Category: Lain-lain

DSC_0073

Bupati : 45 Hari KKN, Mahasiswa Harus Berani Ingatkan Warga Jam Wajib Belajar

kominfo

Jam wajib belajar harus ditanamkan di rumah-rumah penduduk, Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya, Kamis (14/07/2016).

Sejumlah 251 Mahasiswa Sebelas Maret Surakarta akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kab. Karanganyar yang tersebar di empat Kecamatan yakni Kec. Gondangrejo (Desa Wonosari, Desa Jeruksawit), Kec. Jenawi, Kec. Jaten ( Desa Jaten, Desa Brujul) dan Kec. Ngargoyoso ( Desa Jatirejo).

“ KKN ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan setiap mahasiswa untuk mengakhiri masa studinya. KKN dilakukan dua kali dalam setahun. Dari jumlah 251 mahasiswa meliputi 167 putri dan 84 putra yang terbagi menjadi tiga kategori yakni regular dari UNS sejumlah 200 mahasiswa, 41 Mahasiswa dari IBM dan BMKG serta 10 Mahasiswa dari Ternate. KKN akan dilaksanakan satu setengah bulan di empat Kecamatan,” terang Hendro Saputro selaku Koordinator KKN UNS.

Penerimaan Mahasiswa KKN Thematik Integratif UNS tersebut diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang didampingi Kepala Bappeda, Kamis (14/07/2016) di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan kepada segenap Mahasiswa KKN untuk terus memotivasi masyarakat pentingnya menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk kehidupan masa depan lebih baik.

“ Saya harapkan adik-adik mahasiswa ini, berani untuk selalu mengingatkan warga di jam wajib belajar, yang dimulai bakda maghrib. Selain untuk berkumpul keluarga juga mewajibkan anak-anak untuk belajar karena waktu semacam itu adalah waktu yang berkualitas. Sehingga tidak ada anak yang masih keluyuran diluar, orang tua juga dapat mendampingi,” ujar Juliyatmono dihadapan Mahasiswa KKN.

Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan mulai SD sampai dengan SMU/SMK adalah gratis, jadi tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“ Kalau masih ada yang tidak sekolah berarti kulturnya yang harus dirubah. Selama 45 hari, ini adalah tugas adik-adik untuk selalu menyemangati masyarakat pentingnya pendidikan. Kehadiran mahasiswa KKN ini untuk memotivasi generasi muda untuk kedepan lebih baik terlebih kami selaku Pemerintah telah memberikan beasiswa sebesar 2,5 juta rupiah kepada sejumlah siswa di Kab. Karanganyar yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi,” tuturnya.

kominfo

Wabup Rohadi widodo : Kenali wilayah dan keberagaman masyarakat di lokasi KKN nantinya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Rohadi Widodo menekankan pentingnya mengenali lingkungan tempat KKN. Berinteraksi dengan masyarakat sekitar menjadi suatu yang sangat penting karena kondisi masyarakat yang beragam.

“Lakukan pendekatan-pendekatan dengan tokoh masyarakat, Kepala Desa maupun perangkat desa lainnya. Potensi-potensi apa yang bisa diunggulkan di desa tersebut. Kenali permasalahan-permasalahan yang timbul dimasyarakat dan mencoba untuk mencari apa yang dapat dijadikan solusinya. Jangan malu untuk berinteraksi dengan masyarakat. Karena dari interkasi tersebut skill, organisasi dan manajeman kalian dapatkan,” kata Rohadi Widodo.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati (tengah) foto bersama dengan mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing UNS.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
DSC_0020

DISHUBKOMINFO Kabupaten Karanganyar Menggalakkan Pendataan Menara Telekomunikasi

kominfo

Penempelan Stiker Oleh Petugas Bahwa Menara Telah Membayar Retribusi Tahun 2015

Dishubkominfo Kab. Karanganyar terus melakukan pendataan menara telekomunkasi yang tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar.

