Category: Berita

IMG-20221215-WA0022

” Karanganyar Ijo Royo-Royo “, Bupati Karanganyar Ajak Masyarakat Gemar Menanam Pohon

 

KARANGANYAR – ” Karanganyar Ijo Royo-Royo “, selalu menjadi slogan saat tiba tanggal 15 Desember yang merupakan hari dimana dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar. Dimana Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar selalu menandai hari spesial tersebut dengan kegiatan penanam pohon di berbagai tempat seperti kali ini yang diselenggarakan di Dusun Tomosiyo Desa Doplang Kecamatan Karangpandan pada Kamis(15/12/22).

Dengan slogan karanganyar Ijo Royo-Royo, Love Eart With Heart yang berarti cintai bumi dengan hati, penanaman pohon kali ini menanam hampir 1000 bibit berbagai macam pohon dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan juga sumbangan CSR dari berbagai instansi.

Menurut Bambang Djatmiko Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dipilihnya Dusun Tomosiyo Desa Doplang Karangpandan ini karena memiliki historis yang luar biasa dan air sungainya selalu menjadi sempling yang diteliti oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara itu, Bupati Karanganyar hadir didampingi Wakil Bupati Karanganyar Kapolres Karanganyar, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Ketua DPRD Karanganyar, Sekda Karanganyar, Asisten dan Staf Ahli juga beberapa Kepala OPD.

Dalam pidato sambutanya, orang nomor satu di Bumi Intanpari ini mengaku kegiatan menanam pohon ini sudah kesembilan kalinya dilaksanan sejak menjabat menjadi Bupati dan ini tahun keempat melakukan kegiatan ini bersama Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto.

” Dilantiknya kami menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar pada empat tahun yang lalu dan juga saya di periode sebelumnya yang selalu dilantik pada tanggal 15 Desember, selalu kami tandai dengan kegiatan menanam pohon di berbagai tempat dengan maksud dan tujuan kedepannya Kabupaten Karanganyar menjadi Kabupaten yang ijo royo-royo seperti slogannya “, jelasnya.

Dengan banyaknya pohon yang sudah ditamam, Bupati berharap bisa mengurangi rawan bencana di Kabupaten Karanganyar karena masyarakat juga dianjurkan gemar menanam pohon.

Bupati Juliyatmono berharap, karena Dusun Tomosiyo ini punya nilai historis yang menarik, alam yang sejuk dan pemandangan yang indah, Bupati berharap Dusun Tomosiyo bisa menjadi kampung wisata sejuta cerita yang menarik minat wisatawan hadir ke kampung ini.

Tak lupa juga Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar secara simbolis menam pohon di dusun Tomosiyo kaki ini. (Ard/Adt)

Read More
IMG-20221215-WA0012

Gebyar Milad ke 46 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Bupati ajak Anak Didik Tingkatkan Gemar Membaca dan Diskusi

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Gebyar Milad ke 46 SMA Muhammadiyah Karanganyar, Kamis (15/12) pagi.

KARANGANYARBangkit Lebih Cepat, Prestasi Semakin Hebat merupakan tema yang diusung pada Gebyar Milad ke-46 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Kamis (15/12/2022) yang berlangsung di halaman SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar dengan mendatangkan salah satu grup band Guyon Waton asal Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar hadir secara langsung sekaligus membuka perayaan Milad ke 46 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Dalam arahannya, Bupati mengajak semua anak didik untuk terus belajar, meningkatkan budaya gemar membaca, berdiskusi untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan cerdas.

Menurutnya makna orang cerdas adalah kemampuan untuk menghadapi masalah apapun dan mencari jalan keluar disituasi apapun. Selain itu pula Juliyatmono orang nomor satu di Karanganyar tersebut mengajak ajak anak didik untuk berprasangkan yang baik kepada Bapak Ibu Guru/pengajar dengan selalu mengisi hati dan otak dengan pikiran dan hal hal yang positif.

” Pesan saya terus belajar karena otak ini mahal. IQ Indonesia turun menjadi 78 karena hanya diisi dengan asik bermain gadget saja.
Makanya harus pintar dengan rajin belajar, berdiskusi. Karena anak anak sekarang susah disuruh membaca karena sudah ketergantungan HP,” tutur Bupati dihadapan para anak didik.

