Category: Berita

WhatsApp Image 2022-09-25 at 14.40.49

Gandeng Perguruan Tinggi, Kirab Budaya Di Desa Gebyok Sangat Meriah

 

KARANGANYAR – Perhelatan Kirab Budaya di Desa Gebyok, Kecamatan Mojogedang Karanganyar sukses luar biasa. Apa penyebabnya, Panitia menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan acara besar tersebut. Akibat seluruh warga masyarakat bergerak menampilkan kebudayaan, kerajinan dan hasil kerajianan yang dimilikinya.

Informasi yang dihimpun, sejak pukul 07.00 masyarakat sudah membanjiri lapangan desa Gebyok. Dari masing-masing RW menampilkan kerajinan tangan atau potensi masing-masing wilayahnya. Kerajinan itu meliputi sangkar burung, tas dari anyaman bambu, hasil bumi dan lain sebagainya. Selain berkeliling ke desa, kirab budaya itu juga ada doorprize dan senam bersama.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sangat mengapresiasi kirab budaya ini. Kirab budaya ini juga bisa mengundang wisatawan baik dari tetangga atau daerah lain untuk berkunjung ke Gebyob. Setelah mengetahui, maka potensi ekonomi masyarakat berupa UMKM yang ada di Desa setempat bakal terangkat,” papar Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto SE MM saat memberikan sambutan pada kirab budaya tersebut (25/09)

Dia menambahkan acara itu digelar satu tahun dan dimasukkan dalam kalender kunjungan wisata. Sebab dengan kegiatan ini bisa mengundang orang lain untuk berkunjung ke Mojogedang. Konsentrasi wisata di hari Minggu tidak hanya ke Tawangmangu dan Ngargoyoso namun juga Mojogedang yang luar biasa. “Apalagi keterlibataan Perguruan Tinggi sangat baik untuk saling kolaborasi. Kerjasama untuk mengangkat UMKM di Kecamatan Gebyok,” imbuhnya.

Sementara Universitas Darma AUB Surakarta, Prof Dr Siti Fathonah MM menyambut baik kegiatan masyarakat Des Gebyok untuk mengangkat potensi wilayahnya. Dengan dikemas kirab budaya, pihaknya yakin potensi yang ada di Desa sebelah utara Karanganyar akan dikenal dan dilirik oleh wisatawan. “Saya sangat bangga, apresiasi masyarakat untuk mengadakan kirab budaya sangat luar biasa,” imbuhnya. (Adt)

Read More
58300076-760c-487b-a445-d82c83ea6eab

Car Free Day Colomadu, Antusias Warga Luar Biasa Padati Sepanjang Jalan Adi Sucipto

KARANGANYAR – Car Free Day (CFD) Colomadu secara resmi dibuka oleh panitia pada Minggu(25/9/22) mulai dari jam 06.00 hingga pukul 09.00. Car Free Day Colomadu ini menutup ruas jalan Adi Sucipto mulai dari perempatan Colomadu ketimur hingga pertigaan Hotel Alana.

Antusias warga sekitaran sangat luar biasa, terbukti hari pertama dibuka warga sudah membanjiri jalanan. Kurang lebih 500an pedagang yang terdaftar ikut andil menawarkan dagangannya sebagai pengisi stan-stan UMKM di area Car Free Day tersebut.

Bupati Karanganyar, saat memberikan sambutan pembukaan Car Free Day mengaku bangga. Tidak ada Kabupaten yang berani menggelar dua titik Car Free Day di daerahnya yang semuanya ramai dibanjiri pengunjung seperti Di Karanganyar.

” Cuma di Kabupaten Karanganyar yang bisa menggelar Car Free Day di dua titik pusat kemramaian yang semuanya padat dibanjiri pengunjung bahkan peserta stand UMKM nya. Ini membuktikan bahwa geliat perputaran roda ekonomi di Karanganyar sangat bagus. Semoga Car Free Day Colomadu ini konsisten dan lebih baik lagi”, jelas Bupati.

Walau di hari pertama masih didapati beberapa kendaraan ikut melintas di area Car Free Day Colomadu, namun orang nomor satu di bumi intanpari ini mengaku hal tersebut masih lumrah karena baru hari pertama dibuka. (Ard)

Read More
IMG-20220924-WA0060

Bupati Juliyatmono Sabet Gelar Inovator Pariwisata Terbaik Bidang Pemerintahan

 

KARANGANYAR – Asisten Administrasi Umum Setda Karanganyar yang juga menjabat Plt. Kepala Diskominfo Sujarno.M.Si yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar menerima penghargaan sebagai Inovator Pariwisata Terbaik Bidang Pemerintahan dalam malam penghargaan Anugerah Pariwisata Jawa Tengah oleh PWI yang di helat di Magelang pada Jum’at (23/9/22).

