Category: Lain-lain

DSC_0154

Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional

kominfo

penyerahan water barrier secara simbolis Direktur PD. BPR. Bank Daerah kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono sesaat setelah UP Harkitnas Ke-109 Tahun 2017 di Kantor Setda Karanganyar, Senin Pagi (22/5)

Karanganyar, Senin 22/5/2017

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-109 di Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Upacara Bendera di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin Pagi (22/5). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Karanganyar Juliyatmono. Upacara diikuti oleh Jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar, Kepala OPD, TP. PKK Karanganyar, Dharwa Wanita Karanganyar, Persit Kodim 0727 Karanganyar dan Bhayangkari Polres Karanganyar serta siswa-siswi pramuka sekolah.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara mengatakan perjuangan Bangsa Indonesia dalam merajut mimpi kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan sangatlah tidak mudah. Semangat kebangkitan nasional tidak pernah pudar sejak 109 tahun lalu semenjak berdirinya Boedi Utomo

Pemerintah hadir dalam upaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor untuk peningkatan pemerataan ekonomi dan keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Memasuki era digitalisasi, kita dihadapkan pada kondisi dimana masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, tepat dan efisien, proses perijinan dahulu dibutuhkan waktu sangat lama, akan tetapi dengan kemajuan bidang teknologi mampu dipangkas hingga 6 kali lebih cepat.

Guna mendukung kemajuan teknologi yang sedemikian cepat, Kemenkominfo RI telah melaksanakan program palapa ring yaitu proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional untuk menghubungkan seluruh wilayah Indonesia sehingga diharapkan keberadaan internet berkecapatan tinggi (broadband) dapat dinikmati secara luas.

Masih dikesempatan yang sama, setelah upacara dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan Water Barrier dari BUMD yang ada di Kabupaten Karanganyar sebanyak 125 buah. Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh masing-masing Direktur dari BUMD kepada Bupati Karanganyar untuk kemudian diberikan kepada Kepala Dinas Perhubungan dan PKP. Adapun rinciannya adalah Bank Jateng sebanyak 50 buah Water Barrier, PD. BPR. Bank Daerah 25 buah, PDAM Tirta Lawu 25 buah, BKK Tasikmadu 15 buah dan BRI Karanganyar 10 buah. Demikian Diskominfo (ad/ft)

 

Read More
KOM_6780 37

Germas Kunci Sukses UHH Karanganyar Meningkat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo mengikuti senam Gemu Fa Mi Re bersama peserta senam SSI di Alun-Alun Karanganyar, Sabtu Pagi (20/5)

Karanganyar, Sabtu 20/5/2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo beserta Sekda Karanganyar dan Kepala OPD hadiri peringatan Hari Lansia Ke-22 Tahun 2017 Kabupaten Karanganyar di Alun-Alun Karanganyar, Sabtu Pagi (20/5). Dalam acara tersebut sekaligus dicanangkan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat) dan Gebyar Prolanis.

Kurang lebih 1200 peserta lansia yang tergabung dalam SSI (Senam Sehat Indonesia) di masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar tampak antusias mengikuti apel sekaligus senam bersama Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak kepada lansia untuk senantiasa berkontribusi produktif, dimana usia sudah tidak menjadi kendala lagi. Ini dibuktikan dengan Usia Harapan Hidup (UHH) Kabupaten Karanganyar makin tahun meningkat mencapai rata-rata 72,9 tahun.

“Hidup sehat itu mudah yaitu dengan menggerakkan tubuh dan selalu senyum selain itu rajin mengkonsumsi sayuran”, kata Juliyatmono

Ditambahkan lebih lanjut Juliyatmono mengatakan Kabupaten Karanganyar sebagai Kabupaten Peduli Lansia telah berupaya maksimal dalam memberikan perhatian kepada Lansia. Program-program seperti posyandu lansia, senam lansia, pendampingan rohani dan pemberian jatah hidup adalah salah satu dari sekian program yang telah dijalankan. Atas perhatian yang luar biasa ini kepada lansia, Menteri Sosial RI memberikan penghargaan kepada Bupati Karanganyar sebagai Pejabat yang peduli terhadap lansia pada tahun 2016 lalu.

