Category: Lain-lain

aku (2)

Sat Lantas dan Dishubkominfo Adakan Razia Gabungan

Petugas dari Sat Lantas Polres Karanganyar dan Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat razia gabungan untuk kendaraan angkutan barang bak terbuka, di depan Hotel Taman Sari, Rabu (30/03) pagi.

Petugas dari Sat Lantas Polres Karanganyar dan Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat razia gabungan untuk kendaraan angkutan barang bak terbuka, di depan Hotel Taman Sari, Rabu (30/03) pagi.

Karanganyar, Rabu (30/03/2016)
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar dan Sat Lantas Polres Karanganyar, mengadakan razia gabungan terhadap kendaraan bermotor.

Puluhan kendaraan angkutan barang jenis bak terbuka dan taksi, yang sedang melewati di depan Tugu Tri Dharma Perjuangan Raden Mas Said, Jalan Lawu, dari arah timur maupun barat diberhentikan untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya.

“Kendaraan kami periksa dari kelaikan, batas muatan, kelengkapan buku uji, masa berlaku KIR, dan plat uji. Dari razia dimulai sekitar lima belas menit, didapati sekitar lima kendaraan yang ditindak. Ada yang habis masa uji dan tidak membawa buku uji,” jelas Kepala Seksi Pengawasan dan Pengamanan Jalan, Dishubkominfo Karanganyar, Bambang Prasetyo, Rabu (30/03) saat ditemui disela-sela kegiatan tersebut.

Sementara itu ditempat yang sama, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Karanganyar, Iptu Sartono, mengatakan pada kesempatan itu pihaknya selain pemeriksaan surat-surat kendaraan, juga melakukan penempelan stiker Anti Narkoba di beberapa kendaraan yang di razia.

“Penempelan stiker ini terkait operasi Bersinar Candi 2016. Pemeriksaan juga di sampai ke dalam kendaran, mungkin ada benda berbahaya atau narkotika yang disimpan,” katanya. pd

Read More

ROHADI WIDODO MENUTUP KEGIATAN MUSYDA MUHAMMADIYAH KARANGANYAR.

Karanganyar Senin 29 Februari 2016

Rangkaian Pembukaan Musyawarah Daerah Muhamadiyah Karanganyar yang berlangsung mulai anggal 25 sampai dengan 28 Februari 2016, secara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan ditutup oleh wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pada Minggu malam (28/2) kemarin.

Dalam sambutannya Rohadi Widodo mengatakan bahwa keberadaan Mumahamadiyah sebagai organisasi yang konsen terhadap pendidikan, kesehatan dan sosial serta menyebarkan syiar amar ma’ruf nahi munkar sangat berperan dalam upaya menyembangkan dan memajukan Kabupaten Karanganyar. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa mengembangkan dan memajukan sebuah daerah tidak selalu dibebankan kepada pemerintah saja, melainkan perlu keterlibatan semua elemen masyarakat secara luas.

“Melalui Musyda Muhamadiyah Kabupaten Karanganyar Periode Muktamar 47 Tahun 2015-2020 ini, Muhamadiyah harus berkomitmen dan berusaha lebih keras lagi untuk mengentaskan seluruh problem kehidupan di Indonesia terkhusus di Kabupaten Karanganyar melalui berbagai amal usahanya yang dirintis pada bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial,” tutur Rohadi Widodo sekaligus menutup Musda Muhamadiyah.

Diskominfo Karanganyar (kbl,umi)

 

Read More
Dishubkominfokra

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan

Camat Karangapandan saat menyampaikan pidato

Camat Karangapandan saat menyampaikan pidato

 

Karanganyar, 25 Februari 2016

Musyawarah Perencanaan Pembangunan diselenggarakan di Kecamatan Karangpandan yang di hadiri oleh Kepala Desa, Kasi Pembangunan, Delegasidan Gender, Kamis (25/2) kemarin.

