Category: Lain-lain

storm2_2865528b

Peralihan Musim, Bencana Puting Beliung Mengancam

Karanganyar, Senin (02/11/2015)

Memasuki bulan November hingga Desember tahun ini, BPBD Provinsi Jawa Tengah mengingatkan potensi becana puting beliung terjadi pada peralihan musim kemarau ke musim hujan.

storm2_2865528b

Ilustrasi

“Dua bulan itu paling mengancam puting beliung, kalau potensi banjir kemungkinan kecil sebab intensitas hujan masih rendah,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana, di sela acara Deklarasi Hijau di Lapangan Bener, Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (31/10).

Sarwa juga mengingatkan puting beliung ini tidak kenal daerah. Semua bisa kena. Hanya intensitasnya yang berbeda, ada yang besar, ada yang kecil.

“Untuk potensi bencana karena hujan, diprediksi masih relatif kecil karena intensitas hujan selama November-Desember masih di level menengah ke bawah,” katanya. pd

Read More
DSC_0019 – Copy

Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengibaskan bendera start Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengibaskan bendera start Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said

Karanganyar, Minggu (01/11/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Napak Tilas Perjuangan Raden Mas (RM) Said yang dimulai dari Lapangan Mojoroto, Kecamatan Mojogedang hingga finis di Sapta Tirta Pablengan, Kecamatan Matesih.

Jarak yang ditempuh sekitar 18 kilometer dan dengan berjalan kaki, terbagi dalam tiga Pos, yakni Pos 1 di Kecamatan Mojogedang, Pos 2 di hutan karet Dengkeng, Pos 3 di Kantor Kepala Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono tepat pukul 07.30 WIB memberangkatkan sekitar 550 orang peserta dari pelajar, ormas, maupun PNS terbagi sebanyak 78 kelompok.

“Dihayati nilai-nilai perjaungan, betapa sungguh-sungguh Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa ikut menjadikan Indonesia dan melahirkan Kabupaten Karanganyar ini,” kata Juliyatmono, Minggu (01/11).

Dengan napak tilas ini, seluruh generasi bersama-sama meneguhkan sikap untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan untuk membangun cita-cita yang diinginkan.

“Dengan adanya napak tilas ini diharapkan semakin mencintai Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Ditempat yang sama, diceritakan Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kabupaten Karanganyar Iskandar di Desa Mojoroto, RM Said menempa diri lahir dan batin dan para pengikutnya berlatih olah kanuragan dan pengembangan jiwa kawijayan.

“Suatu ketika, Kanjeng Sinuhun Susuhunan Pakubuwana II dan dibantu pasukan Belanda, menyerang dan menghancurkan markas tersebut hingga bangunan menyerupai Kraton di hancurkan,” kata Iskandar.

RM Said dan pengikutnya kemudian memindahkan markasnya kearah selatan, yaitu dusun Segawe, Wilayah Jatiyoso. Melalui perjuangan yang panjang, akhirnya memperoleh kemenangan dan menjadi Raja dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunagara I. pd

Read More
DSC_0339

Kejurprov Tenis Meja Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

kominfo

Komjen Purn Oegroseno (Pengurus Pusat PTMSI) Saat Membuka Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah, GOR RM Said Karanganyar, Kamis (29/10)

kominfo

Atlit-Atlit yang akan mengikuti Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

kominfo

Upacara Pembukaan Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

Kejuaraan Provinsi Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah di GOR RM Said Kabupaten Karanganyar resmi dibuka oleh Komjen Purn Oegroseno, Kamis (29/10). Kejurprov berlangsung dari tanggal 29 Oktober sampai dengan 1 November 2015 dan memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah. Hadir dalam acara tersebut Sekda Karanganyar, Ketua Koni Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Prop Jawa Tengah, Ketua Koni Karanganyar, SKPD terkait dan pimpinan BUMN/BUMD di wilayah Kab Karanganyar.

Kejuaraan akan dibagi kedalam 7 jenis pertandingan yaitu Beregu Pemula dan Putri, Beregu Putra dan Putri, Beregu Yunior Putra dan Putri, Tunggal Usia Dini Putra dan Putri, Tunggal Remaja Putra dan Putri, Tunggal Kadet Putra dan Putri, Tunggal Yunior Putra dan Putri. ch/ad

 

Read More
DSC_0141

Launching Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-98

 

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo ikut serta senam sehat bersama karyawan/wati PNS dilingkup Karanganyar, Jum’at pagi (23/10/2015) di Alun Alun Karanganyar.

