Category: Lain-lain

DSC_0213

Karanganyar Peringati Harkitnas Ke-108

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono sebagai Irup pada Upacara Peringatan Harkitnas ke-108 Kab. Karanganyar, Jum’at pagi (20/5/2016).

Karanganyar, Jum’at 20 Mei 2016

Bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Jum’at pagi (20/05) sejumlah PNS, Gerakan Organisasi Wanita, Bhayangkari, Persit, Dishub, Satpol PP, Polri, Mahasiswa serta Pelajar dilingkungan Karanganyar mengikuti Upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-108 .

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Pemimpin Upacara, Iptu.Sutarno Polres Karanganyar.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan bahwa Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter” tema yang diangkat untuk peringatan Kebangkitan Nasional tahun 2016 ini. Dengan tema ini kita ingin menunjukkan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter.

Kerja nyata kemandirian dan karakter kita semua terpusat pada pemahaman bahwa saat ini kita dihadapkan dalam kompetisi global. Persaingan bukan lagi muncul dari tetangga-tetangga di sekitar lingkungan kita saja, sebaliknya justru inilah saat paling tepat bagi kita untuk bahu membahu bersama sesama anak bangsa untuk memenangkan persaingan-persaingan pada aras global, karena lawan tanding kita semakin hari semakin muncul dari seantero penjuru dunia. Sebagai satu kesatuan, mau tidak mau kita harus bangkit untuk menjadi bangsa yang kompetitif dalam persaingan pada tingkat global tersebut.

Pada aspek-aspek kerja nyata, kemandirian dan karakter kitalah terletak kunci untuk memenangkannya. Kita bukan saatnya lagi mengedepankan hal-hal sekedar pengembangan wacana yang sifatnya seremonial dan tidak produktif. Kini saatnya bekerja nyata mandiri dengan cara-cara baru penuh inisiatif, bukan hanya mempertahankan dan membenarkan cara-cara lama sebagaimana yang telah dipraktikkan selama ini. Hanya karena telah menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan berarti sesuatu telah benar dan bermanfaat. Kita harus membiasakan yang benar dan bukan sekedar membenarkan yang biasa.

Usai pelaksanaan Upacara Harkitnas dilangsungkan penyerahan penghargaan TOP BUMD tingkat Nasional kategori TOP BUMD 2016, TOP BPR 2016, TOP CEO BUMD 2016, TOP Pembina BUMD Award 2016. Dilanjutkan penyerahan Kendaraan Dinas Operasional Patroli Suzuki APV No Pol AD 9582 BF bantuan DAK(Dana Alokasi Khusus) sarana Prasarana Satuan Polisi Pamong Praja, Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2016 serta penyerahan hadiah Grand Price undian Tabungan Bima Periode II untuk wilayah Jateng berupa 1 (satu) unit Toyota Fortuner.

Peringatan Harkitnas kali ini dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan diantaranya Kirab Wayang Semar, Festival gelar Dalang Cilik, Sarasehan Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

 

Read More
DSC_0325

SMP Negeri 1 Karanganyar Nyatakan Sikap Anti Narkoba

kominfo

Rohadi Widodo memimpin langsung Deklarasi Anti Narkoba di halaman SMP Negeri 1 Karanganyar, Jum’at (13/05).

Karanganyar, Jum’at 13 Mei 2016

Bertempat di halaman SMP Negeri 1 Karanganyar, Wakil Bupati Rohadi Widodo sekaligus Ketua P4GN Karanganyar memimpin langsung Deklarasi Anti Narkoba yang diikuti seluruh Guru dan Siswa, Jum’at pagi (13/05).

Isi pernyataan Sikap Anti Narkoba SMP Negeri 1 Karanganyar :

  1. SMP Negeri 1 Karanganyar menyatakan haram hukumnya segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya.
  2. SMP Negeri 1 Karanganyar siap menjadi pelopor pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
  3. SMP Negeri 1 Karanganyar menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba, baik dilingkungan sekolah maupun dimasyarakat.
  4. SMP Negeri 1 Karanganyar mendukung dan menghargai seluruh usaha Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam memerangi dan menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba dengan segala akibat yang ditimbulkannya.
  5. SMP Negeri 1 Karanganyar mendukung dan mendorong Penegak Hukum dan Lembaga/Instansi terkait melakukan pemberantasan peredaran narkoba dan semacamnya.

