Category: Lain-lain

pemenang logo

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Logo Hari Jadi Ke-101 Kabupaten Karanganyar Tahun 2018

 

PENGUMUMAN

Berdasarkan keputusan juri Penilaian Lomba Desain Logo Hari Jadi Ke – 101 Kabupaten Karanganyar, berikut ini daftar nama pemenangnya  :

  1. JUARA I
    Nama : Bambang Wiranto
    Alamat : Cumpleng, Plumbon, Tawangmangu
  2. JUARA II
    Nama : Ari Danu Puspito
    Alamat : Tawangmangu kec. Tawangmangu
  3. JUARA III
    Nama : Atok Purwo Kusumo
    Alamat : Tegal winangun, Tegalgede

Daftar Pemenang 15 Besar adalah sebagai berikut :

  1. Bambang Wiranto
  2. Ari Danu Puspito
  3. Atok Purwo Kusumo
  4. Taufik Indra Romadona
  5. Haru Priambodo
  6. Irlani
  7. Banar Satria Miarji
  8. Dwi Haryanto
  9. Rizki Ganda Ajitama
  10. Doni Wahyu Ardianto
  11. Cahyono Budi Santoso
  12. Daryono
  13. Antonius Febrian Pulung
  14. Muhammad Andang Ajriyanto
  15. Rohman Beni Riyanto

Dengan telah ditetapkannya para pemenang Lomba Desain Logo Hari Jadi Ke – 101 Kabupaten Karanganyar tersebut diatas, maka :

  1. Panitia sayembara berhak melakukan perubahan desain apabila diperlukan dan pemenang wajib melakukan revisi perubahan;
  2. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Ttd

PANITA LOMBA DESAIN
LOGO HARI JADI KE-101
KABUPATEN KARANGNYAR

Read More
DSC_5371

Terus Berikan Pelayanan Yang Baik Dan Jaga Kepercayaan

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyanyikan lagu Pelangi di matamu milik Zamrud dan Sayang 2 yang sangat menghibur bagi masyarakat luas.

 

KARANGANYAR – 25 Agustus 2018

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar meminta BUMD Untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Serta menjaga kepercayaan masyarakat agar BUMD milik Karanganyar tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam Lawu Fair 2018. Yakni panggung hiburan dalam memeriahkan HUT RI ke 73 oleh BUMD di Karanganyar.

“Saya berharap kinerja BUMD Karanganyar terus lebih baik dengan meningkatkan pelayanan dan kepercayaan masyarakat,” ujar Bupati Karanganyar.

Dia menambahkan Pemkab Karanganyar mengucapkan terima kasih kepada BUMD telah menyelenggarakan Lawu Fair. Sekaligus memperingati HUT RI ke 73. Pihaknya berharap masyarakat semkin cintai kepada negera Republik Indonesia.”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Forkompinda yang sejak malam tirakatan sampai Lawu Air mendukung penuh. Termasuk panggung hiburan pelajar di Tegalgede Karanganyar, “ imbuhnya,

Lebih jauh, Juliyatmono mengatakan acara gelaraan ini akan disambung Hari Jadi Karanganyar pada tanggal 24 Nopember mendatang. Yakni dengan menghadirkan Nella Karisma dan Via Vallen. (hr)

Read More

Datangi PPSA, Komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah dicurhati Sarana Prasarana

Kepala PPSA, Purwadi memaparkan yang telah dikerjakan kepada Komisi E DPRD propinsi Jawa Tengah di kantor PPSA di Tawangmangu (24/08)

KARANGANYAR – 23 Agustus 2018
Kedatangan komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah ke Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA), tidak disia-siakan pengelola. Pada kesempatan itu, pengelola PPSA curhat ke ketua rombongan anggota dewan Komisi E Sony Sumarsono. Mulai sarana prasarana, keterbatasan personel, dan warung sosial.
“Kami sebenarnya butuh tenaga psikologi sebab anak anak yang datang ke panti mempunyai permasalahan yang komplek. Mulai anak jalanan, anak yang lari dari rumah dan lain sebagainya,” papar kepala PPSA, Ir Purwadi MM saat audiensi dengan DPRD Propinsi Jawa Tengah (24/08).
Dia menambahkan PPSA butuh SDM yang cukup. Pekerja sosialnya hanya dua orang. Apalagi pintu panti selalu terbuka lebar dan butuh tenaga keamanan. Dibidang sarana prasarana, Purwadi mengatakan butuh operasional mobil. Kendaraan yang dimiliki PPSA Tawangmangu tahun 97 dan tidak berani untuk keluar kota. “Mobil itu dipergunakan unyuk rekrutmen dan untuk kegiatan lainnya,” imbuhnya.
Lebih jauh, Purwadi mengatakan seperangkat alat musik. Pihaknya hanya punya satu set, jika dipergunakan satu kelompok, kelompok yang lain menunggu. Padahal peminat musik cukup banyak. “Selanjutnya optimalisasi warung sosial tempat untuk memamerkan karya anak. Saat ini belum menghadap jalan sehingga tidak optimal pemasarannya” imbuhnya.
Sementara ketua rombongan komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sony Sumarsono mengatakan jika memang urgen diusulkan ke dinas sosial propinsi dengan tembusan ke dewan. Meski demikian, Sony mengatakan akan lebih baik jika PPSA ini membuat rencana kegiatan dan anggaran. Di dalam rencana itu apa yang menjadi prioritas PPSA dikomunikasikan ke dinas sosial propinsi dengan tembusan ke komisi E. “Mana yang menjadi prioritas akan kami bantu,” tandasnya.(hr/Ard)

