Category: Lain-lain

IMG_1914

Dishubkominfo Karanganyar Lakukan Pemasangan Stiker Bebas Asap Rokok di Angkutan Umum

Kominfo

Pimpin langsung : Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melakukan pemasangan stiker bebas asap rokok di Angkutan Umum, Jum’at pagi (22/01/2016).

Karanganyar, Jum’at 22 Januari 2016

Menindaklanjuti himbauan Bupati “Jum’at Bebas Asap Rokok” di ruang publik, perkantoran maupun tempat ibadah yang telah diresmikan pada Jum’at (08/01/2016) yang lalu. Pagi ini Jum’at (22/01) Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (DISHUBKOMINFO) Karanganyar melakukan pemasangan stiker Terima Kasih Tidak Merokok didalam Angkutan Umum”. Pemasangan stiker dilakukan di Jalan Lawu depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar dilanjutkan ke Terminal Bejen dan Terminal Jungke. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar tidak merokok didalam angkutan pada hari Jum’at dan beliau juga menghimbau agar larangan merokok ini bisa dilaksanakan dengan baik sesuai aturan. “ Mari dihari Jum’at jaga udara bersih dan bebas dari asap rokok, nanti tolong penumpang diberi tahu agar tidak merokok didalam Angkutan agar semuanya merasa nyaman,” pesan Bupati pada awak Angkutan.

Kominfo

Foto bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo beserta staf sesaat setelah pemasangan stiker.

Selanjutnya menurut Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo himbauan ini adalah tindak lanjut pencanangan gerakan bebas merokok di Kabupaten Karanganyar khususnya dihari Jum’at. “ Kita berharap bukan hanya dihari Jum’at bebas rokok tetapi untuk hari-hari yang lain semoga dapat diterapkan oleh masyarakat. Pemasangan stiker di transportasi umum khususnya di Angkutan dan Bus demi kenyamanan penumpang bebas dari asap rokok. Kita pasang pada angkutan dan bus-bus yang mempunyai rute tetap di Karanganyar, selaku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kami mendukung penuh himbauan tersebut dengan pemasangan stiker secara cuma-cuma (gratis),” ungkap Kepala Dishubkominfo Agus Cipto Waluyo saat diwawancara. Ind/Tt/Bn

 

Read More
DSC_0125 (2)

Rakor Dewan Pendidikan Se Solo Raya

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka Rakor Dewan Pendidikan se Solo Raya di Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016)

Karanganyar, Kamis 21 Januari 2016
Untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, informasi dan sinkronisasi kegiatan antar Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se Solo Raya sekaligus menyampaikan pokok-pokok pemikiran dan penyusunan dan rekomendasi mengenai kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah di bidang Pendidikan, maka Dewan Pendidikan Se Solo Raya mengadakan Rapat Koordinasi rutin tiga bulan sekali, yang kebetulan pada awal tahun 2016 ini bertempat di Kabupaten Karanganyar, Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016).
Target kegiatan Rakor ini adalah tersusunnya pokok-pokok pikiran dan rekomendasi mengenai keberadaan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dan tersusunnya rekomendasi penyelenggaraan pendidikan dilingkungan Kabupaten/Kota Se Solo Raya yang disampaikan kepada Bupati/Walikota Sesuai dengan konteks pemerintah yang sedang berjalan.
“Semoga dengan adanya Rapat Koordinasi ini bermanfaat besar bagi Dewan Pendidikan. Selamat mengabdi bagi Dewan Pendidkan yang baru dilantik masa bhakti 2015-2020 sesuai dengan ketentuan dan kompetensinya dan mencerminkan nilai-nilai pancasila. Saya (Bupati) bersama Wakil Bupati berharap Pendidikan jauh lebih baik . Mari kita bergerak bersama-sama untuk menjadikan program pendidikan yang lebih maju, mari kita kompak memuliakan anak-anak agar menjadi generasi penerus yang hebat, ujar Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahannya sekaligus membuka Rakor Dewan Pendidikan Se Solo Raya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono mengatakan bahwa tahun ini akan ada perubahan SOT diseluruh wilayah Indonesia.
“Eselon-eselon II kalau dilebur kemungkinan juga tidak akan berkesempatan lagi menjadi Eselon-eselon II, ini sungguh amat mengganggu secara psikologi. Termasuk kewenangan SMA/SMK akan diambil Provinsi, oleh karna itu banyak kewenangan akan dicabut dan nyaris Otonomi Daerah tidak ada lagi gaungnya. Dewan pendidikan dan Dinas Pendidikan harus bergandengan terus, untuk mencapai tujuan yang sama,” kata Juliyatmono .
Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Se Solo Raya, Dr.Arief Suryono mernyampaikan kurangnya respon dari menteri pendidikan kepada Dewan Pendidikan. “Berdasar UU nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan. Selaku yang tergabung dalam Dewan Pendidikan mendesak Menteri Pendidikan untuk segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional, Karena memang kurangnya respon dari Menteri. Dan mudah-mudahan Rakor Dewan Pendidikan Provinsi yang akan di selenggarakan di Bandung nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu Berbadan Hukum sebagai aspirasi Dewan pendidikan di Daerah agar Menteri dapat segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional. Semoga sisa-sia hidup kita ini bisa disumbangkan untuk negara,” terangnya.
Pada Rapat Koordinasi tersebut, Tjuk Susilo selaku Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar meminta Komite agar dipertemukan dengan Kepala Sekolah karena perlu adanya kerjasama yang tentunya dapat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan Se Solo Raya. Ad/Ind/Tt

