Category: Ekonomi

gue

Saat Sidak, Wabup Karanganyar Temukan Biaya Solar Rp. 500 Per Tabung

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama tim sidak saat memantau harga dan kesediaan elpiji 3 kilogram di Pasar Jungke, Senin (04/05)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama tim sidak saat memantau harga dan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di Pasar Jungke, Senin (04/05)

Karanganyar, Senin (04/05/2015)
Saat inspeksi mendadak (sidak) elpiji tiga kilogram, Senin (04/05), Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menemukan kenaikan Rp 500/ tabung di tingkat agen. Kenaikan itu dipicu adanya tambahan biaya solar.
Rohadi melakukan inspeksi tersebut di Pasar Jungke dan Warung, Kampus Bibis, Kelurahan Jungke. Pasalnya, selama ini pihaknya menerima sejumlah keluhan dari warga mengenai kenaikan harga elpiji melon tersebut.
“Setelah kita cek, ternyata di tingkat agen harga elpiji tiga kilogram Rp 14.250 setiap tabung. Namun ada penambahan biaya solar menjadi Rp 14.750/ tabung,” kata Rohadi Widodo, seusai sidak elpiji usai sidak.
Tim sidak juga mendapatkan informasi bahwa di tingkat pangkalan, elpiji itu dijual minimal Rp. 16.000, padahal Harga Eceran Terendah (HET) Rp 15.500/ tabung tiga kilogram.
“Dari harga itu, di pengecer menjual dengan harga minimal Rp 17.000 sampai Rp. 18.000. Sampai konsumen bisa mencapai Rp 18.500 sampai Rp 19.000/ tabung,” katanya.
Rohadi, lebih lanjut menuturkan ketersediaan elpiji tiga kilogram sesuai stok jatahnya. Namun distribusi kemungkinan tidak lancar dari pangkalan ke pengecer. “Pengguna ada yang membeli satu tabung jadi dua tabung, atau tiga jadi empat tabung,”katanya. pd

Read More
DSC_1229_001convert

Pusdiklat Kemendagri Regional Makasar Kunjungi Karanganyar

DSC_1229_001convert

Bupati Karanganyar Juliyatmono Berikan Sambutan Selamat Datang Pada Peserta Diklat PIM 4 Makasar, Selasa Pagi 28/04

Untuk kesekian kalinya Kabupaten Karanganyar dijadikan tujuan studi Diklat Kepemimpinan Tingkat IV oleh Pusdiklat Kemendagri Regional Makasar. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Beberapa SKPD Karanganyar hadir untuk mendampingi sebagai nara sumber yaitu Kepala BKD Karanganyar, Kepala BPPT Karanganyar dan Sekretaris Dinas Dinas Pendidikan dan Olahraga Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutan selamat datangnya memberikan apresiasi atas dipilihnya Kab. Karanganyar sebagai destinasi diklat. Diharapkan para peserta mampu menggali semua informasi yang mereka butuhkan selama di Kab. Karanganyar sesuai dengan fokus dan lokus studi.

Sementara itu Sulaehah H. Taba yang mewakili Kapusdiklat Kemendagri Reg Makasar melaporkan bahwa rombongan diklat PIM IV ini akan berlangsung selama 4 hari dan mempunyai lokus pada bidang pendidikan, layanan perijinan dan program 10000 wirausaha yang dicanangkan oleh Bupati Karanganyar. Adapun peserta yang hadir kali ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari 3 Provinsi yaitu Kabupaten Bulukumba Prov Sulawesi Selatan sebanyak 36 orang, Kabupaten Polman Prov Sulawesi Barat 2 orang dan Kab. Poso Prov Sulawesi Tengah 2 orang. ad

Read More
DSC_0485

Kabupaten Karanganyar Menuju Swasembada Pangan

DSC_0485

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Pengarahan Saat Tanam Padi Bersama Kodim 0727 Karanganyar

DSC_0470

Dandim 0727 Karanganyar Letkol Infantri Marteen Pasundan Menerima Bantuan Secara Simbolis Dari PT Acidatama Tbk. Yang Ditujukan Untuk Petani

