Category: Lain-lain

DSC_0129

Seminar Bonus Demografi

DSC_0391

Suasana Seminar Bonus Demografi BPPKAB Karanganyar

DSC_0129

Bupati Karanganyar Juliyatmono Keynote Speaker Dalam Seminar Bonus Demografi

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak keluarga Berencana (BP3AKB) bekerja sama dengan Yasasan Cipta Cara Padu Foundation mengadakan seminar dalam rangka program Advance Family Planning dengan tema “Mengoptimalkan dan memanfaatkan potensi bonus demografi untuk bersama memajukan Kabupaten Karanganyar”. Diadakan di Hotel Taman Sari karanganyar dan diikuti oleh 53 peserta, seminar yang bertujuan untuk memperkuat Konsep-konsep dasar pemanfaatan bonus demografi ini dimulai pukul 10.00 WIB dengan mendatangkan narasumber DR. Sony Harry B. Harmadi (Kepala Lembaga Demografi UI, Jakarta).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengangkat topik tentang pemaanfaatan bonus demografi dalam penyusunan perencanaan pembangunan di Kabupaten Karanganyar. Keikut sertaan pemerintah dalam menekan pertumbuhan, bukan lain agar terkendalinya pertumbuhan dan majunya negara Indonesia di masa depan.

“Kalau pertumbuhan penduduk tidak terkendali dari sekarang, dua puluh atau lima puluh tahun lagi kalau kita masih hidup tidak bisa membayangkan Indonesia seperti apa” ujar Juliyatmono.

Perbedaan jaman menjadikan pemerintah mengambil kebijakan yang berbeda pula. Dahulu pemerintah pernah berhasil menekan angka pertumbuhan penduduk dengan mengharuskan menggunakan alat kontrasepsi tetapi sekarang dengan cara membuka kesadaran penduduk itu sendiri.

sementara itu, ketua panitia sekaligus Kepala BP3KAB Karanganyar Any Indrihastuti melaporkan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk upaya kontribusif untuk mempersiapkn diri menghadapi bonus demografi, dan sebagai media penghubung untuk instansi-instansi di berbagai bidang kemudian masyarakat pada umumnya untuk bersama menciptakan kepeduliaan terhadap fenomena kependudukan serta mampu untuk memberikan manfaat yang konkret terkait peran serta masing-masing individu maupun instansi dalam menghadapi tantangan bonus demografi. ad

Read More
DSC_0422

Kunker Komisi B DPRD Kab. Majalengka

DSC_0171

Bupati Karanganyar Juliyatmono Tukar Cinderamata Dengan Ketua Komisi B DPRD Majalengka

DSC_0422

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Selamat Datang Acara Kunker Komisi B DPRD Majalengka

Komisi B DPRD Kab Majalengka mengunjungi Kab. Karanganyar terkait permasalahan perencaan dan pengelolaan pariwisata pada Kamis (26/02) bertempat di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Samsi beserta SKPD terkait.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan memaparkan sekilas tentang Kab. Karanganyar khususnya potensi-potensi pariwisata yang ada.

“Kab. Karanganyar merupakan kabupaten paling ujung timur di Provinsi Jateng, letaknya yang berada di lereng gunung Lawu memberikan keuntungan khususnya potensi keindahan alam” ujar Juliyatmono.

Hal ini menyebabkan sektor pariwisata dapat berkembang. Untuk menjaga kelestarian alam dan mengembangkan pariwisata, Pemerintah daerah tidak berdiam diri, berbagai upaya telah dilaksanakan seperti halnya kemarin Rabu, 25/02/2015 Pemkab bersama unsur TNI, POLRI beserta pecinta alam dan OISCA Karanganyar melakukan penanaman pohon untuk kesekian kalinya di jalur pendakian Gunung Lawu. Selain itu juga Pemkab Karanganyar telah melakukan perbaikan jalan akses menuju tempat-tempat wisata.

Sementara itu Fuad Abdul Azid Ketua Komisi B DPRD Majalengka yang sekaligus ketua rombongan melaporkan bahwa rombongan kali ini berjumlah 12 orang yang kesemuanya merupakan anggota DPRD Komisi B Kab. Majalengka dan 5 orang dari Sekretariat Dewan DPRD Majalengka. Dengan akan dibangunnya bandara internasional di Kab. Majalengka, maka akses ke Kab. Majalengka akan semakin mudah. Untuk itu Majalengka dituntut untuk mempersiapkan diri termasuk didalamnya adalah mempersiapkan sektor wisata. Ini yang menjadi dasar tujuan kunjungan mereka di Kab. Karanganyar.

