terdapat 5 kasus.

Dalam sambutannya, Bupati Juliyatmono menyampaikan bahwa beliau sengaja ingin silaturahim dengan ibu-ibu hamil di Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.

Puskesmas Kecamatan Jumantono telah mencanangkan dua inovasi, yang pertama adalah kampung jawara dan inovasi terkait pemantauan resti dengan melakukan kunjungan dan pendampingan ibu hamil sampai melahirkan.

Demikian Diskominfo (aya)

Read More
IMG-20220725-WA0012

BUPATI KARANGANYAR MENGHADIRI PELATIHAN BUDIDAYA PENGEMBANGAN BIOFARMAKA DI DESA SEDAYU, KECAMATAN JUMANTONO

Kominfo

Foto Bupati Bersama Kepala Dinas Pertanian dan jajaran Forkopimcam Kecamatan Jumantono dalam Kegiatan Pelatihan Biofarmaka, Senin (25/7).

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. menghadiri dan membuka Pelatihan Pengembangan Budidaya Biofarmaka di Pendopo Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono, Senin (25/07).

Pelatihan ini dilaksanakan untuk melatih budidaya biofarmaka bagi kelompok tani di Kecamatan Jumantono khususnya dan kelompok tani kecamatan lainnya di Kabupaten Karanganyar. Selain itu, tujuan dari pelatihan ini untuk mengembangkan biofarmaka dan pupuk-pupuk cair organik.

Dalam kegiatan ini juga berlangsung penyerahan secara simbolis bantuan bibit jahe kepada kelompok tani Sri Mulyo di Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar memberi dukungan dan semangat kepada kelompok tani Sri Mulyo dan kelompok tani dari kecamatan lainnya di Kabupaten Karanganyar.

“Sedaya mawon, matur nuwun atas kegiatan pagi ini. Kita semua, setiap apapun yang kita lakukan itu harus di dasari dulu oleh keyakinan. Nek yakin pikirane melu seneng. Harus punya keyakinan, keyakinan itu tumbuh dan muncul karena sadar kita punya Pangeran/Gusti Allah,”ujar Bupati Karanganyar.

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut menambahkan, bahwa beliau berharap Kecamatan Jumantono dapat menjadi sentra jahe dan empon-empon di Kabupaten Karanganyar. “Jahe itu ngrembaka, hasile iso apik sampai kapanpun,” ujarnya.

Demikian Diskominfo (Tgr/ratry)

Read More
IMG-20220725-WA0021

434 MAHASISWA UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA KKN DI TIGA KECAMATAN

Kominfo

Foto Bersama Penerimaan Mahasiswa KKN UNISRI Surakarta Kabupaten Karanganyar 2022

KARANGANYAR – Empat ratus tiga puluh empat mahasiswa dari Universitas Slamet Riyadi mulai melaksanakan praktek Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik MBKM 2022 di Kabupaten Karanganyar. Praktek KKN para mahasiswa tersebut akan tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Sebelum melaksanakan praktek KKN ini para mahasiswa Universitas Slamet Riyadi diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (25/7). Nantinya 434 mahasiswa ini disebar di tiga kecamatan yaitu Gondangrejo, Mojogedang, dan Kerjo.

Laporan Wakil Rektor III Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., mengungkapkan bahwa terdapat kelompok mahasiswa yang sudah mulai melaksanakan KKN di Kecamatan Mojogedang.

Sementara itu sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas Slamet Riyadi yang telah memilih Kabupaten Karanganyar sebagai tempat pelaksanaan KKN. Bupati berharap dengan adanya KKN ini dapat memperkaya pengetahuan dan pemahaman. Mahasiswa diharapkan ikut belajar bersama masyarakat dengan teori yang telah diberikan oleh dosen diterapkan di masyarakat.

“Saya doakan semoga dapat melaksanakan KKN dengan baik, atas nama pemerintah matur nuwun karena terus diberikan kepercayaan. Menyiapkan sumber daya unggul, yang hari ini dari UNISRI Surakarta. Sehingga nantinya mampu menaikkan indeks sumber daya manusia di Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Diskominfo (dn/han)

Read More
IMG-20220725-WA0010

RAKOR HUT KEMERDEKAAN RI KE-77 KABUPATEN KARANGANYAR

Kominfo

Kurang lebih 70 OPD, Instansi, Kantor, BUMD, dan Kecamatan, ikuti rakor persiapan jelang HUT ke 77, Senin (25/7)

KARANGANYAR – Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali mengadakan acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 77. Bupati Juliyatmono meminta semua pihak untuk memaksimalkan persiapan agar lebih tertib dan tertata dalam rakor yang dilaksanakan di ruang Podang 1 Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin (25/7) pagi.