Ditambahkan Juliyatmono atas nama Pemerintah, atas nama Bupati, pihaknya ingin mencetak sumber daya manusia yang baik, berkualitas menjadi generasi Karanganyar yang cerdas memiliki kesanggupan hadapi masa depan dengan cemerlang.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
PAUD1

Bupati Karanganyar Hadiri Sosialisasi Penguatan Bunda PAUD

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs.H. Juliyatmono, M.M didampingi istri, Hj. Siti Chomsyah, menghadiri sosialisasi Bunda Paud yang bertempat di Hotel Permatasari, Kecamatan Tasikmadu, Kamis (15/12). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dharma Wanita Desa/Kelurahan se-Kabupaten Karanganyar.

Bunda PAUD sendiri adalah predikat yang diberikan kepada istri kepala daerah guna mendukung terwujudnya penyelenggaraan PAUD di wilayahnya. Bunda PAUD sendiri berperan sebagai sosok atau figur ibu yang diharapkan dapat memotivasi masyarakat agar lebih sadar dan perhatian atas pentingnya pendidikan tahap PAUD.

Bupati Karanganyar dalam arahannya menyampaikan kepada peserta sosialisasi yang hadir agar senantiasa memperhatikan kualitas pendidikan PAUD di lingkungannya masing-masing. Salah satu hal sepele yang dapat meningkatkan motivasi anak-anak adalah dengan selalu memberikan dukungan dan mengikutsertakan mereka pada kegiatan-kegiatan yang ada.

Kesejahteraan guru PAUD juga akan menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Karena PAUD sendiri adalah dasar pendidikan setiap anak. Jika dari awal, anak-anak sudah mendapatkan pondasi pendidikan yang baik, ke depan akan lebih mudah dan dapat berkembang dengan lebih baik lagi.

Demikian Diskominfo. (Tgr)

Read More
IMG-20221215-WA0006

Jalin Silaturahmi, FKKT Gelar Capacity Building

KARANGANYAR – Dalam rangka memberikan pengetahuan wawasan kebangsaan dan meningkatkan kedisiplinan, Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar selenggarakan Peningkatan Kapasitas (Capacity Building) bagi Forum Komunikasi Karang Taruna(FKKT) Kabupaten Karanganyar pada Rabu(14/12/22) di Bukit Sekipan Tawangmangu.

Sugeng Raharto Kepala Dinas Sosial jelaskan kegiatan ini dilaksanakan dari pagi hingga sore, menghadirkan FKKT tingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten dengan total 263 peserta.

Untuk materi peningkatan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan langsung disampaiakan dari Kodim 0727 Karanganyar, jelas Sugeng.

Dalam pidato laporan kegiatan ini Sugeng juga sampaiakan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas bagi Karang Taruna ini akan berlanjut di tahun berikutnya, dengan tujuan agar selalu bersinergi juga dengan pemerintah.

Sementara itu, Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan FKKT ini akan diberi dana dari hasil cukai rokok yang di dapat Kabupaten agar kedepannya Karang Taruna tetap bisa berkegiatan.

” Yang harus disiapkan itu adalah bagaimana belajar jadi pemimpin, melalui wadah karang taruna ini adalah salah satu organisasi dan wadah yang tepat untuk belajar mengenai hal itu”, jelas Bupati.

Karang Taruna itu punya ruang yang sangat luas dan luar biasa bebas dalam berkarya. Jadi pemuda di Kabupaten harus bisa lebih keluar inspirasinya dan disalurkan dalam wadah Karang Taruna ini untuk kemajuan Kabupaten Karanganyar.(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20221214-WA0049

Penyampaian Jawaban Fraksi Atas Pendapat Bupati Karanganyar Terhadap Dua Rancangan Peraturan Daerah yang Berasal Dari DPRD Tahun 2022

Kominfo

Anggota Dewan hadiri dan ikuti Rapat Paripurna sidang ke 21, Rabu (14/12).

