Category: Lain-lain

DSC_7899

Jelang HUT Ke-18, DWP Kabupaten Karanganyar Adakan Lomba Gemu Famire

kominfo

salah satu aksi peserta Lomba Senam Gemu Famire

Karanganyar – Lomba tersebut diikuti oleh 51 kelompok unit Dharma Wanita yang berada di  seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (06/09), tampak peserta dengan antusias mengikuti lomba tersebut mulai dengan menghias kostum sampai dengan penggunaan aksesoris supaya tampil menarik dan memikat dewan juri.

Lomba dibuka oleh Siti Khomsiyah Juliyatmono selaku Ketua DWP Kabupaten Karanganyar, dalam sambutan pembukaannya DWP sebagai organisasi yang anggotanya adalah istri Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan selalu hidup sehat dan bergembira.

Sementara itu Ketua Panitia Lomba Etty Agus Cipto Waluyo melaporkan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-18 DWP Kabupaten Karanganyar telah diadakan beberapa kegiatan seperti Lomba Merias Diri, Lomba Cerdas Cermat dan Seminar Kecantikan serta kepribadian.

Dijelaskan lebih lanjut, Etty mengatakan pelaksanaan lomba kali ini bertujuan guna memelihara semangat kebersamaan anggota DWP sekaligus menjaga kesegaran mental dan fisik dari padatnya rutinitas kegiatan sehari-hari.

Dewan juri beranggotakan 3 orang dan sebagai juri kehormatan adalah Siti Khomsiyah Juliyatmono serta dr. Hadiasri Widiyasari Rohadi Widodo. Setelah seluruh peserta tampil, berhasil memikat dewan juri dan pengunjung, kelompok dari RSUD Karanganyar menyabet juara pertama diikuti kemudian kelompok dari PDAM Tirta Lawu dan Bank Daerah. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
DSC_1127

Sistem Geospasial Mempermudah Penegasan Batas Wilayah

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara ‘Temu Kerja Delineasi’ di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/9).

Karanganyar, Kamis 7 September 2017

Peran informasi geospasial dalam proses delineasi batas wilayah administarsi desa dan Kalurahan sangat penting karena pembangunan dimulai dari desa.

Hal tersebut dikemukakan Dodi Sukmayadi selaku Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar pada temu kerja delineasi batas wilayah administrasi desa/kalurahan secara kartometrik, Kamis (7/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Disampaikan, dimana dari Pusat Badan Informasi Geospasial (BIG) dibawah Menteri Perencanaan Pembangunan dan BPS (Badan Pusat Statistik) dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), semua informasi pembangunan tingkat Pusat sampai Provinsi harus berdasar geospasial agar pembangunan tidak saling tumpang tindih, bermanfaat. Adapun persaingan tetap sehat untuk pertumbuhan masyarakat yang sehat pula.

Lebih lanjut ia menjelaskan peran geospasial kedepan untuk meminimalkan aspek kemiskinan dan keterbelakangan.

“Seperti di Kota Medan, Pemerintah disana benar-benar menggunakan Informasi Geospasial. Kotanya menjadi tertib, aman, wilayah-wilayah kumuh sudah tertata dengan baik, persoalan sampah juga dapat dikendalikan,”tuturnya.

Bila desa berdasar geospasial dengan garis yang jelas letak kewenangannya, hal ini akan mempermudah penataan dan meningkatkan ekonomi masyarakat serta jalur transportasi atau akses lebih mudah.

“Seperti rencana tata ruang dari sinilah peran geospasial. Penentuan dan penegasan batas desa sangat penting. Sekarang Desa dituntut menggunakan informasi geospasial, baik letak puskesmas, sekolah bahkan dana desa pun dapat dilihat. Dengan data geospasial akan mempermudah semuanya, karena BIG menggunakan  foto satelit resumsi tinggi”terangnya.

Sementara itu Bupati dalam sambutannya sekaligus membuka temu kerja tersebut mengatakan delineasi adalah penggambaran hal penting dengan garis dan lambang yang berwujud dalam bentuk peta.

“Adanya informasi geospasial, siapapun yang ingin berinvestasi dapat berkesinambungan dan tidak ada kesulitan dalam proses,”ujarnya.

Ditambahkannya, geospasial akan mempermudah batas wilayah, potensi dimasing-masing wilayah tersebut dan meningkatkan sektor ekonomi masyarakatnya.

