Category: Lain-lain

DSC_3064

Desa Buran Jadi Percontohan Desa Sadar Jamsostek

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Direktur Utama Perluasan Kepesertaan Jamsostek Ilyas Lubis menandatangani Prasasti di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/8).

Karanganyar, Selasa 15 Agustus 2017

Pemkab Karanganyar bersama BPJS melaunching Desa Buran sebagai salah satu Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaaan (Jamsostek). Peresmian dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/8/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Karanganyar didampingi Dirut Perluasan Kepesertaan Jamsostek, Forkopimda Karanganyar, Jajaran Kepala OPD Karanganyar terkait serta Perangkat desa di wilayah Karanganyar.

Pemkab Karanganyarmendukung program yang telah  diterapkan BPJS dalam rangka memberikan jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja di pedesaan dan mengapresiasi Desa Buran Kecamatan Tasikmadu menjadi Desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang memenuhi empat program BPJS meliputi  Jaminan kecelakaan kerja, Jaminan hari tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan kematian.

”Semoga melalui launching desa Buran desa sadar Jamsostek dapat diikuti desa-desa yang lain, harapan masyarakat dapat lebih sejahtera sehingga BPJS Jamsostek dapat menjadi sahabat tenaga-tenaga kerja di desa,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menghimbau  pemerintahan desa agar dalam penyusunan APBDes seluruh perangkat desa di wilayah Karanganyar dapat diikutsertakan dalam BPJS karena hal tersebut merupakan pemenuhan kegiatan dalam melaksanakan Undang-Undang.

“BPJS ini amanat Undang-Undang sehingga mengikat untuk mengikutsertakan seluruh tenaga kerja. Dan perlu diketahui BPJS tidak akan kekurangan dana, jadi berapapun besar biaya akan diklaim BPJS,”terangnya.

Sementara itu Direktur Utama Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga, ilya Lubis mengatakan BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan tugas negara yakni agar negara memberikan jaminan sosial kepada warganya.Sebagaimana Undang-Undang mengatakan setiap pekerja di Indonesia berhak atas perlindungan.

“Oleh karenanya pekerja di Indonesia berhak atas perlindungan untuk menuju tenaga kerja yang sejahtera. Dan wajib yang menjadi peserta adalah seluruh pekerja,”terangnya.

Disampaikannya jaminan perlindungan sosial ini merupakan salah satu bentuk mendukung nawacita Presiden RI Joko Widodo.

“Desa sebagai tumpuan dimana geliat ekonomi dan tenaga kerja tumbuh sehingga BPJS Jamsostek wajib memberikan perlindungan kepada tenaga kerja, pelaku usaha di desa-desa,”tuturnya.

Ilyas lubis menyampaikan sebanyak 226 pencanangan desa di Indonesia sebagai desa sadar Jamsosotek termasuk  49 desa di Provinsi Jawa Tengah, dengan demikian desa tersebut terlindungi secara paripurna dan ekonomi tetap berjalan.

“Harapan kami seluruh tenaga kerja di desa dapat terlindungi dari resiko-resiko bekerja yang berdampak pada peningkatan perekonomian di desa,”pesannya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan MOU Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Desa Pondok Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo dan Desa Tirtomulyo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri.

Demikian Diskominfo (ft/ind)  

Read More
DSC_2639

Cegah Penurunan Moral, GOW Ajak Para Ibu Kenali Perubahan Perilaku Pada Anak

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka Seminar Anggota GOW di Aula Gedung PMI Karanganyar, Sabtu (12/8).

Karanganyar, Senin 14 Agustus 2017

30 organisasi perempuan yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar mengajak para Ibu untuk aktif memperhatikan sekaligus mengawasi perkembangan anaknya. Hal ini menyusul merosotnya moral pada generasi muda akibat pergaulan yang salah dan kurangnya perhatian dari orang tua.