 

 

Read More
Gondangrejo2

Bupati Karanganyar Serahkan Secara Simbolis BLT

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M, menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT). Penyaluran ini dilaksanakan di PT Bhakti Insan Kamil, Kecamatan Gondangrejo pada Jumat (23/09). BLT ini diharapkan dapat meringankan karyawan terdampak kenaikan harga BBM. Selain dihadiri oleh Bupati Karanganyar, penyerahan secara simbolis juga di hadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Drs. Sugeng Raharto, M.Si.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karanganyar Sugeng Raharto mengatakan, penerima BLT dari DBHCHT tahun ini awalnya mencapai 2.440 KPM. Namun setelah dilakukan verifikasi kelayakan oleh dinas pertanian pangan dan perikanan (Dispertan PP) maupun Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi (Disdagnakerkop) dan UKM Karanganyar, tersisa 1.309 KPM. Sugeng menjelaskan, Rp 1,3 miliar tersebut untuk 1.131 KPM yang disalurkan pada tahap selanjutnya. ”Nanti kami akan melakukan pendataan kembali, untuk KPM yang akan mendapatkan BLT itu,” singkat Sugeng.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengharapkan agar penerima BLT bisa menggunakan bantuan tersebut sebagaimana mestinya. Dirinya mengharapkan agar bantuan digunakan sebaik mungkin, salah satunya adalah untuk kebutuhan keluarga. Dan kebutuhan untuk penunjang bekerja di perusahaan atau untuk peningkatan pertanian tembakau di Karanganyar. Karena semakin banyak pekerja yang bekerja atau petani tembakau, maka semakin besar perolehan DBHCHT-nya.

Demikian Diskominfo. (tgr)

Read More
IMG-20220921-WA0035

Lurah, Perangkat Desa se Kabupaten Karanganyar ikuti Sosialisasi Resosek BPS

Diskominfo

Bupati Karanganyar hadiri sekaligus menjadi narsum Sosialisasi Resosek, Rabu (21/9/2022).

KARANGANYAR– Kurang lebih dua ratus peserta meliputi jajaran OPD Karanganyar, perangkat desa mengikuti Sosialisasi Rakorda Registrasi Sosial Ekonomi yang diadakan BPS (Badan Pusat Statistik) yang dilaksanakan di Hotel Tamansari, Karanganyar, Rabu (21/9) pagi.

BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Karanganyar mengadakan sosialisasi Rakorda Registrasi Sosial Ekonomi. Acara tersebut dihadiri Bupati Karanganyar, Kepala Baperlitbang Karanganyar, Kepala Dinas Kominfo Karanganyar, Kepala dispermades, Kepala dinas sosial, Kepala DP3APPKB Karanganyar atau yang mewakili, kepala dinas Dukcapil Karanganyar atau yang mewakil, seluruh kepala desa dan lurah se Kabupaten Karanganyar.

Bupati dalam sambutannya meminta kepada pihak OPD untuk membantu tugas BPS (Badan Pusat Statistik) karena masih ada beberapa tempat yang takut saat didatangi petugas.

“Melalui Resosek untik dibantu Bapak/Ibu supaya data nanti akurat. Saya ambil yang terbaik perkecamatan akan dihadiahi. Paling bagus dari 17 desa kelurahan,” Kata Bupati Karanganyar

Sementara itu, Laporan Kepala BPS Karanganyar, Dewi menyampaikan penyelenggaraan kegiatan Rapat Koordinasi tingkat kabupaten bertujuan menguatkan koordinasi dan konsolidasi eksternal dan internal dalam rangka pelaksanaan kegiatan awal Resosek di Kabupaten Karanganyar. Tema Rapat Koordinasi yaitu “Mencatat untuk Membangun Negri.”

“Resosek sangat penting untuk dilaksanakan karena masih terbatasnya data sosial ekonomi yang mencakup keseluruhan penduduk, belum adanya kontrol standar kualitas data dan data target program yang masih sangat sektoral,” Jelasnya

Resosek yang merupakan sistem dan basis data profil kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan seluruh penduduk diharapkan dapat mengangkat dinamika perubahan kesejahteraan masyarakat.