Pada kesempatan tersebut Rohadi Widodo berpesan kepada seluruh siswa siswi SMP Negeri 1 Karanganyar untuk tidak mencoba Narkoba.

“Jangan sampai ada pelajar Karanganyar yang menggunakan narkoba. Mendekat saja tidak boleh, apalagi sampai mencobanya. Jangan sampai coba-coba, karena sekali mencoba, kalian akan menyesal untuk selamanya,” tegasnya.

Rohadi menekankan kepada seluruh siswa siswi untuk terus meningkatkan prestasi demi masa depan yang cerah. Negara akan menjadi kuat jika memiliki generasi muda yang berkarakter dan berkualitas baik secara moral maupun spiritual.

Dishubkominfo (ch/ind)

Read More
pemda

PENGUMUMAN HASIL PEMENANG LOMBA LOGO HARI JADI KABUPATEN KARANGANYAR KE-99

Berdasarkan hasil seleksi oleh tim juri lomba logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99 tahun 2016 yang dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar, berikut ini kami sampaikan pengumuman hasil seleksi dengan pemenang sebagai berikut:

  1. Juara I atas nama Muhammad Abdul Qorip (Ngrawoh RT 03/XV Tegalgede Karanganyar)
  2. Juara II atas nama Teguh Haryanto (Gondang RT 01/08 Karangbangun Matesih Karanganyar)
  3. Juara III atas nama Taufik Indra Romadona, S.IKom (Sangen RT 001/001 Jatipuro Karanganyar)

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadikan perhatian.  Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.[es]

Read More
DSC_0068

Baznas Karanganyar, Target ZIS 2016 Capai Tujuh Miliar Per Tahun

dishubkominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Secara Simbolis Serahkan Dana Bantuan Pengelolaan Sampah, Senin (25/4)

Kegiatan Sosialisasi oleh Baznas Kab. Karanganyar terkait zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) 2,5 persen dari penghasilan berdampak positif pada peningkatan perolehan ZIS di SKPD-SKP, BUMD, BUMN, Sekolah–Sekolah, Perusahaan maupun warga masyarakat/perseorangan di wilayah Karanganyar.

Sosialisasi yang dilakukan berdasarkan UU No. 23 Tahun 20111, PP No. 14 Tahun 2014 dan pelaksanaan Inpres No. 3 Tahun 2014 serta Surat Edaran (SE) Mendagri no. 33 tahun 2014 tentang optimalisasi pembayaran zakat, infaq dan sedekah.

“Alhamdulillah, data yang masuk ke Baznas 2,5 persen dari penghasilan, semakin meningkat utamanya dilingkungan Pegawai Negeri Sipil,  baik Itu 2,5 persen dari penghasilan/gaji, sertifikasi maupun honor,” terang Abdul Mu’id selaku pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya.

Ditambahkannya juga bahwa untuk tahun 2016 ini, Baznas Karanganyar dalam perolehan sekaligus pengumpulan ZIS ditarget mencapai tujuh (7) miliar lebih pertahun.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengapresiasi kelancaran pelaksanaan sosialisasi  Baznas Karanganyar khususnya dimasing-masing SKPD, Sekolah.

“Dari sosialisasi kemarin, ternyata banyak dikalangan PNS yang bersedia memberikan tiga (3) persen dari gajinya. Itukan sudah melebihi target dari 2,5 persen. Semoga membersihkan sebagian dari penghasilan dapat membawa keberkahan kepada kita semua, dan semoga target perolehan ZIS sebesar 750 juta rupiah di bulan Mei 2016 besok dapat tercapai,” harap Wabup.

Rohadi Widodo menyampaikan pula untuk Dana Baznas yang terkumpul digunakan untuk kemashlahatan umat, diantaranya bantuan pengolahan sampah di Desa Buran Kec. Tasikmadu, dibeberapa tempat untuk pembuatan sumur bor, bantuan beasiswa UNS untuk lulusan STM bekerjasama denga Indomobil.