Read More
DSC_4986

Pemkab Wacanakan E-RTKu Cerdas

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tokoh Arjuna kepada ki Dalang SUdarsono pada saat pementasan wayang kulit di Dusun Bendo, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang

KARANGANYAR – 23 Agustus 2018

Saat bertemu dengan masyarakat Dusun Bendo, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang, Bupati mewacanakan akan membuat data penduduk yang lebih komprehensif. Data yang dimaksud adalah data warga, latar belakangnya jelas, pekerjannya jelas. Termasuk siapa yang layak dibantu dan tidak dibantu.

“Saya akan ‘ngencengi’ RT dan RW untuk mewujudkan E Rtku Cerdas. Semacam data elektronik tentang semua penduduk di Kabupaten Karanganyar. Jika perlu dipasangi foto Kepala Keluarga,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan arahan pada saat pentas wayang kuli di Lapangan Desa Bendo, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang Rabu (22/08)

Wacana pendataan secara komprehensif tersebut, menurut Juliyatmono mewujudkan sila ke lima Pancasila yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh rakyat Indonesia. Dalam waktu dekat akan ada pembentukan BPD dan bupati meminta diajak rembugan secara baik. Sebab BPD merupakan perwakilan sehingga hal tersebut tentunya dibicarakan dengan baik.

Wayangan dengan judul Pandawa Sukur tersebut, menurut Juliyatmono sabagai ungkapan rasa syukur. Sekaligus mendoakan dan mengahargai para pahlawan yang telah gugur. Sebab kemerdekaan itu bukan diberikan oleh Jepang atau Belanda akan tetapi direbut dengan pertumpahaan daerah. “Usia 73 itu masih sangat muda. Coba kalau kita tidak dijajah maka bisa menyangi Amerika karena kita negara yang kaya raya,” imbuhnya. (hr/Adt)

Read More
DSC_3936

17.845 Timus Pecahkan Rekor Muri

Timus sebanyak 17.845 diletakkan pada replika gedung De Tjolomadoe dan berhasil memecahkan rekor MURI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono ikut meletakkan timus pada replika Dw Tjolomadoe

 

KARANGANYAR – 18 Juli 2018
Menggelorakan semangat perjuangan dan hari kemerdekaan RI, De Tjolomadoe mengadakan festival timus, Sabtu (18/8). Bukan sekedar festival Timus, gelaran ini juga menyajikan makanan tradisional khas Karanganyar dengan jumlah mencapai 17.845 buah. Banyaknya timus yang disajikan itu memecahkan rekor Muri sebagai pembuatan timus terbanyak.
“Selama ini dalam menyambut kemerdekaan lebih pada pesta saja. Namun de tjolomadoe, dengan festival ini juga pengembangkan kesejahteraan rakyat,” papar penyelenggara festival timus Rachmat Priyanto.

Pengembangaan kesejahteraan rakyat yang dimaksud, tambah Rachmat karena dalam festival ini juga menggandeng UMKM. Mereka diminta hadir sekaligus menyemarakkan festival timus. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan nama De Tjolomadoe dan Kabupaten Karanganyar. Untuk membuat Timus menghabiskan ketela sebagai bahan utama sebanyak 2,1 ton. Ketela yang digunakan untuk pembuatan timus adalah ketela ungu dan ketela biasa.
Sedangkan pembuatan ini melibatkan lima kelompok UMKM. Timus yang disajikan dibuat dalam bentuk replika Pabrik Gula Colomadu yang sekarang sudah berubah menjadi De Tjolomadoe. “Untuk penyusunan replika melibatkan Siswa SMKN sebanyak 20 orang dan Indonesia Chef Association (ICA).

