Category: Ekonomi

WhatsApp Image 2025-03-04 at 09.49.20

BUPATI ROBER CHRISTANTO IKUTI WEBINAR PENGENDALIAN INFLASI DAN PRODUK HALAL

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar Rober Christanto mengikuti secara zoom meeting Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Produk Halal, Selasa (4/3)

Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia bertujuan memastikan stabilitas ekonomi daerah dan mendukung pengembangan produk halal di Indonesia.

Rakor dihadiri kepala daerah, perwakilan pemerintah daerah, instansi terkait, serta pelaku usaha yang berperan dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong industri halal sebagai bagian dari penguatan ekonomi nasional.

Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi, terutama melalui langkah-langkah konkret seperti stabilisasi pasokan bahan pokok, optimalisasi subsidi transportasi, serta penguatan peran Satgas Pangan.

Selain itu, rakor ini juga membahas strategi penguatan produk halal sebagai salah satu sektor unggulan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mendukung sertifikasi halal bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, agar dapat memperluas akses pasar baik di dalam negeri maupun internasional.

Melalui forum ini, diharapkan adanya koordinasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengatasi tantangan ekonomi, khususnya terkait inflasi dan pengembangan industri halal.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat, stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi berbasis produk halal dapat terus terjaga, memberikan manfaat bagi masyarakat luas serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
DISKOMINFO

Read More
WhatsApp Image 2025-03-01 at 19.44.39 (1)

Pegadaian Wilayah Jawa Tengah Gelar Festival Ramadan Cemerlang

Karanganyar – Menggandeng UMKM di Wilayah Kabupaten Karanganyar, Pegadaian Wilayah Jawa Tengah Menggelar “Pegadaian Festival Ramadan” dengan Tajuk Ramadan Cemerlang, Pegadaian Wilayah Jawa Tengah menggandeng UMKM di Kabupaten Karanganyar dengan menggelar Pegadaian Festival Ramadan bertajuk Ramadan Cemerlang.

Festival Ramadan yang diselenggarakan oleh Pegadaian di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar ini digelar mulai 1 hingga 14 Maret 2025. Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara ini, di antaranya bazar UMKM, bazar emas, tabligh akbar, seminar haji, talk show finansial, serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi, yang hadir mewakili Bupati Karanganyar, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Pegadaian.

“Ini akan menjadi momentum pertumbuhan UMKM di Karanganyar. Daya saingnya akan meningkat, dan UMKM akan lebih dikenal oleh masyarakat,” ujarnya.

Pegadaian Wilayah Jawa Tengah berupaya mengoptimalkan kinerja UMKM dengan mendukung pemasaran produk-produk mereka agar lebih maju. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen Pegadaian dalam membantu pengembangan ekonomi daerah.

Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua.

Read More
WhatsApp Image 2025-02-24 at 12.24.13

Grebeg Pasar Nglano Tasikmadu, Galakan Gempur Rokok Ilegal

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja menyelenggarakan Grebeg Pasar di Pasar Nglano Kecamatan Tasikmadu pada Senin (24/02/2025). Grebeg pasar ini sebagai upaya menggalakkan gempur peredaran rokok ilegal melalui DBHCHT yang bekerja sama dengan Bea Cukai.

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana selaku PLH. Bupati Karanganyar menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dengan maraknya peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat. Naiknya harga cukai menjadi pemicu utama masyarakat lebih memilih rokok ilegal, sehingga peredarannya harus segera ditertibkan.

Jangan biarkan rokok ilegal merusak kesehatan masyarakat kita. Mari kita bersama – sama melawan peredaran rokok ilegal karena rokok ilegal bukan hanya membahayakan masyarakat tapi juga merugikan negara.

Read More
WhatsApp Image 2025-02-17 at 17.49.30

GREBEK PASAR DI MATESIH, SOSIALISASI PERATURAN CUKAI DAN SURVEI HARGA KEBUTUHAN POKOK

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali menggelar kegiatan Grebek Pasar sebagai upaya sosialisasi peraturan di bidang cukai kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Pasar Matesih, Senin (17/2) siang ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Karanganyar serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan Bea Cukai Surakarta.

