Category: Infrastruktur

WhatsApp Image 2025-08-29 at 20.22.18

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Groundbreaking Perbaikan Jalan Desa Gawanan Colomadu

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. bersama Wakil Bupati H. Adhe Eliana, S.E. secara resmi memulai pekerjaan pengaspalan ruas jalan Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, pada Jumat (29/8/2025). Kegiatan yang dikemas dalam seremoni groundbreaking ini disambut dengan antusias masyarakat, mengingat jalan tersebut sudah beberapa tahun tidak tersentuh perbaikan.

Ruas jalan Gawanan menjadi akses penting yang menghubungkan Kabupaten Karanganyar dengan Kabupaten Boyolali. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang memprihatinkan bahkan sempat viral di media sosial karena rusak parah dan mengganggu mobilitas warga. Dengan dimulainya pengaspalan ini, masyarakat akhirnya bisa bernapas lega karena harapan untuk memiliki akses jalan yang lebih layak kini terwujud.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya melalui perbaikan jalan yang sudah lama ditunggu,” ujarnya.

Masyarakat Gawanan pun menyambut positif langkah ini. Mereka berharap pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target, sehingga manfaatnya segera bisa dirasakan oleh seluruh pengguna jalan.

 

Read More
WhatsApp Image 2025-07-23 at 22.27.35 (1)

Bupati Karanganyar Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Kebak, Jumantono

KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara dalam pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Desa Kebak, Kecamatan Jumantono, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI dalam percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran TNI yang senantiasa hadir mendukung pembangunan di wilayah.

“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan ketahanan sosial di tengah masyarakat,” ujar Bupati.

Program TMMD di Desa Kebak tahun ini mencakup pembangunan jalan penghubung antar dusun, pembuatan talud, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Karanganyar, Camat Jumantono, kepala desa, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut program pembangunan terpadu ini.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-04 at 17.51.06

Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II 2025

Karanganyar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, resmi ditutup dalam upacara yang berlangsung di lapangan desa setempat, Rabu (04/06) pagi. Upacara penutupan ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro yang diwakili oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar, serta perwakilan dari Forkopimda, Polri, dan masyarakat setempat.

Acara diawali dengan pembacaan amanat Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar Dhanang Prasetyo Kurniawan, yang mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah. Tema TMMD Sengkuyung kali ini, yaitu “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” menjadi dasar semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai program yang telah direncanakan.

Dalam pelaksanaannya, program TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Girimulyo berlangsung selama satu bulan, dari 6 Mei hingga 4 Juni 2025. Beberapa sasaran fisik yang berhasil diselesaikan antara lain betonisasi jalan, pembangunan talud jalan, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Selain itu, sasaran non fisik juga dilaksanakan dengan berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan, seperti sosialisasi pencegahan korupsi, bela negara, penanggulangan stunting, serta pelatihan kewirausahaan untuk pemuda.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen, termasuk anggota Satgas TMMD, Tim Asistensi, Polres Karanganyar, Organisasi Masyarakat (Ormas), serta 75 orang dari masyarakat setempat. Semua pihak bekerja sama untuk mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Bupati Karanganyar Rober Christanto yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program TMMD ini. Ia berharap, hasil pekerjaan yang telah dilakukan, khususnya terkait sasaran fisik, dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi aset berharga untuk pembangunan wilayah.

Di samping itu, TMMD juga berhasil mewujudkan program unggulan dari Panglima TNI, seperti Manunggal Air Bersih dan pengelolaan ketahanan pangan dengan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan pengelolaan sumber daya alam secara bijak.

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II 2025 ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Sebagai penutup, Komandan Kodim 0727/Karanganyar mengingatkan pentingnya pemeliharaan terhadap hasil pembangunan yang telah tercapai agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Dengan berakhirnya program TMMD ini, diharapkan semangat kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaannya terus berlanjut untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Girimulyo, serta wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-22 at 20.26.06

Pemkab Karanganyar Prioritaskan Rehabilitasi Jalan Ngadiluwih–Matesih

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menetapkan perbaikan Jalan Ngadiluwih–Matesih sebagai salah satu program prioritas dalam pembangunan infrastruktur tahun 2025. Dari total panjang jalan 5,93 kilometer, rehabilitasi menyeluruh pada tahap ini difokuskan pada 1,5 kilometer, sementara sisanya akan ditangani dengan metode tambal sulam atau patching aspal.

