Category: Lingkungan Hidup

DISKOMINFO

Musrenbang Forgab Dapil IV: Pengembangan Solo Anyar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Forgab OPD Dapil IV, Selasa 7/3/2017

Karanganyar, 7 Maret 2017

Musrenbang Forum Gabungan Perangkat Daerah diselenggarakan dengan maksud mengadakan pertemuan semua stakeholder di daerah pemilihan dalam rangka melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat Daerah. Tujuannya adalah terwujudnya rancangan kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistis, komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengakomodir semua aspek pembangunan. Musrenbang Forgab Dapil IV yang diikuti oleh 2 (dua) Kecamatan di Daerah Pemilihan IV diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Maret 2017 malam di Halaman Kantor Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Suwarni, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Dapil IV yang didampingi beberapa anggota lainnya di Dapil IV menyampaikan bahwa kita harus bangga mempunyai daerah di Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu karena dekat dengan wilayah Solo. Ke depannya kita akan memiliki Solo Anyar yaitu wilayah Kecamatan Gondangrejo yang sudah mulai dikembangkan dengan infrastruktur yang sangat bagus.  Suwarni meminta supaya program yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2017 segera dilaksanakan. “Sekarang ini banyak lubang di jalan, bahkan lubang-lubang sudah berjalan,”  kata Suwarni. Maka dari itu jalan-jalan yang rusak supaya segera diperbaiki. Untuk program mendatang supaya diusulkan pengembangan industri dan pariwisata di Dapil ini. Guna menunjang hal itu infrastruktur harus diperhatikan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita bisa belajar dari pengalaman Amerika yang membenahi negaranya dan bisa berhasil setelah 85 tahun. “Yang menjadi kunci keberhasilan Amerika adalah ‘greget’nya, semangat kebersamaannya. Kita mempunyai filosofi Raden Mas Said, ‘rumangsa handarbeni, wajib melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani’. Kita harus merasa memiliki, bangga menjadi warga Karanganyar, warga Indonesia. Colomadu dan Gondangrejo memiliki posisi yang strategis yang harus kita bangun sebaik mungkin,” kata Juliyatmono.

Tahun ini program pembangunan jalan di Dapil IV sudah dianggarkan seperti untuk jalan Tuban-Wonosari, Baturan-Sumber di Colomadu, Klodran-Sawahan, Klodran-Gedongan, Gajahan-Gonilan, Jalan Mipitan. Akan dibangun juga Jembatan Kragan tembus Kebakkramat. Untuk Colomadu jalan di perempatan Colomadu ke Timur akan diperbaiki termasuk jalan di sebelah Utara atau jalan Adi Sumarmo. Rencana ke depan akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Sumarmo.

“Kita akan bangun Puskesmas Rawat Inap di Colomadu. Saya minta tanah kas di Klodran untuk lokasinya, tanahnya akan diganti oleh pemerintah. Puskesmas yang di Malangjiwan dan Baturan sudah tidak layak, karena sering banjir,” demikian imbuh Juliyatmono.

Ditambahkan pula bahwa nantinya kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) akan diboyong ke Plesungan, Gondangrejo. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Untuk kepentingan pengembangan kawasan industri, khususnya di Gondangrejo sudah diusulkan supaya hanya Desa Dayu saja yang masuk kawasan Cagar Budaya Sangiran, sehingga desa-desa yang lain bisa berkembang sesuai harapan. Bahkan cita-cita membuat Solo Anyar bisa benar-benar terwujud.

Dalam paparannya Camat Gondangrejo menyampaikan potensi wisata di Kecamatan Gondangrejo sehingga perlu fasilitas infrastruktur yang memadai. Demikian pula Camat Colomadu banyak menyoroti pentingnya infrastruktur di Kecamatan Colomadu karena merupakan daerah transit dari Bandara Adi Sumarmo ke daerah-daerah lain di Surakarta.

Pada akhir acara ditandatangani Berita Acara hasil Musrenbang oleh kedua Camat yaitu, Camat Colomadu dan Gondangrejo, Suwarni, wakil anggota DPRD Dapil IV, Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (krs/yg)

Read More
DSC_0790

Study Banding Pemanfaatan Lahan Kritis, DPRD Kediri Kunjungi Karanganyar

Kominfo

Menerima Kunjungan Kerja DPRD Komisi B dan Komisi C Kabupaten Kediri di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Selasa (7/3).

Karanganyar, Selasa 7 Maret 2017

DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungannya, rombongan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri melakukan study banding terkait pemanfaatan lahan kritis di bumi intan pari, Selasa (7/3/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kunjungan DPRD Kabupaten Kediri diterima Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Karanganyar serta jajaran Kepala OPD Karanganyar.

