Category: Lain-lain

DSC_5704

Kejutan Tak Terduga Dari Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan kejutan tak terduga untuk wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Karanganyar, untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Kamis (09/02) siang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan kejutan tak terduga untuk wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Karanganyar, untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Kamis (09/02) siang.

Karanganyar, Kamis (09/02/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan kejutan tak terduga untuk wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Karanganyar, untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Kamis (09/02) siang.

Awalnya, salah satu pegawai di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar menerima telepon dari ajudan Bupati, meminta agar mengumpulkan semua wartawan yang biasa berkumpul di pres room.

Setelah itu, belasan awak media diminta untuk berkumpul di ruang Pusat Komando Sambernyawa . Namun saat itu tidak mengetahui apapun maksud dari permintaan Bupati Juliyatmono, banyak mengira ada jumpa pers mendadak.

Tiga kursi juga telah dipersiapkan untuk Bupati dan pejabat Struktural berhadapan dengan tempat duduk para wartawan. Tak terduga, tiba-tiba Bupati Juliyatmono masuk keruangan sambil membawa seikat bunga mawar merah.

“Selamat Hari Pers Nasional tahun 2017, berkarya untuk negeri ,” kata Bupati Karanganyar.

Lantas, bunga itu diberikan kepada wartawan Sumi (Solopos). Sambil mengucapkan selamat Hari Pers Nasional,  dilanjutkan potong tumpeng dan diserahkan ke Rudi Hartono (Joglosemar) dan Arif Setiadi (Sindo), sambil diiringi lagu selamat ulang tahun.

Bupati juga membagi-bagikan potongan daging ayam menambah lauk makanan yang telah dibagikan. Keceriaan semakin terpancar dari Bupati, wartawan dan pegawai Diskominfo Karanganyar.pd

Read More
KOM_6561

Rakor Percepatan Program JKN-KIS, Kabupaten Karanganyar Menuju UHC 2019

Kominfo

Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, Drs. Samsi, Msi Membuka Sosialisasi BPJS Kesehatan di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Kamis (09/2)

Karanganyar, 09 Februari 2017

Sebanyak 482.957 penduduk Karanganyar belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS) berdasar Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari OPD terkait. Hal tersebut menjadi latar belakang perlunya rakor ini diselenggarakan sebagai upaya dalam rangka Kabupaten Karanganyar menuju Universal Health Coverage (UHC) yang ditargetkan rampung pada 1 Januari 2019. Hadir dalam rakor tersebut Sekda Karanganyar Samsi, Assisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Surakarta, OPD terkait dan 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Samsi mengapresiasi terhadap kinerja BPJS Kesehatan terkait penerbitan kartu peserta layanan BPJS Kesehatan yang bisa satu hari jadi. Namun demikian diharapkan BPJS meningkatkan pelayanan terutama dalam sosialisasi ke masyarakat Karanganyar, hal ini didasari atas banyaknya informasi yang simpang siur dan kasus-kasus peserta BPJS dalam memperoleh hak-haknya selaku pemegang kartu BPJS. Pengawasan terhadap fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan baik tingkat pertama dan lanjutan meski intensif dilakukan supaya hak-hak peserta layanan kesehatan JKN-KIS terpenuhi dengan baik.

“Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Wakil Bupati Rohadi Widodo sangat mendukung sekali terkait kesehatan masyarakat, dan sudah menjadi salah satu misi pembangunan Kabupaten Karanganyar 2013-2018 yaitu kesehatan gratis”, ujar Samsi

Untuk itu diharapkan kepada para Camat untuk memfasilitasi kegiatan BPJS Kesehatan dimana akan dilaksanakan BPJS Kesehatan Mobile yang akan langsung terjun ke 17 Kecamatan dimana 1 minggu sebanyak 2 kali akan dilaksanakan sosialisasi sekaligus jemput bola pendaftar yang menyasar kepada kelompok masyarakat yang belum terdaftar kedalam layanan KIS maupun KIS.

Sementara itu Agus Purwono Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Surakarta dalam paparannya menjelaskan BPJS Kesehatan selain gencar adakan sosialisasi juga akan menerapkan sistem dropbox dimasing-masing kantor kecamatan dan tempat layanan strategis untuk mensukseskan target 107 juta penduduk Indonesia mendapatkan layanan jaminan kesehatan  (demikian Diskominfo, ad)

Read More
DSC_0084

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri ucapan selamat pada segenap Pengurus MTNI Kec. Karanganyar yang baru dikukuhkan, Rabu (8/2) kemarin.

