Category: Lain-lain

DSC_0071 (FILEminimizer)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar Kebut 10.000 Wirausahawan

DSC_0071 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar Yulilatmono Saat Membuka Seminar Sehari FKPCTI, Balai Desa Cangakan (08/01)

Bersama memajukan Karangayar adalah visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kab. Karangayar Tahun 2013-2018. Lima program yang terus di galakkan, salah satunya adalah menciptakan 10.000 wira usaha termasuk untuk kaum difable (kekurangan fisik). Komunitas difable yang tergabung dalam Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tubuh Indonesia (FKPCTI) Kab. Karanganyar mengadakan Seminar yang bertajuk “ Peningkatan potensi Diri Wira Usaha Difable Karanganyar”, Rabu (08/01) di Kalurahan Cangakan Kab. Karanganyar. Ketua Panitia Penyelenggara Haryanto Tunjung dalam laporannya menyampaikan bahwa Seminar ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kesejehteraan difable dalam berwira usaha. “ Difable yang tergabubg dalam FKCPTI ini kesemuanya mempunyai skill/keterampilan. Ada yang membuka usaha sebagai tukang servis jam,elektronik, sol sepatu, menjahit, dan bekerja di beberapa Perusahaan. Di daerah Jumantono ada beberapa difable bekerja sebagai pembuat kembang api. Kami disini mengharap kepada Bupati terpilih agar lebih memperhatikan kaum difable terlbih kami telah terbentuk dalam kelompok wirausaha,” jelasnya.

Selanjutnya Bupati Karanganyar Drs. H. Juliatmono dalam arahannya sekaligus membuka Seminar mengatakan bahwa Disdukcapil, Dinas Sosial,Dinas Desperindagkop dan UMKM Kab. Karanganyar untuk mendata para difable untuk keseluruhan. “ Pokoknya dinas yang telah saya tunjuk untuk segera mendata personil difable, jangan ada yang kecer/terlewat. Data nama, alamat, anakanya berapa, usahanya apa dan modal yang diperlukan berapa? Ini tolong segera di data karena ini untuk mengetahui keberadaan keluarga khususnya difable.

Jangan pernah menyerah terlebih lagi mengeluh, semua orang diberikan kelebihan. Fisik boleh kurang tetapi semangat hidup terus maju tetap selalu berfikir optimis. Bagi yang sudah berkeluarga terus memotivasi anak-anaknya agar menjadi anak yang mandiri, maju dan sukses, Hidup itu harus penuh harapan karena itu adalah do’a”, pesan Bupati saat memotivasi kaum Difable. “ kaum difable yang tergabung dalam kelompok wira usaha ini akan kami berikan modal sesuai dengan usaha yang digelutinya dengan harapan dari modal usaha itu akan menghasilkan uang sehingga dapat memajukan usahanya tsb. Kami tekankan lagi, kami memberikan modal untuk usaha bukan untuk konsumtif,” terang Bupati. ad+in

Read More
DSC_0332 (FILEminimizer)

BP3KAB Kabupaten Karanganyar Cetak 10.000 Wirausahawan

DSC_0332 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar Yuliatmono Saat Kunjungi Stan Pameran Produk UPPKS Binaan Badan P3KAB Karanganyar

Upaya untuk mengatasi kepadatan penduduk berdasar UU no. 52 Tahun 2009 Tentang Kependudukan dan Kesejahteraan, maka dengan adanya Undang-Undang ini masyarakat pada umumnya dan tenaga Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) khususnya agar terus dapat memantau dan mengendalikan laju kelahiran agar dapat dikendalikan. Hal ini dilaporkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kab. Karanganyar Drs. Agus Heri Bindarto, MM saat acara Pembinaan Pengelola Program KB LINI Lapangan dan Pameran Hasil Produk UPPKS, Senin (28/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. “

Kami disini juga ingin menyampaikan bahwa Tahun 2013 ini KB bekerjasama dengan BLK (Balai Latihan Kerja) selama tiga bulan dapat menciptakan 10.000 wirausahawan yang tergabung dalam UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan keluarga Sejahtera). Salah satunya wirausaha dalam memproduksi es jus, bakpao, bakpia, bakmi, es cream yang kesemuanya berbahan dasar dari ketela ungu.Karena gizi yang terkandung dari ketela ungu ini lebih baik dari yang lain,” tambahnya dihadapan Bupati dan para peserta pembinaan.