DSC_0505

Acara Tanam Padi Bersama Forkompimda Kab. Karanganyar

Untuk mensukseskan swasembada pangan khususnya Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) dalam tempo tiga tahun, Kabupaten Karanganyar mengadakan penanaman lahan percontohan di Jumantono pada Rabu (18/03) bersama TNI dan petani. Keterlibatan pihak swasta sangat tinggi hal ini terbukti PT. Acidatama tbk memberikan sejumlah bantuan kepada Kodim 0727 untuk petani. Bantuan tersebut terdiri dari paket saprodi untuk 2 Ha sawah di setiap desa penghasil padi dan 6 liter pupuk cair organik serta 2 liter dekomposer.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah, TNI dan Petani harus saling bekerjasama agar swasembada tercapai. Komunikasikan kepada pemerintah masalah yang dihadapi, kami siap membantu. Saya berharap TNI berperan mendampingi petani dengan baik. Dijelaskan pula tahun ini kabupaten karanganyar mendapatkan target produksi padi sebesar 314.079 ton GKG, hal ini berarti mendapat kenaikan target produksi sebesar 41.752 ton GKG dibanding produksi padi kabupaten karanganyar pada tahun 2014 yang mencapai 272.927 ton GKG.

Sementara itu menurut Supramnaryo Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Karanganyar untuk mencapai swasebada maka berkiblat pada Permentan no 140 tahun 2015 tentang upaya khusus peningkatan padi jagung dan kedelai terdapat strategi dasar. Strategi dasar yaitu dengan meningkatkan produktifitas dan indeks pertanaman melalui peningkatan ketersediaan air irigasi, benih, pupuk dan alsintan. Kemudian memfasilitasi pendampingan , melaksanakan kegiatan Rehab Jaringan Irigasi Teknis (RJIT), Peningkatan Optimasi Lahan (POL) dan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT).

“Dengan strategi tersebut dan semangat dari seluruh insan yang perduli terhadap pertanian maka kita berharap target yang telah dibebankan kepada Kabupaten Karanganyar dapat terwujud”, tambah Supramnaryo.

Komandam Kodim 0727 Letkol Infantri Marteen Pasundan berpesan agar danramil dan babinsa berperan dalam mengawasi pendistribusian pupuk. Pasalnya setiap akan panen petani sulit mendapatkan pupuk karena stok di pengecer habis. ad

Read More
DSC_0070

Kepala SKPD Untuk Benar-Benar Memahami Sistem Keuangan

DSC_0059

Penandatanganan Pakta Integritas SKPD se Kab. Karanganyar, Kamis Siang 15/01

DSC_0064

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DPA 2015, Kamis Siang 15/01

Agar kegiatan 2015 yang dibiayai dari APBD dapat segera dilaksanakan dan tidak menumpuk di akhir tahun serta mewujudkan kesatuan langkah dalam sistem keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan, DP2KAD Karanganyar selaku Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sekaligus penandatanganan pakta integritas oleh sejumlah Pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Kamis kemarin (16/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM didampingi Kepala DP2KAD Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD di lingkungan Karanganyar, Ketua KONI Karanganyar, Ketua Kwarcab Karanganyar serta Camat se Kab. Karanganyar.

