Category: Lingkungan Hidup

gue copy

Tebar Ribuan Ikan Untuk Jaga Ekosistem

Karanganyar, Senin (15/12/2014)

Penebaran bibit ikan berbagai jenis untuk menjaga ekosistem sungai, Senin (15/12) di Sungai Mantenan, Dusun Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo

Penebaran bibit ikan berbagai jenis untuk menjaga ekosistem sungai, Senin (15/12) di Sungai Mantenan, Dusun Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo

Ribuan ikan dari berbagai jenis ditebar di sungai-sungai di Kabupaten Karanganyar. Hal itu merupakan upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai dan upaya pelestarian alam.
Sungai Mantenan, Dusun Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo menjadi salah satu lokasi untuk kegiatan menebar benih ikan, yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Senin (15/14).

Sebanyak 15 ribu ikan nila, empat ribu ikan tawes, dan 15 ribu ikan lele disebar di sungai tersebut untuk pelestarian sumber hayati. Sedangkan untuk se Kabupaten Karanganyar di sebar di 16 titik lokasi, dengan jumlah total sebanyak 175 ribu ikan nila, 40 ribu ikan tawes, dan ikan lele sebanyak 40 ribu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan sungai jangan di cemari, atau menyetrum ikan. Karena dapat merusak ekosistem yang ada. Selain melestarikan sungai dan lingkungan. Sedekah alam ini juga bertujuan agar kita bisa lebih dekat dengan masyarakat secara langsung.
“Jadi kami berpesan agar masyarakat mampu menjaga sedekah alam ini dengan tidak mencemari sungai dalam bentuk apapun. Saya tegaskan untuk tidak merusaknya,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Selain Bupati, kegiatan menebar ribuan bibit ikan itu diikuti Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Muspida Karanganyar. pd

Read More
gue1 copy

Gerakan Karanganyar Ijo Royo-Royo

Karanganyar, Senin (15/12/2014)

Pencanangan gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo dengan penanaman pohon bodi, Senin (15/12) di pelataran alun-alun

Pencanangan gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo dengan penanaman pohon bodi, Senin (15/12) di pelataran alun-alun

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mencanangkan Gerakan Karanganyar Ijo Royo-Royo, sebagai salah satu gerakan dalam rangka melestarikan alam dan penghijauan khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Gerakan tersebut dilakukan serentak di berbagai wilayah di 17 Kecamatan di Bumi Intanpari, dengan menanam sekitar 8000 ribu berbagai jenis pohon dengan melibatkan pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pelajar.

Pencanangan dimulai dengan menanam tujuh pohon bodi setinggi tiga meter yang tanam di plasa (pelataran santai) alun-alun Karanganyar, Senin (15/12).

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan pohon bodi bisa berumur seribu tahun. Kedepan lingkungan sini bisa semakin hijau. “Kita giatkan penanaman pohon ini agar Kabupaten Karanganyar hijau kembali, tidak menimbulkan erosi dan pohon-pohon tersebut akan dapat menampung banyak air,” ujar Bupati Juliyatmono.

Dia juga menjelaskan, setahun lalu di lokasi yang sama juga sudah ditanam pohon Kunto Bimo.“Kepedulian menanam pohon harus kita tumbuhkan kepada siapa saja, agar alam ini tetap lestari,” jelas Bupati. pd

Read More
DSC_0130

Peresmian Penyelesaian Biopori Tersebar

DSC_0130

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuat lubang biopori.

Bertempat di Lapangan Panahan Kabupaten Karanganyar, hari ini Rabu 24 September 2014 dilaksanakan kegiatan launching pembuatan lubang resapan biopori tersebar oleh Pemkab Karanganyar, TNI, Polri, LSM dan Pelajar Kab. Karanganyar dalam rangka HUT TNI Ke-69 tahun 2014.

Dalam kesempatan ini, secara simbolis dilakukan pencanangan pembuatan lubang biopori yang ke 30.000 tersebar di seluruh jajaran wilayah Kodim 0727 Karanganyar. ad

DSC_0138

Muspida Karanganyar secara serentak membuat lubang biopori

Read More
DSC_0100 copy

Mencintai Alam, Mahasiswa KKN UNS Tanam Pohon

Karanganyar, Rabu (20/08/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanam pohon bersama mahasiswa KKN UNS di kawasan hutan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (19/08) pagi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanam pohon bersama mahasiswa KKN UNS di kawasan hutan Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (19/08) pagi.

