Category: Lain-lain

KOMINFO

Umat Hindu Ngargoyoso, Rayakan Dharma Santi Hari Suci Nyepi

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan an arahan pada acara Dharma Santi Nyepi dan Pelantikan Pengurus PHDI

Karanganyar, Rabu (18/04/2017)

Setelah selesai pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun 1939 Saka yang mulai dari upacara melasti, tawur agung dipusatkan di Candi  Prambanan, dan pelaksanaan catur brata pada  Hari Suci Nyepi,  kemudian umat Hindu di Ngargoyoso melaksanaan kegiatan Dharma Santi.

Umat Hindu di Kecamatan Ngargoyoso, tahun ini mengadakan Perayaan Dharma Santi dilaksanakan di Balai Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (18/04) siang. Bersamaan dengan acara itu juga diadakan pelantikan pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia(PHDI) Kecamatan Ngargoyoso periode 2017-2022.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran Forkopimcam Kecamatan Ngargoyoso, dan Ketua PKUB Kecamatan Ngargoyoso.

Ketua Panitia ,Priyatno, dalam laporannya mengatakan bahwa umat Hindu turut mensukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar tentang kerukunan umat beragama. Selain itu, umat Hindu juga ikut menjaga lingkungan sekitarnya.

“Perwujudan itu dengan adanya penghijauan di sekitar Tlaga Madirda dan wilayah Jenawi agar alam tetap hijau,” kata Priyanto.

Sementara itu dalam sambutan, Bupati Karanganyar menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama karena keberagaman merupakan suatu keindahan.

“Pemkab Karanganyar juga sangat mengapresiasi masyarakat Hindu karena sudah turut serta menjunjung tinggi kebhinekaan,” katanya.

Selain itu Bupati juga berterimakasih atas dukungan umat Hindu,  Pemkab  Karanganyar mendapatkan penghargaan sebagai daerah yang mampu menjaga kerukunan umat beragama.

“Baru saja Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama atas Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama,” katanya. (yoga/pd/adt)

Read More
KOM_3759

Beri Pemahaman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa, Pemdes Adakan Bintek

KOMINFO

Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar Bachtiar Syarif membuka Bintek Pengadaan Barang dan Jasa Desa di Graha Pindusita Sondokoro, PG.Tasikmadu, Karanganyar Senin (17/4)

Karanganyar, Senin 17 April 2017

Kapasitas sumber daya aparatur pemerintah desa yang masih jauh dari ideal disinyalir menjadi kendala tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan, hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Bachtiar Syarif saat membuka bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa di desa, Senin (17/4/2017) di Graha Pindusita Sondokoro, PG. Tasikmadu, Karanganyar.

“Upaya penguatan kapasitas aparatur desa harus terus menerus dilakukan secara komprehensif atas substansi regulasi-regulasi terkait pengadaan barang/jasa di desa, sehingga pengembangan SDM dapat mencapai tahap kemandirian dan peningkatan,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintahan desa harus sudah ditempatkan dan berperan secara aktif serta berinisiatif dalam bidanng kegiatan pembangunan desa mulai peran sebagai perencana sekaligus pelaksanan pembangunan desa. Berbagai kendala dan permasalahan yang umum dihadapi desa, menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten. Yang mana kita jadikan sebagai pendorong dan motivasi dalam meningkatkan semangat, untuk membangun desa dengan potensi dan sumber daya yang kita miliki.

“Melalui kerjasama dengan semua pihak terkait, harapan meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penaggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan SDA serta lingkungan secara berkelanjutan dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya bintek ini adalah menciptakan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik, mewujudkan aparatur yang mampu memahami ketentuan hukum dalam penyelenggaraan pengadaan barang/jasa di desa sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar serta memantapkan pemahaman aparatur mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa di desa.

Pelaksanaan bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari (17 s/d 19 April 2017) tersebut diikuti kurang lebih 340 peserta yang terdiri dari Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan dan tiap-tiap desa baik kasi maupun staf perencanaan.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
IMG_9211

Study Banding Pengelolaan ZIS, DPRD Pemalang Kunjungi Karanganyar

kominfo

Bupati saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kab. Pemalang di anthorium, Rabu (12/4).

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Baznas Karanganyar beserta jajaran Kepala OPD menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/4/2017).