Selain memberikan pemahaman kepada pedagang dan masyarakat tentang peraturan cukai, dalam kesempatan tersebut Pj. Bupati Karanganyar juga melakukan survei harga kebutuhan pokok guna memastikan kestabilan harga menjelang bulan Ramadhan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi kepada masyarakat, khususnya pedagang pasar dan pemilik toko kelontong, agar lebih memahami peraturan terkait cukai serta dampak peredaran rokok ilegal. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) Karanganyar, Martadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk Meningkatkan pemahaman pedagang tentang aturan perundang-undangan di bidang cukai.
“Mengurangi peredaran rokok ilegal melalui slogan “Gempur Rokok Ilegal.” serta membantu pedagang dalam mengenali ciri-ciri rokok ilegal agar tidak ikut terlibat dalam distribusinya.”katanya.

“Maraknya peredaran rokok tanpa cukai resmi di pasar rakyat dan toko kelontong menjadi perhatian serius. Kami ingin memastikan bahwa para pedagang memiliki pemahaman yang baik tentang peraturan ini, sehingga mereka tidak dirugikan akibat peredaran barang ilegal,” jelasnya.

Pj. Bupati Karanganyar dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan cukai. “Saya ingin menyampaikan kepada para pedagang agar tidak menjual rokok ilegal. Jika kedapatan, barang akan disita, dan pedagang bisa terkena sanksi pidana. Ini bukan perkara sepele, karena nilai kerugian akibat peredaran rokok ilegal bisa mencapai miliaran rupiah,” ujarnya.

Menurut data Bea Cukai, pada tahun 2024 lalu ditemukan sekitar 5 juta batang rokok ilegal di wilayah Surakarta, termasuk di Karanganyar. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pencegahan agar angka tersebut tidak bertambah.

Selain sosialisasi cukai, Pj. Bupati Karanganyar juga memanfaatkan kunjungan ini untuk melakukan survei harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Matesih. Dari hasil tinjauan, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti bawang putih dan minyak goreng.

“Bawang putih masih agak tinggi harganya, begitu juga minyak goreng yang sedikit di atas harga pasar. Kami akan segera berkoordinasi untuk mencari solusi dan memastikan stok tetap aman,” jelasnya.

Sementara itu, harga beras terpantau stabil dengan stok yang cukup hingga Ramadan. Pemkab juga siap mengintervensi pasar jika terjadi kelangkaan dengan menyediakan beras cadangan pemerintah untuk masyarakat.”pungkasnya.

Read More
WhatsApp Image 2025-02-09 at 18.52.38 (1)

*Pelatihan Melinting Sigaret Kretek Tangan (SKT) DBHCHT 2025 Resmi Digelar, Pj. Bupati Karanganyar Beri Motivasi kepada Buruh Linting Rokok*

Karanganyar– Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) resmi menggelar Pelatihan Melinting Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di D’Wangsa Lorin Hotel, Colomadu, pada Minggu (9/2) pagi. Acara ini diadakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan produktivitas buruh industri hasil tembakau di Karanganyar.

Dalam laporannya, Kepala Disdagperinaker Kabupaten Karanganyar Martadi, menyampaikan, “Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam industri hasil tembakau, Mengembangkan keterampilan soft skill bagi pekerja tembakau serta meningkatkan pemahaman produktivitas di sektor industri tembakau.”katanya.

Pelatihan ini akan berlangsung dalam lima sesi, yang diadakan setiap hari Minggu mulai 26 Januari hingga 23 Februari 2025, dengan jumlah peserta mencapai 163 orang. Para peserta berasal dari berbagai perusahaan industri tembakau di Karanganyar.