“Saya selaku pribadi maupun Pimpinan Pemerintah Kab. Karannganyar sangat mendukung program pemerintah yakni KB keluarga berencana yaitu dua anak cukup. Yang terpenting bagaimana kita sebagai orang tua dapat selalu meluangkan waktu bersama anak/suami/istri, saling share/berbagi, saling berkomunikasi, saling bercanda sehingga terjalin erat hubungan lahir maupun bathin antara anak dan orang tua begitu juga sebaliknya. Dari situlah akan tercipta keluarga yang berkualitas dan tentunya sejahtera,” pesan Bupati saat menyampaikan arahannya. ad+in

Read More

Gerbang Tol Soker di Desa Ngasem akan Digeser

Proyek pembangunan jalan tol Solo-Kertosono (Soker) akan mengalami sedikit perubahan dari rencana awal. Pintu masuk tol yang awalnya berada di Desa Ngasem, Kecamatan Colomadu, nantinya bakal digeser sedikit ke sisi utara.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Karanganyar, Any Indrihastuti belum lama ini. Menurutnya, penggeseran pintu tol itu juga berdampak pada dibatalkannya penggusuran tanah kas Desa Ngasem. Tapi belum bisa dipastikan apakah penggeseran itu akan berdampak pada penggusuran lahan baru milik warga atau tidak. “Kami masih menunggu informasi lebih jauh mengenai hal itu,” katanya.

Terkait alasan pergeseran pintu gerbang tol itu, Any belum bisa menjelaskan karena belum mendapat informasi dari pelaksana proyek. Selain itu, pembebasan lahan seluas 35 meter persegi juga akan dilakukan di Desa Klodran, Kecamatan Colomadu yang rencananya akan digunakan sebagai interchange tol Soker.

Any menjelaskan untuk wilayah Karanganyar yang akan dilalui tol Soker ini akan dibangun tiga interchange, yakni di Desa Ngasem dan Klodran, Kecamatan Colomadu dan Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat.

Sementara itu, perkembangan proyek pembangunan tol sudah mencapai sekitar 80 persen. Beberapa lahan yang berada di Desa Jatikuwung dan Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo yang sebelumnya alot, kini sudah selesai dibebaskan. “Sementara untuk Desa Karangturi yang juga masuk Kecamatan Gondangrejo belum, memang agak alot,” ujar Any.

Diungkapkannya, pembebasan lahan mulai berjalan lancar setelah P2T menawarkan harga baru yang telah disetujui oleh tim appraisal. Harga baru tersebut meningkat cukup signifikan yakni sekitar 200 persen. Seperti yang terjadi di Desa Jatikuwung, harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 800.000 per meter persegi.

Camat Colomadu, Joko Budi Utomo saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui rencana pergeseran pintu gerbang tol Soker di Desa Ngasem tersebut. Begitu juga terkait pembebasan lahan baru yang akan digunakan untuk interchange, ia juga mengaku belum mendapat informasi. “Tapi sejauh ini pembebasan lahan di Kecamatan Colomadu sudah beres semua. Untuk perkembangan itu akan saya cek dulu,” katanya.

Read More

Hati-Hati, Genangan Air Di Jalan Raya Palur

DSC_0034_2Karanganyar, Rabu (18/12/2013)

Hujan deras sejak siang hari membuat genangan air  di jalan Raya Palur tepatnya di pembangunan Fly Over. Akibat genangan itu terjadi antrian kendaraan untuk melewati jalan tersebut dari arah Solo menuju Karanganyar maupun Sragen.

Genangan ini membuat banyak pengendara melambatkan laju kendaraan. Ada juga pengendara yang membelokkan sepeda motornya melewati perkampungan sekitar mencari jalan alternatif, Rabu (19/12) sore.