Kepedulian tersebut diwujudkan dengan menggelar Seminar yang bertajuk  Lindungi Putra Putri Kita dari Kerusakan Moral dan Karakter, dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Kabupaten Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo dan Motivator Psikologi Suwarsi Suminto di Gedung PMI Karanganyar, Sabtu (12/8/2017) kemarin.

Bupati Karanganyar menuturkan pemerintah perlu dukungan dari berbagai pihak untuk mencegah penurunan generasi muda Karanganyar termasuk dari GOW Karanganyar.

“GOW merupakan organisasi yang keseluruhan merupakan wanita terutama ibu. Karenanya GOW harus terus mensosialisasikan kepada masyarakat di sekolah dan masyarakat akan bahaya pergaulan bebas dan kekerasan seksual,”jelas Bupati.

Lebih lanjut ia mencontohkan kasus asusila di Sroyo merupakan salah satu kasus dimana peran orang tua atau ibu harus memperhatikan perubahan perilaku anaknya dan turut serta menjalin komunikasi dengan anak.

“Tugas kita mengingatkan agar generasi kita lebih baik, memiliki nilai-nilai agama yang kuat, cerdas dan berkualitas. Maka benteng terakhir ada di keluarga, jadi dalam keluarga itu perlu koordinasi dan komunikasi yang baik,”tandasnya.

Bupati berharap seminar dalam rangka HUT GOW ke-67 dapat menginspirasi dan menyelamatkan anak-anak kita dari perbuatan-perbuatan yang merusak moral.

Sementara itu, tantangan terberat bagi para ibu untuk tetap mengawasi perilaku anaknya. Kemajuan teknologi serta pergaulan jika tanpa adanya pendampingan dan pengawasan dari orangtua akan berdamnpak negatif pada anak. Hal tersebut dikatakan Ketua Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Kabupaten Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo.

”KP2A butuh dukungan dari semua pihak untuk mencegah kekerasan ataupun perilaku menyimpang dari anak. Kerjasama yang baik antar organisasi serta orang tua akan menyelamatkan generasi muda kita dari degredasi moral,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_1688

Lebih Optimalkan Kinerja OPD, Bupati Karanganyar Lantik Sejumlah Pejabat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan kepada pejabat yang baru saja dilantik.

Karanganyar, 10 Agustus 2017 – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Sore (10/8). Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampak hadir menyaksikan pelantikan tersebut.

Sebanyak 532 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, dengan rincian 225 terdiri atas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas sedangkan sisanya sebanyak 307 merupakan Pejabat Fungsional

Dalam sambutannya Juliyatmono menekankan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan dengan lingkungan kerja yang baru dan berharap untuk melaksanakan amanah tersebut dengan baik, dan guyub supaya beban kerja yang ada cepat terselesaikan.

“Pengangkatan pejabat adalah hal yang tidak mudah, ada yang suka ada yang tidak suka, demikian juga ada yang marah dan ada yang bahagia”, ujar Juliyatmono

Untuk itu Juliyatmono berharap untuk semua berpikir positif dan semua ASN di Kabupaten Karanganyar berkesempatan menjadi pejabat karena semua proses tentang kepegawaian telah tersistem dengan baik secara komputerisasi. Demikian Diskominfo (adt/ad)

Read More
DSC_1138

209 Mahasiswa KKN Univet Siap Diterjunkan di 19 Desa

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Penerimaan KKN UNIVET di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (7/8).

Karanganyar, Senin 07 Agustus 2017

Penerjunan sejumlah 209 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di 19 desa di wilayah Kabupaten Karanganyar secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Senin (7/8/2017).

Rombongan Mahasiswa KKN Univet Sukoharjo tersebut diterima langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Pelaksanaan KKN dilakukan selama dua bulan, mulai Tanggal 7 Agustus sampai dengan 7 Oktober 2017 .