Rombongan kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Iskak menyampaikan beberapa hal terkait masalah perkembangan pertanian lahan kritis di Kabupaten Kediri, pembangunan perumahan dan penanganan masalah kekumuhan.

Iskak menjelaskan lahan kritis di Kabupaten Kediri sekitar 5700 meter persegi dengan total wilayah 1386 kilometer persegi.

“Ada kekhawatiran, karena kadar kesuburan tanah hanya 2,2 persen sedangkan kadar kesuburan tanah minimal lima persen,”katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan lahan pertanian merupakan ciri Negara agraris  yang potensinya luar biasa. Sedangkan perumahan lahan masih cukup luas tetapi penataannya kurang maksimal dan perda juga baru dibuat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menanggapi hal tersebut mengatakan setiap rumah meninggalkan dua masalah yakni Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Lahan untuk makam sebagai fasilitas umum.

“Tahun ini, pengembang harus menyerahkan fasum dan sertifikatnya ke pemerintah,”terangnya dihadapan Anggota Dewan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri.

Ia menjelaskan pembangunan perumahan sudah menggunakan Perbup dan diselesaikan sekaligus dengan tata ruangnya. Perlu diketahui untuk luas Kabupaten Karanganyar semula 7737860 Hektar sedangkan berdasar peta terbaru dari BPN Pusat untuk sekarang Kabupaten Karanganyar bertambah luas wilayahnya menjadi 82317,43 hektar.

“Untuk Karanganyar kita masih punya lahan saving 6000 hektar, ketahanan pangan kita juara, maka untuk penataan ruang berani kita lakukan,”katanya.

Ditambahkan Samsi bahwa tahun kemarin Karanganyar surplus beras 139925 ton sehingga aman untuk pangan. Tata ruang untuk lahan kering menuju ke industri mendapat respon positif dari masyarakat dan tahun ini pembangunan jambanisasi di Karanganyar selesai. Demikian Diskominfo (ft/ind)

Kominfo

Kegiatan ditutup dengan tukar menukar cinderamata dari masing-masing Kabupaten, Selasa (7/3)

 

 

 

Read More
KOM_7773

Bupati : Pramuka, Media Efektif Bentuk Generasi Tangguh dan Berkarakter

kominfo

Bupati Karangayar, Juliyatmono bertindak sebagai Pembina Apel Peringatan Hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 Hari dan Hari Peduli Sampah Nasional, Jum’at (24/2) di Bumi Perkemahan Delingan.

KOM_7773

Karanganyar, 24 Februari 2017

Ratusan pelajar mengikuti Apel peringatan hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 hari Angkatan ke lima sekaligus  peringatan hari Sampah Nasional yang berlangsung Jum’at (24/02/2017) pagi di Bumi Perkemahan Delingan, Karanganyar.

Bertindak selaku Pembina Apel, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan diikuti Wakil Bupati, jajaran Kepala OPD Karanganyar serta pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK/MA  se Kabupaten Karanganyar.

Bupati dalam amanatnya menyampaikan Pramuka merupakan media yang efektif untuk membentuk karakter manusia seutuhnya, berbuat untuk kepentingan kemanusiaan dengan sistem kepanduan sehingga tumbuh generasi muda Indonesia berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila dan berwawasan luas.

“Melalui kegiatan Pramuka bentuk generasi tangguh dan berani menghadapi tantangan global,”ujarnya.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati meninjau pendirian tenda kemah 360 hari.

Rangkaian dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari kemarin, Bupati mengajak para siswa menciptakan lingkungan yang bersih dan indah.

“Banyak manusia yang tidak peduli sampah, tapi menuntut lingkungan selalu bersih,”pungkasnya.

Seusai apel Hari Baden Powel dilakukan penanaman bibit flamboyan sebanyak 500 batang di sekitar lokasi kemah. Bibit tersebut merupakan bantuan dari Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

kominfo

Simbolis : Bupati menyerahkan bantuan bibit flamboyan kepada perwakilan peserta Apel Hari Baden Powel.