Sementara itu Iskandar Ketua Panitia peringatan  Hari Lansia Ke-22 melaporkan bahwa acara ini terselenggara atas kerjasama antara Pemkab Karanganyar dalam hal ini Dinas Sosial beserta BPJS Karanganyar, Barada SSI Karanganyar dan Formi Karanganyar. Selain apel dan senam bersama, pada hari ini juga diadakan acara gebyar Prolanis oleh BPJS Karanganyar yang bertujuan untuk mengajak warga Karanganyar berperilaku hidup bersih dan sehat dengan rajin memeriksakan kesehatan secara periodik. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
aksi sadar wisata (1)

Tumbuhkan Rasa Nyaman Wisatawan, Karanganyar Gelar Aksi Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona

kominfo

Sekda Karanganyar Samsi saat memberikan sambutan kegaiatan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona, Kamis Pagi (18/5)

Karanganyar, Kamis 18/5/2017

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan gerakan Aksi Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Sapta Tirta Pablengan, Matesih, Kamis Pagi (18/05). Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan pelaku usaha wisata tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi X Laila Istiana Diana Savitri, Kepala Bidang Destinasi Wisata Kemenpar RI Roni Astuti, Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi dan OPD terkait serta Forkompinca Kecamatan Matesih.

Pemahaman yang kurang terhadap nilai manfaat pariwisata bagi masyarakat dan wilayah setempat ditengarai seringkali memunculkan iklim yang kurang kondusif. Hal ini mendorong Kemenpar RI untuk bersama-sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah saling bersinergi dalam mendorong keberhasilan pengembangan kepariwisataan di wilayahnya untuk mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 juta wisatawan domestik di tahun 2019.

Sementara itu Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi yang hadir mewakili Bupati Karanganyar menyambut baik acara ini. Kabupaten Karanganyar yang terkenal dengan sebutan BUMI INTANPARI (Industri, Pertanian dan Pariwisata) tahun 2017 ini tumbuh wisata-wisata lokal baru, konsentrasi wisata sekarang tidak hanya di wilayah Tawangmangu, tetapi sudah kedaerah sekitar seperti Ngargoyoso, Jenawi dan Jatiyoso. Kabupaten Karanganyar yang diberkahi alam yang luar biasa memiliki semua jenis wisata yang bisa ditawarkan kepada wisatawan, seperti wisata alam, wisata religi, wisata rekreasi maupun wisata ekstrim.

“Akses jalan kesemua lokasi wisata sudah ditata dan dilebarkan demi kenyaman wisatawan”, ujar Samsi

Ditambahkan lebih lanjut oleh Samsi, memperingati 100 tahun hari jadi Karanganyar pada bulan November, Pemkab Karanganyar akan menyelenggarakan offroad tingkat nasional. Untuk itu dimohon dukungan semua pihak untuk menyukseskan acara tersebut.

Sementara itu, Laila Istiana DPR RI Komisi X saat memberikan materi kepada pelaku wisata mengatakan destinasi wisata yang ada di Karanganyar bersih dan aman serta nyaman. Dengan kondisi tersebut, potensi wisata di Karanganyar akan menjadi destinasi wisatawan dari berbagai daerah. Kesiapan masyarakat lokal harus mampu menjadi daya tarik lebih dengan keramahtamahannya.