Kepedulian dan mencintai alam khususnya di kawasan hutan bisa diwujudkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menanam bibit pohon.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS yang ditempatkan di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar melakukan penanaman pohon di kawasan hutan terletak di Desa Segorogunung.
“Kami mengadakan penanaman pohon ini karena warga merasa resah, tanamannya dimakan gerombolan kera yang turun gunung,” kata Bayu Bintoro, Ketua Koordinator Kelompok, saat dilokasi penanaman, Selasa (19/08).
Dengan begitu, lanjutnya, kawanan kera tidak lagi memakan tanaman warga karena di atas (lokasi penanaman) sudah ada pohon untuk menghalau agar tidak lagi turun.
Adapun bibit pohon yang disediakan kates sebanyak 3000 bibit, alpokat, jambu air, dan duwet.
Bupati Juliyatmono, dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo juga turut hadir dilokasi merasa senang karena generasi muda turut andil mencintai dan peduli terhadap alam.
“Dengan mencintai alam berarti juga mencintai negeri ini. Jangan merusak alam yang kita miliki, namun lestarikan agar tetap hijau,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.pd

Read More
piala-adipura

Karanganyar Kembali Raih Adipura

piala-adipuraKabupaten Karanganyar kembali meraih penghargaan Adipura untuk kedelapan kali diterima Karanganyar. Sesuai rencana, penyerahan penghargaan Adipura akan diterima Bupati Karangan yar Juliyatmono di Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar. Selain Karanganyar, Nunung mengatakan penghargaan Adipura juga berhasil diraih daerah lainnya di Soloraya seperti Kabupaten Boyolali dan Sragen. “Penghargaan ini berkat usaha semua pihak, termasuk gerakan yang dilakukan Bupati dan Wabup untuk bersih-bersih lingkungan,’’ terangnya.

Nunung mengatakan gerakan kebersihan yang digalakkan Bupati dan Wabup memiliki poin tersendiri dalam penilaian Adipura lalu. Tidak hanya itu keterlibatan masyarakat dan juga pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukosari, Jumantono menjadi nilai plus dalam penilaian Adipura. Pengelolaan sampah di TPA Sukosari bahkan sudah menjadi proyek percontohan di wilayah Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar, Didik Joko Bakdono, mengatakan dalam menghadapi penilaian Adipura Pemkab melakukan berbagai persiapan di antaranya pengecatan median jalan dan pembersihan sisa abu debu vilkanis Gunung Kelud serta mempercantik wajah kota.

Dia mengatakan pengelolaan TPA Sukosari, Jumantono memang menjadi andalkan sebagai salah satu poin dalam meraih Adipura. Dikatakannya, TPA Sukosari menggunakan metode controlled landfill di area jauh dari pemukiman efektif mengendalikan pencemaran tanah dan mengatasi bau tak sedap.

“Biasanya TPA menjadi kendala dalam penilaian Adipura. Tapi kami akan mengandalkan TPA Sukosari untuk penilaian Adipura,” ujarnya.

Selain itu, dia menambahkan pengelolaan sampah menjadi barang daur ulang pun menjadi poin tersendiri. Pengelolaan sampah menjadi barang daur ulang sudah diawali dengan pembuatanbank sampah. Hasilnya dapat dinikmati semua kalangan dari aspek ekonomi dan manfaatnya bagi lingkungan.

Sumber : http://www.solopos.com/2014/06/05/penghargaan-adipura-karanganyar-kembali-raih-adipura-511453

Read More
DSC_0206

Saka Kalpataru Karanganyar Ikuti Jambore Lingkungan Hidup

Karanganyar, Kamis (22/05/2014)

Pemberangkatan Kontingen Saka Kalpataru Kabupaten Karanganyar untuk ikuti Jambore Lingkungan Hidup

Pemberangkatan Kontingen Saka Kalpataru Kabupaten Karanganyar untuk ikuti Jambore Lingkungan Hidup

Saka Kalpataru Karanganyar dibawah naungan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Karanganyar mengikuti Jambore Lingkungan Hidup Perkemahan Bakti Saka Kalpataru 2014 yang diikuti sebanyak 35 Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Tengah dan akan berlangsung di Kota Semarang selama empat hari, dimulai dari Kamis-Minggu (22/25) Mei 2014.