Dalam kesempatan hari ini membahas mengenai perencanaan pembangunan yang akan di proritaskan di desa Bangsri, Doplang, Gerdu, Dayu, Karang, Salam, Karangpandan, Toh kuning dan Gondangmanis

Musyawarah yang di selenggarakan bertujuan untuk menyepakati hasil-hasil Musrenbangdes yang menjadi kegiatan pembangunan di wilayah Kecamatan Karangpandan, memprioritaskan pembangunan desa, serta membahas prioritas pembangunan Kecamatan sesuai Fungsi-Fungsi Satuan KerjaPerangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar.

Dishbkominfo Karanganyar (umi)

Read More
DSC_0069

Pangkostrad Ziarah ke Astana Giri Bangun

Pangkostrad Letjen Edy Edy Rahmayadi, saat napak tilas dari Lapangan Matesih ke Astana Giri Bangun, Kecamatan Matesih, Kamis (25/02) pagi.

Pangkostrad Letjen Edy Edy Rahmayadi, saat napak tilas dari Lapangan Matesih ke Astana Giri Bangun, Kecamatan Matesih, Kamis (25/02) pagi.

Karanganyar, Kamis (25/02/2016)
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi, berziarah ke makam Mantan Presiden RI HM Soeharto, di Astana Giri Bangun, Kecamatan Matesih, Kamis (25/02) pagi.

Sebelum berziarah, Pangkostrad melakukan napak tilas sebagai tradisi yang di lakukan Kostrad. Di mulai dari Lapangan Desa Matesih, Letjen Edy Rahmayadi beserta rombongan terlebih dahulu melakukan olahraga ringan, kemudian berjalan melewati perkampungan menuju Astana Giri Bangun, dengan jarak sekitar empat kilometer. Rute itu merupakan yang pernah dilewati almarhum Jenderal Besar (Purnawirawan) HM Soeharto.

Pukul 09.28 WIB, rombongan memasuki pintu belakang Astana. Setelah beristirahat sebentar, kemudian masuk ke dalam Cungkup Argosari. Di dalam bangunan berbentuk rumah joglo terdapat lima makam, dua diantaranya makam almarhum mantan Presiden RI ke 2 dan almarhumah Ibu Tien Soeharto. Di tempat itu, dibacakan surat Yasin, tahlil, peletakan karangan bunga, dan tabur bunga.

“Sedangkan ziarah ini untuk mendoakan almarhum dan almarhumah. Tradisi ini di satuan Kostrad yang dimulai dua panglima sebelum saya. Yakni Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Jenderal TNI Mulyono,” kata Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi.
Pangkostrad juga menjelaskan, saat Kostrad pertama kali dibentuk pada 6 Maret 1961, yang menjabat Pangkostrad pertama kali adalah Soeharto, yang saat itu berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen).pd

Read More
aku copy

Tol Soker : 25 Bidang Tanah Belum di Bebaskan

royek pembangunan jalan tol di wilayah Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, terhenti sementara, karena masih ada bidang tanag yang belum dibebaskan, Rabu (17/02) foto : prada

royek pembangunan jalan tol di wilayah Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, terhenti sementara, karena masih ada bidang tanag yang belum dibebaskan, Rabu (17/02) foto : prada

Karanganyar, Rabu (17/02/2016) 

Proyek jalan tol Solo-Mantingan yang melewati Kabupaten Karanganyar terdapat 25 bidang tanah yang belum dibebaskan. Bidang tanah tersebut berada di wilayah Dusun Plosorejo, Banyu Bening dan Jurang kambil Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo.

Di Desa Jeruksawit, karena ada lahan yang belum dibebaskan, maka pembangunan jalan tol itu sebagian terputus, sehingga tidak bisa menghubungkan jalan yang sudah selesai dibangun.

“Dari 25 bidang tanah itu terdiri 24 bidang milik warga dan 1 makam,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo Mantingan 1, Waligi.