Read More
DSC_0165

DPRD Keroncong Festival 2016

kominfo

Salah satu group tampil pada ajang Festival Keroncong dalam rangka HUT DPRD Ke-65 Kabupaten Karanganyar, Rabu malam (20/01/2016)

Karanganyar, Rabu 20 Januari 2016
Serangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Jadi DPRD Ke-65 Kabupaten Karanganyar salah satunya Festival Keroncong yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Rabu malam (20/01/2016).

Laporan yang disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Sekretaris DPRD Karanganyar Sujarno bahwa, acara festival keroncong ini baru pertama kali diselenggarakan di Karanganyar. Dasar Keputusan Dewan Perwakilan Kabupaten Karanganyar Nomor 033.10 Tahun 2015 tentang Penetapan Hari Jadi DPRD Karanganyar. Adapun jumlah peserta ada delapan group dari berbagai wilayah di Solo Raya.

“Pada malam hari ini kita mengadakan Festival Keroncong untuk menggerakkan kembali nilai-nilai adi luhur, kita tidak bisa menciptakan tapi mengapresiasikannya. Harapan kita karena tanpa itu generasi muda kita akan sepenuhnya sudah senang tetapi malu, maka dari itu DPRD memberikan panggung untuk melakukan penyampaian aspirasi dan demonstrasi,” terang Sumanto selaku Ketua DPRD Karanganyar saat menyampaikan maksud dan tujuan penyelenggaraan festival keroncong.

Sumanto juga menambahkan, mudah-mudahan dengan ini kita bisa meningkatkan kreasi dan prestasi musik keroncong di Kabuapten Karanganyar karena legenda keroncong juga di Karanganyar, maka mari kita menikmati musik keroncong dengan sebaik-baiknya. Uum/Bn

Read More
DSC_0074

Sosialisasi Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 89 Tahun 2015 Kabupaten Karanganyar

 

kominfo

Buat sesuai prosedur, tertib administrasi : Bupati Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dihadapan para pengurus barang se Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/01/2016)

Karanganyar, Kamis 14 Januari 2016

Untuk  meningkatkan kompetensi terkait dengan pengelolaan UPT dan merupakan langkah terkait pemeriksaan BPK untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah mengadakan Sosialisasi Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 89 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Persediaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Kamis (14 /01/ 2016) di Gedung Wanita Karanganyar.
Acara tersebut diikuti seluruh pengurus barang meliputi SKPD, Kecamatan, UPT, Sekolah, Puskesmas se Kabupaten Karanganyar yang berjumlah  kurang lebih 650 peserta.

Dalam arahannya, Bupati Juliyatmono menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini untuk tertib administrasi.

“ Ini semua dalam rangka tertib administrasi, karena baru tahun 2014 kemarin berdasar audit dari BPK,  Karanganyar mendapat prestasi berupa penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) . Saya ucapkan matur nuwun, opini yang diraih tersebut merupakan rasa percaya masyarakat kepada Pemerintah pada tertib administrasi,” jelas Bupati.
Ia juga mengatakan bahwa Badan Inspektorat adalah yang membantu secara internal sehingga tidak untuk dihindari.