Demikian Diskominfo (yg/ind)

 

 

Read More
DSC_0038

Rapat Paripurna : Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Penetapan Tujuh Raperda Karanganyar 2017

Bupati Karanganyar menandatangani berita acara Raperda Kabupaten Karanganyar tentang perubahan atas perda Kabupaten Karanganyar No1 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar 2013-2032, Rabu (22/2)

Karanganyar, Rabu 22 Februari 2017

Pendapat akhir Bupati Karanganyar terhadap penetapan tujuh Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar tahun 2017 disampaikan Bupati Karanganyar pada Sidang Paripurna, Rabu (22/02/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Hadir pada Rapat Paripurna tersebut, segenap anggota dewan DPRD Karanganyar, Forkopimda Karanganyar, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, Pimpinan BUMD, Camat, Kepala Bagian Kantor Sekda Karanganyar.

Adapun tujuh (7) Raperda Karanganyar Tahun 2017 yang telah dibahas dan disetujui Anggota DPRD Karanganyar, antara lain : Raperda Tentang Urusan Pemerintahan, Raperda Tentang Kewenangan Desa, Raperda Tentang Penyelenggaraan Konsultasi Publik, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Pajak Hiburan, Raperda Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Raperda Tentang Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Penerangan Jalan Lingkungan.

Selanjutnya, Raperda Kabupaten Karanganyar tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk diproses sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan sampai dengan diundangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara itu, berkaitan dengan Raperda Kabupaten Karanganyar tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar tahun 2013-2032 dilakukan penandatangan Berita Acara pembahasannya sesuai dengan ketentuan Pasal 18 ayat 2 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur guna mendapatkan rekomendasi dan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mendapatkan persetujuan substansi.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
web (2)

2000 Bibit Pohon Untuk Konservasi Hutan Lawu

penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

Penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Senin (13/02/2017)

Sebanyak 2000 bibit pohon ditanam di lereng Gunung Lawu untuk konservasi hutan dan penyangga air di Kabupaten Karanganyar.

Penanaman pohon itu digagas oleh OSIS SMA Negeri Karangpandan, dengan melibatkan 200 pelajar perwakilan dari berbagai sekolah SMA/SMK/MA di Kabupaten Karanganyar, Minggu (12/02) di Telaga Madirda, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

“Kita sebagai pemuda sudah selayaknya mencegah dan menangulangi kerusakan hutan, melestarikan lingkungan dan mencegah efek global warming, dengan cara konservasi hutan,” kata Ketua Panitia, Prima Sukma Putri Perdana, saat ditemui dilokasi.

Program penghijauan itu dinamai Think Green #3 2017 sudah ketiga kalinya diadakan. Sebelumnya, kegiatan itu juga pernah dilakukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunegoro I.

“Hari ini kami menanam bibit pohon antara lain ringin, akasia, prih dan luh di kawasan Petak 16, wilayah Kecamatan Ngargoyoso,” kata Ketua Panitia.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, sangat mendukung program tersebut, apalagi penyelenggara dari pelajar yang peduli alam.

“Kami sangat mendukung upaya pelestarian hutan dari pelajar-pelajar ini. Namun setelah ditanam jangan terus ditinggalkan begitu saja, adakalanya meluangkan waktu untuk melihat pohon yang ditanam, dipelihara dan dijaga dengan baik,” katanya.

Pada akhir acara pembukaan, dilakukan penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.(pd)

Read More
WEB copy

IKATANI UNS Sumbang 2000 Pohon Flamboyan Untuk Kawasan Wisata

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo () dan Dekan Fakultas Pertanian UNS seusai menanam pohon flamboyan di Terminal Wisata Karangpandan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (jongkok, kedua dari kanan) dan Dekan Fakultas Pertanian  UNS Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS  (jongkok, ketiga dari kiri) seusai menanam pohon flamboyan di Terminal Wisata Karangpandan

 

 

Karanganyar, Senin (06/02/2017)

Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (IKATANI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberi sumbangan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, berupa 2000 pohon flamboyan untuk ditanam di sejumlah kawasan wisata, Sabtu (03/02).

Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS, mengatakan, bantuan berupa 2000 pohon flamboyan itu untuk melestarikan lingkungkan hidup di Kabupaten Karanganyar.

“Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pengembangan kawasan wisata di Kabupaten Karanganyar, selain itu untuk menambah estetika lingkungan,” kata Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS.

Penerimaan bibit flamboyan itu sendiri diterima langsung dan secara simbolis oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, di Terminal Wisata  Karangpandan. Selain itu acara juga dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, dan Pimpinan BUMD Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan diharapkan seluruh pohon flamboyan yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

“Pohon flamboyan ini nantinya dapat menambah daya tarik pengunjung untuk mengunjungi seluruh objek wisata yang berada di Kabupaten Karanganyar. Apalagi saat ini kegemaran untuk foto selfie,” kata Rohadi.