Bupati juga menyampaikan bahwa acara ini akan menjadi pedoman bagi masyarakat umum sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk membangkitkan kembali rasa semangat kemerdekaan. Beliau menyampaikan di beberapa wilayah dan tempat seperti rumah-rumah masih ada pemahaman yang berbeda-beda, untuk itu kepada para Camat agar memberikan sosialisasi mengenai pentingnya kesadaran nasionalisme.

Dalam rakor ini bupati menyampaikan untuk DPUPR lingkungan agar lebih memperhatikan kebersihan dan kerapian lingkungan. Semua pihak yang terlibat diminta untuk bisa fokus pada tugasnya masing-masing dan ditindaklanjuti dengan baik.

Diskominfo (ind/anisa)

Read More
1

Torch Relay Obor Asean Para Games Mampir Di Bumi Intanpari

KARANGANYAR – Obor Asean Para Games 2022 akhirnya tiba di Kabupaten Karanganyar diterima langsung oleh Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. di Pendopo Rumah Dinas Bupati setelah melalui kirab secara estafet dari Masjid Agung Madaniyah, Sabtu(23/7). Sebelumnya, Obor Asean Para Games 2022 yang dikirab dari Grobogan tiba di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar diterima oleh Plt. Kadisparpora.

Obor ini kemudian mulai dikirab kembali oleh Wakil Bupati dari Masjid Agung Madaniyah Karanganyar. Secara estafet obor diserah terimakan kepada Dandin 0727 Karanganyar dilanjutkan estafet berikutnya kepada Kajari Karanganyar, kemudian Ketua Pengadilan Negeri Karanganyar, Kapolres Karanganyar, kemudian obor diserah terimakan kepada Ketua DPRD Karanganyar hingga akhirnya estafet terakhir diserah terimakan kepada atlet berprestasi Kabupaten Karanganyar menuju Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Setelah menerima obor di halaman Pendopo akhirnya Bupati membawanya menuju ke panggung kehormatan dengan disaksikan para atlet Para Games yang telah memenuhi Pendopo sebelumnya. Juliyatmono bangga dan sangat antusias kepada para Atlet Para Games Indonesia, bahkan ia menyemangati kepada hadirin Indonesia mendapat juara umum dalam perhelatan akbar se-Asia Tenggara tersebut.

“Kami terima dengan baik, kita nyalakan sebagai simbol semangat Indonesia juara umum Asean Para Games 2022”, tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Karanganyar adalah bumi perjuangan, tempat dimakamkannya Raden Mas Said, Pahlawan Nasional sehingga harapannya prestasi Asean Para Games ditorehkan oleh atlet dari Kabupaten Karanganyar. Menurutnya obor Para Games merupakan simbol bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi tidak dibatasi oleh keterbatasan apapun.

“Kita semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi menunjukkan kepada dunia bahwa kita tidak boleh dibatasi oleh keterbatasan apapun, Tuhan telah memberikan kelebihan kepada kita semuanya”, tambahnya.

Juliyatmono menegaskan penyelenggaraan Asian Para Games mampu untuk menggerakkan perekonomian membangkitkan semangat untuk Indonesia tumbuh bangkit dari Pandemi Covid-19.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar ini dihadiri oleh Forkopimda, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), Senny Marbun, para atlet berprestasi Kab. Karanganyar, para atlet Para Games dan perwakilan UKM yang sudah disediakan stan di halaman Pendopo.

Kirab obor disaksikan para warga yang memadati jalan raya lawu sepanjang Alun-alun hingga depan rumah dinas Bupati Karanganyar. Bukan hanya masyarakat saja, bahkan ratusan siswa-siswi SD hingga SMP juga antusias saat menyaksikan kirab obor Asen Para Games. Torch Relay obor Asean Para Games ini dimulai dari Kabupaten Grobogan sumber api abadi Merapen, hingga mampir di Kabupaten Karanganyar sebelum nantinya dikirab ke Kota Solo sebagai tuan Rumah Asean Para Games 23-24 Juli 2022. (Oki/Ard/Adt)

GALERI PHOTO

Read More
IMG-20220722-WA0010

64 KELOMPOK UKM DAN 9 KOPERASI TERIMA BANTUAN HIBAH

 

Kominfo

Foto Penyerahan Secara Simbolis Hibah Bantuan Kepada Perwakilan UKM dan Koperasi oleh Bupati, Jumat (22/07).