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang turut hadir dalam festival timus mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi gelaran ini. Pria yang akrab disapa Yuli itu mengatakan, bahwa pemerintah akan terus mendukung setiap upaya yang dilakukan untuk melambungkan nama Karanganyar. “Pemerintah tugasnya promosi, fasilitasi, menggerakkan kreativitas untuk menambah kesejahteraan rakyat. Hadirnya De tjolomadoe mempunyai multi pleyer efek yang luar biasa, bagi masyarakaat dan UMKM,”papar Juliyatmono.
Dia menambahkan kegiatan ini berkah bagi Karanganyar. Timus ini bahan bakunya dari bumi Karanganyar. Ke depan timus bisa dipatenkan produk Kabupaten Karanganyar dengan berbagai rasa. Misalnya rasa sate, atau rasa buah yang lain.

Eksekutif Manajer MURI, Sri Widyati mengatakan, untuk bisa masuk dalam MURI haruslah memenuhi empat hal yakni paling, pertama, unik dan langka (PPUL). Dan festival ini masuk dalam kategori tersebut.

Pihaknya juga sudah melakukan penghitungan jumlah timus yang akan dibuat replika bangunan PG Colomadu. “Kalau jumlah timusnya pasti jauh lebih banyak, tetapi ini hanya diambil dengan angka cantik disesuaikan dengan tanggal bulan dan tahun kemerdekaan,” katanya. (Hr/Adt)

Read More
DSC_0031

PT.Utomodek Metal Work : Mengatasi Nusantara Tanpa Bocor

Kominfo

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.MM dan Direktur utama PT.Utomodek Metal Work saat memotong pita tanda peresmian dibukanya pabrik tersebut di Desa Dagen Kecamatan Jaten pada Jum’at(10/08).

Karanganyar, 10 Agustus 2018

Peresmian Pabrik PT.Utomodek Metal Work dihadiri Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.MM didmapingi Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Disdagnakerkop, Kepala Dinas Perijinan Satu Pintu, Kepala Dinas Inspektorat, dan Camat Jaten di Desa Dagen Kecamatan Jaten, pada Jum’at(10/08).

Bergerak dibidang jasa rekontruksi atap yang memeiliki slogan “ Mengatapi Nusantara Tanpa Bocor” merupakan pabrik yang ke 9 yang didirikan di Indonesia, dengan diresmikannya pabrik yang ke 9 di Indonesia ini berarti PT.Utomodek Metal work merupakan salah satu pabrikan besar di Nusantara ini.

Dijelaskan oleh Direktur utama PT.Utomodek Metal Work dalam pidato sambutannya, bahwa kami menciptakan kualitas terbaik yang di pesan oleh customer. Panjang sesuai pesanan, serta kualitas yang terjamin dan menjual dengan harga pabrikan menjadi modal utama membangun kepercayaan kepada customernya.

Selain beliau menjelaskan bahsa sekerang untuk kebutuhan galvalum tidak usah lagi membeli di Semarang karena di Karanganyar sudah ada, beliau juga memprogramkan akan bekerja sama dengan Kementrian PUPR untuk mengadakan pelatihan-pelatihan bagi muda-mudi yang mau bekerja dibidang ini dan bisa mendapatkan sertifikat dari Kementrian.

Bupati Kranganyar Drs. H. Juliyatmono .MM dalam kesempatannya memberikan pidato sambutan menyampaiakan, bahwasannya Pemerintah Kabupaten Karanganyar sangat terbuka untuk segala bentuk usaha yang didirikan di Kabupaten Karanganyar, ini sebagai upaya agar Karanganyar juga bisa lebih maju lagi, dan bisa mengangkat Kabupaten Karanganyar dari sisi perekonomian klarena banyak usaha yang didirikan di Karanganyar, tegasnya.

Demikian Diskominfo(Yg/Ard)

Read More
DSC_4150

Karanganyar Tuan Rumah Trip Of Indonesia Series 2

diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat paragliding tandem bersama menikmati panorama indah Kebun Teh yang berada di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar.

Karanganyar – Kejuaraan paralayang tersebut diikuti oleh 300 peserta yang merupakan atlit paralayang yang tersebar di seluruh Indonesia. Paragliding Trip Of Indonesia Series 2 akan berlangsung mulai tanggal 3-5 Agustus 2018 yang mempertandingkan 4 kategori lomba yakni ketepatan mendarat senior putra putri, ketepatan mendarat junio putra putri, ketepatan mendarat tandem, dan ketepatan mendarat Lolita.