Muhtarudin selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk menggali informasi tentang kemasyarakatan terutama Baznas dan kesehatan. Dan berharap dapat menambah kinerja para anggota dewan Kabupaten Pemalang sehingga dapat melengkapi kekurangan yang ada.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menjelaskan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar dalam perolehan, pengumpulan sampai pentashorufan zakat infak shodaqoh (ZIS) relatif lancar, sukses dan terus ada peningkatan.

“Rata-rata perolehan ZIS Karanganyar mencapai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya dan tertinggi  se Jawa Tengah.  Untuk 2017, target perolehan ZIS Karanganyar capai dua belas miliar rupiah setahun,”ujarnya.

Ia mengatakan, hasil dari pengumpulan ZIS tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan yang bertujuan untuk kemashlahatan umat dan mengentaskan  kemiskinan.

“Baznas Karanganyar saat ini memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada kaum dhuafa lanjut usia untuk lima orang ditiap desa seumur hidupnya. Ada 177 desa di wilayah Karanganyar sehingga ada 890 orang dhuafa yang menerima bantuan Baznas,”jelasnya.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah dan Baznas siap menopang. Ada desa barokah berupa bantuan air bersih, sumur dalam, permodalan UMKM tanpa bunga dengan memberikan peralatan tepat guna, gaji PNS dipotong 2,5 persen yang muslim untuk Baznas dan PNS non muslim juga dipotong untuk sedekah/persembahan. Setiap bulan digelar pengajian dan pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditiap-tiap kalurahan.

Pengumpulan ZIS ditiap RT dan RW sebesar sepuluh ribu rupiah setiap bulannya. Baznas juga membeli satu unit mobil ambulans dan mobil jenazah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Baznas juga membangun RTLH sebanyak dua puluh rumah di Karangpandan, bantuan jambanisasi,  poliklinik dengan berobat secara gratis.

“Selain ada UU no. 23 tahun 2011 tentang Baznas, Peraturan  Pemerintah tentang Infak shodaqoh, Sosialisasi ZIS di OPD, BUMD, BUMD. Ada lima program Bupati untuk Baznas yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Sehat dan Karanganyar Makmur,”tuturnya.

Disampaikan juga pada kesempatan tersebut, hari ini Rabu (12/4) sore, Bupati Karanganyar akan menerima penghargaan dari Menteri Agama tentang Pengelolaan BAZNAS di Hotel Lor In Solo.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
KOM_3305

Pentas Amal Untuk Peduli Sesama

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membeli salah satu merchandise untuk didonasikan dalam acara Pentas Amal. Minggu (9/04/17)

Karanganyar, Senin 10 April 2017

Acara Pentas Amal yang juga bertepatan dengan ulang tahun Radio H Karanganyar ke-8 dan launching kompilasi album kemanusiaan oleh MSSR ( Musisi Se Solo Raya) diselenggarakan di Mall Palur Plasa lantai 1, Minggu (9/04).

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan dukungan untuk acara pentas amal ini.

“ Saya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat kemanusiaan karena dengan hal ini kita semua bisa menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama “ kata Bupati.

Selain itu Bupati juga membeli salah satu barang yang dilelang untuk donasi kemanusiaan, barang yang dilelang tersebut adalah kaos merchandise dari MSSR. Hal ini juga sebagai bukti bahwa Bupati dan Pemerintah Karanganyar peduli dengan adanya kegiatan acara kemanusiaan. Dalam acara tersebut juga disediakan tempat untuk melakukan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sragen.

Untuk menghibur para pengunjung dan juga untuk pengumpulan dana donasi acara ini diisi dengan pertunjukan musik dari penyanyi solo  dan band dengan berbagai genre musik, seperti metal, pop, rock, dan lain-lain.