Dalam sambutannya Pj Bupati Karanganyar menekankan pentingnya pelatihan seperti ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan buruh industri hasil tembakau serta daya saing sektor industri kecil dan menengah (IKM) di Karanganyar.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para pekerja industri hasil tembakau, khususnya dalam proses melinting sigaret kretek tangan (SKT). Dengan keterampilan yang semakin baik, diharapkan kesejahteraan buruh meningkat dan industri hasil tembakau tetap berkembang,” ujarnya.

Read More
WhatsApp Image 2025-01-23 at 14.04.52

Pemerintah Kabupaten Karanganyar Gelar Sosialisasi untuk Tingkatkan Daya Saing Wirausaha Muda Melalui Kebijakan Cukai Rokok

Karanganyar – Guna meningkatkan daya saing wirausaha pemuda, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Daya Saing Wirausaha Pemuda Melalui Kebijakan Cukai Rokok yang diselenggarakan di Aula Hotel Pondok Sari I Tawangmangu pada Kamis (23/01/2025).

Dengan sosialisasi ini, Pemerintah berharap pembangunan ekonomi dan pengembangan ekonomi di masyarakat khususnya kaum wirausaha muda bisa lebih meningkat, kuat dan berkelanjutan baik. Selain itu wirausaha muda juga diberikan pengetahuan tentang kebijakan cukai rokok.

Mari kita dukung peningkatan kapasitas daya saing wirausaha pemuda melalui kebijakan cukai rokok. ” WIRAUSAHA PEMUDA, MEMBANGUN MASA DEPAN “.

Read More
WhatsApp Image 2025-01-16 at 23.46.46 (1)

Perayaan Milad ke-8 The Lawu Group dan Peresmian Graha Sunan Lawu

KARANGANYAR – The Lawu Group menggelar perayaan Milad ke-8 sekaligus meresmikan Graha Sunan Lawu di Wonder Park Tawangmangu, Kamis (16/01) malam. Acara ini dihadiri oleh Pj. Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi, bersama sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan mitra usaha.

Presiden Direktur The Lawu Group, Parmin Sastro Wijoyo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan delapan tahun grup tersebut. “Kami berterima kasih atas dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat lokal, yang telah membantu kami hingga titik ini. Dalam delapan tahun, The Lawu Group berhasil mengelola 27 unit wisata dengan mempekerjakan lebih dari 500 karyawan tetap serta ratusan tenaga kontrak,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan berbagai rencana pengembangan, seperti kerja sama dengan investor dari Turki dan Tiongkok untuk menghadirkan balon udara serta kereta gantung modern di Karanganyar. “Kami optimistis dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah, wisata Karanganyar akan menjadi destinasi wisata kelas dunia,” tambahnya.

Pj. Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi, dalam sambutannya memuji keberhasilan The Lawu Group. “Perjalanan delapan tahun ini bukan hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga meningkatkan taraf hidup masyarakat Tawangmangu. Data terbaru menunjukkan tingkat pengangguran di Karanganyar berhasil ditekan hingga 3,7%, berkat kontribusi sektor pariwisata yang inovatif,” ujar Timotius.

Graha Sunan Lawu yang baru diresmikan ini diharapkan menjadi ikon wisata baru di Tawangmangu, melengkapi daya tarik Wonder Park dan lokasi wisata lainnya. Dengan konsep wisata halal yang diusung, The Lawu Group berkomitmen membawa Tawangmangu sebagai destinasi unggulan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional.

Acara ini ditutup dengan doa bersama dan hiburan dari tim kreatif The Lawu Group, yang turut memeriahkan suasana perayaan.

Read More
WhatsApp Image 2025-01-15 at 18.38.04

Sinergi Sejuta UMKM Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Karanganyar– Dalam upaya mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk lebih percaya diri memasuki pasar ekspor, Sinergi Sejuta UMKM mengadakan acara bertema “Langkah Praktis Memulai Bisnis Produk Ekspor Bersama Sinergi Karanganyar”. Acara ini digelar di Ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (15/01) siang.
Turut hadir jugaPj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi, beberapa Kepala OPD beserta para pelaku UMKM di Kabupaten Karanganyar.

