Category: Kesehatan & Olahraga

Kominfo

Persika Karanganyar Permalukan Persibas Banyumas di Kandang

Kominfo

Gol Tendangan bebas Hendra Aji Darmaja di menit ke ’13 membuka kemenangan Persika Karanganyar atas tamunya Persibas Banyumas dalam ajang Piala Soeratin U-17 yang digelar di Stadion Angkatan 45 Karanganyar, Rabu(08/08/2018)

Karanganyar, 08 Agustus 2018

Piala Soeratin U-17 kali ini mempertemukan tuan rumah Persika Karanganyar melawan tamunya dari Persibas Banyumas di Stadion Angkatan 45 Karanganyar pada Rabu (08/08).

Pertandingan yang di hadiri Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.MM didampingi Kepala Disparpora dan Plt Kepala Dinas Kominfo Karanganyar berjalan tertib tidak seperti laga Home sebelumnya saat menghadapi Salatiga yang berakhir ricuh dan batal digelar.

Berinisiatif menyerang sejak kick off dimulai, Persika Karanganyar berhasil unggul di menit ke ’13 lewat tendangan bebas yang terarah melalui kaki sang kapten Hendra Aji Darmaja. Dengan Gol tersebut memicu Persika Karanganyar untuk lebih meningkatkan serangan ke gawang Persibas Banyumas, namun masih belum bisa menambah skor hingga akhir babak pertama.

Kick off babak kedua dimulai dengan sangat cepat, serangan bertubi-tubi dari Persibas Banyumas ke gawang Persika Karanganyar masih bisa diantisipasi dengan baik oleh rapatnya barisan pertahanan Persika.

Asik menyerang justru membuat Persibas Banyumas kembali kebobolan gawangnya, kali ini melalui sontekan goal getter Persika Gunawan di menit ke ’70, bola muntah dari tangkapan kiper berhasil disontek oleh Gunawan untuk mengamankan skor 2-0 untuk keunggulan Persika Karanganyar hingga pertandingan usai.

Pelatih Persibas Banyumas Ispriyanto yang juga eks punggawa Persis Solo memuji penampilan anak asuhnya, walau tampil tandang di bawah tekanan suporter tuan rumah, anak-anak masih tetap tampil seperti instruksi yang dia inginkan. Akan tetapi ahsil akhir memang tidak memihak kepada kami selaku tim tamu. Ispriyanto juga mengeluhkan kondisi lapangan yang tidak layak digunakan untuk pertandingan sekelas Piala Soeratin.

Namun berbanding terbalik dengan komentar pelatih Persika Karanganyar Saiful Bahri, ia mengaku belum puas dengan finishing touch anak asuhnya, masih perlu diasah lagi sebelum laga away ke magelang dan purworejo. Perihal anak asuhnya (Gunawan.red) yang kini sudah mengemas 5 Gol dan masuk jajaran top score sementara, ia tidak terlalu memikirkan hal itu karena akan konsen ke laga berikutnya agar bisa mendapat hasil yang maksimal dan bisa lolos.

Demikian Diskominfo(Yg/Ardi)

Read More
DSC_0010

PERWOSI Adakan Pelatihan Senam Bugar Anak Indonesia

Diskominfo

Laporan Dari Ketua Panitia, Sri Setyani Di DPD Golkar Kabupaten Karanganyar,Rabu (8/8)

Karanganyar, Rabu 08 Agustus 2018

Menindaklanjuti hasil penataran dari Propinsi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) mengadakan pelatihan Senam Bugar Anak Indonesia (SBAI) di Gedung DPD Golkar Kabupaten Karanganyar, Rabu (8/8).

Sri Setyani selaku Ketua Panitia melaporkan bahwa ada sekitar 34 peserta yang terdiri dari 17 Kecamatan yang masing-masing Kecamatan mengirimkan perwakilan 2 orang guru olahraga. Untuk tahun 2019 akan ada lomba SBAI antar kecamatan.

Dengan harapan, adanya kegiatan ini agar para peserta dapat mengembangkan senam bugar anak indonesia di lingkungan anak-anak SD Se-Kabupaten Karanganyar khususnya dan bagi ibu Guru dan ibu PKK pada umumnya, “di dalam badan anak yang sehat akan terdapat jiwa yang sehat”,ujarnya.