KARANGANYAR– Rapat Paripurna Ke-21 DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang I Penyampaian Tanggapan dan atau Jawaban Fraksi Atas Pendapat Bupati Karanganyar Terhadap Dua Rancangan Peraturan Daerah yang Berasal dari DPRD Tahun 2022 yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Rabu (14/12) siang.

Adapun hal – hal yang disampaikan sebagai berikut :
1. Fraksi PDI Perjuangan dibacakan sebagai berikut :
– Berkaitan dengan legal drafting perlu kami sampaikan bahwa kriteria pengemis dan gelandangan sudah ditentukan.
– Berkaitan dengan pengemis agar dipertajam batasan pengertian pengemis dan Gelandangan guna mengakomodir keberadaan pengemis dan Gelandangan yang timbul bukan karena faktor ekonomi kami ucapkan terima kasih atas masukannya dan akan kami tidak lanjutin dalam pembahasan per bab di pansus Perda yang akan segera dilaksanakan.
– Tentang fasilitasi pengembangan pesantren dan Rancangan peraturan daerah kabupaten Karanganyar tentang penanggulangan pengemis dan Gelandangan maka kami fraksi PDI Perjuangan menyatakan menyetujui dan menerima 2 Rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kabupaten Karanganyar untuk dilakukan pembahasan secara lebih intensif dalam rapat panitia khusus pembahasan Rancangan peraturan daerah sesuai dengan peraturan yang ada.

2. Fraksi Partai Golkar sebagai berikut :
Fraksi Golkar terkait 2 Perda tentang fasilitasi pengembangan pesantren dan Rancangan peraturan daerah kabupaten Karanganyar tentang penanggulangan pengemis dan Gelandangan maka kami fraksi Golkar menyatakan menyetujui dan menerima 2 Rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kabupaten Karanganyar untuk dilakukan pembahasan secara lebih intensif dalam rapat panitia khusus pembahasan Rancangan peraturan daerah sesuai dengan peraturan yang ada.

3.Fraksi PKS sebagai berikut :
– Kami berharap pemerintah lebih proaktif memberi pendampingan kepada pesantren-pesantren yang sudah ada dan memberikan kemudahan dalam pengurusan Izin mengingat keberadaan Pesantren selama ini cukup membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang dibutuhkan masyarakat.
– Pemerintah segera menyiapkan data lengkap pengemis di kabupaten Karanganyar.
– Fraksi PKS pada intinya menyatakan menyetujui dan menerima 2 Rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kabupaten Karanganyar untuk dilakukan pembahasan secara lebih intensif dalam rapat panitia khusus pembahasan Rancangan peraturan daerah sesuai dengan peraturan yang ada.

4. Fraksi PKB sebagai berikut :
– Kami berharap terkait pondok pesantren ada payung hukum agar jalannya pembelajaran di pesantren itu sah legal formalnya secara hukum sehingga para santri di pesantren bisa tumbuh kembang menata masa depan sejak dini dengan keterampilan kerja atau program-program kerja untuk mempersiapkan santri yang berdaya saing di masyarakat.
– Memberikan pendampingan, pengawasan dan penertiban karena banyak pondok pesantren di daerah yang belum melengkapi syarat pendirian perizinannya dan kami harapkan ini menjadi kewenangan pemerintah daerah setempat untuk lebih intens dalam mengawal berdirinya pondok pesantren di Kabupaten Karanganyar.
– Fraksi PKB pada intinya menyatakan menyetujui dan menerima 2 Rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kabupaten Karanganyar untuk dilakukan pembahasan secara lebih intensif dalam rapat panitia khusus pembahasan Rancangan peraturan daerah sesuai dengan peraturan yang ada.

5. Fraksi Gerindra sebagai berikut :
Fraksi Gerindra terkait 2 Perda tentang fasilitasi pengembangan pesantren dan Rancangan peraturan daerah kabupaten Karanganyar tentang penanggulangan pengemis dan Gelandangan maka kami fraksi Gerindra menyatakan menyetujui dan menerima 2 Rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kabupaten Karanganyar untuk dilakukan pembahasan secara lebih intensif dalam rapat panitia khusus pembahasan Rancangan peraturan daerah sesuai dengan peraturan yang ada.