Kegiatan  KKN ini berlokasi di dua Kecamatan yakni Kecamatan Matesih sejumlah 98 mahasiswa yang tersebar di 9 desa yakni desa Matesih, Dawung, Gantiwarno, girilayu, Karangbangun, Koripan, Ngadiluwih, Pablengan, Plosorejo dan Kecamatan Tawangmangu  sejumlah 111 mahasiswa yang tersebar di 10 desa yakni desa bandardawung, Blumbang, Gondosuli, Kalisoro, Karanglo, Nglebak, Plumbon, Sepanjang, Tawangmangu, Tengklik.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan mahasiswa KKN adalah agen perubahan yang berfikir secara hebat berdasar data yang akurat sehingga bisa menghasilkan output yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Sumber data adalah Tuhan YME apapun agamanya pasti punya kitab suci, itu adalah sumber kebenaran yang hakiki dan sumber ilmu pengetahuan yang diakui kebenarannya berdasar literatur-literatur sehingga ouput yang dihasilkan berkualitas,”terangnya dihadapan mahasiswa KKN Univet.

Ditambahkannya karena tujuan KKN adalah pengalaman dan wawasan maka dua aspek inilah yang memperkaya data.

Sementara itu Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid menghimbau seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo dalam melaksanakan KKN untuk selalu menjaga sikap dan nama baik almamater.

“mahasiswa KKN yang mengikuti KKN ini multi disiplin ilmu, sehingga mudah-mudahan ketika terjun di desa-desa nantinya bersama masyarakat memberi manfaat itulah sebuah usaha dan harapan yang harus diupayakan,”tuturnya.

“Jangan banyak bertingkah, jaga almamater, harus dapat membawa diri pada waktu dan situasi di desa lokasi KKN,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

 

 

Read More
DSC_1001

18 Siswa se Subosukowonosraten Menampilkan Hasil Krenova

Kominfo

Pemerintah wajib mendukung hasil karya siswa berprestasi : Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka lomba Krenova, Rabu (2/8).

Karanganyar, Rabu 02 Agustus 2017

18 pelajar se Solo raya menampilkan berbagai hasil kreasi dan inovasi dalam gelar lomba Krenova  Kategori Pelajar, Rabu (02/08/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan yang dihadiri sekaligus dibuka langsung Wakil Bupati Karanganyar tersebut menampilkan berbagai hasil krenova diantaranya Saklar Online (SMK 2 Karanganyar), Candy Papaina (SMK Kesehatan Bintang Nusantara Karanganyar), Auto broom Robo Generasi 1 ( ABROR) dari SMA Muhammadiyah 1 Sragen dan kreasi siswa dari Kota dan Kabupaten lainnya.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan  generasi sekarang merupakan generasi berbasis IT. Berbagai kreasi dan inovasi telah berhasil dikaryakan dan pemerintah wajib mendukung.

“Hasil kreasi anak tentu harus didukung sekolah dan pemerintah, karena biasanya produk bermanfaat ini terkendala dengan biaya dan pemasarannya,”tutur Rohadi Widodo.

Ditambahkannya merupakan tugas Pemerintah untuk membantu supaya hasil krenova tersebut dapat diadopsi dan diproduksi massal serta memikirkan bagaiman pemasarannya sehingga masyarakat merasakan manfaatnya.

Kominfo

Wabup melihat stand hasil Krenova berupa saklar online dari SMK 2 Karanganyar dan Auto Broom Robo Generasi 1 yakni tempat sampah khusus penyandang disabilitas dari SMA Muhammadiyah 1 Sragen.

Sementara itu Kepala Baperlitbang Karanganyar, Muh. Indrayanto mengatakan maksud  tujuan kegiatan ini digelar yakni untuk meningkatkan kreatifitas dan fasilitasi hasil-hasil inovasi Pelajar se Subosukowonosraten  dalam keikutsertaan memajukan teknologi terapan yag dapat dimanfaatkan secara mudah guna menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan lingkungan.

“Kami menghadirkan Tim Penilai yang terdiri dari perwakilan Kabupaten/Kota se Solo raya. Para Juara lomba nantinya akan mendapatkan penghargaan dari Bupati Karanganyar serta dana motivasi sebesar Rp. 14 juta rupiah.