“ Inspektorat itu tangan panjang Bupati untuk ikut membantu meluruskan hal-hal yang kiranya belum atau tidak pas sehingga tidak menimbulkan masalah kedepannya. Jangan sampai penegak hukum masuk dalam ranah Pemerintahan hanya karena tidak tertib administrasi. Jadi saya minta sosialisasi ini untuk diikuti dengan baik, dipahami benar untuk hasil sesuai apa yang kita harapkan. Jadilah PNS yang profesional yang mencintai pekerjaan kita sebagai pelayan masyarakat dan lebih berkreatif“ pesan Bupati. Ad/Ind/Tt/Al/Bn

Read More
aku

Bupati Temui Kusrin di Rumah Dinas

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kedatangan Muhammad Kusrin dengan isterinya, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (14/01)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kedatangan Muhammad Kusrin dengan isterinya, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (14/01)

Karanganyar, Kamis (14/01/2016)
Bupati Karanganyar Juliyatmono memanggil Muhammad Kusrin (42), pria yang mendadak terkenal setelah dia berhasil membuat televisi rakitan, Kamis (14/01). Kusrin datang ke Rumah Dinas Bupati Karanganyar, bersama isterinya.

Saat menerima kedatangan Kusrin, Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam pertemuan itu disampaikan Kusrin memberi merk televisi tabung Veloz, Maxreen, Vitron, dan Zener untuk produk hasil karyanya.

Saat bertemu dengan Kusrin dalam obrolan ringan, Bupati Juliyatmono mengatakan saat dia datang ke acara pemusnahan televisi di Kejaksaan Negeri Karanganyar, Bupati hanya diundang pada acara itu.

“Kita juga mengohormati keputusan hukum karena itu amar keputusan pengadilan. Tapi jauh dari itu kita ambil sisi hikmahnya, semua pihak bahwa karya-karya seperti ini supaya dipercepat dan dibuka ruang seluas-luasnya supaya tidak ada hambatan. Mengurusnya lama sejak 2011, dia memproduksi karena kebutuhan anak isteri harus tetap berjalan,” kata Juliyatmono.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar, lanjut Bupati ke depan akan memfasilitasi supaya segera terbit Standar Nasional Indonesia (SNI) dan karya terus berlanjut.

“Kita akan memanfaatkan tenaganya untuk menjadi motivator di Balai Latihan Kerja (BLK) dan SMK Negeri 2, untuk membagikan ketrampilannya,” kata Bupati.

Sebelumnya, Kusrin yang bertempat tinggal di Dusun Wonosari, RT 002/ RW 003, Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, tersandung kasus, setelah dia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Karanganyar, karena melanggar Pasal 120 Ayat (1) jo Pasal 53 Ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, Permen Perindustrian RI Nomor 17/M-IND/PER/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 84/M-IND/PER/8/2010 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Terhadap 3 (tiga) Produk Industri Elektronik Secara Wajib, UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP), serta Peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan.

Oleh Pengadilan Negeri Karanganyar, dia di pidana enam bulan, dengan hukuman masa percobaan selama satu tahun. Dan menjatuhkan pidana sebesar Rp. 2,5 juta, dengan ketentuan bila tidak dibayar, maka diganti pidana kurungan selama dua bulan.pd

Read More
DSC_0151

Penyerahan DPA SKPD dan Penandatanganan Pakta Integritas APBD Tahun Anggaran 2016

Kominfo

Bupati Karanganyar menyerahkan DPA SKPD dan Penandatanganan Pakta Integritas APBD Tahun Anggaran 2016

Karanganyar, Kamis 14 Januari 2016
Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD dan penandatanganan Pakta Integritas pelaksanaan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2016 ini diselenggarakan oleh DPPKAD Kabupaten Karanganyar pada hari Kamis (14/01/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dengan tujuan agar kegiatan yang dibiayai dari APBD dapat segera dilaksanakan sekaligus sebagai pedoman pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016 serta mewujudkan kesatuan langkah dalam melaksanakan sistem keuangan yang dapat di pertanggungjawabkan dengan baik, tertib administrasi, tepat sasaran serta tanpa akses dan percepatan pelaksanaan kegiatan TA – 2016 sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan tidak menumpuk pada akhir tahun.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kepala DP2KAD dan diikuti oleh perwakilan organisasi (Ketua KONI, Ketua KNPI, Ketua Kwarcab Pramuka, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Karanganyar), seluruh Kepala SKPD, lurah, 4 Perwakilan Kepala Sekolah Swasta dan 16 Perwakilan desa dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Laporan Kepala DP2KAD Karanganyar, Sumarno bahwa DPA TA 2016 terdiri dari DPA SKPD diantaranya DPA SKPD Pendapatan sejumlah 14 DPA dengan jumlah Rp 216.509.544.000,00 dan DPA SKPD Belanja sejumlah 62 DPA dengan rincian sebagai berikut belanja tidak langsung SKPD sejumlah Rp 1.172.833.392.000,00 , belanja langsung SKPD sejumlah Rp 573.375.723.000,00 sedangkan DPA PPKAD terdiri dari : DPA PPKD Pendapatan sejumlah 1 DPA sebesar Rp 1.750.828.805.000,00 , DPA PPKD belanja sejumlah 1 DPA sebesar Rp 306.375.393.000,00 , DPA PPKD pembiayaan sejumlah 1 DPA yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 95.246.159.000,00 dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 10.000.000.000,00.