”Penandatanganan pakta integritas oleh sejumlah Pejabat di lingkungan Pemkab. Karanganyar sekaligus penyerahan DPA SKPD ini dilakukan agar kegiatan Pemerintahan di tahun 2015 segera terlaksana dan tidak menumpuk di akhir tahun,” Terang Kepala DP2KAD Karanganyar, Drs.Soemarno, MSi saat menyampaikan laporannya.” Adapun jumlah DPA SKPD di tahun 2015 adalah dengan perincian sebagai berikut : 14 DPA Pendapatan dengan jumlah 181.6 M, 62 DPA Belanja tidak langsung 1.4 T dan langsung 521.1 M. DPA Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) dengan jumlah pendapatan 1.4 T, Belanja 122.1 M, Biaya Penerimaan 80.1 M dan Biaya Pengeluaran 4 M,” jelas Soemarno.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menegaskan untuk setiap Kepala Perangkat Satuan Kerja Daerah khususnya dilingkungan Pemkab.Karanganyar untuk benar-benar memahami sistem keuangan. “ Kemarin sejumlah pimpinan daerah menerima DPA dari Gubernur sejumlah 64 M. Saya selaku pimpinan Daerah Karanganyar telah meminta di tahun 2015 untuk dapat tambahan keuangan agar segera dapat melaksanankan kegiatan pemerintahan. Saya minta kepada setiap Kepala SKPD untuk benar-benar memahami dan menguasai sistem keuangan agar tidak seratus persen mempercayai kepada pejabat-pejabat di bawahnya, pastikan dengan kecvermatan dan ketelitian jangan sampai berhadapan dengan resiko-resiko pelanggaran, mohon kepala SKPD untuk menata fisiknya agar semua dapat berjalan baik dan lancar” pesan Bupati dihadapan para pejabat Karanganyar. Ditambahkan pula bahwa untuk bagian perekonomian Bappeda agar selalu melakukan evaluasi terkait kinerja pada peningkatan kesejahteraan. ad

Read More
DSC_0002 copy

Antisipasi Migrasi Elpiji, Pasokan Ditambah

Karanganyar, Jumat (09/01/2015)

Antisipasi migrasi elpiji, pasokan tabung 3 kilogram ditambah

Antisipasi migrasi elpiji, pasokan tabung 3 kilogram ditambah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar meminta PT Pertamina untuk menambah jumlah pasokan gas elpiji tabung 3 kilogram. Permintaan itu untuk mengantisipasi perpindahan konsumen elpiji 12 kilogram ke 3 kilogram.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Surakarta Suwardi Hartono Putro mengatakan, pada bulan Januari elipji 3 kilogram ada permintaan penambahan fakultatif sebanyak 200 persen dari alokasi harian 22.450 tabung elpiji.

“Pendistribusian mulai tanggal 1 hingga akhir bulan Januari. Kita juga antisipasi tabung 12 kilogram yang mengalami kenaikan sebesar Rp 18 ribu per tabung,” jelas Suwardi HP usai rapat koordinasi dengan intstansi terkait di Setda Kabupaten Karanganyar, Kamis (08/01).

Lebih lanjut, Suwardi memperkirakan migrasi pengguna elpiji 12 kilogram ke 3 kilogram sebanyak delapan persen. Dibandingkan pada bulan sebelumnya mengalami kenaikan empat persen pengguna.

Di pasaran, harga jual elpiji 12 kilogram berkisar Rp 145 ribu per tabung dari sebelumnya sekitar Rp. 127 ribu per tabung. Dengan harga yang kian naik, dikuatirkan ada migrasi pengguna elpiji.

Pihaknya juga telah melakukan pengawasan ke rumah makan dan pengusaha katering yang omzetnya mencapai Rp 50 juta, jangan sampai memakai elpiji 3 kilogram. “Tetap mengunakan elpiji 12 kilogram, agar sebaran elpiji 3 kilogram bisa lancar dan stabil,” ujar pria dari Kecamatan Matesih itu.

Sementara itu dirinya juga mengatakan Harga Eceran Terendah (HET) 3 kilogram di pangkalan antara Rp.15,5 ribu sampai Rp 16 ribu per tabung. Hal itu disebabkan kenaikan HET mengikuti angka inflasi dan fluktuasi harga pasar.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar Timotius Suryadi mengatakan pemantauan dan monitoring ke wilayah terus dilakukan. “Pengawasan terus di lakukan agar tidak terjadi penyelewengan. Selain itu nantinya di setiap desa terdapat pangkalan elpiji agar distribusi ke pengguna bisa lancar,” ujarnya. pd

Read More
DSC_0225

Undian PBB P2 Tingkat Kabupaten Karanganyar Tahun 2014

DSC_0225

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Mengundi Hadiah Utama

DSC_0209

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Undi Hadiah TV LED

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kab Karanganyar pada tanggal 30 Desember 2014 bertempat di Kecamatan Jumapolo mengadakan undian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB P2) tingkat kabupaten. Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi SKPD terkait, Kacab Bank Jateng Karanganyar, Camat se Kab Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengapresiasi kepada masyarakat Karanganyar yang telah berperan aktif untuk melaksanakan kewajibannya membayar pajak PBB P2 tepat waktu.

