Category: Lain-lain

DSC_2167

Ulang Tahun PWRI Ke – 56

Sambutan Sekda Kabupaten Karanganyar dalam acara HUT PWRI Ke- 56

Karanganyar, Rabu (25/07)

Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Cabang Karanganyar memperingati Hari Ulang Tahun ke 56 dengan tema, “Purna Bakti Tangguh Dalam Pengabdian Pembangunan Bangsa”. Dengan puncak acara yang ditandai potong tumpeng. Acara tersebut di selenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (25/07).

Sambutan Ketua PWRI Cabang Karanganyar Drs.H. Djatmiko bahwa pada tanggal 24 Juli 1962 ditetapkan menjadi hari lahirnya PWRI, untuk mengenang jasa para pendiri pada tanggal 23 Juli dilaksanakan ziarah di tempat Bapak Disman Dirjo Subroto yang bertempat di Matesih. Dalam rangka HUT ini yang terpenting adalah intropeksi. Semoga organisasi ini makin jaya dan menjadi wadah bagi pensiunan TNI, POLRI juga pegawai negeri sipil yang menyenangkan, dinamis serta mampu mengembangkan program kegiatan yang bisa menambah persatuan dan kesatuan serta kesejahteraan lahir batin bagi seluruh anggota dan keluarga Bangsa Indonesia pada umumnya.

Sementara Sekretaris Daerah Drs. Samsi, M.si menyampaikan, bahwa Pilkada di Kabupaten Karanganyar ini partisipasinya urutan ketiga tingkat Propinsi Jawa Tengah tak lepas peran serta dari para pensiunan.

“Forum ini sangat bermanfaat bagi para pensiunan, mereka memiliki samben sek kepenak yang bermanfaat, menambah silaturahmi dan juga bisa berbagi ilmu dalam berbagai hal”, pungkasnya.

Demikian Diskominfo (Ina/Adt)

Read More
DSC_0510

Seminar High Definition (HD) Bagi Pelaku Usaha Video Shooting di Kabupaten Karanganyar

diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan peserta Seminar HD, Selasa Siang (24/07)

Karanganyar – Seminar tersebut diadakan oleh Komunitas Video Shooting (Kovika) Karanganyar dan dihadiri oleh para pelaku pengusaha video shooting yang ada di Kabupaten Karanganyar. Kovika Karanganyar yang memiliki anggota sebanyak 125 orang melihat potensi penggunaan media HD masih belum menggeliat, terbukti para pelaku usaha tersebut masih berfokus pada penggunaan teknologi VCD atau DVD.

Adapun maksud tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menjawab tantangan dan mendapatkan motivasi serta belajar mengenai teknologi tentang multimedia yang semakin cepat perkembangannya. Pembicara seminar HD ini berasal dari orang teknis yakni Tim Sony Malang dan Tim Mavic (Malang Video Shooting Community) sehingga benar – benar mengetahui kondisi di lapangan, pada seminar itupun dipajang beberapa peralatan multimedia penunjang video shooting HD sehingga peserta seminar bisa  mengetahui cara menggunakan dan fungsi peralatan tersebut.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak para pelaku usaha untuk fokus, konsisten dan professional dalam mendalami profesi jasa video shooting. Pemerintah Kabupaten Karanganyar pun siap membantu Kovika untuk mengaplikasikan teknologi terbaru multimedia tersebut di Kabupaten Karanganyar, hal ini dilakukan supaya layanan dokumentasi warga Karanganyar dapat terlayani dengan baik.