Di Kabupaten Karanganyar, lanjut Waligi terdapat 49 bidang tanah yang melewati proyek tol dari Solo hingga Mantingan.  Semua itu di Kecamatan Gondangrejo berada di  Desa Wonorejo, Jatikuwung, Jeruk Sawit, dan Karangturi. Sedangkan di Kecamatan Kebak Kramat berada di Desa Kemiri dan Waru.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat pertemuan dengan warga yang terkena proyek tol tersebut, Rabu (17/02) di Balai Desa Jeruk Sawit, mengatakan belum di lakukan pengerjaan konstruksi pada lahan yang belum dibebaskan tersebut.

“Bidang tanah yang belum di ketahui pemiliknya akan di konsinyasi atau di titipkan pengadilan. Jika suatu saat pemilik lahan datang langsung bisa diambil ke pengadilan meminta uang hasil lahan yang telah di hitung,” kata Bupati.

Selain itu, Juliyatmono juga mengharapkan proses penggantian tanah desa yang di gunakan untuk gaji perangkat desa uangnya belum terserap dan mendapatkan tanah ganti,  maka mekanismenya harus di percepat.

“Jangan terlalu lama. Sesuai peraturan yang ada, jika belum mendapatkan di Desa tersebut, bisa diperoleh desa lain di kecamatan yang terdekat,” kata Bupati.

Untuk pembebasan tanah tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan tim Appraisal (penilai tanah) independen. Di rencanakan, dalam satu minggu tim sudah bisa menentukan harga tanah.

Diharapkan pembangunan jalan tol ini selesai dan bisa di gunakan pada lebaran tahun ini, dan juga diharapkan dapat memajukan perekonomian Kabupaten Karanganyar.mi

Read More
Bukit Tasin Kembali Longsor

Bukit Tasin Kembali Longsor

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Karanganyar, Jumat (12/02/2016)
Setelah longsor dari Bukit Tasin yang terjadi dua kali beberapa hari lalu, kembali melongsorkan tanah dengan skala lebih banyak, Kamis (11/02) pukul 00.30 WIB dari pada sebelumnya.

Longsor susulan di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso bahkan telah menimbun alat berat excavator yang sebelumnya untuk membuka jalan yang tertimbun longsor, 13 tiang listrik, satu rumah, lahan pertanian yang berada di lereng bukit dan menyebabkan meninggal hewan ternak berupa satu sapi dan tiga kambing.

Kepala Desa Beruk, Sartono menjelaskan lngsor tersebut terjadi pada Kamis malam. Intensitas hujan deras yang terus menguyur wilayah Jatiyoso mengakibatkan tanah di bukit Tasin menjadi labil.
“Luas longsor menjadi lebih besar sekitar 15 hektar, yang tidak jauh dari longsor sebelumnya,” kata Sartono.

Akibat longsor itu, akses jalan menuju Dusun Pengkok dan Pondok menjadi tertutup material tanah basah bercampur batu.

Saat meninjau di lokasi, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menjelaskan saat ini telah ditanggulangi dengan mengirimkan tiga unit genset untuk Dusun Pengkok dan Pondok yang terisolir, dan mendirikan dapur umum.

“Ada dua tempat pengungsian, bagi 80 KK dengan 250 an orang, di SD 1 Wonorejo, kemudian di Balai Desa Beruk dengan jumlah 300 an orang,” katanya.

Kemudian terkait dengan proses belajar bagi anak-anak didik di Desa tersebut, Rohadi mengatakan Sekolah diliburkan terlebih dahulu, karena yang terpenting keselamatan.

“Kita berikan dispensasi dan koordinasikan dengan Disdikpora Kabupaten Karanganyar, karena kondisinya bencana,” kata Rohadi. pd

Read More
DSC_0074

Bupati Karanganyar Tinjau Lokasi Jembatan Tasin Yang Ambrol

kominfo

Kondisi Tanah Yang Longsor

kominfo

Alat berat diturunkan untuk membersihkan material tanah dan batu yang terbawa longsor.

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono pimpin langsung penanganan Ambrolnya Jembatan Tasin

Sebanyak 140 keluarga dengan 600 jiwa yang tinggal di Dusun Pengkok dan Dusun Pondok Desa Beruk Kecamatan Jatiyoso terisolir dengan putusnya jembatan Tasin yang ambrol akibat dari longsoran tanah. Longsor terjadi sebanyak 3 (tiga) kali pada Rabu (10/02) dan Kamis (11/02). Mengetahui hal tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo langsung menuju ke lokasi kejadian guna memimpin langsung penanganan jembatan yang ambrol.

