Category: Kesehatan & Olahraga

IMG-20250421-WA0005

KARANGANYAR TUAN RUMAH POPDA KARISIDENAN 2025

KARANGANYAR – Kabupaten Karanganyar menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Karisidenan Surakarta Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 21 hingga 24 April 2025.

Pembukaan POPDA digelar secara meriah di GOR RM. Said Karanganyar dan dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, S.E., M.M. didampingi oleh Wakil Bupati Adhe Eliana, S.E. serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar secara resmi membuka ajang tahunan ini.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo, selaku Ketua Panitia, dalam laporannya menyampaikan bahwa POPDA tahun ini dilaksanakan di empat venue, yakni GOR RM. Said, GOR Mini Nyi Ageng Karang, GOR Punokawan, dan Lapangan Ngijo.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain Sepak Bola 175 peserta, Sepak Takraw 133 peserta Bola Basket 210 peserta, Bola Voli Indoor 252 peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen dari tujuh kabupaten/kota se-Karisidenan Surakarta. Ia menekankan bahwa POPDA bukan semata-mata ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter dan sportivitas bagi pelajar.

“Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan yang terbaik. Namun yang lebih utama adalah semangat perjuangan dan sikap sportivitas. Jadikan olahraga sebagai gaya hidup para pelajar, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Dan yang tak kalah penting, jadikan olahraga sebagai wahana pemersatu bangsa,” pesan Bupati.

Read More
NPCI 1

Wabup Adhe Eliana Berikan Pembinaan kepada Pengurus, Atlet, dan Pelatih NPCI Karanganyar

KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, S.E. memberikan pembinaan dan motivasi kepada para atlet, pelatih, serta pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Karanganyar dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati, pada Kamis (17/4/2025) siang.

Kegiatan ini juga menjadi momentum halal bihalal sekaligus ajang mempererat kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan para pejuang olahraga disabilitas.

 

Dalam laporannya, Sekretaris NPCI Kabupaten Karanganyar, Mujiono, menjelaskan bahwa NPCI merupakan wadah organisasi olahraga bagi penyandang disabilitas. “Berbagai cabang olahraga telah diikuti oleh para atlet kami, seperti para angkat berat, para balap sepeda, para bulu tangkis, para catur, para taekwondo, para tenis meja, para bowling, para tenis kursi roda, hingga para yudo,” terangnya.

 

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh NPCI Karanganyar dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 di Surakarta. Sebanyak 22 atlet dan 3 pelatih yang dikirim berhasil menyumbangkan 24 medali emas, 7 perak, dan 11 perunggu.

 

Tak hanya itu, dalam ajang tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024, NPCI Karanganyar juga meraih 5 medali emas dan 2 medali perak.

 

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet. “Alhamdulillah, ini masih dalam suasana halal bihalal. Semoga semangat kita sama, dan kita semua diberikan rezeki yang melimpah,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah. “Justru dari keterbatasan inilah kita belajar untuk lebih semangat, kompak, dan terus berprestasi. Pemkab Karanganyar berkomitmen memberikan dukungan yang berkelanjutan demi kemajuan NPCI,” tegasnya.

 

Menurutnya, prestasi para atlet tidak hanya membanggakan keluarga dan orang tua, tetapi juga membawa harum nama Kabupaten Karanganyar di kancah yang lebih luas.

Read More
SPPG 1

Peresmian SPPG Yayasan Melati Santina Utama Dorong Pemenuhan Gizi dan Penguatan Ekonomi Lokal

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama jajaran TNI dan lembaga pendidikan menggelar peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Melati Santina Utama, Senin (14/4/2024), di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan gizi anak dan mendukung program kesehatan pemerintah secara menyeluruh.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga pendidikan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas berdirinya SPPG sebagai bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program gizi nasional.

“Kami sangat mengapresiasi pembangunan SPPG ini. Harapannya, dapur ini dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Kabupaten Karanganyar serta menjadi bagian dari upaya kolektif mendukung program pemerintah,” ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr.Opsla, menegaskan kesiapan TNI dalam mendampingi dan mengawal pelaksanaan program pemenuhan gizi tersebut. Ia menekankan bahwa manfaat SPPG tidak hanya dirasakan oleh siswa dan ibu hamil, tetapi juga berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal.

