Category: Lain-lain

DSC_1286_028convert

Pencanangan Gerakan Karanganyar Gemar Menabung

DSC_1248_026convert

Bupati Karanganyar Menyampaikan Sambutan Disaat Launching Gerakan Karanganyar Gemar Menabung

DSC_1253_027convert

Bupati Karanganyar Menyerahkan Buku Rekening Kepada Siswa Disaat Launching Gerakan Karanganyar Gemar Menabung

Bupati Karanganyar hari ini Jumat 29 Mei 2015 mencanangkan gerakan Karanganyar Gemar Menabung. Acara tersebut dilangsungkan di Balai Desa Matesih Kec Matesih dan dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar, Asisten Setda Karanganyar, Kepala SKPD dan Camat Camat se Kab Karanganyar serta anak-anak sekolah di sekitar Kec Matesih. Dalam acara tersebut banyak stand dari masing-masing bank untuk memamerkan produk-produk tabungan yang beraneka ragam jenisnya, mulai dari deposito berhadiah rumah hingga tabungan dengan sistem bunga harian.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa Karanganyar Gemar Menabung merupakan tindak lanjut dari program pendidikan gratis yang telah dijalankan oleh Pemkab Karanganyar. Alokasi dana pendidikan yang tadinya disiapkan oleh masing-masing rumah tangga dapat diarahkan kepada tabungan untuk masa depan. Bupati berharap dengan kegiatan ini mampu menggerakan masyarakat untuk membudayakan menabung. Kepada seluruh Camat juga disampaikan untuk mensosialisasikan gerakan menabung ini kepada seluruh lapisan masyarakat didaerah.

“Pelayanan prima hingga pelosok daerah, sehingga masyarakat mampu mengakses layanan perbankan meski dilaksanakan secepatnya.”, imbuh Juliyatmono

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Timotius melaporkan bahwa Kec Matesih merupakan kecamatan dengan indeks menabung paling tinggi dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Ini membuktikan hampir seluruh masyarakat Matesih adalah masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi. Hingga Maret 2015 ini dana simpanan masyarakat di 4 bank daerah karanganyar yaitu Bank Karanganyar, Bank Daerah, BKK Tasikmadu dan BKK Karanganyar terhimpun dana sebesar Rp. 420.397.720.000,-. ad

Read More
DSC_1270_025convert

Bupati Resmikan Kantor PNPM Mandiri Pedesaan

DSC_1255_023convert

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Kepada Hadirin Penerima Bantuan Dana Hibah Absolut

DSC_1264_024convert

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Dana Hibah Absolut

Bertempat di Gedung KPRI Rumaket Kerjo, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi SKPD terkait meresmikan Kantor Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MPd) Kecamatan Kerjo, Rabu Siang 27/05. Selain meresmikan kantor baru, juga disampaikan penyaluran bantuan dana hibah absolut tahun 2014 sebesar 174 juta yang diwujudkan dalam bantuan kambing sebanyak 42 ekor, Jambanisasi untuk 60 kartu keluarga, RTLH 7 rumah dan peralatan perbengkelan.

Buoati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa Kecamatan Kerjo merupakan akses masuk ke Kabupaten Karanganyar dari arah Kabupaten Sragen, untuk itu sarana fisik seperti akses jalan akan dilebarkan. Terlebih dengan adanya pembangunan Waduk Gondang yang rencana tahun 2017 akan terselesaikan, diharapkan mampu meningkatkan gairah perekonomian sekitar. Dengan makin dikenalnya Kecamatan Kerjo sebagai penghasil alpukat, Juliyatmono juga berharap agar masyarakat memanfaatkan ladang kosong warga untuk dibudidayakan tanaman alpukat.

