Category: Lain-lain

DSC_0055

Wahyu Kliyu, Upacara Adat Sedekah Apem

kominfo

Asisten Pemerintah Setda Karanganyar Bachtiyar Syarif (Kaos Hitam Tengah) saat membuka Kirab Budaya Grebeg Lawu 2017 di Panggung Terminal Jatipuro, Jumat Sore (06/10)

Dusun Kendal Desa Jatipuro Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar memiliki upacara adat yang dilaksanakan setahun sekali setiap tanggal 15 bulan Sura (Muharam). Wahyu Kliyu “sedekah Apem” dilaksanakan dengan cara saling melempar Kue Apem yang dilakukan oleh warga Kendal.

Wahyu Kliyu merupakan upacara adat yang dilakukan masyarakat Kendal untuk memohon keselamatan kepada Allah SWT supaya warga mendapatkan anugerah dan memiliki kekuatan lahir batin sehingga dihindarkan dari bencana dan mala petaka, yang akan berdampak kepada masyarakat Kendal yang aman, tentram, dan sejahtera.

Kue Apem yang dimaknai dari bentuknya yang bulat, memiliki arti lambang pengayoman, peneduh, dan penyejuk sekaligus memupuk rasa persatuan dan kesatuan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Camat Jatipuro Eko Budi Hartoyo mengatakan ada yang beda dengan pelaksanaan Wahyu Kliyu tahun ini. Jika tahun sebelumnya pelaksanaan Wahyu Kliyu hanya pada malam harinya, maka tahun ini diawali dengan prosesi kirab budaya Grebeg Lawu 2017 dari 4 Kecamatan sekitar seperti Kecamatan Jumantono, Kecamatan Jumapolo, Kecamatan Jatiyoso dan Kecamatan Jatipuro.

Hal tersebut dimaksudkan untuk menggiatkan potensi wisata yang ada sekaligus melestarikan budaya yang telah turun temurun dilakukan oleh leluhur.

“Ritual Wahyu Kliyu sendiri akan diselenggarakan di Dusun Kendal Lor nanti malam jam 12. Sebelumnya akan diadakan pertunjukan Wayang Orang RRI Surakarta dan Wayang Kulit semalam suntuk”, kata Eko Budi

Pelaksanaan Kirab Budaya Grebeg Wahyu Kliyu, Jumat Sore (06/10) merupakan pertama kali penyelenggaraannya di Kecamatan Jatipuro, untuk itu Eko Budi menambahkan nantinya kirab seperti ini akan diselenggarakan tiap tahun dan diharapkan semakin meriah. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_1119

Pemkab Siap Fasilitasi Pemasaran Produk Hasil KKN

DISKOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi saat menutup kegiatan penarikan KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (06/10).

Karanganyar, Jum’at 6 Oktober 2017

Pemkab siap memfasilitasi produk makanan lokal hasil olahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Karena produk ini dapat meningkatkan perekonomian warga di pedesaan khususnya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat menutup kegiatan penarikan Mahasiswa KKN Univet Bantara Sukoharjo, Jum’at (6/10/2017) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Samsi, ia akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar khususnya Baperlitbang dan Disdagnakerkop dan UKM. Karena produk makanan potensi lokal ini tentunya akan menjadi salah satu penggerak ekonomi warga desa. Untuk itu, ia berharap untuk diperhatikan kualitasnya.

“Produk-produk makanan olahan ini harus dikembangkan. Dari Baperlitbang dan Disdagnakerkop untuk dibantu pemasarannya, ijinnya dan kemasannya,”terang Samsi.

Ditambahkannya, Pemkab berterima kasih kepada Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang telah memilih Kabupaten Karanganyar tepatnya Kecamatan Matesih dan Tawangmangu di 20 desa sebagai lokasi pelaksanaan KKN yang berlangsung kurang lebih dua bulan tersebut.