Demikian Diskominfo (An/Ina/Adi Nug)

Read More
DSC_4719

Bocah Kelas 5 SD Juarai Karanganyar Local Heroes

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memegang kepala Basral usai bermain skateboard

 

KARANGANYAR – 5  Agustus 2018

Local Heroes Road To Open x-Treme Championship (IOXC) 2018 Series 3 Karanganyar telah berakhir. Namun, yang menjadi catatan adalah munculnya Basrallgrahito Utomo, sebagai atlet skatboard berumur 11 tahun. Menariknya lagi, bocah kelas 5 SDN 01 Gawanan, Kecamatan Colomadu tersebut berhasil sebagai juara dua dalam lomba yang kali pertama digelar Pemkab Karanganyar tersebut.

“Saya belajar sendiri untuk bermain skateboard dari usia 10 tahun. Tidak ada pelatih khusus karena saya hanya sering melihat di Manahan tempat latihan skateboard,” papar Basrall kepada Karanganyarkab.go.id.

Salah satu andalan Basral adalah boradslide atau meluncur di atas rail. Apalagi, dia sebagai juara 2 mengalahkan orang-orang yang lebih dewasa.  Kemampuannya di atas skateboard perlahan mulai terasah berkat bantuan dari temannya.Ia mengaku berhasil menguasi ‘ollie’ hanya dalam waktu seminggu. Ollie adalah trik dasar mengangkat papan skateboard agar dapat melayang di udara. Meskipun sempat dilarang bermain oleh kedua orangtuanya, namun Basrall nekat bermain.

Anak usia 11 tahun ini juga pernah menjuarai kejuaraan di Malang. Hanya saja dia tidak ingat nama kejuaraan tersebut.  Basrall mengaku memainkan skateboard sejak usia 10 tahun. “Awalnya saya melihat di Manahan. Saya tertarik dan mengikuti. Sedangkan ayah saya awalnya menolak, namun lama kelamaan ayah setuju dengan olahraga ini,” imbuhnya. (hr)

Read More
DSC_5152

Karanganyar Hanya 2 Orang Yang Lolos Audisi Umum Beasiswa Djarum

Kominfo

Para Pemenang Super Tiket yang lolos ke Audisi ke Kudus dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Gor RM SAID Karanganyar

KARANGANYAR – 7 Agustus 2018

Audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 telah ditutup Senin (06/08). Dari 871 pendaftar beasiswa Djarum, tersaring 26 pebulutangkis muda yang akan mengikuti audisi final di Kudus. Dari 26 tersebut, dua diantaranya berasal dari Karanganyar, yakni Abdul Latif Nur Al Luqman (U-13 putra) dan Raditya Yuda Wibowo (U-15 Putra).

       “Dalam Tahap Screening ini, jumlah peserta yang dinyatakan lolos sebanyak 265 orang yang selanjutnya bertarung sengit di Tahap Turnamen. Hingga kemudian puluhan peserta tersebut kembali bertarung dan menghasilkan 18 pebulutangkis muda yang layak mendapat Super Tiket dan berhak mengikuti Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Kota Kudus pada 7-9 September 2018,” papar Manajer tim PB Djarum Fung Permadi.

Dia menambahkan Super Tiket tidak hanya diberikan bagi peserta yang berhasil memuncaki Tahap Turnamen saja. Tim Pencari Bakat juga memberikan Super Tiket Pilihan bagi mereka yang gugur dalam fase turnamen namun dianggap memiliki bakat dan potensi. Pada Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Karanganyar, Tim Pencari Bakat memberikan 8 Super Tiket Pilihan. Sehingga total terdapat 26 Super Tiket bagi pebulutangkis muda yang akan berlaga di final audisi. “Pertama kami mengucapkan terima kasih kepada para orangtua yang telah mengantarkan anaknya untuk mengikuti Audisi Umum ini, menyalurkan dan mengembangkan bakat anak-anaknya melalui olahraga bulutangkis,” imbuhnya.
Sementara, Program Associate Bakti Olahraga Djarum Foundation Abraham Delta Oktaviari mengapresiasi semangat dari para peserta, orangtua, maupun pelatih, yang telah menjadikan olahraga bulutangkis sebagai penyaluran bakat dan prestasi. Hal tersebut terbukti dari tingginya minat peserta untuk mengikuti Audisi Umum di GOR RM Said, Karanganyar, pada tahun ini. “Sepanjang tahun ini, di Karanganyar tercatat sebagai salah satu jumlah peserta terbanyak dengan pencapaian 871 atlet. Para peserta yang datang ke Karanganyar tidak hanya dari Solo Raya, tapi dari kota-kota lain di Pulau Jawa hingga beberapa kabupaten di Sumatera,” ujarnya. (Ina/Dn/Ard)