“PNPM MPd tetap akan diberdayakan oleh pemerintah daerah sebagai mitra kerja dalam rangka mensejahterakan masyarakat sekitar”, imbuh Juliyatmono. ad

Read More
gue (2)

Razia Gabungan, Dapati Cukai Rokok Kadaluarsa

Petugas Kantor Bea dan Cukai Surakarta saat memeriksa rokok di salah satu toko kelontong di Pasar Jumantono, Selasa (05/06)

Petugas Kantor Bea dan Cukai Surakarta saat memeriksa rokok di salah satu toko kelontong di Pasar Jumantono, Selasa (05/06)

Karanganyar, Rabu (06/05/2015)
Razia gabungan terhadap cukai rokok yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta, mendapati sejumlah bungkus rokok yang telah habis masa berlaku cukai, Selasa (05/05/2015).
Tim gabungan menyisir ke sejumlah toko kelontong dan warung di beberapa tempat, yakni Kecamatan Matesih, Jumantono, dan Karangpandan. Ada pula yang menuju ke Kecamatan Jaten, Colomadu, dan Gondangrejo. Selain itu ke wilayah Kecamatan Kebakkramat, Mojogedang, dan Tasikmadu.
Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato setelah razia itu mengatakan, tim mendapati sembilan merk bungkus rokok yang telah habis masa berlaku cukai. Didapati ada yang produksi tahun 2012 dan 2014.
“Kami telah menegur penjual agar tidak menjualnya. Upaya kami juga terus akan menertibkan peredaran bungkus rokok tanpa cukai maupun yang telah kadaluarsa,” katanya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Pelaksana Penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta Arief Dwi Nugroho menjelaskan dilarang menawarkan atau menjual rokok polos/rokok tanpa dilekati pita cukai.
“Jika melanggar, maka sesuai pasal 54 UU No 39 Tahun 2007 Tentang Cukai. Hukumannya Pidana penjara satu sampai dengan lima tahun dan atau pidana denda dua sampai dengan sepuluh kali nilai cukai,” jelasnya.pd

Read More
DSC_1222_004convert

Kadarkum Karanganyar Juara 1 Tingkat Bakorwil 2 Propinsi Jateng

Ketua TP PKK Kab. Karanganyar Siti Chomsiyah bersama Tim Kadarkum Kab. Karanganyar Sesaat Setelah Penyerahan Piala dan Hadiah Uang Pembinaan Oleh Panitia, Senin Siang (04/05)

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, tim Kadarkum Kab. Karanganyar berhasil meraih juara 1 lomba Keluarga Sadar Hukum Ormas / TP. PKK Tingkat Bakorwil II Prop Jateng Tahun 2015. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Barkorwil II Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dengan Biro Hukum Setda Pemprov Jateng serta Kab. Karanganyar selaku tuan rumah. Adapun peserta nya meliputi Kota Magelang, Kab. Kebumen, Kab. Temanggung, Kab. Boyolali, Kab. Purworejo, Kab. Wonogiri, Kab. Karanganyar, Kab. Magelang, Kab. Wonosobo, Kab. Klaten, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo dan Kab. Sragen.

Jalannya perlombaan dibagi menjadi 3 tahapan, dimana untuk putaran pertama Karanganyar maju dalam sesi 2 melawan Kab. Wonogiri dan Kab. Magelang dengan perjuangan yang tanpa lelah dan Bupati Karanganyar yang hadir secara khusus untuk memberikan dukungan langsung mampu menyisihkan lawan-lawannya dan berhak mengisi satu tempat di sesi final.

Dalam sesi final dimana diisi oleh Kab. Kebumen, Kab. Temanggung, Kab. Karanganyar, Kab. Klaten dan Kab. Sukoharjo, pertandingan berlangsung dengan sengit. Semua tim berlomba untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Sorak sorai dari para suporter mampu membakar semangat para konstestan sehingga suasana tegang menghinggapi kontestan pada detik2 akhir lomba. Situasi ini membuat tidak sedikit peserta terlalu cepat memencet bel sebelum pertanyaan selesai dilontarkan oleh pembawa acara.

Akhirnya Kab. Karanganyar keluar sebagai juara dengan raihan total nilai 540, menyusul dibawahnya juara ke 2 Kab. Klaten dengan raihan nilai total 535 dan peingkat ke tiga Kab Kebumen dengan nilai akhir 345. Selain itu yel – yel yang dibawakan oleh para peserta juga turut dilombakan. Untuk kategori yel-yel, regu dari Kabupaten Temanggung keluar sebagai pemenang dan berhak untuk mendapatkan hadiah berupa bingkisan.