“Masyarakat harus diberi pemahaman, jangan ribut karena masalah patok tanah, meteran karena sekarang ada sistem foto satelit yang akurat hasilnya,”imbuhnya.

Bupati berharap dilaksanakannya kegiatan ini masyarakat mendapat kepastian dan pelayanan yang baik. Dengan adanya batas-batas wilayah  tidak akan terjadi lagi sengketa tanah dan tentunya menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
IMG_0490

International Conference on Public Health (ICPH)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan sambutan selamat datang kepada tamu dari 7 negara.

 

Karanganyar, 6 september 2017

Pada hari Rabu, 5 September 2017 diselenggarakan International Conference on Public Health  (ICPH) atau Konferensi Internasional tentang Kesehatan Masyarakat di salah satu hotel di Solo Baru. Acara ini melibatkan narasumber dari berbagai negara  di antaranya Bety Biries dari Swiss, Diana Key dari London, Peter dari Jerman, Prof. Alim Corina dari Thailand, Diana dari Amerika Serikat, Maria dari India dan dari Indonesia diwakili Prof.Bismamurti dan Prof. Furqon.

Acara yang digagas Prof. Bismamurti Kepala Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Prof. Furqon Direktur Program Pasca Sarjana UNS ini mengangkat isu-isu tentang kesehatan masyarakat.

Hari selanjutnya yaitu Kamis malam (6/9) Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjadi tuan rumah untuk menjamu para peserta dan narasumber Konfenrensi tersebut. Di dalam acara gala dinner tersebut disajikan menu dan minuman khas Indonesia, serta juga disuguhkan tarian Gambyong yang merupakan tarian tradisional Jawa yang biasanya digelar dalam acara -acara penyambutan tamu.

Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Bupati Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar juga Kepala OPD Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara gala dinner serta perwakilan dari berbagai negara tersebut.

Rohadi Widodo, Wakil Bupati Karanganyar juga menjelaskan bahwa alam di Kabupaten Karanganyar memiliki varietas fauna yang paling banyak. Selain itu Karanganyar juga mempunyai tempat wisata yang sangat bagus seperti Kebun Teh Kemuning, Candi Cetho, dan lain sebagainya.

“ Di kesempatan ini juga saya menghimbau dan mengajak kepada seluruh perwakilan negara untuk meluangkan waktu berwisata di Kabupaten Karanganyar walaupun hanya sebentar,” pungkasnya. (kris/adt)

Read More
DSC_0009

6 Atlet NPC Karanganyar Berlaga di Asean Paragames ke-9 di Malaysia

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono foto bersama enam atlet NPC Karanganyar, Rabu (6/9).

Karanganyar, Rabu 6 September 2017

Bupati Karanganyar melepas enam atlet National Paralympic Committe (NPC). Para atlet ini akan berlaga di Asean Paragames di Kuala Lumpur, Malaysia 14 – 23 September mendatang.

Pelepasan enam atlet NPC Karanganyar dilangsungkan di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Rabu (6/9/2017) pagi. Pelepasan dilakukan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dalam sambutannya Bupati berharap para atlet mampu berusaha yang terbaik di Asean Paragames.

“Sabar, yakin, beri terbaik untuk mengharumkan bangsa dan mengangkat Kabupaten Karanganyar dikancah internasional,”pesannya.

Kominfo

Bupati Juliyatmono beri uang saku kepada 6 atlet NPC yang akan berlaga di Asean Paragames di Kuala Lumpur, Malaysia mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Hendarto mengatakan keenam atlet NPC Kabupaten Karanganyar yang tergabung dalam kontingen NPC Indonesia, diantaranya : Retno Wahyu Utami (Cabang Olaraga Volly duduk), Sri Sugiyarti (Cabang Olahraga Volly duduk), Ammar Hudzaifah (Cabang Olahraga Sepakbola), Mulyono (Cabang Olahraga Atletik), Wagiyo (Cabang Olahraga Atletik), Suryo Nugroho (Cabang Olahraga Bulutangkis).

Demikian Diskominfo (ind)

Read More
IMG_0239

Study Banding LPPD dan LKPJ, Pemda Sarolangun Kunjungi Karanganyar  

KOMINFO

Tukar menukar cinderamata Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Soralangun Jambi di Ruang Podang II Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Selasa (05/9).