Acara pentas amal peduli sesama ini sebelumnya sudah dilakukan sejak tahun 2016 oleh MSSR yang event pertamanya didonasikan ke bencana banjir di bantaran sungai Bengawan Solo, event keduanya didonasikan ke bencana gempa di Aceh, dan event yang saat itu diselenggarakan adalah event yang ketiga untuk launching kompilasi album kemanusiaan yang terdiri dari 22 lagu dan hasil dari event itu akan didonasikan  ke bencana alam tanah longsor di Ponorogo. Sekian Diskominfo (rz)

Read More
DSC_0086

Rapat Paripurna

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan tanggapan Bupati terhadap Pemandangan Fraksi DPRD, Juma’t pagi (07/04)

Karanganyar, Jum’at 7 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membacakan tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2016 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar, Jum’at (7/4/2017) di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
IMG_9070

Bentuk Kerukunan Umat Beragama, Karanganyar Gelar Kemah Kebangsaan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Kemah Kebangsaan di Lapangan Karangbangun Matesih, Rabu Pagi (5/4)

Karanganyar, Rabu 5 April 2017

Sebagai bentuk kerukunan antar umat beragama, Kabupaten Karanganyar menggelar Kemah Kebangsaan. Pembukaan Kemah Kebangsaan dilaksanakan di lapangan Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Rabu pagi (05/03).

Penyelenggaraan Kemah kebangsaan tahun 2017 merupakan kemah kebangsaan yang ke IV dan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 5-7 April 2017 (Rabu-Jumat). Peserta meliputi semua pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha di tambah Pramuka Kwaran dan KUA, masing-masing kecamatan di Kabupaten Karanganyar mengirimkan 11 orang, sehingga total peserta yang mengikuti kemah kebangsaan berjumlah 187 orang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka kemah kebangsaan mengatakan bahwa perjuangan para tokoh jaman dahulu untuk berjuang mendirikan Negara yang berbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengakui segala kebinekaan patut dijaga. Semua tokoh agama sepakat yang dibangun di Indonesia adalah negara kesatuan yang sejahtera lahir dan batin agar terus maju dan berkembang menjadi lebih baik.

“Agama adalah persoalan asasi, agama adalah sebuah pilihan yang kita semua adalah makhluk berketuhanan. Tentu cara memilih mendekatkan kepada Tuhan sesuai dengan pilihannya masing-masing,” Kata Juliyatmono.

Untuk memperoleh rasa aman dan nyaman dalam beragama dibutuhkan kesadaran kolektif antara umat beragama. Karena yang menilai umat manusia dalam beragama adalah Tuhan, maka manusia harus berbuat yang terbaik untuk mengakui pilihan-pilihan agama yang dianut oleh masyarakat secara umum

“Mari kita tingkatkan komunikasi antar sesama pemeluk agama karena persepsi, prasangka, kecurigaan yang buruk diakibatkan minimnya komunikasi yang akan melahirkan sikap subyektif menilai terhadap kelompok dan orang lain.” Jelas Juliyatmono.

Bupati mengajak peserta kemah kebangsaan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, supaya agama dapat menuntun manusia melakukan kebaikan. Karena tugas manusia di dunia adalah menyebarkan semangat kedamaian dan kenyamanan. Dengan ketenangan saling membantu satu sama lain dan sesama harus saling menghargargai agar dapat dicontoh oleh generasi yang akan datang

Melalui kemah kebangsaan yang diselenggarakan, pemerintah berharap peserta kemah menjadi tokoh sentral, tokoh penting diwilayahnya agar secara personal dapat berkomunikasi dengan baik, mengetahui pribadi masing-masing dan berdiskusi soal agama. Hindarilah perselisihan konflik-konflik antar umat beragama yang nantinya akan mempengaruhi proses pembangunan.

Sementara itu Siti Maisyaroch, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini perlu dilaksanakan mengingat banyak keanekaragaman agama dan keyakinan yang berada di Kabupaten Karanganyar agar toleransi yang ada semakin kuat serta kerukunan semakin terjaga.

“Sebagai momen untuk membentuk kebersamaan dengan harapan mampu mendorong terbentuknya kerukunan antar umat beragama yang semakin kokoh.” Kata Siti

Kegiatan dalam kemah kebangsaan meliputi ceramah, outbound, diskusi dan bakti sosial. Selain perkemahan, panitia juga menyediakan home stay untuk tempat tinggal peserta agar bisa menyatu dengan warga sekitar. Demikian Diskominfo (ad/tt)

Read More
DSC_0023

Indeks Tanam 2,2 dalam Setahun, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sawah

 

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan arahannya pada acara Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Pendopo RD Bupati, Rabu (5/4).

