Category: Lain-lain

KUDUS (1)

Belajar LAYANGMAS, Pemkab Kudus Kunjungi Karanganyar

 

kominfo

Kepala Diskominfo Karanganyar Larmanto (seragam pramuka) saat menerima Kunjungan Pemkab Kudus diruang Sambernyawa, Senin Pagi (28/08)

Karanganyar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam hal ini Dinas Kominfo Kudus dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Karanganyar di ruang Sambernyawa, komplek Perkantoran Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin Pagi (28/08). Kepala Dinas Kominfo Karanganyar Larmanto menyambut langsung rombongan yang berjumlah sekitar 7 orang tersebut.

Dalam sambutan selamat datangnya, Larmanto mengatakan bahwa Diskominfo Karanganyar membangun Alap-Alap Smart System sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat terkait kebutuhan informasi yang harus disediakan dan mudah diakses.

Alap-Alap Smart System sebagai portal seluruh layanan yang ada di Pemkab Karanganyar terbentuk 2016 dimana didalam sistem tersebut banyak terdapat layanan dimana salah satunya adalah Layangmas yaitu aplikasi berbasis geospasial yang berisikan kondisi wilayah administrasi, potensi Industri Pertanian dan Pariwisata (Intanpari), Tata Ruang, Pertanahan, Demografi, Sumber Daya Alam, Infrastruktur, Fasilitas Umum, Keamanan, dan Peta Rawan Bencana.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Larmanto, cikal bakal Layangmas ini berawal dari Larasita (layanan pensertifikatan tanah) yang dulu berupa anjungan-anjungan offline di tahun 2012 dan diadopsi oleh BPN RI untuk diterapkan di BPN diseluruh Kabupaten Kota se Indonesia.

“Aplikasi Layangmas ini tiap tahunnya kami tingkatkan kemampuannya, baik dari segi informasi maupun program-program penunjang lainnya, hal ini kami lakukan demi kenyamanan pelayanan”, kata Larmanto

Sementara itu Ketua Rombongan Kabupaten Kudus, Asisten Pemerintahan Setda Kudus, Agus Budi Satrio melaporkan tujuan dari kunjungan adalah untuk belajar tentang Layangmas. Kabupaten Karanganyar lewat inovasi tersebut telah membuahkan prestasi yaitu sebagai Kabupaten dengan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahanan Daerah (EKPPD) Tahun 2016 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2015, terbaik kedua nasional.

Diharapkan dengan menerapkan Layangmas tersebut di Kabupaten Kudus, akan diperoleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimana tahun 2016 kemarin diperoleh PAD sebesar 270 milyar. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
_DSC1281

Bupati : Mahasiswa Harus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

KOMINFO

Suasana menyenangkan saat Bupati Juliyatmono memberikan kuliah perdana, Jumat (25/8) pagi.

Karanganyar, Jum’at 25 Agustus 2017

Lebih kurang 200 Mahasiswa/ mahasiswi STIKES Mitra Husada Karanganyar mengikuti kuliah perdana yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (25/8/2017) pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menekankan bahwa Mitra Husada sebagai salah satu perguruan tinggi ilmu kesehatan di Karanganyar untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga kesehatan secara profesional dan berkualitas sehingga dapat berkompetisi secara sehat utamanya pada situasi global saat ini. Karena keberlangsungan dan kemajuan kampus ini tidak ditentukan oleh siapapun, melainkan oleh kemampuan seluruh stake holder Mitra Husada dalam membaca peta kedepan.

Mantapkan progam studi yang sudah ada, optimalkan sumber daya untuk peningkatan mutu pengelolaan institusi. Mampu bekerjasama dan berkoordinasi yang baik dengan Pemerintah maupun pihak luar.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa STIKES Mitra Husada untuk menjadi pribadi yang santun, cerdas dan terampil sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter serta siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat tanpa membeda-bedakan.