“Saya mengajak Kovika untuk berpikir maju dan saling bekerjasama serta menghindari persaingan tidak sehat demi kesuksesan bersama”, ujar Juliyatmono dihadapan peserta Seminar “Sinau Bareng” HD di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Siang (24/07)

Sementara itu Ketua Panitia Suwandi mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan dukungan luar biasa dari Kovika diluar daerah, terbukti dengan hadirnya Kovika Malang, Kediri, Surabaya dan Salatiga. Demikian DIskominfo (ad/an)

Read More
DSCF6683

DPRD Karanganyar Umumkan Rohadi Widodo Mundur Dari Wakil Bupati Karanganyar

kominfo

Suasana Sidang Paripurna DPRD Masa Sidang III dengan Agenda Pengumuman Pemberhentian Wakil Bupati Karanganyar

Karanganyar – Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua DPRD Karanganyar Nomor 170/269.3/2018 Tertanggal 23 Juli 2018 Tentang Pemberhentian Wakil Bupati Karanganyar Masa Jabatan Tahun 2013 – 2018. Rapat paripurna DPRD Karanganyar Masa Sidang III dilangsungkan di Ruang Paripurna, Senin Siang (23/07) dan dihadiri oleh jajaran Forkompinda, Pimpinan Perangkat Daerah serta Direktur BUMD yang ada di Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam wawancaranya dengan rekan media sesaat setelah rapat paripurna usai mengatakan kekosongan Wakil Bupati yang ditinggalkan dipastikan tidak akan diisi karena sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni kurang dari 18 bulan sisa masa jabatan, pengunduran diri saudara Rohadi Widodo terhitung hanya menyisakan 5 bulan dari masa jabatan yakni berakhir Desember 2018.

“Informasi yang saya terima, pengunduran diri saudara Rohadi Widodo terkait dengan majunya yang bersangkutan untuk menjadi calon legislatif pada pileg 2019 nanti”, Kata Juliyatmono

Sehingga saya harapkan, SK Kemendagri terkait pengunduran diri saudara Rohadi Widodo cepat untuk diterbitkan mengingat kelengkapan administrasi untuk persyaratan maju dalam Pileg 2019 nanti adalah akhir Juli 2018.

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan bahwa Rohadi Widodo selama menjabat sebagai Wakil Bupati Karanganyar merupakan partner yang baik. Hampir dipastikan, kedua pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2013 – 2018 tersebut tidak pernah meninggalkan satu agenda secara sendiri-sendiri, dalam giat apapun selalu datang bersama, sehingga hubungan keduanya bisa dikatakan sejoli tidak mengenal mekanisme protokoler.

“Rohadi Widodo adalah sosok yang cepat belajar, responsif, dan bertalenta”, kenang Juliyatmono

Sementara itu, Adhe Eliana Wakil Ketua DPRD Karanganyar saat membacakan pengumuman pengunduran diri Wakil Bupati Karanganyar berdasarkan surat dari Rohadi Widodo Nomor 800/3.903.1.1 Tanggal 16 Juli 2018 perihal pengunduran diri sebagai wakil bupati karanganyar telah sesuai dengan mekanisme merujuk UU 9 / 2015 tentang Perubahan Kedua Atas UU 23 / 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP Nomor 12 / 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Propinsi, Kabupaten dan Kota. Untuk itu Rapat Dewan Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar memutuskan mengumumkan pengunduran diri Rohadi Widodo sebagai Wakil Bupati Karanganyar atas permintaan sendiri.

Proses selanjutnya akan kami kirimkan Surat ini kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Propinsi Jawa Tengah untuk mendapatkan Surat Keputusan Pemberhentian Rohadi Widodo sebagai Wakil Bupati Karanganyar. Demikian DIskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_1786

Penglolaan Keuangan Terbaik Nomor Dua Se Indonesia

DISKOMINFO

Upacara hari Bhakti Adiyaksa ke 58 dipimpin oleh Kajari Karanganyar Suhartoyo di Halaman Kantor Kajari Karanganyar, Senin (23/7).

 

KARANGANYAR – 23 Juli 2018

Kejaksaan Negeri Karanganyar mendapatkan kado istimewa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Di hari bakti Adiyaksa ke 58 tersebut, Kejaksaan mendapatkan penghargaan sebagai institusi  Pengelolaan Keuangan Terbaik nomor dua se Indonesia. Ditambah lagi kinerja terbaik nomor dua tingkat Jawa Tengah.