Juara I dan II berkesempatan mewakili Bakorwil II untuk mengikuti lomba Kadarkum Ormas TP-PKK Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2015. ad

Read More
DSC_0114ee

Pemkab Karanganyar gelar MTQ

DSC_0128ee

Bupati Karanganyar Juliyatmono Didampingi Forkompinda Saat Memukul Bedug Tanda Dimulainya MTQ Kab. Karanganyar Tahun 2015, Alun-Alun Karanganyar

Pemukulan bedug oleh Bupati Karanganyar menandai dibukanya Musabaqoh Tilawatul Quran (MTQ) tahun 2015 di Alun-alun Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut Forkompinda Karanganyar dan SKPD terkait. Adapun pelaksanaan MTQ kali ini diselenggarakan di SMP Negeri 3 Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini, diharapkan dengan pelaksanaan MTQ diharapkan masyarakat, terutama generasi muda akan lebih cinta kepada Alquran sebagai pedoman hidupnya serta meningkatnya  pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari .

Sementara itu Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan rakyat sekaligus ketua panitia Siti Maisyaroch mengatakan penyelenggaraan MTQ pelajar dan umum Tahun 2015 ini dilaksanakan selama sehari.

“MTQ pelajar dan umum Tahun 2015 ini melombakan 24 (dua puluh empat)  cabang yang diikuti oleh 17 (tujuh belas) kafilah dari masing-masing kecamatan, tiap kafilah beranggotakan 50 (lima puluh) orang”, jelasnya .

Ditambahkannya, Dari hasil kejuaraan MTQ pelajar dan umum di tingkat kabupaten, akan dikirim pada MTQ serupa ketingkat provinsi Jawa Tengah yang pelaksanaannya besok pada bulan Juli dan September 2015, bertempat di Kabupaten Boyolali . ad

 

Read More
DSC_0114

Ormas Gabungan Tolak Paham Radikal ISIS

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat ikut memberikan tanda tangan penolakan paham radikal ISIS, Minggu (05/04)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat ikut memberikan tanda tangan penolakan paham radikal ISIS, Minggu (05/04)

Karanganyar, Senin (06/04/2015)
Aksi bersama pernyataan sikap menolak paham radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), dilakukan oleh sekitar 600 orang dari berbagai organisasi masa (Ormas) di Kabupaten Karanganyar.
Pernyataan sikap dilakukan di depan Taman Pancasila, pukul 07.00, itu diikuti ormas Banser Nahdlatul Ulama, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirwan (FKPPI), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Majelis Tafsir Al Quran (MTA), Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Ansor dan Mafia Sholawat.
Di lokasi tersebut, selain berorasi juga ada pernyataan menolak adanya paham radikal di Bumi Intanpari dengan mengumpulkan tanda tangan dikain putih, dan membentangkan spanduk, Minggu (05/04) pagi.
Pembacaan penyataan sikap dihadapan Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.
“ISIS adalah gerakan radikal yang bertentangan prinsip dan nilai-nilai Islam, paham ISIS bertentangan dengan pancasila, UUD 1945 dan bhineka tunggal ika, serta sangat potensial memecah belah persatuan umat islam dan NKRI,” kata pengurus MUI Sunarno, saat membacakan pernyataan sikap.
Lebih lanjut, dia juga mengatakan menolak, melarang dan tidak memberi kesempatan tumbuh dan berkembang ISIS dan paham radikal di Karanganyar, dan bersama-sama memberikan pengertian kepada masyarakarat agar tidak ikut di ISIS.
“Menciptakan situasi yang kondusif dan mewaspadai ISIS dan pihak yg tidak bertanggung jawab memanfaatkan isu ISIS,” kata Sunarno.
Selanjutnya, Bupati Karanganyar menyambut baik kesigapan masyarakat yang responsif, dengan menjaga Karanganyar aman dan kondusif.
“Pergerakan ISIS atau yang sejenis tidak boleh ada di Karanganyar. Jangan sampai terpecah belah. Bangun Karanganyar yang baik dan islam yg damai. Jaga betul di lingungkan masing-masing dan waspada,” katanya. pd

