Bupati Karanganyar Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja Secara Simbolis Bagi Guru Honorer Dalam Bimtek Kurikulum Merdeka

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., menghadiri sekaligus membuka Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar bagi Guru Kelas 1 dan Kelas 4 jenjang SD Se-Kabupaten Karanganyar di Hotel Permatasari, Tasikmadu, Kamis (23/02). Kegiatan turut dihadiri oleh sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Nurini Retno Hartati, S.H., M.M., serta perwakilan dari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Karanganyar.
Pada kesempatan ini, turut disampaikan santunan kecelakaan kerja meninggal dunia atas nama Endah Sulistyowati S.Pd., yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Almarhumah merupakan guru honorer di SMP Negeri 02 Kebakkramat. Suami sekaligus ahli waris almarhumah, Agus Roy Handoko, menerima santunan kecelakaan kerja sebesar Rp. 131.420.940,-. Begitu pula dengan kedua anak almarhumah yang mendapatkan santunan beasiswa senilai RP. 59.000.000,- bagi anak pertama dan Rp. 49.000.000,- bagi anak kedua. Santunan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar. Santunan tersebut diterima karena almarhum merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaaikan agar sebagai manusia untuk selalu mencari ilmu hingga mati, karena pada hakikatnya, hidup itu adalah belajar. Bupati Juliyatmono berpesan kepada hadirin yang datang sebagai peserta agar selalu menciptakan kenyamanan dalam bekerja. Yang mana, pekerjaan guru adalah mendidik murid. Dalam artian lain,diharapkan para guru dapat mendidik murid dengan rileks dan menyenangkan. Karena dengan kondisi yang menyenangkan, para murid dapat menyerap ilmu dengan baik.

Guru memiliki tanggung jawab mencerdaskan muridnya, dan diharapkan agar para guru dapat menyemangati murid-muridnya untuk mencapai cita-cita mereka. Bupati Juliyatmono menegaskan agar dengan implementasi Kurikulum Merdeka dapat mendampingi anak-anak agar menjadi andalan bangsa. Selain untuk mencerdaskan secara ilmu dunia, guru juga diminta untuk mendidik akhlak serta sopan santun murid yang saat ini dinilai sudah sangat berkurang.
Sebagai penutup, Bupati Juliyatmono menyampaikan akan memberikan penghargaan bagi siswa-siswi yang berprestasi di Kabupaten Karanganyar. Salah satu penghargaan yang sudah berjalan sampai saat ini adalah dengan program reward bagi siswa-siswi yang diterima di perguruan tinggi negeri.
Demikian Diskominfo. (aya/tgr)






















