Category: Lain-lain

IMG-20190228-WA0003

Audiensi Dengan Persatuan Guru NU (PERGUNU)

Karanganyar – 28 Februari 2019

 

Bupati Juliyatmono baru saja melakukan audiensi dengan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) pada hari Kamis (28/2) di Kantor Bupati Kabupaten Karanganyar. Pergunu merupakan organisasi profesi keguruan dan merupakan anak organisasi dari PBNU Karanganyar.  Dalam hal ini, Pergunu meminta Bupati untuk mengakui keberadaan Pergunu sebagai organisasi profesi keguruan yang baru berdiri.

Pergunu memohon bantuan terkait pengembangan profesi guru dan dilibatkan program – program pemerintah yang berkaitan dengan pendidikan atau profesi guru. Mereka juga mengharapkan dukungan dari pemerintah mau pun masyarakat sehingga keberadaan Pergunu bisa semakin eksis seperti organisasi yang lain, perkembangan sukses dan lancar.

Bupati meminta Pergunu untuk mendidik siswa/siswi agar leih cinta tanah air dan tidak melawan guru atau orang yang lebih tua. Beliau meminta Pergunu untuk menampung guru – guru ngaji nonformal agar masuk ke dalam Pergunu. Bupati Juliyatmono mendoakan Pergunu agar semakin maju dan solid.

 

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
IMG-20190212-WA0006

Pelantikan Pengurus LGNOTA Tahun 2018 – 2023

Karanganyar – 12 Februari 2019

 

Pada hari Selasa (12/2) ini telah dilaksanakan Pelantikan Pengurus Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Tahun 2018 – 2023. Kegiatan pelantikan ini diikuti oleh Kepala Sekolah SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA se-Kabupaten Karanganyar. Ketua LGNOTA Terpilih tahun 2018 – 2023 adalah Ibu Hj. Siti Khomsiyah Juliyatmono, Amd. Beliau merupakan istri dari Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono., M.M. Hj. Siti Khomsiyah Juliyatmono., Amd sudah dua kali ini dipercaya menjadi Ketua LGNOTA.

Dalam laporannya, H. Iskandar., S.H mengatakan bahwa perkembangan LGNOTA dai tahun ke tahun semakin membaik. Pada tahun 2018, LGNOTA berhasil mengumpulkan dan mengirimkan 1,6 Milyar untuk beasiswa pendidikan. Menurut Iskandar, program yang dicanangkan oleh Bupati dan Ketua LGNOTA efektif untuk meningkatkan pendidikan di Kabupaten Karanganyar. Dan yang terpenting adalah langkah – langkah strategis untuk mengajak masyarakat agar sadar pentingnya pendidikan.

Kemudian disampaikan pula oleh Ketua LGNOTA Provinsi Jawa Tengah, Hj. Zaimatun Ali Mufiz, bahwa tujuan dari GNOTA adalah untuk meningkatkan kepedulian dan peransrta masyarakat sebagai Orang Tua Asuh untuk membantu kelangsungan pendidikan anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu, agar dapat mengikuti pendidikan dasar secara berkesinambungan sampai tamat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar meminta agar para camat, kepala sekolah, dan UPT se-Kabupaten Karanganyar untuk turut mengumpulkan dan menyalurkan dana ke LGNOTA untuk membantu pendidikan siswa – siswi kurang mampu di Kabupaten Karanganyar. Kemudian meminta seluruh kepala sekolah di Kabupaten Karanganyar untuk mengajak siswa – siswinya belajar membersihkan lingkungan sekolah agar terhindar dari demam berdarah. Beliau juga mengucapkan selamat kepada pengurus – pengurus terpilih dan berterimakasih pada pengurus – pengurus LGNOTA karena sudah membantu LGNOTA menjadi lembaga yang lebih baik.

 

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
IMG-20190208-WA0092

Kunjungan Kerja Pansus I dan III DPRD Bojonegoro

Karanganyar – 12 Februari 2019

 

Panitia Khusus (Pansus) I dan III baru saja mengunjungi Kantor Bupati Karanganyar dalam rangka Kunjungan Kerja bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar (8/2). Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di ruang Podang I Kantor Bupati Karanganyar. Rombongan tersebut diboyong oleh Anam Warsito selaku Ketua rombongan dan Ketua Pansus I. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah Pansus I dan III DPRD Bojonegoro ingin mempelajari Perda tentang Pelestarian Budaya Jawa.

