Category: Lain-lain

DSC_0147

Tarling Jaten, Pjs : Pemimpin Harus Merakyat dan Mengenal Rakyatnya

Kominfo

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budhi Rahardjo menandatangani prasasti peresmian Masjid Al Fatah di Desa Celeb Kec. Jaten, Selasa (05/06) malam.

Karanganyar, Rabu 6 Juni 2018

Pemimpin harus menjadi tauladan bagi rakyatnya. Karena seorang pemimpin diharapkan merakyat dan mengenal rakyatnya.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo ketika menyampaikan sambutannya dalam tarawih keliling (tarling) di Masjid al-Fatah, Desa Celep, Dagen, Kecamatan Jaten, Selasa (5/6) malam. Menurutnya menjadi pemimpin berarti harus siap melayani dan mengenal masyarakatnya.

“Pada hakekatnya pemimpin harus dekat dan mengetahui yang dibutuhkan warganya,”tuturnya.

Kominfo

Pemimpin yang merakyat yang mengenal rakyatnya : Pjs Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan

 

Prijo menambahkan kemajuan teknologi terutama pemanfaatan media sosial jangan membuat warga terpecah belah. Apalagi sebentar lagi warga Karanganyar akan menghadapi pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Bupati. Prijo meminta warga Karanganyar selalu mengedepankan persatuan meski memiliki pilihan pemimpin yang berbeda.

“Jaga selalu iman dan kerukunan meski beda pilihan. Semua pemimpin baik terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya,”pesannya.

Sementara itu, Camat Jaten, Heru Adji Pratama mengatakan kondisi masyarakat Jaten masih kondusif. Meski warga memiliki pilihan masing-masing, mereka berkomitmen untuk menjaga kerukunan dan semangat gotong-royong.

“Situasi masyarakat di wilayah Jaten secara umum masih terkendali. Semangat kebersamaan telah dibuktikan dengan berdirinya Masjid batu yakni Masjid Al-Fatah yang menghabiskan dana kurang lebih Rp 900 juta,”terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karangnyar melantik Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Jaten. Prijo berharap dengan berdirinya Masjid Baru Al Fatah ini akan membawa kebarokan dan semakin meningklatkan keimanan warga.

Demikian Diskominfo (ind/an)

Read More
KOMINFO

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke 73, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Mengaktualkan dan Mengamalkan Nilai-nilai Pancasila

Pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73

Karanganyar, 1 Juni 2018

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk mengaktualisasi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian.  Karena Pancasila merupakan warisan dari pendahulu untuk kemajuan bangsa.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo dalam amanat yang dibacakan Kapolres Karanganyar, AKBP. Henik Maryanto selaku Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila ke 73 di halaman Kantor Bupati Karanganyar,  Jum’at (1/6) pagi.
Menurut Presiden,  Pancasila merupakan berkah dari Alloh yang merupakan hasil perenungan dari para pendiri bangsa ini.  Para pendiri bangsa yang terdiri dari beragam kelompok golongan yang telah duduk bersama menetapkan Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh.
“Proses lahirnya Pancasila harus kita ingat dan dalami semangatnya.  Menjadi tugas dan tanggungjawab kita memastikan nilai-nilai Pancasila selalu hadir dalam sendi kehidupan berbangsa, “pesannya.
Lebih lanjut dikatakan Presiden,  sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 17.000 pulau,  semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
” Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat,  bangsa yang besar dan bangsa pemimpin, “tandasnya.
Pada pelaksanaan Upacara tersebut dihadiri dan diikuti TNI,  Polri, jajaran Pemerintah Kabupaten Karanganyar,  Pelajar dan Organisasi Masyarakat.
Demikian Diskominfo (yg/ind)

Read More

Masuki Masa Pensiun, Kadiskominfo Pengin Berkebun Dan Memelihara Hewan Piaraan

Pemberian Kenang-kenangan kepada Kepala Diskominfo

Karanganyar 31 Mei 2018

Suasana apel pagi Kamis (31/5) di halaman kantor Sekretaris Daerah (Pemkab) Karanganyar sedikit berbeda. Sebab tepat Kamis Legi ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Karanganyar, Drs Larmanto, M.Si memasuki masa pensiun. Bapak dari empat orang putra ini telah mengabdi selama 38 tahun, 3 bulan di Pemerintah. Telah banyak karya, terbangun dari mantan camat Jaten tersebut.