“Itu yang mengeluarkan BPK untuk pengelolaan keuangan terbaik nomor dua. Pembenahan-pembenahan internal terus kami upayakan agar kami menjadi lembaga penegakkan hukum yang handal dan baik,” papar Kajari Karanganyar, Suhartoyo usai menggelar upacara hari adhiyaksa ke 58 dan ikatan adhiyaksa dharmakarini ke 18 di halaman kantor kejaksaan.

Dia menambahkan di tahun 2018 ini dari 123 kasus tindak pidana umum, sudah diselesaikan 118 kasus. Sisanya pra penuntutan dan penuntutan. Tarkait tindak pidana korupsi, Suhartoyo tahun 2018 ada satu kasus dalam tahap penyelidikan, nilainya sekitar Rp 1 miliar. Ketika didesak wartawan terkait kasus apa ? Suharyoto hanya menyatakan kasus ini dilakukan oleh ioknum kades terkait aset desa. “Kasus edupark telah selesai. Saat ini kejaksaan juga tengah penyelidikan kasus pengembangan dari edupark,” imbuhnya.

Selain itu, Kajari mengatakan untuk kasus uang pengganti dan denda yang dilakukan mantan bupati Karanganyar Rp 8,3 miliar sudah ditangani. Termasuk pihaknya juga ada tim 4 D yang membantu pemerintah daerah dalam proyek pembangunan. Dari 191 permohonan pendampingan proyek, hanya 5 pekerjaan yang didampingi  oleh Kejaksaan. “Tidak semua proyek harus didampingi. Sebab yang kami dampingi proyek bersifat strategis,” imbuhnya.

Peringataan ini menjadi moment untuk terus evaluasi dan perbaikan ke internal. Peringatan hari bakti adhiyaksa ke 58 mengambil adalah untuk berbakti dan berkarya setulus energi.   Penegakkan hukum menjadi pilar utama membangun negeri. Sehingga pengelolaan profesional harus terus dilakukan demi kejayaan negeri. (hr/ard)

Read More
DSC_1501

Hari Bakti Adhiyaksa, Kejaksaan Lakukan Ziarah Makam Pahlawan

Hari Bakti Adiyaksa ke-58, Kejaksaan Mengadakan Ziarah ke Makam Pahlawan Karanganyar, Sabtu (21/07)

KARANGANYAR – 21 Juli 2018

Rangkaian hari bakti Adhiyaksa ke 58, Kejaksaan Negeri Karangayar menggelar doa dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Sabtu (21/07). Sebelum tabur bunga, aparatur penegak hukum itu melakukan upacara di areal taman makan pahlawan tersebut. Upacara dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo SH, M.Hum.

Usai upacara, Kejari memimpin tabur bunga di 131 makam para pahlawan membela kemerdekaan RI.  Di Makam Suparman, Kajari duduk dan berdoa 5 menit untuk pahlawan yang pertama kali dimakamkan di taman Makam Pahlawan tersebut. Selanjutnya

Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar Suharyoto Melakukan Tabur Bunga di Makam Suparman

diikuti seluruh jajaran korps baju coklat tersebut.

“Hari Bakti Adhiyaksa ke 58 dan ikatan Adiyaksa Dharmakarini ke 8 ini kami terus berkomitmen untuk penegakkan hukum di Karanganyar. Kami terus berupaya agar Kejaksaan Negeri Karanganyar dapat dipercaya, obyektif dan pro aktif terhadap kasus,” papar Kajari, Suhartoyo kepada Karanganyar news.

Pihaknya meminta aparatur daerah juga tidak usah ragu untuk melakukan pembangunan di Karanganyar. Sebab tim 4 D dari Kejaksaan akan membantu dan mendampingi proses pembangunan. “Para pembuat komitmen dan pejabat tinggi tidak usah ragu. Kami akan mengawal dan mendampingi proses pembangunan di Karanganyar,” imbuhnya. (hr/Ard)

Read More
spbe1

Hasil Evaluasi Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Terkelola Baik

diskominfo

Tim Pengendali SPBE

Skor indeks kematangan hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kabupaten Karanganyar saat ini mencapai 2,05  atau kategori Terkelola. Penilaian ini dilakukan secara mandiri untuk memotret kondisi riil implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam penyelenggaraan pemerintahan di masing-masing perangkat daerah. Penilaian ini bukan untuk kepentingan kompetisi, namun lebih kepada evaluasi salah satu langkah menuju terwujudnya agenda reformasi birokrasi.