“Kunci sukses untuk mendongkrak kunjungan wisatawan yaitu dengan 3A (aksesbilitas, amenitas, dan atraksi). Potensi wisata yang nyaman adalah yang mampu mendatangkan kembali wisatawan dan wisatawan tersebut mengajak sanak sodara serta koleganya”, jelas Laila Istiana

Tahun 2017 ini Kementerian Pariwisata Republik Indonesia akan roadshow Aksi Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona ke 68 destinasi wisata di seluruh Indonesia dan Kabupaten Karanganyar merupakan salah satunya. Dalam aksi tersebut selain diisi dengan pemateri oleh nara sumber, juga diadakan kerja bakti untuk bersama-sama membersihkan tempat wisata Sapta Tirta Pablengan Matesih. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
IMG_1699

Kesenian Tradisional sebagai sarana penyampaian program pemerintah

kominfo

Aksi pertunjukan oleh tim Kesenian Kabupaten Karanganyar saat Festival Pertunjukan Rakyat di Pendopo Purworejo, Rabu (17/5)

Karanganyar, Rabu 17/5/2017

Kesenian Kabupaten Karanganyar mengikuti Festival Pertunjukan Rakyat melalui media tradisional yang diselenggarakan oleh FK Metra Propinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu Pagi (17/05).

Festival tersebut merupakan event tahunan yang dipersiapkan FK Metra Jawa Tengah dimana pemenang nya akan diikutkan pada event yang sama ditingkat nasional sebagai wakil dari Propinsi Jawa Tengah.

Festival Pertunjukan Rakyat diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda yaitu Balai Budaya Kabupaten Kudus (16/05), Pendopo Kabupaten Purworejo (17/05) dan Kabupaten Brebes (19/05).

Penyisihan di Kabupaten Purworejo, dari 11 kabupaten /kota yang diundang, hadir 7 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen dipastikan tidak mengirim tim keseniannya.

Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Ontran – Ontran Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara korupsi, kolusi, nepotisme, politik uang, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Daniel Hakiki Sekretaris FK Metra Propinsi Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi kesenian di Jawa Tengah sangat besar, untuk itulah FK METRA bersama Dinas Kominfo di Propinsi Jawa Tengah giat melaksanakan kegiatan kesenian untuk mensosialisasikan program-program pemerintah yang ada.

“Yang tidak dapat disampaikan melalui media cetak maupun elektronik dalam penyebaran informasi saat ini adalah tersampaikannya secara langsung nilai luhur budaya bangsa dimana saat ini sudahlah sangat kritis”, tegas Daniel Hakiki

Ditambahkan lebih lanjut, FK Metra harus mampu bekerja sama dengan semua pihak, dan memberikan pengaruh kepada stake holder untuk menggunakan kesenian sebagai media penyebaran informasi.  Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
KOM_6596

Jelang Ramadhan, 2000 GTT Gelar Dzikir Bersama

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Dzikir dan Doa Keluarga GTT dan PTT Pendidikan Kab. Karanganyar di Masjid Agung Karanganyar, Kamis (18/5)

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan secara langsung kepada panitia acara.

Karanganyar, Kamis 18 Mei 2017

Dalam rangka menyambut bulan puasa Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, lebih kurang dua ribu Guru Tidak Tetap (GTT) Pendidikan se Kabupaten Karanganyar menggelar Dzikir dan Doa bersama, Kamis (18/5/2017) di Masjid Agung Karanganyar.

Kegiatan dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam sambutannya Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada seluruh guru wiyata bakti atas pengabdiannya selama ini.  Di Kabupaten Karanganyar sendiri pada tahun ini ada banyak kekurangan PNS, karena banyak yang pensiun dan beberapa mutasi ke Provinsi termasuk banyak guru-guru yang berstatus PNS telah pensiun.

Ia menjelaskan dari tiga belas ribu PNS di Lingkungan Karanganyar, untuk tahun ini hanya tinggal sembilan ribuan PNS. Yang mana optimalisasi kinerja harus terus ditingkatkan.

“Keberadaan Guru Wiyata Bakti bagi Pemerintah utamanya untuk pendidikan di Karanganyar memang sangat dibutuhkan, terlebih masih banyaknya Kepala Sekolah yang belum menempatkan GTT dengan baik sebagai orang penting yang dibutuhkan,”tuturnya.