Paragliding TROI yang sudah berlangsung selama 6 tahun ini sejatinya tidak hanya ajang kompetisi dan latihan bagi atlit-atlit paragliding nasional semata, namun juga sebagai ajang untuk memperkenalkan wisata Indonesia terkhusus Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Karanganyar yang dikaruniai alam yang indah terutama di Daerah Segoro Gunung Ngargoyoso yang merupakan kawasan kebun teh sangat mendukung untuk diselenggarakan kejuaraan paragliding tersebut.

Pada tahun 2017 lalu, Segorogunung Ngargoyoso juga pernah menggelar event serupa yakni Paragliding Trip Of Indonesia (TROI) seri 3 Tahun 2017 yang diikuti oleh 170 peserta dan diantaranya terdapat peserta dari Korea Selatan, Arab Saudi dan Spanyol.

“Kami sudah minta ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia agar 2019 nanti Kabupaten Karanganyar menjadi tuan rumah Paragliding tingkat internasional”, Kata Juliyatmono saat Upacara Pembukaan Paragliding di Segorogunung, Ngargoyoso, Jumat Pagi (03/08)

Ditambahkan lebih lanjut oleh Juliyatmono, Kabupaten Karanganyar terus berbenah memperbaiki sarana dan prasaran untuk menunjang lomba Paragliding bertaraf internasional.

Sementara itu Teguh Raharjo, Asisten Deputi Olahraga Rekreasi Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk berolahraga, salah satunya dengan memajukan sport tourism ini.

Bekerjasama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), Kemenpora RI rutin menyelenggarakan Paragliding TROI dimana pada tahun 2018 ini akan diselenggarakan sebanyak 5 series. Dermikian Diskominfo (Ardi/ad)

Bupati Karanganyar Juliyatmono persiapan tandem bersama

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat landing usai tandem bersama

 

Read More
WhatsApp Image 2018-08-01 at 10.10.52 AM

Tiga Kades Dapat Rewad Dari BPN

Kepala BPN, Priyanto memberikan penghargaan kepada tiga kepala Desa Karanganyar karena meraih membantu BPN dalam PSTL

 

KARANGANYAR-31 Juli 2018

Badan Pertahanan Nasional (BPN) Karanganyar memberikan tiga penghargaan kepada tiga kepala Desa yang berprestasi. Prestasi itu adalah peran aktif para kades dalam percepatan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Ketiga desa berprestasi  itu adalag Desa Plumbon, Desa Bandardawung (Kecamatan Tawangmangu) dan Desa Karangbangun (Kecamatan Matesih).

“Ini bentuk apreasiasi kami terhadap mereka yang membantu program kami dengan cepat. Kami berharap hal ini menjadi contoh desa-desa yang lain untuk segera membantu dan menyelesaikan PTSL,” papar kepala Kantor BPN Karanganyar, Priyanto pada saat rapat evaluasi PTSL 2018 dan PTSL tahun 2019 di Hotel Nava Tawangmangu, Selasa (31/7)

Dia menambahkan pemerintah desa dan kecamatan di Karanganyar disegerakan menyiapkan berkas administrasi kepemilikan lahan warganya untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2018. Hingga kini tersisa 70 persen sasaran dari total 45 ribu bidang, belum diproses sertifikat hak milik. “Bulan Juli ini baru selesai disertifikasi 30 persen. Ini sesuai on the track dan target. Namun juga perlu dukungan dari perangkat desa dan kecamatan untuk menyiapkan dokumen warga, khususnya di desa-desa selanjutnya yang akan diukur. Termasuk aset desa,” imbuhnya.

Perangkat pemerintah perlu mengkomunikasikan ke warganya terkait kebutuhan administratif sampai ke penyediaan sarana pengukuran semisal patok kayu. Priyanto mengatakan, itu mengantisipasi persoalan saat petugas lapangan melakukan pengukuran. Sebab tidak semua orang merasa PSTL ini dibutuhkannya. Padahal ini menguntungkan mereka sendir.

Sasaran 45 ribu bidang ukur awalnya tersebar di 16 desa. Kantor Pertanahan Nasional menggunakan jasa konsultan pengukur di lokasi delapan desa. Sedangkan delapan desa lainnya, pengukuran dikerjakan staf kantornya berstatus ASN. Kemudian sasaran direvisi menjadi 25 desa. Untuk petugas pengukurnya oleh konsultan di tiga sampai empat desa sesangkan sisanya oleh stafnya. “Pada revisi ini, butuh waktu memproses perubahan anggaran sampai persetujuan di Bappenas,” katanya. (hr/Adt)

Read More
DSC_0033

Pelajari Pengelolaan Koperasi, DPRD Kediri Kunjungi Karanganyar

kominfo

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi Menerima Langsung Para Anggota Legislatif Komisi B DPRD Kabupaten Kediri saat Kunker di Karanganyar, Jumat (27/07).