Pencapaian skor indeks kematangan hasil SPBE tersebut disampaikan pada saat Rapat Koodinasi Penguatan Implementasi  SPBE, Rabu, 18 Juli 2018. Untuk bisa mencapai kategori optimum dengan skor 5, dibutuhkan kerja keras Tim Pengendali SPBE dan dukungan dari seluruh perangkat daerah. “SPBE ini merupakan PR kita bersama, bukan agenda sektoral dan harus disupport oleh seluruh pemangku kepentingan atau perangkat daerah.Tanpa dukungan stakeholder keberhasilan tim ini kurang optimal,” ujar Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Drs. Agung Tjahjo nugroho,MM.

Rakor yang diselenggarakan di Podang I Setda Kabupaten Karanganyar ini diikuti oleh anggota tim yang berasal dari Bupati,Sekda, Asisten Pemerintahan, Asisten Administrasi, Kepala Diskominfo, Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda, Kepala Baperlitbang,Kepala BKD, Kepala BLPSDM, Kepala Disarpus, Kepala DPMPTSP, Kepala Disdukcapil,Kabag Pemerintahan Setda, Kabag Hukum, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda dan Sekretaris Diskominfo. Tim bertugas mengawal perencanaan implementasi SPBE,mengawal kebijakan penerapannya,  melaksanakan evaluasi secara berkala terhadap penerapan SPBE di lingkungan Pemda.

Penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik atau e-Goverment di tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, kini sudah menjadi keniscayaan untuk bisa memberikan kualitas pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat. Penyelenggaraan birokrasi berbasis elektronik menyasar penggunaan dilingkungan intern pemerintah seperti aplikasi pengelolaan keuangan, aplikasi kepegawaian, aplikasi pengelolaan aset dan lain sebagainya. Adapun berbagai aplikasi juga diciptakan untuk peningkatan pelayanan publik agar masyarakat makin mudah, murah dan transparan dalam mendapatkan pelayanan.

Satria, seorang videographer juga merasakan kemanfaatan atas adanya aplikasi yang dilaunching pemerintah. “Saya pakai aplikasi Awesome Karanganyar untuk mengakses lokasi-lokasi wisata di Karanganyar, soalnya suka bikin video jadi butuh informasi lokasi-lokasi wisata baru di Karanganyar,”terangnya.

Hasil evaluasi implementasi SPBE akan segera dilaporkan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk mendapatkan verifikasi. (sf).

Read More
DSC_0794

Dwi Astuti dan Muhammad Ihksanudin Bawa Pulang Sepeda

Diskominfo

Dwi dan Ikhsan ketika maju ke panggung dan diberi pertanyaan oleh Presiden Ir.Joko Widodo setelah pidato sambutannya dalam acara Groundbreaking Pondok Pesantren Majlis Tafsir Al Qur’an (MTA) di Desa Pojok Kecamatan Mojogedang

KARANGANYAR – 15 JULI 2018

Dua warga Karanganyar mendapatkan hadiah sepeda dari Presiden Jokowi pada saat groundbreking Ponpes MTA di Desa  Pojok, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar. Yakni Dwi Astuti, anggota cabang MTA Cabang Jenawi. Pemudi ini berhasil menjawab pertanyaan presiden tentang lima sila dalam Pancasila.

“Pancasila adalah pemersatu Indonesia. Maka sebutkan sila-sila yang ada dalam Pancasila,” papar Presiden Jokowi.

Dengan tegas, pemudi ini menjawab dengan lantang ke lima sila dalam Pancasila. “Jawaban benar dan tegas. Dapat hadiah sepeda,” imbuh Presiden.

Hadiah sepeda kedua diterima oleh Muhammad Ihksanudin. Penyuluh agama Kecamatan Mojogedang ditanya Presiden soal suku bangsa di Indonesia. “Negera kita terdiri dari 714 suku. Sebutkan 10 suku saja di Indonesia,” ucap mantan walikota Surakarta tersebut.

