Category: Ekonomi

DSC_0036

Pelatihan dan Pemberian Bantuan Permodalan Kabupaten Karanganyar

DSC_0047

Bupati Karanganyar Juliyatmono Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Kepada Peserta Pelatihan, Senin 13/10/2014

DSC_0036

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Berikan Pengarahan Kepada Peserta Pelatihan

Bertempat di Balai Desa Blulukan Kec. Colomadu sebanyak 425 peserta pelatihan usahawan mikro dari Kec. Kebakkramat, Kec. Gondangrejo dan Kec. Colomadu diberikan pelatihan sekaligus bantuan permodalan oleh Pemkab Karanganyar dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat di Lingkungan Industri Hasil Tembakau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta SKPD terkait. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan terciptanya 3420 usahawan mikro dan kecil yang mandiri dan berdaya saing di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. ad

Read More
DSC_0041 copy

DISNAKKAN Temukan Kambing Kurban Belum Layak Jual

Karanganyar, Kamis (02/10/2014)

Petugas dari Dinas Peternakan dan perikanan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar saat memeriksa kelayakan kambing kurban, disepanjang jalan Papahan, Rabu (01/10) pagi.

Petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar saat memeriksa kelayakan kambing kurban, di sepanjang jalan Papahan, Rabu (01/10) pagi.

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar menemukan hewan kurban jenis kambing yang belum layak dari sisi umur dijual oleh warga. Hal ini diketahui saat tim pengawas lapangan Disnakan saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Rabu (01/10).

Selain itu, petugas juga mendapati hewan kurban sakit. Kondisi hewan kurban itu diperkirakan lantaran lokasi di mana kambing itu dijajakan kurang layak. Harusnya, hewan ditempatkan di kandang atau lokasi teduh. Namun, saat ini hewan hanya ditempatkan di tepi jalan yang panas.

“Dari dua lokasi yang dipantau, sudah ada 13 ekor kambing belum layak dijual untuk kurban. Meski tidak layak, namun ternyata hewan tersebut sudah banyak yang laku,” katanya Staf Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakkan Karanganyar, Faturrahman.

Dilanjutkannya, lokasi yang dijadikan tempat sidak tidak berada di pasar melainkan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Lawu di wilayah Jaten, Karanganyar Kota, Tasikmadu, Jalan Adi Sucipto, dan Adi Soemarmo Colomadu.

Hewan yang layak menurut Faturrahman minimal berusia dua tahun dan terlihat giginya. Bagi kambing yang belum memenuhi syarat tersebut, Disnakkan meminta para pedagang tidak menjualnya. “Kambing harus berusia minimal dua tahun dan terlihat giginya,” lanjut dia. Faturrahman menambahkan petugas juga menemukan kambing berpenyakit mata yang langsung ditangani di lokasi dengan mengoleskan salep dan cairan obat mata.

Salah seorang PKL yang menawarkan kambing di Jalan Lawu Papahan, Mario, menuturkan penjualan jelang Idul Adha cukup bagus. Sekitar tiga sampai empat ekor kambing asal peternakan Wuryantoro, Wonogiri ini laku terjual tiap hari.

“Paling mahal mencapai Rp 3,1 juta per ekor. Tentu saja yang bagus dan beratnya sampai setengah kuintal. Kalau ukuran biasa, paling murah Rp 1,8 juta per ekor,” kata dia.

Ditanya mengenai lokasi penjualan, dia menyatakan tepi jalan lebih cocok lantaran banyak orang yang melintas dan dimungkinkan bisa terjual lebih banyak dibandingkan menjual di kampung. “Sebagian pembeli menitipkan dulu kambingnya i sini sampai menjelang Idul Adha. Setelah itu, hewan-hewan itu baru diambil,” katanya. pd

Read More
DSC_0248

Rakor Rencana Pendapatan Tahun Anggaran 2015

DSC_0245

Bupati Karanganyar Juliyatmono sedang memberikan arahan kepada peserta rakor.