Karanganyar, Rabu 5 April 2017

Berupaya menjaga kelestarian sawah di wilayah  Karanganyar agar senantiasa meningkat, terlebih dengan adanya penambahan pembangunan waduk gondang di Kerjo untuk penyaluran sumber daya air tiga puluh persen ke wilayah Mojogedang dan daerah sekitarnya, diharapkan dapat menambah indeks tanam.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo pada sosialisasi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi melalui Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI), Rabu (5/4/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Alhamdulillah, indeks tanam kita sampai hari ini masih 2,2 artinya dalam satu tahun rata-rata 2,2 kali tanam. Mudah-mudahan produktifitas terus meningkat dengan adanya pembangunan waduk Gondang di Kerjo dan diikuti pembangunan waduk  Jelantah, Tlobo di Jatiyoso sehingga dibawah wilayah Jatiyoso diharapkan jauh lebih makmur lagi dan lahan pertanian yang hanya dapat ditanam satu kali saja bisa menjadi dua sampai tiga kali tanam,”harap Wabup saat menyampaikan arahannya.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan, tentunya keberadaan pupuk menjadi hal yang sangat penting. Dengan demikian dinas pertanian dan pangan untuk menindak lanjuti, agar pupuk senantiasa siap selalu, hanya saja ada beberapa kendala di wilayah atau masyarakat yang belum masuk di Gapoktan atau kelompok tani sehingga sekitar dua puluhan persen petani kita belum memiliki Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK).

“Kami berharap kelompok tani dan Gapoktan ini mampu menambah jumlah anggotanya di masing-masing wilayahnya, sehingga semuanya bisa mendapatkan RDKK, karena riil dimasyarakat dibutuhkan seperti kebutuhan pupuk dan kebutuhan tani lainnya,”terangnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya TNI masuk untuk mengawal kedaulatan pangan ada dampak positif, kerjasama yang bagus ini untuk ditingkatkan baik di tingkat distributor, agen maupun pengecer supaya tidak ada yang menimbun ataupun memainkan pupuk.

“Kalau macem-macem menimbun, kami sampaikan kepada Dandim untuk segera di atasi. Sehingga dengan ketersediaan pupuk dapat mempermudah masyarakat meningkatkan produktifitas dan berinovasi,”tandasnya.

Ditambahkannya, di akhir tahun dan awal tahun berdasar prosentase Kementerian  Desa Tertinggal untuk bisa mengakses kawasan pertanian khususnya untuk pertanian organik. Di Karanganyar sendiri ada lima belas desa penghasil padi organik mulai dari Jenawi, Kerjo, Mojogedang, Karangpandan, Matesih.

“Ini merupakan inovasi pertanian, ada beras hitam, beras merah, beras mentik susu, beras mentik wangi dan dipasarkan di mall-mall, supermarket dengan kemasan yang bagus bisa mencapai harga 40.000 sampai 50.000 rupiah/kg nya. Begitu juga dengan sawah tidak identik menghasilkan padi, tetapi orang yang berkunjung untuk berfoto selfie di area persawahan dan ini bisa menjadi agrowisata,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu, mengatakan pihaknya menghimbau khususnya Dinas Pertanian untuk mendata seluruh kelompok tani maupun diluar kelompok tani guna mendapatkan RDKK.

“RDKK yang dikroscek dengan NIK, SPPT PBB baik kelompok tani maupun diluar kelompok tani,”jelasnya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan beberapa narasumber dari Tim KP3 Provinsi Jawa Tengah, Tim komite Kartu Tani dan Produsen Pupuk Petrokimia dan Pusri Provinsi Jawa Tengah.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_2892

Ketua TP.PKK Karanganyar Terima Tim Penilai Posyandu Nasional

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatrmono saat menyampaikan sambutannya pada penilaian Posyandu terbaik Nasional, Selasa (4/4).

Karanganyar, Selasa 4 April 2017

Dalam rangka penilaian pelaksana terbaik Posyandu tingkat Nasional, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsa Juliyatmono menerima rombongan tim penilai dari pusat, Selasa (4/4/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karanganyar, Ketua TP.PKK Provinsi Jawa Tengah, Dispermades Provinsi Jateng, Disdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar dan segenap keluarga besar TP.PKK Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan PKK sebagai salah satu oganisasi wanita memegang peran penting dan strategis dalam membantu Pemerintah untuk kemajuan pembangunan.

“Berbagai kegiatan dan lomba ini dimaksud untuk bisa terus memajukan PKK dengan segenap Pokja dan kreatifitasnya,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan Pemerintah melindungi ibu dan anak, pentingnya peran seorang ibu  harus mendapat perhatian serius dalam rangka menyayangi putra putrinya di dalam keluarga, karena keluarga merupakan kunci Ketahanan Negara.