Tak hanya disitu, genangan air juga terjadi di depan Plaza Palur. Pengendara sebaiknya harus berhati-hati karena terjadi penyempitan jalur akibat pengecoran jalan.

 

Read More

28 Peserta Diklat PIM III Jogja, Orientasi Lapangan Karanganyar

DSC_0117 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar Menerima Langsung Rombongan Peserta Diklat PIM 3

Guna mengetahui sekaligus menambah wawasan mengenai program-program yang telah berhasil dilakukan dalam kemajuan pembangunan Kabupaten Karanganyar. Begitu pula sebagai referensi dalam kurikulum yang berkaitan dengan konteks wawasan kebangsaan. Sebanyak 28 peserta dari Nusantara yang tergabung dalam Diklatpim tingkat III Angkatan XCII (112) Pusdiklat Kemendagri Regional Jogjakarta mengikuti Observasi Lapangan (OL) di Kab. Karanganyar, Senin (09/12) di Ruang podang I Kantor setda Karanganyar. “ Kita memilih Karanganyr sebgai obeservasi lapangan, karena ini berkaitan dengan kurikuluum kita tentang wawasan kebangsaan, dimana di Imogiri ada makam Soeharto dan Ibu Tien yang mana mempunyai sejarah,” terang Ir. H. Suroyo, M.Si selaku Ketua Rombongan.

Sementara itu Bupati Karanganyar Rina Iriani saat membuka Observasi Lapangan Diklatpim III jogja, mengatakan bahwa telah banyak program-program Kab. Karanganyar yang telah sukses berjalan. Bahkan Karanganyar sering sekali menjadi percontohan daerah lain baik itu Kab/Kota di Indonesia. “ selama dua periode kepemimpinan saya, ada tujuh program hari kerja yang telah lama dijalankan diantaranya Senin sehat, Selasa Sadar Hukum, Rabu pendidikan dan Berbahasa Indonesia, Kamis bertani, jum”at beribadah, Sabtu Pariwisata dan Minggu bersih dusun. Selain itu juga kita ada beberapa pelayanan administrasi yang bersifat keliling (mobile)/ jemput bola dengan tujuan agar warga masyarakat yang ada di daerah daerah tidak bersusah payah datang ke kota guna mengurus administrasi, antara lain: Ratna Pandusima (Pelayanan Administrasi untuk pembuatan KTP, KK, Akte), larasita (pelayanan pembutan Sertifikat Tanah), Paryati (Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan/PBB), Parsih (Pelayanan pembayaran rekening air Bersih), putri Kresna ( Pelayanan Persyaratan Administrasi warga yang akan bekerja ke luar negeri/TKI) serta Layangmas (pelayanan untuk melihat zona industri, pertanian, pariwisata dan pertanahan),” Jelas Bupati. “ Beberapa pelayanan di Karanganyar ini, sengaja kita buat dengan menggunakan nama Jawa dengan tujuan agar mudah diingat oleh masyarakat dan alhamdulillah beberapa pelayanan kita telah masuk MURI dan menjadi percontohan daerah lain,” tambahnya. ad+in

Read More

Proyek Jalan Layang Ditarget Rampung 2015

Proyek pembangunan jembatan layang atau fly over Palur ditargetkan rampung pada pertengahan 2015. Kini, proyek tersebut mulai dikerjakan kembali setelah masa pemeliharaan selama sekitar satu tahun.

Pernyataan ini diungkapkan Sekda Karanganyar, Samsi saat ditemui di kantornya, Jumat (29/11/2013). Menurutnya, waktu pengerjaan proyek pembangunan fly over dilaksanakan selama 18 bulan dengan anggaran senilai Rp82 miliar. Dengan kata lain, proyek tersebut ditargetkan kelar pada pertengahan 2015 mendatang. “Pengerjaan proyek selama 18 bulan, namun kalau bisa dirampungkan pada akhir Desember 2014,” katanya, Jumat siang.