Karanganyar, Selasa 5 September 2017

Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Asisten I Setda Karanganyar menerima kunjungan kerja  (kunker) Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi di ruang Podang II Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Selasa (5/9/2017).

Hazrian selaku Asisten Pemerintahan  Kabupaten Soralangun sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk mendapat dan menggali informasi dari Kabupaten Karanganyar dan inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan terkait Laporan Penyusunan Pemerintah Daerah (LPPD) dan Laporan Lembar Kerja Pertanggujawaban (LKPJ)  sehingga mampu menyajikan laporan pemerintahan dengan baik.

“ Ingin kami tiru dan tindaklanjuti di daerah kami, sehingga Pemerintahan Daerah Soralangun bisa menjadi baik pula, utamanya dalam hal pelayanan publik,”harapnya.

Pada kunjungan kerja tersebut, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menjelaskan Karanganyar untuk Laporan Kinerja Pemerintahan terbaik peringkat ke-2 tingkat Nasional dan berbagai penghargaan juga telah diraih.

Lebih lanjut ia menjelaskan berbagai unggulan Karanganyar untuk tingkat Nasional dan Internasional yakni Layanan Anggota Masyarakat atau LAYANGMAS adalah layanan informasi Kabupaten Karanganyar berbasis data spasial (peta), kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar. LAYANGMAS bertujuan untuk memberikan informasi potensi-potensi industri, pertanian, dan pariwisata, serta informasi-informasi bidang pertanahan yang jelas dan transparan yang dapat dengan mudah diakses masyarakat.

Aplikasi LAYANGMAS menyajikan bermacam peta tematik termasuk peta bidang tanah, dengan dasar peta satelit. Peta-peta tematik yang ada antara lain industri, pertanian, pariwisata, penggunan tanah, rencana tata ruang, zona nilai tanah, hak tanggungan, rawan bencana, bidang tanah.

Lebih lanjut ia mengatakan Layanan sertifikasi tanah dengan sistem jemput bola  mobil keliling di daerah-daerah/desa desa (mobile), layanan PDAM, layanan Pajak dengan sistem mobil keliling.

Ditambahkannya keberhasilan pemerintahan adalah berawal dari komitmen seorang pimpinan yang selanjutnya disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Yang terpenting semua terkoordinasi, input dan outputnya harus sinergi karena itu menandakan data akurat. Harus ada kerjasama dan komunikasi yang baik antar OPD, BUMD, BUMN, karena pekerjaan sekarang berdasar sistem, ini adalah komitmen bersama sejak awal,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_7835

Festival Dolanan Anak Sebagai Ajang Pelestarian Dan Pengembangan Budaya Permainan Tradisional

Bupati Karanganyar membuka festival dolanan anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati (05/09/2017)

Karanganyar, Selasa (05/09/2017)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selenggarakan Festival Dolanan Anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (05/09). Bupati Karanganyar Juliyatmono berkenan hadir dalam acara tersebut didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan Kepala OPD terkait.

Peserta yang merupakan perwakilan dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar adalah Anak didik berusia 7 sampai dengan 13 tahun yang bergabung dalam tim kesenian sekolah.

Festival dolanan anak dibuka dengan tarian Mahesa Karu oleh Siswa SD Negeri 1 Karanganyar yang merupakan juara pertama Festival dan Lomba Seni siswa Nasional (FLS2N) Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ilmu Pengetahuan dan Agama merupakan kebutuhan mutlak anak untuk menatap masa depan, akan tetapi lewat permainan tradisional anak akan diasah rasa percaya dirinya dan interaksi dengan teman serta lingkungan sekitar.

“Selamat berjuang dan bersenang-senang, ikuti Festival Dolanan anak ini dengan baik”, kata Juliyatmono

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Hariyanto melaporkan pelaksanaan Festival Dolanan Anak tahun ini mengambil tema “Dolanan Anak Yang Mengandung Kreativitas dan Kekompakan Agar Membangun Jiwa Kegotong-Royongan Antar Sesama Anak Didik”.

Ditambahkan lebih lanjut Agus Hariyanto mengatakan bahwa Festival ini merupakan agenda tahunan Kabupaten Karanganyar dalam rangka menyelamatkan dan melestarikan serta mengembangkan jenis permainan tradisional anak-anak yang berada di Jawa Tengah terkhusus di Kabupaten Karanganyar.