“Doa ibu itu ijabah, yang sudah menjadi kodratnya melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, oleh karenanya program KB harus selalu bersinergi untuk generasi berkualitas,”kata Juliyatmono.

Pada penilaian tersebut, Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Karanganyar berkesempatan maju lomba Posyandu terbaik tingkat Nasional mewakili Jawa Tengah.

Bupati berharap  hasil kerja keras PKK, Kader Posyandu dan seluruh yang terlibat dalam mendukung penilaian ini bertujuan untuk kebaikan semua.

“Alhamdulillah, Desa Ngunut Kecamatan Jumantono tahun 2016 lalu mendapat juara Nasional sebagai Desa Toga. Dan untuk Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten ini, kita siap dengan segala konsekuensinya untuk menjadi evaluasi kedepan lebih baik lagi, syukur-syukur dengan cek lokasi, nantinya kita mendapatkan juara lagi,”harapnya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Karanganyar, Siti Khomsya Juliyatmono memaparkan jumlah maupun berbagai kegiatan yang dilakukan Posyandu Ngudi Sehat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak.

“Ada 1.385 Posyandu di wilayah Kabupaten Karanganyar dengan 8.386 Kader Posyandu, untuk Strata Posyandu meliputi Pratama sejumlah 53, Madya sejumlah 354, Purnama sejumlah 754 dan Mandiri sejumlah 132. Sedangkan Integrasi Posyandu terdiri dari integrasi Posyandu A sejumlah 199, B sejumlah 20 dan C sejumlah 23,”terangnya.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan pelatihan dari dinas terkait bagi kader posyandu dari mulai pelatihan rajut, pelatihan menu kudapan dan sablon.

Selanjutnya Ketua TP.PKK Pusat, Endang Budi Pardini, pada kesempatan yang sama mengatakan maksud dan tujuan tim penilai posyandu terbaik tidak lain adalah untuk cek dan ricek laporan yang dikirim ke pusat, apakah sesuai dengan kenyataan dilapangan.

“Menilai ke lapangan Posyandu Ngudi sehat, mudah-mudahan sesuai apa yang dilaporkan ke pusat. Dari kadernya, pelaksanaan setiap bulannya, bagaimana kondisi dari sasaran posyandu tersebut. Semoga dari kerja keras dapat menghasilkan yang terbaik,”pungkasnya.

Setelahnya, rombongan tim penilai melanjutkan perjalanan untuk cek lapangan Posyandu Ngudi Sehat di Desa Ngringo, Jaten.

Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

Read More
KOM_2798

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar

 

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Memasangkan ID Card Secara Simbolis Kepada Peserta Jambore Pemuda

Karanganyar, 4 April 2017

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cakra Palawa Sri Delingan, Selasa pagi (4/04) dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta  Kepala OPD, dan Forkompinda Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan Jambore Pemuda  akan dilaksanakan selama 3 hari 2 malam mulai 4 April sampai 6 April, jambore pemuda ini mengambil peserta dari perwakilan sekolah-sekolah di Kabupaten Karanganyar sejumlah 500 pemuda yang berusia 17 sampai 20 tahun. Terdiri dari 250 putra dan 250 putri.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan memberkian motivasi kepada para pemuda peserta kegiatan untuk terus semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan jambore pemuda ini.

“Kalian adalah pemuda harapan bangsa teruslah belajar menuntut ilmu, mengabdi, berbakti, tolong menolong, dibekali dengan acara seperti ini kalian semua akan menjadi penerus dan pemimpin bangsa ini” kata Rohadi.

Beberapa materi kegiatan untuk mengisi acara dalam kegiatan jambore pemuda ini yaitu tentang bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, kenakalan remaja dan tindak pidana ringan, tata tertib berlalu lintas, baris berbaris, senam pagi, apel pagi dan malam, pentas seni dan permainan tradisional, renungan malam.

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memberikan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba

Semua kegiatan tersebut dilakukan untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa cinta tanah air serta mempertebal semangat kebangsaan dan kesatuan di kalangan generasi muda dan mengembangkan sikap kepemimpinan, kewirausahaan, jiwa gotong royong dan kepeloporan pemuda.  Demikian Diskominfo (yoga/rz)

 

Read More