Dikatakannya, Pemerintah tetap akan memperhatikan dan memperjuang kesejahteraan guru-guru wiyata bakti yang sebagian besar masa kerja telah berlangsung lama.

“Dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) Pusat ditambah BOS Kabupaten dan itu menggaji Guru Wiyata Bakti itu masih kurang. Maka akan saya tambahi BOS khusus untuk menggaji guru honorarium yang datanya sudah ada,”jelasnya.

Ia menghimbau kepada seluruh GTT untuk tetap dalam pengabdian yang baik. Pemerintah tetap akan memperhatikan untuk perbaikan kesejahteraan.

“Akan kami perjuangkan dan ambil keputusan untuk tindak lanjut dengan baik. Mengabdilah untuk bangsa dan negara dengan nilai-nilai ibadah dengan baik supata mendapat ridho dari Allah SWT,”pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati memberikan  bantuan atas terselenggaranya kegiatan dzikir dan doa bersama sebesar lima juta rupiah yang diserahkan kepada salah satu panita penyelenggra.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_0072

208 Mahasiswa IIM Surakarta Ditarik dari lokasi PKN

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima laporan hasil praktek kerja nyata dari salah satu perwakilan mahasiswa IIM Surakarta di Pendopo RD Bupati, Rabu (17/5)

Karanganyar, 17 Mei 2017

Penarikan sejumlah 208 mahasiswa Praktek Kerja Nyata (PKN) Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta yang tersebar di sepuluh desa di Kecamatan Mojogedang secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (17/5/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Kepala Baperlitbang Karanganyar dan Dekan IIM Surakarta.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta yang telah merampungkan PKN  di sepuluh desa se Kecamatan Mojogedang. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa PKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Ditambahkannya Praktek Kerja Nyata ini sebagai disiplin ilmu, berpartispasi dalam berbagai kegiatan sosial untuk melatih menyampaikan dakwah, syiar Islam yang penuh rahmat dan tetap menjaga Pancasila demi keutuhan NKRI yang dapat membawa pencerahan.

“Jangan jadikan Islam yang menakutkan, teror untuk menjadikan musuh, tapi ciptakan Islam yang rahmatan lil alamiin dan tetap menjaga persatuan kesatuan,”pesannya.

Sementara itu, Dekan IIM Surakarta, Muhammad Syamsuri berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan IIM dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka PKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa PKN Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta lebih baik lagi. Semoga Karanganyar kedepan menjadikan Kabupaten yang lebih maju,”ujarnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
DSC_0151

Introduksi Imunisasi Measles Rubella, Bupati : Karanganyar Potensi Menolak Vaksin, Dinkes dan MUI Harus Gencar Sosialisasikan ke Masyarakat

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Sosialisasi dan Advokasi Vaksin Measles Rubella di Aula Rumdin Wabup Karanganyar, Senin (16/5).

Karanganyar, Selasa 16 Mei 2017

Beberapa daerah di wilayah Karanganyar karena pemahaman keyakinan sebagian warga dan kurangnya sosialisasi ke masyarakat mengenai vaksin, menyebabkan Karanganyar berpotensi menolak imunisasi.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada kegiatan kebijakan kampanye dan introduksi imunisasi measles rubella, Senin (16/5/2017) di aula Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Penolakan orang tua terhadap pemberian vaksin masih terjadi di Karanganyar, seperti di Ngargoyoso, Tawangmangu. Untuk menekan penolakan tersebut, Bupati meminta Dinkes dan MUI untuk bersinergi menyosialisasikan kepada masyarakat.

“Sosialisasi harus dilakukan secara terus menerus dan sinergi semua pihak untuk menyakinkan kepada warga , karena pemberian vaksin ini untuk menyelamatkan nyawa,”tandasnya.