“Pariwisata Karanganyar sudah sangat terkenal, tidak salah jika kami memilih destinasi disini untuk belajar”, tegas Abdul Azid. ad

Read More
DSC_0367

Pembekalan KPID Jateng Kepada Kelompok Pemantau Siaran

DSC_0367

Siaran SWIBA FM “Bupati Menyapa”

DSC_0387

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memberikan Sambutan Saat KPID Jateng Mengkunjungi SWIBA FM, Rabu 24/02

Radio dan Televisi sebagai lembaga penyiaran diberi mandat untuk menggunakan tehnologi frekuensi, namun harus mementingkan kepentingan publik. Hal ini merujuk pada dasar hukum Undang – Undang 32 tahun 2002 tentang frekuensi adalah milik publik, dikelola oleh negara dan dimanfaatkan sebaik – baiknya oleh masyarakat. Kebebasan dan kemerdekaan dalam siaran harus tetap relevan dengan fungsi media itu sendiri, dalam artian siaran tersebut menginformasikan sesuatu secara layak dan benar, mendidik, menghibur secara sehat, melakukan kontrol dan merekatkan sosial, menumbuhkan ekonomi serta memperdulikan budaya lokal. Hal tersebut disampaikan oleh Mulyo Hadi Purnomo selaku koordinator Bidang Penindakan dan Pembinaan isi siaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah pada Pembekalan Penyiaran kepada kelompok pemantau siaran, Selasa (24/02) di Radio Swiba Karanganyar yang dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Perlunya pengawasan dan literasi media

Negara menguasai spektrum frekuensi yang digunakan untuk penyelenggaraan penyiaran guna sebesar – besarnya kemakmuran rakyat. Akibat kepentingan bisnis, lembaga penyiaran berpotensi melakukan penyimpangan melalui program siaran yang disajikan. Agar lembaga penyiaran dapat berfungsi dan memberi kemanfaatan kepada masyarakat maka perlu diatur, dikontrol dan diawasi melalui program siaranya. Karena tidak semua lembaga penyiaran yang jumlahnya semakin banyak bisa terjangkau oleh pantauan KPID sehingga perlu keterlibatan masyarakat. Sesuai dengan pasal 52 Undang – Undang Penyiaran bahwa setiap warga Indonesia memiliki hak, kewajiban dan tanggung jawab dalam berperan serta mengembangkan penyelenggaraan penyiaran nasional,organisasi, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi dan kalangan pendidikan dapat mengembangkan kegiatan literasi dan / atau pemantauan lembaga penyiaran, masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat mengajukan keberatan terhadap program dan /atau isi siaran yang merugikan.

Kiat Melakukan Pengawasan

Sebagai masyarakat yang peduli akan pentingnya siaran dalam menyampaikan informasi agar tidak menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan KPID, maka perlu diperhatikan beberapa faktor, antara lain ; cermati program yang rawan pelanggaran ( berita tentang issue sensitif, infotainment, film kekerasan, tayangan mistis ), cermati jam siarnya ( tayangan dewasa, materi seksualitas, kekerasan, mistik) hanya boleh disiarkan pukul 22.00 – 03.00 WIB, perhatikan keterlibatan anak – anak ( anak – anak dilarang dijadikan narasumber dalam wawancara urusan rumah tangga orang tuanya, kasus hukum yang menimpa anak – anak harus disamarkan identitasnya), cermati iklan ( dilarang superlatif/ mengklaim satu – satunya, mengandung unsur menyesatkan, dan mengajarkan tuntunan yang salah seperti iklan kampanye di luar waktu kampanye). Cermati ucapan penyiar (dilarang menggunakan kata – kata cabul, mengumpat, memojokkan pihak tertentu), perhatikan lirik lagu ( dilarang bermuatan cabul, mengesankan hubungan seks, mengesankan wanita sebgai objek seks), perhatikan tayangan asing (seperti video clip lagu barat, berita mancanegara) karena regulasi penyiaran luar negeri berbeda di Indonesia.