“Semoga pengabdian menjadi mahasiswa KKN menjadi kontribusi lebih memajukan pembangunan Karanganyar,”pesannya.

Sementara itu Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Ali Mursyid mengatakan pihak Univet telah menerjunkan 209 mahasiswa untuk melaksanakan KKN di dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

“Pelaksanaan KKN telah selesai dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan, mulai 7 Agustus sampai 6 Oktober. Dari 209 mahasiswa terbagi di dua kecamatan yakni Kecamatan Matesih di sembilan desa dan Kecamatan Tawangmangu di sepuluh desa,”tuturnya.

Lebih lanjut Ali Musryid berharap dari pelaksanaan KKN tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat begitu pula sebaliknya memberikan pengalaman berharga untuk mahasiswa dalam berkehidupan bermasyarakat.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_1317

53,2 MILIAR DANA DESA TAHAP II SIAP DICAIRKAN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Dalam Rangka Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Dana Desa tahap II di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (5/10).

Karanganyar, 05 Oktober 2017

Dana desa tahap I (60 persen) Kabupaten Karanganyar sebesar Rp 79,8 miliar telah dicairkan pada awal bulan Mei lalu, sementara pencairan dana desa tahap II (40 persen) sebesar Rp 53,2 miliar segera cair pada bulan Oktober ini.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada persiapan pelaksanaan kegiatan dana desa tahap II, Kamis (05/10/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pencairan dana desa ini diperuntukkan kepada seluruh desa di 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar. Sedangkan kalurahan di Kecamatan Karanganyar kota tidak mendapatkan dana desa.

Bupati menghimbau untuk seluruh desa di enam belas Kecamatan yang mendapatkan dana desa untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya dengan baik. Karena BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tolong segera dibereskan secara administrasi karena dana desa yang akan diterima nilai rata-ratanya sebesar Rp 300 juta,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menekankan jangan sampai beresiko hukum dan jangan ada sisa anggaran karena hal itu akan menunjukkan ketidaksiapan dalam perencanaan dan dinilai kurang efektif dalam melaksanakan kegiatan.

“Lewat APBD Perubahan melalui bankeu untuk segera diikuti sesuai proposal yang benar, karena kami berharap 2018 laporan keuangan daerah awal Februari sudah kita kirim ke BPK untuk menjadi yang tercepat, karena kita kemarin masih diperingkat ke tiga,”tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan Kabupaten Karanganyar untuk pencairan dana desa tahap II ini menjadi yang paling awal.

“Di Jawa Tengah baru ada dua yang mencairkan dana desa tahap II ini, yakni yang pertama Kabupaten Karanganyar lalu Purworejo itupun baru sebagian,”terangnya. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
KOMINFO

Puskesmas Matesih Akan Diakreditasi

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Ketika Menyambut Tim Akreditasi di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu Malam(1/10)

Karanganyar, 3 Oktober 2017

Puskesmas Matesih akan dinilai Tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dari Kementerian Kesehatan. Penilinai sendiri diagendakan berlangsung semala tiga hari dari Senin –  Rabu (02-04/10). Puskesmas Matesih merupakan Puskesmas ke-9 dari 21 Puskesmas yang akan diakreditasi

Kedatangan Tim Surveyor disambut langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Cucuk Heru Kusumo, M.Kes di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu Malam (1/9).

Ada beberapa aspek yang akan dinilai diataranya nanti akan ada wawancara dengan penduduk sekitar mengenai tingkat kesehatan dan pelayanan puskesmas matesih, jelas ketua rombongan tim akreditasi.

Sedangkan dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mengucapkan selamat datang dan mengapresiasi penilaian akreditasi Puskesmas Matesih ini.

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa pusat – pusat kesehatan merupakan prioritas utama pembangunan Kabupaten Karanganyar.