Dikatakan Waluyo Dwi Basuki, Kepala BLH Kabupaten Karanganyar bahwa kegiatan jambore itu sebagai sarana konsolidasi dan untuk mempelopori cinta lingkungan hidup kepada masyarakat. “Kami berharap dengan adanya jambore ini nantinya Saka Kalpataru bisa mempelopori kecintaan dan kelestarian terhadap lingkungan hidup,” ujar Basuki setelah acara pelepasan kontingen, Kamis (22/05).

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi menuturkan kegiatan tersebut sangat positif karena menambah pengalaman, pengetahuan dan ketrampilan yang berguna bagi Saka Kalpataru maupun masyarakat.

“Mencintai lingkungan hidup sangat baik apalagi dilakukan oleh remaja lewat kegiatan kepramukaan seperti ini. Dengan begitu ilmu yang didapatkan menjadi bertambah dan dapat diterapkan di masyarakat,” ujar Samsi.

Di Bumi Perkemahan Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang para peserta jambore mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dan harapannya mendapat prestasi. Adapun kontingen dari Karanganyar meliputi pramuka tingkat penegak sebanyak empat orang putra dan empat orang putri, didampingi Pembina, pendamping dan pimpinan yang berasal dari SMAN 1 Karanganyar, MAN Karanganyar serta personel kwarcab pramuka kabupaten. pd

Read More
DSC_0041

PNS, TNI, POLRI Bersihkan Abu Kelud

Karanganyar, Sabtu(22/02/2014)

DSC_0041

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Karanganyar dibantu anggota TNI dan POLRI kerja bakti membersihkan abu vulkanik dari Gunung Kelud di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, beberapa hari yang lalu.

Sejak pagi mereka sudah terlihat membersihkan halaman dan jalan depan kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dengan menggunakan bantuan unit Pemadam Kebakaran dan BPBD. Meski sudah diguyur hujan selama beberapa hari namun abu vulkanik Gunung Kelud masih terlihat tebal di beberapa sudut kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar.

PNS bersama TNI, POLRI terlihat kompak melaksanakan kegiatan kerja bakti tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, terlihat sedang membersihkan bagian sisi timur kantor Setda Karanganyar. Sedangkan Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol. Edy Basuki terlihat sedang membersihkan jalan depan Kantor Setda Karanganyar.

Sementara terkait kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi mengatakan menghimbau kepada seluruh kantor SKPD untuk melakukan hal yang sama.

“Utamanya adalah pembersihan jalan, karena jalan jika dilewati kendaraan abunya akan beterbangan kemana-mana dan balik lagi mengotori yang sudah kita bersihkan” kata Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi.dt

Read More
DSC_0011

2 Hari Berturut-turut PEMKAB Karanganyar Kerja Bakti

DSC_0011

Bupati Karanganyar Juliatmono bersama Ka DKP Kab. Karanganyar meninjau proses pembersihan Taman Pancasila dari abu vulkanik gunung Kelud, senin (17/02)

Dihari ke tiga pasca erupsi gunung Kelud, para PNS di Kabupaten Karanganyar  mengadakan kerja bakti bersama membersihkan abu vulkanik di lingkungan komplek perkantoran Kab. Karanganyar pasca erupsi gunung kelud. Senin (17/02). Kegiatan ini sebagai tindak lanjut kerja bakti bersama pada hari minggu pagi (16/02) dimana Bupati Karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar ikut turun tangan membersihkan abu vulkanik di sepanjang jalan Lawu dimulai dari perempatan Papahan sampai depan Kantor BPPT Kab. Karanganyar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar dengan dibantu para warga dan pegawai di masing – masing SKPD yang  dimulai dari depan Taman Gerakan Sayang Ibu ( Taman GSI ) dan berakhir di Taman Pancasila. Pembersihan ini dilakukan secara berkala mengingat keterbatasan sarana yang dimiliki, dimana dalam kerja bakti ini Pemkab bekerjasama dengan DKP Kab. Karanganyar yang mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran.

