Category: Berita

WhatsApp Image 2025-12-04 at 20.53.21 (1)

Uji Kompetensi MUA LKP ASTI Karanganyar Dorong SDM Kreatif yang Profesional dan Berdaya Saing

KARANGANYAR — Uji Kompetensi Make Up Artist (MUA) yang diselenggarakan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) ASTI Karanganyar digelar di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Rabu (3/12). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil di bidang kecantikan dan tata rias yang semakin berkembang pesat seiring pertumbuhan industri kreatif.

Dalam sambutan Bupati Karanganyar yang dibacakan Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Eny Kurniasih, S.H., M.M., disampaikan bahwa profesi Make Up Artist kini menjadi salah satu bidang yang menjanjikan, baik untuk bekerja di industri maupun membangun usaha mandiri. Pemerintah daerah menilai uji kompetensi ini bukan hanya penilaian keterampilan, tetapi wujud keseriusan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyambut baik serta mendukung penuh upaya peningkatan kualitas SDM seperti yang dilakukan LKP ASTI. Apresiasi disampaikan kepada seluruh jajaran LKP ASTI yang dinilai konsisten meningkatkan mutu pelatihan, serta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan dukungan fasilitas sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.

Melalui sambutannya, Bupati berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik. Uji kompetensi diharapkan menjadi bagian dari proses membangun masa depan yang lebih cerah serta menjadi pijakan untuk menjadi MUA yang kreatif, kompeten, dan berdaya saing tinggi. Ia menegaskan bahwa banyak orang sukses memulai dari langkah kecil, bahkan tanpa modal besar maupun koneksi, tetapi mampu berhasil karena semangat belajar dan konsistensi.

Uji kompetensi ini diharapkan mampu membuka jalan bagi peserta untuk mengembangkan usaha, menambah peluang kerja, dan meningkatkan kemandirian. Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus mendorong hadirnya pelatihan-pelatihan berkualitas sebagai upaya memperkuat ekosistem pendidikan nonformal yang berperan dalam pengembangan kompetensi masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-12-02 at 12.51.37

Bupati Tekankan Pengelolaan Sampah dari Hulu demi Wujudkan Karanganyar Bersih dan Sehat

KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pembinaan Bank Sampah yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karanganyar di Pendopo RM Said Rumah Dinas Bupati, Selasa (2/12). Kegiatan ini diikuti oleh 30 pengelola bank sampah dengan masing-masing tiga perwakilan peserta. Dalam laporan kegiatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karanganyar, Sunarno, S.H., M.H., M.T., menyampaikan bahwa dari total 60 bank sampah yang ada, sebagian telah mandiri dan menunjukkan kemajuan, sementara lainnya sudah berjalan namun belum optimal sehingga memerlukan pendampingan berkelanjutan.

Melalui pembinaan ini, DLH menegaskan tujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah, sekaligus mewujudkan sampah sebagai sumber ekonomi masyarakat. Upaya ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan program Bupati terkait pengelolaan sampah rumah tangga maupun nonrumah tangga agar dapat terkelola dari hulu hingga Tempat Pengolahan Sampah (TPS). Sunarno menambahkan bahwa penguatan kapasitas pengelola bank sampah menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat memahami proses memilah, mengelola, hingga memaksimalkan nilai guna sampah secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Bupati Karanganyar menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan sampah di Karanganyar. Ia mengungkapkan bahwa anggaran pengelolaan sampah di daerah cukup besar dan sepenuhnya diarahkan untuk memastikan penanganan sampah berjalan efektif. Setiap hari tidak kurang dari 150 ton sampah dikelola, dan angka tersebut masih dapat ditekan apabila masyarakat mampu mengolah sampah mulai dari hulu. Beberapa daerah seperti Tawangmangu, sejumlah pondok pesantren, dan pasar-pasar tradisional telah menunjukkan kemajuan dengan melakukan pengolahan sampah secara mandiri. “Jika upaya ini diperluas, kita bisa menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA Sukosari hingga hanya sekitar 100 ton per hari,” ujar Bupati.

Bupati berharap pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pengurangan volume, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa upaya menuju Karanganyar bebas sampah atau zero waste hanya dapat tercapai apabila pengelolaan sampah dilakukan sejak dari rumah tangga. “Kita ingin mewujudkan Karanganyar yang baru, bersih, sehat, dan nyaman. Sesarengan mbangun Karanganyar harus diwujudkan dalam pengelolaan sampah,” ungkapnya. Bupati kemudian menyampaikan slogan ajakan kepada masyarakat: “Sampahku tanggung jawabku, sampahmu tanggung jawabmu, dan sampah kita adalah tanggung jawab kita bersama.”