“Kami sudah berupaya dan melakukan perbaikan untuk menjadikan puskesmas – puskesmas di Kabupaten Karanganyar ini menjadi puskesmas yang layak dari baik dari segi fisik dan managemen,” kata Wakil Bupati Karanganyar.

Rohadi juga menyampaikan pentingnya penilaian seperti ini karena dengan adanya penilaian dapat meningkatkan kinerja dari petugas. Demikian DISKOMINFO(yoga/kriss)

Read More
DSC_1128

28 Kelompok Ternak Terima Dana Hibah Tahap II

KOMINFO

Bupati Karanganyar, menyerahkan bantuan dana hibah ternak tahap II(5/10)

Karanganyar 5 Oktober 2017

Sebanyak 28 kelompok ternak menerima dana hibah untuk pembelian hewan ternak. Pada penyerahan tahap ke II kali ini akan diberikan uang dengan jumlah total 2 Milliar 90 Juta Rupiah jelas Sumijarto, M.P. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporannya dalam Penyerahan Bantuan Sosial dan Dana Hibah, Kamis (5/10) di aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

“Pengarahan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi pedoman kepada Kelompok ternak, Lurah, Kades dan juga penerima bantuan dana hibah secara jelas, transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini kaitannya dengan penyaluran bantuan sosial dan dana hibah kepada setiap kelompok ternak sapi, maka harus benar-benar dipahami sesuai prosedur dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pengarahan menekankan agar dana hibah tahap II ini benar-benar digunakan tepat sasaran.“Kalau nanti sudah menerima uang sebagai bantuan dana hibah, untuk segera digunakan,” jelas Bupati. Seperti Kelompok peternakan, dana hibah diperuntukkan membeli ternak. Apabila sudah dibelikan ternak maka setiap kelompok ternak untuk segera menyelesaikan SPJ nya” pungkas Bupati dihadapan para penerima dana hibah yang dihadiri oleh Asisten, Kades, Dirut bank Jateng Cabang Karanganyar. Demikian DISKOMINFO (adt/yoga)

Read More
DSC_0882

60 Sekolah Adiwiyata Ikuti Lomba Mars Adiwiyata

Unjuk Kreatifitas : SMP Negeri 5 Karanganyar saat tampil pada lomba mars Adiwiyata, Selasa (3/10).

Karanganyar, Selasa 03 Oktober 2017

Memeriahkan satu abad Kabupaten Karanganyar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar menggelar lomba mars Adiwiyata. Dalam kegiatan ini diikuti kurang lebih 60 sekolah Adiwiyata se Kabupaten Karanganyar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar.

Pada lomba Mars Adiwiyata tersebut dibuka langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Perlombaan dilaksanakan dua hari, Selasa (3/10/2017) dan Rabu (4/10/2017).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karanganyar, Edy Yusworo mengatakan kegiatan Sekolah Adiwiyata ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk  mewujudkan sekolah yang berbudaya dan peduli  dengan lingkungan hidup.

“Saat ini ada 160 sekolah penyandang Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Karanganyar, meliputi Adiwiyata rintisan, Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Mandiri,”terangnya.

Ditambahkannya ada empat sekolah Adiwiyata Mandiri di Kabupaten Karanganyar yang akan mengikuti lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Asean pada Agustus mendatang di Philipina.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka lomba mars Adiwiyata.

Sementara itu, Wabup dalam sambutannya menghimbau untuk menumbuhkan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya budaya tertib, antri dan bersih. Karena hal ini masih menjadi tugas dan perhatian bersama.

“Bagaimana agar budaya, wilayah hayati kita tetap terjaga. Harus kita tanamkan pada anak-anak kita sedini mungkin.

Lebih lanjut Wabup menambahkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup harus ditingkatkan.

“Banyaknya sampah di Car Free Day menunjukkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan masih rendah. Untuk itu perlu adanya komitmen dan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih,”tuturnya.

