Category: Infrastruktur

_DSC4228

Bupati Juliyatmono Serahkan SK Pendirian SD Islam Ar Rahman

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalm acara Sholat Jum’at Keliling sekaligus pemberian SK Pendirian SD Islam Ar Rahman di Masjid Ar Rahman Ngijo Tasikmadu

Karanganyar – 6 Maret 2020

Kegiatan Jum’at Keliling Pemerintah Kabupaten Karanganyar kini mulai bergulir kembali, kali ini Sholat Jum’at bersama Bupati dan sekaligus penyerahan SK Ijin Pendirian SD Islam Ar Rahman di selenggarakan di masjid Ar Rahman ngijo Tasikmadu, Jum’at(6/03/20).

Dibuka dengan tampilan parade tahfid dari siswa siswi SD islam Ar Rahman membawakan surat Abasa, salah satu surat yang ada dalam Al Qur’an pada jus 30.

Camat Tasikmadu Junaedi Purwanto, pendirian SD Islam Ar Rahman ini wujud dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati di tahunh 2020 yaitu karanganyar maju dan tangguh. Melalui peningkatan keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan pendidikan dan olahraga di karanganyar juga pembangunan infrastruktur menyeluruh di Karanganyar. Junaedi juga berharap, masyarakat bisa ikut nyengkuyung program Pemerintah Kab Karanganyar.

Selanjutnya prosesi penyerahan SK Pendirian SD Islam Ar Rahman juga penyerahan sarana ibadah oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar kepada pengurus masjid Ar Rahman dan juga ketua yayasan Masjid Ar Rahman.

Bupati Juliyatmono dalam sambutannya, pemerintah Kab.Karanganyar memberikan Ijin Pendirian SD Islam Ar Rahman dikomplek Masjid Ar Rahman berharap, mudah-mudahan bisa bermanfaat, anak yang sekolah bisa menjadi anak sholeh sholehah, berakhlaqul karimah, agar menjadi generasi yang baik bagi masa depan bangsa dan agama.

“ Gurunya harus ikhlas, yang semangat dalam mengajar “, jelas Bupati.

Kegiatannya supaya terus berkelanjutan, seperti halnya pengajian ahad pagi yang sudah berjalan dengan baik, bahkan hasil binaan para guru sudah nampak dengan tadi ada tampilan parade tahfidz dr siswa siswinya.

Wakil Bupati Karanganyar Rober Cristanto saat memberikan bantuan sarana ibadah kepada pengurus masjid Ar Rahman

Bupati Juliyatmono juga menegaskan bahwa belajar mencari ilmu itu dari lahir sampai liang lahat, tegas bupati. Allah akan meninggikan derajat orang yang berilmu.

Mengelola informasi dengan  baik dan benar, jangan terburu buru menyebarluaskan berita yang belum tentu kebenarannya. Bentengnya adalah agama dan keluarga. Ini bisa menambah khasanah, menyiapkan generasi islam yang baik. Sebagai investasi masa depan dengan menyiapkan anaknya menjadi anak yang sholeh sholehah.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_1351

Resmikan Jembatan Dungiri Bolong, Bupati Berharap Ekonomi Masyarakat Bisa Melonjak

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara Tasyakuran HUT Karang Taruna Dwi Manunggal ke 28 dan Peresmian Jembatan Dungiri di dusun Bolong Karanganyar, Minggu(05/01/20).

Karanganyar – 05 Januari 2020

Perayaan tasyakuran HUT Karang Taruna Dwi Manunggal dusun Bolong ke 28 terasa semakin meriah lantaran berbarengan dengan peresmian Jembatan Dungiri yang langsung akan diresmikan oleh orang nomor satu di Bumi Intanpari, Minggu(05/01/20).

Karang Taruna Dwi Manunggal kini sudah menginjak usia yang semakin dewasa, di Anniversary ke 28 kali ini banyak harapan agar organisasi pemuda pemudi ini semakin baik dan semakin bisa melekat di hati masyarakat.

Kepala Desa Bolong sampaikan banyak ucapan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar karena bisa mewujudkan mimpi banyak warga Desa Bolong dengan berdirinya jembatan dungiri ini. Jembatan memang sudah lama diidam idamkan warga, karena akses paling sering digunakan warga untuk melakukan banyak hal, juga sebagai jalan penghubung desa Bolong dan Jantiharjo.