6. Fraksi PAN Demokrat sebagai :
– Perlunya pembahasan secara komprehensif atas pembahasan kedua Rancangan peraturan tersebut, memperhatikan kesesuaiannya dengan keberadaan perda-perda yang terlebih dahulu telah ditetapkan sehingga ada kepastian hukum dan tidak terjadi tumpang tindih.
– Fraksi PAN Demokrat terhadap 2 Raperda menyatakan menyetujui dan menerima 2 Rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kabupaten Karanganyar untuk dilakukan pembahasan secara lebih intensif dalam rapat panitia khusus pembahasan Rancangan peraturan daerah sesuai dengan peraturan yang ada.

Semua Fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar menyetujui dan menerima 2 Rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kabupaten Karanganyar untuk dilakukan pembahasan secara lebih intensif dalam rapat DPRD berikutnya.
Diskominfo (adt/ind)

Read More
IMG-20221214-WA0035

Pembinaan oleh Bupati Karanganyar dan sosialisasi (SE) Bupati Tentang Peningkatan Pengumpulan ZIS bagi Perusahaan di Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dihadapan Para Pengusaha yang tergabung dalam APINDO Kabupaten Karanganyar, Rabu (14/12/2022)

KARANGANYAR– Bertempat di aula Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar menggandeng Perusahaan Perusahaan yang ada di wilayah mengikuti Pembinaan oleh Bupati Karanganyar dan sosialisasi Surat Edaran (SE) Bupati Tentang Peningkatan Pengumpulan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) bagi Perusahaan di Kabupaten Karanganyar.

Dalam arahannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan peningkatan Pengumpulan ZIS bagi Perusahaan untuk dikombinasikan dengan baik untuk kebaikan bersama supaya usaha yang dijalankan lancar dan berkah.

Adapun Dasar menghitung zakat perusahaan meliputi:
Haul, independensi tahun zakat, harta berkembang, nisab, harta bersih, mitra dan para pemilik modal.

“Semoga berkah bermanfaat semata mata untuk kebaikan supaya dikelola untuk umat,” terang Bupati.

Sementara itu sosialisasi SE Edaran Bupati Tentang Peningkatan Pengumpulan ZIS bagi Perusahaan di Kabupaten Karanganyar Oleh Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar Khafizi menyampaikan bahwa:

a. perlu disadari bahwa menunaikan Zakat, Infaq dan Shodaqoh merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu sesuai syariat Islam, disamping melaksanakan Rukun Islam yang ketiga (membayar Zakat) juga bertujuan untuk kesejahteraan umat meningkatkan

b. semua Aparatur Sipil Negara (ASN). Kepala Desa/Lurah, Perangkat Desa dan Pegawai Perusahaan Daerah yang beragama Islam dan berpenghasilan sudah mencapai Nishab agar menunaikan Zakat sebesar 2,5% (dua koma lima persen) dari penghasilan termasuk dari Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dan tunjangan lainnya;

c. warga masyarakat muslim yang memiliki harta dan telah mencapai Nishab agar

menunaikan zakat dan dapat disetorkan ke BAZNAS Kabupaten Karanganyar atau

disetorkan melalui Petugas Pengumpul Zakat (PPZ) BAZNAS Kabupaten Karanganyar. Sedangkan untuk Infaq dan Shodaqoh dikumpulkan melalui Rukun Tetangga (RT), dan setiap Rukun Tetangga (RT) menyetorkan hasil pengumpulan Intag dan/atau Shodaqoh dari warga masyarakatnya paling sedikit sebesar Rp. 50.000,- (Lima puluh Ribu Rupiah) setiap bulan melalui Petugas Pengumpul Zakat (PPZ) BAZNAS Kabupaten Karanganyar dan Kepala Desa/Lurah bertanggung jawab atas setoran infaq dan/ atau Shodaqoh dari warga masyarakat melalui RT:

d. sesuai Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat, bahwa seluruh hasil pengumpulan dana Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) wajib disetorkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan untuk Kabupaten Karanganyar disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Karanganyar,