Selanjutnya, pada sarasehan Baznas tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengolahan Sampah di Buran, Tasikmadu sebesar Rp. 42 juta serta Penyerahan beasiswa kepada 23 mahasiswa D1 UNS jurusan tehnik Otomotif bekerjasama dengan Suzuki program beasiswa Baznas, Senin (25/4) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_1251

Karanganyar Peringati Kartini dan OTDA

Peringatan Hari Kartini ke-137 tahun dan Hari Otonomi Daerah ke-20 tahun, di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Peringatan Hari Kartini ke-137 tahun dan Hari Otonomi Daerah ke-20 tahun, di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Kamis 21 April 2016

Bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kartini ke-137 yang mengusung tema kita tingkatkan kualitas keluarga melalui generasi sehat, ekonomi kuat, perempuan bermartabat sekaligus peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-20 tahun 2016, Kamis pagi (21/4).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Komandan Upacara, Kabag. Ren Polres Karanganyar, AKP. Sumarmi, SH.

Upacara diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Wakil Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pimpinan BUMN, BUMD, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Karanganyar, seluruh PNS dilingkungan Karanganyar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) serta Pelajar.

Para peserta upacara menggunakan busana adat jawa, kebaya bagi wanita dan beskap landung bagi pria.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa hal yang lebih utama untuk kita indahkan adalah mengimplementasikan semangat kartini dalam kehidupan nyata agar terwujud kesetaraan gender. Perlu dipahami bahwa kesetaraan gender mengandung makna kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia, agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan pertahanan dan keamanan nasional (hankamnas), serta kesamaan dalam menikmati hasil-hasil pembangunan.

“Upaya mewujudkan kesetaraan gender tidak akan melupakan kodrat wanita yang secara biologis tidak bisa digantikan oleh laki-laki, yakni mengandung, melahirkan dan menyusui,” terang Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut dibacakan pula Amanat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-20, bahwa Penetapan peringatan hari Otonomi Daerah secara Nasional setiap Tanggal 25 April didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1996 tentang Otonomi Daerah.

Yang bertujuan untuk memasyarakatkan dan memantapkan pelaksanaan otonomi daerah disetiap tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat sampai dengan daerah. Hal ini sesuai dengan tema, yakni Memantapkan Otonomi Daerah Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Dalam catatan Kementerian Dalam Negeri, masih terdapat sejumlah Pemerintah Daerah yang berkinerja rendah dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Meskipun terdapat sejumlah faktor penentu peningkatan kinerja penyelenggaraan daerah, namun para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah memegang kunci dalam mengembangkan kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Setiap tahun Kementerian Dalam Negeri melakukan “Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD)” berdasarkan laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang disampaikan oleh masing-masing daerah.

Untuk itu, upaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah harus terwujud sinergi pemerintahan secara nasional. Dalam hal ini, setiap kebijakan nasional harus ditindaklanjuti dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masing-masing daerah. Oleh karena itu kebijakan NAWACITA atau 9 (Sembilan) Agenda Prioritas Pemerintah Kabinet Kerja harus menjadi rujukan dalam menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta harus mampu dilaksanakan secara efektif. Semoga dengan semangat Hari Otonomi Daerah, kita dapat merefleksikan kembali makna otonomi daerah dan menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini.

Usai pelaksanaan Upacara, masih ditempat yang sama dilangsungkan lomba masak nasi goreng yang diikuti seluruh pejabat Pemerintahan Karanganyar mulai dari Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda, Pimpinan BUMN, BUMD, Jajaran Kepala SKPD, Kepala Bagian Setda serta seluruh Camat se Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan lomba masak ini bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan antara unsur Pimpinan dan unsur pelaksana di jajaran Pemerintah Kab. Karanganyar dalam rangka mewujudkan Karanganyar maju dan cerdas.

“Menghormati perjuangan kaum wanita dan sewaktu-waktu bapak-bapak pejabat dapat menggantikan peran ibu didapur,” terang Larmanto selaku Kepala Disperindagkop&UMKM saat menyampaikan laporannya yang disambut tepuk tangan oleh para ibu yang hadir pada acara lomba tersebut.

Sementara itu, menurut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, peringatan Kartini ke 137 ini dapat mensejajarkan kaum ibu menjadi lebih baik lagi dalam meningkatkan kualitas keluarga dengan melahirkan anak-anak yang cerdas, sehat untuk martabat bangsa dimasa depan.