Bupati mengatakan, merupakan tugas semua pihak baik Pemerintah melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, Posyandu bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia untuk dapat menyampaikan secara gamblang mengenai kandungan vaksin, dampak maupun manfaatnya. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan keragu-raguan warga terhadap pemberian vaksin.

“Pemerintah jangan masa bodah, ini tugas kita semua untuk menyakinkan warga. Kita berbicara dhorurot, daruratnya untuk menyelamatkan nyawa. Mari lakukan gerakan serentak semua pihak, agar warga masyarakat selamat karena apa yang dilakukan pemerintah untuk melindungi warga masyarakat, karena fungsi vaksin sendiri adalah upaya pencegahan dari berbagai penyakit  yang telah melalui penelitian, uji coba, jalur yang benar/legal untuk menyelamatkan jiwa,”ajaknya.

Sementara itu dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Karanganyar, Zuhaid, Lc, M.Ud mengatakan Islam sangat mendorong pemeluknya untuk senantiasa menjaga kesehatan. Dalam prakteknya, hal tersebut bisa dilakukan melalui upaya preventif, agar tidak terkena penyakit dan berobat manakala sakit.

Disampaikannya, Komisi Fatwa MUI Pusat, Tanggal 23 Januari 2016 di Bogor, memutuskan/menetapkan kembali bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

Ditambahkannya, vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram dan/atau najis hukumnya haram, tidak dibolehkan kecuali pada kondisi darurat (keterpaksaan jika tidak dilakukan mengancam jiwa) atau hajat (keterdesakan, jika tidak dilakukan dikhawatirkan menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang atau belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci dan ada keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal.

“Seandainya seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen hingga mengancam jiwa berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib.

“imunisasi tidak boleh dilakukan jika berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dapat dipercaya, menimbulkan dampak yang membahayakan,”imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Tjujuk Heru Kusumo menyampaikan  kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) dalam rangka meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap campak dan rubella secara cepat, memutuskan transmisi virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan campak dan rubella serta menurunkan angka kejadian CRS.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

Read More
IMG_9879

Pemkab Karanganyar Adakan Bimtek Bagi Aparatur Pemerintah Desa

kominfo

Kabag Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius Suryadi memaparkan materi pengelolaan keuangan desa

Karanganyar, Senin 15/5/2017

Bagian Pemerintahan Desa Setda Karanganyar kembali adakan bimbingan teknis bagi aparatur pemerintah desa bidang manajemen pemerintahan desa di Aula Pindusita Sondokoro PG Tasikmadu, Senin Pagi (15/5). Sebanyak 162 Kaur Perencanaan Desa yang terbagi menjadi 2 angkatan akan mengikuti kegiatan tersebut yang akan dimulai Senin (15/5) sampai dengan Kamis (18/5).

Bupati Karanganyar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabag Pemerinahan Desa Timotious Suryadi mengatakan bahwa Desa sebagai ujung tombak pemerintahan terbawah memiliki otonomi dalam mengatur pembangunan untuk mensejahterakan, meningkatkan kualitas hidup rakyatnya secara merata dan berkeadilan dengan memperhatikan potensi serta keanekaragaman budaya lokal desa yang ada. Pemerintahan Desa yang terbuka dan bertanggungjawab perlu didukung   peningkatan wawasan bagi aparatur pemerintah desa guna mensinergikan seluruh pelaksanaan tugas pokoknya yakni untuk menyelenggarakan seluruh tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang menjadi tanggungjawabnya.

“Kaur Perencanaan harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku serta cakap dalam merencanakan, menyelenggarakan pengelolaan keuangan desa dan aset desa”, tegas Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juliyatmono, Kaur Perencanaan sebagai pelaksana teknis perencanaan dan pelaksana teknis kegiatan di desa bisa lebih meningkatkan pemahaman mengenai proses manajemen yang harus berjalan sebagai upaya mengefektifkan Pemerintahan Desa.