Diharapkan dengan ini, anak-anak tertarik dengan permainan/kesenian tradisional di tengah era modernisasi dimana teknologi telah menguasai hampir seluruh sektor. Demikian Diskominfo (ad/adt)

 

Read More
DSC_7513

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1438 H Kabupaten Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan khotbah sesaat setelah pelaksanaan Sholat selesai.

Karanganyar, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar laksanakan Sholat Idul Adha 1438 H di Lapangan Desa Watu Gowok, Desa Tugu, Kecamatan Jumantono, Jumat Pagi (1/9). Bertindak sebagai Imam adalah Bupati Karanganyar dan Khotib Wakil Bupati Karanganyar.

Dalam khotbahnya Rohadi Widodo mengajak kita senantiasa untuk bersyukur dan meningkatkan iman kita, karena dengan bekal itulah yang akan menghantarkan kita kepada kehidupan yang baik dan keselamatan dunia akherat.

“Jika kemarin sebagian umat muslim didunia berkumpul di Padang Arafah dan Bergeser ke Musdalifah dan sekarang masuk Mina, kita yang sedang tidak melaksanakan ibadah Haji, kita laksanakan Sholat Idul Adha disini”, Kata Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri khotbahnya, Rohadi Widodo mengajak kita untuk meneladani Nabi Ibrahim, setidaknya ada 3 sikap yang bisa kita tauladani yaitu keunggulan dalam keimanan, keunggulan dalam menaati perintah Allah, dan keunggulan dalam beramal.

Rohadi Widodo menambahkan sebagai wujud rasa syukur umat kita sebagai umat muslim  di Kabupaten Karanganyar, pada pelaksanaan Idul Adha 1438 H ini terkumpul hewan korban sapi sebanyak 4866 ekor dan kambing sebanyak 10008 ekor yang tersebar di seluruh 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad)

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan hewan kurban sapi Metal dengan berat 700 KG kepada Kades Tugu untuk disembelih dan dibagikan kepada warga Desa Batu.

Read More
DSC_6761

Karanganyar Tuan Rumah HUT Ke-55 PWRI Propinsi Jawa Tengah

kominfo

dari kiri ke kanan (Ketua PWRI Pusat Prof. DR. Haryono Suyono, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Ketua PWRI Propinsi Jawa Tengah Hendro Martoyo)

Karanganyar – Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu Pagi (30/8) ratusan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) se Propinsi Jawa Tengah hadiri peringatan HUT Ke-55 PWRI tingkat Propinsi Jawa Tengah. PWRI yang berdiri 24 Juli 1962 di Yogyakarta adalah organisasi kemasyarakatan pensiunan sipil (pensiunan Aparatur Sipil Negara). Hadir dalam kesempatan itu Ketua PWRI Pusat Prof DR. Haryono Suyono,  Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Aster Kodam Diponegoro, Direksi PT. Askes, Direksi PT. Taspen, Kepala Bank Jateng dan BPJS Kesehatan serta tamu undangan lainnya.

Ketua PWRI Pusat, Prof Haryono Suyono mengatakan peran PWRI masih sangat nyata dalam mengisi pembangunan, salah satu kontribusi itu adalah terjun langsung ke masyarakat dan membangkitkan kesejahteraan perekonomian masyakarakat meski sudah tidak menjabat lagi sebagai Aparatur Sipil Negara.

Dikatakan lebih lanjut oleh Prof. Haryono Suyono bahwa PWRI Pusat telah melaksanakan kerjasama dengan TNI terkait program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam melaksanakan perannya dalam membantu kepala daerah memajukan daerahnya seperti terlibat langsung dalam sosialisasi perilaku hidup sehat (Germas).

Dalam indikator Germas yang diinstruksikan oleh Presiden RI ada 12 target dimana 6 target tersebut bisa dilakukan oleh PWRI yakni terkait Keluarga Berencana (KB) dan Jambanisasi (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Pemerintah dan seluruh masyarakat Karanganyar menyambut baik kehadiran Ketua PWRI Pusat dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang berkenan menyelenggarakan HUT Ke-55 PWRI Propinsi Jawa Tengah di Kabupaten Karanganyar, diharapkan dengan adanya kegiatan ini menjadikan semangat bagi Kabupaten Karanganyar terkhusus untuk PWRI Kabupaten Karanganyar.