Dalam wawancaranya dengan pers, Juliyatmono menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan segera membersihkan material tanah dan batu yang terbawa oleh longsor untuk kemudian akan dibangun jembatan sementara.

“Satu minggu kedepan warga sudah bisa melalui akses jembatan sementara ini untuk beraktivitas”, Kata Juliyatmono

Juliyatmono menambahkan Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan membuat jalan alternatif lainnya supaya tidak ada kekhawatiran lagi akan terjangan longsor dikarenakan adanya sumber-sumber air di lereng-lereng membuat posisi tanah di lokasi longsor sekarang terus bergerak labil. (Dishubkominfo Karanganyar) ad/bn

Read More
DSC_0030

Eksistensi Bahasa Jawa Harus Dijaga dan Dilestarikan Sebagai Ciri Khas Suku Jawa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Sekaligus Membuka Workshop Bahasa Jawa, Kamis (11/02)

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari pejabat struktural di lingkup Pemkab Karanganyar menghadiri acara workshop bahasa jawa yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar pada Kamis (11/02). Workshop yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat menggunakan bahasa jawa dengan baik dan benar dalam keseharian  tersebut diadakan di aula panti asuhan Aisyiah Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo hadir secara langsung untuk membuka workshop.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa workshop bertemakan Implementasi Penggunaan Bahasa Jawa Yang Baik dan Benar Dalam Kehidupan Sehari-hari sudah sesuai dikarenakan banyak masyarakat Suku Jawa terkhusus anak muda telah luntur akan kecintaannya dalam melestarikan Bahasa Jawa sebagai ciri khas Suku Jawa.

“Masyarakat Suku Jawa yang merantau hampir 45-60 % berhasil mencapai kesuksesan di kota-kota besar di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat yang berasal dari Suku Jawa dengan ciri khas “jawa” nya mampu bersaing. dengan demikian sudah selayaknya kita harus menjaga eksistensi Bahasa Jawa sebagai ciri khas Suku Jawa”, tambah Juliyatmono

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah berupaya turut menjaga eksistensi Bahasa Jawa dengan menggunakan Bahasa Jawa di seluruh kegiatan kedinasan tiap hari Jumat dan mendirikan Kampung Jawa sebagai tempat belajar akan Bahasa Jawa di Sroyo Kecamatan Jaten. (Dishubkominfo Karanganyar) ad/bn

Read More
DSC_0012

Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Kabupaten Karanganyar 2016

kominfo

Imunisasi sebagai pencegahan penyakit yang paling efektif paling murah dan paling mudah, Kamis (11/2).

Karanganyar, Kamis 11 Februari 2016

Imunisasi merupakan program jangka panjang (mencapai kurang lebih 20 tahun), untuk rancangan imunisasi itu telah dirancang lama termasuk pembuatan vaksin. Hal ini dilakukan berdasarkan Landasan Hukum UUD 1945 Pasal 28 B Ayat 2 “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan diskriminasi”. Pasal 28 H Ayat 1 “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 dan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.

“Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi itu masih terbatas. Untuk itu pemerintah wajib mendukung penuh imunisasi yang akan diberikan bagi bayi dan balita, karena tujuan imunisasi itu menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Imunisasi ini sebagai upaya pencegahan Cost Effective (paling murah paling mudah) karena menggunakan vaksin produksi dalam negeri sesuai standar keamanan WHO. Jadi imunisasi itu bukan urusan pribadi melainkan urusan komunitas/keseluruhan karena imunisasi itu harus dilakukan secara merata dengan cakupan yang tinggi, dan perhatian khusus diberikan di wilayah rawan sosial, rawan penyakit/KLB (Kejadian Luar Biasa) dan daerah-daerah sulit secara geografis,” terang Fathkul Munir, SKM.M.Kes selaku Bidang Pengendalian Penyakit dan penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Karanganyar ketika menyampaikan paparannya pada kegiatan Kebijakan Imunisasi dan Strategi Eradikasi Polio, Kamis (11/2) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar.