Demikian Diskominfo (ind/brh)

Read More
DSC_0237

Bupati Karanganyar : Mari Kita Jaga dan Lestarikan Lingkungan

kominfo

salah satu bagian dari simulasi bencana yang diperagakan kemarin saat Gelar Apel Siaga Bencana, Selasa Sore (1/8)

Karanganyar, 01 Agustus 2017

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat Gelar Apel Siaga Bencana di Lapangan Girimulyo, Ngargoyoso, Karanganyar, Selasa Sore (01/08). Ratusan peserta apel siaga yang terdiri dari pilar-pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana, Karang Taruna, LK3, PSM, Satgaskin, Pendamping KUBE dan warga masyarakat serta pelajar dengan khidmat mengikuti jalannya upacara. Tampak hadir dalam apel tersebut Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI, Perwakilan DPR RI Komisi VIII, Perwakilan Dinas Sosial Prop Jawa Tengah, Wakil Bupati Karanganyar, Anggota DPRD Karanganyar, Kepala OPD terkait dan Camat se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam apel tersebut dibentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) Girimakmur Desa Girimulyo sekaligus dikukuhkan sebanyak 60 orang pengurus KSB. Adapun maksud dibentuknya KSB tersebut oleh Kemensos RI adalah sebagai perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana dengan menyelenggarakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada dilingkungan setempat.

Bupati Karanganyar Juliyatmono bertindak sebagai inspektur upacara menekankan pentingnya masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dewasa ini sebagian orang secara sadar merusak alam demi keuntungan pribadi, tentu ini akan membawa dampak bagi warga sekitar dengan ada bencana yang akan ditimbulkan.

“Alam disediakan untuk kita, mari kita rawat dengan baik, penanggulangan pertama bencana adalah tidak dengan merusaknya”, tegas Juliyatmono

KSB Girimakmur sebagai Kampung Siaga Bencana persiapkan diri dengan baik dan pemerintah siap memfasilitasi segala keperluan yang diperlukan demi kelancaran kegiatan KSB Girimakmur dan peningkatan kualitas pengurusnya.

Sementara itu, Adi Karyono Direktur Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemkab Karanganyar dan warga Girimulyo. Sinergitas yang ada di Girimulyo menunjukkan kepeduliannya yang luar biasa untuk penanggulangan bencana. Kondisi alam yang sulit diprediksi, tentu saja menyulitkan untuk dideteksi adanya bencana. Respon Bupati Karanganyar akan ancaman bencana yang mungkin terjadi didaerah patut diancungi jempol. Sebagai Pembina Tagana di Wilayah Karanganyar, kesigapan Bupati dalam merespon ancaman bencana, akan sangat menentukan dalam menanggulangi bencana.

Dikatakan lebih lanjut oleh Adi Karyono bahwa Kemensos RI sampai dengan tahun 2017 ini telah membentuk KSB sebanyak 498 diseluruh Indonesia.

Sebelum meninggalkan lokasi Apel Siaga, Bupati beserta tamu undangan disuguhi simulasi bencana dan diserahkan bantuan logistik oleh Pemkab Karanganyar kepada pengurus KSB Girimakmur antara lain : family kid, kid ware, matras, pel beed, tenda, logistik pangan, peralatan dapur umum, selimut dan tikar gulung. Demikian Diskominfo (adt/ad)

Read More
DSC_0986

Kenalkan Wisata di Karanganyar, Disparpora Gelar Forum Wisata se Solo raya

KOMINFO

 Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Pertemuan Rutin Kepariwisataan Se-Soloraya di Terminal Wisata Mbangun Makutoromo, Karangpandan, Selasa (1/8).

Karanganyar, Selasa 01 Agustus 2017

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar menjalin kerjasama antar daerah dalam pengembangan wisata di Solo raya dan Karanganyar khususnya.