“Mulai 1 Maret 1980 sampai dengan hari ini tepat 38 tahun, 3 bulan. Ini masa yang panjang bagi saya di Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Kami mengucapkan terima kasih atas segala bentuk bimbingan, arahaan, petunjuk dan kerjasama selama ini,” papar mantan Kepala BKP-SDM Karanganyar tersebut.

Larmanto juga mengucapkan permohonan maaf atas segala kesalahaan dan kekeliruan. Serta meminta doa restu agar dalam mamasuki masa pensiun selalu diberikan kesehatan dan lindungan ALLAH SWT. Memasuki masa pensiun, mantan Kepala DPMPTSP pada tahun 2012 tersebut akan berkebun dan memelihara hewan piaraan. Di belakang rumahnya ada sedikit tanah yang akan dijadikan proyek berkebun dan memelihara hewan piaraan. “Saya akan menanam buah dan sayuran dalam memasuki masa pensiun. Saya mohon diri dan meminta doa agar selalu diberikan kesehatan,” imbuhnya.

Di awal sambutan, Bapak mengatakan hari ini memang hari istimewa baginya. Biasanya kalau berangkat cukup berdandan saja terus berangkat. Namun untuk hari ini, Larmanto bersolek di kaca terlebih dahulu, cukur jenggot dan memakai hand body. Supaya terlihat halus saat berjabat tangan dengan teman-teman di lingkungan Sekda. “Secara kedinasan memang telah purna, namun secara kekeluarga tetap terus terjalin. Saya dikabari kalau yang hadir dalam apel ada acara hajadan dan lain sebagainya,” imbuh mantan kepala DPMST.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi mengucapkan terima kasih kepada Larmanto karena telah mengabdi selama 38 tahun. Tentu, banyak karya, karsa dan cipta yang telah dibuat Larmanto. Pihaknya meminta jajaran untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita beliau. “Jangan lupa untuk pit-pitan atau bersepeda di jalur yang biasa. Sekaligus selamat jika akan berkebun dan memelihara hewan piaraan,” imbuh Samsi. (hr/yg/Ina)

Read More
DSC_1777

Saat Bukber Di Rumah Warga, Pjs Bupati Dicurhati

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi R menerima curhatan dari \warga Desa Toh Kuning, Kecamatan Karangpandan

KARANGANYAR – 29 Mei 2018

Suasana buka puasa Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Raharjo di rumah Sutarso, warga Dusun Ngrombyong RT 02 RW 06 Desa Toh Kuning, Kecamatan Karangpandan Selasa Sore dijadikan ajang curhat. Curahan atau keluhaan yang diingin disampaikan orang nomor satu di Karanganyar. Salah satunya adalah Muji mengenai sokolah anaknya.

“Anak saya adalah lulusan SMP Karangpandan, ingin melanjutkan ke SMA di Karanganyar apakah diperbolehkan,” ujar Sukini warga Toh Kuning.

Mendapat pertanyaan tersebut, Pjs Bupati Karanganyar mengatakan diperbolehkan. Namun syaratnya nilainya harus memenuhi syarat yang ditentukan pihak sekolah yang dituju. Selain itu, Prijo Anggoro mengatakan untuk selalu menjaga kekompakan dan kegotorongroyongan. “Jaga kerukunan dan ketertiban,” ujar menjela

Selain diajak curhat, Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro diajak juga untuk berfoto selfi

ng berbuka puasa.

Dia mengatakan niat buka puasa di rumah warga tersebut memang tidak direncanakan. Pihaknya berkeliling ke daerah-daerah jika sudah mendekati berbuka puasa, kemudian berbuka bersama warga. Sekali lagi, jaga kekompakaan dan kebersamaan antar warga sehingga tercipta keamanan dan ketertiban. (hr)

Read More
DSC_1732

Pjs Bupati Karanganyar Bukber Di Rumah Warga

AKRAB : Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi R berbaur dan berbuka bersama dengan keluarga Sutarso di Dusun Ngrembyong, Desa Toh Kuning, Kecamatan Karangpandan, Selasa (29/05)

Muji, isteri Sutarso kaget tidak menyangka rumahnya dikunjungi orang nomor satu di Karanganyar

Anak pertama Sutarso menyalami Pjs Bupati Karanganyar dan langsung dirangkul

KARANGANYAR- 29 Mei 2018

Raut wajah Sutarso, warga Dusun Ngrombyong, RT 02 RW 06 Desa Tohkuning, Kecamatan Karangpandan kaget bercampur bingung. Bapak dua anak ini  bingung lantaran rumahnya kedatangan Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Raharjo Selasa sore (29/5). Kedatangan orang nomor satu di Karanganyar itu untuk buka bersama dengan keluarga Sutarso.