“Pendataan awal Resosek mencakup 100% penduduk/keluarga di 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Serta menggunakan pendekatan keluarga,” Kata Dewi

Resosek juga diharapkan dapat menghasilkan basis data kependudukan yang terintegrasi terutama memberikan insight dalam menyempurnakan kebijakan pembangunan sosial ekonomi termasuk perlindungan sosial. Diskominfo (ind/al)

Read More
IMG-20220919-WA0128

Bupati Resmikan Pembukaan Regsosek Kabupaten Karanganyar

Kominfo

84 peserta ikuti program Regsosek bersama BPS, Senin (19/9/2022).

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Juliyatmono resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah terkait program Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar yang dilaksanakan di Hotel Jawa Dwipa, Karangpandan, Karanganyar, Senin (19/9) siang tadi.

Hadir pada acara tersebut yakni Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Wakapolres Karanganyar, Sekretarias Daerah (Sekda), Kepala BPS, Jajaran Perangkat Daerah serta Para Camat se Kabupaten Karanganyar.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Registrasi sosial ekonomi bersama BPS melalui sensus ini akan berlangsung hanya satu bulan.

Oleh karena itu melalui kesempatan yang baik ini, pihaknya berharap semua pihak terkhusus Sekda Karanganyar untuk membuat Surat Edaran kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Karanganyar hingga perangkat desa, orang perorang baik pribadi ikut membantu menyosialisasikan program Regsosek ini di tempat tinggalnya masing masing .

“Atas nama Pemerintah, kami menyambut baik, tidak cukup hanya dukungan tapi mengoptimalkan peran semua pihak sehingga diperoleh data yang akurat. Karena hampir seluruh kebijakan kedepan nantinya didasari dengan basis data yang akurat dan tepat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati meminta Sekretaris Daerah ikut menyosialisasikan program regsosek yakni registrasi sosial ekonomi yang dapat dimanfaatkan data untuk kepentingan pemerintah baik bidang pemberdayaan, sumber tenaga kerja, kompensasi karena dengan adanya data yang akurat dan tepat sangat membantu untuk kecepatan dan kemudahan serta efisiensi dalam pelayanan publik.

Diharapkan Bupati pelaksanaan program regsosek ini dapat berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi Indonesia maju untuk satu data Indonesia.

“Untuk itu disini saya mengajak kepada semua pihak untuk benar benar dapat memahami pendataan yang akan dilakukan oleh BPS melalui program Regsosek ini,”pintanya.

Sementara itu, Laporan Kepala BPS Karanganyar, Dewi Trirahayuni menyampaikan
tujuan Rakorda regsosek ini adalah untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi eksternal dan internal dalam rangka pendataan registrasi sosial ekonomi di Kabupaten Karanganyar.

Adapun peserta yang mengikuti sejumlah 84 orang meliputi pimpinan daerah, forkopimda, jajaran perangkat daerah, Kementerian Agama, awak media, perguruan tinggi. Diskominfo (ind)

Read More
WhatsApp Image 2022-09-19 at 11.41.59

Kampanye Seribu Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Dan Kesehatan Jiwa

Bupati Karanganyar dicek kesehatannya saat acara Kampanye Seribu Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Karanganyar – Kampanye Seribu Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Dan Kesehatan Jiwa sebagai upaya untuk percepatan indikator standar pelayanan minimal. Dilaksanakan di Balai Desa Doplang, Karangpandan, Senin (19/9) pagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Purwati, SKM, M.Kes menyampaikan, bahwa penyakit tidak menular sering kali tidak ditemukan gejala dan keluhannya sehingga banyak yang terdeteksi saat penyakit telah kronis.

“Berdasarkan data Kesda tahun 2018 menunjukkan kenaikan prevalensi penyakit tidak menular dibandingkan dengan data riskesdas tahun tahun sebelumnya,” kata Purwati

Maka dengan adanya Kampanye Seribu Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Dan Kesehatan Jiwa dilakukan sebagai upaya untuk percepatan indikator standar pelayanan minimal sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2018 tentang standar pelayanan minimal yang menargetkan 100% masyarakat usia produktif usia 15-59 mendapatkan pelayanan minimal sesuai standar satu tahun sekali. Serta Kelompok rentan yang menyandang penyakit tidak menular di pantau kesehatannya secara rutin.

Dengan adanya deteksi dini diharapkan semua kelompok usia produktif bisa terdeteksi dan bisa mendapat pelayanan secara standar.