Read More
DSC_4757

Karanganyar Gelar Lomba BMX dan Skateboard

Aksi sepeda BMX dalam kejuaraan Karanganyar Local Heros di jalan depan kantor setda Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – 4 Agustus 2018

 

Pemerintah Kabupaten menggelar lomba BMX dan Skateboard tingkat propinsi Jawa Tengah. Bertempat di halaman Kantor Setda, Lomba tersebut diikuti sejumlah atlet dari berbagai daerah. Diantara Semarang, Solo, Wonogiri, Salatiga, dan Karanganyar.

Lomba BMX dan Skateboard sangat menghibur masyarakat Karanganyar dengan aksi atlet-atletnya. Sebab olahraga ekstrem tersebut jarang diberi kesempatan untuk mengadakan event resmi. Aksi-aksinya juga menghibur dan terkadang ‘spot jatung’ karena atletnya terjatuh. Ruas jalan di kantor bupati itu juga dipenuhi pengunjung karena ingin melihat aksi Bashir, atlet skateboard yang masih berusia 11 tahun. “Jika memang jalan ini lay

para pemenang lomba BMX dan Skateboard berfoto dengan bupati Karanganyar, Juliyatmono

ak untuk menggelar event BMX dan Skateboard maka jalan ini akan diperbaiki. Termasuk kami akan menyediakan lampu-lampu dan peralatan skateboard agar Karanganyar lebih hidup lagi,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dia menambahkan olahraga yang tergolong ekstrem tersebut akan ditata. Termasuk mendatangkan pelatih yang profesional agar atlet di Karanganyar banyak yang muncul. Menurut BUpati ini tantangan untuk anak-anak muda. “Akan kami fasilitasi agar pemuda berolahraga dan berkegiatan secara positif. Pemkab Karanganyar akan terus memberikan ruang untuk pemuda agar tidak terjurus ke dalam hal-hal yang negatif,” imbuhnya.

 

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Dan Pemuda Dan Olahraga, Titis Sri Jawoto mengatakan event Karanganyar Local Heros BMX dan Skateboard ini baru pertama kali diselenggarakan di bumi intanpari. Pihaknya berjanji ke depan, penyelenggaraannya akan diperbaiki untuk lebih baik. Sebenarnya, menurut Titis, Bupati sudah memerintahkan untuk membuat tempat untuk BMX dan Skateboard dua tahun yang lalu di pelataran masjid Agung. Namun ada perubahaan struktur oragniasi perangkat daerah sehingga ada sejumlah hal yang harus disesuaikan. Mudahan-mudahaan tahun ini bisa diberikan tempat untuk para pemuda yang mencintai BMX dan Skateboard. “Event ini pesertanya dari berbagai darerah yakni Madiun, Ponorogo, Jogjakarta, Pekalongan, Tegal, Solo, Sragen, Wonogiri, Salatiga dan Karanganyar dan jakarta. “Ini pemicu bagi warga Karanganyar untuk menjadikan cambuk agar segera menyesuaikan. Khususnya bidang olahraga BMX dan Skateboard,” imbuhnya.

Sementara salah satu Skateboard dari Karanganyar, Basrallgahito Utomo mengaku senang mendapatkan juara dua. Anak usia 11 tahun ini juga pernah menjuarai kejuaraan di Malang. Hanya saja dia tidak ingat nama kejuaraan tersebut.  Basrall mengaku memainkan skateboard sejak usia 10 tahun. “Awalnya saya melihat di Manahan. Saya tertarik dan mengikuti. Sedangkan ayah saya awalnya menolak, namun lama kelamaan ayah setuju dengan olahraga ini,” imbuhnya.(hr)

 

Read More
DSC_4906

Banyak Pimpinan OPD dan Bupati ‘Nyemplung’ Ke Air

Aksi Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat bersepeda di atas air dalam rangka memerihakan HUT Kemerdekaan RI ke 73 di Kolam Renang Intanpari, Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – 5 Agustus 2018

 