Dari 2000 pohon yang diberikan pada daerah wisata yang berada di Kabupaten Karanganyar dapat dirinci sebagai berikut, Terminal Wisata Karangpandan (200 batang), objek wisata Cumpleng (75 batang), objek wisata Pablengan (75 batang), objek wisata Candi Sukuh (75 batang), objek wisata Candi Cetho (75 batang), Bumi Perkemahan (500 batang), lahan sebelah Timur Terminal Wisata Karangpandan (50 batang).

Selain itu juga untuk Taman Pancasila dan waduk Lalung (200 batang), taman lalu lintas (50 batang), objek wisata Edupark (100 batang), desa Trengguli (100 batang), desa Anggrasmanis (100 batang), desa Selomoro (100 batang), desa Berjo (100 batang), desa Kemuning (100 batang), dan desa Karang (100 batang).

Pada akhir acara, dilakukan penanaman pohon flamboyan di tiga titik di Terminal  Wisata Karangpandan.(pd/by)

Read More
KOM_6095

Rapat Penyusunan Rencana RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memimpin rapat penyusunan rencana RTRW perubahan Kabupaten Karanganyar, Rabu Pagi (25/1)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri secara langsung rapat penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (25/1). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan kepala OPD terkait.

Dalam rapat tersebut Juliyatmono memberikan pengarahan terkait penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar seperti rencana pengembangan kawasan di 7 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo, hal ini sesuai dengan misi Kabupten Karanganyar yakni Desa sebagai pusat pertumbuhan yang terjabarkan dalam RPJMD 2014-2018. Pembangunan tersebut bisa dimulai dengan pembangunan di kota-kota masing-masing kecamatan sehingga geliat ekonomi akan tumbuh,

Sekitaran Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo nantinya akan dikembangkan menjadi desa wisata, sehingga keasrian desa bisa terjaga dengan baik. Adapun kendala terkait status desa tersebut sebagai cagar budaya nanti tim Kabupaten Karanganyar akan mencari cara untuk dapat mengoptimalkan desa tersebut.

“Penataan kawasan wisata diusahakan sebisa mungkin tertata dengan baik tanpa harus menghilangkan keasriannya (pesona pemandangannya)”, imbuh Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juli sapaan akrab Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat ini permohonan pendirian perumahan di Kecamatan Gondangrejo sudah banyak sekali, sehingga pengembangan kawasan pemukiman sangat pesat, kepada OPD terkait segera mengkaji dan mendesain pendirian sekolah favorit sebagai sekolah unggulan dimana warga sekitar Gondangrejo dan warga dari Kota Solo ataupun Kabupaten Sragen tertarik untuk menimba ilmu disitu.

“Perda RTRW kedepan diharapkan bisa mengakomodir pengembangan kawasan industri, wisata dan pemukiman, sehingga perlu direncanakan sedetail mungkin dan cermat sehingga 10-20 tahun kedepan tidak diperlukan lagi perubahan penataan” harap Juliyatmono. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_0022

Peresmian Gedung Sasana Krida Budaya Matesih

DSC_0022

Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara peresmian sasana krida budaya

Karanganyar, 17 Januari 2017

Hari Selasa, 17 Januari 2017 malam diresmikan Gedung Gedung Sasana Krida Budaya yang berlokasi di SDN 01 Matesih.

Berlokasi di SDN 01 Matesih Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan Gedung Gedung Sasana Krida Budaya. Gedung berupa joglo yang baru saja selesai dibangun ini merupakan sumbangan dari Susanto, pengusaha Samarinda dan diperuntukkan bagi pengembangan seni dan budaya di wilayah Kecamatan Matesih.

Dalam sambutannya Juliyatmono mengatakan, “Supaya gedung ini bisa dimanfaatkan oleh seniman Karanganyar Kecamatan Matesih. Silahkan dimanfaatkan, syukur setiap minggu sekali atau berapa minggu sekali ada klenengan, dan lain-lain.”

Didampingi Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Drs. Djatmiko, MM., beberapa Kepala SKPD, pengurus PGRI serta Camat Matesih, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada komite, Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru beserta keluarga besar SDN 01 Matesih yang telah memberikan ruang bagi pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Karanganyar khususnya Kecamatan Matesih.

Bupati mengaku senang karena adanya joglo ini, anak-anak bisa gembira mempunyai tempat untuk menampilkan kreatifitasnya. Ditandai dengan pemukulan gong, Bupati meresmikan Gedung atau Joglo Sasana Krida Budaya Matesih.

Untuk mewadahi para seniman di Kecamatan Matesih, dalam kesempatan tersebut dikukuhkan pula pengurus Seniman Karanganyar wilayah Kecamatan Matesih yang diketuai oleh Sukir.