Informasi yang dihimpun, Prijo Anggoro datang ke rumah Sutarso sekitar pukul 17.15. Menjelang 15 menit berbuka tersebut, ucapan salam dilantunkan asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jateng tersebut “Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,” ujar Prijo Anggoro. Langsung salam itu dijawab perempuan berbaju merah dari dalam rumah. “Waala’ikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh,” sambil lari mengampiri Pjs Bupati Karanganyar. Perempuan itu adalah Supriani, isteri Sutarso, pemilik rumah.

Tampak malu dan bingung, isteri Sutarso mempersilahkan masuk. Apalagi, dia habis memberi makan ternak sehingga tidak percaya diri dan terlihat gugup. Sambil mempersilahkan masuk itu, Supriani masih tampak tidak percaya rumahnya didatangi pejabat tinggi. “Wonten nopo pak sowan teng gubuk ku

Ibu Sutarso, Sugiyem terlihat curhat dengan Pjs Bupati Karanganyar

lo (Ada apa pak bupati datang ke rumah saya, Red),” ujar Supriani. “Aku mau Buka puasa bersama keluargamu, boleh,” ujar Pjs Bupati.

Sempat melongo dan terus menjawab. “Monggo. Rumah saya berantakan,” ungkapnya. Belum sempat dijawa

Ibu Sutarso, Sugiyem bercanda dengan Pjs Bupati Karanganyar

b, Supriani berlari ke dalam rumah sambil memanggil suami Sutarso dan ibunya, Sugiyem. Kontan, semua tetangga dikabari dan diminta untuk datang ke rumahnya. “Suueeenneeng tenan kulo (gembira sekali, Red). Wong cilik ditekani pak Bupati. Seumur-umur baru kali ini rumah saya didatangi pemimpin Karanganyar,” ungkap Sutarso disela-sela makan nasi rames.

Perlu diketahui, Rumah Sutarso sebagian masih beralaskan tanah. Sofa biru sebagai satu-satunya kursi tamu terlihat ‘bolong-bolong’. Tidak ada meja tamu, hanya meja itu dipergunakan untuk meletakkan televisi ukuran 14 inci. Sugiyem diketahui sakit bagian kaki karena memang usianya sudah lanjut.

“Saya pingin buka puasa disini. Kamu masak apa?” Tanya pjs bupati. “Saya belum masak,” dijawab Supriani. Selanjutnya Pjs Bupati.  “Wis ora susah bingung. Aku bawa kolak, nasi rames, peyek dan buah. Hayo makan bareng. Sedulur dan tetangga diajak mrene kabeh” ungkap kental bahasa banyumasan.

Suasana langsung akrab karena kumandang Adzan Magrib telah terdengar. Tidak ada jarak antara Pjs bupati dengan warganya karena semua makan nasi rames. Di sela-sela makan itu,  Supriani mengatakan kenapa memilih rumahnya. “Kan banyak tetangga-tetangga saya, atau orang-orang yang rumahnya lebih bagus untuk diajak berbuka bersama. Daripada rumah kami yang kotor dan acak-acakan ini,” imbuh Supriani.

Pjs Bupati lalu menjawab memang tidak ada rencana rumah siapa yang bakal dikunjungi untuk diajak buka puasa bersama. Hanya saja saat berhenti di rumah Sutarso, Pjs Bupati ingin turun dan diajak untuk bukber.

Sutarso diketahui memang pas-pasan. Kerjannya hanya srabutan dan berpenghasilan Rp 50 ribu per hari. Jika tidak ada kerjaan, maka ya tidak mendapatkan penghasilan. “Klau tidak ada kerjaan ya blong,” ungkapnya polos.