Perayaan HUT Ke-55 PWRI di Karanganyar ini merupakan wujud bakti dan pengabdian penghormatan sebagai anak kepada orang tua kami keluarga besar PWRI yang telah mengorbankan apapun untuk kepentingan kemajuan di Propinsi Jawa Tengah. Peran PWRI yang sangat nyata dalam mendukung pembangunan-pembangunan terkhusus di Jawa Tengah diwujudkan lewat semangat persatuan dan kesatuan kekompakan serta setia kepada Pancasila, UUD 45, NKRI.

“Pengetahuan pengalaman Bapak Ibu yang luar biasa sangat berharga bagi kami, apa yang dilakukan pemerintah saat ini tentu tidak akan lebih baik tanpa adanya dukungan restu dan koreksi dari Bapak Ibu PWRI”, kata Juliyatmono

Dalam acara tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima penghargaan dan tanda kehormatan Wredatama Nugraha Utama atas jasanya dalam mendukung dan membina organisasi pensiunan sipil yang sangat bermanfaat demi kemajuan dan perkembangan PWRI. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
DSC_1074

Agustus, Perolehan ZIS Mendekati 1 Miliar

KOMINFO

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. SITI MAISYAROCH, M.Si.menyampaikan sambutan dalam acara Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa(29/8).

Karanganyar, Selasa 29 Agustus 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar untuk perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dibulan Agustus hampir menyentuh 1 miliar rupiah.

Hal tersebut dilaporkan Ketua Baznas Karangayar, Sugiyarso pada kegiatan rutin Sarasehan Baznas, Selasa (29/8/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Diharapkan perolehan sekaligus pengumpulan zakat infaq shodaqoh di lingkungan PNS Karanganyar terus mengalami kenaikan tiap bulannya.

“Hingga bulan inisudah mencapai 989 juta rupiah,”tuturnya.

Sementara itu sambutan Asisten  II Setda Karanganyar, Siti Maisyaroch selaku yang mewakili Bupati menyampaikan perolehan ZIS Baznas di Karanganyar merupakan yang tertinggi se Jawa Tengah. Tahun ini pun Baznas Karanganyar mendapat penghargaan sebagai  Baznas Terbaik dari Kementerian Agama.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_0037

2 Kabupaten dan 1 Kota kunjungi Kabupaten Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (Tengah Batik Putih) saat menerima kunjungan kerja Pemkab Tulungagung, DPRD Tasikmalaya dan DPRD Bojonegoro di Ruang Podang 1 Setda Karanganyar, Selasa Pagi (29/8)

Karanganyar  Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar bersama OPD menerima rombongan tersebut di Ruang Podang 1, Komplek Perkantoran Setda Karanganyar, Selasa Pagi (29/8).

Adapun rombongan Kabupaten/Kota tersebut adalah Bagian Perekonomian Kabupaten Tulungagung yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tulungagung Moh Mafachir, Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya yang dipimpin oleh Muslim Wakil Ketua 1 DPRD kota Tasikmalaya, dan Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro dipimpin oleh Anam Warsito Wakil Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro.

Wakil Bupati Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menjelaskan gambaran umum tentang Kabupaten Karanganyar. Karanganyar sebagai satu dari 35 Kabupaten Kota yang ada di Propinsi Jawa Tengah terletak di ujung timur berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan Propinsi Jawa Timur. Memiliki 17 Kecamatan dan 162 Desa, dengan penduduk 800 ribu jiwa. Visi misi yang dicanangkan bersama Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Bersama Memajukan Karanganyar diaplikasikan kedalam 5 program kerja yaitu pembangunan infrastruktur menyeluruh, penciptaan 10000 wirausaha mandiri, pendidikan dan kesehatan gratis, pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan, dan peningkatan kualitas keagamaan sosial budaya.

“Visi pembangunan Kabupaten Karanganyar cukup sederhana yaitu Bersama Memajukan Karanganyar, ini mengandung arti untuk membangun Kabupaten Karanganyar ini kami tidak bisa sendiri”, jelas Rohadi Widodo

Dijelaskan lebih lanjut oleh Rohadi Widodo, Kabupaten Karanganyar memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2,2 Triliun dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak 282 milyar.

Sementara itu menurut Ali Ghufron Kabag Pemerintahan Umum Setda Karanganyar sesaat setelah usai acara menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan kunjungan kerja ini adalah untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi mengenai Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), penataan Perangkat Desa, dan Pengelolaan Sumber Daya Mineral yang ada di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad)

Read More