Setidaknya dari data tahun 2015 terdapat sekitar 158 menara telekomunikasi di Kabupaten Karanganyar. Menara sebanyak itu merupakan kepemilikan dari sekitar 27 Provider seperti Oke Daya Mitratel, Oke TBG,OKE XL, TARRACEL, OKE TELKOMSEL, OKE INDOSAT,OKE Protelindo, dan lain-lain. Disamping dalam rangka pengendalian dan pengawasan menara telekomunikasi, pendataan menara tahun 2016 ini sangat diperlukan untuk melengkapi database menara.

Dengan keluarnya Putusan MK Nomor 46/PUU-XII/2014 yang membatalkan Penjelasan Pasal 124 UU No.28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, maka penarikan retribusi pengendalian menara dengan dasar 2% NJOP tidak berlaku. Besarnya retribusi pengendalian menara kemudian diatur dengan mengalikan Tingkat Penggunaan Jasa dan Tarif Retribusi Menara. Adapun Tingkat Penggunaan Jasa dipahami sebagai frekuensi pengendalian dan pengawasan menara telekomunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah, sedangkan tarif retribusi merupakan nilai rupiah yang ditetapkan untuk menghitung besarnya retribusi terutang. Sesuai Formulasi Penghitungan Tarif Pengendalian Menara Telekomunikasi dalam lampiran Surat Kementrian Keuangan RI tanggal 18 November 2015, besaran retribusi pengendalian menara telekomunikasi dapat memperhitungkan zonasi; ketinggian menara; jenis menara; dan jarak tempuh. Untuk memenuhi data-data kharakteristik menara tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pendataan menara telekomunikasi.

Sampai dengan saat ini, dari sekitar 150 an menara tersebut, baru sekitar 30 an menara yang terdata kembali. Mengingat terpencarnya lokasi-lokasi menara, keterbatasan SDM dan sarana dan prasarana maka pendataan menara dilakukan secara bertahap per kecamatan. Secara teknis, pendataan kembali menara melingkupi cek titik-titik koordinat lokasi menara berdasar cell plan, konstruksi fisik bangunan, pendataan jenis lokasi peruntukan (sawah, ladang, perbukitan, pusat perdagangan, permukiman desa atau kota). Saat pendataan lapangan juga sekaligus melakukan penempelan stiker tanda menara telah memenuhi kewajiban perizinan sehingga sesuai dengan UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi , masyarakat tidak diperbolehkan melakukan perbuatan yang menimbulkan gangguan fisik dan elektromagnetik terhadap penyelenggaraan telekomunikasi.

Demikian Dishubkominfo (Sofi)

Read More
KOM_2232

Pastikan Keselamatan Dan Kenyamanan Pemudik, Dishubkominfo Adakan Sidak Angkutan

kominfo

Penempelan Stiker Laik Jalan Oleh Kadishubkominfo Karanganyar

kominfo

Pengecekan Administrasi Oleh Petugas Dishubkominfo Karanganyar

kominfo

Pengecekan Fisik Oleh Petugas Dishubkominfo Karanganyar

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar dalam rangka persiapan mudik lebaran tahun 2016 ini melaksanakan operasi (sidak) ke beberapa PO antara lain PO Rosalia Indah dan PO Langsung Jaya pada Kamis siang (23/6).

Pantuan sidak lapangan di dua PO yang dipimpin langsung oleh Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo mendapati beberapa bus dalam kondisi laik jalan dan masih ada juga dalam kondisi belum laik. Pemeriksaan dilakukan melalui dua proses yakni pemeriksaan fisik dan administrasi. Bus yang dalam kondisi laik jalan akan ditempeli stiker laik jalan oleh petugas dan ini berlaku nasional.