Karanganyar, Jum’at pagi (23/10/2015) bertempat di Alun Alun Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Senam Pagi Bersama yang diikuti Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda, Jajaran Kepala SKPD, DWP, PKK, SSI dan seluruh karyawan/wati PNS dilingkungan Karanganyar . Senam Bersama ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-98 Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 dengan mengusung tema Karanganyar Maju dan Sehat”.

Ikuti Gerakan Instruktur : Ketua TP PKK Karanganyar sekaligus Isteri Bupati Karanganyar Siti Chomsya Juliyatmono bersama isteri Wakil Bupati Hardiasri Rohadi Widodo melakukan senam sehat bersama.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasinya menyambut HUT Karanganyar ke-98.

Formasi Lengkap: Bupati Karanganyar, Wakil Bupati bersama Forkompinda Karanganyar.

“Matur nuwun kepada Jajaran Pemerintah, swasta, para pelajar sebagai generasi muda serta masyarakat yang terus mendukung dan berpartisipasi menyambut hari jadi Kabupaten Karanganyar di usianya yang ke-98 di tahun 2015 ini. Semoga dengan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh dapat terus memajukan dan menjadikan Karanganyar lebih baik lagi kedepannya demi terwujudnya masyarakat yang maju, tenteram dan sejahtera,” tutur Bupati.

Semangat sambut HUT Kabupaten Karanganyar ke-98.

Juliyatmono mengatakan bahwa lahirnya Kabupaten Karanganyar tidak bisa dipisahkan dengan sejarah perjuangan Raden Mas Said atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Samber Nyawa saat menyerang penjajah Belanda sekaligus sebagai pendiri Kabupaten Karanganyar.

“Semboyan Tri Dharma RM. Said, yakni Rumangsa Melu Handarbeni, Rumangsa Wajib Hangrungkebi, Mulat Sarira Hangrasawani yang memiliki arti bahwa ajaran kebaikan ikut memiliki dan membela keberadaan Negara, kekayaan Negara, aneka ragam bahasa bukanlah hal yang mudah dikerjakan namun harus diusahakan agar cita –cita kemerdekaan dan keadilan sosial dapat diwujudkan bersama. Semboyan ini sangat inspiratif sehingga semestinya menjadi pedoman bagaimana membangun Karanganyar dan Indonesia,” terang Juliyatmono dihadapan para peserta senam yang disambut dengan tepuk tangan.

Pelepasan Balon ke udara sebagai tanda Launching Logo HUT Kabupaten Karanganyar ke-98.

Bupati juga menambahkan bahwa dengan diselenggarakannya berbagai kegiatan HUT Karanganyar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“ Saya berharap dengan digelarnya serangkaian acara dalam rangka memeriahkan HUT Karanganyar ke-98 ini dapat menarik antusias pengunjung lebih banyak lagi yang akan berdampak pada meningkatnya PAD Karanganyar utamanya di tiga bulan terakhir ini Oktober, November dan Desember sehingga akan terus mendorong kemajuan Karanganyar lebih baik lagi,” harap Juliyatmono.

Bupati, Wakil Bupati bersama Forkompinda saat membuka Selubung Rangkaian Acara HUT Karanganyar.

Berbagai agenda kegiatan memeriahkan Hari Jadi Karanganyar ke-98.

Usai pelaksanaan senam bersama dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai tanda Launching Logo HUT Kabupaten Karanganyar ke-98 sekaligus Pembukaan Selubung Kegiatan Rangkaian Hari Jadi. ind/ft

 

 

Read More
DSC_0216

Peresmian Kegiatan DAK Bidang Prasarana Pemerintah dan Transportasi Pedesaan TA 2014

DSC_0205

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Saat Menandatangani Prasasti Gedung Kantor Yang Diresmikan Didampingi Oleh Bupati Karanganyar Beserta Wakil Bupati Karanganyar

DSC_0226

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Didampingi Bupati Karanganyar Saat Memasuki Gedung Kantor Kecamatan Kerjo

kominfo

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Bersama Bupati Karanganyar Melihat Salah Ruangan Yang Ada di Kantor Kecamatan Kerjo

Bertempat di Kantor Kecamatan Kerjo, Jumat (23/10) Kegiatan DAK Bidang Prasarana Pemerintah dan Tranportasi Pedesaan TA 2014 Kabupaten Karanganyar diresmikan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI DR. H. Muh Marwan, M.Si. Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama Forkompinda Kab. Karanganyar, tampak pula beberapa SKPD terkait di lingkup Pemkab Karanganyar turut mengisi bangku tamu.