Sementara Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir secara pribadi sampaikan apresiasi untuk pemerintah Desa Bolong lantaran telah sukses membina pemuda pemudinya dalam wadah Karang Taruna Dwi Manunggal bisa eksis sampai usia 28 juga telah mengawal dengan baik proses pembangunan Jembatan Dungiri.

“ Semoga Jembatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Bolong dan sekitarnya, bisa menjadi akses siapa saja untuk menambah perekonomiannya “, Jelas Bupati.

Orang nomor satu di Karanganyar ini juga berpesan bagi siapa aja pemuda pemudi yang ingin dan mau untuk dididik juga dilatih menjadi wirausaha mandiri diminta segera mendaftar ke BLK(Balai Latihan Kerja) agar tercatat sebagai siswa disana untuk diberi pelajaran dan bekal bagaimana memulai bahkan membuka usaha mandiri yang bagus.(Ard/Tgr)

 

 

Read More
1

Bupati Juliyatmono Berharap Jalan Ini Bisa Bermanfaat Bagi Warga

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam peresmian Jalan Tempel Kelurahan Popongan Karanganyar, Sabtu(04/01/20).

Karanganyar – 04 Januari 2020

“ Tahun baru Jalan baru dan Semangat baru “, menjadi slogan yang diambil oleh masyarakat dusun Tempel Kelurahan Popongan saat tasyakuran peresmian jalan yang menghubungkan Tempel dengan Begajah, Sabtu(04/01/20).

Warga dusun Tempel pantas berbahagia lantaran jalan yang menghubungan Tempel dan Begajah kini sudah direnovasi dengan baik oleh pemerintah. Akses jalan utama Tempel – Begajah merupakan jalan yang paling sering dilalui masyarakat.

Sebagai akses jalan utama masyarakat yang kondisinya sudah memprihatinkan, pantas jika masyarakat mengeluh kepada pemerintah lantaran jalan ini sangat penting bagi masyarakat karena satu-satunya akses utama bagi masyarakat.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir bersama Wakil Bupati H. Rober Cristanto sangat mengapresiasi kinerja pemerintah setempat lantaran sigap dalam mendengarkan aspirasi warganya dan segera melaporkan kepada pejabat terkait.

“ Jalan ini kan sangat krusial karena akses utama bagi masyarakat, jadi memang sepantasnya jika target pengerjaannya juga harus cepat, kasihan masyarakat kalau kelamaan “, jelas Bupati.

Orang nomor satu di Bumi Intanpari ini berharap dengan telah selesainya renovasi jalan penghubung Tempel dan Begajah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, agar lebih lancar lagi akses transportasi di Dusun Tempel dan Begajah.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_2601

Dusun Jetis Desa Jati Diresmikan Menjadi Kota Tanpa Kumuh

 

Edhy Sriyatno Kepala DPU PR Karanganyar yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar secara simbolis meresmikan dusun Jetis Desa Jati Kec. Jaten menjadi Kota Tanpa Kumuh(KOTAKU), Jum’at(08/11/19)

Karanganyar – 8 November 2019

Tahun 2015 menjadi tahun yang kelam bagi warga masyarakat dsn Jetis Desa Jati Kecamatan Jaten, mendepatkan Sk dari Bupati Karanganayar dengan predikat kawasan paling kumuh di Karanganyar. Kotor, bau, sampah berserakan dimana-mana dan tidak tertata dengan baik menjadi gambaran lingkungan dsn Jetis Jati waktu itu.

Seiring berjalannya waktu Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Bupati memberikan bantuan dana sebanyak 1 Milliar untuk merubah lingkungan dsn Jetis Jati ini untuk lebih baik dan menjadi kawasan yang layak huni bagi warganya.

Baru di tahun 2019 ini akhirnya apa yang diharapkan warga dsn Jetis Jati bisa terwujud. Secara resmi dsn Jetis Desa Jati Kec. Jaten akhirnya diresmikan sebagai Kota Tanpa Kumuh(KOTAKU) oleh pemerintah. Jum’at(08/11/19) melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang Edhy Sriyatno yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar meresmikan program KOTAKU tersebut.

“ Dana bantuan dari pemerintah kami gunakan untuk membangun TPS dan saluran air di beberapa titik kawasan dusun Jetis ini “, jelas ketua panitia.