“Sidak kali ini dikhususkan untuk angkutan AKAP, namun Dishubkominfo sendiri akan melaksanakan kegiatan serupa menyasar keseluruh angkutan umum baik itu AKAP, AKDP dan Angkudes yang akan kita mulai sabtu (25/6) dan senin (27/6) tentu saja ini dalam rangka perwujudan pelayanan kami kepada masyarakat terkait keselamatan bertransportasi”, tambah Agus Cipto

Agus Cipto menambahkan bahwa jumlah angkutan umum yang berada di Kabupaten Karanganyar baik AKAP, AKDP maupun Angkudes sebanyak 326 tersebut, untuk memastikan keselamatan penumpang, petugas Dishubkominfo akan memeriksa kondisi fisik bus angkutan mudik lebaran antara lain rem, suspensi, lampu, wiper, klakson, alat-alat keselamatan bus dan ban. Selain itu sopir nantinya akan kita test urine dan narkoba untuk menghindari faktor human error.

Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
DSC_9573

Razia Gabungan, Kendaraan Angkutan Umum Terjaring Razia

Dinas Perhubungan  Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar dan Sat Lantas Polres Karanganyar, mengadakan razia gabungan terhadap kendaraan bermotor, Senin (20/6) di Papahan.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar dan Sat Lantas Polres Karanganyar, mengadakan razia gabungan terhadap kendaraan bermotor, Senin (20/6) di Papahan.

Karanganyar, Selasa (21/06/2016)

Dinas Perhubungan  Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar dan Sat Lantas Polres Karanganyar, mengadakan razia gabungan terhadap kendaraan bermotor.

Razia gabungan itu dikhususkan bagi kendaraan angkutan barang, bis, dan taksi, yang sedang melewati perempatan Papahan ke arah barat, diberhentikan untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya, Senin (20/06) siang.

Puluhan kendaraan tersebut diberhentikan oleh petugas gabungan, kemudian diperiksa dari kelaikan, kelengkapan buku uji, masa berlaku KIR, dan plat uji. Selain itu juga diperiksa STNK dan SIM pengemudi.

“Setelah berlangsung selama satu jam, kami dapati beberapa pelanggaran. Seperti tidak ada ijin trayek wisata, masa berlaku KIR dan kendaraan tidak sesuai dengan peruntukkan. Langsung diberi Surat Tilang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo.

Agus Cipto Waluyo, juga meminta kepada pengemudi untuk mengutamakan keselamatan penumpang, dan sebaiknya menggunakan mobil bak terbuka untuk angkutan barang.

“Tadi ada mobil jenis pick up untuk mengangkut orang. Itu tidak boleh dan berbahaya,” kata Agus Cipto Waluyo.

Dia juga menghimbau menjelang lebaran ini, kendaraan angkutan umum terlebih dahulu diperiksa keamanan dan dipersiapkan surat-suratnya dengan lengkap, agar nantinya diperjalanan lebih nyaman dan tenang. pd

Read More
akyu

Hujan Enam Jam, Empat Kecamatan Tergenang Banjir

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (baju putih), saat meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringgo, Kecamatan Jaten, Minggu (19/06) siang.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (baju putih), saat meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Minggu (19/06) siang.

Karanganyar, Minggu (19/06/2016)

Hujan yang menguyur wilayah Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya selama enam jam pada, Sabtu (18/06), dari sore hingga tengah malam. Mengakibatkan empat kecamatan tergenang banjir.

Akibat hujan deras turun sejak sore, Sungai Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Jaten, Kebak kramat, dan Gondangrejo meluap. Sedangkan beberapa wilayah di Kecamatan Tasikmadu juga tergenang banjir.

Beberapa warga yang menjadi korban luapan tersebut, Minggu (19/06)  pagi, terlihat sibuk menyelamatkan sejumlah barang barang berharga milik mereka dan angota keluarganya. Ada pula yang membersihkan harta benda yang terendam air dan terkena lumpur.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, saat di Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat meninjau langsung lokasi rumah warga yang terkena banjir dengan mengunakan perahu karet.

“Di Desa Waru, yang paling parah Dusun Tlumpuk, ada 85 Kepala Keluarga (KK) dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa, namun tidak ada yang menggungsi, karena rumahnya sudah dibuat agak tinggi,” kata Wakil Bupati Karanganyar.

Selain ditempat tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, juga meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten. Ditempat itu, terdapat 33 KK, 120 jiwa yang rumanya terkena luapan air sungai Bengawan Solo setinggi sekitar dua meter.