Selanjutnya Ihksanudin menjawab Suku Kaili, Suku Madura, Suku Jawa, Suku Batak, Suku Sasak, Suku Sunda, Suku Toraja. “Suku Sampit,” ucapnya sambil ditertawai audiens. Suku Betawai, lanjutnya. Suku Asmat, Suku Badui. (Hr/Ard)

Read More
KOMINFO

Kelompok Tani Ternak Subur Lestari Wakili Karanganyar di Lomba  Tingkat Propinsi

Kandang ternak Kelompok Tani Subur Lestari yang akan di nilai oleh Tim Penilai Provinsi

Karanganyar, Kamis 12 Juli 2018

Kelompok tani ternak subur lestari Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu terpilih mewakili Kabupaten Karanganyar untuk lomba kelompok tani ternak berprestasi tingkat Jawa Tengah.

Pengolahan kompos dan peningkatan populasi menjadi andalan pemaparan dari kelompok ternak subur lestari maju. Hal tersebut disampaikan Ketua Kelompok Tani Subur Lestari, Hendrik Mulyoto saat memaparkan dihadapan tim penilai kelompok ternak berprestasi dari Propinsi Jawa Tengah di Sekretariat Kelompok Tani Subur Lestari Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu, Rabu (11/7) kemarin.

Menurut Hendrik, dengan memanfaatkan luas area sekitar 4000 meter persegi dari tanah kas Desa Pandeyan. Populasi sapi kelompok ternak terus mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir. Hal ini dikarenakan peternak rutin menjaga kebersihan kandang dan kesehatan sapi.

“Awalnya tahun 2015 berjumlah 36 ekor kemudian tahun 2016 meningkat menjadi 82 sapi dan untuk 2017 mencapai 112 ekor. Kenaikan mencapai 30 persen,”terangnya.

Ditambahkannya peningkatan jumlah populasi dari kelompok ternak subur lestari bekerjasama dengan tim kesehatan dari Dinas Peternakan.

“Untuk sapi kita rutin melakukan pemeriksaan secara berkala. Pengobatan diluar kemampuan para peternak biasanya ditangani langsung di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan),”katanya.

Hendrik mengatakan produk yang dihasilkan dari kelompok tani subur lestari yakni anakan sapi atau pedhet. Ini sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan dari pemerintah dan meningkatkan populasi ternak sapi.

“Pemeliharaan sapi dikalangan p[eternak hampir rata-rata dengan penggemukan. Hasilnya selain untuk pemenuhan daging di Karanganyar juga peningkatan kesejahteraan anggotanya,”jelasnya.

Ia juga menjelaskan untuk hasil limbah populasi sapi telah diolah dengan baik. Hasilnya berupa pupuk organik atau kompos.”Kita terus melakukan pembinaan terhadap para anggota. Apalagi permintaan pupuk organik terus meningkat di masyarakat,”terangnya.

Demikian Diskominfo (yg/ind)

 

Read More
DSC_4616

FKPPI Karanganyar “Ujung Tombak” Mengawal 4 Pilar Berbangsa.

diskominfo

Suasana Pelantikan Pengurus Badan Bela Bangsa Oleh Ketua FKPPI Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo

Karanganyar – Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI) Kabupaten Karanganyar mengadakan halal bi halal sekaligus pelantikan Pengurus Badan Bela Bangsa, Selasa Siang (10/07) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut FKPPI Prop Jawa Tengah, Polres Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar, Perwakilan FKPPI se Solo Raya, Ormas Hipakad, dan Alumni Menwa Karanganyar serta Purnawirawan (veteran).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Agus Cipto Waluyo mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengatakan FKPPI sebagai organisasi putra putri purnawirawan dan putra putri TNI Polri memiliki tugas yang berat yakni mengamalkan 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, untuk itu FKPPI perlu bersinergi dengan Pemerintah maupun ormas seperti Hipakad maupun alumni mahasiswa demi terwujudnya Indonesia maju.

