Category: Lain-lain

KOM_1237

4 Kecamatan di Karanganyar Jadi Tujuan KKN Unisri

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara Penerimaan Mahasiswa KKN PPM UNISRI di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7).

Karanganyar, Kamis 27 Juli 2017

576 mahasiswa Universitas Slamet Ryadi (Unisri) Surakarta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di empat Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kebakramat di sepuluh desa, Kecamatan Jumantono di sebelas desa, Kecamatan Kerjo di sepuluh desa dan Kecamatan Karangpandan di sebelas desa.

Rombongan mahasiswa Unisri yang akan melaksanakan KKN  di Kabupaten Karanganyar diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7/2017) pagi.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung lebih kurang 40 hari kedepan di empat kecamatan yang tersebar di 42 desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu di kehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar karena KKN merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat.

“Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar sehingga mereka dapat berinovasi,”tuturnya.

“Baktikan semua ilmu, tenaga ke masyarakat. Jangan malas-malas karena Insha Alloh masyarakat Karanganyar sangat menerima siapapun. Karena masyarakat Karanganyar adalah masyarakat yang ramah,’’terang Rohadi Widodo.

Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Kami minta Pemerintahan Desa untuk di aktifkan websitenya. Agar adik-adik kita yang ber-KKN dapat mengupload foto-foto selfie maupun weselfie baik melalui twitter, facebook, instagram, karena ini merupakan merketing untuk mempromosikan tempat-tempat wisata di Karanganyar yang dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari,”pesannya.

Sementara itu Wakil Rektor Unisri Surakarta, DR. Sutoyo mengatakan KKN yang akan dilaksanakan terhitung mulai 27 Juli sampai 4 September 2017 diharap dapat memberikan pengalaman  berharga bagi mahasiswa Unisri yang menempuh KKN di empat kecamatan.

“Kami punya konsep agar mahasiswa dalam melakukan KKN ini mampu mengamati, menganalisis hingga mampu menerapkan program yang akan dijalankan sehingga terjadi sinkronisasi antara ilmu yang didapat dengan lokasi KKN,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_1188

Kunjungan Kerja BPBD Provinsi Aceh Ke Kabupaten Karanganyar.

kominfo

Kepala BPBD Karanganyar Samsi (Tengah Baju Putih) didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Bambang Jatmiko (Ujung Baju Putih) saat menerima BPBD Prov. Aceh di Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, 26 Juli 2017

BPBD Provinsi Aceh mengadakan study banding di Kabupaten Karanganyar. Peserta kunjungan kerja di sambut langsung oleh Setda sekaligus Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar Samsi di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karangnayar, Rabu siang (26/7).

Setda Karanganyar yang juga sekaligus Kepala BPBD Karanganyar samsi dalam sambutannya menyampaikan program-program yang dilakukan BPBD Karanganyar selama ini dalam menanggulangi bencana. Lebih lanjut dikatakan untuk wilayah eks Karesidenan Surakarta sudah ada Integrasi Unit Emergency yang diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan tindakan. Di lingkup Pemkab Karanganyar sendiri telah terbentuk jejaring dengan relawan-relawan didaerah, sebanyak 1474 relawan dari 30 Ormas siap membantu kinerja BPBD Karanganyar dalam menangkap gejala yang ada didaerah dan dilaporkan setiap hari ke markas BPBD Karanganyar.

“Keberhasilan kinerja BPBD Karanganyar selama ini tidak lepas dari partisipasi dan kesadaran yang tinggi akan adanya bencana oleh masyarakat”, ujar Samsi

Sementara itu Kepala BPBD Aceh Besar selaku pimpinan rombongan Ridwan Jamil menyampaikan bahwa Kunker kali ini bertujuan untuk bertukar ilmu khususnya tentang penanganan bencana. Menurutnya Propinsi Jateng yang mempunyai berbagai macam jenis bencana (supermarket bencana), menjadikan BPBD yang ada di Aceh perlu belajar dari Karanganyar dalam menangani bencana terutama bencana tanah longsor.