Karanganyar, Kamis 9 Februari 2017

Pengukuhan Pengurus Majelis Ta’lim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Karanganyar dihadiri Bupati Karanganyar, Rabu (8/2/2017) kemarin di Kalurahan Tegal Gede.

Dalam sambutannya Juliyatmono menceritakan sedikit sejarah berdirinya Majelis Ta’lim Nurul Iman yang merupakan wadah pengajian antar pegawai di Kabupaten Karanganyar .

“Asal mula MTNI itu sejak jaman Bupati Sudarmaji, dulu diwadahi lewat Majelis Taklim Nurul Iman, agar para pegawai bisa belajar agama bersama, tanpa perlu malu supaya kita makin baik dan tambah pemahaman” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono meminta MTNI harus bisa memposisikan diri sebagai majelis taklim yg bisa merukunkan, mendamaikan, menyemangati, dan menghadirkan situasi yang sejuk di tengah-tengah kita. Supaya terciptanya Masyarakat madani yaitu masyarakat yang beradab, masyarakat yang terbuka, masyarakat yang heterogen tapi kompak, masyarakat yang menghormati kepada siapapun, masyarakat mau menerima perbedaan sehingga terciptanya jalan menuju surga.

“Paling tidak dua bulan sekali digilir jadwal pengajian untuk para pegawai di lingkungan Kabupaten Karanganyar, tidak mengganggu jam kantor dan kegiatan para pegawai,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut  Bupati berharap Kepengurusan MTNI yang baru dengan Ketua terpilih Subarkah, dapat menghidupkan kembali semangat membaca Al- Qur’an serta mendalami ilmu agama Islam bagi para pegawai di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskminfo (adt/by)

Read More
DSC_0052

RAPAT KONSULTASI TP.PKK KABUPATEN KARANGANYAR

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat membuka Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar di Aula PKK, Rabu (8/2)

Karanganyar, Rabu 8 Februari 2017

Rapat Konsultasi TP PKK kali ini dibuka dengan laporan Kepala Dispermades Utomo Sidi Hidayat dan dilanjutkan laporan Kegiatan TP PKK Kabupaten Karanganyar oleh Ketua TP PKK Karanganyar Ibu Siti Khomsyah Juliyatmono, Amd.

Tim Penggerak PKK Karanganyar  diharapkan dapat mensukseskan 10 Program Pokok PKK dari pusat yang sifatnya nasional hingga ke tingkat desa hingga RT.

“Agenda Bapak Bupati tahun 2017 ini adalah Penuntasan BABS (Buang Air Besar Sembarangan), maka dari itu mohon bapak dan ibu apabila ada warga di desa atau di RT yang belum mempunyai jamban tolong segera didata agar dapat diberi fasilitas, sehingga tahun 2017 ini Kabupaten Karanganyar dapat tuntas BABS”, ujar Utomo Sidi.

Pembina tim penggerak bisa bersinergi dengan OPD terkait sehingga tahun 2017 ini dapat menghasilkan prestasi yang lebih baik dari tahun 2016 lalu. Tahun 2016 sudah menghasilkan hal yang membanggakan baik di tinggkat Jawa Tengah bahkan Nasional. Diantaranya Juara I Tingkat Provinsi untuk Lomba Tari daerah Manggolo Dipo, Juara I Tingkat Nasional untuk Lomba Pemanfaatan Hasil TOGA, Juara I Tingkat Provinsi untuk Lomba Posyandu serta beberapa lomba lainnya yang tentu mendapatkan hasil terbaik.

Kunjungan Bu Iriana Joko Widodo tanggal 23 Februari 2017 esok diharap PKK dapat berperan serta ikut menjamu beliau. Munculkan UMKM-UMKM Karanganyar yang berprestasi dan jadilah tuan rumah yang  menyenangkan.

Sediakan souvenir yang menjadi ciri khas Kabupaten Karanganyar, yang bagus sehingga dapat menarik rombongan Ibu Presiden. Efek lainnnya selain dapat memberikan buah tangan rombongan ibu presiden, dengan terjualnya souvenir ini dapat  ikut meningkatkan perekonomian di Karanganyar. “Akhir kata jadikanlah PKK yang riil, bermanfaat, dan  guyup rukun”, ujar Bupati.

Rapat Konsultasi ini dilanjutkan dengan paparan program kerja tahun 2017 oleh masing-masing Bidang dari Sekretaris, Pokja I, II, III dan IV.

Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK yang bertempat di Aula PKK Kabupaten Karanganyar ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, selaku Pembina PKK Kabupaten Karanganyar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dispermades, Kepala Dinsos, Kepala Diskominfo, Kepala Disdukcapil, beberapa Kepala OPD terkait serta Anggota TP PKK Karanganyar.

Demikian Diskominfo ( Ay/Ft)

 

Read More
DSC_0025

Bupati : Tindakan dan Perilaku ASN Diatur dalam Kode Etik

Kominfo

Kode etik atur perilaku ASN. Bupati saat memberikan sambutan pada sosialisasi SKP dan kode etik, Rabu (8/2)

Karanganyar, Rabu 08 Februari 2017

PNS dalam melakukan tugas pokok dan fungsi harus berdasar kode etik guna meningkatkan kualitas kerja serta menjaga martabat dan kredibilitas ASN.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka Sosialisasi Peraturan Kepala BKN Nomor 3 Tahun 2016  tentang Pedoman Standar Teknis Kegiatan Sasaran Kerja Pegawai dan Peraturan Bupati Nomor 121 Tahun 2016 tentang Kode Etik Pegawai ASN Tahun 2017, Rabu (08/02/2017) di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri seluruh jajaran Kepala OPD lingkup Karanganyar ini ditujukan untuk pencapaian pemahaman tentang tugas masing-masing pemangku jabatan beserta aparat di seluruh OPD dan tidak ada pegawai yang berperilaku menyimpang sampai dikenai sanksi moral oleh Majelis Kode Etik.

“Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sebagai penilaian prestasi sangat penting karena enam puluh persen tupoksi dan empat puluh persen perilaku,” tandas Bupati.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi SKP dan Kode Etik menjadi pencerahan dan penataan pegawai dapat ditata dengan baik agar kinerja dapat diukur.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional I Yogyakarta, Samir Gunawan mengatakan sosialisasi Peraturan Kepala BKN nomor 3 Tahun 2016 tentang  Pedoman Standar Teknis Kegiatan Sasaran Kerja Pegawai ini untuk memudahkan PNS menyusun SKP sesuai dengan tugas dan jabatannya sehingga mempermudah penilaian prestasi kerja PNS setiap tahunnya.

Demikian Diskominfo (ind/kris)

Read More
KOM_6514

130 Mahasiswa UNIVET Sukoharjo KKN di Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan sambutan di hadapan peserta KKN Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Rabu Pagi (8/2)

Mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (8/2). Hadir dalam kegiatan tersebut OPD terkait seperti Baperlitbang, DP3APPKB, Dispertan Dispermades, Disparpora, Badan Kesbangpol dan Camat Gondangrejo. Kegiatan KKN nantinya akan berlangsung mulai 8 Februari hingga 6 April dan tersebar di 13 Desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo.

Pada kesempatan itu Rohadi Widodo mengharapkan agar berjalannya KKN kali ini para mahasiswa Univet Batara dapat menjalin kerjasama dengan baik dengan masyarakat serta dapat mengembangkan segala potensi yang ada di masyarakat dan menjaga sopan santun terhadap masyarakat di lokasi KKN, diibaratkan datang tampak muka pergi tampak punggung.

Rohadi menambahkan dengan adanya kegiatan KKN selama 2 bulan yang dilakukan di Kabupaten Karanganyar akan meningkatkan IPM (indek pembangunan manusia) dan diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan di daerah tersebut di samping nilai religiusnya yang masih kuat dipegang oleh masyarakat.

“Desa Kragan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo di mana Kakek Presiden Joko Widodo berasal dari situ, semoga bisa menjadi motivasi tambahan dalam menjalani KKN kali ini”, ujar Rohadi Widodo

Sementara itu, Rektor Univet Batara Sukoharjo Prof. Dr. Ali Mursid Wahyu Mulyono, M.P dalam sambutan perkenalan sekaligus penyerahan mahasiswa berpesan kepada peserta KKN untuk memberikan yang terbaik bagi Karanganyar. Di mana KKN-KKN sebelumnya selalu memuaskan hasilnya. Selain itu, dengan adanya jalinan kerjasama yang baik antara Univet Batara Sukoharjo dengan Pemkab Karanganyar selama ini, ke depan diharapkan ada re MOU dengan Pemerintah Daerah Karanganyar sehingga sinergitas keduanya akan terus berjalan dalam rangka memajukan masyarakat Karanganyar ke depan lebih baik dan juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat. (demikian Diskominfo, ad/bayu)

Read More
sumi2

Mbangun Makuthoromo, Gerbang Wisata di Karanganyar

kominfo

pengguntingan pita oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono tanda STA Mbangun Makuthoromo resmi beroperasi.