“Semoga kaum perempuan memberikan andil yang besar untuk kemajuan bangsa,”harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desperindagkop sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Larmanto, menyampaikan bahwa menu yang dimasak adalah Nasi goreng dengan 3 (tiga) kriteria penilaian yakni rasa, kreatifitas menu dan penampilan pada penyajian. Dengan durasi 1 jam (60 menit), mulai dari meracik bumbu sampai dengan penyajian harus ditempat area memasak, tidak boleh membawa bumbu jadi ataupun nasi goreng siap saji dari rumah, penilaian dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

Pada lomba masak tersebut mendatangkan tiga juri yakni Chef The Alana Hotel, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Karanganyar.

Untuk tingkat SKPD, Juara I (BPPT), Juara II (DP2KAD), Juara III (DPU) dan tingkat Eselon III Juara I (Kabag. Kesra Setda Karanganyar), Juara II (Kecamatan Tawangmangu), Juara III (Kecamatan Karangpandan).

DSC_0107

Aksi Bupati Karanganyar Juliyatmono Mengikuti Lomba Masak Nasi Goreng Meriahkan Hari Kartini, Kamis (21/4)

DSC_0200

01. Hasil Kreasi Masakan Bupati Karanganyar Juliyatmono 02. Hasil Kreasi Masakan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berkesempatan untuk ikut meramaikan lomba tersebut dengan mencoba memasak nasi goreng yang dinamai “Nasi Goreng Guyub Rukun”, sedang Wakil Bupati, Rohadi Widodo menamakan nasi goreng yang dimasaknya dengan  sebutan Nasi Goreng Hujan Gerimis”.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/ft)

Read More
DSC_0189

Pelatihan Berbasis Kopetensi

DSC_0161

Bupati Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam Pembukaan Pelatihan Kerja, Kamis (15/04).

Bupati Karanganyar saat menyematkan secara simbolis tanda dimulainya Pelatihan Berbasis Kompetensi.

Bupati Karanganyar saat menyematkan secara simbolis tanda dimulainya Pelatihan Berbasis Kompetensi.

Pelatihan Berbasis Kopetensi

Karanganyar, 15 Februari 2016

Buapati Juliyatmono membuka Pelatihan Berbasis Kopetensi yang diikuti oleh staff Dinsos serta anggota Pelastihan Berbasis Kompetensi, Jum’at (15/04) di UPT Balai Pelatihan Kerja Dinsos Kabupaten Karanganyar.

Tujuan dari program berbasis kopetensi ini memberian ketrampilan kepada masyarakat supaya bisa mandiri dalam menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dan tidak tergantung terhadap orang lain,

Kegiatan ini juga menyiapkan masyarakat khususnya  dalam dunia kerja. Melatih mereka agar lebih mandiri, mengasah kreatfitas mereka dan menumbuhkan jiwa wirausaha mereka.

Ada 5 bidang pelatihan didalam program Pelatihan Berbasis Kompetensi ini, diantaranyaPelatihan menjahit, bordir, bengkel las listrik dan lain sebaginya, yang masing-masing kelas terdiri dari 16 orang.

“Dua kelas diantaranya merupakan bantuan dana APBD dimana setiap kelas terdiri dari 16 orang. Anggota terdiri dari masyarakat Kabupaten Karaganyar yang belum mendapatkan pekerjaan, sehingga di ajarkan pelatihan bebrbasis kompetensi ini supaya mempuyai keahlian khusus kedepannya digunaan sebagai lapangan pekerjaan,” Ujar pak Maridi selaku staff  Dinsos Pelatihan Berbasis Kompetisi.

Dalam waktu dan tempat yang sama di adakan penanaman pohon sebagai bentuk menjaga kelestarian alam. penanaman pohon tersebut juga mengakhiri kegiatan di UPT Balai Pelatihan Kerja Dinsos Kabupaten Karanganyar.

Dishubkominfo Karanganyar (ft,ch,kbl,ch,umi,nnk)

Read More
DSC_0011

Los Pasar Karangpandan Terbakar

Sisa kebakaran yang di pasar karangpandan, membakar los, kios dan loket pasar, Rabu (06/04) pukul 02.00 WIB

Sisa kebakaran yang di pasar Karangpandan, menghanguskan  tiga los,  empat kios dan dua loket pasar, Rabu (06/04) pukul 02.00 WIB

Karanganyar, Rabu (06/04/2016)
Pasar Karangpandan, Rabu (06/04) pagi, pukul 02.00 WIB terbakar, mengakibatkan dua los yang dipakai untuk 108 pedagang, satu los darurat untuk 86 pedagang, empat kios untuk empat pedagang dan dua loket pasar hangus terbakar, hanya tersisa rangka dan seng.