Bupati juga menyoroti kondisi TPA Sukosari yang sebelumnya sempat mendapatkan sanksi, namun kini menunjukkan perkembangan positif berkat kerja keras DLH. Ia menyampaikan apresiasinya atas berbagai progres yang telah dicapai, termasuk perbaikan akses jalan menuju TPA yang kini sudah kembali dapat digunakan. Menjelang akhir tahun, sejumlah peralatan pengelolaan sampah ditargetkan selesai dipasang untuk memperkuat sistem pengolahan di tingkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Karanganyar juga menyerahkan bantuan alat pengelolaan sampah kepada sejumlah bank sampah untuk mendukung operasional mereka. Bupati menyampaikan penghargaan kepada para penggiat bank sampah yang telah menjadi pionir dalam menggerakkan masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dari hulu ke hilir. Ia meyakini bahwa gerakan ini akan menghasilkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, terutama di kawasan-kawasan kuliner dan pusat kegiatan masyarakat. Selain itu, potensi ekonomi dari pengelolaan sampah diharapkan dapat berkembang dan mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat edukasi, pendampingan, dan penyediaan sarana prasarana pengelolaan sampah. Seluruh upaya ini menjadi bagian dari visi bersama untuk menjadikan Karanganyar sebagai daerah yang maju, bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Read More
WhatsApp Image 2025-12-02 at 12.50.03

Bupati Karanganyar Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Implementasi Pidana Kerja Sosial Bersama Kejaksaan se-Jawa Tengah

KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Tengah dengan Wali Kota dan Bupati se-Jawa Tengah tentang pelaksanaan pidana kerja sosial bagi pelaku tindak pidana. Acara tersebut digelar di Gedung Gradhika Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (1/12/2025). Bupati hadir didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Kepala Bagian Hukum, serta Plt. Kepala Bagian Prokopim Setda Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi keadilan restoratif di Jawa Tengah melalui perluasan pelaksanaan pidana kerja sosial sebagai salah satu alternatif pemidanaan. Melalui kerja sama tersebut, pemerintah daerah bersama kejaksaan memiliki landasan yang lebih kuat untuk menerapkan kebijakan yang humanis, edukatif, dan tetap memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana tanpa selalu mengutamakan hukuman penjara. Pada kesempatan tersebut, Bupati Rober menyampaikan bahwa Karanganyar siap mendukung penuh penerapan pidana kerja sosial sebagai bentuk upaya mewujudkan penegakan hukum yang lebih berorientasi pada pemulihan dan kepentingan masyarakat.

Penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga untuk menciptakan tata kelola hukum yang profesional serta memberikan ruang bagi pelaku tindak pidana untuk memperbaiki diri melalui kontribusi nyata di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya untuk terus mengikuti kebijakan pemerintah provinsi dan kejaksaan dalam mendorong penegakan hukum yang lebih responsif, inklusif, dan sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang berkeadilan.

Read More
WhatsApp Image 2025-12-01 at 20.08.05 (2)

PEMERINTAH KABUPATEN KARANGANYAR Upacara Bendera HUT ke-54 Korpri Tahun 2025 Karanganyar, 1 Desember 2025

Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) pada Senin (1/12) bertempat di Halaman Kantor Bupati Karanganyar. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh perangkat daerah, unsur Forkopimda, perwakilan lembaga vertikal, serta jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Tahun ini, HUT ke-54 Korpri mengusung tema “Korps ASN Berperan Aktif Mewujudkan Pelayanan Publik yang Profesional dan Berintegritas.”

Pada upacara HUT Korpri Wakil Bupati Karanganyar bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik serta kemampuan ASN dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan masyarakat.

“Korpri harus menjadi teladan dalam menjaga integritas, disiplin, dan netralitas. Kita dituntut untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, dan kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan daerah.

Selain perangkat daerah, BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar—termasuk PDAM, Perusda Aneka Usaha, dan PT. BPR Bank Daerah—turut berpartisipasi dalam upacara sebagai wujud sinergi antara Korpri, ASN, dan entitas usaha daerah. Dalam rangka HUT Korpri, BUMD juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi layanan, penguatan tata kelola, dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa serta ucapan selamat dari peserta upacara kepada seluruh anggota Korpri. Melalui peringatan HUT ke-54 ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap Korpri semakin solid, profesional, dan adaptif dalam menghadirkan pelayanan publik yang unggul guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

 

Read More
WhatsApp Image 2025-12-01 at 15.16.09

Pengukuhan Tim Pembina Posyandu, Wujud Komitmen Karanganyar Tingkatkan Layanan di Desa dan Kalurahan