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono foto bersama Ketua Yayasan Mitra Husada, dr. Putu Suriyasa (kanan) dan Ketua STIKes Karanganyar, Fitria Hayu Palupi, SST, M.Kes (kiri).

“Jadilah generasi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian dapat, terapkan dalam berkehidupan sosial sehingga dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai cerminan mahasiswa ilmu kesehatan, “tuturnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
IMG_0024

Juliyatmono : Kelola dana desa dengan baik dan tepat sasaran

kominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan pengarahan giat Sosialisasi Dana Desa dan TP4 di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8)

Karanganyar – Kejaksaan Negeri Karanganyar bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4) di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8). Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik adanya sosialisasi ini. Dana desa yang sudah bergulir saat ini mempunyai Multifier effect (manfaat) yang luar biasa bagi pengembangan desa. Lewat pergerakan dana desa, ekonomi desa menjadi semakin baik karena uang bergerak didesa sehingga meningkatkan daya beli masyarakat di desa tersebut.

Karanganyar yang mempunyai potensi Industri, Pertanian, dan Pariwisata (INTANPARI) semakin diperkuat di masing-masing sektor tersebut, terlebih dikawasan potensial wisata (Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Jenawi, dan Kecamatan Jatiyoso) bisa lebih dioptimalkan dengan menggunakan dana desa tersebut.

Karanganyar yang memiliki sumber daya alam yang melimpah terbukti mendatangkan banyak prestasi, seperti kemarin lomba desa, Desa Karanglo Tawangmangu mendapatkan juara 2 nasional tahun 2017.

Dikatakan lebih lanjut, Juliyatmono berpesan agar Kepala Desa dan aparatnya untuk berhati-hati dalam mengelola dana desa, hindari kegiatan fiktif, mark up dan penyelewengan.

“Jangkan sungkan tanya kepada Kejaksaan, saya sudah berpesan kepada bapak Kajari untuk pendampingan ke desa-desa”, terang Juliyatmono

Sementara itu, I Dewa Gede Wirajaya Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar mengatakan bahwa tujuan dilakukannya sosialisasi ini untuk memberikan pengertian dan pembelajaran terhadap kepada desa dalam mengelola keuangan dana desa, sehingga tidak terjadi penyelewengan atau penyalahgunaan dana desa. Selain itu dijelaskan pula bahwa Kejaksaan Negeri Karanganyar akan melakukan pendampingan terhadap penggunaan dana desa seara gratis, adapun pendampingan yang dilakukan diawali dari proses perencanaan kegiatan sampai dengan pelaksanaan. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
IMG_0220

Penarikan Kembali Mahasiswa Peserta KKN UNS

KOMINFO

Bupati karanganyar menyampaikan sambutan saat melepas mahasiswa KKN UNS

Karanganyar, Kamis (24/08/2017) 152 Mahasiswa UNS ditarik kembali ke kampus UNS setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah bumi Intanpari tepatnya di Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Jenawi. Sekitar 45 hari mahasiswa tersebut melaksanakan KKN nya di 16 desa di kedua kecamatan tersebut. Penarikan kembali peserta KKN UNS dilaksanakan di aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kamis Siang (24/8).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil dari pelaksanaan KKN di Karanganyar ini, dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat Karanganyar.

“Kalau bisa KKN UNS selamanya dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar”, pinta Juliyatmono dihadapan peserta KKN UNS

Sementara itu Hendra Saputra Koordinator KKN UNS melaporkan pelaksanaan KKN di Karanganyar berjalan lancar, bahkan mahasiswa peserta KKN sudah menyatu (nyaman) dengan warga sehingga enggan untuk meninggalkan lokasi. Hal ini membuktikan keramahan masyarakat Karanganyar dan dukungan pemerintah Kabupaten maupun Desa yang begitu besar akan pelaksanaan KKN UNS di Kabupaten Karanganyar.