Menyemarakan Kemerdekaan ke 73, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar Lomba bersepeda diatas air. Bertempat di Kolam Renang Intapari, lomba olahraga rekreasi tersebut diikuti oleh seluruh kepala OPD, Kepala BUMD, Camat, Kades di Kabupaten Karanganyar. Hampir seluruh peserta Lomba Bersepeda di atas air ‘nyemplung’ ke kolam renang kecuali satu orang yakni Didik Sutarto, Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar yang berhasil sampai finis. Penonton pun sehat karena sepanjang perlombaan, semua penonton tertawa melihat atraksi dari peserta lomba bersepeda di atas air tersebut

Informasi yang dihimpun Karanganyarkab.go.id, lomba bersepeda di atas air itu sengaja digelar agar pejabat mau berenan

Kepala DInas Kependudukan dan Catatan Sipil, Sucahyo tengah beraksi dengan menggunakan sepeda diatas air

g. Sebab olahraga yang paling sempurna adalah renang. Lomba dimulai, Peserta 001 adalah Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Didik Djoko Bakdono. Mantan Kepala DPU Karanganyar tersebut dengan yakin menaiki sepeda. Begitu beranjak 1 meter, sepeda oleng ke kanan dan ‘nyemplung’ ke air. Disusul, kabag umum Setda Karanganyar, Sugeng Raharto juga oleh ke kiri dan nyemplung ke air. Selanjutnya, kepala dari beberapa  Badan, Dinas dan BUMD juga terjatuh ke air.

“Ini Olahraga rekreasi saja dan tidak ada maksud apa-apa kecuali berlatih untuk renang. Sekaligus juga mempromosikan Intanpari agar lebih jaya lagi,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati sudah mempunyai impian besar untuk kolam renang Intapari ke depan. Yakni dengan menambah beberapa fasilitas dan air hangat supaya masyarakat tetap sehat. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan di area kolam renang. “Jika sudah lengkap dan baik, plus besih maka kontribusi yang besar untuk masyarakat melalui PAD. Lomba bersepeda diatas kolam renang ini adalah olahraga rekreasi dan wajib diikuti seluruh perangkat daerah,” imbuhnya.

Menurut Juliyatmono lomba ini sangat aman karena ada tim sar yang berada di kolam. Apalagi kedalaman hanya 1 meter saja. Dalam kesempatan itu, Juliyatmono mengatakan banyak prestasi yang ditorehkan pemuda-pemuda Karanganyar salah satunya, Ribka Sugiarto. Pemudi asal Karanganyar telah menjadi juara bulutangkis ganda putri, Asia Championships 2018. Selain itu, juga ada lena, anak tuna grahita juga menjadi juara bulutangkis nasional  dan akan bertanding di Timur Tengah. “Bahkan, Karanganyar akan dijadikan tempat untuk kejuaraan internasional paralayang. Saya yakin terus, Karanganyar akan semakin jaya,” ungkap Juliyatmono.

Sementara keluar sebagai pemenang adalah Juara 1, Didik Sutarto Kades Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Juara 2 Dwi Cahyono dari kabag pengadaan barang dan jasa setda, juara 3 Warsito, Kades Colomadu, Juara harapan 1 Haryono, Kades Kaliboto, Juara harapan dua, Sugeng Raharto dan Juara harapan 3 Supramnaryo dari Kepala Dinas Pertanian. (hr/adt)

Read More
014

U-13 Putra Banyak Yang Bagus dan Istimewa

salah satu atlet yang beradu nasib di ajang Audisi Umum beasiswa Bulutangkis Djarum di GOR RM Said

KARANGANYAR – 5 Agustus 2018

 

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR RM Said memasuki Tahap akhir. Tercatat tinggal 72 atlet yang memperebutkan super tiket dari enam kategori yakni U-11 Putra, U-11 Putri, U-13 Putra, U-13 Putri, U-15 Putra, dan U-15 Putri. Pemantauan terhadap bakat-bakat muda di Karanganyar dilakukan secara langsung oleh para legenda bulutangkis Indonesia yakni Fung Permadi, Basri Yusuf, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Alvent Yulianto, Tri Kusharjanto, dan Sulaiman.

“Para atlet muda tersebut memiliki peluang untuk mendapatkan Super Tiket dan berhak mengikuti Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Kota Kudus pada 7-9 September 2018. Saya lihat kualitas pemain yang bagus-bagus ada di usia-usia tertentu. Untuk di Audisi Umum di Karanganyar ini, khususnya U13 Putra banyak yang bagus dan istimewa,” jelas Yuni Kartika.