Bekerja sama dengan pemerintah desa, Pemkab meberi ultimatum kepada warga untuk wajib membuang sampah di TPS, ada pekerja yang menjaga di TPS juga ada pula yang bertugas mengambil sampah dari rumah ke rumah. Para pekerja di beri upah yang sangat layak, bahkan lebih diatas UMK di Karanganyar, ujar ketua BKM Jati Mandiri.

Pekerjaan ini hampir selesai, sudah 99% progres KOTAKU ini clear dikerjakan. Mudah mudahan bisa segera clear semuanya dan bisa nikmati warga, jelas kepala Desa Jati.

Besar harapan Kepala Desa Jati warga dusun Jetis bisa menjaga dengan bersama dusunnya yang sudah diresmikan menjadi KOTAKU ini, agar tidak sia sia atau bahkan kembali menjadi kumuh kembali. Jangan sampai dana yang telah dikucurkan oleh Pemkab mubadzir karena warga tidak mau menjaga kebersihan di daerah tempat tinggalnya.

“ Lingkungan yang sudah bersih ini harus dijaga dengan baik “ tegasnya.

Harapanya Pemkab bisa membantu menambah pekerja untuk mengangkut sampah, karena pekerja yang ada saat ini masih kekurangan personil untuk memungut sampah yang ada, agar bisa maksimal kinerjanya.

Sementara Edhy Sriyatno yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar sampaikan bahwa progam KOTAKU ini bukan hanya di dusun Jetis, kemarin juga pemerintah meresmikan di Desa Jumok. Sekarang wajah lingkungan sudah mulai nampak rapi, cerah, lebih bersih dan bisa menjadi satu kesatuan yang baik.

Pandangan kumuh dari orang yang dahulu melekat di dusun jetis ini lambat laun kini memudar, ini seiring tekad baik seluruh warga masyarakat yang bergotong royong ingin merubah  desanya.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_6099

Sulap Tempat Kumuh Jadi Tempat Rekreasi

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Chistanto beserta Camat Jaten dan Kepala DPUPR Karanganyar hadir dalam acara Peresmian Program KOTAKU Taman Jumog, Kecamatan Jaten, Selasa (05/11/2019). (more…)

Read More
DSC_8128

Resmikan Gedung PWRI Karanganyar 1, Bupati Juliyatmono Berharap Bangunan Ini Nyaman Digunakan Anggota Dan Masyarakat

Bupati Karanganyar H. JUliyatmono simbolis memotong pita tanda diresmikannya gedung kantor PWRI Cab. Karanganyar 1 di Desa Jungke , Sabtu(12/10).

Karanganyar – 12 Oktober 2019

Bantuan sebesar seratus juta dari APBD Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk pembangunan gedung sekretariat PWRI cabang Karanganyar 1 kini hampir 100 persen selesai tahap pembangunannya. Anggota PWRI pantas berbangga diri lantaran kantor sekretariat yang dulunya masih nebeng kini sudah memiliki kantor sendiri yang langsung secara pribadi diresmikan Bupati Karanganyar, Sabtu(12/10/19).

Dengan harapan semoga gedung ini bisa sangat bermanfaat bagi anggota PWRI, selain digunakan untuk pertemuan anggota PWRI, gedung ini juga bisa digunakan bagi anggota PWRI yang punya hajat. Bahkan warga masyarakat sekitar pun bisa menggunakannya, walaupun bangunan belum seratus persen jadi, ucap ketua PWRI saat sampaikan pidato sambutannya.

“ Totalnya biaya pembangunan itu seratus enam puluh juta, sudah dibantu Pemerintah seratus juta. Sisannya pengurus mengupayakan iuran dari swadaya anggota PWRI “, jelasnya.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir secara pribadi untuk meresmikan mengaku sangat bangga, pada akhirnya Pemerintah bisa ikut andil dalam membantu PWRI agar punya kantor sekretariat sendiri, tidak nebeng lagi, jelas orang nomor satu di Bumi Intanpari ini.

Lahan kosong yang dimiliki Pemkab di lingkungan Desa Jungke ini memang sudah direncanakan akan di prioritaskan untuk PWRI, sisa lahan nantinya akan dibangun juga oleh Pemkab untuk fasilitas masyarakat sekitar. Bisa jadi lapangan volley atau mungkin dibangunkan lagi gedung pertemuan untuk warga.