Ditambahkan lebih lanjut, Hendra Saputra mengatakan bahwa pelaksanaan KKN kali ini telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti mengajarkan pelatihan pembuatan produk olahan rumahan kepada ibu-ibu PKK dan Karang Taruna seperti kue basah, donat dan lain-lain. Selain itu juga masyarakat dikenalkan akan tanaman hidroponik. Sementara itu di bidang kesehatan, mahasiswa mengenalkan kepada masyarakat untuk hidup sehat serta germas cermat yaitu gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_1075

39 Peserta Diklatpim IV Regional Makasar Kunjungi Karanganyar  

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya pada Penerimaan sekaligus Pelepasan Peserta Benchmarking Diklat Pim IV Regional Makasar di Aula BKPSDM Karanganyar, Kamis (24/8).

Karanganyar, Kamis 24 Agustus 2017

Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi orientasi lapangan peserta Benchmarking Diklat Pim IV Regional Makasar. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 39 peserta dari beberapa instansi yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo dan Badan Keuangan Daerah.

Kunjungan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar,  Kamis (24/8/2017) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan Visi  Bersama Memajukan Karanganyar dan lima (5) misi Kabupaten Karanganyar meliputi Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan serta Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

Kominfo

Peserta Diklat Pim IV Regional Makasar Orientasi Lapangan di Pusat Komado Alap – alap Sambernyawa Diskominfo Karanganyar yang mengaplikasikan data berbasis smart system.

“Karanganyar dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari yang berarti industri, pertanian dan pariwisata. Banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Kabupaten Karanganyar dan merupakan salah satu penghasil PAD tertinggi untuk Karanganyar,”tutur Rohadi Widodo.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat Struktural, Andi Rosnawati mengatakan maksud dan tujuan kunjungan ini dalam rangka pembekalan pembelajaran dari Benchmarking ke praktis sebagai agen perubahan untuk menjalankan program-program stake holder secara efektif sekaligus sebagai pengukuran kinerja.

“ Dengan mengadopsi dan mengadaptasi kemampuan keunggulan tempat yang dikunjungi diharapkan mampu memberikan banyak manfaat, berkontribusi dan berinovasi untuk project perubahan,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_5662

Bupati : Awasi Peredaran Rokok Ilegal

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri pengarahan pada Sosialisasi Pengguna Cukai Rokok, Rabu (23/8/2017).

Karanganyar, Rabu 23 Agustus 2017

Bupati Karanganyar meminta masyarakat untuk berperan aktif membantu  mengawasi peredaran rokok ilegal. Dikarenakan banyaknya peredaran rokok tidak berlabel  mengakibatkan kerugian negara karena bebas pajak.

Hal tersebut disampaikan Juliyatmono pada Sosialisasi pengguna cukai rokok DBHCHT di Gedung Pandusita Pabrik Gula Sondokoro, Tasikmadu, Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis (23/8 sampai dengan 24/8/2017) tersebut diikuti Aparat Kecamatan, Perangkat Desa, Pedagang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama.

Masih beredarnya rokok ilegal dipasaran menjadi perhatian Pemkab Karanganyar. Untuk itu masyarakat maupun pedagang diminta turut membantu pemerintah dalam mengawasi rokok-rokok ilegal yang masih dijual di pasaran.

“Ada temuan rokok ilegal segera laporkan ke petugas dalam hal ini Satpol PP, supaya nantinya segera dilakukan penertiban,”ujar Bupati.

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan komoditas tembakau dan cukai di wilayah Karanganyar cukup tinggi. Untuk cukai seperti di daerah Gondangrejo, Jaten dan tembakau di Colomadu, Ngargoyoso, Jenawi.

“Cengkeh juga ada di wilayah Karanganyar, tapi dari harga kurang begitu bagus,”jelasnya.

Ia mengungkapkan Karanganyar terdapat pabrik rokok karena memang ada tembakau, cengkeh sehingga Karanganyar mendapat pajak tembakau sebesar Rp 14 sampai Rp 15 miliar setiap tahunnya.