“Undian PBB P2 yang biasanya diadakan di Kabupaten, untuk tahun 2014 ini sebagai bentuk penghargaan dilaksanakan di Kecamatan Jumapolo karena telah lunas 100% paling cepat dibandingkan 17 kecamatan yang lainnya”, ujar Juliyatmono

Sementara itu Sumarno Kepala DPPKAD Karanganyar melaporkan bahwa pelaksanaan undian PBB P2 ini sebagai bentuk rangsangan dan memotivasi masyarakat selaku wajib pajak untuk taat membayar pajak dengan mengundi Surat Tanda Terima Setoran (STTS) wajib pajak yang sudah lunas PBB tahun 2014 ini secara elektronik. Untuk tahun 2014 terdapat 6 kecamatan dan 78 desa/kelurahan yang telah lunas PBB nya, hal ini cukup menggembirakan dibandingkan tahun 2013 yang lalu dimana hanya 5 kecamatan dan 75 desa / kelurahan saja yang lunas.

Masih adanya kendala dilapangan seperti banyak nya SPPT yang no name, double SPPT, salah tulis nama ataupun alamat serta domisili wajib pajak diluar daerah yang tidak diketahui alamat yang jelas untuk ditariki pajaknya menyebabkan PBB tahun 2014 ini belum bisa 100% lunas. Sebagai pemenang utama undian PBB P2 tingkat Kabupaten tahun 2014 ini adalah Bagihastuti warga Parakan RT. 03 / RW. 10 Bolong Karanganyar yang memenangkan sebuah Honda Beat CBS dengan pajak PBB P2 nya Rp. 18.146,- ad

Read More
DSC_0224

Market Mutasi Tanah Karanganyar Peringkat Ke Dua Se Jawa Tengah

DSC_0225

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memimpin Rapat di Aula DPPKAD Karanganyar, Jumat Pagi 19/12

Bupati Karanganyar didampingi Kepala DP2KAD Kab. Karanganyar menyelenggarakan Rapat Koordinasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Jum’at pagi (19/12) di Aula DP2KAD Karanganyar yang dihadiri Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) se Kab. Karanganyar, Badan Pertanahan Nasional (BPN), 17 Camat se Kab. Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Drs. Juliyatmono, MM selaku Bupati Karanganyar meminta BPN untuk lebih meningkatkan pelayanan publik. “ Kita perlu membangun persepsi bersama, karena di era sekarang kita dituntut transparan, cepat, efektif dan efisien. Kita jangan hanya mengejar keuntungan semata, melainkan hal tersebut lebih untuk menertibkan kita. Maka itu, Saya di sini meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar pelayanan publik segera dibenahi. Yang memang bisa dikerjakan dengan cepat, ya dipercepat bukan malah dilama-lamain, pelayanan BPN itu harus cepat, tertib dan akurat,” terang Juliyatmono dihadapan para peserta Rakor.

Disampaikan pula terkait dengan Hak Kepemilikan Tanah, mulai sekarang masyarakat tidak harus repot-repot ke Pengadilan Negeri dengan usia 18 tahun. “ Berdasar data resmi dari BPN, Karanganyar peringkat ke dua se Jawa Tengah setelah Semarang terkait Mutasi Tanah. Maka saya minta PBB sebagai tanggung jawab Pemerintah untuk tertib,” pesan Juliyatmono.

Sementara itu Kepala DP2KAD Karanganyar Drs. Sumarno, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan guna menindaklanjuti perintah Bupati tentang Pejabat Pembuat Akte Tanah yang perlu diperhatikan, yakni BPHTB dalam RAPBD 2014 ditarget 17 M dan tahun depan 2015 ditarget 11 M, terakhir BPHTB tahun ini dicek telah masuk 13 M.