KARANGANYAR– Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop) Karanganyar menyerahkan bantuan Hibah sejumlah Rp1,9 miliar diperuntukkan bagi 64 kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) dan sebesar Rp600 juta untuk sembilan (9) Koperasi. Diharapkan dengan adanya bantuan hibah ini dapat membantu mengembangkan serta meningkatkan pendapatan dan perekonomian penerima hibah bantuan khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

Penyerahan pelaksanaan bantuan hibah langsung oleh Bupati Karanganyar di aula Bank Jateng Cabang Karanganyar, Jumat (22/07) pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengingatkan kepada para pelaku usaha untuk tidak mengabaikan prokes dalam usahanya. Ia juga menghimbau bantuan yang diterima dapat dipergunakan dengan baik sesuai dengan proposal yang diajukan pemerintah agar usaha maupun koperasi dapat berkembang dengan sehat.

“Nyuwun tulung, gunakan bantuan ini dengan baik supaya usaha maupun koperasi bisa berkembang dan sehat. Ditindakne sesuai opo seng panjenengan kresakne sesuai dengan proposal yang diajukan pemerintah. Tertibkan administrasinya, jangan untuk membayar hutang” pesan Bupati, Juliyatmono.

Beliau menambahkan, agar bantuan hibah yang diberikan untuk usaha diniati dengan niat yang baik sesuai dengan harapan pemerintah untuk kembali menggeliatkan perekonomian masyarakat.

Diskominfo (ind/dila)

Read More
IMG-20220721-WA0031

Sosialisasi Subsidi Tepat dan Cara Pendaftaran Pembelian BBM Bersubsidi

 

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Pertamina menggelar sosialisasi subsidi tepat dan cara pendaftaran pembelian BBM bersubsidi yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/7).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat se-Kabupaten Karanganyar, Kapolsek se-Kabupaten Karanganyar, tim pengawasan minyak dan gas, serta agen LPG.

Dalam kegiatan ini, Sri Asih Handayani selaku panitia penyelenggara mengatakan dalam melakukan pengawasan jenis BBM tertentu khusus penugasan, petugas dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, sambutan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karanganyar Titis Sri Jawoto selaku mewakili Bupati menyampaikan bahwa secara regulasi pembatasan-pembatasan subsidi masih menunggu Perpres.

Namun, sebagai aparat harus dapat memahami dan mempersiapkan diri terhadap kebijakan pemerintah terkait subsidi dan tidak berprasangka buruk terhadap kebijakan tersebut.

“Ini semua (kebijakan subsidi) pasti sudah melalui pertimbangan-pertimbangan. Menurut saya ini keren. Masyarakat dilibatkan untuk berdiskusi terkait permasalahan ini sehingga begitu Perpres turun, kita sebagai masyarakat bisa siap melaksanakannya, ” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa bahan bakar minyak semakin hari semakin masif. Karena situasi global tersebut, dibuat subsidi pemerintah 550 triliun. Subsidi dikenakan bagi sebagian masyarakat yang berhak dan sebagian harus membeli apa adanya. Pembagian tersebut masih diatur sesuai dengan regulasi.

“Sosialisasi akan terus dilakukan agar negara kita tetap stabil dan tetap berwibawa karena tidak ada gejolak perekonomian yang berarti,” tegasnya.

Diskominfo (ind/rizqa, ayu)

Read More
1 Untitled_1.3.22

Jangan Salah, Stunting Pasti Pendek tapi Pendek Belum Tentu Stunting

Kepala DISKOMINFO Prov Jateng, Reina mewakili Gubernur Jawa Tengah dalam acara PIKD di Nglurah Tawangmangu

KARANGANYAR – Stunting merupakan problem yang harus dipecahkan bersama. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tapi jangan salah, memang stunting pasti pendek tetapi pendek belum tentu stunting.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Widwiyono, M.Kes. ketika menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan “Sosialisasi Stunting Kegiatan Pelayanan Informasi Kebijakan Daerah Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022”, bertempat di Pendopo Nglurah, Tawangmangu Karanganyar (19/7).

“Stunting pasti pendek, tapi pendek belum tentu stunting. Jadi yang pendek jangan minder”, tuturnya.

Widwiyono menambahkan selain pendek ciri stunting yang lain adalah telat mikir yaitu tingkat intelegensi/kecerdasannya di bawah rata – rata. Anak yang stunting biasanya ketika umur 45 tahun sering sakit – sakitan sehingga Pemerintah mengajak semua kalangan untuk mencegah stunting.

Lalu bagaimana cara mencegah stunting? Menurutnya pemeriksaan rutin kesehatan mulai dari calon pengantin, saat mengandung, hingga melahirkan merupakan cara terbaik yang bisa dilakukan masyarakat.