Sementara itu,  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Nugroho, saat memantau banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, mengatakan, di Kabupaten Karanganyar, total korban banjir yakni sekitar 152 KK dan 440 jiwa, di tiga kecamatan yakni Jaten, Kebakramat dan Gondangrejo.

“Itu data sementara, masih belum selesai, karena saat ini kita masih berkonsentrasi terhadap proses evakuasi terhadap sejumlah warga yang rumahnya masih terendam. Serta menyiapkan posko,” kata Nugroho.

Hujan deras selama ena jam itu juga mengakibatkan sejumlah lahan pertanian padi siap panen yang ada di sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar juga terendam.

Dari pendataan, di wilayah Kebakramat terdapat 15 hektar lahan pertanian siap panen, dan 10 hektar di wilayah Gondangrejo.pd

Read More
KOM_1698

Hari Ke-4 Puasa, Bupati Serahkan Intensif Rt Rw

kominfo

Memastikan jumlah uang sesuai : Juliyatmono bersama Rohadi Widodo menghitung kembali dana insentif yang akan dibagikan, Kamis (09/06).

Karanganyar, Kamis 09 Juni 2016

Bertempat di Balai Desa Tlobo Kecamatan Jatiyoso berlanjut ke Balai Desa Jatipuro Kec. Jatipuro, Bupati menyerahkan insentif kepada Ketua RT dan Ketua RW sejumlah 826 orang, Kamis (09/06/2016) di dua kecamatan tersebut.

Masing-masing menerima insentif sebesar Rp. 940.000,- dari jumlah satu juta rupiah dipotong pajak enam puluh ribu rupiah. Sedangkan dana operasional sebesar Rp.500.000,- akan diserahkan tepatnya di bulan Agustus menyambut kemerdekaan untuk biaya persiapan tirakatan ditiap-tiap kalurahan.

“Insentif ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada Ketua Rt dan Ketua Rw di wilayah Karanganyar atas kerja keras dalam menggerakkan warga agar senantiasa gotong royong, guyub rukun sehingga tetap terjaga lingkungan yang kondusif dan ini untuk selalu menjadikan motivasi kita semua untuk menjaga kerukunan masyarakat,” tutur Bupati dihadapan ketua Rt, Rw dan sejumlah perangkat desa lainnya.

Adapun rincian jumlah ketua Rt dan Rw di dua kecamatan tersebut yakni, Untuk Kecamatan Jatiyoso meliputi (9) Desa, Ketua Rt berjumlah 288 orang , Ketua Rw berjumlah 118 orang. Untuk Kecamatan Jatipuro meliputi sepuluh (10) Desa, Ketua Rt 305 orang, Ketua Rw 115 orang.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_7144 – Copy

Jelang Ramadhan, Polres Karanganyar Musnahkan Miras

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melemparkan botol minuman keras ke roda stoom walls, Kamis (02/06) di halaman Mapolres Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melemparkan botol minuman keras ke roda stoom walls untuk dimusnahkan, Kamis (02/06) di halaman Mapolres Karanganyar

Karanganyar, Jumat (03/06/2016)

Polres Karanganyar menjelang puasa ramadhan 2016, memusnahkan 913 botol berbagai jenis minuman keras dan 3179,5 liter ciu, di halaman Mapolres Karanganyar, Kamis (02/06) pagi.

Pemusnahan itu disaksikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra, dan beberapa tamu undangan lainnnya. Secara simbolis, mereka melemparkan botol minuman keras ke roda stoom walls.

Bupati Juliyatmono, mengatakan, simbolisasi pemusnahan miras ini diharapkan masyarakat Kabupaten Karanganyar bisa menjalanakan ibadah di bulan puasa dengan khusyuk.

“Saya juga meminta agar masyarakat Kabupaten Karanganyar tetap menjaga kondusifitas lingkungan masing-masing, agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik dan nyaman,” kata Juliyatmono.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar menuturkan, pemusnahan miras ini merupakan hasil Operasi Pekat dari awal tahun 2016 hingga bulan ini.