Dalam pelaksanaan kunjungan kerja tersebut Bupati Karanganyar diwakilkan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Drs. Istar Yunianto, M. M karena Bupati berhalangan hadir. Rombongan tersebut disambut dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya, Istar Yunianto banyak memperkenalkan wisata – wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Sebenarnya wisata di Karanganyar cukup lengkap. Ada wisata alam, religi, budaya, desa wisata dan sebagainya”, ujar Istar kepada rombongan Pansus I dan III DPRD Bojonegoro.

Anam Warsito mengungkapkan bahwa mereka ingin sekali belajar mengenai Perda Perlindungan Kesenian Budaya Jawa yang telah dimiliki Karanganyar. Memang tujuan dari kunjungan kerja kali ini lebih terfokus pada bidang pariwisata dan kesenian.

”Kami dari Pansus I kebetulan bertugas untuk melaksanakan proses pembuatan perda tentang perlindungan kesenian. Kami ingin belajar dari Kabupaten Karanganyar. Dan ternyata Kabupaten Karanganyar sudah memiliki perda nomor 17, yaitu tentang Pelindungan Kesenian Budaya Jawa”, ujar Anam Warsito.

Menurutnya, budaya Jawa sekarang sudah mulai luntur di jiwa generasi sekarang. Maka dari itu, mereka ingin membuat perda untuk menghimbau masyarakat agar ikut melindungi dan melestarikan kesenian dan budaya daerah. Lagi pula, Kabupaten Bojonegoro sedang mempersiapkan membuat wisata. Hanya saja, wisata ini akan lebih ditonjolkan pada bidang kesenian karena Kabupaten Bojonegoro tidak memiliki destinasi wisata yang menonjol seperti di Kabupaten Karanganyar.

 

Diskominfo (ind/dn/sr)

Read More
IMG-20190206-WA0063

Pembinaan Keluarga Besar Jajaran Satpol PP Karanganyar

 

 

Bupati Juliyatmono membrikan sambutan dalam Pembinaan Keluarga Besar Satpol PP

Karanganyar – 6 Februari 2019

 

Bupati Juliyatmono baru saja memberikan pembinaan dan pengarahan kepada Keluarga Besar Satpol PP Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar (6/2). Pembinaan tersebut berkaitan dengan tugas – tugas Satpol PP sebagai salah satu aparatur yang menciptakan rasa aman dan kondusif di Karanganyar. Pembinaan ini sekaligus Satpol PP diminta untuk turut menertibkan Pilkades Serentak yang akan segera di laksanakan pada tanggal 20 Februari 2019 mendatang.

Bapak Kurniadi saat memberikan sambutan dan laporan dalam acara tersebut mengatakan bahwa Satpol PP di Kabupaten Karanganyar sudah termasuk dalam kategori B, yang mana jumlah personilnya lebih dari 350 – 750 anggota. Jumlah Satpol PP yang berada di Mako dan di kecamatan ada sekitar 391 anggota. Yang berada di 17 kecamatan ada sekitar 180 anggota. Sedangkan anggota Satpol PP yang sudah mejadi PNS atau pun ASN sekitar 66 orang. Akan tetapi, saat ini Satpol PP masih membutuhkan perhatian dari Bupati.

Selanjutnya, Bupati Juliyatmono memberikan pembinaan kepada Keluarga Besar Satpol PP. Keluarga Besar Satpol PP diminta untuk mengikuti visi dan misi Kabupaten Karanganyar, yaitu memajukan Kabupaten Karanganyar bersama – sama. Melatih para PKL yang berada di lingkungan Kabupaten Karanganyar untuk lebih dilatih lagi. Menurut beliau, para PKL di lingkungan Kabupaten Karanganyar belum memiliki budaya bersih sehingga lingkungan tempat mereka berjualan menjadi terlihat kotor.