Selanjutnya Bupati dalam arahannya menyampaikan bahwa APBD sudah terdistribusi ke SKPD dan untuk dilaksanakan dengan baik di awal tahun ini serta Pakta Integritas sudah di tanda tangani dan untuk dilaksanakan se segera mungkin saya (Bupati) berharap jangan ada kasus KKN.

“ Untuk karenanya DPA sudah melalui proses baik input maupun outputnya, BPK sudah mulai berorientasi mengawasi tentang kegiatan yang dilaksanakan ada manfaatnya atau tidak, dalam artian kegiatan tersebut berdampak pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat atau tidak sehingga nantinya BPK juga akan mengaudit kemanfaatan kegiatan tersebut”, ujar Bupati Juliyatmono dihadapan jajaran Kepala SKPD. Ad/Ind/Tt/Ald/Bn

Read More
DSC_0009

Juliyatmono Berikan Motivasi Siswa Hadapi UN

kominfo

Optimis menghadapi masa depan : Bupati Juliyatmono saat memotivasi siswa siswi MAN Karanganyar, Rabu pagi (13/01/2016)

Karanganyar, Rabu 13 Januari 2016

Ujian Nasional tingkat SMA/SMK yang akan dilaksanakan pada April 2016 mendatang, menjadikan perhatian khusus bagi Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar memberikan motivasi kepada siswa siswi menghadapi UN.

Pagi ini Rabu (13/01/2016) dari SMA Negeri 1 Karanganyar berlanjut ke MAN Karanganyar, Bupati Juliyatmono didampingi Kepala Disdikpora dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar dalam arahannya menyampaikan bahwa ujian Nasional harus dipersiapkan dengan benar baik materi maupun mental, belajar sungguh-sungguh dan fokus.

“Hari ini untuk disyukuri, esok hari merupakan harapan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Rad ayat 11 Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang pada diri mereka. Untuk itu hadapi segala sesuatunya dengan optimis, selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Jangan menjadikan diri kita sendiri pesimis dan mudah putus asa yang tidak percaya akan kebesaran dan kekuasaan Allah dan sifat tersebut menjadikan kita termasuk orang-orang yang ingkar. Untuk itu menghadapi ujian nasional besok harus benar-benar dipersiapkan baik dari materi maupun mental, belajarlah dengan sungguh-sungguh dan fokus untuk hasil yang terbaik ” terang Juliyatmono saat memberikan motivasi dihadapan anak-anak didik.

kominfo

Semangat : Karanganyar MAJU, Karanganyar CERDAS

Ia juga mengatakan bahwa membangun komunikasi dengan keluarga yang baik merupakan ketahanan bagi Bangsa dan Negara.

“ Allah selalu memberikan petunjuk sesuai dengan suara hati. Memiliki sebuah cita-cita adalah hal yang penting sebagai sesuatu yang mampu memotivasi kita mengapai impian menjadi nyata. Jangan hanya sekedar lulus. Harus menjadikan yang terbaik, buat bangga kedua orang tuamu dan harus optimis menghadapi masa depan. Seperti yang pernah dikatakan Ki Hajar Dewantara jadikan sekolah itu taman, jadikan guru sebagai teman dan jadikan guru sebagai pemecah masalah. Dan faktor terpenting yang mampu menjadikan kita selalu optimis dan maju adalah bangun dan jalin komunikasi dengan keluarga yang baik karena keluarga merupakan ketahanan bangsa dan negara,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Juliyatmono dihadapan Para Pendidik menekankan pentingnya bekerja secara profesional bekerja dengan sungguh-sungguh, kreatif yakni mampu menyampaikan materi dengan menyenangkan sehingga tidak menimbulkan rasa bosan/jenuh pada anak didik serta secara filosofi apa yang kita lakukan/perbuat dapat dipertanggung jawabkan baik dari segi religi maupun ilmu.