Raut muka Sutarso memang sangat senang dan bangga. Tidak ketinggalan, Pjs Bupati akan pamit pulang, semua warga yang datang minta foto selfi. Termasuk Mbok Sugiyem, Ibu Sutarso ikut berfoto. (hr)

Read More
DSC_0218

Polres dan PSC Bagi-bagi Takjil

Ketua PSC, Marfuah membagi-bagikan takjil di perempatan papahan

Ibu Bayangkari, Emma Henik Maryanto tengah membagi-bagikan takjil di perempatan Papahan Karanganyar

KARANGANYAR – 25 Mei 2018

Polres Karanganyar dan Pejuang Sosial Comunity (PSC) bagi-bagi 2000 takjil kepada pengemudi kendaraan di perempatan Papahan, Kecamatan Tasikmadu Karanganyar. Kontan, para pengendara motor dan mobil sempat kaget karena dikira razia polisi. Meski demikian, sejumlah pengendara mengaku senang dan terbantu adanya makanan menjelang berbuka puasa.

“Saya senang ini dapat kolak, kurma dan makanan ringan membuka puasa. Lumayan, jika dengar azan kami akan langsung minum,” ujar Indah, salah satu pengendara yang kebagian takjil dari Polres dan PSC Karanganyar, kemarin (25/05)

Sementara Ketua Bayangkari Polres Karanganyar, Ny Emma Henik Maryanto mengatakan pihak bekerjasama dengan PSC bagi-bagi takjil. Sedangkan takjil yang dibagi berjumlah 2000 buah. Macam kolak, pisang dan makanan kecil lainnya. Sekaligus pada kesempatan ini, menurut Emma juga mensosialisasikan pilkada damai yang akan digelar Juni mendatang. “Sosialisasi bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk mensukseskan pilkada 2018. Tentunya pilkada yang damai, aman dan tentram,” ujarnya.

Sementara ketua PSC, Marfuah menambahkan program tersebut rutin dilakukan pada saat bulan ramadhan. Yakni bagi-bagi takjil kepada pengendara sepeda motor di ruas perempatan Papahan. Setidaknya ada 2000 takjil yang dibagikan kepada masyarakat. “Kita berharap makanan kecil dapat membantu para musifir untuk berbuka puasa,” tambahnya

Selain itu dari Polres Karanganyar, menurut Marfuah bagi-bagi takjil ini juga dari berbagai komunitas di Karanganyar. Termasuk KPU Karanganyar untuk mensosialisasikan pilkada damai di Kabupaten Karanganyar. (hr/yg)

Berbagi dan Sosialisasi Pilkada Damai di Karanganyar

Read More
bus-pariwisata-di-karanganyar-dilarang-angkut-pedemo-212-iyWh19HDlM

Pemkab Siapkan 18 Bus Untuk Mudik Bagi Warga Karanganyar

Gambar terkait

Suasana Mudik Pemkab Karanganyar Tahun lalu. 18 Bus telah disiapkan untuk menjemput perantau di Ibukota dari Karanganyar

KARANGANYAR – 25 Mei 2018

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyiapkan 18 bus untuk mudik bagi masyarakat bumi intanpari yang bekerja di ibukota. Pemberangkatan akan dilakukan dari TMMI pada tanggal 10 Juni mendatang. Selama perjalanannya akan juga dilakukan pemantauan melalui Radio Swiba.

“Kami juga akan melakukan Rampcek(pengecekan uji kelayakan) langsung di perusahaan otobus di Karanganyar. Hal itu untuk memastikan agar bis layak jalan dan penumpang selamat. Termasuk juga crew bus dipantau kesehataannya,” papar Kepala Dishub PKP, Sundoro dalam rapat koordinasi persiapan perayaan Idul Fitri 1439 H.

Dia menambahkan Dishub akan melakukan pengecekan rambu-rambu di jalan-jalan yang dilalui pemudik dan jalan menuju tempat wisata. Jika rusak akan diganti dan belum ada akan penambahan rambu-rambu khususnya jalur yang dinilai rawan. “Kami melihat di Karangpandang sebagai persimpangan wisata juga perlu ada rambu-rambu,” imbuhnya.

Selain itu, Sundoro mengatakan tetap akan menyiagakan personel piket pada arus mudik dan balik tahun ini. Petugas akan ditempatkan di beberapa pos yang telah disediakan. Pihaknya juga akan kerjasama dengan kepolisian, jika terjadi kemacetan maka akan dinyalakan lampu kuning. Selanjutnya petugas akan turun mengatur lalu lintas.