Saat ini, pelaksana proyek telah siap mengerjakan kembali proyek pembangunan fly over. Sejumlah alat berat pun telah disiapkan di lokasi pengerjaan proyek pembangunan fly over.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan penanggung jawab pengerjaan proyek pembangunan fly over.  Lelang proyek pembangunan fly over telah dilaksanakan yang dimenangkan PT Wijaya Karya. “Sesuai jadwal, proyek pembangunan fly over kembali dikerjakan pada awal Desember. Alat-alat beratnya juga sudah disiapkan,” papar Samsi.

Sementara proses pembebasan lahan milik warga dilakukan secara berkelanjutan. Petugas tim satuan kerja (satker) pembebasan lahan Kementerian Pekerjaan Umum masih mengukur luas tanah milik warga yang terkena proyek pembangunan fly over. Dalam waktu dekat, para warga diminta menyerahkan sertifikat sehingga pembebasan lahan kelar.

Untuk mengatasi  kemacetan arus lalu lintas, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar. Sebab, dipastikan pengerjaan proyek pembangunan fly over mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. “Kami harap agar warga memaklumi proyek pembangunan fly over lantaran nantinya akan dikerjakan pada malam hari.”

Sementara itu, Camat Jaten, Titik Umarni, menyatakan pihaknya bersama tim satker pembebasan lahan telah mengumpulkan warga yang lahannya terkena proyek pembangunan fly over beberapa pekan lalu. Hasilnya, para warga diminta menyerahkan fotokopi sertifikat tanah dan kartu keluarga (KK) untuk pengukuran lahan yang terkena imbas proyek fly over.

Setelah pengukuran rampung, pihaknya akan mengumpulkan kembali para warga untuk membahas harga ganti rugi lahan. “Jadi belum ada kesepakatan terkait ganti rugi lahan, nanti akan ada pertemuan lagi dengan tim satker,” pungkas Titik.

Sumber : http://www.solopos.com

 

Read More
DSC_0134 (FILEminimizer)

Pelatihan Open Source Software

DSC_0134 (FILEminimizer)

Pelatihan OSS Kabupaten Karanganyar di Ruang Broadband Learning Center Setda Kab. Karanganyar

Sebanyak 4o peserta dari perwakilan Badan / Dinas / Kantor se Kab. Karanganyar dan Sekwan serta Sekda Kab. Karanganyar mengikuti pelatihan Open Source Software. Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 26 – 30 November 2013 yang terbagi dalam 2 kelompok masing-masing 20 orang selama 2 hari.

Pembukaan pelatihan OSS tersebut, hadir Assisten Pemerintahan Dra. Any Indrihastuti, MM yang mewakili Bupati Karanganyar yang disaat yang bersamaan ada tugas lain. Dalam sambutan Bupati Karanganyar, yang dibacakan oleh Any mengatakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan terima kasih kepada segenap Panitia Pelatihan Open Source Software (OSS) yang telah mempersiapkan segala sesuatunya guna kelancaran pelaksanaan acara. Semoga pemahaman seluruh SKPD di Kabupaten Karanganyar tentang pemanfaatan perangkat lunak legal berbasis Open Source ini menjadikan upaya guna mensukseskan Karanganyar Go Open Source.

Pelaksanaan pelatihan ini merupakan salah satu tidak lanjut dari Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tentang Pemakaian dan Pemanfaatan Penggunaan Piranti Lunak Legal dilingkungan Instansi Pemerintah dan Juga berkaitan erat dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tentang Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal Berbasis Open Source, yang pada akhir tahun 2010 seluruh Kantor Pemerintahan ditargetkan harus sudah Menggunakan Perangkat Legal.

Upaya ini dilakukan karena keberadaan OSS, dipandang sebagai solusi menyeluruh bagi strategi pengembagan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Pandangan ini tidak berlebihan karena Open Source Software (OSS) merupakaan perangkat lunak yang dikembangkan secara gotong royong dan menggunakan kode program yang tersedia secara bebas.