“Bencana itu bersifat lintas batas, tujuan BPBD adalah membantu seluruh korban bencana,” tutur Ridwan Jamil.

Study Banding ini diikuti oleh 8 BPBD kabupaten se-Provinsi Aceh. Demikian Diskominfo (yoga/ad)

Read More
KOM_0965

Capaian Zakat Infaq dan Shodaqoh Capai 2 Milyar

kominfo

Kabag Kesra Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar hadiri Sarasehan Baznas

Karanganyar, 24 Juli 2017

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar kembali adakan kegiatan rutin Sarasehan Baznas di Aula Masjid Agung Karanganyar, Senin Pagi (24/7). Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Karanganyar Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar, Kepala MUI Karanganyar, Perwakilan dari Polres Karanganyar dan Kepala Kantor Kemernterian Agama.

Agam Bintoro dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja Baznas terutama dalam kegiatan taraweh keliling bulan Juni lalu termasuk saat pentasarufan, terjadi sinergitas yang luar biasa antara Pemkab Karanganyar dan Baznas Karanganyar sehingga terlihat manfaatnya bagi masyarakat demi mewujudkan misi kelima Bupati Karanganyar yaitu meningkatkan kualitas sosial, budaya dan agama.

Rasa bangga juga muncul ketika Baznas Kabupaten Karanganyar merupakan pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) terbesar di Jawa Tengah sehingga setiap hari banyak kunjungan dari Baznas Kabupaten Kota lainnya.

“Perolehan terbesar ZIS Baznas Karanganyar merupakan dari Aparatur Sipil Negara, untuk itu penting untuk Baznas kedepannya untuk membuat terobosan baru dengan masuk ke perusahaan.” Ujar Agam Bintoro dihadapan peserta Sarasehan Baznas

Sementara itu Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso melaporkan bahwa bulan Juni lalu telah menerima Zakat Fitrah 1.727 ton beras dan uang sebanyak 1.534.506.000 dan kesemuanya telah selesai disalurkan sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1438 H.

Dikatakan lebih lanjut oleh Sugiyarso, capaian ZIS Baznas Karanganyar tiap bulannya mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu pada Bulan April 2017 terkumpul 800 juta perbulan, Bulan Mei 2017 925 juta perbulan, Bulan Juni 2017 1,2 Milyar perbulan sedangkan untuk bulan Juli sampai dengan hari ini (24/7) sudah terkumpul zakat 1.971.143.802 dan infaq 50.235.952 sehingga diperoleh total 2.021.379.754. Demikian DISKOMINFO(ft/ad)

Read More
KOM_0865

Anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar Memulai Latihannya

kominfo

Bupati Karanganyar membuka pelatihan anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, 24 Juli 2017

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Karanganyar terhitung mulai tanggal 19 Juli sampai Dengan 17 Agustus akan mengikuti pelatihan guna mempersiapkan diri demi suksesnya Upacara Detik-Detik Proklamasi peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Republik Indonesia. Bupati Karanganyar Juliyatmono berkenan hadir secara langsung untuk membuka pelatihan tersebut yang bertempat di Halaman Setda Karanganyar, Senin Pagi (24/07) serta memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka. Tampak hadir Kapolres Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar beserta para Assisten Setda, Perwakilan Kodim 0727 Karanganyar dan Kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya Juliyatmono mengingatkan kembali kepada anggota Paskibraka yang akan menjalani pelatihan betapa sulitnya perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Selama 350 tahun bangsa Indonesia dijajah bangsa lain, ribuan bahkan jutaan nyawa dikorbankan untuk meraih kehormatan bangsa Indonesia yaitu Kemerdekaan. Penghayatan kepada Merah Putih sebagai Identitas Negara Republik Indonesia perlu ditanamkan kepada anggota Paskibraka, agar dalam pelaksanaannya nanti (Upacara Detik-Detik Proklamasi) sungguh-sungguh menghayati dan membayangkan betapa besar pengorbanan yang harus dibayar untuk meraih kemerdekaan.