“Tak hanya siswa dan ibu hamil sebagai penerima manfaat, namun ekonomi lokal juga diharapkan turut bergerak,” ungkapnya.

SPPG Yayasan Melati Santina Utama merupakan unit keempat yang telah beroperasi di Karanganyar dan menjadi yang kedua di wilayah Kecamatan Gondangrejo. Fasilitas ini melayani sekitar 3.404 siswa dari jenjang TK hingga SMA/SMK. Sasaran layanan ditentukan berdasarkan jarak antara dapur dan sekolah, serta kapasitas maksimal pelayanan yang mampu diberikan.

Program ini merupakan bagian dari target besar pemerintah daerah dalam membangun 73 titik SPPG secara bertahap, guna menjangkau lebih dari 155.000 penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar.

Dandim juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk kepentingan pribadi, terutama dalam penyediaan jasa katering. Ia meminta masyarakat segera melapor kepada Babinsa atau Koramil setempat jika menemukan indikasi penipuan.

Dengan peresmian SPPG ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap peningkatan kualitas gizi anak-anak dapat terwujud, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

Read More
WhatsApp Image 2025-03-20 at 12.24.22

Bupati Karanganyar Tekankan Peran Bidan dalam Penurunan AKI, AKB, dan Stunting

Karanganyar, 20 Maret 2024 – Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus berkomitmen dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan stunting. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan Peningkatan Komitmen bagi Bidan Koordinator dan Bidan Wilayah se-Kabupaten Karanganyar, yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Kamis, 20 Maret 2024.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar beserta staf dan jajaran, serta para bidan koordinator dan bidan wilayah yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, menegaskan pentingnya peran bidan dalam mendukung 8 Misi Asta Cita Presiden yang salah satunya bertujuan memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan. Selain itu, ia juga menekankan bahwa upaya percepatan penurunan AKI, AKB, dan stunting harus menjadi prioritas bersama.

“Dalam upaya mewujudkan misi dan program prioritas ini, dibutuhkan komitmen yang kuat dari para bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Beberapa kegiatan yang menjadi fokus utama antara lain Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Makan Bergizi Gratis, Posyandu Siklus Hidup, serta Penurunan AKI, AKB, dan Stunting,” ujar Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peran bidan sangatlah penting dalam memastikan akses layanan kesehatan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, terutama ibu hamil dan bayi. Sinergi antara bidan desa, perangkat desa, Babinsa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta tokoh agama juga menjadi faktor utama dalam mewujudkan keberhasilan program kesehatan di tingkat desa.

“Menjadi seorang bidan bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, dengan niat yang ikhlas dan kerja sama yang baik, kita bisa meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mewujudkan Indonesia Emas,” tambahnya.

Acara ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan tanya jawab antara Bupati Karanganyar dan para bidan yang hadir. Diskusi ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, tantangan di lapangan, serta solusi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Karanganyar.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan komitmen dan peran bidan semakin kuat dalam menekan angka kematian ibu dan bayi serta mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-03-12 at 14.12.48 (1)

Gubernur Jateng Tinjau Program Dokter Spesialis Keliling di Karanganyar

Karanganyar – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung pelaksanaan Program Layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (10/03). Program ini menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat desa dengan melibatkan rumah sakit provinsi dan kabupaten guna memastikan akses kesehatan lebih merata.

 

“Kami sengaja menggandeng rumah sakit agar layanan kesehatan gratis ini benar-benar bisa menjangkau hingga desa-desa, memastikan masyarakat mendapatkan layanan medis berkualitas tanpa harus jauh ke fasilitas kesehatan,” ujar Luthfi.

Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan stress analyzer, alat untuk mendeteksi tingkat stres seseorang. Dengan nada bercanda, Gubernur Luthfi mengaku langsung merasa stres ketika melihat alat itu. “Tidak usah pakai mesin, cukup senyum saja, stres langsung hilang,” selorohnya, disambut tawa hadirin.