Sementara dalam lomba mars adiwiyata ini pemenang akan ditentukan dalam tiga aspek yakni harmonisasi, syair dan penampilan.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_0693

Tingkatkan Kualitas Pendidik, Disdikbud Gelar Lomba Guru Kelas dan Guru Mapel

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan di hadapan Guru peserta lomba di Aula SMAN 1 Karanganyar, Jumat (29/9).

Karanganyar, Jum’at 29 September 2017

Ratusan Guru dari tingkat Sekolah Dasar sampai Menengah Atas se Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran menuju Guruku Idolaku, Jum’at (29/9/2017) pagi di aula SMA Negeri 1 Karanganyar.

Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas para pengajar dan bervariasi dalam menyampaikan mata pelajaran sehingga menjadikan pengajar sebagai guru idola dan motivasi belajar bagi anak-anak didik.

Pembukaan lomba dilakukan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Karanganyar khususnya. Program ini salah satu cara mengukur kualitas para pengajar sehingga menggairahkan guru dalam kegiatan belajar mengajar.

“Kita tidak boleh puas dengan apa yang telah kita dapat. Peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan sehingga terjadi sinergi anatara guru dan muridnya,”terangnya.

Bupati juga menekankan adanya kerjasama dalam penyeleksian pengawas sekolah sehingga nantinya berdampak positif bagi pendidikan di Karanganyar.

Sementara itu, Tartib Supriyadi selaku tim LPMP Provinsi Jateng mengatakan Kabupaten Karanganyar merupakan daerah dengan potensi yang baik dibidang pendidikan.

“Program Guruku Idolaku telah menjadi percontohan di daerah lain. Selain itu pula, Karanganyar adalah Kabupaten yang telah menyumbangkan kualitas pendidikan terbaik dengan meraih peringkat kedua hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat Provinsi Jawa Tengah,”tuturnya.

Lebih lanjut Tartib Supriyadi mengharapkan kerjasama Disdikbud Karanganyar dan LPMP Provinsi Jateng terus berlangsung untuk mengembangkan kualitas pendidikan di Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut dilaporkan Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa, untuk lomba guru kelas dan guru mata pelajaran ini menyediakan hadiah sebesar dua juta lima ratus ribu rupiah bagi guru yang meraih juara pertama.

“Sebanyak 159 guru yang mengikuti lomba guruku idolaku. Mulai dari tingkat SD sampai SMA se Kabupaten Karanganyar,”lapornya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

  

Read More
DISKOMINFO

September, Perolehan ZIS Mendekati 1 Miliar

DISKOMINFO

Kepala Kemenag Kabupaten Karanganayr menyerahkan secara simbolis bantuan berupa fisik/non fisik dan modal usaha, Kamis(28/9)

Karanganyar, Kamis 28 September 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar untuk perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dibulan September hampir menyentuh 1 miliar rupiah.

Hal tersebut dilaporkan Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso pada kegiatan rutin Sarasehan Baznas, Kamis (28/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Diharapkan perolehan sekaligus pengumpulan zakat infaq shodaqoh di lingkungan PNS Karanganyar terus mengalami kenaikan tiap bulannya.

“Zakat terkumpul 867 juta rupiah, infaq 36 juta rupiah sehingga total ZIS bulan ini mencapai Rp 912.856.240 ,”tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan Baznas Karanganyar  berupa bantuan fisik, non fisik, modal usaha dan sertifikat lulusan Manajemen Masjid Angkatan II.

Adapun bantuan diberikan kepada Desa Bulu rejo Kecamatan Gondangrejo, Kelompok Usaha Ngudi Rejeki Jetis Desa Wonorejo Kecamatan Jatiyoso, SD Negeri 1 Jati Kecamatan Jaten, SMP Negeri 3 Karangpandan dan Remaja Masjid Ngringo Kecamatan Jaten.