“ Kami titip anak-anak agar diberikan yang terbaik, karena mereka merupakan potret masa depan. Anak-anak kita ini lahir di masa teknologi dan jauh lebih pintar, maka untuk itu kita sebagai guru sekaligus orang tua agar dapat menjalin komuikasi yang baik. Beri pendidikan dan pemahaman yang terbaik kepada anak-anak didik agar terbentuk generasi yang berkarakter. Tunjukkan dedikasi seorang pendidik yang profesional, kreatif dan bertanggung jawab,” pesan Bupati dihadapan sejumlah Guru SMAN 1 dan MAN Karanganyar. ind/bn

Read More
cover IKM.-REVISI-jpg

Indeks Kepuasan Masyarakat DISHUBKOMINFO Kabupaten Karanganyar Tahun 2015

pengujian-kir

Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar

“B/BAIK” KUALITAS KINERJA PELAYANAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN KARANGANYAR

Pelayanan Pengujian Kendaraan bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, tahun 2015 mendapat predikat “B” atau dalam kategori Baik. Peringkat ini diperoleh dari pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat pemohon Uji Kir atau wajib uji kendaraan bermotor.

Instrumen kuesioner memuat pertanyaan tertutup kepada para pemohon uji kir mengenai penilaian mereka terhadap kualitas pelayanan yang diselenggarakan khususnya Unit Pengujian Kendaraan bermotor. Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : KEP/25/ /M.PAN/2/2003 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah, kuesioner memuat penilaian masyarakat mengenai 14 unsur pelayanan, yakni :

  1. Prosedur pelayanan, yaitu kemudahan tahapan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dilihat dari sisi kesederhanaan alur pelayanan;
  2. Persyaratan pelayanan, yaitu persyaratan teknis dan administratif  yang diperlukan untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan jenis pelayanannya;
  3. Kejelasan petugas pelayanan, yaitu keberadaan dan kepastian petugas yang memberikan pelayanan (nama, jabatan serta kewenangan dan tanggung jawabnya);
  4. Kedisiplinan petugas pelayanan, yaitu kesungguhan petugas dalam memberikan pelayanan terutama terhadap konsistensi waktu kerja sesuai ketentuan yang berlaku;
  5. Tanggungjawab petugas pelayanan, yaitu kejelasan wewenang dan tanggung jawab petugas dalam penyelenggaraan dan penyelesaian pelayanan;
  6. Kemampuan petugas pelayanan, yaitu tingkat keahlian dan keterampilan yang dimiliki petugas dalam memberikan/menyelesaikan pelayanan kepada mayarakat;
  7. Kecepatan pelayanan, yaitu target waktu pelayanan dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan oleh unit penyelenggara pelayanan;
  8. Keadilan mendapatkan pelayanan, yaitu pelaksanaan pelayanan dengan tidak membedakan golongan/status masyarakat yang dilayani;
  9. Kesopanan dan keramahan petugas, yaitu sikap dan perilaku petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara sopan dan ramah serta saling menghargai dan menghormati;
  10. Kewajaran biaya pelayanan, yaitu keterjangkauan masyarakat terhadap besarnya biaya yang ditetapkan oleh unit pelayanan;
  11. Kepastian biaya pelayanan, yaitu kesesuaian antara biaya yang dibayarkan dengan biaya yang telah ditetapkan;
  12. Kepastian jadwal pelayanan, yaitu pelaksanaan waktu pelayanan, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan;
  13. Kenyamanan lingkungan, yaitu kondisi sarana dan prasarana pelayanan yang bersih, rapi, dan teratur sehingga dapat memberikan rasa nyaman kepada penerima pelayanan;
  14. Keamanan pelayanan, yaitu terjaminnya tingkat keamanan lingkungan unit penyelenggara pelayanan ataupun sarana yang digunakan, sehingga masyarakat merasa tenang untuk mendapatkan pelayanan terhadap resiko-resiko yang diakibatkan dari pelaksanaan pelayanan.

Dari total nilai semua persepsi responden terhadap keempat belas unsur pelayanan tersebut, diperoleh Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Unit Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar sebesar 74,77 atau dengan kata lain Mutu Pelayanan Unit PKB dalam kategori “Baik” dalam skala penilaian 1,00 sampai dengan 100. Dengan mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas unit pelayanan PKB tersebut, Dishubkominfo Kab. Karanganyar akan semakin bergiat dalam memberikan pelayanan prima khususnya di Unit Pelayanan PKB. (sofi)

Laporan Survey Indeks Kepuasan Masyarakat

 

Read More
DSC_0254

Penguatan SDM-LPM menuju Kabupaten Karanganyar Maju dan Cerdas

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dalam Workshop di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar kemarin, Sabtu (09/01/2016).