Strategi Penguatan

Perlu adanya satu kesatuan persepsi/sinergi dan kerjasama yang baik antara KPID, Lembaga penyiaran dan masyarakat guna meminimalisir pelanggaran – pelanggaran dalam program siaran baik televisi maupun radio dengan meningkatkan intensitas pengawasan baik secara kualitas maupun kuantitas, memperlebar jaringan kelompok dengan sistem MLM, mengajak seluruh anggota masyarakat untuk kritis terhadap tayangan televisi dan siaran radio dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pengaruh media (LITERASI MEDIA) melalui program sosialisasi, workshop, seminar dsb. “Radio sebagai perekat sosial bukan alat profokatif ” , hal tersebut disampaikan oleh Tazkiyyatul Muthmainnah selaku koordinator bidang aduan dan pengawasan isi siaran KPID Jawa Tengah saat menyampaikan pembekalan materi.

Selanjutnya Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam arahannya menyampaikan bahwa kita sebagai mayarakat Karanganyar harus merasa memiliki, menampilkan yang baik dan instropeksi untuk yang lebih baik. “ Sampaikan informasi yang baik dan informasi pembangunan Kabupaten Karanganyar sehingga berdampak baik kepada masyarakat sesuai dengan visi misi Pemerintah Karanganyar yang telah menjadi Perda 5 (lima) tahun ke depan Bersama memajukan Karanganyar “. ad (ch)

Read More
DSC_0225

Dua Sekolah Mendapatkan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional

DSC_0217

Bupati Karanganyar Juliyatmono Bertindak Selaku Pembina Upacara Bodden Powell Day, Halaman Setda Karanganyar

DSC_0225

Upacara Bodden Powell Day Kab. Karanganyar Tahun 2015

DSC_0265

Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Dari Sekretaris Daerah Karanganyar Kepada Bupati Karanganyar Setelah Upacara

Memperingati Boden Powell Day, Pemkab Karanganyar pada selasa 24/2 melaksanakan Upacara bersama di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar. Upacara ini dihadiri oleh seluruh perwakilan sekolah di kabupaten Karanganyar. Boden Powell Day merupakan peringatan bagi anggota pramuka untuk mengetahui dan mengingat sejarah terbentuknya Boden Powell. Dalam perkembangannya telah mencetak para generasi muda, menjadi sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian lingkungan dan menjadi pribadi yang penuh hormat dan tanggung jawab.

“Program dan kegiatan gerakan kepramukaan akan selalu disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan pemuda di masyarakat sehingga pemuda sebagai garda depan pembangunan akan memiliki kestabilan dalam mental dan nasionalisme negara”. Ujar Juliyatmono.

Setelah upacara selesai, dilaksanakan penyerahan penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional yaitu SMPN 2 Karanganyar dan SMPN N1 Jaten dan Tingkat Kabupaten salah satunya SD 2 Ngringo, SMP 1 Tasikmadu, SMA N Jumapolo. Kemudian penghargaan lain yaitu Apresiasi Program Kampung Iklim dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diraih oleh kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar dan desa Wonorejo kecamatan Jatiyoso. ad (v3)

Read More
DSC_0365

Penyerahan Dana Siap Pakai (DSP) Tanggap Darurat Bencana

DSC_0365

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menerima Kunjungan Rahayu Saraswati Anggota Komisi 8 DPR RI, di Ruang Athurium Rumdin Bupati Karanganyar

Anggota komisi VIII DPR RI Rahayu Saraswati dan Direktur Bantuan D2 BNPB beserta staff melakukan kunjungan di Kabupaten Karanganyar pada sabtu (21/02). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) Tanggap Darurat Bencana dan peninjauan lokasi bencana di tempat pengungsian di beberapa tempat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan daerah seperti Jenawi, Kerjo, Mojogedang dan Tawangmangu rawan bencana terutama tanah longsor dikarenakan letaknya yang berada di daerah lereng dan perbukitan. Sedangkan daerah Jaten dan Kebakramat sering menjadi langganan banjir.

“Kebutuhan dana terbesar adalah disisi infrastruktur, hal ini merupakan dampak dari bencana yang sering mengakibatkan jalan tinggal separo dan jembatan putus. Dalam waktu cepat tidak mungkin menyelesaikannya, kecuali APBD kita hanya digunakan tanggap bencana”, Ujar Juliyatmono.

Sementara itu Rahayu Saraswari menjelaskan dana bantuan yang diberikan kali ini sekitar 200 juta diperuntukkan mencukupi kebutuhan bencana di Wilayah Jenawi. Sedangkan untuk relokasi ulang, struktural dan tata letak sebaiknya dikomunikasikan dahulu dengan BNPB karena lebih mengetahui sebagai pakar.