Sementara sisi putri, lanjut Yuni, permainan yang cukup apik nan menarik disuguhkan oleh para peserta U11 dan U13. Memang untuk menjaring pemain putri tidak mudah. Bulutangkis ini terbilang olahraga keras, sehingga bagi putri fisik itu harus kuat. “Tidak hanya dari kemauan si anak untuk bermain, tapi juga tentunya harus ada dukungan penuh dari orangtua,” beber Yuni.

Usai di Karanganyar, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis Kota Kudus. Para atlet yang berhasil lolos dari fase Audisi Umum di Karanganyar akan melaju ke babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 7-9 September 2018. Di tahap final ini mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya sebelum akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum. (hr)

Read More
DIskominfo

Penutupan Paragliding Trip Of Indonesia Series 2

Asisten II Setda Kabupaten Karanganyar Hadiah Kepada Juara 1 Senior Putri Disa Fajar Praharini, Minggu(5/8)

Kejuaraan Paragliding Trip Of Indonesia Series 2 ditutup. Upacara penutupan berlangsung di Kemuning, Ngargoyoso, Minggu(5/8). Kejuaraan ini diselenggarakan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) bekerjasama dengan Kemenpora Republik Indonesia.

Kegiatan paralayang tersebut diikuti oleh 154 peserta dari 9 Provinsi. Dalam kejuaraan ini didapatkan juara dari 3 kategori lomba; kategori solo, kategori tandem dan zero accident.

Sementara dari kategori Senior Putra Dede Supratman dari Jawa Barat menyabet gelar Juara 1, purnomo alamsyah dari Jawa Barat Juara 2, dan Juara 3 Irvan Winarya dari Banten. Senior Putri Irena Patricia Juara 3, Dewi Aprilianti Juara 2, Dissa Fajar Praharini Juara 1, ketiganya berasal dari Jawa Barat.

Sedangkan untuk Junior Putra Juara 1 diperoleh M.Ismad Fadilah dari DKI Jakarta, Juara 2 Febri Julito dari Sumbar, dan Juara Ketiga diperoleh Kevin Dava Pratama Jawa Tengah. Untuk Junior Putri Juara 3 diperoleh Silviana Bebi Kumalasari Jawa Tengah, Juara 2  Belinda Sigarwati Sultara, dan Juara 1 Erica Yolanda Putri Jawa Tengah.

Sedangkan Asisten Pembangunan, Perekonomian dan Kesra, Siti Maesyaroh yang dalam kesempatan ini mewakili Bupati Karanganyar menyatakan terimakasih kepada Kementrian Pemuda dan Olahraga dan Fasi karena telah memberikan kesempatan Kabupaten Karanganyar sebagai tuan rumah Kejuaraan Paragliding Trip Of Indonesia Series 2. Asisten II juga mengungkapkan Karanganyar siap menerima dan memfasilitasi atlet paralayang untuk berlatih. Demikian DISKOMINFO(kris/yg)

Read More
DSC_4241

Dicari Atlet Handal Bulutangkis.

Ketua PBSI Karanganyar, Juliyatmono memberikan paparan jika bumi intanpari banyak atlet handal bulutangkis

KARANGANYAR – 3 Agustus 2018

Djarum Beasiswa Bulutangkis membuka audisi umum bagi atlet bulutangkis muda di Karanganyar. Bertempat di stadion RM Said, beasiswa bulu tangkis diperuntukkan untuk kelompok usia 6-10 tahun (U-11), 11-12 tahun (U-13) dan usia 13-14 tahun (U-15). Para peserta memperebutkan 18 tiket untuk modal maju ke final audisi di Kudus pada 7-9 September.
“Audisi tahun ini berbeda dari tahun lalu yang dibuka hanya untuk dua kelompok umur, yakni U-11 dan U-13. Sedangkan di Karanganyar ini kami mengantisipasi calon peserta yang sulit masuk karena kelebihan usia. Sehingga membuka audisi umum di tiga kelompok usia,” kata Manager Tim PB Djarum, Fung Permadi dalam konferensi pers di Stadion RM Said, Jumat (3/8).

Tim PB Djarum tanpa ragu menggelar audisi umum di Karanganyar, sama seperti tahun 2017. Ia meyakini timnya mampu menjaring atlet berbakat dari dari wilayah eks Karisidenan Surakarta yang berpotensi mencetak calon juara nasional dan tingkat dunia. Baru-baru ini, atlet putri kelahiran Karanganyar, Ribka Sugiarto, yang berpasangan dengan Febriana Dwipuji Kusuma di ajang Asia Junior Championship 2018, mampu meraih medali emas ganda putri.