Besar harapan Bupati Karanganyar anggota PWRI ikut andil membantu pemerintah dalam memberikan pengertian kepada warga di sekitarnya dalam upaya pencegahan bahaya radikalisme. (Ard/Tgr)

Read More
_DSC5811

Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Tinjau Pembangunan Ke Karanganyar

Bupati Karanganyar dampingi Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Prov. Jateng tinjau pembangunan Puskesmas Karangpandan, Rabu(11/09/19)

Karanganyar – 11 September 2019

Dalam Rangka penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa, Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karanganyar, Rabu (11/9).

Tujuan dari kunjungan ini untuk meninjau kinerja dan pembangunan yang sudah dilakukan di Kabupaten Karanganyar. Adapun salah satu tempat yang ditinjau secara langsung yaitu pembangunan yang dilakukan di Puskesmas Karangpandan. Bupati Karanganyar beserta jajaran OPD Kabupaten Karanganyar ikut ke lapangan langsung melakukan tinjauan tersebut.

Dalam Sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa  total DAK yang diberikan kepada Seluruh OPD terkait sejumlah 82 M, lalu telah dilaksanakan proses lelang dan seterusnya ada efisiensi sejumlah kurang lebih  15 M. “Semoga berlangsung dengan baik, dan selesai tepat waktu pembangunan yang dilaksanakan” imbuhnya.

Orang nomer satu di Karanganyar itu juga mengatakan kepada seluruh OPD terkait harus bertanggung jawab atas kegiatan penyaluran DAK ini untuk dilaksanakan sebaik mungkin. Harapan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk kedepannya DAK dan juga Dana Desa bisa terus disalurkan serta jumlahnya bisa semakin tinggi.

Demikian Diskominfo (Ard/Tgr/Wk)

Read More
DSC_2513

PNPM Kecamatan Tawangmangu sebar 2550 paket sembako

Kabid Dispermades bersama Danramil serta Kapolsek, menyanyikan lagu Indoneisa Raya memulai acara bazar sembako di Kecamatan Tawangmangu. (28/8)

Dalam rangka memperingati hari yang ke 11 jadi PNPM Kecamatan Tawangmangu gelar Bazar sembako pada Rabu pagi (28/8) di Aula Kecamatan Tawangmangu.

Tak hanya bazar sembako, penyerahan bantuan / Dansos Rumah Tangga Miskin (RTM), undian kelompok SPP terbaik serta undian semester turut menyemarakkan HUT PNPM Kec. Tawangmangu yang telah berdiri sejak Tanggal 8 Agustus 2008.

Ketua UPK, Sri Haryani memaparkan bahwa paket sembako diperuntukkan bagi nasabah PNPM dan jumlah yang dibagikan berdasarkan jumlah peminjam.

Sedangkan bantuan dana sosial diberikan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM), yang pada tahun 2019 berjumlah 45 orang, dengan dana yang disalurkan sebesar 123 Juta.

Dana bazar sembako bersumber dari dana operasional UPK tahun 2019, sementara dana sosial RTM bersumber dari aplikasi surplus 2018 dengan total alokasi 123 Juta dengan sasaran anggota kelompok nasabah yang kurang mampu. Bantuan yang diterima berupa material. Sedangkan kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembuatan jamban, perbaikan atap, perbaikan lantai dan perbaikan dinding.

Warga mengantri menunggu pembagian Bazara Sembako di halaman Kecamatan Tawangmangu. (28/8)

Dalam sambutannya Hendro Pronoto, Kabid Pemberdayaan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat Dispermades mengucapkan selamat kepada PNPM Tawangmangu yang genap berusia 11 tahun dan diharapkan mampu lebih eksis dalam mengelola kegiatan / program kerja untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Unit Pengelola Kegiatan (UPK) adalah kegiatan yang membantu program pemerintah yakni dengan program merenovasi rumah yang tidak layak huni” imbuhnya.

Apresiasi turut diberikan kepada pengurus yang termasuk aktif dan berprestasi dalam melaksanakan kegiatan, hal itu tampak dari hasil laporan tahunan yang baik serta tidak ada tunggakan meski dengan jumlah anggota yang terbilang tidak sedikit yakni 2.550,

Selain itu PNPM Kec. Tawangmangu adalah yang paling pertama melakukan kegiatan semacam ini, kecamatan yang lain belum ada yang melaksanakan. (An/Ina,Sgt).

Read More

Penyerahan Sumur Bor di Desa Tugu Jumantono

Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono, M.M, baru saja meresmikan sumur bor air bersih di Desa Tugu, Kecamatan Jumantono pada hari Jumat (1/2). Penyerahan sekaligus peresmian sumur bor air bersih tersebut turut dihadiri oleh tenaga ahli dari Kementrian ESDM bidang Kerjasama dan Dewan Energi Nasional.