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, Pemkab mengalokasikan dana sebesar Rp3,7 miliar untuk mendukung peningkatan kelas jalan tersebut. Proyek ini mulai dikerjakan pada Mei 2025 oleh CV Putra Kalingga, dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., saat melakukan peninjauan langsung di depan SMKN 1 Matesih, Kamis (22/5/2025), menyampaikan bahwa rehabilitasi jalan menjadi kebutuhan mendesak, terutama pada jalur strategis yang menghubungkan pusat kota Karanganyar dengan wilayah Matesih.

“Kami menyadari keterbatasan anggaran setelah dilakukan efisiensi pada sejumlah kegiatan. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus berupaya maksimal agar perbaikan infrastruktur tetap berjalan bertahap sesuai skala prioritas,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa ruas Ngadiluwih–Matesih menjadi perhatian khusus karena fungsinya yang vital sebagai jalur pendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Perbaikan dilakukan melalui pelapisan ulang aspal dua lapis menggunakan material AC-BC dan AC-WC setebal 10 sentimeter, serta perkerasan bahu jalan dengan beton selebar 0,5 meter di sisi kanan dan kiri jalan pada titik-titik yang diperlukan. Selain itu, pembangunan talud pengaman jalan turut dilaksanakan demi menjaga kestabilan struktur.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar, Margono, menjelaskan bahwa dari total panjang jalan, sekitar 80 persen berada dalam kondisi sedang dan 20 persen tergolong rusak ringan.

“Peningkatan kualitas jalan dilakukan pada 1,5 kilometer, sedangkan 4,43 kilometer sisanya ditangani dengan patching karena keterbatasan anggaran. Kami fokus memperbaiki titik-titik yang berlubang dan terkelupas agar tetap fungsional,” terang Margono.

Lebih lanjut, Margono menyebutkan bahwa untuk melanjutkan peningkatan jalan pada sisa 4,43 kilometer, dibutuhkan anggaran tambahan minimal Rp11 miliar.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-19 at 20.38.25 (3)

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Hadiri Peresmian Perumahan Solo Urbana City

KARANGANYAR — Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Wakil Bupati Adhe Eliana menghadiri acara peresmian Perumahan Solo Urbana City yang berlokasi di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, pada Senin (19/5/2025). Kehadiran pimpinan daerah tersebut menandai dimulainya babak baru pembangunan kawasan hunian modern di wilayah Karanganyar.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Hadir pula CEO Solo Urbana City, Bapak Wiryawan Arya, perwakilan DPRD Kabupaten Karanganyar, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Gondangrejo.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Rober Christanto menyampaikan harapannya agar keberadaan Solo Urbana City tidak hanya berorientasi pada bisnis semata, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Karanganyar.

“Kami berharap dengan dibangunnya Solo Urbana City ini bukan hanya bisnis saja, tetapi juga bisa meningkatkan PAD di Kabupaten Karanganyar serta memperluas lapangan pekerjaan, sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal dan sejalan dengan program kami dalam meningkatkan kesempatan kerja di Karanganyar,” ujar Bupati.

Selain perumahan, di kawasan ini juga direncanakan akan dibangun sejumlah fasilitas publik seperti Rumah Sakit Tri Harsi 2, sarana perbelanjaan, dan pusat olahraga yang akan memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah barat Karanganyar.

Dengan hadirnya Solo Urbana City, pemerintah daerah optimistis akan tercipta ekosistem hunian terpadu yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-07 at 07.56.13

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Lapangan Girimulyo, Ngargoyoso

Karanganyar– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 secara resmi dibuka, Selasa (06/05) pagi di Lapangan Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Upacara yang dihadiri oleh berbagai elemen pemerintah dan masyarakat tersebut, dibuka oleh Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., yang mewakili Bupati Karanganyar.

Acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Bupati Karanganyar, yang menyampaikan bahwa upacara pembukaan ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional. “Pembangunan Indonesia tidak bisa dilakukan sendiri, semua harus bersatu dan bekerja sama. Ini adalah wujud gotong royong yang melibatkan semua elemen, baik dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten, hingga swadaya masyarakat Desa Girimulyo,” ujar Wakil Bupati.

Dalam amanatnya, beliau juga mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap generasi penerus bangsa, seperti yang telah dilakukan dengan memberikan makanan bergizi untuk mencegah stunting. “Pemerintah, dengan dukungan semua pihak, berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan, baik fisik maupun non-fisik. Sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pembangunan jalan, rehab rumah tidak layak huni, serta pembuatan sanitasi. Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi sosialisasi bela negara, pemberantasan korupsi, dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan stunting.

Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan TMMD, termasuk TNI, Polri, Ormas, serta masyarakat setempat. “Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi setiap tantangan yang ada,” kata beliau.

 

Sebagai penutup, beliau mengajak seluruh masyarakat Desa Girimulyo untuk terus menjaga dan merawat hasil pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD, serta memastikan bahwa semangat gotong royong tetap terjaga meskipun kegiatan ini telah selesai.

Upacara ini diakhiri dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati, menandakan dimulainya pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025. Harapan besar disampaikan agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Karanganyar, khususnya Desa Girimulyo.

Read More
IMG-20250418-WA0024

Ketua Bhayangkari Cabang Karanganyar Tinjau Pembangunan SMP Bhayangkari

Karanganyar — Ketua Bhayangkari Cabang Karanganyar Ny. Dian Hadi Kristanto melakukan peninjauan langsung pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bhayangkari Karanganyar, Kamis (17/04/2025).

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Karanganyar AKBP. Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M. selaku Pembina Bhayangkari Cabang Karanganyar, serta perwakilan dari instansi terkait.

Peninjauan dilakukan guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan standar kualitas yang ditetapkan. Pembangunan SMP Bhayangkari Karanganyar merupakan bagian dari upaya Bhayangkari dalam mendukung peningkatan sarana pendidikan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib, serta menerapkan prosedur keamanan di lingkungan proyek pembangunan.

Read More
pdam 4

PUDAM Tirta Lawu Ganti Pipa di Jembatan Siwaluh, Tingkatkan Debit Air dan Layanan Pelanggan

KARANGANYAR – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu terus melanjutkan program revitalisasi jaringan perpipaan guna meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Salah satu langkah terbarunya adalah penggantian pipa utama di kawasan Jembatan Siwaluh, Karanganyar, sebagai bagian dari lanjutan proyek peremajaan infrastruktur.

 

Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu, Prihanto, menjelaskan bahwa penggantian ini merupakan bagian dari jaringan pipa yang sebelumnya membentang dari Karangpandan hingga belakang DPRD, dan kini diteruskan ke wilayah Jembatan Siwaluh.

“Pipa lama dengan diameter 8 inci diganti dengan pipa baru berdiameter 12 inci. Dengan peningkatan ini, kapasitas aliran air akan naik signifikan hingga mencapai sekitar 16 liter per detik,” jelas Prihanto.

 

Ia menambahkan, proses penggantian ini merupakan bagian dari rencana yang telah disusun sejak awal masa kepemimpinannya. Dengan tersambungnya pipa baru, aliran air menuju wilayah-wilayah seperti Pasar Sibedil dan Palur akan menjadi lebih lancar dan stabil.

 

“Pekerjaan tinggal tahap penyambungan, dan diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar satu minggu untuk diselesaikan,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Prihanto menyampaikan bahwa saat ini, reservoir di Ngemplak dan Serut kerap mengalami overflow atau luapan air pada pukul 19.00 WIB setiap malam. Dengan terdistribusinya aliran air secara merata melalui jaringan baru ini, tidak hanya akan mengurangi tekanan berlebih pada reservoir, tetapi juga membuka peluang untuk penambahan pelanggan baru.

 

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen PUDAM Tirta Lawu dalam menyediakan layanan air bersih yang andal, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat Karanganyar.

Read More
paripurna 1

RAPAT PARIPURNA KE-10 MASA SIDANG II DPRD, PENETAPAN NOTA KESEPAKATAN ANTARA PEMKAB KARANGANYAR DENGAN DPRD KABUPATEN KARANGANYAR TENTANG RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2025-2029

KARANGANYAR– Rapat Paripurna ke-10 Sidang II DPRD dengan agenda Penetapan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan DPRD Karanganyar tentang Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Karanganyar Tahun 2025-2029 digelar di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Jum’at (11/4).

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, S.E., M.M. dalam sambutannya menyampaikan

RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 5 (lima) tahun ke depan yang memuat visi, misi, arah kebijakan, serta sasaran pembangunan yang akan kita capai bersama.

Dokumen ini tidak hanya menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun program dan kegiatan, tetapi juga menjadi komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan cita-cita pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

 

Penyusunan Rancangan Awal RPJMD ini telah melalui berbagai tahapan, mulai dari rancangan teknokratis, pelaksanaan konsultasi publik, menganalisa kondisi daerah, perumusan isu-isu strategis, serta penjaringan aspirasi masyarakat. Hari ini, melalui penandatanganan nota kesepakatan ini, kita menegaskan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, DPRD dan seluruh skateholder terkait, untuk menyatukan visi dalam membangun daerah guna mewujudkan Karanganyar yang berintegritas, berdaya saing dan sejahtera.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD yang telah memberikan masukan konstruktif, kritik membangun, serta dukungan dalam proses penyusunan dokumen rancangan awal RPJMD ini,” jelasnya.