Sub terminal wisata yang terletak di Karangpandan tersebut menelan biaya 10,1 milliar yang akan berfungsi sebagai gerbang menuju tempat wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar. Adapun proses pengerjaan terminal tersebut di tahun anggaran 2016, tepatnya berlangsung dari 10 Agustus 2016 hingga 7 Desember 2016.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meresmikan terminal tersebut didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama OPD terkait, Jumat Malam (6/2) mengatakan STA Mbangun Makuthoromo merupakan kependekan dari Matesih, Giri Bangun, Tawangmangu, Sukuh, Cetho, Sondokoro dan Colomadu. Diharapkan STA mampu menjadi miniatur Karanganyar di mana di sana tersedia informasi wisata, kuliner dan produk unggulan daerah yang ada di Karanganyar.

“Mulai bulan depan (Maret) akan rutin diadakan event budaya tiap bulannya yang akan menjadi daya tarik wisatawan”, ujar Juliyatmono

kominfo

pentas wayang kulit semalam suntuk dengan Dalang Anggit Laras Prabowo dengan lakon Dewa Ruci dan Campur Sari Sangga Buana menghibur masyarakat yang hadir saat peresmian STA Mbangun Makuthoromo

Ditambahkan Juliyatmono, Karanganyar dengan pesona alamnya yang luar biasa dipastikan setiap kali weekend dipastikan kawasan seperti Ngargoyoso dan Tawamangu padat dengan kunjungan wisatawan se Solo-raya. Untuk itu STA Mbangun Makuthoromo ke depan akan disediakan bus wisata (shelter) yang akan menghubungkan ketempat wisata. Adanya dukungan pihak ketiga terutama yang bergerak di bidang transportasi dan wisata akan menambah nilai jual Karanganyar ke masyarakat luas.

Sementara itu Titis Sri Jawoto Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar melaporkan STA Mbangun Makuthoromo memiliki fasilitas gedung Tourist Information Center (TIC), kuliner, kamar mandi, masjid, kios pedagang, souvenir, panggung hiburan dan tempat parkir luas. Untuk tahapan selanjutnya sudah dianggarkan sebesar 1,8 milliar untuk pembangunan talut dan landasan taman guna mempercantik STA Mbangun Makuthoromo. Demikian Diskominfo (kris/ad)

Read More
KOM_6451

Tingkatkan Ekonomi Desa, Karanganyar Kembangkan 12 BUMDes

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara Kunker DPRD Gresik di Ruang Anthurium, Jumat (3/2)

Karanganyar, Jum’at 3 Februari 2017

Upaya meningkatkan perekonomian dan menciptakan pelayanan multi effect di desa, Karanganyar terus merintis usaha di desa-desa yang berpotensi. Hingga saat ini, Karanganyar telah memiliki dua belas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menerima kunjungan kerja Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan Desa DPRD Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jum’at (03/02/2017) pagi di Anthorium Rumah Dinas Bupati.

“Dua belas BUMdes tersebut, tiga diantaranya masuk kategori maju yakni Desa Berjo, Kemuning dan Jatikuwung,”kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Kecamatan Ngargoyoso Desa Berjo berkembang usaha wisata, simpan pinjam, persewaan. Untuk desa Kemuning berkembang usaha warung makan, simpan pinjam sedangkan desa Jatikuwung berkembang usaha pasar desa, simpan pinjam dan air bersih.

“Pendirian BUMDes berdasar kearifan lokal di desa setempat, bukan suatu paksaan melainkan sepanjang ada potensi di desa tersebut bisa didirikan BUMDes,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan untuk perekrutan Sumber Daya Manusia (SDM) diserahkan desa dan penyertaan modal BUMDes enam puluh persen dari keuangan Pemerintahan Desa.

“Pembiayaan enam puluh persen tidak semuanya harus berbentuk uang tetapi bisa berupa aset dan saya minta kades agar tidak terlalu campur tangan langsung BUMDes, melainkan hanya sebagai pembina,”pesan Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengatakan memberikan ruang bagi desa untuk memberdayakan lahan-lahan mangkrak yang masuk tanah kas desa digunakan untuk membuka usaha.

“Kita identifikasi masyarakat di desa-desa, yang berniat berwirausaha agar difasilitasi,”tambahnya.

Sebagaimana diketahui pembentukan BUMDes berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 10 tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Kab. Gresik, Suparno Dwi Antoro mengatakan pengelolaan BUMDes di Jawa Tengah cukup maju sehingga kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengetahui cara pengelolaan BUMDes dimasing-masing desa.