Beruntung, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, namun sementara waktu kerugian material belum dapat dihitung. Hal tersebut seperti dikatakan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, Rabu (06/04) saat dijumpai di lokasi kebakaran itu.

“Dugaan sementara ini penyebab kebakaran dari arus pendek listrik. Kebakaran juga tidak merembet kios disekitarnya, karena kesigapan petugas kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar ,” katanya.

Untuk memadamkan si jago merah, didatangkan empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Karanganyar dan Surakarta masing-masing dua mobil damkar. Masing juga dibantu enam unit mobil tangki air.

Saat meninjau lokasi kebakaran, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Bupati mengatakan bagi pedagang mempunyai kios dan los yang terbakar, akan diberikan santunan sosial karena bersifat darurat terkena musibah. pd

Read More
DSC_0139

Pencairan Dana Desa Tahap Pertama, 162 Desa Terima Rp. 62, 2 Miliar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya terkait pencairan dana desa tahap I, Rabu (06/04).

Karanganyar, Rabu 06 April 2016

Berdasar Surat Dirjen Perimbangan Keuangan No. S-182/PK/2016 Tanggal 10 Maret 2016 Perihal Penyaluran Dana Desa, Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 93 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Desa, Peraturan Bupati Karanganyar Tahun 2015 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa setiap desa tahun anggaran 2016.

Hari ini, Rabu (06/4) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dilaksanakan Rapat Pencairan Dana Desa Tahap I (60%) tahun 2016, yang dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bappermades), Inspektur Daerah, Kepala Bank Daerah, SKPD terkait serta diikuti Camat, Kepala Desa, Tenaga Ahli Kabupaten dan Pendamping Desa setiap Kecamatan.

Tahun 2106, Kab. Karanganyar mendapatkan Alokasi Dana Desa sebesar Rp. 103, 8 miliar sedangkan pencairan dana desa melalui dua tahap yakni 60% dan 40%.

“ Untuk tahap I (60%) ini akan dicairkan sebesar Rp. 62,2 miliar yang diperuntukkan sejumlah 162 Desa, masing-masing mendapat dana berkisar Rp. 300 juta sampai dengan Rp. 400 juta setiap desa. Dengan demikian secara administrasi, pengerjaan SPJ harus maju, tepat waktu dan lebih tertib lagi,” terang kepala Bappermades Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat saat menyampaikan laporannya.

Ia mengatakan bahwa Pendamping Desa agar tetap bertahan mendampingi di Kecamatan dan Desa karena keberadaan mereka benar-benar membantu.

Ditambahkannya, kewenangan dana desa ada di Camat, uang yang diambil dari rekening desa memang harus digunakan sesuai dengan kegiatan desa.

“Begitu uang masuk ke kas daerah, tujuh (7) hari setelahnya harus sudah masuk ke rekening desa untuk segera digunakan untuk pembangunan maupun kegiatan desa lainnya yang sudah disusun sebelumnya,”imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam arahannya menekankan perlunya langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penyalahgunaan dana desa.

“ Hari ini adalah dokumen yang menandai antisipasi adanya penyalahgunaan dana. Karena KPK yang akan turun langsung memeriksa kegiatan dana desa ini,”pesannya.

Ia mengatakan pencairan dana desa tahap II (40%) akan direalisasikan pada bulan Agustus mendatang.

“Untuk itu saya minta tolong untuk diwaspadai kalau dana desa sudah masuk di rekening desa, jangan sampai dikeluarkan semua melainkan dikeluarkan sesuai dengan rencana kegiatan yang memang harus segera membutuhkan biaya”,tandas Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menghimbau kepada segenap Camat, Kades agar menggunakan dana desa secara gotong royong bersama masyarakat.

“Asal panitia pembangunan di desa sudah terbentuk, saya yakin dana 400 juta akan dapat digunakan sebagaimana mestinya dengan melibatkan warga desa agar guyup rukun, jangan sampai menggunakan pihak ke tiga,” pesannya.