Karanganyar, Jum’at 27 Juli 2018

DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Karanganyar. Dalam kunjungannya, DPRD Kediri ingin mengetahui pengelolaan koperasi di Karanganyar.

Kunjungan DPRD Kediri diterima Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi di ruang Podang II Kantor Setda Karanganyar, Jum’at (27/7) pagi.

Dalam sambutannya Sekda mengatakan pertumbuhan Koperasi Karanganyar cukup baik. Namun tak jarang karena pengelolaan yang kurang maksimal juga tidak sedikit koperasi yang kolaps.

“Koperasi di Karanagnyar ini banyak yang maju tapi banyak juga yang ambruk, karena kondisi keuangan tidak sehat,”katanya.

Pada kesempatan tersebut Samsi juga membagi informasi mengenai penataan UKM di Karanganyar. Saat ini pertumbuhan UKM di Karanganyar terus bertumbuh dengan baik. Ada 300 UK dan PKL di sekitar Alun-AlunKaranagnyar dan 100 UKM dan PKL di deoan Rumah Dinas Bupati Karanaganyar. Deangan demikian pertumbuhan ekonomi Karanganyar semakin bergeliat.

“Kami telah memberikan tenda bagi PKL, seragam gratis dan gerobak dorong gratis,”terangnya.

Sementara itu sambutan Wakil Ketua DPRD Kediri, Arif Junaidi  mengatakan tujuan kunjungannya ke Karannganyar kali ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Koperasi yang sehat sehingga bukan hanya jumlah koperasi di Jawa Timur yang banyak melainkan dapat memberikan kesejahteraan bagi para anggotanya.

Demikian Diskominfo (ina/ind)

Read More
DSC_0002

ORPEG ADAKAN SOSIALISASI PENGEMBANGAN BUDAYA KERJA

DISKOMINFO

Sekretaris Daerah Samsi menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Kamis (26/7).

Karanganyar,  26 Juli 2018

Budaya kerja merupakan suatu sistem nilai, persepsi, perilaku dan keyakinan yang dianut oleh tiap individu karyawan dalam kegiatan mencapai tujuan organisasi dan individual. Selain itu sangat penting untuk dikembangkan karena memberikan dampak yang positif terhadap sebuah pencapaian perubahan yang tentunya berkelanjutan di tempat kerja. Selain itu juga meningkatkan produktivitas kerja.

Hal tersebut yang melatarbelakangi dilaksanakannya Sosialisasi Pengembangan Budaya Kerja di Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Yang diadakan di Ruang Podang I  Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, kamis (26/7). Beberapa tamu undangan tampak hadir memenuhi ruangan diantaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak selaku narasumber (dr. Singgih Setyono, MMR), Para Staf Ahli Bupati Karanganyar, Bapak Ibu Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah dan Para Kepala Bagian Sekretariat Daerah.

Acara diawali dengan laporan penyelenggaraan Sosialisasi Budaya Kerja yang disampaikan oleh Kabag Orpeg Dwi Amperawati beliau menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan sosialisasi tersebut adalah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 – 2025 dan tujuan diadakan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas aparatur dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang sejalan dengan reformasi birokrasi yaitu mendorong perubahan polapikir/mindset pada jajaran birokrasi agar terwujud penyelenggaraan pemerintahan yang profesional.

Selanjutnya dalam sambutan Bupati Karanganyar yang di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Drs. Samsi, M.Si menyampaikan bahwa beliau sangat berharap agar sosialisasi ini berkontribusi positif untuk meningkatkan profesionalitas aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Internalisasi Budaya Kerja ini diharapkan sejalan dengan upaya reformasi birokrasi. Beliau juga menambahkan bahwa untuk mewujudkan tata pemerintahan yang profesional memang tidak mudah, Pemerintah yang profesional menuntut penyelenggara negara memiliki karakteristik adaptif, berintegrasi, berkinerja tinggi, bersih dan bebas dari KKN, mampu melayani publik, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, MMR selaku narasumber kegiatan ini, membahas mengenai masalah kinerja birokrasi seperti buruknya kualitas pelayanan kepada masyarakat, kurangnya kualitas SDM aparatur serta rendahnya moralitas yang mendorong terjadinya korupsi.

 

Demikian Diskominfo (F3a/An).

Read More