“Saya berterima kasih kepada para Camat dan Notaris yang telah melaporkan secara lengkap sebelum jatuh tanggal 10 terkait dengan mutasi tanah. Karena berdasar Perda yang akan datang, untuk Camat dan Notaris yang melaporkan mutasi Tanah terlambat alias lebih dari Tanggal 10, akan dikenakan denda sebesar 250 ribu rupiah,” terang Sumarno.

Ditambahkan pula bahwa masukan dari Camat tentang PBB sementara ini masih mengenakan NJOP ( Nilai Jual Objek Pajak). ad

Read More
DSC_0011

342 Kelompok UMKM Menerima Bantuan Modal

DSC_0011

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Pengarahan Kepada Penerima Bantuan Modal, Selasa Pagi 09/12

Juliatmono selaku Bupati Kab. Karanganyar membuka kegiatan penguatan ekonomi masyarakat dilingkungan IHT (Industri Hasil Tembakau) dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pelatihan dan memberikan bantuan permodalan, Selasa Pagi (09/12) di Pendopo Bupati Kab. Karanganyar.

Acara tersebut dihadiri oleh kepala DP2KAD Kab. Karanganyar, Kabag Perekonomian Setda Karanganyar, Pimpinan Bank Jateng, Camat se-Kabupaten Karanganyar serta di ikuti 342 calon penerima modal dari 17 kecamatan se-Kab. Karanganyar. Seperti maksud dan tujuan kegiatan ini, diharapkan modal yang diberikan akan memperkuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam IHT.

“Saya selaku unsur pemerintah berterimakasih pada Disperindagkop telah menerjemahkan gagasan-gagasan pemerintahan kita agar usaha kecil menengah terus tumbuh dan berkembang, hal ini sesuai dengan visi misi pemerintah lima tahun kedepan yang telah menjadi Perda mari, bersama memajukan Karanganyar yang salah satu programnya yakni menciptakan 10.000 Wirausaha Mandiri” terang Bupati. “Untuk itu atas terselenggaranya kegiatan ini, saya harapkan masyarakat penerima modal dapat memanfaatkannya dengan baik”, tambah Bupati.

Eddie Sukiswandi S.Sos selaku sekretaris Disperindagkop dan UMKM Karanganyar dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 342 kelompok usaha akan menerima bantuan modal.” Pencairan modal akan dibagi menjadi tiga tahap, 304 kelompok ditahap pertama, 11 kelompok ditahap kedua dan 27 kelompok ditahap ketiga. Yang mana pencairan modal ini melalui Bank Jateng cabang Karanganyar. Kegiatan ini merupakan serangkaian dalam rangka penguatan ekonomi Karanganyar, mengetahui pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil menengah serta pendampingan langsung. ad

Read More
DSC_0131

45 Perusahaam Ikuti Pembinaan Industri

DSC_0129

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Berikan Sambutan Sosialisasi Pembinaan Rutin Dan Monev Industri, Rabu Pagi 03/12

Perkembangan Kab. Karanganyar di akhir tahun 2014 ini berdasar survey Bank Indonesia untuk tingkat kesejahteraan tertinggi se Solo Raya, hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, SP saat membuka kegiatan Pembinaan rutin dan Monev Perusahaan industri Menengah dan Besar yang sudah berizin di Kab. Karanganyar, Rabu (03/12) di Ruang Melati Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Sebanyak 45 Perusahaan besar dan menengah yang berizin dan 5 (lima) asosiasi Usaha di Karanganyar mengikuti kegiatan tersebut.