“Pendapatan pajak rokok fungsinya dikembalikan lagi agar para petani tembakau tetap berkembang, kelompok-kelompok UMKM di sekitaran Pabrik diberi pembekalan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan Satpol PP mengenai peraturan daerah dan penertiban rokok ilegal,”terangnya.

Sementara itu salah satu narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut, Joko Nugroho selaku Kepala Bidang Penegakan Perda Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Karanganyar menyampaikan  masih banyak ditemukan rokok yang tidak dilekati pita cukai. Umumnya dijual di warung-warung kecil dan penjual oprokan di pasar tradisional. Penjualan lebih banyak ditemukan di daerah perbatasan, baik antar propinsi maupun perbatasan dengan Kabupaten tetangga.

“Segera laporkan kepada Satpol PP bila mengetahui ada usaha pembuatan rokok yang memperoduksi rokok tanpa cukai/cukai palsu,”terangnya

“begitu pula dengan toko/warung harus menolak sales rokok yang menawarkan rokok tanpa pita cukai/cukai palsu,”harapnya.

Demikian Diskominfo (adt/ind)

 

Read More
DSC_5521

12 Kelompok Tani Terima Bantuan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada Kelompok Tani di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar, Selasa(22/8).

Karanganyar, Selasa 22 Agustus 2017

Dua belas kelompok tani di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan hibah dan alsintan pasca panen mesin power theser multiguna. Diharapkan bantuan tersebut mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan petani, Selasa (22/8/2017).

Dari dua belas penerima bantuan tersebut terbagi menjadi dua, yakni tujuh Kelompok Tani penerima hibah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar dengan total bantuan sejumlah Rp 295 juta rupiah, masing-masing diperuntukkan pengembangan pertanian organik, budidaya jamur, empon-empon, kompos dan sarana pertanian lainnya. Sedangkan lima Gapoktan menerima alsintan berupa mesin pasca panen Power Theser Multiguna.

Penyerahan dilakukan di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Direktur Bank Jateng dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan kepada para  Kelompok Tani yang menerima bantuan segera membelanjakan dengan baik agar ada peningkatan yang maksimal. Karena pemberian hibah ataupun alat pertanian diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi.

Wabup juga berharap untuk pertanian organik di Kabupaten Karanganyar dapat semakin berkembang dengan baik dan menjadi agrowisata.

“Di daerah Pereng ada pengembangan padi organik, mudah-mudahan dengan adanya irigasi pertanian di Waduk Gondang Kecamatan Kerjo akan menambah indeks tanam petani,”tuturnya.

“Beberapa titik pertanian untuk  diberikan heritage sebagai agrowisata karena memiliki pemandangan yang bagus nan hijau seperti di Bali, ini harus ditumbuhkembangkan untuk kemajuan pertanian di Karanganyar tak terkecuali peningkatan kesejahteraan petaninya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More
1 (2)

FK METRA Karanganyar Raih Juara Propinsi Jateng

kominfo

salah satu aksi FK. Metra Kabupaten Karanganyar pada Final Lomba FK Metra Jateng Minggu Malam (20/8)

Karanganyar, Senin 21/8/2017

FK Metra Jawa Tengah adakan Festival Pertunjukan Rakyat (Pertunra) yang diikuti oleh FK Metra Kabupaten Kota se Jawa Tengah tahun 2017. Seleksi diadakan tingkat regional di tiga tempat yang berbeda yaitu Balai Budaya Kabupaten Kudus (16/05), Pendopo Kabupaten Purworejo (17/05) dan Kabupaten Brebes (19/05).