Read More
DSC_0458

Musrenbang RKPD Kab. Karanganyar Tahun 2016

DSC_0448

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan Pengarahan Musrenbang RKPD Karanganyar 2016, Selasa Pagi (24/03)

DSC_0458

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Menyaksikan Penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD Karanganyar 2016

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (MUSRENBANG RKPD) Tahun Anggaran 2016 diadakan di rumah dinas Bupati Karanganyar pada selasa (24/3) sebagai tahapan terakhir proses perencanaan pembangunan tingkat kabupaten. Tema Musrenbang RKPD kali ini yaitu “Penguatan Infrastruktur, Ekonomi Kerakyatan dan Dasar Pelayanan”. Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Kapolres Karanganyar, Sekda Karanganyar, Kepala SKPD di Kabupaten Karanganyar serta utusan dari Kabupaten Kota di sekitar wilayah Kab. Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan musrengbang ini dititikberatkan pada penguatan program insfrastruktur yang didominasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu Juliyatmono berharap supaya musyawarah yang dilaksanakan mampu memberikan masukan kepada Pemerintah untuk kemudian dijadikan arah kebijakan Pemerintah kedepan dalam pemenuhan peningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat kab. Karanganyar.

“ Kami juga akan berupaya menambah bantuan insfrastrukur dari provinsi dan pusat ”, tambah Juliyatmono.

Sementara itu Kepala Bappeda Karanganyar, Sundoro melaporkan bahwa proses penyusunan perencanaan pembangunan baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat telah menggunakan Tehnologi Informasi dengan aplikasi yang digunakan untuk memasukkan usulan RENJA-SKPD sesuai sumber dana yaitu APBN, APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Karanganyar. Kabupaten Karanganyar sendiri memiliki pokok – pokok pikiran rencana kerja yaitu sistem elektronik budgeting, pengembangan kota karanganyar, peningkatan kualitas dan kapasitas, pengembangan SDM dan tehnologi, dan memfasuilitasi ekonomi kerakyatan. ad

Read More
DSC_0428

Karanganyar Percepat Pencapaian SBS

DSC_0428

Bupati Karanganyar Juliyatmono Sedang Memberikan Pengarahan Saat Rakor Pencapaian Sanitasi Di Kab. Karanganyar.

DSC_0422

Suasana Rakor Pencapaian Sanitasi Di Kab. Karanganyar.

Dalam rangka Kabupaten Karanganyar bebas buang air besar sembarangan (STOP BABS) tahun 2017, Dinas Kesehatan Kab. Karanganyar mengadakan rapat koordinasi Percepatan Pencapaian Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Kabupaten Karanganyar di Kantor Bupati Karanganyar senin (23/3). Rapat itu dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra, Kepala Bappeda dan perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Karanganyar.

 Dalam sambutan pengarahannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa percepatan sanitasi yang layak hanya dapat dicapai jika masyarakat terlibat secara aktif mulai dari identifikasi dan penyelesaian masalahnya. Dalam hal ini, Pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) diharapkan mampu untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

 “Lakukan pendataan dilapangan terhadap siapa saja yang belum memiliki sanitasi. Bagi rumah yang belum memiliki sanitasi diwajibkan membuatnya, apabila disitu ternyata warga kurang mampu pemerintah akan membantu” menurut Juliyatmono

 Sementara itu, Munir Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Kabid P2PL) DKK Karanganyar melaporkan bahwa pada tahun 2014, masyarakat Karanganyar masih melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sebanyak 24.722 KK atau 21,36% dan 31.726 rumah atau 14,59% belum memiliki jamban sehat. Sedang akses jamban paling rendah ada di Kec. Tawangmangu. Adapun kendala yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup bersih dan sehat. ad

Read More
DSC_0485

Kabupaten Karanganyar Menuju Swasembada Pangan

DSC_0485

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Pengarahan Saat Tanam Padi Bersama Kodim 0727 Karanganyar

DSC_0470

Dandim 0727 Karanganyar Letkol Infantri Marteen Pasundan Menerima Bantuan Secara Simbolis Dari PT Acidatama Tbk. Yang Ditujukan Untuk Petani