“Dengan peningkatan kesejahteraan warga Karanganyar ini, maka pembangunan infrastruktur terus kita kerjakan, akses kemanapun terus kita lebarkan dan kembangkan agar tidak ada lagi hambatan sehingga perekonomian menjadi lancar. Khusus daerah 4 (empat) J (Jatipuro, Jatiyoso, Jumapolo, Jumantono) yang merupakan wilayah industri untuk akses jalan masih kecil, karena wilayah tersebut merupakan jalan propinsi tetapi kami terus koordinasi dengan pihak propinsi agar dilaksanakan pelebaran jalan. Sedangkan untuk daerah Ngargoyoso, Kebakramat dan Gondangrejo, harga tanah tidak mengalami kenaikan melainkan berganti harga yang berlipat-lipat dikarenakan ke depan wilayah ini mudah dicakup transportasi dengan akses jalan yang cukup besar,” terang Wabup Rohadi Widodo dihadapan para peserta dari berbagai perusahaan industri.

Disampaikan pula oleh Rohadi Widodo yang terkait hak-hak normatif di perusahaan untuk bisa dipenuhi. “ Saya minta tolong kepada perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Karanganyar ini agar hak-hak normatif para buruh yang telah dijanjikan untuk dipenuhi, agar tidak ada permasalahan, seperti yang terjadi pada perusahaan Ladewindo. Dan juga kepada owner perusahaan agar tetap menjaga lingkungan dengan tidak membuang limbah ke sungai serta terkait CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan sekitar perusahaan berada, untuk bisa sedekah bumi yakni dengan menanam pohon guna menjaga kelestarian lingkungan sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga,” pesan Wabup.

Sementara itu Kepala Disperindagkop Kab. Karanganyar Nur Halimah, menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan berbagai peraturan perundangan terkait perindustrian, menggalang perusahaan menengah dan besar yang sudah berizin untuk kemajuan Karanganyar dan memperoleh data yang akurat tentang perusahaan yang ada di Karanganyar.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan materi UU no. 3 tahun 2014 tentang Perindustrian oleh Ratna Kauri (Disperindagkop Prop. Jateng), Perpres 97 Tahun 21014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu satu pintu oleh Drs. Sucahyo, MM (ka. BPPT Karanganyar) dan Peran tanggungjawab dunia usaha dalam rangka penyelenggaraan Pembangunan kesejahteraan sosial oleh Sulistyowati (Dinsosnakertrans Karanganyar). ad

 

Read More
gue copy

Pameran Intanpari Expo 2014 Tunjukan Produk Unggulan

Karanganyar, Minggu (23/11/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berbincang dengan pengrajin, dan Wakil Bupati Rohadi Widodo melihat kerajinan wayang kulit di salah satu stan pameran Intanpari Expo 2014. Sabtu (22/11).

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berbincang dengan pengrajin, dan Wakil Bupati Rohadi Widodo melihat kerajinan wayang kulit di salah satu stan pameran Intanpari Expo 2014. Sabtu (22/11).

Pameran pembangunan yang diadakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar 2014 ke-97, berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga masyarakat berjubel untuk melihat. Lokasi pameran yang strategi di pelataran depan alun-alun, diikuti 36 stan dari instansi pemerintah, enam BUMN dan BUMD, 46 perusahaan, dan lima koperasi.

“Semuanya berjumlah 135 stan dengan menampilkan berbagai produk-produk unggulan yang dipamerkan peserta pameran,” ujar Nur Halimah, Ketua Panitia Penyelenggara Pameran Pembangunan, Sabtu (22/11) malam, saat dilokasi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menuturkan dengan pameran ini diharapkan produk-produk dari Kabupaten Karanganyar bisa dikenal, tidak saja warga lokal namun dari luar kota bisa membelinya. “Apresiasi warga luar biasa banyak. Dengan pameran ini, hasil transaksi jual beli bisa meningkatkan pendapatan UMKM,” ujar Bupati Juliyatmono.

Setelah acara pembukaan, Bupati, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Muspida melihat produk-produk unggulan dari 17 kecamatan,BUMN, BUMD atau pun hasil pembangunan dari instansi pemerintah.

Di pameran yang berlangsung selama empat hari, dari Sabtu-Rabu (22-26/11) ada yang membuat seperti kerajinan wayang kulit, batik, makanan olahan,alat-alat pertanian, jamu, ukiran kayu,dan fotografi.pd

Read More