“Mengapa Taman Pancasila menjadi salah satu pusat kerja bakti, karena di sini merupakan salah satu tempat rekreasi bagi masyarakat Karanganyar.” lengkap Juliyatmono, saat memantau kerja bakti. ad/sas/ds

Read More
kelud (1)

Abu Gunung Kelud Sambangi Kabupaten Karanganyar

kelud (2)

Bupati Karanganyar, Juliatmono Sedang Membagikan Masker Untuk Pengguna Jalan, Jumat Pagi [14/02]

Berhubungan dengan bencana alam meletusnya Gunung Kelud Kamis malam pukul 22.50 WIB dan dampak letusan tersebut sampai ke Kabupaten Karanganyar yakni berupa hujan debu vulkanik yang jatuh sejak malam membuat aktivitas masyarakat terganggu. Menyikapi hal tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk tindakan antisipasi agar warga terhindar dari gangguan pernapasan (ISPA). (Jum’at pagi,14/02)

Bupati dan segenap jajaran membagikan masker kepada masyarakat baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor dan mobil yang melintas disekitar Perempatan Pegadaian Karanganyar.

kelud (1)

Suasana Pembagian Masker Untuk Pengguna Jalan Oleh Juliatmono dan Rohadi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Jumat Pagi [14/02]

“Gunakan masker saat keluar rumah dan hidupkan lampu kendaraan karena debu vulkanik sangat tebal” ungkap Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membagikan masker kepada masyarakat. ds+ad

Read More
DSC_0086 (FILEminimizer)

Dinas Kebersihan dan Pertanaman Kab. Karanganyar Dijadikan Pelopor Kebersihan di Tingkat SKPD

DSC_0086 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar, Juliatmono Meninjau Kendaraan Operasional Kebersihan DKP Kab. Karanganyar, Senin Pagi (27/01)

Karanganyar – hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kabupaten Karanganyar, Juliatmono pada senin pagi (27/01) saat membina PNS dan CPNS Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karanganyar di aula kantor DKP. Dalam pembinaan tersebut, Bupati menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan khususnya bagi DKP Kab. Karanganyar.

“Saya bukan orang baru di Karanganyar, sudah 16 tahun sebagai anggota DPRD dimana tugasnya mengawasi jalanan roda pemerintahan di Kab. Karanganyar, dan melalui proses demokrasi tahun 2013 sampai dengan 2018 dipercaya masyarakat Karanganyar sebagai Bupati”, ujarnya.

Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih berdasar undang-undang diberi waktu 6 bulan untuk menuangkan visi dan misi tersebut dalam produk hukum Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Perda RPJMD) 5 tahun kedepan. Hal ini (Perda RPJMD) dapat berjalan kalau diisi anggaran, sedangkan bahasan anggaran Kebijakan Umum Anggaran Plafond Perkiraan Anggaran Sementara (KUA PPAS) saat ini sudah masuk di DPRD Kab. Karanganyar untuk dibahas dalam rapat yang kemudian akan menjadi APBD Kab. Karanganyar 2014. “ dibandingkan kabupaten / kota lain, Kab. Karanganyar memang mundur untuk penetapan APBD 2014 dikarenakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih baru dilantik 15 Desember 2013 kemarin”, kata Juliatmono. Hal ini berdampak kepada Tenaga Harian Lepas (THL) dan Tenaga Kontrak lainnya terlambat menerima honor.

Terkait penerimaan tenaga honorer, berdasar PP No. 48 Tahun 2005, bahwa pemerintah tidak diperbolehkan lagi untuk mengangkat honorer. Untuk itu pemerintah hanya diperbolehkan mengangkat THL yang mana honor nya melekat pada anggaran kegiatan dan THL tersebut tidak bisa diangkat menjadi CPNS maupun PNS.

“kalaupun pemerintah membutuhkan tenaga PNS baru, hal itu akan dilaksanakan melalui tahapan seleksi umum dimana semua masyarakat yang memenuhi boleh mengikutinya dan proses seleksi hingga pengumuman semua oleh pemerintah pusat”, tambah Juliatmono.

Sebelum mengakhiri pembinaannya, Juliatmono berpesan agar PNS, CPNS maupun THL dan tenaga kontrak di DKP Kab. Karanganyar agar profesional dalam bekerja dan mencintai pekerjaannya. “tidak ada bedanya PNS maupun THL semua harus profesional, jika tidak mau bekerja bilang kepada saya hari ini juga tidak usah bekerja lagi”, tegas dia.

Sementara itu, Ir. Didik Joko Bakdono, M.Si melaporkan bahwa jumlah PNS dan CPNS di DKP Kab. Karanganyar sebanyak 140 orang, Tenaga Kontrak 66 orang dan THL sebanyak 80 orang. ad

Read More