“Kita sengaja mencari atlet dari Karanganyar dan sekitarnya, karena wilayah ini sangat potensial. Apalagi bulu tangkis di Karanganyar dibina sendiri oleh bupatinya yang juga ketua PBSI,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.

Sementara itu di tahap screening yang akan berlangsung pada Sabtu (4/8), seluruh peserta lolos tahap ini dijadwalkan menjalani turnamen pada Minggu-Senin (5-6/8). Tiap pencari bakat PB Djarum memiliki kriteria tersendiri dalam melihat kemampuan lebih para peserta. Pada audisi di Karanganyar, PB Djarum mempercayakan itu ke para legenda bulu tangkis seperti Fung Permadi, Basri Yusuf, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Alvent Yulianto, Tri Kusharjanto, dan Sulaiman.

Hingga pukul 16.00 WIB, jumlah pendaftar audisi mencapai 600-an untuk tiga kategori. Salah satu pencari bakat PB Djarum, Yuni Kartikasari mengatakan tahap screening pada Sabtu mulai dibuka pukul 08.00 WIB. Momen itu menjadi istimewa karena jawara bulu tangkis ganda putri di ajang Asia Junior Championship 2018, Ribka Sugiarto dan Febriana Dwipuji Kusuma, bakal dihadirkan. Keduanya juga bakal menerima penghargaan dari PB Djarum.

“Harapannya, memberi semangat anak-anak itu agar bisa seperti para juara,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Bumi Intanpari melahirkan calon atlet berbakai di semua cabang olahraga. Dalam mengembangkan minat bermain bulutangkis, tiap desa/kelurahan difasilitasi   lapangan. “Olahraga ini sudah familiar di masyarakat dan saya yakin Karanganyar banyak atlet berbakat,” imbuhnya. (Hr/Yg)

Read More
DSC_3939

Bupati Jamu Makan Malam 120 Peserta Paralayang

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut 120 atlet paralayang di Restoran Bali Ndeso, Kemuning, Karanganyar, Kamis malam

 

KARANGANYAR – 2 Agustus 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyambut 120 atlet Paralayang dari berbagai daerah dengan jamuan makan malam di restoran Bali Ndeso, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. 120 atlet paralayang itu berasal dari berbagai daerah di tanah air, seperti Aceh, Menado, Kalimantan Timur, Makasar dan Jawa yang akan adu ketangkasan untuk ketepatan mendarat.

“Penyelenggaraan yang sederhana ini saya berharap tetap berkesinambungan. Saya mengucapkan terima kasih karena Karanganyar mendapatkan kepercayaan dari kementrian untuk menyelenggarakan kejuaraan paralayang. Masyarakat setempat tentu akan membantu sehingga kegiatan paralayang bisa sukses,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dihadapan peserta atlet.

Menurut orang nomor satu di Karanganyar tersebut, Pemerintah sedang berupaya membuat bumi intanpari sebagai salah satu tempat wisata alam yang nyaman dan sehat. Pasalnya kebun teh di Kemuning itu sangat indah dan menyenangkan. Pihaknya berharap penyelenggaraan ini sukses dan Pemkab menyadari banyak kekurangan dan kesalahaan. “Kedepan, Saya berharap Karanganyar mendapatkan kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan paralayang tingkat internasional.” imbuhnya.

Sementara asissten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Teguh Rahardjo mengatakan Karanganyar merupakan tempat yang luar biasa. Pihaknya sudah keliling ke beberapa propinsi, namun Karanganyar beda dan lengkap. Sehingga pihaknya menempatkan penyelenggaraan Paralayang di Karanganyar. “Penyelenggaraan ini tentu bisa menggali potensi daerah dan bisa mengangkat destinasi wisata yang ada. Sebab olahraga rekreasi ini memang bertujuan juga mengangkat potensi keindahaan alam di suatu wilayah,” ujar Teguh Rahardjo.

Pihaknya yakin Karanganyar ini sangat potensi untuk olahraga paralayang. Menurutnya, Karanganyar menjadi tempat potensial untuk menyelenggarakan olahraga paralayang tingkat internasional. “Kami sudah berkeliling daerah dan Karaganyar potensial untuk menyelengggarakan paralayang tingkat internasional,” imbuhnya. (Hr/Ard)

Read More