e. kepada Kepala Perangkat Daerah/Pimpinan Instansi/Direktur BUMD, dan UPZ agar menindaklanjuti Surat Edaran ini dengan mengadakan sosialisasi dan/atau penjelasan tentang pengumpulan dan penyetoran Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dimaksud kepada Pegawai/Staf/Karyawan atau masyarakat muslim; 1. kepada Pemilik/Pimpinan/Pengelola Perusahaan/Hotel/Rumah Makan/Warung Makan

dapat memotivasi dan memfasilitasi karyawannya dalam membayar

Zakat/Infaq/Shodaqoh dengan memberikan fasilitas penempatan Kotak Infaq yang akan dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Karanganyar atau menyetorkan langsung

kepada rekening BAZNAS Kabupaten Karanganyar, dan 9. dengan diterbitkannya Surat Edaran ini, maka Surat Edaran Bupati Karanganyar Nomor: 451/6.580.1.6/2019 tentang Peningkatan Pengumpulan ZIS (Zakat, Infaq dan Shodaqoh) Kabupaten Karanganyar dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Diskominfo (adt/ind)

Read More
DSC_7098

Antisipasi Kenaikan Harga Dan Kelangkaan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Natal Dan Tahun Baru, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Gelar Rapat Koordinasi

KARANGANYAR – Untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok jelang perayaan Natal dan tahun baru, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar dibawah koordinator Bagian Perekoniman SetdaKaranganyar selenggarakan Rapat Koordinasi(Rakor) yang diselenggarakan di Aula Hotel Tamansari pada Rabu(14/12/22).

Rakor TPID kali ini dihadiri oleh beberapa Kepala OPD terkait, Kecamatan, Polri dan TNi. Kabag Perekonomian Sri Asih Handayani dalam pidato laporannya sampaikan bahwa Rakor ini dilaksanakan guna menentukan langkah yang akan diambil dalam pengendalian inflasi daerah. Diantaranya dengan rutin melakukan pemeriksaan bahan pokok digudang –gudang penyimpanan, memastikan kelancaran transportasi didalam maupun antar daerah sehingga tidak terjadi kendala, menjaga distribusi barang dan jasa sehingga ketersediannya berlangsung stabil.

Sementara itu Titis Sri Jawoto Asisten Perekonomian Setda Karanganyar menyampaikan perlunya dilaksanakan sosialisasi dan sinkronisasi kebijakan pengendalian inflasi untuk mencapai sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah.

Kebijakan tersebut tidak hanya berfokus pada upaya pengendalian harga namun juga harus memastikan terjadinya daya beli masyarakat, memperkuat kebijakan pemerintah pusat dengan mempercepat realisasi APBD, Menerapkan belanja pada produk dalam negeri maupun membangun optimisme pemulihan ekonomi.

” Kalau menjelang hari hari besar seperti Lebaran, Natal dan jugatahun baru seperti ini bisa dipastikan di pasar-pasar itu cenderung harga bahan pokok pasti naik, ini yang perlu kita jaga agar tidak terjadi lonjakan kenaikan harga yang keterlaluan sampai tidak masuk akal. Akan kasihan masyarakat, menjadi kesusahan juga antara yang mau beli dan pedagang yang menjual pun susah laku dagangannya “, ungkap Bupati Juliyatmono.

Tugas kita bersinergi melalui koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah ini selain menjaga harga bahan pokok juga harus menjaga ketersediaannya. Jangan sampai ditimbun oleh para tengkulak sehingga di pasar bahan pokok jadi susah ditemui, dan sekalinya ada ketersediaannya tapi harganya tinggi, imbuh orang nomor satu di bumi Intanpari ini.(Ard)

Read More
IMG-20221214-WA0022

Peringatan HUT DWP ke 23 Kabupaten Karanganyar 2022, Bupati : Ketahanan Keluarga yang Utama

Kominfo

Bupati saat membuka Resepsi HUT ke 23 DWP Kabupaten Karanganyar, Rabu (14/12/2022)

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghadiri sekaligus menyampaikan arahannya pada Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke 23 Kabupaten Karanganyar yang dilaksanakan di Aula DPUPR Karanganyar, Rabu (14/12) pagi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menekankan pentingnya peran perempuan dalam memajukan pembangunan suatu bangsa. Tetapi perlu diingat kembali benteng utama dan terakhir adalah keluarga.