“Kalian telah mendapatkan kepercayaan untuk menjadi Paskibraka Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, kepercayaan itu jangan disia-siakan, harus diterima dengan sebuah kebanggaan yang besar.”, kata Juliyatmono dihadapan anggota Paskibraka

Lebih lanjut dikatakan oleh Juliyatmono, kewajiban kita sebagai bangsa Indonesia menjaga kedaulatan dan kehormatan Bangsa. Dewasa ini banyak muncul orang-orang yang bertentangan dengan Pancasila, untuk itu mari bersatu memajukan bangsa Indonesia.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Titis Sri Jawoto melaporkan kegiatan pelatihan Paskibraka dipusatkan di dua titik yakni Alun-Alun Kabupaten Karanganyar dan Kantor Disparpora. Sebanyak 78 anggota Paskibraka merupakan siswa-siswi SMA-SMK pilihan di Kabupaten Karanganyar. Nantinya mereka akan digembleng oleh pembina dari Kodim 0727 Karanganyar, Polres Karanganyar dan Perwakilan OPD terkait. Adapun materi yang akan diberikan meliputi Pembinaan mental, Wawasan Kebangsaan, PBB dan Perilaku. Untuk menjaga kondisi anggota Paskibraka disediakan juga sarapan pagi telur dan susu. Demikian DISKOMINFO(yoga/ad)

Read More
gala desa (3)

Gala Desa: Upaya Meningkatkan Kebugaran

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama Asdep dari Kementrian Pemoda dan Olahraga serta  Jajaran Forkompinda saat membuka Turnamen Gala Desa

Karanganyar, Minggu 23 Juli 2017

Menurut data, kebugaran masyarakat Indonesia kurang memuaskan. Menyikapi hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan pogram unggulan “Ayo Olahraga” yang dikemas dengan kegiatan Gala Desa, Gowes Pesona Nusantara, dan lain-lain.

Untuk Kabupaten Karanganyar, Gala Desa diadakan di lapangan Desa Koripan Kecamatan Matesih pada Minggu sore, 23 Juli 2017. Acara yang bersifat nasional ini dihadiri perwakilan dari  Kementrian Pemuda dan Olahraga, Teguh Raharja, Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, para Kepala OPD,  Komandan Kodim dan perwakilan dari Polres Karanganyar. Acara yang dikemas dengan luar biasa ini dimeriahkan dengan penampilan Reog yang didatangkan dari Tawangmangu. Bahkan kehadiran tamu undangan disambut dengan pertunjukan Drum Band dari siswa-siswi SDN Koripan 1 Matesih.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto menyampaikan bahwa program Gala Desa ini merupakan program Kementrian Pemuda dan Olahraga bersinergi dengan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Di Kabupaten Karanganyar pelaksanaan Turnamen Gala Desa  mengambil sasaran 6 cabang olahraga yaitu sepakbola yang dipusatkan di Lapangan Koripan Matesih, sepak takraw dipusatkan di Desa Jati Jaten, bulutangkis di Kwangsan, Jumapolo, tenis meja di Kelurahan Bejen Karanganyar dan atletik di Kelurahan Karanganyar.

Pada kesempatan yang sama dalam sambutannya, Teguh Raharjo menyampaikan bahwa program unggulan Kementrian Pemuda dan Olahraga yaitu “Ayo Olahraga” dimaksudkan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat Indonesia. Acara ini digelar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dimulai dari bulan Mei dan akan berakhir pada 9 September 2017 bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional yang akan dipusatkan di Jawa Tengah yaitu di Kabupaten Magelang. Puncak acara Hari Olahraga Nasional itu nantinya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi.

“Saya sangat mengapresiasi gelaran “Gala Desa” di Kabupaten Karanganyar ini. Sungguh luar biasa. Akan saya laporkan ke Kementrian”, kata Teguh Raharjo.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono sangat mengapresiasi partisipasi semua pihak yang telah terlibat dalam acara Pembukaan Turnamen Gala Desa tersebut.