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengukuhkan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa, dan Kalurahan dalam kegiatan Pengukuhan dan Sosialisasi Posyandu Sesarengan yang berlangsung di Pendapa RM Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (1/12) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat, terutama bagi balita, ibu hamil, dan keluarga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Karanganyar, Sundoro Budhi Karyanto, S.Sos., M.A.P., dalam laporannya menegaskan bahwa posyandu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan masyarakat. Ia menilai keberadaan para kader posyandu merupakan kekuatan utama yang bekerja dengan hati, tanpa pamrih, untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat. Menurutnya, pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat posyandu secara berjenjang agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.

Sundoro juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat koordinasi antarlembaga agar pelayanan posyandu menjadi lebih efektif. Kader, menurutnya, adalah pelopor yang memastikan dasar-dasar layanan posyandu berjalan optimal. Ia mendorong keterlibatan tokoh agama, pemuda, kelompok ibu, karang taruna, serta unsur masyarakat lainnya untuk memperluas dampak layanan posyandu. Semakin luas keterlibatan masyarakat, semakin kuat kontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan di tingkat desa dan kalurahan.

Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa posyandu merupakan salah satu penopang penting menuju Indonesia Emas. Ia menekankan bahwa anak-anak merupakan tanggung jawab bersama sehingga seluruh pihak harus saling mendukung, terutama dalam penanganan isu stunting yang angkanya masih perlu ditekan di Kabupaten Karanganyar. Ia menyampaikan apresiasi kepada para kader posyandu yang telah mengabdikan diri untuk berbuat baik bagi masyarakat dan mengajak para kader menjadikan tugas tersebut sebagai amal ibadah.

Wakil Bupati juga menekankan prinsip sesarengan, guyub rukun, dan gotong royong. Menurutnya, keberhasilan posyandu membutuhkan koordinasi yang baik dari tingkat desa hingga kabupaten. Ia menegaskan bahwa kader posyandu memiliki tugas penting membantu Bupati, Camat, dan Kepala Desa dalam menyukseskan program pembangunan daerah. Wabup berharap Posyandu Sesarengan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan dan menjadi penggerak dalam mewujudkan Karanganyar yang lebih baik.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Karanganyar, dr. Farida Nur Hayati Rober Christanto, menjelaskan bahwa posyandu kini telah bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Artinya, posyandu tidak hanya menangani urusan kesehatan, tetapi juga melaksanakan enam jenis layanan standar pelayanan minimal yang mencakup berbagai sektor pembangunan. Ia berharap desa dan kalurahan dapat segera mengimplementasikan Posyandu 6 SPM untuk mendukung pembangunan daerah secara lebih terintegrasi. Farida juga menekankan pentingnya pengawalan dalam penataan anggaran agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Melalui pengukuhan ini, pemerintah daerah berharap seluruh kader posyandu dapat bekerja lebih optimal dalam melayani masyarakat. Komitmen bersama ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pelayanan posyandu yang lebih profesional, berkualitas, dan berdampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-12-01 at 15.13.43

Bupati Karanganyar Ajak Linmas Jeruksawit Terus Jadi Garda Terdepan Keamanan Desa

KARANGANYAR — Suasana halaman Kantor Balai Desa Jeruksawit pada Minggu malam (30/11/2025) dipenuhi semangat kebersamaan saat Paguyuban Linmas Desa Jeruksawit Kecamatan Gondangrejo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Linmas Desa Jeruksawit yang mengangkat tema “Bersama Kita Hebat, Bersatu Kita Kuat.” Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., hadir langsung dalam acara tersebut, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar dan Camat Gondangrejo.

Kehadiran Bupati disambut hangat oleh jajaran anggota Linmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang turut memeriahkan perayaan. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Linmas Desa Jeruksawit yang selama ini berperan penting menjaga keamanan lingkungan, mendukung kelancaran pelayanan masyarakat, dan menjadi bagian penting dari ketangguhan desa.

Menurut Bupati, kekuatan Linmas terletak pada kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa tema HUT ke-9 tahun ini selaras dengan semangat Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mendorong sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan ketenteraman wilayah.

Acara berlangsung meriah dengan rangkaian hiburan, silaturahmi antaranggota, serta pesan motivasi bagi Linmas untuk terus meningkatkan kapasitas, kesiapsiagaan, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Masyarakat Desa Jeruksawit tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.

Perayaan HUT ke-9 Paguyuban Linmas Desa Jeruksawit menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, solid, dan berdaya. Bupati berharap Linmas tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, sekaligus mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan Karanganyar yang semakin maju dan berkarakter.