FK Metra Karanganyar sendiri mengikuti penyisihan di Kabupaten Purworejo dengan 10 peserta lainnya yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen

Putaran final FK Metra dilaksanakan Minggu (20/8) kemarin di Panggung Budaya Pusat Rekreasi dan Pusat Pembangunan (PRPP) Semarang, Jawa Tengah. Final diikuti oleh 6 Kabupaten/Kota yaitu FK Metra Kab./Kota yakni: Kabupaten Rembang, Karanganyar, Purbalingga, Pekalongan, Grobogan dan Magelang. FK. Metra Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Ontran – Ontran Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara korupsi, kolusi, nepotisme, politik uang, dan lain sebagainya.

Sekda Propinsi Jawa Tengah Sri Puryono dalam sambutannya mewakili Gubernur Jawa Tengah memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. FK Metra sebagai pejuang budaya yang peduli akan kemajuan dan kelestarian budaya tradisional dinilai mampu sebagai media alternative dalam menyampaikan informasi kepada masyakat lewat seni budaya tradisional. Tidak hanya sebagai media penyalur informasi, diharapkan FK Metra juga mampu mengedukasi sekaligus nguri-uri budaya yang saat ini mulai luntur bahkan sudah mulai dilupakan.

“Ada pesan sosial dan pembangunan yang bisa disampaikan lewat pertunjukan pentas rakyat ini, kalau diperlukan sampaikan juga permintaan maap jika selama ini pemerintah belum bisa memuaskan warganya”, jelas Sri Puryono

Dijelaskan lebih lanjut oleh Sri Puryono, terbentuknya FK Metra dinilai efektif sebagai media komunikasi pemerintah dengan warganya dalam menghadapi isu-isu yang berkembang saat ini, untuk itu Propinsi Jawa Tengah akan memberikan edaran bagi daerah yang belum membentuk FK Metra.

Sementara itu Kepala Diskominfo Propinsi Jawa Tengah Dadang Somantri mengatakan bahwa FK Metra merupakan organisasi kemasyarakatan yang mewadahi seluruh komunitas tradisional yang ada di seluruh indonesia ditingkat pusat, propinsi dan kabupaten kota. Diharapkan dengan terbentuknya dapat membantu dan memperlancar penyebaran arus komunikasi publik kepada masyarakat sampai pelosok pedesaan sesuai dengan seni budaya daerah masing-masing.

Terkait pelaksanaan final FK Metra Minggu (20/8) lalu, Dadang melaporkan bahwa dewan juri lomba merupakan orang yang berkompeten di bidangnya seperti Maston Lingkar (Teator Lingkar), Daniel Hakiki (FK Metra Prop Jawa Tengah), dan Handry TM (Dewan Kesenian Semarang).

Setelah keenam FK Metra peserta final Pentura Jateng 2017 tampil, dewan juri memutuskan FK Metra Kabupaten Karanganyar sebagai juara 1 dan berhak mewakili Propinsi Jawa Tengah di pentas yang sama yang akan diselenggarakan oleh FK Metra Pusat. Diikuti kemudian oleh FK Metra Kabupaten Purbalingga sebagai juara 2 dan FK. Metra Kabupaten Rembang sebagai juara 3. Harapan 1 diraih oleh FK. Metra Kabupaten Pekalongan, disusul FK. Metra Kabupaten Grobogan, dan FK Metra Kabupaten Magelang. Demikian Diskominfo (tim liputan)

Read More
foto joko songo

Drama Kolosal Joko Songo Meriahkan Upacara HUT RI ke-72

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan penghormatan saat pengibaran Bendera Merah Putih

Karanganyar, Jum’at 18 Agustus 2017

Upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 digelar di Alun Alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (17/8/2017) kemarin. Dalam peringatan tersebut juga menampilkan drama kolosal Perjuangan Joko Songo yang menggambarkan gugurnya sembilan tentara pelajar dalam pertempuran dengan Belanda di wilayah Matesih.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72 diikuti dari berbagai elemen masyarakat mulai dari pelajar, ormas,  jajaran,  OPD, Forkopimda, Anggota DPRD dan TNI/Polri.