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar dan plt. Kepala DPPKAD Karanganyar menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Perubahan Pendapatan TA. 2015 di Ruang Podang I Setda Karanganyar, rabu (24/09). Acara tersebut dihadiri oleh SKPD dilingkungan Pemkab Karanganyar seperti DPU, Disperindag dan UMKM, Disparta, dan Dishubkominfo Karanganyar serta BUMD. ad

Read More
DSC_0052

Ratusan Orang Datangi Pasar Murah Sembako

Karanganyar, Selasa (22/07/2014)

Ratusan masyarakat datangi pasar murah sembako, di area parkir gedung wanita Kabupaten Karanganyar, Senin (21/07) pagi. (ad)

Ratusan masyarakat datangi pasar murah sembako, di area parkir gedung wanita Kabupaten Karanganyar, Senin (21/07) pagi. (ad)

Ratusan orang berduyun-duyun memadati area parkir Gedung Wanita Kabupaten Karanganyar untuk berbelanja kebutuhan sembako dengan harga murah menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2014.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi menuturkan kegiatan ditempat ini (Gedung Wanita), merupakan puncak acara setelah dilaksanakan di 16 Kecamatan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. “Kegiatan ini untuk membantu masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga relatif murah dengan harapan masyarakat benar-benar bisa menikmati dan bisa nyaman merasakan lebaran,” ujar Timotius Suryadi, Senin (21/07) pagi kemarin, di area parkir Gedung Wanita, Kecamatan Karanganyar.

Pada pasar murah tersebut disediakan 700 bungkus beras dijual kepada masyarakat dengan harga Rp. 6000/kilogram, 1200 bungkus gula seharga Rp. 7000/kilogram, 72 bal teh seharga 15000/pres, kemudian 78 dos sirup dijual seharga Rp. 8000/botol.

“Selanjutnya minyak goreng sebanyak 65 dos, seharga Rp. 10000/botol, telor sebanyak 930 kilogram dijual seharga Rp. 15000/kilogram, dan mi instan sebanyak 108 dos, seharga Rp.12000/10 bungkus,” ujarnya.

Acara tersebut juga melibatkan kerjasama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, Tim Pengerak PKK, Dharma Wanita, BUMD, BUMN, dan sektor swasta lainnya. Di kegiatan itu juga terlihat Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta istri, Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Chomsiah Juliyatmono, antusias menjual sembako kepada pembeli yang terlebih dahulu memberikan kupon. pd

Read More
DSC_0069

Rapat Koordinasi Rencana Perubahan Pendapatan Tahun Anggaran 2014

DSC_0069

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Sambutan Saat Rakor Perubahan Pendapatan, Senin Pagi (21/07)

Karanganyar – Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Sekda Karanganyar dan Kepala DPPKAD Karanganyar menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Perubahan Pendapatan TA. 2014 di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Senin Pagi (21/07). Beberapa SKPD juga diundang seperti DPU, Disperindag dan UMKM, Disparta, dan Dishubkominfo Karanganyar.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berpesan agar masing-masing SKPD dalam pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel serta taat pada peraturan perundang-undangan. Selain itu diharapkan pula untuk SKPD pengelola pendapatan agar meningkatkan target pendapatan secara optimal dalam rangka memberikan kontribusi percepatan pembangunan di Kabupaten Karanganyar.

Acara Rakor ini sendiri dilaksanakan dalam sesi paparan masing-masing SKPD untuk kemudian langsung dibahas bersama dipimpin langsung oleh Wabup Karanganyar Rohadi Widodo dan dimoderatori oleh Sekda Karanganyar Samsi. ad

 

Read More
DSC_0022 copy

Jelang Bulan Puasa, Bupati Sidak Pasar

Karanganyar, Jumat (27/06/2014)

Tim gabungan yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengadakan sidak ke pasar tradisional dan modern menjelang bulan puasa, Jumat (27/06)

Tim gabungan yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengadakan sidak ke pasar tradisional dan modern menjelang bulan puasa, Jumat (27/06)

Menjelang bulan puasa, tim gabungan dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional Jungke dan pasar modern yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (27/06).