“APBD 2017 Kab. Gresik mengalokasikan dana yang cukup besar untuk pembentukan BUMDesa, sepuluh juta rupiah tiap desa, untuk sejumlah 333 desa ”katanya.

r  Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

Read More
KOM_6383

Produk Hukum Daerah Harus Bisa Memberikan Rasa Nyaman dan Aman Bagi Desa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan acara sosialisasi produk hukum bagi Desa, Rabu Pagi (2/1)

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Mengenai Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Rabu (01/02/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 680 peserta yang terdiri dari Kades, Sekdes, Kaur Keuangan Desa, Ketua BPD dan Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan. Dikarenakan banyaknya peserta, sosialisasi dibagi menjadi 2 gelombang masing-masing gelombang diikuti oleh 8 kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada diKabupaten Karanganyar minus Kecamatan Karanganyar.

Selanjutnya Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sosialisasi yang juga dihadiri oleh Wabup, Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Karanganyar, Kabag Pemerintahan Desa dan Camat, mengatakan semua Produk Hukum Undang-undang harus bisa memberikan rasa nyaman dan aman. Produk-produk Hukum harus mengandung nilai-nilai unsur Filosofis, Sosiologi, Psikologis dan Politis

“Kades hendaknya lebih bijaksana dalam mengambil setiap keputusan. Bekerjalah yang bagus dengan nyaman, layani masyarakat dengan baik sekaligus saya menghimbau kepada Camat dan Perangkat Desa untuk benar-benar memperhatikan dan memahami maksud dan tujuan Sosialisasi Produk Hukum ini”, harap Juliyatmono

Sementara itu Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Karanganyar Bachtiyar Syarif melaporkan tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan, sikap dan ketrampilan dalam pelaksanakan tugas dan fungsi penyelenggarakan Pemerintahan Desa sehingga aparatur mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar, memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat demi menciptakan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dan terwujudnya pemerintahan yang baik. Sosialisasi produk hukum menghadirkan nara sumber dari Bagian Pemerintahan Desa Setda Karanganyar, Bagian Hukum Setda Karanganyar dan Dispermades, adapun materi yang diberikan meliputi Perbup Karanganyar Tentang Perangkat Desa, Perbup Karanganyar tentang Aset Desa, Perbub Karanganyar tentang Pedoman Pengelolaan Dana Transfer kepada Desa Tahun 2017 dam Perbup tentang Pembangunan Desa. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
IMG_9843

Penghujung Tahun 2016, ZIS Karanganyar Capai 10, 2 Miliar

KOMINFO

Bupati Karanganyar berikan sambutan pada acara Baznas di Pendopo RD Bupati, Senin (30/1)

Karanganyar, Senin 30 Januari 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berterima kasih dan mengapresiasi atas kerjasama seluruh pihak, pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) selama tahun 2016 dengan target  tujuh miliar rupiah, ternyata telah jauh melampau target yakni sebesar sepuluh miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutannya pada Sarasehan Baznas, Senin (30/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Ia menjelaskan  perolehan, pengumpulan maupun pentashorufan ZIS selain ada Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur, tetapi hal ini lebih pada panggilan jiwa untuk senang bersedekah.

“Mari kita teladani sifat Rosululloh yang memiliki empati dan melindungi siapapun. Kerjakan dengan ikhlas, semoga akan membawa kebarokahan semuanya,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso Hadi Saputro dalam laporannya mengatakan pencapaian ZIS di tahun 2016 sebesar sepuluh miliar lebih, cadangan dana sebesar tujuh miliar sehingga jumlah dana yang dikelola Baznas Karanganyar sejumlah tujuh belas miliar yang selanjutnya pentashorufan sebesar empat belas miliar rupiah  dan sisa kas sebesar tiga miliar.

“Atas dukungan segala pihak, pengumpulan ZIS di penghujung tahun 2016 melampau target yakni sepuluh miliar lebih, dan ini hasil kerja keras Unit Pengumpul Zakat (UPZ),”terangnya.

Ia juga melaporkan pengumpulan ZIS untuk bulan Januari 2017 sebesar sembilan ratus juta rupiah lebih.

“Bila tidak ada kendala, tahun 2017 ini Baznas akan melaunching dua toko yakni Baznasmart dengan tenaga kerja yang professional dan berbasis islami,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan penyerahan seragam oleh Bupati kepada Tenaga Kesetiakawanan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pemberian beasiswa dari Baznas Karanganyar kepada dua puluh lima mahasiswa IAIN Surakarta masing-masing sebesar 750.000,- rupiah untuk satu semester.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More