Beliau  juga meminta agar Satpol PP menunjukkan dedikasinya dan rasa cintanya kepada profesi yang mereka jalani. Pamong Praja harus membantu dan melayani masyarakat dengan pendekatan humanis dan logis, bukan dengan otoritas dan pamrih. Tetapi dengan diskusi. Pamong Praja harus menjaga kewibawaan pemerintah. Kemudian, Bupati Juliyatmono juga meminta Satpol PP agar turut menertibkan Pilkades Serentak nanti. Mereka juga dilarang untuk berpihak pada calon kades, siapapun calonnya.

 

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
IMG20190131102542

Seminar dan Kegiatan Sosial MGMP IPS SMP Se-Kabupaten Karanganyar

Seminar Penggunaan Android untuk Menangkal Hoax

Karanganyar – 4 Februari 2019

Tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS SMP se-Kabupaten Karanganyar baru saja menggelar acara seminar dan kegiatan sosial, Senin (31/1). Kegiatan tersebut diberi nama Seminar Penggunaan Android Untuk Menangkal Hoax dan Donor Darah. Seperti judul kegiatannya, acara ini terlebih dahulu melaksanakan kegiatan donor darah sebelum seminar berlangsung. Acara tersebut adalah penutupan rangkaian acara dari MGMP IPS SMP.

Pertama, acara dibuka oleh Ketua Penyelenggara, Slamet Kusmanto. Dalam sambutannya, beliau berharap dengan diselenggarakannya acara tersebut guru – guru IPS SMP se-Kabupaten Karanganyar dapat mengantisipasi berita hoax. Kegiatan ini berada dalam agenda MGMP IPS SMP Kabupaten Karanganyar. Kegiatan dimulai pada tanggal 24 September 2018 dan ditutup pada tanggal 31 Januari 2019. Total ada 10 kali pertemuan kegiatan MGMP untuk membahas masalah – masalah instrumen pendidikan di Kabupaten Karanganyar. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada peserta karena sudah mengikuti rangkaian kegiatan dan berpesan agar para guru mempersiapkan anak didiknya untuk menghadapi UASBN.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengawas Sekolah SMP Kabupaten Karanganyar. Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada MGMP IPS SMP atas terlaksananya acara seminar dan kegiatan sosial tersebut. Menurutnya kegiatan ini merupakan kegiatan yang efektif untuk mengisi pertemuan dan memberikan manfaat. Beliau juga akan terus memberikan dukungan untuk acara – acara yang diselenggarakan oleh MGMP.

Selanjutnya, acara ditutup dengan Seminar Penggunaan Android Untuk Menangkal Hoax. Pembicara seminar kali ini dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, yaitu Ibu Sopiyatun S. Sos, M. I.Kom. Seminar berlangsung kurang lebih selama satu jam dan diisi dengan banyak sekali pengetahuan untuk menangkal berita – beita hoax yang selalu beredar di kalangan masyarakat. Seminar ini juga diisi dengan tanya jawab, sehingga para peserta dapat menjawab rasa penasarannya yang berkaitan dengan berita hoax atau berita palsu. Ibu Sopiyatun S. Sos, M. I.Kom menghimbau kepada para peserta yang hadir untuk lebih cerdas dalam membaca berita. Beliau juga memberikan tips dan trik untuk melihat kebenaran dari berita yang dibaca.

 

Diskominfo (and/sr/sp)

Read More
DSC_7680

Swiba Diminta Update Informasi Terkini

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan pada acara HUT Swiba sekaligus dalam rangka Hari Jadi Kab. Karanganyar

KARANGANYAR – 10 Nopember 2018

Di hari jadi LPP Radio Swiba Karanganyar ke 47 ada perhatian serius dari Bupati Karanganyar. Orang nomor  satu di Karanganyar mengingatkan agar radio kebanggan masyarakat itu harus update informasi terkini. Meski memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun Bupati yakin Radio masih diminati masyarakat luas.

“Radio harus mengikuti perkembangan yang terjadi. Jika perlu live stremming agar radio tetap bisa memberikan warna di Kabupaten Karanganyar,” papar Juliyatmono saat memberikan arahan dalam hari jadi swiba pada pementasan wayang kampong sebelah di depan kantor Swiba.