“Hal ini memerlukan sumber daya cukup tinggi dan biaya cukup tinggi. Untuk itu kami berharap masyarakat akan terbiasa dengan melakukan deteksi dini kesehatan secara rutin dan menerapkan gerakan masyarakat sehat dan perilaku cerdik ini sejalan dengan instruksi presiden nomer 1 tahun 2017 tentang gerakan masyarakat sehat,” kata Purwati

Kegiatan kampanye ini diikuti dengan gerakan deteksi dini penyakit tidak menular serentak di seluruh desa di kecamatan Karangpandan. Di desa Domplang ada 200 orang dan diikuti desa-desa yang lain minimal 80-100 orang. Selanjutnya akan diikuti oleh seluruh Puskesmas kecamatan di kabupaten Karanganyar.

“Kampanye ini artinya warning mengingatkan semua pihak bahwa sehat itu menyenangkan, sehat itu produktif, pikiran semangat, kerja semangat, sumbernya di pikiran,” kata Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M.

Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. menyampaikan semoga deteksi dini penyakit tidak menular ini bisa di sosialisasikan kemana-mana.

(adt/al)

Read More
IMG-20220919-WA0038

Apel gelar pasukan hari Perhubungan Nasional 2022, Bupati ingatkan Pentingnya Disiplin Berlalu Lintas Kurangi Resiko kecelakaan

Kominfo

Potong Tumpeng pada gelar apel Pasukan sebagai peringatan hari Perhubungan Nasional Tahun 2022, Senin (19/9) pagi.

KARANGANYAR– Apel Gelar Pasukan dalam rangka memperingati hari Perhubungan Nasional Tahun 2022 dilaksanakan dihalaman Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar, Senin (19/9) pagi.

Bertindak selaku Pimpinan Apel, Bupati Karanganyar serta diikuti Wakil Bupati, Sekretaris Daerah serta segenap karyawan/wati Dishub Karanganyar.
Dalam amanatnya, Bupati mengingatkan Petugas untuk selalu mempublikasikan kepada pengendara kendaraan agar mendisiplinkan diri dan tertib berlalu lintas sehingga mampu mengurangi terjadinya kecelakaan.

Menurutnya, jumlah volume kendaraan dan peningkatan infrastruktur kurang stabil. Disisi lain perilaku berlalu lintas semua pengen cepat seakan akan tidak perlu trafficlight lagi.
Jika tidak ada petugas kemungkinan setiap hari ribuan orang akan mati sia sia. Karena tidak ada ikhtiar sama sekali dalam mencegah kecelakaan.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengajak semua pihak untuk mendisiplinkan diri mementingkan kepentingan keselamatan umum daripada pribadi.

Oleh karena traffic light sebagai penanda agar orang diingatkan supaya tidak terjadi benturan benturan lawan arah.

“Mari kita sadarkan bersama untuk mengurangi angka resiko kecelakaan sekecil kecilnya. Karena kecelakaan itu faktor dominannya adalah human error yakni kesalahan manusianya sendiri disebabkan kelakuan tidak tertib menyetir/mengendarai kendaraan,”pesan Bupati Juliyatmono.

Ditambahkannya semoga dengan Peringatan hari Perhubungan ini mengingatkan pentingnya mempublikasikan kesadaran masyarakat berperiku yang tertib dalam berlalu lintas.

Sementara itu, Apel Gelar Pasukan dilanjutkan dengan launching SiBANTER atau Sistem Bantuan Non Tunai Kendaraan Bermotor adalah suatu system di pengujian kendaraan bermotor yang diresmikan oleh Bupati Karanganyar.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
wayangan jati 2

Bupati Hadiri Pergelaran Bersih Dusun Karang Duren

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M, menghadiri pergelaran wayang dalam rangka bersih Dusun Karang Duren, Desa Jati, Kecamatan Jaten pada Sabtu (17/09).  Dengan mengusung lakon,  Semar Mbangun Ndeso, diharapkan dapat menjaga kerukunan dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. Dengan dalang Ki Erwanto, pergelaran wayang berjalan cukup lancar dan dapat menarik perhatian warga sekitar.

Dalam sambutannya, Bupati Juliyatmono berpesan supaya masyarakat tetap menjaga kekompakan dan kerukunan. Dan selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar tersebut juga menyampaikan bahwa nantinya akan dilaksanakan pagelaran wayang di 17 kecamatan dalam rangka menyongsong hari jadi Kabupaten ke 105 sekaligus memperingati Hari Wayang Nasional.