Dari hasil sidak diketahui terdapat kenaikan harga, seperti pada daging bebek yang mencapai Rp. 35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp. 32 ribu. Kenaikan tersebut sudah terjadi sejak satu bulan yang lalu.

Bupati Juliyatmono disela-sela sidak menjelaskan kebutuhan bahan pokok disaat puasa cenderung meningkat. “Dengan adanya permintaan dari konsumen cukup besar, diharapkan para pengusaha tidak menaikkan harga terlalu tinggi atau bahkan menimbun barang,” ujar nya. Kenaikan harga yang terlihat paling mencolok yakni daging ayam yang mencapai Rp. 35 ribu, dari harga sebelumnya Rp. 22 ribu rupiah pada dua minggu sebelumnya.

Tim sidak juga menemukan mi basah yang postif mengandung bahan berbahaya formalin, yang biasanya untuk pengawet mayat. Petugas dari Dinas Kesehatan Karanganyar langsung menegur penjual dan membawa sampel mi untuk diperiksa lebih lanjut.

“Ini warna mi terlihat ungu pekat dan berbau. Jika dimakan ditenggorokan jadi panas bahkan bisa menyebabkan gagal ginjal,” ujar Cucuk Heru Kusumo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar. Selain itu, dia menambahkan, juga dijumpai krupuk merah dan jajanan menggunakan pewarna yang biasanya digunakan untuk warna tekstil. “Kami menghimbau masyarakat berhati-hati dalam membeli makanan,” ujarnya.

Selanjutnya, inpseksi juga dilakukan di toko modern. Didapati oleh personel dari Bagian Perekonomian, dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, menemukan makanan kemasan tidak berijin dan bumbu masakan yang diketahui hampir mendekati kadaluwarsa. pd

Read More
tmii (2)

Soto Rempah Khas Kabupaten Karanganyar

tmii (1)

Stand Kabupaten Karanganyar di Anjungan Jateng TMII

Karanganyar – Kabupaten Karanganyar lewat kuliner khasnya Soto Rempah mengikuti Kegiatan lomba produk unggulan khas Jawa Tengah yang digelar pada Sabtu hingga Minggu (21-22 Juni 2014) di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk lomba masak bertujuan menawarkan berbagai produk unggulan hasil produksi masyarakat Jateng. Hal ini juga dimaksudkan untuk menarik minat wisatawan nusantara agar mau berkunjung dan menikmati kuliner khas provinsi Jateng.

Kegiatan lomba produk unggulan khas Jawa Tengah tersebut diikuti oleh 35 pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. Dengan mengambil tema “Melestarikan resep-resep Tradisional Kuliner untuk mendukung Kedaulatan Pangan dan Menggali Kreatifitas olah seni Produk Unggulan Daerah.”

tmii (3)

Ketua PKK Kab. Karanganyar, Siti Khomsiyah bersama tim lomba masak Kabupaten Karanganyar, TMII Jakarta Sabtu 21/06/2014

Siti Khomsiyah Ketua PKK Kab. Karanganyar mengatakan bahwa Kab. Karanganyar dalam lomba masak ini menyajikan beberapa menu antara lain Soto Rempah, egg roll ubi, talam labu kuning, kroket tales, pizza terong.

“dengan persiapan yang singkat kita memperoleh juara harapan 1 untuk kategori makanan soto dan kudapan, ini pencapaian yang luar biasa”, ujar Khomsiyah. Kami berharap kedepan akan memperoleh hasil yang lebih baik sekaligus persiapan akan lebih kami matangkan.