“Terima kasih atas partisipasinya ikut mensukseskan Porgram Menpora ini yang tentunya juga merupakan amanat Presiden. Betapa pentingnya membangun diri melalui kebugaran. Melalui Gala Desa yang langsung dihandle oleh Kemenpora ini Karanganyar menyambut baik. Bahkan di Karanganyar sudah ada program “Jumat Olahraga”.  Saya minta semua bergerak supaya sehat, bugar. “ tutur Juliyatmono.

Di akhir sambutannya Bupati membuka acara Turmanen Gala Desa tersebut dengan melepaskan balon dengan didampingi Wakil Bupati, Teguh Raharjo (Asdep dari Kementrian), Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab. Karanganyar.

Kegiatan pembukaan Gala Desa ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Karanganyar yaitu dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Persinas ASAD, IKSPI Kera Sakti, Merpati Putih, Perguruan Silat Hasta Manunggal, Persaudaraan Setia Hati Winongo yang kesemuanya berjumlah 350 orang.    Demikian Diskominfo (krs)

Read More
pramuka (2)

Pramuka Peduli : Tingkatkan Cinta Alam dan Sesama

kominfo

Kadisparpora, Titis Sri Jawoto (tengah) mewakili Bupati Karanganyar saat hadiri acara Gerakan Pramuka Peduli Kwaran Karangpandan

Karanganyar, Sabtu 22 Juli 2017

Dalam rangka menerapkan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Satya Dharma Pramuka khususnya Dharma Kedua yaitu cinta alam dan kasih sayang kepada sesama manusia, pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 di Terminal Mbangun Makuthoromo Karangpandan diselenggarakan “Gerakan Pramuka Peduli” oleh Kwaran 13 Karangpandan selama satu hari.

Acara yang diikuti oleh 8 (delapan) sekolah SMP dan SMA/SMK se Karangpandan ini dikemas dengan berbagai kegiatan yaitu Wawasan Kebangsaan,  Sosialisasi Kebencanaan, Simulasi Pemadam Kebakaran dan Sekolah Sungai dengan menggandeng BPBD Kabupaten Karanganyar.

Dalam laporannya, Ketua Kwaran Karangpandan, Sularto menyempaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkreasi, berkarya dan melatih diri serta menunjukkan potensi diri dalam berinteraksi dengan lingkungan. Di samping itu acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan mental dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Mewakili Bupati Karanganyar, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis sri Jawoto menyampaikan penghargaan dan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia berharap generasi muda bisa benar-benar mempunyai rasa cinta dan kepedulian kepada lingkungan dan sesamanya serta mempunyai bekal mental, fisik dan spiritual serta wawasan kebangsaan yang baik sebagai generasi penerus bangsa. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
DSC_0778

53 Siswa Kurang Mampu Mendapat Santunan

Kominfo

Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad saat menyerahkan santunan kepada sejumlah siswa siswi kurang mampu, Jum’at (21/7).

Karanganyar, Jum’at 21 Juli 2017

Sejumlah 53 siswa-siswi kurang mampu mendapat santunan dari Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) se Kabupaten Karanganyar.

Masing-masing siswa menerima santunan sebesar Rp. 150.000,-. Bantuan santunan diserahkan oleh Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada kegiatan Halabihalal sekaligus Silaturrahim GPAI se Kabupaten Karanganyar, Jum’at (21/7/2017).

Musta’in dalam sambutannya menekankan penting mencetak generasi-generasi penghafal Al-Qur’an (Hafidz Qur’an). Sehingga GPAI diminta untuk aktif dalam pendampingan para siswa terutama dalam kegiatan belajar mengajar.

“Guru harus mampu memberi penjelasan mengenai nilai-nilai agama sebagai bekal pada anak,”tuturnya.

Ditambahkannya dampak dari sertifikasi guru juga harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik, profesional dan berkomitmen.