Sementara Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol Suharna mengatakan pihaknya akan melakukan operasi ketupat di daerah-daerah rawan kemacetan lalu lintas. Operasi ketupat itu akan digelar selama 18 hari. Pihaknya berharap dalam perempatan-perempatan jalan untuk tidak ada pengemis. “Kami juga akan bekerjasama dengan Disdagnakerkop untuk memantau makanan menjelang lebaran dan antisipasi penimbunan barang. Termasuk juga antisipasi gendam, hipnotis dan jambret,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan melakukan patroli terkait rumah-rumah kosong karena ditinggal mudik penghuninya. Selain itu, Kabag Ops akan melakukan rasia operasi di beberapa titik guna kelancaran pemudik. (hr/yg/ana)

Read More
web

Debat Publik Paslon Sampaikan Visi-Misi

Debat Publik Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Karanganyar tahun 2018

Karanganyar, Selasa (22/05/2018)

Debat Publik Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Karanganyar tahun 2018 diisi dengan menyampaikan Visi-Misi dari kedua pasangan calon (Paslon). Pasangan nomor urut 1 Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih (RODA), dan pasangan nomor urut 2, Juliyatmono-Rober Christanto (YURO).

Pada debat publik yang diselenggarakan KPU Karanganyar, Senin (21/05), di gedung DPRD Karanganyar itu setiap Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Karanganyar mempunyai kesempatan menyampaikan berbagai program unggulan.

Untuk pasangan RODA, mempunyai Visi : Terwujudnya Karanganyar yang Maju Sejahtera dan Bermanfaat, dengan tujuh Misi antara lain :

Misi

1. Pembangunan Infrastruktur yang menyeluruh dan berkualitas

2. Peningkatan kesejahteraan petani serta penyediaan lapangan kerja

3. Pendidikan gratis untuk SD, SMP dan pendidikan berkualitas untuk SMA/SMK

4. Pertumbuhan desa dan kota sesuai kearifan lokal

5. Peningkatan kualitas kesehatan dan lingkungan

6. Peningkatan kualitas keagamaan, sosial budaya dan olahraga

7. Pemberdayaan perempuan di segala sektor kehidupan

Sedangkan Visi dari pasangan Pasangan Calon Nomor Urut 2 (YURO) yakni Berjuang Bersama Memajukan Karanganyar, dengan lima Misi program unggulan antara lain.

Misi

1.Pembangunan infrastruktur menyeluruh

2.Pemberdayaan perekonomian rakyat

3.Pendidikan dan kesehatan gratis

4. Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan

5.Peningkatan kualitas keagamaan, sosial budaya, pemberdayaan perempuan, pemuda dan olahraga

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho mengatakan debat publik ini merupakan sosialisasi program kepada pemilih dalam pilkada bupati wakil bupati di Kabupaten Karanganyar.

“Kegiatan ini adalah bagian dari kampanye yang di fasilitasi oleh KPU Karanganyar, untuk memberikan pencerahan kepada warga Karanganyar, terutama yang mempunyai hak pilih untuk memantabkan pilihannya,” kata Sri Handoko Budi Nugroho.

Tampak hadir pada kegiatan itu Pjs Bupati Karanganyar,  Prijo Anggoro Budi Rahardjo, Forkopimda dan tamu undangan lainnya.  Dalam debat itu, pasangan calon mendapat pertanyaan tertulis dari panelis.

KPU Karanganyar menghadirkan lima panelis terdiri Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si,Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si, Prof. Dr. Soetarno, DEA, Lukman Hakim, SE, M.Si. Phd, dan Tuhana, SH, M.Si.(pd)

Read More
DSC_1241

Disdagnakerkop, Dishub PKP, Satpol PP dan Diskominfo Segera Bergerak

Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi memberikan paparan persiapan menyambut Idul Fitri 2018 di ruang Podang 1 bersama Polres, TNI, OPD terkait, (22/5)

KARANGANYAR – 22 Mei 2018

Disdagnakerkop, Dishub PKP, Satpol PP dan Diskominfo untuk segera bergerak dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H. Ketersediaan kebutuhan bahan pokok, keselamatan dan kelancaraan infrastruktur jalan, keamanan dan ketertiban tempat ibadah menjadi point penting dalam sinkronisasi antara Pemkab, Polres dan Dandim 0727 Karanganyar. Ditambah lagi informasi pemudik menjadi bagian penting untuk selalu diinformasikan melalui radio Swiba Karanganyar.