Dia menambahkan masih yakin pendengar radio masih banyak. Jika seseorang dalam perjalanan menggunakan mobil pasti akan mendengarkan radio. Oleh karena itu, radio harus tetap dijaga dan dipelihara. Pihaknya juga mempersilahkan masyarakat luas memanfaatkan radio untuk melakukan siaran apapun. “Bagi masyarakat jika akan memakai untuk kepentingan acara tertentu, saya persilahkan. Sehingga swiba juga terus didengar masyarakat luas,” imbuhnya.

Juliyatmono mengakui radio swiba mengalami jatuh bangun dalam perjalanannya. Namun pihaknya yakin zaman itu ibarat roda. Suatu waktu, pasti akan banyak diminati kembali. Tentu, pihaknya akan mensuport  anggaran agar Swiba lebih moncer lagi. (hr/adt)

Read More
DSC_4295

Bupati Karanganyar Minta Kepala Desa Kembangkan Produk Unggulan Desa Masing-masing

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Karanganyar, 06 November 2018

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DISPERMADES) menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Karanganyar 2018 di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Bursa Inovasi Desa digelar untuk memperkenalkan inovasi-inovasi yang saat ini berkembang di desa-desa Kabupaten Karanganyar

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Edy Pranoto, Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat, Forkompimda dan Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan, PID diharapkan bisa membentuk desa sebagai pusat pertumbuhan sehingga target-target yang telah diberikan harus di sukseskan bersama warga masyarakat sejahtera.

“Angka kemiskinan kita tekan serendah-serendahnya melalui program-program yang menyentuh masyarakat sehingga rakyat guyub, makmur dan sejahtera,” tutur Bupati Juliyatmono.

Ia mendorong masyarakat untuk bergerak menghasilkan produk-produk unggulan di masing-masing desa.

Untuk mewadahi ini, ia meminta DISPERMADES  menyediakan Expo Produk unggulan desa yang akan dipasarkan pada expo antara Mei dan Juni 2019.

Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat dalam  pemaparannya memberi contoh, Desa bisa berinovasi membuat produk-produk untuk dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung di Karanganyar.

Ia meminta para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan  Desa mengalokasikan produk unggulan di masing-masing desa.

“Kita ingin desa di Karanganyar dapat menghasilkan satu produk unggulan dan saling berkomplementer,” kata Utomo.

Selain itu, DISPERMADES, kata Utomo, menargetkan pada 2022 tidak ada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa.

 

Demikian Diskominfo (Dn/Lp)

 

Read More
DSC_5555

Gala Desa Nyata Untuk Indonesia

Kominfo

Prosesi pelepasan balon saat Upacara Pembukaan Gala Desa di Lapangan Jati, Jaten, Sabtu (03/11).

Karanganyar 05 November 2018

Gala desa merupakan program dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) yang sudah dimulai sejak Tahun 2017 dan menjadi bagian dari Kampanye Gerakan Nasional Ayo Olahraga. Kabupaten Karanganyar pada tahun ini terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Gala Desa tahun 2018 dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang tahun ini Gala Desa hanya di gelar di 136 Kabupaten/kota di Indonesia.

Kegiatan ini dibuka pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jonni Mardizal dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kompetisi Gala Desa bertujuan selain untuk menumbuhkan minat berolahraga di kalangan masyarakat juga sebagai sarana untuk mencari atlit-atlit terbaik . selain itu melalui Gala Desa, maka olahraga dijadikan instrumen untuk menguatkan tali persaudaraan, persatuan dalam bingkai NKRI.

“Jadikan ajang Gala Desa sebagai ajang olahraga yang mengedepankan spotifitas dan semangat berolahraga sehingga dapat menghasilakan bibit pemain olahraga yang betul-betul prestasi dan bibit pemain berbakat yang ada di desa yang dapat mengukir prestasi karena juara ajang ini akan mewakili Kabupaten Karanganyar di tingkat yang lebih tinggi seperti Provinsi bahkan sampai ke tingkat pusat nantinya”, ujarnya.

Sedang cabang olahraga yang diperlombakan yakni empat cabang olahraga diantaranya bola volly, sepak takraw, tenis meja dan bulu tangkis.