Biro perjalanan wisata dan Dinas Pariwisata di wilayah Solo raya merupakan mitra Kabupaten Karanganyar untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan wisata yang ada di solo raya  meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Karanganyar dan Wonogiri.

“Karena jejaring antar pihak akan mendongkrak tingkat kunjungan wisata di wilayah Solo raya umumnya dan Karanganyar khususnya,” terang Titis Sri Jawoto pada pertemuan rutin Forum Wisata se Solo raya, Selasa (1/8/2017) di Terminal Wisata Mbangun Makutoromo, Karangpandan.

Sementara itu, Bupati Karanganyar yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan keberhasilan mengembang pariwisata bukan tergantung pada pendapatan yang dicapai.

Namun keberadaan objek wisata  lebih memberi pengaruh pada tingkat kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

“Kehadiran obyek wisata harus memberikan multiefek ke masyarakatnya. Karena peningkatan pelayanan dan kemudahan untuk terus diupayakan,” katanya.

“Pesona alam disetiap wilayah mempunyai keunggulan  masing-masing. Untuk itu perlu digagas kembali dalam pertemuan kali ini karena merupakan komitmen bersama untuk mengangkat pesona wisata di Solo raya,”tambahnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
KOM_1527

PPI KARANGANYAR SELENGGARAKAN MUSKAB PERTAMANYA

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara langsung Musyawarah Kabupaten I dan Pengukuhan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia di Pendopo RD Bupati, Senin (31/7/17).

Karanganyar, 31 Juli 2017

Musyawarah tingkat kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Karanganyar diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin pagi (31/7). Adapun agenda musyawarah adalah membentuk kepengurusan PPI Kabupaten Karanganyar masa bhakti 2017 – 2022. Hadir sekaligus membuka Muskab tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wabup Rohadi Widodo dan beberapa tamu undangan lainnya seperti Jajaran Forkompimda Karanganyar, Ketua PPI Jawa Tengah, Ketua PPI se-Solo Raya beserta Ketua OPD terkait.

PPI sebagai organisasi yang mewadahi generasi pemuda dimana anggotanya adalah alumni paskibraka. Lahir ditingkat nasional pada tanggal 31 Desember 1989, PPI Jawa Tengah sendiri baru terbentuk saat Musda PPI Jateng tahun 2004 di Tawangmangu Jawa Tengah dimana diprakarsai oleh Kabupaten Karanganyar, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Banyumas

Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyambut baik adanya PPI di Kabupaten. PPI sebagai wadah Paskibraka merupakan peluang bagi anggotanya untuk kembali menunjukan rasa nasionalisme lewat berbagai kegiatan yang ada di PPI. Anggota Paskibraka merupakan generasi pemuda yang potensial, memiliki ketangguhan dan jiwa patriotisme berpeluang sukses akan masa depannya.

“Dijaga semangat disiplin, semangat cerdas, dan semangat nasionalisme”, pesan Juliyatmono dihadapan peserta Muskab PPI Karanganyar

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan tiap tahunnya untuk menghargai anggota Paskibraka, mereka diundang dalam malam resepsi peringatan HUT RI beserta orang tuanya.

Seperti filosofi baris-berbaris, PPI Karanganyar diharapkan menjadi organisasi yang disiplin, semangat, kekompakan dan tegas.

Sementara itu, Agustinus Danu Widyasworo Ketua PPI Jawa Tengah mengatakan PPI Jawa Tengah telah menjalin kerjasama dengan beberapa instansi seperti BNN, BTPN Jawa Tengah, Bank Jateng dan Dinas Sosial Prop Jateng. Kerjasama tersebut meliputi pengadaan lowongan kerja bagi anggota PPI, Kewirausahaan, Duta Anti Narkoba dan Duta Tanggap Bencana. Demikian Diskominfo (fta/ad)

Read More
KOM_1527

PPI Karanganyar Selenggarakan Muskab Pertamanya

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus membuka Muskab PPI Karanganyar. Senin Pagi (31/7)

Karanganyar, 31 Juli 2017

Musyawarah tingkat kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Karanganyar diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin pagi (31/7). Adapun agenda musyawarah adalah membentuk kepengurusan PPI Kabupaten Karanganyar masa bhakti 2017 – 2022. Hadir sekaligus membuka Muskab tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wabup Rohadi Widodo dan beberapa tamu undangan lainnya seperti Jajaran Forkompimda Karanganyar, Ketua PPI Jawa Tengah, Ketua PPI se-Solo Raya beserta Ketua OPD terkait.