“Tugas guru adalah mencerdaskan anak-anak. Guru juga harus menjadi teladan bagi anak didiknya,”pesannya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
web

KPU Karanganyar Lakukan Sosialisasi Pilkada Serentak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar, mengadakan Sosialisasi Pencalonan dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2018, Rabu (19/07) pagi,

Karanganyar, Rabu (19/07/2017)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar, mengadakan Sosialisasi Pencalonan dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2018, Rabu (19/07) pagi, yang dihadiri perwakilan dari partai politik, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan lembaga kemasyarakatan.

Divisi Teknis KPU Kabupaten Karanganyar, Muhammad Maksum, mengatakan jalur pencalonan dapat melalui partai politik (parpol) atau gabungan partai politik, dan perseorangan.

Sedangkan ketentuan untuk pasangan calon dari parpol atau gabungan parpol, memperoleh paling sedikit dua puluh persen dari jumlah kursi DPRD atau dua puluh lima persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilu terakhir.

“Kalau di Kabupaten Karanganyar minimal 9 kursi DPRD, atau 128.298 suara sah. Ketentuan itu berlaku bagi parpol yang memperoleh kursi di DPRD,” kata Muhammad Maksum.

Bagi pasangan calon dari perseorangan, lanjut Maksum, syarat minimal dan sebaran antara lain jumlah minimal dukungan sebesar 7,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu terakhir.

“Terakhir adalah DPT Pilpres 2014 sebanyak 688.635 pemilih. Dengan begitu, syarat minimal sebanyak 51.648 pendukung. Selain itu juga jumlah dukungan harus tersebar di lebih dari 50 persen kecamatan di Kabupaten Karanganyar, jadi minimal 9 Kecamatan,” katanya.

Pendukung memenuhi syarat sebagai pemilih dan berdomisili di wilayah Kabupaten Karanganyar, dibuktikan dengan KTP Elektronik atau Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Disdukcapil Kabupaten Karanganyar. Dapat juga tercantum dalam DPT Pilpres 2014 atau DP4.

“Pengumuman syarat minimal dukungan pada 9 November sampai dengan 22 November 2017. Penyerahan syarat dukungan pada 25 November sampai dengan 29 November 2017. Penyerahan dokumen dukungan paling lambat pukul 16.00 WIB,” katanya.

Untuk pengumuman pendaftaran bagi pasangan Calon Kepala Daerah dalam Pilkada 2018 dilakukan pada 1-7 Januari 2018, pendaftaran 8-10 Januari 2018, penetapan pasangan calon pada 12 Februari 2018.

“Masa kampanye 15 Februari-23 Juni 2018. Masa tenang 24-26 Juni 2018. Hari pemungutan suara pada 27 Juni 2018,” katanya.(pd)

Read More
DSC_0776

Karanganyar Menjadi Salah Satu Tujuan Travel Heritage 2017

KOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mewakili Bupati Karanganyar saat membacakan sambutan dalam acara Travel Heritage di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (19/07).

Karanganyar, Rabu 19 Juli 2017

Banyaknya tempat wisata bersejarah di Kabupaten Karanganyar menarik perhatian dari Balai Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta (BPWBCB DIY).

Pemilihan Kabupaten Karanganyar sebagai tujuan Travel Heritage 2017 bukanlah pemilihan asal-asalan, namun dilatarbelakangi kesejarahan yang dimiliki Kabupaten Karanganyar dengan Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Keraton Yogyakarta.

Hal tersebut dikatakan Sekretariat Daerah Karanganyar, Samsi selaku mewakili Bupati  saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka Sarasehan Travel Heritage 2017 Karanganyar, Rabu (19/07/2017) di Hotel Tamansari Karanganyar.

“Pasalnya cikal bakal Keraton Kasultanan Yogyakarta dimulai dengan penandatangan Perjanjian Giyanti yang merupakan kesepakatan antara VOC, pihak Mataram diwakili oleh Sunan Pakubuwana III dan kelompok Pengeran Mangkubumi,”tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Perjanjian yang ditandatangani pada Tanggal 13 februari 1755 ini secara de facto dan de jure menandai berakhirnya Kerajaan Mataram.  Selanjutnya  wilayah Mataram dibagi menjadi dua, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.