Terlebih Tema yang diusung pada Resepsi HUT DWP ke 23 ini adalah membangun perempuan cerdas untuk Ketahanan keluarga di era digital.

Menurutnya cerdas disini adalah mampu untuk mengelola dan memberikan solusi dalam membangun keluarga dan masyarakat.

Pasalnya Luar biasa peran perempuan, anak anak kita cerdas karena peran ibu dalam menjaga ketahanan keluarga, selalu memantau anak anak supaya tidak terpengaruh hal hal negatif diluar lingkungan keluarga seperti bahaya narkoba termasuk kecanduan game, HP, gadget. Apalagi bahayanya kalau sudah kecanduan game online, bisa mengarah ke judi online.

“Benteng terakhir adalah keluarga
Melalui HUT ini saya mengajak untuk mengingat sejarah perempuan perempuan hebat yang mempelopori persatuan kesatuan bangsa,” tutur Bupati dihadapan para ibu ibu DWP dan berbagai organisasi wanita yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar.

Ditambahkan Bupati bahwa Dharma wanita ini adalah organisasi perempuan yang luar biasa untuk bisa menjadi ajang berdiskusi bagaimana menjaga ketahanan keluarga.

Sementara itu sambutan Ketia DWP Kabupaten Karanganyar Umi Asih Sutarno mengatakan Organisasi DWP ini layaknya sebagai tempat untuk menyemangatkan dalam pemberdayaan perempuan untuk menyatukan visi misi. Emansipasi perempuan telah berlangsung dari dulu. Kemajuan organisasi adalah kemajuan dalam mengangkat perempuan.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk mengingat kembali sejarah yang mengangkat organisasi perempuan untuk kemajuan keluarga dan masyarakat,”himbau Ketua DWP Karanganyar.
Diskominfo (adt/ind)

Read More
UJI PULIK3

Bupati Karanganyar Paparkan Materi Mengenai Good Governance Pada Uji Publik Dalam Rangka Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022

Karanganyar – Bertempat di Gedung Rektorat Lantai 4, Universitas Negeri Semarang, Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M melaksanakan paparan Uji Publik Tahun 2022 didampingi kepala OPD terkait, Selasa (13/12) . Kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari hasil rapat pleno Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah atas hasil penilaian yang meliputi tahap I penilaian website dan media sosial badan publik, tahap II penilaian Self Assesment Quisioner (SAQ) melalui apliasi E-Monev dan tahap III kegiatan visitasi dan verifikasi SAQ. Paparan kali ini diikuti oleh 21 kabupaten dan kota di provinsi Jawa Tengah. Seluruh peserta paparan adalah badan publik yang memenuhi nilai untuk lolos ke tahap akhir ini, termasuk Kabupaten Karanganyar.

Membangun Badan Publik Yang Terbuka dan Inovatif” menjadi tema dalam presentasi kali ini. Dalam paparannya, Bupati Juliyatmono menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan prinsip-prinsip terciptanya good governance. Kegiatan yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan terbuka antara lain pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) sebagai bentuk bahwa masyarakat memiliki andil dalam menyampaikan pendapat bagi pemerintah untuk menyusun peraturan, kemudian adanya JDIH (Jaringan Dokumen Informasi dan Hukum) yang dimiki Pemkab Karanganyar menjadi dasar hukum dalam menjalankan pemerintahan.

Tak kalah penting, untuk menjalankan pemerintahan yang terbuka, Pemkab Karanganyar sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana perda ini tidak dimiliki oleh banyak badan publik di Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, adanya Mal Pelayanan Publik, menurut Bupati Juliyatmono, merupakan bentuk perhatian Pemkab Karanganyar dalam memberikan fasilitas kepada stakeholder dan masyarakat agar dapat lebih mudah mendapatkan pelayanan. Sebagai bukti Pemkab Karanganyar melaksanakan pemerintahan berdasar konsensus, Pemkab Karanganyar membuat persetujuan bersama mengenai peraturan daerah.