 

Selanjutnya Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2025-2029 akan menjadi dasar penyusunan Rancangan Rencana Pembangunan

 

Jangka Menengah Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2025-2029. Semoga kerja sama ini terus terjaga hingga penetapan RPJMD dapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana telah kita sepakati bersama.

 

Setelah proses kesekatan bersama ini, maka Tim Penyusun akan melaksanakan penyesuaian dan penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2025-2029, sebagaimana hasil dalam pembahasan antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

 

Dan untuk kemudian, Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2025-2029 tersebut, disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dikonsultasikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Penyempurnaan dan penyesuaian Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2025-2029 berdasarkan hasil konsultasi Gubernur akan menjadi pedoman Perangkat Daerah dalam menyusun rancangan Rencana Strategis Perangkat Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2029-2029. Dalam kesempatan ini kami sampaikan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah secara simultan untuk menyusun Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2029.

 

Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan ahwa setiap perencanaan pembangunan yang kita susun benar-enar menjawab kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, marilah kita tawal bersama setiap tahapan perencanaan ini dengan semangat partisipatif, transparan, dan akuntabel

 

Masukan dari DPRD dan semua stakeholder pembangunan, sangat kami harapkan untuk memperkuat substansi RPJMD, sehingga dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan daerah secara lebih komprehensif.

“Mari sesarengan mbangun Karanganyar agar terwujud Karanganyar baru sebagai bumi Intanpari yang berintegritas, berdaya saing dan masyarakatnya sejahtera”, pesan Bupati dihadapan Para Anggota Legislatif, Kepala OPD, Camat.

Read More
TPA Sukosari 1

Bupati Karanganyar Gelar Aksi Bersih Sampah di TPA Sukosari

Karanganyar – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan kegiatan Aksi Bersih Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kamis (10/4) pagi.

 

Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kecamatan, kepala desa, pengelola sampah, sekolah Adiwiyata, hingga masyarakat pemulung. Kepala DLH Kabupaten Karanganyar menyampaikan, aksi bersih sampah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah berbasis 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle. Selain itu, juga untuk mendorong kebijakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan membangun sistem yang terintegrasi di semua sektor,” ujar Kepala DLH dalam laporannya.

 

Ia menjelaskan, kegiatan ini didanai dari sub-kegiatan penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan lingkungan hidup bagi lembaga masyarakat di tingkat kabupaten/kota. Total peserta yang hadir mencapai sekitar 100 orang.

 

Dalam kegiatan ini, turut dilakukan peluncuran alat berat berupa excavator 36 HD dengan kapasitas 7 meter kubik yang akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah perkotaan. Bupati Karanganyar secara langsung melaunching alat berat tersebut sebagai bagian dari program 100 hari kerjanya.

 

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. dalam sambutannya  mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam mengelola sampah. “Sampahku tanggung jawabku, sampahmu tanggung jawabmu, sampah kita tanggung jawab kita bersama. Ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat bersama dalam mengatasi persoalan sampah,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya pengelolaan TPA Sukosari secara modern. Ia menyebut TPA ini tidak boleh hanya menjadi tempat pembuangan, melainkan harus menjadi lokasi pengolahan sampah yang bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat sekitar.

 

“Saya bermimpi Karanganyar bisa seperti Banyumas dalam pengelolaan sampah. Sampah bukan lagi menjadi beban, tapi menjadi sumber daya. Oleh karena itu, kita akan dorong pemanfaatan teknologi dan pemberdayaan masyarakat sekitar TPA,” tambahnya.

 

Momentum HPSN tahun ini juga menjadi pengingat tragedi longsornya TPA Leuwigajah di Cimahi pada 21 Februari 2005 lalu yang menewaskan 157 orang dan menjadi titik balik pengelolaan sampah nasional. Meski peringatan HPSN jatuh pada Februari, kegiatan aksi bersih sampah baru bisa dilaksanakan hari ini karena padatnya agenda kepala daerah.

 

Kegiatan ditutup dengan harapan agar pengelolaan sampah di Karanganyar semakin baik dan terintegrasi, sehingga risiko bencana lingkungan dapat diminimalisasi, serta menjadikan Karanganyar sebagai daerah yang bersih, sehat, dan lestari.

Read More