Read More
WhatsApp Image 2025-11-30 at 20.15.47

Parade Busana Batik Fashion Show Dekranasda Acara Puncak Karanganyar Expo 2025, UMKM Catat Omzet Rp1,2 Miliar

KARANGANYAR — Alun-alun Kabupaten Karanganyar dipenuhi gemerlap cahaya dan tepuk tangan meriah saat Parade Busana Batik Kerajinan Lokal digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karanganyar Tahun 2025, Sabtu (29/11). Peragaan busana ini sekaligus menjadi salah satu puncak rangkaian Karanganyar Expo 2025 yang telah berlangsung selama sembilan hari dan akan resmi berakhir Minggu (30/11).

Dalam laporannya, Ketua Panitia sekaligus Plt. Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) Heru Joko Sulistiyono, menyampaikan bahwa gelaran Expo tahun ini berhasil menarik ribuan pengunjung setiap hari. Ia menegaskan bahwa Karanganyar Expo 2025 bukan hanya menampilkan potensi ekonomi daerah, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pendukung seperti lomba mewarnai, senam sehat, dan pasar malam. Heru melaporkan bahwa sekitar 200 pelaku UMKM yang terlibat berhasil membukukan omzet penjualan mencapai Rp1,2 miliar. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, atas dukungan penuh terhadap keberhasilan penyelenggaraan Expo tahun ini.

Ketua Dekranasda Kabupaten Karanganyar, Farida Nur Hayati Rober Christanto, dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Dekranasda dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, UMKM, serta seluruh OPD yang turut berpartisipasi. Ia menyampaikan bahwa parade busana batik ini dirancang untuk memperkenalkan karya pengrajin batik asli Karanganyar kepada masyarakat luas. Farida menambahkan bahwa banyak masyarakat yang baru mengetahui bahwa Karanganyar memiliki batik khas dengan kualitas unggul. Ia juga berterima kasih kepada para desainer serta putra-putri daerah yang ikut berkontribusi menampilkan karya terbaik dalam peragaan busana tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menguatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal sekaligus mendorong penggunaan batik Karanganyar dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang memadati alun-alun. Ia menegaskan bahwa Karanganyar Expo 2025 berhasil menjadi ruang bagi UMKM untuk bangkit dan memperkuat ekonomi lokal. Bupati menyebutkan bahwa tingginya jumlah transaksi dan kunjungan selama pameran menjadi bukti kuat bahwa masyarakat memiliki minat besar terhadap produk asli Karanganyar. Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia, OPD, camat, serta seluruh stakeholder yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan Expo. Bupati turut menyoroti antusiasme masyarakat dari berbagai daerah seperti Boyolali, Sukoharjo, dan wilayah sekitarnya yang datang khusus untuk melihat langsung produk-produk unggulan Karanganyar.

Parade busana batik yang menampilkan ragam motif khas Karanganyar diperagakan oleh jajaran pimpinan OPD, camat, kepala UPT, hingga putra-putri daerah. Momen tersebut menjadi sorotan tersendiri karena menampilkan keanggunan batik lokal dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Suasana semakin meriah ketika beberapa peserta tampil bersama pasangan masing-masing, menambah kesan elegan pada gelaran malam itu.

Read More
WhatsApp Image 2025-11-30 at 20.13.50 (1)

WKRI Karanganyar Gelar Pelatihan Kewirausahaan Pengolahan Singkong dan Strategi Marketing Digital

Karanganyar — Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2025 serta Hari Jadi Kabupaten Karanganyar, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Cabang Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan pada Sabtu (29/11).

Kegiatan bertema “Pemanfaatan Singkong sebagai Bahan Pangan Lokal Karanganyar” ini menghadirkan dua materi utama, yaitu Pelatihan Pengolahan Singkong melalui Live Cooking Class bersama Chef dari PT Rodamas, serta Pelatihan Marketing berbasis media sosial oleh fasilitator dari DPP WKRI.

Pembukaan kegiatan diisi dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Presidium WKRI DPC Karanganyar, sambutan Ketua Presidium WKRI DPD Jawa Tengah, serta sambutan dari Kepala DPMPTSP , Heru Joko Sulistyono, S.S.T.P., M.Si. yang hadir mewakili Bupati Karanganyar sekaligus membuka acara.

Peserta sangat antusias mempelajari pengolahan singkong menjadi produk bernilai jual sekaligus teknik pemasaran melalui media sosial agar usaha UMKM dapat berkembang lebih luas.