“Harapan kami khususnya untuk pelayanan kesehatan agar dipahami dengan benar dan tolong untuk disebarluaskan ke masyarakat untuk pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan mulai 8 Maret 2016 s/d 15 Maret 2016 secara serentak di Indonesia termasuk Kabupaten Karanganyar,” pesannya.

Acara dihadiri oleh Jajaran SKPD, Camat, Puskesmas,Bidang Pelayanan Kesehatan dan Penyuluh Kesehatan. Pada kesempatan tersebut disampaikan data dasar persiapan PIN Kabupaten Karanganyar tahun 2016 meliputi : jumlah Puskesmas (21), jumlah Desa/Kelurahan (177), Jumlah Pos PIN (1.266), jumlah balita usia 0-59 bulan (62.130), kebutuhan vaksin (4.292 Vial), jumlah vaksin carrier (264), jumlah vaksinator (471), jumlah kader (6.924).

Dishubkominfo Karanganyar (Ind/Uum).

Read More
DSC_0022

KPID Jateng Beri Pembekalan Pada Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran Kabupaten Karanganyar

kominfo

Kabid Kominfo Dishubkominfo Karanganyar Eny Fauziah Serahkan Surat Keputusan (SK) Pengawas Siaran Radio Kepada Salah Satu Peserta Pembekalan Oleh KPID Semarang, Rabu (10/2)

Karanganyar, Rabu 10 Februari 2016

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) merupakan media massa yang mempunyai peran penting dalam meyampaikan informasi kepada masyarakat baik dalam kehidupan sosial, budaya, politik dan ekonomi. Yang memiliki kebebasan dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi pendidikan, hiburan serta kontrol dan perekat sosial.

“ Keberadaan Kelompok Pemantau Penyiaran bertugas membantu Pemerintah dalam hal melaksanakan pemantauan isi siaran Lembaga Penyiaran yang berada di wilayahnya. Hal ini sangat dibutuhkan dalam rangka melindungi masyarakat dari pengaruh buruk isi siaran yang disiarkan/ditayangkan media elektronik serta mewujudkan penyiaran yang sehat,” hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kominfo Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Eny Fauziah pada acara Pembekalan Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran, Rabu (10/2) di Radio Swiba Karanganyar. Dihadiri oleh KPID Prov. Jateng serta diikuti Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran dari perwakilan PGRI, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan Aisyiah Karanganyar.

Sementara itu, menurut Mulyo Hadi Purnomo selaku Koordinator Bidang Penindakan dan Pembinaan KPID Prov. Jawa Tengah mengatakan bahwa KPI/KPID adalah representasi publik dalam membangun dunia penyiaran yang mana frekuensi milik publik dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

“ Masyarakat perlu dilibatkan dalam pengawasan terhadap isi siaran pada lembaga penyiaran didaerahnya yang mencakup Kabupaten/Kota. Yang mana pendengar harus dilatih kritis dan peduli isi siaran terhadap isi siaran. Maka dengan adanya Kelompok Masyarakat Pemantau juga dapat mendukung literasi media,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut ia berharap Radio Swiba sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di Karanganyar dapat menjadi inspirasi bagi Lembaga Penyiaran Publik Lokal lainnya.

“Saya selaku perwakilan KPID Provinsi, minta tolong untuk Dishubkominfo Karanganyar khususnya Radio Swiba untuk dapat menjadi parthner/mitra kerja sebagai upaya menjaga agar siaran tetap sehat dan bermanfaat. Kami berharap kepada Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran Karanganyar khususnya dapat memahami bersama pentingnya pengawasan terhadap isi siaran yang kiranya mengarah ke unsur negatif dapat segera dicegah/dibatasi agar tidak merambah luas kepada keluarga, sahabat maupun masyarakat sebagai pendengar. Dan ini merupakan bagian dari bakti kita kepada masyarakat,”tambahnya.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More