“Nilai – nilai perjuangan Bangsa Indonesia yang baik, harus kita hargai dan lestarikan dalam mengisi pembangunan Indonesia kedepan”, kata Agus Cipto

Ditambahkan, Agus Cipto Waluyo yang juga merupakan Ketua FKPPI Kabupaten Karanganyar menilai FKPPI Karanganyar perlu segera membentuk rayon di tingkat kecamatan. Hal ini dilakukan agar FKPPI dapat mengembangkan sayap serta menjadi ujung tombak dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Karanganyar.

“Pertemuan hari ini juga menjadi momentum FKPPI Karanganyar untuk berkonsolidasi internal dalam memahami tugas dan fungsi organisasi”, tambah Agus Cipto

Ditengah acara diadakan pelantikan Pengurus Badan Bela Bangsa masa bakti 2016 – 2021 oleh Ketua FKPPI Kabupaten Karanganyar, dengan susunan pengurus sebagai berikut : Ketua Dwi Hartanto, Wakil Ketua I : Darmoko dan Wakil Ketua II : Dahono. Pelantikan dimulai dari pembacaan Surat Keputusan Ketua FKPPI Propinsi Jawa Tengah kemudian penyematan Pin kepada Pengurus Badan Bela Bangsa yang baru saja dilantik.

Demikian DIskominfo (ad/ina)

Read More
DSC_0194

3 Pria Istimewa Dapat Penghargaan Dari Polres

Tiga pria istimewa mendapatkan penghargaan dari Polres Karanganyar karena dedikasi membantu tugas polisi dalam menjaga keamaan dan ketertiban. Dari (kiri-kanan) Sutrisno (macanan), Hery Sutrisno (Palur), Sunarso (Segorogunung)

 

KARANGANYAR – 11 Juli 2018

 

Tiga laki-laki istimewa mendapat perhatian khusus dari Polres Karanganyar. Tiga pria itu adalah Sutrisno, warga Jasan, Macanan, Kebakramat, Hery Sarjianto, Palur Kulon, Mojolaban, Sukoharjo dan Sunarso, Mener, Desa Segorogunung, Ngargoyoso menerima penghargaan dari Kapolres Karanganyar dalam upacara HUT Bayangkara ke 72. Ketiga berperan aktif membantu polisi menjaga ketertiban dan ketentraman di bumi intanpari.

Lebih rinci lagi, peran Sutrisno adalah pelopor pembangunan rumah Babinkantibmas secara swadaya atau gotong-royong. Sementara penghargaan kepada Hery Sarjianto berkat membantu polisi mengungkap kasus pencurian dan pemberatan. Bapak dua ini juga berhasil menangkap dua orang pelaku dan barang bukti 1 unit mobil Xenia dan 1219 bungkus rokok ilegal. Selanjutnya, Sunarno berperan aktif dalam mendukung terbentuknya kampung anti miras dan menjadi duta anti miras dengan menyampaikan himbauan kamtibmas secara langsung dan media. “Selamat kepada tiga orang yang telah berperan aktif membantu tugas polisi menjaga ketertiban dan kentraman,” papar Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto di sela-sela memberikan penghargaan.

Sementara amanat Presiden RI, yang dibacakan Pembina upacara, AKBP Henik Maryanto dihadapan ratusan peserta upacara. Henik mengatakan peringatan hari bayangkara ke 72 tahun ini ada kabar baik. Sebab dunia internasional telah menempatkan Indonesia ke dalam daftar 10 negara teraman di dunia. “Berdasarkan LAW and order index yang dikeluarkan oleh lembaga riset internasional Gallup’s law and order. Kita masuk dalam 10 negara teraman didunia.,” imbuhnya.

Menurutnya, hal ini sebuah capaian yang membaggakan semua pihak. Sebuah capaian yang harus dijaga dan dipertahankan. Sebab capaian itu merupakan kinerja semua masyarakat dan tentu didalamnya ada peran anggota polri. “Saya berharap anggota polri untuk tidak berpuas diri karena ke depan tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Jangan sampai lengah dalam menjalankan tugas. Masih banyak agenda internasional menanti seperti Asian Gemes,” tambah Henik. (hr/ina)

Read More