DSC_0505

Acara Tanam Padi Bersama Forkompimda Kab. Karanganyar

Untuk mensukseskan swasembada pangan khususnya Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) dalam tempo tiga tahun, Kabupaten Karanganyar mengadakan penanaman lahan percontohan di Jumantono pada Rabu (18/03) bersama TNI dan petani. Keterlibatan pihak swasta sangat tinggi hal ini terbukti PT. Acidatama tbk memberikan sejumlah bantuan kepada Kodim 0727 untuk petani. Bantuan tersebut terdiri dari paket saprodi untuk 2 Ha sawah di setiap desa penghasil padi dan 6 liter pupuk cair organik serta 2 liter dekomposer.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah, TNI dan Petani harus saling bekerjasama agar swasembada tercapai. Komunikasikan kepada pemerintah masalah yang dihadapi, kami siap membantu. Saya berharap TNI berperan mendampingi petani dengan baik. Dijelaskan pula tahun ini kabupaten karanganyar mendapatkan target produksi padi sebesar 314.079 ton GKG, hal ini berarti mendapat kenaikan target produksi sebesar 41.752 ton GKG dibanding produksi padi kabupaten karanganyar pada tahun 2014 yang mencapai 272.927 ton GKG.

Sementara itu menurut Supramnaryo Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Karanganyar untuk mencapai swasebada maka berkiblat pada Permentan no 140 tahun 2015 tentang upaya khusus peningkatan padi jagung dan kedelai terdapat strategi dasar. Strategi dasar yaitu dengan meningkatkan produktifitas dan indeks pertanaman melalui peningkatan ketersediaan air irigasi, benih, pupuk dan alsintan. Kemudian memfasilitasi pendampingan , melaksanakan kegiatan Rehab Jaringan Irigasi Teknis (RJIT), Peningkatan Optimasi Lahan (POL) dan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT).

“Dengan strategi tersebut dan semangat dari seluruh insan yang perduli terhadap pertanian maka kita berharap target yang telah dibebankan kepada Kabupaten Karanganyar dapat terwujud”, tambah Supramnaryo.

Komandam Kodim 0727 Letkol Infantri Marteen Pasundan berpesan agar danramil dan babinsa berperan dalam mengawasi pendistribusian pupuk. Pasalnya setiap akan panen petani sulit mendapatkan pupuk karena stok di pengecer habis. ad

Read More
DSC_0440

Pendidikan Kecintaan Sejarah dan Kepurbakalaan

DSC_0439

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan Pembukaan Seminar Kepurbakalaan

DSC_0450

Bupati Karanganyar Juliyatmono Secara Simbolis Mengalungkan Tanda Peserta Tanda Dimulainya Seminar Kepurbakalaan

Untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap nilai – nilai luhur yang terkandung dalam budaya sejarah dan kepurbakalaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Karanganyar mengadakan Seminar Sejarah dan Kepurbakalaan bagi Guru Sejarah SD, SMP dan SMA se Kabupaten Karanganyar di Aula SMA 1 Muhammadiyah Karanganyar pada Rabu Pagi 18/03.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan setiap daerah harus dapat memproses tempat sejarah untuk menjadi tempat strategis dalam bidang ekonomi maupun wisata. Tentunya dengan hal tersebut dapat bermanfaat pada diri sendiri dan lingkungan sekitar. Dikatakan juga Guru sangat berperan dalam mengenalkan kepada generasi muda akan keberadaan sejarah.

“bagaimana pembelajaran dan pengenalan sejarah dikemas semenarik mungkin sehingga siswa tertarik, dengan piknik misalnya”, ujar Juliyatmono.

Sementara itu Nunung Susanto PLT Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Karanganyar berharap guru yang ikut dapat menstimulasi dan memacu generasi muda untuk mengenal, menjujung tinggi nilai – nilai luhur yang terkandung dalam warisan budaya. Problema yang dialami bangsa Indonesia adalah transformasi budaya. Hal ini karena ketidaktahuan generasi muda bangsa Indonesia akan nilai luhur sejarah dan kepurbakalaan.

“dengan adanya seminar ini dapat berimplementasi pada ikut serta memiliki dan berperan aktif dalam pelestarian nilai – nilai luhur sejarah dan kepurbakalaan”, harap Nunung Susanto. ad

Read More