Acara ditutup dengan penyampaian pesan dan kesan dari peserta, serta penyerahan plakat dan ucapan terima kasih oleh Ketua WKRI DPC Karanganyar.

Melalui kegiatan ini, WKRI Karanganyar berharap dapat mendorong peningkatan kapasitas perempuan dalam mengembangkan potensi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui inovasi olahan singkong.

Read More
WhatsApp Image 2025-11-28 at 11.58.39 (2)

Rindu Kampung Halaman Terobati: Wayang Kulit, Campursari, dan Launching Ambulans Karanganyar Guncang Tangerang Convention Center

TANGERANG — Gelar Wayang Kulit kolaborasi Tari, Campursari, serta Launching Ambulans dalam rangka Hari Jadi Pagaranyar berlangsung semarak di Tangerang Convention Center, Cimone Jaya, Karawaci, Tangerang, Kamis (27/11). Acara yang juga digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-108 Kabupaten Karanganyar ini dihadiri ratusan warga perantau, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, serta berbagai komunitas seni dan budaya.

Ketua panitia, Hartanto, dalam laporannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan kebersamaan seluruh pihak yang hadir dan terlibat. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan—mulai dari wayang kulit, tari kolaboratif, campursari, hingga kehadiran UMKM Karanganyar—merupakan wujud kuatnya kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah meski berada jauh dari kampung halaman. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, dan berharap semangat “dari kita, oleh kita, dan untuk kita” dapat terus dirawat oleh warga Karanganyar di perantauan.

Bupati Karanganyar Rober Christanto, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Adhe Eliana, S.E., hadir langsung dalam gelaran budaya tersebut. Kehadiran keduanya disambut hangat warga Karanganyar yang bermukim di Jabodetabek. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat perantau yang tetap menjaga ikatan emosional dengan daerah kelahirannya. Menurutnya, penyelenggaraan wayang kulit, seni tari, dan campursari merupakan wujud nyata pelestarian budaya yang menjadi kekuatan identitas Karanganyar.

Bupati juga menyinggung capaian Karanganyar yang baru-baru ini berhasil meraih dua penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dari gelaran budaya berskala besar. Nilai-nilai gotong royong dan keluhuran budaya yang diwariskan para leluhur seperti Raden Mas Said, disebutnya menjadi fondasi penting bagi pembangunan Karanganyar di masa kini dan masa mendatang. Wakil Bupati Adhe Eliana turut mengapresiasi para perantau atas sinergi dan kecintaan mereka terhadap Karanganyar, serta mendoakan agar kebersamaan tersebut membawa keberkahan.

Launch­ing ambulans yang dilakukan dalam rangkaian acara juga menarik perhatian warga, sebagai simbol meningkatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam memperkuat layanan kedaruratan dan kesehatan masyarakat. Kehadiran armada baru tersebut diharapkan mempercepat respons pelayanan publik di daerah.

Acara ditutup dengan doa bersama dan suasana penuh kehangatan. Gelaran budaya ini menjadi bukti bahwa ikatan batin warga Karanganyar tetap kuat meski berada jauh dari tanah kelahiran.

Read More
WhatsApp Image 2025-11-28 at 11.57.09

Rapat Paripurna Masa Sidang I Kamis, 27 November 2025

Karanganyar, Bertempat di Ruang Paripurna, Kamis (27/11/2025), DPRD Kabupaten Karanganyar mengesahkan Raperda Perubahan atas Perda Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam Rapat Paripurna ke-17 Masa Sidang I.

Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. menyampaikan pendapat akhir sebagai tindak lanjut evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri. Penyesuaian regulasi ini wajib dituntaskan paling lambat 15 hari sebagaimana diamanatkan Pasal 128 PP 35/2023.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, termasuk Bapemperda, atas kerja sama dan pembahasan regulasi yang dilakukan secara intensif dan konstruktif.
“Seluruh tahapan telah dilalui, dan hari ini kita menyetujui bersama Raperda tersebut. Setelah ini akan segera diajukan kepada Gubernur untuk memperoleh nomor register,” ujarnya.

Perubahan regulasi ini diharapkan dapat memperkuat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kualitas layanan publik bagi masyarakat Karanganyar.

Rapat Paripurna hari ini juga mengagendakan:
1️⃣ Penyampaian Kesimpulan Badan Anggaran DPRD
2️⃣ Laporan Bapemperda dan Persetujuan Bersama Raperda
3️⃣ Penetapan perubahan Keputusan DPRD terkait PROPEMPERDA 2025

Pemkab Karanganyar berkomitmen memastikan proses legislasi berjalan efektif, akuntabel, dan selaras dengan dinamika regulasi nasional.

Read More