Melanjutkan paparan, Bupati Karanganyar yang saat itu didampingi oleh plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs. Sujarno, Msi dan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Metty Feriska Rajagukguk, S.H, M.H, menyampaikan mengenai keunggulan Kabupaten Karanganyar berupa program smartcity yang sudah mulai digarap oleh jajaran Pemkab Karanganyar. Selain itu, dirinya juga menyampaikan inovasi yang sudah dijalankan di Kabupaten Karanganyar. Contoh inovasi yang susah dijalankan antara lain Sidenokk (Sistem Informasi Data Elektronik Kepemudaan dan Pariwisata) milik Disparpora Kabupaten Karanganyar, Paktuji (Paket Perkawinan Pitu dadi Siji) milik Disdukcapil, dan Ojek ASI yang merupakan inovasi milik Puskesmas Kebakkramat 2.

Dalam sesi tanya jawab, panelis menanyakan mengenai prosedur pengaduan masyarakat. Hal ini terkait partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintahan. Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa semua aduan yang masuk akan dikelola sesuai prosedur. Dan akan segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait yang lebih berwenang dan secara bertahap. Bupati Karanganyar juga menambahkan bahwa akhir-akhir ini aduan yang cukup banyak masuk adalah mengenai jalan rusak, reward masuk Perguruan Tinggi Negeri, dan mengenai Set Top Box. Semua aduan sudah terakomodir dan ditindaklanjuti dengan baik.

Sebagai penutup, Bupati Juliyatmono menyampaikan bahwa pemerintahan yang baik dan terbuka tidak akan dapat terwujud dengan baik tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. Diantaranya adalah dukungan OPD dan tentunya dukungan masyarakat luas, salah satunya adalah dengan kepercayaan masyarakat yang tinggi akan menjadi motivasi dalam berjalannya pemerintahan yang bagus dan terbuka.

Demikian Diskominfo (tgr/oky)

Read More
DSC_0501

Jelang Natal Dan Tahun Baru Polres Karanganyar Gelar Pembinaan Da’i Kamtibmas

KARANGANYAR – Demi meningkatkan peran potensi masyarakat dalam harkamtibmas menjelang hari raya natal 2022 dan tahun baru 2023, Polres Karanganyar gelar pembinaan Forum Da’i Kamtibmas yang diselenggarakan di aula WP I Mapolres Karanganyar pada Selasa(13/12/22).

Ketua Da’i kamtibmas Kabupaten Karanganyar Kyai Khafindi dalam pidato sambutannya sampaikan bahwa kami selalu senantiasa bekerja sama dengan Pemkab, TNI juga Polri dalam mengemban amanah ini sebagai Da’i pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu Kapolres Karanganyar Akbp. Danang Kuswoyo turut menyampaikan bahwa upaya untuk tetap menjaga Kabupaten Karanganyar ini perlu kerja sama yang solid dari berbagai pihak dan juga peran serta rekan-rekan Da’i Kamtibmas ini.

” Banyak orang taunya Kabupaten Karanganyar itu Kabupaten yang sejuk, tentram, aman dan rukun masyarakatnya “, jelas Kapolres.

Mari berkolaborasi, berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten, Polri dan TNI dalam pengamanan menjelang natal dan tahun baru yang akan datang.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato arahannya jelaskan bahwa visi dan misinya dibentuknya Da’i Kamtibmas ini untuk membuat situasi aman dan tentram di masyarakat. Membantu kinerja Polri dan TNI dalam menjaga situasi saat saat tertentu seperti perayaan hari hari besar.

” Sesuatu yang baik itu harus di ikhtiarkan, sama halnya dengan Da’i Kamtibmas ini tujuannya adalah mengguyubkan. Tugas dakwah Da’i Kamtibmas sangat dibutuhkan di masyarakat, jangan sampai kita terpecah belah dengan isu isu yang tidak baik” , tegas orang nomor satu di bumi Intanpari ini. (Ard)

Read More