Yeni Maulana, Ketua Sinergi Karanganyar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keberanian untuk menjajaki pasar ekspor. “Pelaku usaha, termasuk usaha rumahan, perlu memahami standar ekspor yang sebenarnya tidak terlalu tinggi. Kuncinya ada di kelengkapan perizinan, kemasan, dan kualitas produk,” ujar Yeni.

Ia menambahkan, peserta pelatihan berasal dari berbagai daerah di Karanganyar yang memiliki produk siap ekspor. Selain materi pelatihan, produk mereka juga dikurasi dan difasilitasi untuk dipromosikan kepada calon pembeli di luar negeri. “Kami berharap UMKM Karanganyar dapat terus berkembang, salah satunya melalui Asosiasi Eksportir Indonesia (Akindo) yang akan dideklarasikan Februari mendatang,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Bupati Karanganyar memberikan apresiasi terhadap semangat para pelaku UMKM. “Pemerintah hadir untuk memberikan fasilitasi dan peta jalan yang jelas bagi UMKM agar dapat berkembang dan memasuki pasar ekspor,” ucapnya. Beliau juga mengangkat kisah sukses eksportir lokal, seperti produsen briket arang tempurung kelapa di Ngemplak dan pabrik pakaian dalam merek internasional di Kempek.

Bupati berharap, melalui pelatihan ini, UMKM dapat memahami pentingnya konsistensi, kualitas, dan branding. “Produk UMKM kita memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Ini adalah langkah awal bagi Karanganyar untuk mendunia,” tutupnya.

Acara ini diharapkan menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk bertransformasi dari pasar lokal menuju pasar global, membawa nama baik Karanganyar dan Indonesia di kancah internasional.

Read More
WhatsApp Image 2024-12-31 at 12.59.41

Pemantauan Harga Pokok Pangan Menjelang Pergantian Tahun Baru di Pasar Jungke

Karanganyar – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar yang dipimpin secara langsung oleh Pj. Bupati Karanganyar melaksanakan pemantauan harga bahan pokok pangan menjelang pergantian Tahun Baru di Pasar Jungke Karanganyar pada (31/12/2024).

Pemantauan harga bahan pokok pangan kali ini Tim TPID Karanganyar terdiri dari BPS, Bank Indonesia, Diskominfo, Disdagperinaker, dan Bagian Perekonomian juga Bagian Intel Polres Karanganyar.

Meningkatnya harga beberapa bahan pokok pangan memang sangat dikeluhkan masyarakat, terlebih lagi para pedagang pasar.

Semoga diawal tahun 2025 nanti semua harga bahan pokok pangan (sembako) segera bisa kembali normal agar tidak memberatkan masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2024-12-21 at 20.55.02

LKP – LPKS ASTI Karanganyar Selenggarakan Wisuda Tata Kecantikan dan Rias Pengantin

KARANGANYAR – LKP – LPKS ASTI Karanganyar, lembaga kursus dan pelatihan astina wijaya pada Minggu (21/12/2024) menyelenggarakan Wisuda Tata Kecantikan Kulit, Make Up Artis dan Tata Rias Pengantin LKP – LPKS Asti Karanganyar periode III di Ruang Anturium Rumah Dinas Bupati.

Kursus tata rias tersebut bisa terselenggara berkat kerjasama dengan Baznas Karanganyar. Para peserta kursus yang sudah mengikuti latihan selama beberapa bulan ini akhirnya telah usai menyelesaikan pelatihan dan kini diwisuda untuk siap memulai usahanya dalam bidang tata rias.

Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi dalam sambutannya berharap, ke depannya para peserta yang sudah mahir merias dan diwisuda ini mampu membuka lowongan pekerjaan dengan merekrut pegawai sebagai asisten. Hal ini akan mengurangi tingkat pengangguran dan pastinya menggerakkan roda perekonomian di masyarakat.

Read More