Sujoko Prihantoro selaku Plh. Kepala Desa Tugu menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, khususnya Kementrian ESDM atas  keberadaan sumur bor di Desa Tugu. Sumur tersebut rencananya akan dialirkan ke dua dusun di Tugu, yaitu Dusun Bulakrejo dan Dusun Tugu. Sumur bor air bersih ini merupakan sumur yang dinanti oleh warga Desa Tugu. Namun, untuk saat ini sumur tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena belum adanya program pipanisasi untuk mengalirkan air dari sumur tersebut. Warga Desa Tugu sangat membutuhkan program pipanisasi agar air bisa segera dimanfaatkan dan digunakan oleh warga. Di Desa Tugu ini sudah muncul kembali 4 titik yang berpotensi menjadi sumur bor. Maka dari itu, warga Desa Tugu berharap agar keempat titik ini bisa segera dibuat sumur.

Dalam sambutannya, Sukita menuturkan bahwa di Kecamatan Jumantono telah dibuat 2 sumur bor di dua desa, yaitu Desa Tugu dan Desa Sringin. Sumur – sumur tersebut dibuat pada tahun 2018 lalu. Beliau juga menuturkan bahwa dalam setahun Kementrian ESDM berhasil membuat sekitar 500 sumur di seluruh penjuru Indonesia. Total biaya pembuatan sumur tersebut mencapai 400 juta rupiah. Sukita juga berharap bahwa apa yang telah diberikan dan dibuat untuk masyarakat merupakan bentuk tugas dari Kementrian ESDM.

Kemudian, Bupati Juliyatmono menyambut baik dengan keberadaan sumur bor tersebut dan dapat membantu masyarakat. Beliau pun juga berterimakasih kepada Kementrian ESDM, yang kali ini diwakilkan oleh Bapak Sukita selaku tenaga ahli di Kementrian ESDM karena telah membantu Desa Tugu membuat sumur bor air bersih. Beliau meminta kepada warga Desa Tugu untuk menjaga dan merawat sumur tersebut dengan baik.

“Mari ditata dan dijaga yang bagus. Mudah – mudahan menjadi sumur yang berkah, mendatangkan rezeki, menyehatkan, mempersatukan, dan merukunkan di Desa Tugu, Jumantono”, harapan beliau untuk sumur bor tersebut dan warga Desa Tugu.

 

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
1

Bupati Karanganyar Resmikan Gedung Balai Desa dan Kantor Kepala Desa, Desa Dawung Matesih

Simbolis : Bupati Karanganyar menandatangani prasasti peresmian Gedung Balai Desa dan Kantor Kepala Desa, Desa Dawung Kecamatan Matesih Karanganyar, Kamis (31/01).

Karanganyar – 31 Januari 2019

Setelah kurang lebih 4 tahun pembangunan gedung kepala desa dan kantor kepala desa, Desa Dawung Kecamatan Matesih akhirnya diresmikan Kamis, (31/01) di Balai Desa Dawung Kecamatan Matesih. Bupati dan wakil bupati serta jajaran pemerintah Kabupaten Karanganyar ikut serta dalam peresmian tersebut.

Kepala Desa Dawung, Suyadi S.H. menghaturkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar yang telah membantu mengalokasikan dana APBD untuk membantu pembangunan gedung balai desa dan kantor kepala desa, Desa Dawung. Berdasarkan laporan yang telah disampaikan bahwa total anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan pembangunan secara keseluruhan, dari tahun 2015-2018 adalah sekitar Rp. 1.000.783.000. Angka tersebut dihitung bedasarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Suyadi S.H. juga menyampaikan bahwa nantinya pada tahun 2020 Desa Dawung akan membangun waterboom yang bisa dijadikan sebagai sarana rekreasi.

Drs. H. Juliyatmono, M. M, Bupati Karanganyar berharap semoga gedung balai desa bisa digunakan dengan baik bermanfaat untuk warga dan masyarakat sekitar sebagai tempat berkumpul. Dengan adanya gedung balai desa yang baru, masyarakat harus lebih guyub dan rukun. “Kerjasama RT dan RW juga diharapkan untuk membuat desa menjadi lebih maju, bagus, semua penduduk sumringah, berinteraksi serta bersaudara satu dengan yang lainnya” tuturya.

 

Demikian Diskominfo (an/in/mt)

Read More