“Yang menjadikan pemikiran kami di komisi VIII DPR RI, bahwa ada panja khusus untuk penanggulangan bencana. Mereview ulang semua peraturan dan perundangan yang ada apakah masih sesuai dengan apa yang terjadi dan peraturan yang berhubungan dengan persiapan menghadapi atau mencegah bencana terjadi “, tambah Rahayu Saraswati. ad

Read More
aku

Angkudes Laik Jalan Tapi Kelebihan Penumpang

Angkudes jalur G saat masuk jurang di Dusun Banjar, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Rabu (11/02)

Kondisi angkudes jalur G saat masuk jurang di Dusun Banjar, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Rabu (11/02)

Karanganyar, Kamis (12/02/2015)
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar, telah memeriksa kondisi teknis angkutan pedesaan (Angkudes) yang mengalami kecelakaan hingga masuk ke jurang sedalam 25 meter di Dusun Banjar, Desa Gerdu, Kecamatan Matesih.
Menurut Penguji Kendaraan Bermotor Penyelia, Agus Raharjo mengatakan angkutan umum jenis mini bus, AD 1172 F, baru saja melakukan uji kelayakan pada 22 Januari 2015 dan masa uji berlaku sampai 22 Juli 2015.
“Angkutan Mitsubishi T120 itu pada waktu pemeriksaan kendaraan masih baik. Kalau sesuai ijin trayek, maksimal hanya boleh untuk 12 orang, itupun sudah termasuk supir,” kata Agus Raharjo, Kamis (12/02)
Dari informasi yang diperoleh, angkudes Jalur G, jurusan Karangpandan-Gerdu-Giribangun-Matesih-Plaosan, diperkirakan memuat sampai 39 orang atau melebihi 100 persen dari batas maksimal kapasitas penumpang.
“Selain itu cara pemuatan yang salah bisa fatal. Penumpang harus berada di dalam kendaraan. Tidak boleh bergelantungan di pintu, di atas kabin, dan di belakang,” jelasnya menambahkan.
Lebih lanjut, dia mengatakan dari pemeriksaan di lapangan tentang Angkudes yang kecelakaan pada Rabu (11/02) pukul 06.30 WIB. Sopir berusaha mengerem, hal itu di tandai dengan ada bekas pengereman sepanjang delapan meter dari jalan menurun dan berkelok. “Jadi secara teknis rem masih berfungsi dengan baik. Setelah jatuh ke sungai, mesin dan presneling lepas,” katanya.
Di sisi lain, perihal kelayakan kendaraan dia juga tidak menampik jika ada kemungkinan setelah menjalani pemeriksaan bisa mengalami kerusakan teknis.
Lebih lanjut, Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar akan melakukan pembinaan kepada supir angkutan agar mementingkan keselamatan penumpang dan diwajibkan setiap enam bulan harus melakukan uji kelayakan kendaraan. pd

Read More
DSC_0110

Lomba Foto Wisata Di Karanganyar

DSC_0110

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar mengadakan lomba foto destinasi wisata di wilayah Kabupaten Karanganyar pada tanggal 23 februari sampai dengan 17 april 2015. Kegiatan ini mempunyai maksud untuk mengenalkan destinasi objek dan daya tarik wisata kepada masyarakat luas serta menghimpun dokumen foto dari destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karanganyar. Dengan adanya perlombaan ini diharapkan bagi para pecinta fotografi untuk dapat lebih menggali keindahan alam dan wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Untuk juara pertama pada lomba fotografi kali ini akan mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp. 2.500.00 kemudian juara kedua mendapatkan hadiah senilai Rp. 1.500.000 dan terakhir juara ketiga mendapatkan hadiah Rp. 1.000.000. Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 24 April 2015 di papan pengumuman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar serta melalui Radio Swiba Karanganyar. Peserta yang dapat ikut dalam perlombaan meliputi pelajar / mahasiswa, dan masyarakat umum, peserta diperbolehkan untuk memakai kamera analog maupun kamera digital. Syarat dan ketentuan lebih lanjut bisa menghubungi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bidang Pemasaran dengan telepon (0271) 495439. ad

Untuk info lebih lanjut dapat di klik disini.

Read More
DSC_0381

Musyawarah Wilayah Pemuda Muhammadiyah ke – 16 Jawa Tengah

DSC_0381

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Membuka Muswil Pemuda Muhammadiyah Ke-16 Jateng di Kab Karanganyar, Sabtu Pagi 07/02

DSC_0373

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Selamat Datang Kepada Peserta Muswil Pemuda Muhammadiyah Ke-16 Jateng

DSC_0370

Deretan Tamu VIP Muswil Pemuda Muhammadiyah Ke-16 Jateng di Kab. Karanganyar

Upacara pembukaan Muswil pemuda Muhammadiyah ke 16 Jateng diadakan pada hari sabtu 7 Februari 2015 di Alun-alun Karanganyar. Acara ini dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Selain Gubernur Jateng, hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, Pimwil Pemuda Muhammadiyah Jateng, Forkompinda Karanganyar dan tokoh-tokoh alumni pemuda Muhammadiyah seperti mantan Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Thohari.