“Saya meminta Disdagnakerkop dan UKM bersama dinas kesehatan dan perikanan, peternakan untuk segera melakukan operasi pasar. Tingginya permintaan pasar terutama daging untuk segera dilakukan operasi pasar. Jangan sampai beredar daging yang tidak layak dan tidak sehat,” papar Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi dalam rapat koordinasi persiapan perayaan idul fitri 1439 H.

Dia menambahkan produk-produk kadaluwarsa juga harus diperhatikan. Selain itu, juga ketersediaan semboko, kelancaraan distrubusi  dan pengendalian harga. Bersama Tim TPID agar, Disdagnakerkop berupaya agar tidak terjadi inflasi berlebihan. Termasuk juga, ketersedian BBM wajib ada karena mobilitas barang dan orang antar wilayah cukup tinggi. “Kesiapan infrastuktur jalan dan jembatan harus juga segera dicek dan ricek. Bergerak cepat dengan berbenah agar ruas jalan utama untuk jalur pemudik agar tidak berlombang. Termasuki akses jalan ke destinasi wisata,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Samsi Dishub PKP harus bekerjasama dengan kepolisian terkait sarana prasana jalan dan angkutan. Rambu-rambu di jalan di cek dan jika mengalami kerusakakaan diganti. Termasuk pengawasan lalu lintas, kesiapan kondisi terminal, untuk menerima kedatangan pemudik. Kebutuhan rest area di posko-posko sebisa mungkin dipenuhi, Ketertiban masyarakat menjadi utama. Gangguan keamanan harus diantisipasi terutama beredarannya miras, dan tindakan asusila. Satpol PP diminta untuk bergerak berkoordinasi dengan polres untuk menjaga kondusitivas wilayah. “Mari semua bekerja untuk kepentingan masyarakat lebih besar,” tambahnya.

Pihaknya juga meminta untuk posko-posko harus dikoordinasikan dan jangan sendiri-berdiri. Samsi hanya kawatir jika posko didirkan hanya tujuannya klau hanya untuk show. Jika harus menggunakan tenda juga harus dikoordinasikan. Khusus Diskominfo Karanganyar harus menyiarkan warga Karanganyar yang hendak pulang ke Karanganyar. “Radio swiba satu jam sekali harus disiarkan,” imbuhnya. (hr/yg/ana)

 

Read More
DSCF5497

Sambut Ramadhan, Baznas dan Pemkab Gelar Pawai Taaruf

Pawai taaruf menyambut bulan ramadhan dilakukan 15.000 siswa TK dan SD di Karanganyar

Karanganyar, 13 Mei 2018

Anak-anak TK dan SD di seluruh Karanganyar ramaikan pawai ta’aruf menjelang ramadhan 1439 H. Setidaknya ada 15.000 anak mengingatkan pada masyarakat tentang manfaat dan keutamaan bulan puasa. Bahkan, diantara mereka ada yang menggunakan drum band membuat suasana makin marak.

Start pawai dibagi dua tempat. Untuk anak SD diberangkatkan dari Kantor Samsat Karanganyar. Sedangkan start untuk anak TK ada di Kantor pegadaian Karanganyar. Masyarakat sekitar tumplek blek di sepanjang jalan lawu menyaksikan acara tersebut. Anak-anak TK yang memulai start dari kantor Pengadaian Karanganyar ada menggunakan berbagai replika. Misalnya masjid atau kabah. Bahkan, diantara mereka juga membawa atribut yang bertulisakan, Marhaban ya Ramadhan, Ayo Puasa, Baca Qurnan sampai jangan berbuat maksiat di bulan ramadhan. Pawai taaruf itu cukup menghibur karena tidak hanya melibatkan anak TK saja akan tetapi juga anak orang tua wali murid. Saat melintas di panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar, tak henti-hentinya peserta melambaikan tangan kepada Asisten 1 Setda Karanganyar Sutarno juga Asisten III, Bachtiar Syarief.

Sutarno mengatakan Pawai

Tampak anak-anak TK melakukan pawai taaruf di mulai dari depan Pengadaian Karanganyar dan finis di Dinas Penanaman MOdal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu

Ta’aruf ini sebagai wujud syukur menyambut bulan suci ramadhan dengan penuh sukacita. Ia juga mengatakan acara Pawai Ta’aruf ini berjalan dengan kondusif dan seluruh elemen mendukung penuh. “Mari sambut bulan ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan ukhuwah,” ujarnya. (karin/hr/adt)

 

 

Read More