Setelah upacara selesai dilanjutkan dengan senam Karanganyar Bugar yang diikuti oleh seluruh peserta serta tamu undangan dan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi sepakbola yang diikuti oleh Bupati karanganyar Juliyatmono.

 

Demikian Diskominfo (Tgr/Lp)

Read More
DSC_0130

Sosmed Jangan Jadi Alat Propaganda

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka sekaligus menjadi ceynote speaker pada Rakor IPOLEKSOSBUD dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (05/11).

Karanganyar 05 November 2018

Bupati Karanganyar mengingatkan kembali bahwa saat diberi amanah untuk selalu menginformasikan berita-berita yang baik dan jangan menyebarkan berita hoax sehingga tetap menjaga kondisifitas yang tidak terpengaruh oleh gesekan-gesekan yang merusak.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka sekaligus menjadi ceynote speaker pada Rakor IPOLEKSOSBUD dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan tema “Memantapkan Demokrasi yang Sehat untuk Pemilu 2019” di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (05/11).

Menurutnya perkembangan sosial media (sosmed) itu sangat mempengaruhi masyarakat maupun wilayah yang berada di sekitar, terlebih jika saling menyebarkan ujaran kebencian atau hoax  (berita bohong) yang dapat memecah persatuan dan kesatuan .

Bupati berharap supaya semua pihak tetap mengedepankan persatuan kesatuan, mengedepankan kebersamaan satu kesatuan sebagai satu bangsa Indonesia yang lebih spesifik berada di Karanganyar.

Kepala Kesbangpol Agus Cipto Waluyo juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kondisi ideologi politik  sosial budaya di Kabupaten Karanganyar kepada  seluruh peserta rakor sehingga menjadikan Kabupaten Karanganyar kondusif di semua aspek.

Kegiatan revolusi ini diikuti di forkompimda, forkompinca, kelurahan, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kemitraan Kesbangpol (FKUB, Senkom dll) .

 

 

Demikian Diskominfo (Ind/Lp/Vnd)

Read More
DSC_4968

Karanganyar Menjadi Lokasi Gebyar UKM se Indonesia

Kominfo

Prosesi Pembukaan Gebyar UKM Indonesia 2018 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dimulai dengan pemukulan Gong di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (01/11).

Karangnyar, 01 November 2018

Gebyar UKM Indonesia ke tiga Tahun 2018 kini hadir di 34 Kota di Seluruh Nusantara salah satunya diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar yang menjadi tempat ke-16 bertepatan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar dengan topik “UKM Jaman NOW!: Kewirausahaan+Pemasaran = Sukses Bisnis menjadi sajian utama yang diharapkan mampu membawa UKM-UKM lokal percaya diri menghadapi persaingan kompetetif di tingkat nasional, bahkan sampai global”, Kamis (01/11).

“selain memiliki jiwa entrepeneur, UKM harus mempunyai jiwa pemasaran. Karena yang paling penting dari membuka sebuah usaha adalah faktor market-nya atau pasar. Harus tahu dulu, pasarnya ada atau tidak, “ujar Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Kartajaya selaku penyelenggara.

Gebyar UKM Indonesia 2018 juga melibatkan langsung para UKM dengan konsep Kurasi. Para UKM juga turut berpartisipasi untuk mendaftarkan bisnis mereka, dimana yang terpilih berkesempatan mendapatkan slot promosi selama event berlangsung agar usahanya lebih dikenal oleh masyarakat luas serta mendapatkan target pasar potensial.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa agar tetap semangat dengan adanya ide-ide akan banyak kemajuan sehingga akan berkembang dimana-dimana.

“Dalam waktu 5 tahun kedepan Kabupaten Karanganyar akan menjadi kunjungan wisata yang meledak dimana-mana dan akan kita siapkan bagaimana memasarkan Kabupaten Karanganyar, sehingga UKM akan tumbuh berkembang pesat sehingga akan menyerap tenaga kerja. Sarana dan prasana juga akan dibantu”, tuturnya.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam 5 tahun kedepan program UMKM akan prioritaskan

Selain itu Pemkab Karanganyar juga sedang  mengupayakan kampus 2 UNS berada di karanganyar.

 

Demikian Diskominfo (Ard/Vnd/Lp)

 

Read More