Dalam sambutannya Gubernur Jateng Ganjar menyampaikan bahwa Pemuda Muhammadiyah harus memberikan dorongan untuk berpartisipasi dan memberikan contoh yang baik dengan pemilihan pimpinan dengan cara musyawarah. Pembinaan dan regenerasi yang dimulai sejak dini menjadi pemuda dan pemudi bermoralitas diharapkan mampu membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan di masyarakat.

“Dengan nama musyawarah maka jangan ada voting. Musyarawah dan mufakat dengan memilih pimpinan terbaik. Jangan berebut”, pesan Ganjar

Menurut Pimwil Pemuda Muhammadiyah Jateng Rohmanto mengatakan Muswil tahun 2015 ini mempunyai agenda pokok yaitu memilih ketua dan wakil ketua masa periode 2015 – 2019. Adapun peserta Muswil Pemuda Muhammadiyah Ke-16 Jateng terdiri dari 35 kabupaten dan kota, 481 pimpinan cabang Jawa Tengah dengan total peserta 1800. Serangkaian acara telah dilalui mulai dari rapinwil, muswil dengan tiga agenda pokok evaluasi program kerja, penyusunan program kerja dan pemilihan ketua dan wakil ketua. ad

Read More
DSC_0037

Pengurus FKPPI Karanganyar Dikukuhkan

Karanganyar, Jumat (06/02/2015)

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, menyematkan lencana kepada Ketua FKPPI Kabupaten Karanganyar masa bakti 2015-2020, Agus Cipto Waluyo, Kamis (05/02) di Aula Panti Asuhan Aisyiyiah Karanganyar.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, menyematkan lencana kepada Ketua FKPPI Kabupaten Karanganyar masa bakti 2015-2020, Agus Cipto Waluyo, Kamis (05/02) di Aula Panti Asuhan Aisyiyiah Karanganyar.

Pengurus Cabang 11.27 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, Kamis (05/02) di Aula Panti Asuhan Aisyiyiah.

Mereka yang dikukuhan itu terdiri 11 pengurus, untuk masa bakti 2015-2020.Terpilih sebagai Ketua adalah Agus Cipto Waluyo. “Organisasi ini merapatkan barisan dalam turut serta membangun dan mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Karanganyar,” katanya saat sambutan setelah pengukuhan.

Sementara itu ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, ikut mengapresiasi atas terbentuknya pengurus organisasi ini. “Ini merupakan tempat bagi putra-putri purnawirawan dan putra-putri TNI-Polri untuk memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara kita,” kata Juliyatmono.

Dandim 0727/Karanganyar yang juga sebagai Dewan Pertimbangan Letkol Inf Marthen Pasunda menuturkan, masih banyak tugas kedepan bagi FKPPI Kabupaten Karanganyar, paling dekat adalah menyiapkan untuk mensukseskan Apel Besar yang akan di selenggarakan pada bulan Maret mendatang di Magelang.pd

Read More
DSC_0354

Aksi Donor Memperingati Hari K3 Kab. Karanganyar

DSC_0355

Suasana Donor Darah di Aula Dinsosnakertrans, Selasa Pagi 03/02

DSC_0353

Suasana Donor Darah di Aula Dinsosnakertrans, Selasa Pagi 03/02

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Karanganyar memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan mengadakan aksi donor darah di aula kantor Dinsosnakertrans pada hari Selasa pagi 03/02. Pelaksanaan aksi donor darah tersebut mentargetkan 100 orang peserta yang terdiri dari lingkup SKPD, BUMD, Polres, Kodim 0727, Tagana, TKST dan perusahaan yang ada di wilayah Kab. Karanganyar.

Adapun tema K3 tahun ini adalah Melalui Sistem Manajemen K3, Kita Wujudkan Indonesia Berbudaya K3 Dalam Menghadapi Perdagangan Bebas. Hal ini diharapkan tahun 2015 sebagai momentum yang tepat untuk lebih meningkatkan K3 menjadi budaya di tempat kerja dan menjadikan masyarakat Indonesia mandiri berbudaya K3. ad

Read More