PPI sebagai organisasi yang mewadahi generasi pemuda dimana anggotanya adalah alumni paskibraka. Lahir ditingkat nasional pada tanggal 31 Desember 1989, PPI Jawa Tengah sendiri baru terbentuk saat Musda PPI Jateng tahun 2004 di Tawangmangu Jawa Tengah dimana diprakarsai oleh Kabupaten Karanganyar, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Banyumas.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik adanya PPI di Kabupaten. PPI sebagai wadah Paskibraka merupakan peluang bagi anggotanya untuk kembali menunjukan rasa nasionalisme lewat berbagai kegiatan yang ada di PPI. Anggota Paskibraka merupakan generasi pemuda yang potensial, memiliki ketangguhan dan jiwa patriotisme berpeluang sukses akan masa depannya.

“Dijaga semangat disiplin, semangat cerdas, dan semangat nasionalisme”, pesan Juliyatmono dihadapan peserta Muskab PPI Karanganyar

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan tiap tahunnya untuk menghargai anggota Paskibraka, mereka diundang dalam malam resepsi peringatan HUT RI beserta orang tuanya.

Seperti filosofi baris-berbaris, PPI Karanganyar diharapkan menjadi organisasi yang disiplin, semangat, kekompakan dan tegas.

Sementara itu, Agustinus Danu Widyasworo Ketua PPI Jawa Tengah mengatakan PPI Jawa Tengah telah menjalin kerjasama dengan beberapa instansi seperti BNN, BTPN Jawa Tengah, Bank Jateng dan Dinas Sosial Prop Jateng. Kerjasama tersebut meliputi pengadaan lowongan kerja bagi anggota PPI, Kewirausahaan, Duta Anti Narkoba dan Duta Tanggap Bencana. Demikian Diskominfo (fta/ad)

Read More
KOM_1290

Rapat Paripurna DPRD Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar tandatangani Berita Acara Sidang

Karanganyar, 27 Juli 2017

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati dan OPD terkait hadiri rapat paripurna dengan agenda Persetujuan Perda Hak Keuangan dan Hak Administratif DPRD Kabupaten Karanganyar, Kamis Sore (27/07). Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Karanganyar, sebanyak 45 anggota dewan hadir dalam rapat tersebut.

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa Bupati Karanganyar bersama dengan DPRD menyetujui Raperda Hak Keuangan dan Administratif pimpinan maupun anggota DPRD Kabupaten Karanganyar untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dan juga menerima penyempurnaan rancangan peraturan daerah dimaksud.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan pelaksanaan Perda harus menunggu penetapan Peraturan Menteri Dalam Negeri mengenai penentuan pengelompokan kemampuan keuangan daerah yang sesuai pasal 8 Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017, tentang hak keuangan dan hak administratif pimpinan dan anggota DPRD.

“Komponen penghasilan DPRD seperti tunjangan komunikasi intensif dan tunjangan reses, saat ini belum dapat ditentukan besarannya dikarenakan menunggu penetapan Menteri Dalam Negeri”, ujar Juliyatmono dihadapan anggota dewan

Dengan ditetapkannya perda diharapkan pimpinan dan anggota dewan dapat meningkatkan perannya dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan kehidupan demokrasi, memperjuangankan aspirasi rakyat dalam melaksanakan fungsi, tugas dan wewenangnya serta meningkatkan mekanisme keseimbangan antara DPRD dan pemerintah daerah, pungkas Juliatmono Sapaan akrab Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (adt/kris)

Read More