Dalam lomba ini Kab. Karanganyar memperoleh juara harapan 1 kategori makanan soto dengan nilai 76,8 dengan kriteria penilaian meliputi Orisinalitas, Cita Rasa, Keamanan dan Kreativitas. Dengan ini Kab. Karanganyar berhak memperoleh Trophi, Piagam dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 2.500.000,- untuk masing-masing kategori yang dimenangi. Keluar sebagai juara 1 kategori makanan soto adalah Kabupaten Semarang dengan nilai 78,3. ad

Read More
DSC_1007 copy

Kuota Elpiji Ditambah 22.451 Tabung

Karanganyar, Kamis (12/06/2014)

Bulan Juni dan menjelang Lebaran pasokan elpiji tiga kilogram  ditambah

Bulan Juni dan saat Ramadhan pasokan elpiji tiga kilogram ditambah

Kuota elpiji ukuran tiga kilogram akan ditambah pada bulan Juni sebanyak 22.451 tabung atau seratus persen jatah harian. Menjelang bulan Ramadhan nanti, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga akan mengusulkan penambahan tabung elpiji.

Kepala Bagian Perekonomian, Setda Karanganyar, Timotius Suryadi menuturkan penambahan kuota pada bulan ini untuk mengantisipasi permintaan tambahan menjelang bulan Ramadhan.
“Penambahan kuota berlaku selama 25 hari, mulai 1 Juni 2014 sebanyak 22.451 tabung gas elpiji ditambah kuota tambahan,” jelas Timotius, di Kantornya, Selasa (10/06).

Tambahan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang fluktuatif. Apabila dirata-rata, Kabupaten Karanganyar mendapat tambahan elpiji sebanyak 898 tabung per hari selama 25 hari.

“Penambahan ini telah mendapat persetujuan dari PT Pertamina melalui Hiswana Migas dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan Rp. 14.500, dan untuk harga eceran di konsumen rumah tangga sebesar Rp. 16 ribu per tabung,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kasubag Sumber Daya Alam (SDA) Bagian Perekonomian, Farida mengatakan untuk mengamankan pasokan menjelang lebaran nanti kuotanya ditambah lagi lebih besar. “Kemungkinan penambahan mencapai 500 persen dari jatah harian atau sekitar 112.255 tabung,” ujar Ida.

Biasanya, lanjut Ida, permintaan elpiji mendekati Lebaran cederung naik. Diperkirakan penggunaan tabung itu naik 15 persen dibandingkan permintaan tahun lalu. “Penambahan 500 persen jatah harian ini untuk menyiapkan konsumsi elpiji yang cenderung meningkat sebelum, saat dan pascalebaran,” imbuhnya.

Dijelaskan pula, Pemkab Karanganyar juga mengawasi distribusi untuk mengantisipasi penimbunan dan permainan harga. Terdapat 11 agen elpiji yang mendistribusikan tabung ke 1331 pangkalan resmi.pd

Read More
DSC_0347

Launching Car Free Day Kec. Gondangrejo

DSC_0295

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar melepas burung sebagai tanda dibukanya Car Free Day Kec. Gondangrejo, (Minggu Pagi, 30/03)

Karanganyar – Launching car Free Day Kecamatan Gondangrejo dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Muspika Kec. Gondangrejo, Kepala Desa se-Kec. Gondangrejo dan masyrakat Gondangrejo khususnya warga Tuban Gondangrejo. Minggu pagi (30/03)

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut antusias dan mengapresiasi dengan adanya kegiatan Car Free Day ini. Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus berupaya menjadikan Kec. Gondangrejo sebagai kota yang maju. Selain dengan mengadakan CFD, Bupati Karanganyar juga akan melaksanakan pembangunan fisik di Kec. Gondanrejo antara lain perbaikan jalan yang rusak di beberapa lokasi di Kec. Gondangrejo.