Bupati Karanganyar tak lupa menyanyikan lagu Caping Gunung untuk menghibur masyarakat yang hadir. Dengan melantunkan tembang Caping Gunung, Bupati Juliyatmono mengharapkan agar masyarakat bisa bahu membahu bekerjasama dalam membangun negara ini. Selain dihadiri Bupati Karanganyar, pergelaran wayang juga dihadiri oleh jajaran Kepala OPD dan anggota DPRD Karanganyar.

Demikian Diskominfo. (tgr)

Read More
1-photobareng

Gandeng Mafindo Soloraya, Diskominfo Karanganyar Gelar Workshop Jurus Cerdas Tangkal Hoaks

Karanganyar – Ternyata, hingga saat ini masih banyak warga yang belum teredukasi dengan hoaks. Hal tersebut dibuktikan oleh data yang telah dihimpun oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo Soloraya) ketika workshop “Jurus Cerdas Tangkal Hoaks” yang diselenggarakan Diskominfo Karanganyar di Ngargoyoso kemarin (16/09). Berdasarkan data tersebut, terungkap selama tahun 2021 Mafindo telah mengantongi 1888 kasus hoaks. Dari data itu sebanyak 24.7% merupakan hoaks kesehatan dan 22.7% hoaks politik.

Wakil Ketua Komite Organisasi & PSDM Demisioner Mafindo, Erwina Tri, yang juga pemateri dalam workshop mengatakan bahwa dari data tersebut yang paling banyak sebagai media penyebarannya adalah Facebook (49.4%) dan Whatsapp (15.9%). Dirinya mengajak kepada seluruh peserta workshop untuk waspada, apalagi sebentar lagi memasuki ajang perpolitikan Pemilu 2024. Sejak Pilpres 2014, hoak digunakan sebagai sebuah senjata pemenangan kompetisi politik.

“Hingga pilpres 2019, hoaks tetap dianggap efektif untuk digunakan dalam berbagai kontestasi, baik kontestasi politik di berbagai level maupun kontestasi ideologi”, tandasnya.

Erwina Tri dari Mafindo memberikan paparan jurus jitu tangkal hoaks

Erwina membagikan jurus jitu tangkal hoaks diantaranya cermati alamat situs, jangan hanya membaca judul, periksa fakta, cek keaslian foto dan ikut group diskusi. Ia juga mengajak para peserta untuk turut aktif membuka situs antihoaks seperti turnbackhoax.id dan cekfakta.com yang sudah terintegrasi dengan 24 media online. Mafindo sendiri telah memiliki aplikasi chatbot Kalimasada yang bisa digunakan masyarakat untuk memeriksa hoaks, cek fakta terbaru hoaks, dan tips melawan hoaks. Aplikasi ini berwujud akun Chatbot Whatsapp yang dapat diakses melalui nomor 0859-2160-0500.

Sementara itu, Plt. Kepala Diskominfo Kab. Karanganyar, Drs. Sujarno, M.Si dalam sambutannya mengatakan saat ini penggunaan teknologi informasi semakin meningkat. Mulai dari pendidikan hingga membeli bahan bakar semua menggunakan aplikasi di handphone, berbeda dengan jaman dulu ketika siswa tidak diperbolehkan menggunakan HP, sekarang media pendidikan semua menggunakan HP. Dengan kemajuan teknologi ini tentu terdapat plus minusnya.

“Dengan workshop kali ini mudah – mudahan memotivasi kita semua, baik dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan pegiat Media Sosial bermitra dengan Kominfo untuk menangkal hoaks”, tambahnya.

Plt. Kepala DISKOMINFO Karanganyar, Drs. SUJARNO, M.Si memberikan sambutan

Ketua Komisi A DPRD Karanganyar, Drs. Sri Harjono dalam sambutannya menjelaskan tentang sejarah hoaks. Menurutnya sejak tahun 1600-an sudah ada hoaks. Sri Harjono juga memaparkan jurnalisme pertama di Indonesia. Ia mengajak peserta untuk aktif dengan memberikan kuis tentang siapa jurnalis pertama di Indonesia, tentu yang berhasil menjawab akan mendapatkan reward.

“Dan disebut dengan Bapak Jurnalis Indonesia yang tidak pernah terekpos oleh media. siapakah ada yang tahu?”, tuturnya.
“Bapak Jurnalis Indonesia itu namanya Tirto Adi Suryo”, tambahnya.

Komisi A DPRD Karanganyar yang hadir mendampingi Sri Harjono diantara Aan Shopuanuddin dan Eny Candrawati.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan para pegiat medsos di Karanganyar. Acara workshop diakhiri dengan tanya jawab dari para peserta. (Oki)

PHOTO GALERI

Read More