Peserta bimbingan teknis bagi aparatur pemerintahan desa akan menerima materi Kebijakan umum dalam penyusunan angggaran Desa, Pengawasan dan Pengendalian Aset Desa, Pengelolaan Keuangan Desa, Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa, Penatacaraan Pengelolaan Aset Desa, Penyusunan RKPDes dan RPJMDes, Penyusunan APBDes, dan Perencanaan Pembangunan Partisipatif yang akan dipaparkan langsung oleh nara sumber yang berkompeten seperti Bupati Karanganyr, Inspektur Kabupaten Karanganyar, Kabag Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Kabag Hukum Setda Karanganyar dan Pelaksana Bagi Keuangan Desa Dispermades.

Masing-masing angkatan akan melaksanakan bimtek tersebut masing-masing 2 hari, angkatan pertama akan diikuti oleh 8 kecamatan dengan jumlah peserta 82 Kaur Perencanaan Desa sedangkan angkatan kedua 8 kecamatan dengan jumlah peserta 80 Kaur Perencaan Desa. Dari total 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, hanya Kecamatan Karanganyar yang tidak mengikuti dikarenakan tidak ada wilayah desa.  Demikian Diskominfo (ad)

Read More
DSC_0111

1334 Ketua RT, RW se Kecamatan Jaten dan Colomadu Terima Insentif

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan secara simbolis insentif pada Ketua RT RW Kecamatan Jaten di Gedung Serbaguna Dagen Karanganyar, Sabtu (13/5)

Karanganyar, Senin 15 Mei 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan insentif kepada 1344 Ketua RT/RW se Kecamatan Jaten dan Colomadu.

Insentif ini diberikan sebagai bentuk penghargaan Pemerintah Karanganyar kepada segenap Ketua RT/RW atas pengabdian dan dedikasinya dalam menggerakkan warga untuk tetep menjaga keamanan lingkungan, kerukunan, guyup rukun di wilayah Karanganyar.

Penyerahan insentif dilakukan di waktu dan tempat yang berbeda, Sabtu (13/5/2017) malam kemarin di Gedung Serba Guna Dagen, Jaten diberikan kepada sejumlah 698 Ketua Rt/RW se Kecamatan Jaten dan Minggu (14/5/2017) malam di Balai Desa Bolon, Colomadu diberikan kepada 636 Ketua Rt/Rw se Kecamatan Colomadu.

Nominal insentif yang diberikan sebesar 1,5 juta rupiah dipotong pajak penghasilan (PPh) enam persen , sehingga masing-masing menerima bersih sebesar 1.410.000 rupiah.

Dalam arahannya Bupati menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, ciptakan rasa aman agar semua dapat bergerak dengan baik.

“Tingkatkan pemahaman nilai-nilai dalam Pancasila dalam menjaga NKRI dan tumbuhkan rasa toleransi sehingga tercipta guyub rukun, tenteram dan harmonis,”tuturnya.

Ia juga mengatakan berbagai penghargaan telah diraih, diantaranya penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM, penghargaan Baznas dari Kementerian Agama untuk perolehan ZIS tertinggi se Jawa Tengah sebesar satu miliar setiap bulannya yang pemanfaatannya digunakan untuk mengangkat nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karanganyar, Larmanto pada kesempatan tersebut menyampaikan paparan keberhasilan pembangunan Karanganyar melalui visi dan lima misi yang telah terealisasi.

Selain itu, Karanganyar telah menjadi ikon wisata, dimana Karanganyar menjadi tempat tujuan kunjungan wisata baik domestik maupun luar wilayah Karanganyar mulai dari  wilayah utara, Jenawi, Ngargoyoso, Jatiyoso semua menampilkan tempat wisata yang menarik dan masing-masing daerah memiliki ciri khas produk lokal yang dapat dibawa sebagai buah tangan.