Kepala BKKBN Prov. Jateng, Widwiyono memberikan penjelasan terkait Stunting

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kabid Kesehatan Masyarakat, dr. Wahyu Setianingsih, M.Kes(Epid) menambahkan Anemia pada remaja putri juga bisa mengakibatkan stunting. Maka pertama kali yang harus diperiksa adalah kesehatan remaja putri.

“Kita nanti ada kegiatan di 35 Kabupaten/Kota untuk memeriksa remaja putri dan juga mengajak untuk meminum tablet penambah darah”, tambahnya.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Prov. Jateng, Wahyu menjelaskan tentang anemia pada remaja putri

Mewakil Gubernur Jawa Tengah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Reina Retnaningrum, S.H. mengajak Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) sebagai penerus informasi kepada masyarakat. Menurut Reina di Jawa Tengah ada program untuk mencegah stunting yaitu “Ojo Kawin Bocah” dan “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng”.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karanganyar diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kab. Karanganyar, Drs. Agam Bintoro, M.Si.

Selain guyon maton, dalam acara tersebut juga dibagikan doorprize berupa Set Top Box (STB) yang berfungsi sebagai alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV analog biasa. Acara diakhiri dengan nonton bareng ILM produksi Diskominfo Provinsi Jawa Tengah,  Film Pendek “Nular” dari KIM Manteb Karangpandan dan Film Pende “Stop Stunting” produksi Diskominfo Kabupaten Karanganyar. (Oki)

PHOTO GALERI

 

 

Read More
6_1.1.6

Ojo Kawin Bocah, Ini Dampak Menikah Dibawah Usia 19 Tahun

Kepala DP3APPKB, Agam Bintoro ketika menjadi narasumber dalam kegiatan Rembug Warga yang diselenggarakan oleh DISKOMINFO Karanganyar di Nglurah, Tawangmangu (19/7)

Karanganyar – Pernikahan anak usia dini atau lebih akrabnya disebut “Kawin Bocah” marak terjadi di Indonesia. Kawin Bocah membawa dampak buruk karena bisa meningkatkan risiko stunting, perceraian, hingga masalah kesehatan seperti kanker mulut rahim dan osteoporosis. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Karanganyar, Drs. Agam Bintoro, M.Si, ketika menjadi narasumber dalam kegiatan Rembug Warga di Pendopo Nglurah, Kec. Tawangmangu, Karanganyar (19/07).

Agam menambahkan meskipun secara agama memang sudah diperbolehkan karena sudah balig, tapi secara fisik dan mental belum ada kesiapan. Organ reproduksi belum siap, bahkan bisa mengakibatkan kekerasan dalam rumah tangga apabila terjadi permasalahan.

“Ojo Kawin Bocah kuwi njlentrehe mendewasakan usia pernikahan, bocah itu kalo rabi terus duwe anak podo karo anak – anak duwe anak, leh dadi wong tuwo dipekso”, tuturnya dalam bahasa daerah sekitar.

Remaja yang belum siap menikah juga rentan mengalami Baby Blues, yaitu suasana hati pasca kelahiran. Maka ia mengajak seluruh warga untuk menggalakkan keluarga yang terencana.

“Monggo sedoyo, sareng – sareng para warga punya rencana dalam berumah tangga”, tambahnya.

Ketika ditanya oleh salah satu peserta dari ISI Surakarta, Hanan Novia terkait kehamilan diluar nikah saat usia dini ia menyampaikan bahwa pernikahan dini hanya bisa dilakukan dengan Dispensasi yang diberikan oleh Pengadilan karena sebenarnya terdapat banyak faktor yang mendasari pernikahan dini, mulai dari motif ekonomi, adat, hingga kehamilan yang tak diinginkan.

“Dalam hal tertentu ada yang namanya Dispensasi yaitu ijin berjenjang mulai dari Kepala Desa, Camat, hingga akhirnya dibahas di tingkat Pengadilan Agama”, imbuhnya.

Nanda Novia, salah satu peserta menanyakan seputar pernikahan dini akibat kecelakaan semisal kehamilan dari hubungan diluar nikah.

Acara Rembug Warga yang diselenggarakan DISKOMINFO Karanganyar tersebut dihadiri oleh peserta dari PKK, Mahasiswa dan warga sekitar. Diseminasi informasi dengan tema “Ojo Kawin Bocah” tersebut dikemas dalam bentuk Guyon Maton dengan menghadirkan seniman Mas Wahyu Sangga Buana dan rekan – rekan. Terlihat para peserta tampak antusias ketika dibuka sesi tanya jawab dengan narasumber. Acara diakhir dengan joget bareng dan photo bersama antara narasumber dan para peserta. (Oki)

PHOTO GALERI

Read More