Karanganyar, Sabtu 9 Januari 2016

Dewan Pimpinan Daerah LPM Kabupaten Karanganyar mengadakan Workshop Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (09/01/2016). Yang di hadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ketua LPM, serta jajaran SKPD Kabupaten Karanganyar.

Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menigkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengedali pembangunan serta meningkatkan kemampuan masyarakat sebagai SDM untuk mengolah dan memanfaatkan potensi SDA dalam bidang Agrobisnis dan Pariwisata.

LPM merupakan Lembaga Kemasyarakatan Independen yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat, merupakan wahana partisipasi dan aspirasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian yang bertumpu pada masayarakat.

Dalam workshop tersebut, Dewan Pimpinan Daerah LPM Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa akan diberlakukan Subtansi Permendes No.5 Tahun 2015 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa. Permendes 5/2015 (5 Bab-12 Pasal) itu sendiri isinya tentang Ketentuan Umum, Prinsip Penggunaan Dana Desa, Prioritas Penggunaan Dana Desa Untuk Pembangunan Desa, Prioritas Penggunaan Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Ketentuan Penutup.

Permendes No.5 Tahun 2015 tersebut sudah berjalan dengan baik maka akan menghasilkan suatu desa yang kuat, maju, mandiri, dan demokratis. Selain itu juga ada peningkatan kelompok masyarakat melalui kelompok usaha ekonomi produktif, kelompok perempuan, kelompok masyarakat miskin, kelompok nelayan, kelompok lain sesuai kondisi desa. Ald

Read More
DSC_0221

2016 Ujian Nasional di Karanganyar, Serentak Gunakan Sistem CBT

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo didampingi Kepala Disdikpora Karanganyar saat mengisi sesi tanya jawab pada Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) kemarin di Aula Dikpora Karanganyar.

Karanganyar, Senin 11 Januari 2016

Ujian nasional berbasis komputer, Computer Based Test (CBT) yang selanjutnya disebut UN-CBT adalah sistem ujian yang digunakan dalam ujian nasional dengan menggunakan sistem komputer. Petunjuk pelaksanaan ujian nasional dengan CBT ini serentak akan dilaksanakan bulan April 2016 pada ujian nasional tingkat SMA/SMK dan Mei untuk tingkat SMP/Kesetaraan Tingkat B.

“Mudah-mudahan ujian nasional dengan sistem CBT di tahun 2016 ini dapat menjadikan cambuk/motivasi kepada siswa siswi khususnya di Kabupaten Karanganyar supaya meraih hasil yang terbaik. Pada kesempatan ini perlu saya sampaikan juga bahwa di tahun 2016 ini akan membentuk Kampung Matematika di Kecamatan Tawangmangu, semoga dapat dicontoh oleh kecamatan-kecamatan yang lain,” harap Sutarno Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporan panitia.

kominfo

Staf Disdikpora bersama Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar saat mengikuti Pembinaan yang dipimpin langsung oleh Bupati.

Sementara itu dalam arahannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Membangun satu opini bersama ujian merupakan kerja keras, motivasi untuk berkompetisi dan berprestasi. Oleh karena itu kami minta kepada Dinas Pendidikan jelang UN dengan menggunakan sistem CBT untuk benar-benar dipersiapkan lebih awal agar pada pelaksanaan ujian April nanti dapat berjalan lancar sesuai harapan kita. Karena tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang maju, cerdas, lebih berkarakter, bersemangat dan berfilosofi,” tutur Juliyatmono dihadapan Pegawai Disdikpora, Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar pada kegiatan Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) di aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Karanganyar.

Juliyatmono menambahkan sistem CBT ini cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya.

“Kalau memang sudah diarahkan penggunaan Computer Based Test (CBT) serentak pada UN 2016 ini agar benar-benar dipersiapkan dan terus semangati anak didik kita. Karena sistem CBT cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya. Dan perlu saya sampaikan pada kesempatan ini membuat rumusan program untuk peningkatan kinerja guru agar secara kualitas dapat dioptimalkan,” tambahnya. Acara tersebut membuka sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kepala Disdikpora. Uum/Ind/bn

Read More