Lebih lanjut, Larmanto mengatakan Kabupaten Karanganyar telah menghasilkan kemajuan pesat utamanya pada pembangunan infrastruktur yang merata, pendidikan/kesehatan gratis  dan terciptanya 10.000 wirausahawan mandiri, selain itu UMK Karanganyar tertinggi se Solo raya.

Dari berbagai kemajuan yang telah tercapai diiringi pula dengan pemberian  penghargaan yang diraih, diantaranya untuk tertib administrasi, Karanganyar mendapat nilai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dan penghargaan Pemerintah berkinerja terbaik peringkat ke dua tingkat Nasional.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
KOM_6270

Tanamkan Nilai Budaya, BPNB DIY Gelar Pemutaran Film Dokumenter

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Sosialisasi dan Penayangan Film Dokumenter di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (10/05)

Karanganyar, 10 Mei 2017

Menanamkan nilai-nilai budaya pada generasi muda, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pemutaran film dokumenter, Rabu (10/5/2017) di hotel Taman Sari Karanganyar.

Pemutaran film dokumenter yang mengusung tema Penguatan Karakter Jatidiri Bangsa Melalui Peristiwa Sejarah dan Budaya  dihadiri Bupati Karanganyar dan Tokoh Budayawan Ki Manteb Sudharsono serta diikuti lebih kurang 150 siswa siswi perwakilan SMP/SMA se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus membuka, menyampaikan bahwa nilai-nilai budaya bangsa harus terus dijaga dan dipertahankan.

“Jika kita mengkhianati budaya berarti kita mengkhianati apa yang diciptakan/dilahirkan Tuhan di tanah air kita. Untuk itu lahirlah istilah Ibu Pertiwi yang harus kita jaga. Terlebih Indonesia lahir berbagai kerajaan, salah satunya sejarah kerajaan Sriwijaya-Majapahit yang memiliki peradaban yang hebat,”tuturnya.

Bupati menghimbau pada siswa siswi supaya menjadi generasi muda yang memiliki kepribadian budaya, berdaulat dibidang politik yang tetap memegang etika. Sebagai pelajar untuk tetap belajar yang baik, cintai budaya, hormati orang tua dan orang yang lebih tua serta ukir pretasi dengan menghasilkan karya inovatif baik di bidang ilmu pengetahuan, teknologi maupun seni budaya.

“Atas nama pemerintah, sebagai salah satu bentuk perhatian kepada warisan budaya, kami telah mengkaderisasi dalang-dalang cilik di Karanganyar untuk dapat melestarikan budaya wayang yang benar-benar warisan budaya leluhur kita, jangan sampai di akui Negara lain,”pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan juga sambutan Kepala BPNB DIY, Christriyati Ariani, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kerjasama BNPB DIY dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar dalam rangka memberi penanaman nilai-nilai budaya terhadap siswa siswi.

“Melalui lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dapat membentuk karakter anak. Dan salah satu upaya efektif membentuk karakter anak agar tertanam nilai-nilai budaya melalui pemutaran film dokumenter,”terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan banyak keteladanan yang dapat diambil yang kemudian diterapkan generasi kita dalam kehidupan sehari-hari melalui keberhasilan tokoh-tokoh yang berperan pada tayangan film dokumenter tersebut.

“Kami sebagai BPNB DIY bertugas di tiga wilayah yakni di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jawa Tengah sendiri lokasi yang kami pilih adalah Kabupaten Karanganyar, karena dari sini banyak lahir para tokoh sejarah, budayawan,”katanya.

Dengan pemutaran film dokumenter diharapkan dapat menumbuhkan motivasi kepada generasi muda. Anak-anak dapat mengetahui sejarah dan mengenal tokoh-tokoh di dalamnya.

“Tayangan film dokumenter telah diputar di enam kota/kabupaten yakni Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Surabaya dan Karanganyar,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa mengatakan ini merupakan salah satu tindak lanjut instruksi Presiden RI Joko Widodo yang menanamkan pentingnya pendidikan karakter dikalangan pelajar kita. Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

  

Read More