Pembangunan yang menggunakan dana DAK TA 2014 sebesar Rp. 57.238.710.000,00 ini berfokus pada 15 bidang sasaran, seperti bidang Keluarga Bencana, Pertanian, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kesehatan, Kelautan dan Perikanan, Keselamatan Transportasi Darat, Pendidikan, Jalan, Irigasi, Air Minum, Sanitasi, Perdagangan, Prasarana Pemda dan Transportasi Pedesaan.  ad

Read More
DSC_0383

Penjelasan terhadap Rancangan KUA-PPAS TA 2016 Kabupaten Karanganyar

DSC_0391

Bupati Karanganyar Menyerahkan Dokumen KUA PPAS Kepada Ketua DPRD Karanganyar

Tahun 2016 adalah tahun ketiga dalm pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Karanganyar, dengan tema pembangunan “Penguatan Infrastruktur Ekonomi Kerakyatan dan Pelayanan Dasar”.  Yang mana tema ini diterjemahkan melalui kebijakan umum, diantaranya :

  1. Penerapan wajib belajar 12 tahun dan skema pendidikan gratis
  2. Peningkatan prestasi siswa di bidang pendidikan, olah raga dan seni budaya
  3. Penerapan pendidikan berkarakter
  4. Pembiayaan pelayanan kesehatan gratis
  5. Penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan primer/dasar diutamakan fasilitas kesehatan  pemerintah (Puskesmas dan jaringannya) di etiap kecamatan yang memadai dan berkualitas, penyediaan fasilitas pelayanan lanjutan diutamakan fasilitas kesehatan pemerintah (RSUD) yang memadai dan berkualitas serta penyediaan fasilitas kesehatan primer dan lanjutan terakreditasi
  6. Peningkatan upaya kesehatan berbasis masyarakat
  7. Pembangunan dan peningkatan infrastruktur air bersih
  8. Penerapan sistem penanggulangan banjir terpadu
  9. Bantuan permodalan untuk usaha mikro
  10. Peningkatan produktivitas hasil pertanian, perkebunan dan perikanan
  11. Pengembangan produk unggulan dengan kualitas, harga dan kemasan yang berdaya saing
  12. Mendorong kewirausahaan masyarakat
  13. Membangun sistem distribusi dan pemasaran komoditas unggulan dari tiap desa
  14. Pemberdayaan koperasi di tiap desa
  15. Mendorong kerukunan hidup beragama.

Berpijak dari beberapa hal tersebut kita telah menyusun Rancangan KUA-PPAS Tahun 2016 untuk dapat kita sepakati bersama dapat digunakan untuk :

  1. Menyiapkan rancangan kebijakan daerah berkaitan dengan APBD yang meliputi kerangka  ekonomi makro, sumber pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi-asumsi yang mendasarinya.
  2. menentukan urutan prioritas program dan kegiatan masing-masing urusan pemerintahan daerah serta plafon maksimal batas anggran sementara kepada SKPD.
  3. Memberikan kejelasan landasan dalam rangka penyusunan Rencana Klerja Anggaran (RKA) SKPD.
  4. Acuan atau dasar bagi penyusunan RAPBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2016.
  5. Pedoman dasar penilaian kinerja keuangan daerah dalam satu tahun anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun 2016.
  6. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono pada Sidang Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Karanganyar Terhadap Rancangan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran  2016 serta Parioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2016, Kamis (22/10/2015) di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Adapaun pokok-pokok kebijakan umum anggaran pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan tahun 2016 adalah sebagai berikut :

  • Pendapatan : Target Anggaran pendapatan diperkirakan mencapai Rp. 1.568.703.521.000,- atau turun 2,89% dari Tahun Anggaran 2015 Penetapan, yang diperoleh dari : Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperkirakan mencapai Rp. 205.094.450.000,- atau naik 13,27% dari PAD tahun anggaran 2015 penetapan. Dana Perimbangan sebesar Rp. 927.557.040.000,- atau turun 5,68% dari tahun 2015 penetapan, pada Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 906.446.527.000,- sama dengan tahun anggaran 2015 penetapan. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah diperkirakan dapat  mencapai Rp. 436.052.031.000,- atau turun 3,31% dari tahun anggaran 2015 penetapan.
  • Belanja : Belanja di tahun 2016 secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp. 1.617.703.521.000,- atau turun sebesar 4,31% dibandingkan penetapan tahun 2015.
  • Pembiayaan : Penerimaan pembiayaan diperoleh dari SilPA 2015 sebesar Rp. 75.000.000.000,- yang direncanakan akan digunakan untuk pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal (investasi) di Bank Jateng dan BUMD sebesar Rp. 26.000.000.000,-.“ Dengan Rancangan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan tujuan pembangunan,” jelas Bupati dihadapan Dewan, Forkompinda dan Jajaran SKPD lingkup Kabupaten Karanganyar. ad/ind