Selain itu, program ini juga menitikberatkan pada skrining kesehatan jiwa dan deteksi dini tuberkulosis (TBC). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yunita Dyah Suminar, melaporkan bahwa hingga kini telah ditemukan 1.112 kasus TBC dari target pelacakan 1.500 orang. Dengan deteksi dini, diharapkan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Layanan Speling pertama kali diluncurkan di Jepara pada 4 Maret 2025 dan kini diperluas ke berbagai daerah, termasuk Karanganyar. Masyarakat dapat mengakses tujuh layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan dokter spesialis jiwa dan paru, tes IVA, USG, rontgen, hingga pemeriksaan umum.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia berkomitmen untuk mensinergikan Program Speling dengan Ngopeni dan Nglakoni Jateng, dua inisiatif provinsi yang memiliki semangat serupa dengan Sesarengan Mbangun Karanganyar.

“Program ini selaras dengan komitmen kami dalam memastikan setiap warga Karanganyar mendapatkan akses kesehatan yang layak. Dengan semangat Sesarengan Mbangun Karanganyar, kami akan terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi agar layanan kesehatan makin luas jangkauannya dan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Bupati Karanganyar.

Langkah ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memastikan setiap warga, terutama yang berada di desa-desa, mendapatkan layanan medis tanpa hambatan.

Read More
WhatsApp Image 2025-02-15 at 13.49.57 (1)

Pelantikan Pengurus Barada Senam Sehat Indonesia Wai Tan Kung Kabupaten Karanganyar Masa Bakti 2025-2029

Karanganyar – Pada pagi hari ini, bertempat di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati, telah dilaksanakan pelantikan Pengurus Barada Senam Sehat Indonesia Wai Tan Kung Kabupaten Karanganyar masa bakti 2025-2029. Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat Bupati Karanganyar ,Ketua Baraprov Senam Sehat Jawa Tengah dan Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar. Sabtu, 15 februari 2025.

Diawali dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Ketua Baraprov Senam Sehat Indonesia Wai Tan Kung Jawa Tengah, acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera organisasi sebagai simbol tanggung jawab baru bagi para pengurus yang dilantik.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Karanganyar mengapresiasi peran serta Barada Senam Sehat Indonesia Wai Tan Kung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Karanganyar, khususnya dalam hal kesehatan melalui senam sehat. Ia berharap pengurus yang baru dapat terus menggali potensi masyarakat dan memperluas program senam sehat ke seluruh lapisan.

Sementara itu, Ketua Baraprov Senam Sehat Indonesia Wai Tan Kung Jawa Tengah juga menyampaikan harapan agar senam sehat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat yang tidak hanya bermanfaat bagi kebugaran fisik, tetapi juga menciptakan rasa kebersamaan dan kekompakan dalam kehidupan sosial.

Dengan dilantiknya pengurus baru, diharapkan Barada Senam Sehat Indonesia Wai Tan Kung Kabupaten Karanganyar dapat terus berkembang, memberikan manfaat nyata, serta menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Karanganyar ke depannya.


#kabupatenkaranganyar

Read More
WhatsApp Image 2025-02-04 at 17.16.33

GRAND OPENING KLINIK UTAMA DENS DENTAL

Karanganyar – Warga Karanganyar kini memiliki akses lebih dekat terhadap layanan kesehatan gigi dan mulut dengan diresmikannya Klinik Utama Dens Dental yang berlokasi di Bandran Asri Cangakan, Selasa (04/02) siang.
Grand opening klinik ini dihadiri oleh Pj. Bupati Karanganyar Timotius Sueyadi, Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Kepala RSUD, termasuk tenaga medis, dan masyarakat setempat yang antusias menyambut fasilitas kesehatan baru ini.

 

Dalam sambutannya, drg. Krisnawan, selaku Owner Klinik Utama Dens Dental, menyampaikan rasa syukur atas berdirinya klinik ini sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan pelayanan spesialistik di bidang gigi dan mulut, khususnya ortodonsi dan bedah mulut.