DSC_0408

Bupati Karanganyar menanam pohon setelah launching car free day Kec. Gondangrejo, (Minggu Pagi, 30/03)

“Kalau dimulai pukul 06.00 dan selesai pukul 09.00 maka harus dilaksanakan. Jangan seenaknya buka tutup jalan walaupun CFD sudah sepi”, pesan Juliyatmono.

Dalam laporannya Sriyono Widodo selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa CFD Kec. Gondangrejo akan dilaksanakan secara rutin tiap minggu dan mengambil rute di sepanjang jalan depan Puskesmas Gondangrejo ke timur sampai perempatan akhir dusun Tuban Kidul. Untuk meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar, diperbolehkan untuk berjualan dengan kontribusi Rp. 2.000,-

Launching car free day kali ini dimeriahkan dengan senam bersama Bupati Karanganyar beserta warga Tuban dan pertunjukkan hiburan, seperti pertunjukan tradisional lokal dan organ tunggal. Setelah meninggalkan lokasi launching CFD, Bupati Karanganyar beserta rombongan melakukan gerakan penghijauan dengan menanam pohon disekitar lingkungan Kecamatan Gondangrejo. ad

Read More
DSC_0052

BUPATI- WAKIL BUPATI TERPILIH SOSIALISASIKAN VISI MISI SELANJUTNYA

DSC_0052

Wakil Bupati Rohadi Widodo serahkan bantuan secara simbolis saat Musrengbang Kecamatan Tawangmangu, Senin Pagi (03/03)

Berkenaan dengan Program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) khususnya PNPM Mandiri Pedesaan tahun 2014. “ Terkait hal tersebut kami menyusun Daftar Skala Prioritas (DSP) 2010 yang disesuaikan dengan visi misi Bupati Wakil Bupati Karanganyar terpilih 2014 dengan lima program unggulan. Terlebih dalam kegiatan ini kami menyesuaikan dengan keadaan dan karateristik masyarakat Tawangmangu yang berbudaya dan agamis.” Ungkap Yopi Eko Jati Wibowo selaku Camat Tawangmangu.

Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh daerah Tawangmangu antara lain kuliner, pertanian, peternakan dan kerajinan yang beberapa waktu terakhir dikelola oleh UMKM. “dari kelebihan yang Tawangmangu miliki, kami selaku masyarakat mengakui terdapat beberapa hambatan yang diantaranya dalam hal kerajina kami memiliki hambatan dalam hal packaging  yang belum begitu menarik sedangkan untuk bidang pertanian kami belum bisa mengelola secara maksimal serta pelayanan dan sarana-prasarana dalam pengelolaan pariwisata masih menggunakan fasilitas tradisional lalu fasilitas jalan jalur lalulintas yang masih terbatas. Kami berharap di tahun 2015 dana 2 M dari Bupati dan Wakil Bupati dapat segera turun sehingga kami dapat segera menyusun dana tersebut dalam Daftar Skala Prioritas (DSP) sehingga dapat langsung kita hibahkan kedesa-desa.” Lengkap Yopi. Dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan dan Musyawarah Antar Desa serta Penetapan Usulan PNPM Mandiri Pedesaan Tahun 2014 di Kecamatan Tawangmangu. Senin Pagi (03/03)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya mengatakan akan mempercepat realisasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan lima program unggulan mereka. “Untuk Rancangan Program Jangka Menengah Daerah(RPJMD) telah kami susun dan telah kami serahkan ke Dewan. Jadi kita tinggal menunggu ketok paku dari Dewan. Maka dari itu dengan partisipasi PNPM Mandiri Pedesaan ini dapat membantu kita dalam merealisasikan lima program unggulan utamanya untuk pembangunan infrastruktur menyeluruh dan penciptaan 10.000 wirausaha mandiri serta pembangunan desa menjadi pusat pertumbuhan. Mari Bersama Memajukan Karanganyar.” Ungkap Rohadi. ind/ad

Read More