Read More
DSC_0224

PNS Dituntut Profesional, Beri Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

kominfo

Peserta Diklat PIM IV Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi

kominfo

Tukar Menukar Cinderamata Antara Bupati Karanganyar dan Kepala Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi

Bertempat diruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, kurang lebih 50 peserta Benchmarking ke Best Practice Diklatpim IV Angkatan II Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi mengunjungi Kabupaten Intan Pari Karanganyar, Selasa (29/09/15). Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima langsung kedatangan rombongan yang diketuai oleh Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi sekaligus sebagai Widya Iswara DR. Suroyo

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta.

 “Semoga dengan kehadiran Peserta Diklatpim ini dapat memberikan semangat pada Kabupaten Karanganyar untuk melakukan pengabdian yang terbaik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” tutur Juliyatmono.

Dijelaskan pula dalam sambutannya Juliyatmono mengatakan secara geografis Kabupaten Karanganyar ini terletak paling timur dari Jawa Tengah dengan luas wilayah 718 km persegi terdiri atas 17 Kecamatan, 15 Kalurahan, 162 Desa dan jumlah penduduk  822041 jiwa.

Visi Misi Pemerintahan Juliyatmono – Rohadi Widodo periode 2013-2018 tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Derah (RPJMD). Dengan visi Bersama Memajukan Karanganyar yang dijabarkan dalam misi lima program unggulan diantaranya Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya. Berhasil dilaksanakan dan berhasil dengan baik, ini terbukti dengan beberapa prestasi yang kita capai, yakni APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2014 oleh BPK mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Karanganyar masuk sebagai Kabupaten paling tinggi kesejahteraan masyarakatnya berdasar Upah Minimum paling tinggi se Solo Raya serta terbukti dapat meningkatkan daya beli masyarakat Karanganyar karena biaya pendidkan sudah ditanggung oleh Pemerintah dan Website Kabupaten Karanganyar www.karanganyarkab.go.id mendapat juara terbaik Kabupaten/kota.

“Dan Alhamdulillah tidak ada kendala, karena keluhan masyarakat kita respon dengan cepat. Itulah bagaimana kita melayani masyarakat agar masyarakat mempunyai harapan dan kepercayaan pada Pemerintah yang sedang bekerja,” imbuh Juliyatmono

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono menekankan sebagai seorang PNS untuk bekerja secara profesional mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Selaku PNS kita dituntut professional, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, merespon keluhan masyarakat dengan cepat tanggap. Karena dengan cara itulah masyarakat menghargai kita sebagai PNS yang mumpuni. Mari kita bekerja, cintai pekerjaan kita sehingga dapat memberi dampak positif bagi kita maupun sekitarnya,” pesan Juliyatmono.

Selanjutnya, Suroyo dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan Diklatpim ini ke Karanganyar ini adalah untuk dapat belajar menambah ilmu dan pengalaman pada Kantor/Badan/Dinas/Instansi Pemerintahan Karanganyar untuk dapat diterapkan di instansi Pemerintahan Bukit Tinggi tempat mereka mengabdi.

“Saya selaku Widya Iswara maupun Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi memang sengaja memilih Karanganyar sebagai lokasi kunjungan Diklatpim, dan ini kali kedua saya ke Karanganyar. Karena saya dan teman-teman bisa belajar apa saja di Karanganyar ini,” terangnya.

Karena Karanganyar ini wilayahnya terdiri dari Dusun, Desa, Kalurahan, Kecamatan. Ini sesuai dengan Widya Iswara yang bergerak dari Desa ke Desa dari Kecamatan ke Kecamatan dan memang benar apa yang disampaikan beliau Bapak Bupati Juliyatmono baru saja melalui salah satu misinya bahwa Pusat Pertumbuhan itu ada di Desa. Maka sebagai calon-calon Pemimpin, benahi mental kita untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Belajarlah dari seorang Juliyatmono, dari seorang santri menjadi Ustad sekaligus Guru kemudian Politikus dan sekarang menjadi Bupati Karanganyar, menjadi orang nomor satu di bumi Intan Pari. Cita-cita beliau tidak ingin menjadi PNS tetapi yang memimpin PNS,” sambut tepuk tangan peserta Diklatpim.