“Alhamdulillah, dengan diresmikannya bangunan klinik ini, kami berharap bisa memberikan layanan kesehatan gigi terbaik bagi masyarakat Karanganyar dan sekitarnya. Selama ini, banyak pasien yang harus pergi ke Solo untuk mendapatkan layanan spesialis. Dengan adanya Dens Dental, harapannya masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh karena kami sudah menyiapkan berbagai fasilitas yang memadai,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Klinik Utama Dens Dental akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan instansi terkait, demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Karanganyar.

Peresmian ini semakin istimewa dengan kehadiran Penjabat (Pj.) Bupati Karanganyar, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap berdirinya klinik tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesehatan gigi yang selama ini masih sering diabaikan.

“Sakit gigi memang lebih baik daripada sakit hati, tetapi tetap saja sangat menyiksa. Oleh karena itu, kehadiran Klinik Utama Dens Dental ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan gigi yang lebih dekat dan berkualitas. Kami berharap klinik ini dapat memberikan pelayanan dari hati, menjadikannya sebagai ibadah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

“Perkembangan layanan kesehatan gigi di rumah sakit yang kini semakin baik, bahkan putra saya sendiri pernah menjalani operasi bedah mulut yang dilakukan oleh dokter – dokter yang sangat profesional dalam bidangnya sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan.”pungkasnya

Read More
WhatsApp Image 2025-01-31 at 17.20.43 (1)

Pelantikan Pengurus IDI Kabupaten Karanganyar Masa Bakti 2024-2027

Karanganyar – dr. Siti Wahyuningsih, M.Kes,. M.H secara resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Karanganyar masa bakti 2024-2027.

Ketua IDI Provinsi Jawa Tengah yang hadir dan melantik di Aula Paripurna Gedung DPRD pada Jum’at (31/01/2025) ini berharap IDI Karanganyar di bawah kepengurusan yang baru bisa lebih baik lagi.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi berharap, IDI Karanganyar mau memberikan kontribusi kepada masyarakat misalnya melayani pengecekan kesehatan secara gratis kepada warga yang pemukimannnya dekat dengan tempat pembuangan sampah di Sukosari Kecamatan Jumantono. Tujuannya agar kontribusi IDI juga bisa dirasakan masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-01-14 at 11.11.57

96 Tim Voli Se Jawa Tengah Meriahkan KEJURPROV U16 di Karanganyar, Diharapkan Lahir Atlet Berprestasi

KARANGANYAR – Sebanyak 96 tim Bola Voli seantero Jawa Tengah ikut andil dalam Kejuaraan Provinsi (KEJURPROV) Bola Voli Indoor Antar Club di bawah usia 16 tahun yang diselenggarakan oleh PBVSI Kabupaten Karanganyar di GOR RM Said mulai 14 hingga 23 Januari 2025.

KEJURPROV Bola Voli Indoor Antar Club se Jawa Tengah U 16 ini secara resmi dibuka oleh Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi pada Selasa (14/01/2025).

Dibagi menjadi dua kategori putra dan putri, KEJURPROV Bola Voli Indoor ini diikuti 48 tim Putra dan 48 tim Putri se Jawa Tengah.

Semoga di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Karanganyar lahir atlet-atlet Bola Voli yang sukses berkarir di kancah Nasional hingga Internasional.

Read More
WhatsApp Image 2025-01-13 at 15.23.36

Bulan Dana PMI Karanganyar: 1,6 Miliar Diserahkan untuk Mendukung Kegiatan Kemanusiaan

KARANGANYAR – Hasil Bersih Bulan Dana PMI Kabupaten Karanganyar mencapai 1,6 Milliar. Hasil bersih bulan dana PMI ini diserahkan langsung oleh Ketua PMI Karanganyar kepada Pj. Bupati Karanganyar di Ruang Anturium Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Senin (13/01/2025).

Bulan Dana PMI sendiri merupakan waktu yang ditetapkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menggalang dana dari masyarakat. Dana ini digunakan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan PMI, seperti penanganan bencana, pelayanan kesehatan dan penyediaan darah.

Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar khususnya bagi yang sangat membutuhkan.

Pelaksanaan Bulan Dana PMI ini berlangsung selama beberapa bulan dan dilakukan secara rutin setiap tahun di beberapa daerah sama halnya juga di Kabupaten Karanganyar.

Read More