Pelatihan Open Source Software kali ini panitia mengundang tim ICT Center dari FKIP Internet Center and Open Source UNS (FICOS) sebagai pembicara sekaligus intruktur pelatihan. ad

Read More

Upacara peringatan HUT KORPRI KE-42

DSC_0044 (FILEminimizer)

Suasana Upacara Peringatan HUT Ke-42 Korpri Kab. Karanganyar

Karanganyar, 29 November 2013 –  Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Upacara dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dan bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar H. Usman, SH., MH. Hadir sebagai peserta upacara perwakilan anggota Korpri se-Kab. Karanganyar

Dalam amanatnya, Usman membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI. Presiden menilai tema HUT KORPRI tahun ini “Dengan Profesionalisme dan Netralitas, KORPRI Mendukung Keberhasilan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Untuk Menjaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” sangat tepat karena saat ini, profesionalisme dan netralitas dalam pelaksanaan reformasi birokrasi sangat penting bagi tercapainya keberhasilan pembangunan nasional, utamanya dalam menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air. Presiden juga mengapresiasi Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, yang telah menjalankan sistem telang jabatan untuk menghasilkan pejabat yang benar-benar mampu bekerja keras dan memberikan pelayanan prima kepada rakyat. Sistem lelang’ jabatan ini, insya Allah dapat memfasilitasi percepatan pembentukan tatanan pemerintahan yang makin bersih, makin transparan, dan makin berwibawa.

Diakhir acara dilakukan penyerahan piala pemenang lomba pengucap Panca Prasetya Korpri oleh inspektur upacara kepada Sulfan Fairawan, AMK Anggota Korpri Sub Unit RSUD Karanganyar sebagai juara 1, Melania Kusprihatin, SE anggota Korpri Sub Unit Dinas Pariwisata Karanganyar sebagai juara 2 dan Endang Setyowati, SE anggota Korpri Sub Unit Kecamatan Jatipuro sebagai kuara 3. ad

Read More
DSC_0033 (FILEminimizer)

412 Balon Kades Karanganyar Siap Ikuti Test

DSC_0033 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar saat berikan arahan kepada bakal calon kepala desa.

Sebanyak 412 bakal calon Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar akan mengikuti ujian tertulis sebagai syarat lulus tidaknya maju dalam pemilihan Kepala Desa yang akan berlangsung bulan Desember 2013. “ ada 91 kekosongan sehingga jumlah 412 balon kades di 16 Kecamatan se Kab.Karanganyar yang siap mengikuti test tertulis,” lapor Ketua Panitia Penyelenggara.

“ Saya pesan kepada setiap balon kades yang hadir ini , bila telah berlangsung pemilihan, ada yang tidak menjadi kades mau tidak mau ya harus legowo, demikian pula yang dipercaya untuk menjadi kades ya harus bekerja dengan baik. Menjadi seorang Kades harus jadi panutan warganya, memiliki tanggung jawab besar, karena yang memilih jadi kades itu ya warganya sendiri,” terang Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahnnya kepada bakal calon Kades di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (25/11).

“Kepada tim penguji, tim seleksi test, saya ingatkan jangan sekali-kali meminta uang kepada balon, hal ini jangan sampai terjadi. Test ini harus berjalan murni. Balon juga jangan sampe melakukan pendekatan kepada siapa-siapa. Percaya kepada diri sendiri dan pasrahkan semua kepada Yang Di Atas,” tambahnya. ind+ad

Read More
DSC_0066 (FILEminimizer)

Peletakan Batu Pertama Masjid Al Maming 20 Gondangrejo

DSC_0066 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar didampingi SKPD Saat Peletakan Batu Pertama Masjid Al Maming Wonorejo, Gondangrejo

Peletakan Batu Pertama – Bupati Karanganyar, Rina Iriani, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Maming 20, di Desa Ceplukan RT. 03 RW. 17 Wonorejo, Gondangrejo Karanganyar, Sabtu (23/11). Adapun lokasi pembangunan Masjid Al Maming 20 tersebut merupakan tanah wakaf pak Sukino (40) yang berprofesi sebagai tukang becak. ad+dt

Read More