Hadir pada Diklatpim tersebut Kepala BKD Karanganyar, Kepala Disperindagkop & UMKM , Kepala Disdikdpora , Kepala Dinas Kesehatan. ad/ind

Read More
7-2

Berikut Ini Hasil Pemenang Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta

7-2

Karanganyar, Minggu (13/09/2015)
Dari hasil penilaian oleh Tim Penilai Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta, yang diberangkatkan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (11/09) dari RRI Surakarta pukul 06.30 WIB sampai finis di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar sepanjang 45 Kilometer, memutuskan berikut ini adalah daftar pemenang.

“Juara I adalah nomor dada 35 yakni PASI Karanganyar, juara 2 dengan nomor dada 38 yakni Putra Ceto 2, dan Juara III nomor dada 41 dari SMK Negeri Jenawi,” ujar Ketua Tim Penilai, Kapten Inf Rusdy, saat pengumunan pemenang peserta, Jumat (11/09) di Lapangan Desa Balong.

Sedangkan Juara Harapan I nomor dada 8 dari Tambak Ngargoyoso, Juara Harapan II nomor dada 89 dari PSHT Ranting Jenawi A, dan Juara Harapan III nomor dada 55 dari SMK Bhina Karya.

“Keputusan Tim Juri ini adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” katanya. pd

Read More
1

Inilah Foto-foto Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta

Inilah foto-foto Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta. Dimulai dari RRI Surakarta sampai di Monumen RRI,  sepanjang 45 kilometer, terbagi 11 Pos, di depan Taman Satwa Taru Jurug, RRI Palur Jaten, Jumok Jaten, Masjid Agung Kaanganyar, Harjosari Popongan, Tugu Ngipik Karangpandan, RM Putri Duyung Karangpandan, Kampung Karet Ngargoyoso, Lapangan Ngargoyoso, dan Gumeng Jenawi.

Terdapat juga empat etape yakni, Masjid Agung Karanganyar, RM Putri Duyung Karangpandan, Lapangan Ngargoyoso, dan Monumen RRI di Desa Balong, Kecamatan Jenawi.

 

Persiapan pemberangkatan

Persiapan di RRI Surakarta

Melewati Pos 1

Melewati Pos 1

DSC_0128

Melewati Jembatan Jurug

6 (2)

Masuk Etape 1

Melewati Palur

Melewati Palur

7 (2)

Start dari Etape 1

8 (2)

Pemeberangkatan Etape 1

9 (2)

Ibu-ibu juga ikut Napak Tilas

10

Disambut Pramuka

11

Kelompok PASI Karanganyar saat melintasi di sekitar Gayamdompo

12

Sambutan pramuka akan masuk Etape 2

13

Pelajar masih mampu berjalan, melewati daerah Karangpandan

15

Tanjakan mendekati Kampung Karet

16

PASI Karanganyar sang juara 1, masuk finis pukul 18.29 WIB

Melintasi Jembatan Jurug

Kostum Unik

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0026

Ribuan Orang Ikuti Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menkobaskan bendera start

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menkobaskan bendera start

Karanganyar, Jumat (11/09/2015)
Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan RRI Surakarta mengadakan acara Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta, Jumat (11/09).

Napak tilas itu diikuti oleh 100 regu, dan setiap regu diikuti 10 orang, dari berbagai kalangan, seperti pelajar, masyarakat, ormas, dan pegawai SKPD .

Sedangkan jarak tempuh dari RRI Surakarta sampai Monumen RRI di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, sepanjang 45 kilometer.

Selain itu juga terdapat empat etape, yakni etape pertama sampai terakhir, berurutan dari Masjid Agung Karanganyar, Putri Duyung Karangpandan, Lapangan Ngargoyoso, dan finisg di Monumen RRI.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat di lokasi pemberangkatan, menceritakan latar belakang saat pasca kemerdekaan, ternyata masih ada ganguan dari Belanda.

“Penyelamatan RRI kala itu untuk tetap bisa sarana menginformasikan kepada masyarakat. Karena ada gangguan dari Belanda, pemancar di ungsikan ke Desa Balong, Kecamatan Jenawi dengan cara digendong,” katanya.

Diperkirakan, peserta terdepan bisa sampai finis pukul 19.00 WIB. Acara napak tilas juga dimeriahkan ketoprak RRI Surakarta, pada malam hari. (tim liputan)

Salah satu peserta saat melewati Jembatan Jurug

Salah satu peserta saat melewati Jembatan Jurug

Tim dari PASI Karanganyar masuk etape pertama, urutan pertama

Tim dari PASI Karanganyar masuk etape pertama, urutan pertama

Read More