“Untuk menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Ramadan. Ribuan liter hasil operasi beberapa hari lalu. Kami musnahkan sebagian yang sudah selesai proses hukum,” kata Kapolres. pd

Read More
DSC_1015

GP Anshor Peringati Hari Lahir Pancasila

kominfo

Apel Kesetiaan Pancasila dan NKRI di Taman Pancasila Karanganyar, (Rabu, 1/6)

dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, Banser dan GP Anshor Cabang Karanganyar melaksanakan Apel Kesetiaan Pancasila dan NKRI yang mengusung tema mewujudkan kemandirian bangsa dalam bingkai Pancasila dan NKRI, bertempat di Halaman Taman Pancasila Karanganyar, Rabu Pagi (1/6)

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
DSC_0379

Wakil Bupati Beri Pembinaan UKS Se Kabupaten Karanganyar

 

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP, saat memberikan sambutan di Aula Rumdin Wakil Bupati Karanganyar, Selasa(31/5)

Karanganyar, Selasa 31 Mei 2016

Bertempat di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati karanganyar, memberi pembinaan UKS tingkat Kab. Karanganyar  tahun 2016 yang dihadiri 75 peserta terdiri dari Camat se Kabupaten Karanganyar, Kepala Puskesmas se Kabupaten Karanganyar, Kepala UPT Dispora, Kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP, mengatakan UKS merupakan  salah satu yang bertugas untuk menjaga aset-aset bangsa generasi muda sehingga dapat berperilaku secara sehat baik fisik dan upaya-upaya penjagaan aset-aset bangsa tersebut. Antara lain dengan memberikan pengarahan bagaimana anak-anak gemar makan sayur dan memberikan pengarahan pada penjual makanan yang ada di lingkungan sekolah, agar menjual jajan makanan yang sehat tanpa menggunakan pewarna makanan yang berbahaya, juga di tanamkan pola makan yang sehat sehingga kebutuhan gizi mereka tercukupi. Lebih lanjut Wakil Bupati mengaharapkan setiap Kecamatan, UPT dan sekolah untuk menganggarkan kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan UKS dan adanya percontohan UKS yang baik di setiap Kecamatan sehingga dapat mengoptimalkan UKS yang ada di sekolah. ch/ft

 

 

 

 

Read More
DSC_0998

Ketahanan Keluarga Diperlukan Dalam Menangkal Dampak Negatif Teknologi

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sampaikan Sambutannya Dihadapan Peserta Talkshow, Sabtu (28/5)

Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-66, Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Karanganyar mengadakan talkshow dengan narasumber Siti Atiqoh yang juga merupakan istri dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Rektor UNS Prof Ravik Karsidi Guru Besar Sosiologi Pendidikan UNS, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Sabtu (28/5). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ketua TP PKK Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono dan perwakilan organisasi wanita yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Adapun tema yang diangkat dalam puncak acara HUT GOW Ke-66 kali ini adalah “dengan memperingati HUT GOW Ke-66, Kita Kokohkan Keluarga Indonesia”.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik atas terselenggaranya talkshow ini dikarenakan kemajuan teknologi sekarang telah memberikan dampak yang luar biasa yaitu penyakit-penyakit sosial untuk kita semua. Diharapkan dengan adanya acara semacam ini akan memberikan dampak positif kepada ibu untuk memahami arti penting ketahanan keluarga yang kuat, karena peran Ibu dalam mempersiapkan masa depan putra-putrinya sangatlah luar biasa.

“Pemkab Karanganyar sendiri telah memberikan himbuan kepada seluruh warga Karanganyar untuk mematikan TV mulai dari jam 19.00 – 21.00 WIB sehingga anak akan fokus pada kegiatan belajar dan orang tua wajib mendampingi”, tambah Juliyatmono

Harapan kita semua dengan pendidikan yang baik, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa akan benar-benar berkualitas dan terhindar dari dampak teknologi yang negatif.

Demikian DISHUBKOMINFO KARANGANYAR (ad)

Read More