Sementara itu sambutan Kepala Kementerian Agama Kab. Karanganyar, Musta’in Ahmad selaku yang mewakili Bupati menyampaikan perolehan ZIS Baznas di Karanganyar merupakan yang tertinggi se Jawa Tengah. Tahun ini pun Baznas Karanganyar mendapat penghargaan sebagai  Baznas Terbaik dari Kementerian Agama RI.

Demikian Diskominfo (yga/ft/ind)

 

Read More
DISKOMINFO

TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Di Buka

DISKOMINFO

Bupati didampingi Forkopimda meninjau lokasi TTMD Sengkuyung Tahap III

Karanganyar, 27 September 2017

TMMD Sengkuyung Tahap III resmi di buka oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu Pagi (27/9).  Kegiatan ini berlokasi di Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.

Dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) diharapkan menjadikan desa-desa semakin maju dan mandiri, sehingga kehidupan masyarakat semakin sejahtera. Berkat sentuhan TMMD, telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik.

Sementara dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan Bupati Karanganyar sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas dibukanya kembali TMMD ini.

“Berkat TMMD, banyak rakyat desa yang makin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya, mereka makin terpacu berkreasi dan punya prakarsa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan,” katanya.

Pada pelaksanaan TMMD ini, di Desa Pojok, Mojogedang terdapat sasaran fisik membangun makadam dan cor jalan dengan panjang 1.350 meter, lebar 2,5 meter dengan ketebalan 10 sentimeter.

Selain itu juga pembuatan 2 unit jembatan dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. Selain itu juga terdapat program untuk sasaran non fisik bagi masyarakat setempat. Pelaksanaan TMMD ini berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai Rabu 27 September 2017 sampai dengan 26 Oktober 2017. Demikian DISKOMINFO (yg/ad)

Read More
DSC_1091

Perangkat Desa se Kabupaten Karanganyar Ikuti Bintek Pengelolaan Keuangan Desa

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Bintek Penataan dan Pelaporan Keuangan Desa di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (26/9).

Karanganyar, Selasa 26 September 2017

Puluhan perangkat desa dan beberapa Aparatur Sipil Negara OPD Karanganyar terkait mengikuti Bimbingan Teknis Penatausahaan dan Pelaporan Keuangan Desa Sistem Keuangan desa (Siskeudes), Selasa (26/9/2017) di Hotel Tamansari Karanganyar.

Bimbingan Teknis yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut dihadiri sekaligus dibuka langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya penguasaan teknologi dalam pengelolaan keuangan desa. Terlebih saat ini desa mendapatkan dana yang besar dari Pemerintah pusat untuk membangun desa dan mengembangkan potensi wilayahnya.

“Bintek ini penting untuk meningkatkan kompetensi para sekretaris desa,”terangnya.

Juliyatmono juga menyampaikan para perangkat desa harus sinergi dalam pengelolaan keuangan desa. Pengelolaan keuangan harus bersifat terbuka dan transparan, jangan sampai terkena resiko hukum, untuk itu bintek ini harus dipahami benar-benar sebagai upaya Pemerintah Kabupaten membantu administrator Pemerintahan Desa dalam mengelola dana desa.

“Selalu fokus dan terbuka satu sama lain. Jika inputnya benar maka outputnya pun benar,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno mengatakan bintek Siskeudes ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan para sekretaris desa dalam mengelola keuangan desa di Kabupaten Karanganyar.

“Masih ada laporan keuangan desa yang belum sesuai. Selain itu laporan pertanggungjawaban keuangan desa sering tidak tepat waktu,”katanya.

Selanjutnya, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Samono dalam penyampaian materi mengatakan pembangunan di desa menjadi perhatian pemerintah pusat saat ini. Hal ini terbukti dengan besarnya alokasi dana desa ditiap daerah. Untuk itu perlu adanya pengawasan agar tepat sasaran.

“Mengelola dana desa bukanlah perkara mudah. Butuh pengawasan agar pengelolaan dana desa tepat sasaran,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More