Sebagai wujud rasa syukur atas peresmian gedung tersebut ditampilkan atraksi seni tari dan musik oleh anak-anak SDN 01 Matesih dan warga Kecamatan Karanganyar.

Bahkan Juliyamono pun tak ketinggalan ikut menyumbangkan suaranya diiringi grup musik lagu-lagu Koes Plus “Gembira Ria” dari Matesih.

Demikian Diskominfo (kris/adit)

Read More
DSC_0050

433 Mahasiswa UTP Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Senam Bengawan Solo : Ibu-Ibu PKK Kecamatan menampilkan senam hasil kreasi Mahasiswa UTP Surakarta.

Karanganyar, 16 Januari 2017

Penarikan sejumlah 433 mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang tersebar di tiga puluh desa di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo dan Matesih secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/01/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Rektor UTP dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa UTP Surakarta yang telah merampungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  selama satu setengah bulan yang tersebar di tiga puluh desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat lokasi KKN.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

kominfo

Berakhirnya KKN : Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara simbolis melepas jaket yang diikuti seluruh mahasiswa KKN UTP, Senin (16/01).

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan adanya rencana pembangunan Kampus UTP terpadu di Karanganyar yang disampaikan oleh Rektor UTP, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc kepada Bupati Juliyatmono selaku Pemerintah Kab. Karanganyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendukung penuh dan siap untuk membantu rencana pembangunan Kampus tersebut.

“Untuk membangun dan mendongkrak Karanganyar lebih baik, akan saya bantu sepenuhnya pembangunan Kampus UTP terpadu yang rencana akan dibangun di ring road Solo bagian utara, segera untuk dirancang pembangunannya”tandas Juliyatmono dihadapan jajaran OPD Karanganyar, Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua KKN-PPM serta mahasiswa UTP.

Diharapkan dengan adanya pembangunan Kampus UTP terpadu akan ada benefit bagi Karanganyar agar lebih dikenal lagi sekaligus mendongkrak peningkatan pendidikan.

“Wajib belajar 12 tahun, pendidikan akan terus kita pacu. Untuk indeks pembangunan manusia, Karanganyar tertinggi se solo raya, ini karena terus ada kesadaran pentingnya jenjang pendidikan tinggi di masyarakat,”jelas Bupati.

DSC_0057

Bupati meninjau salah satu stand mahasiswa KKN yang mengangkat produk lokal desa Jatiyoso.

Sementara itu, Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc dalam sambutannya berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut.

KKN mahasiswa UTP dari empat fakultas meliputi Fakultas Tehnik, Pertanian, Ekonomi dan Keguruan telah menjalankan programnya yakni penguatan ekonomi masyarakat dengan menggali potensi produk-produk lokal, meningkatkan dan pengembangan pemberdayaan olah raga seperti hasil kreasi senam Bengawan Solo.

Acara diakhiri dengan tinjauan berbagai stand potensi produk lokal hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN sesuai dengan tema yang diusung Pemberdayaan Budaya Olah raga dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Produk Lokal.

Demikian Diskominfo (yoga/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
dsc_0050

22 Desa Menjadi Lokasi KKN

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan KKN UNS di Pendopo RD Bupati, Selasa(10/01)

Karanganyar, Selasa 10 januari 2017

Sejumlah 194 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan di wilayah Karanganyar yang tersebar di dua puluh dua desa.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (10/01/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jenawi tersebar di sembilan desa dan Kecamatan Mojogedang tersebar di tiga belas desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar  telah bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNS Surakarta mengembangkan kawasan organik yakni di Matesih dan Karangpandan yang terkenal dengan produksi beras merah, beras hitam, beras mentik susu dan beras mentik wangi dengan kemasan yang cukup bagus dan menjual secara pemasaran.

“Di Jenawi sendiri menjadi pusat budidaya pisang dengan empat varietas. Yang terkenal dengan pisang Semar, karena bibit dari Fakultas Pertanian Sebelas Maret sampai sekarang terus kita kembangkan,”kata Wabup.

Sementara itu, untuk wilayah Mojogedang merupakan kawasan kering sehingga jumlah warga miskinnya relatif banyak.

“Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi di daerah Jenawi dengan udaranya yang dingin, sejuk dan jumlah penduduk relatif sedikit,”tuturnya.

Rohadi Widodo berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Bentuk kerjasama yang baik sebagai upaya perbaikan disegala bidang untuk lebih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”harap Rohadi dihadapan mahasiswa UNS.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More