Juliyatmono juga berharap dana desa di Karanganyar ini dapat menjadi percontohan Nasional untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0526

Pelantikan Pengurus DPD HWK Se Solo Raya

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Sesaat Setelah Pengukuhan, Jumat (1/4)

Karanganyar, Senin 4 April 2016

Pelaksanaan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Wanita Karya (HWK) se Solo Raya meliputi Kota Surakarta, Kab. Karanganyar, Kab. Sragen, Kab. Boyolali, Kab.Sukoharjo, Kab. Klaten, Kab. Wonogiri Masa Bhakti 2015-2020, Jumat (1/4) kemarin, di Pendopo Bupati Karanganyar.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua HWK Provinsi Jawa Tengah, Sri Harini, disaksikan Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta segenap pengurus dan anggota HWK se Solo raya.

Terpilih pengurus HWK Kab. Karanganyar, sebagai Dewan Pembina : Siti Khomsyah Juliyatmono, Ketua : Suwarni, Wakil Ketua : Rumiyati Bambang S, Sekretaris : Retno Widayati, Bendahara : Padmini Supadjo.

Suwarni, selaku Ketua HWK Kab. Karanganyar terpilih, dalam sambutannya berharap HWK dapat terus berjuang dan maju dalam berkarya untuk jati diri maupun bangsa dan Negara sehingga dapat membantu mensukseskan program-program pemerintah.

Sementara itu, menurut Bupati Karanganyar Juliyatmono, HWK merupakan organisasi wanita yang berhak maju dan berkembang. Tidak perlu ragu dan takut karena organisasi HWK ini legal dan berkembang.

“Diharapkan agar HWK ini berkembang dan terus dikenal di masyarakat. Oleh karenanya kepada segenap ibu-ibu dalam wadah HWK ini untuk lebih gigih lagi dalam mewujudkan obsesinya agar dapat terus berkarya”, ujar Juliyatmono.

 Ia juga menekankan bahwa kualitas HWK untuk lebih ditingkatkan yang dimulai dari keluarga, karena keluarga merupakan ketahanan bangsa dan Negara.

“Mainkan peran ibu baik sebagai pribadi maupun warga Negara untuk memajukan organisasi HWK secara kualitas untuk ditingkatkan dan berkiprah untuk bangsa dan Negara yang dimulai dari keluarga”, pesan Bupati Karanganyar dihadapan segenap Pengurus HWK se Solo raya.

Dishubkominfo Kra (ad/ind)

Read More
DSC_0046

RAT Beringin Mas Setda Karanganyar

DSC_0046

KPRI harus mengutamakan kesejahteraan anggotanya : Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri RAT Beringin Mas.

Karanganyar, Kamis 31 Maret 2016

Rapat anggota Tahunan (RAT) dalam rangka laporan pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KPRI) “ Beringin Mas” Sekretariat daerah Kabupaten Karanganyar tutup buku tahun 2015, Kamis (31/3) di Gedung DPRD Kab.Karanganyar.

Ali Ghufron selaku Ketua KPRI Setda Karanganyar dalam laporannya mengatakan bahwa RAT dapatt erlaksana apabila telah tercapai kurang lebih 150 anggota yang hadir.

“Semoga kehadiran anggota Beringin Mas ini dapat menambah semangat dan berkah atas KPRI,” terangnya dihadapan Pengurus Dewan koperasi daerah dan para anggota Koperasi.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya menekankan pada kewajiban seorang PNS menumbuhkan rasa memiliki Beringin Mas sebagai Koperasi Pegawai Negeri di lingkungan Pemerintahan Kab. Karanganyar.

Ini adalah tugas organisasi koperasi dalam setiap akhir tahun harus melaksanakan RAT dengan tujuan utamanya yakni meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“ Saya berharap bagaimana Beringin Mas ini dapat berkembang dengan baik, dapat membawa anggotanya semangat dan bahagia. Ibarat kata, belum mantab jadi PNS kalau belum menjadi anggota Beringin Mas. Sehingga mendorong kita sebagai seorang PNS tertanam rasa memiliki koperasi,” pesannya.

Bupati juga menghimbau kepada seluruhan angota Beringin Mas untuk lebih memajukan koperasi, semisal dengan membeli kebutuhan di koperasi. Disamping harga lebih murah dari pasaran, juga mendapat point untuk peningkatan kesejahteraan anggota.

“ Maka saya minta untuk benar-benar diuri-uri/dilestarikan koperasi Beringin Mas ini untuk kesejahteraan PNS Karanganyar,” harapnya.

DishubkominfoKaranganyar(ind/umi/kbl)

Read More