Sambutan Gubernur Jawa Tengah pada Upacara peringatan Setik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 yang dibacakan Bupati Karanganyar menekankan menjaga NKRI sebagai sebuah harga mati dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa. Mengamalkan UUD 1945 dengan sebaik-baiknya, serta membela Pancasila dari setiap rongrongan yang dihadapi.Indonesia adalah bangsa yang besar, Indonesia adalah bangsa hebat yang terus menghebatkan diri dengan karya dan prestasi bersama. Rumangsa melu handarbeni, rumnagsa wajib hangrungkebi, mulat sarira hangrasa wani. Dan akhirnya bangga sebagai orang Indonesia yang cinta tanah air dan bersatu dalam persaudaraan untuk kejayaan bangsa.

Pada kesempatan itu juga disampaikan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada Larno, SPd, MM (Kepala SMPN 4 Karanganyar pada Disdikpora Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah),Widodo Sutomo, SP (Kabid Politik dan Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah), Dra. Sri Muji Wahyuti, M.Pd Kons (Guru SMAN Kerjo pada Disdikpora Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Sukisni, S.Sos (Kasubbag Keuangan pada Badan Kesbangpol Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah).

KOMINFO

Pertunjukan drama kolosal Joko Songo di Alun-alun Karanganyar

Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72 ditutup dengan pertunjukkan drama kolosal  Joko Songo yang dimainkan para pelajar dari SMK negeri Ngargoyoso. Drama kolosal yang menceritakan perjuangan sembilan tentara pelajar melawan tentara Belanda di Matesih. Kesembilan  tentara pelajar itupun gugur di medan perang.

Demikian Diskominfo (Tim)

 

Read More
DSC_3243

Pelantikan dan Serah Terima Ketua TP PKK Kecamatan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan pengarahan dihadapan anggota TP. PKK Kabupaten Karanganyar, Selasa Sore (15/08)

Karanganyar, Selasa 15/08/2017 – Berdasar pada Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar Nomor 37/KEO/PKK Kab/ VIII/2017, pada hari ini Selasa Sore (15/08) Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono melantik 5 Ketua TP PKK Kecamatan. Pelantikan ini menyusul dengan adanya pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di Lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar oleh Bupati Karanganyar Kamis (10/8) lalu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan jabatan Ketua TP PKK Kecamatan melekat pada jabatan Camat, untuk itu Camat yang merupakan Aparatur Sipil Negara harus siap mengemban tugas untuk ditempatkan dimana saja.

“Saya meminta PKK untuk guyub rukun mendukung pemerintahan, mutasi dan promosi jabatan adalah kebutuhan organisasi di pemerintahan.”, harap Juliyatmono

Sebelum mengakhiri sambutannya, Juliyatmono memberikan apresiasi kepada Ketua TP. PKK Kecamatan yang lama atas pengabdiannya selama ini dan pemberian ucapan selamat untuk Ketua TP. PKK Kecamatan yang baru saja dilantik.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono mengatakan jabatan Ketua TP. PKK merupakan amanah dan kepercayaan yang sepatutnya disyukuri dengan semangat pengabdian. Dengan momen pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum yang penting dan strategis bagi penguatan pergerakan PKK dari segala lini yang meliputi aspek SDM, manajemen internal, program kerja maupun kinerja PKK.

“Era globalisasi dan perkembangan yang begitu cepat, mengharuskan PKK dan kader melakukan percepatan peningkatan kualitas pengetahuan dan kemampuan”, jelas Siti Khomsiyah.

Untuk itu diperlukan koordinasi dan kemitraan dengan berbagai pihak, agar PKK mampu memahami dan mendayagunakan kekuatan dan peluang yang ada demi pengembangan program kerja yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam pelantikan ini, dilantik sejumlah 5 Ketua TP. PKK Kecamatan yaitu Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Gondangrejo, Kecamatan Jatipuro, Kecamatan Kerjo, dan Kecamatan Karanganyar. Demikian Diskominfo (yoga/ad)

Read More