Nama Giyanti diambil dari lokasi penandatanganan perjanjian ini, yaitu di Desa Giyanti yang berada di Dukuh Kerten Desa Jantiharjo di sebelah tenggara kota Karanganyar.

“Diwilayah Kabupaten Karanganyar banyak sekali peninggalan sejarah yang sungguh luar biasa, terdapat 37 warisan cagar budaya yang terdaftar di Kabupaten Karanganyar. Termasuk Candi Sukuh dan Candi Cetho yang pada tahun 1955 telah diusulkan masuk warisan dunia UNESCO,”terangnya.

Ditambahkannya dengan adanya hubungan Yogyakarta  dan Karanganyar, melalui Travel Heritage dari Balai Pelestarian Warisan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan DIY menggandeng Pemkab Karanganyar dalam hal ini Disdikbud Karanganyar dan Disparpora Karangayar,  diharapkan kegiatan ini dapat menyosialisasikan pentingnya kesadaran dalam melestarikan cagar budaya di kedua daerah.

Pada kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber yakni Dian lakshmi Pratiwi, SS, MA dari Dinas Kebudayaan DIY, Drs. Tarsa, M.Pd Kepala Disdikbud Karanganyar dan Tokoh budayawan Ir. Yuwono Sri Suwito.

Sementara itu salah satu narasumber, Dian lakshmi Pratiwi selaku Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY menjelaskan makna Travel Heritage ini merupakan nama/judul/identitas kegiatan pemanfaatan cagar budaya melalui promosi pelestarian dalam segala bentuk kreatifitasnya presentasinya, baik bersifat publikasi, sosialisasi, kampanye maupun misi pelestarian lainnya yang dilaksanakan secara terpadu, tersistem dan berkelanjutan.

“Tujuan Travel Heritage ini untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian publik terhadap pelestarian cagar budaya dengan membangun networking/jejaring yang saling memberi dan memperoleh manfaat dari kegiatan ini,”jelasnya dihadapan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI), Guru Sejarah, Jajaran Dinas terkait serta Pelajar.

Demikian Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
KOM_0698

Lomba Kreatifitas dan Inovasi Kategori Pelajar dan Masyarakat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus membuka lomba krenova, Rabu Pagi (19/7)

Karanganyar, 19 Juli 2017 Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Karanganyar adakan Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) kategori pelajar dan masyarakat umum. Lomba tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar baik secara individu maupun kelompok yang mampu menghasilkan inovasi kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu kegiatan ini di harapkan bisa mendukung program Pemkab untuk mencetak 10.000 wirausahawan baru.

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini, meningkatnya jumlah peserta dari tahun – ketahun merupakan bukti semangat masyarakat Karanganyar dalam berkreasi. Dukungan Pemerintah dalam memfasilitasi acara seperti ini akan terus dijalankan.

“Sesuatu yang dikembangkan secara tekun dan terus menerus akan menghasilkan sesuatu yang baik” tutur Juliyatmono dihadapan peserta Lomba Krenova yang bertempat di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Karanganyar Rabu Pagi (19/7).

Dikatakan lebih lanjut, kreatifitas merupakan poin untuk membuka pintu sukses, sehingga para peserta lomba diingatkan untuk mengurus hak paten untuk melindungi karya-karya dari ancaman pesaing.

Sementara itu, Muh Indrayanto Kepala Bapertlitbang Karanganyar melaporkan bahwa lomba ini diikuti oleh 85 peserta yang terdiri dari 73 dari kategori pelajar dan 12 dari kategori masyarakat umum. Setelah melalui tahap seleksi proposal di dapatkan 6 peserta dari kategori pelajar dan 6 peserta dari kategori masyarakat umum. Penentuan pemenang sendiri akan diumumkan pada tanggal 27 Juli 2017, sedangkan penyerahan piagam dan hadiah pada pemenang akan dilakukan pada saat upacara peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus nanti. Demikian DISKOMINFO(yoga/ad)

Read More