Category: Ekonomi

DSC_0169

2016 Pemkab Karanganyar Terapkan Laporan Keuangan Berbasis Akrual

kominfo

Bupati Juliyatmono menyaksikan langsung Penandatanganan Pakta Integritas oleh Perwakilan SKPD di Hotel Alana, Colomadu, Senin (28/11/2015).

Karanganyar, Selasa 29 Desember 2015
Untuk memberikan gambaran tentang laporan berbasis Akrual dan peningkatan kualitas laporan keuangan kepada Jajaran Kepala SKPD berbasis Akrual. Senin (28/12/2015) kemarin, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DP2KAD) Kabupaten Karanganyar mengadakan persiapan penyusunan dan pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Daerah berbasis Akrual dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Hotel Alana, Colomadu, Karanganyar.
“Laporan keuangan berbasis Akrual ini difokuskan kepada Bendahara Keuangan SKPD khususnya dengan sasaran Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan. Diharapkan dengan laporan keuangan berbasis Akrual ini sebagai implikasi mempertahankan penilaian opini Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” terang Kepala DP2KAD Kabupaten Karanganyar, Sumarno saat menyampaikan laporannya dihadapan jajaran SKPD.
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Farida Sofia Irawati dan Ary Mahendrajaya.
“Saya menyambut dengan baik karena ini adalah langkah strategis. Karanganyar ditahun 2016 menggunakan laporan keuangan akuntansi berbasis Akrual sehingga perlu mempersiapkan diri lebih sungguh-sungguh dan lebih baik. Karena mempertahankan nilai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lebih sulit daripada meraihnya. Oleh karena itu untuk diikuti dan dipahami dengan sungguh-sungguh sehingga BPK sebagai audit dalam menjalankan tugasnya bisa lebih cepat” pesan Bupati.
Bupati dalam sambutannya juga mengharap “mudah-mudahan dengan datangnya BPK 2016 nanti dapat memotivasi kami agar pemerintah kedepannya tidak mewarisi masalah apapun. Melalui DP2KAD mudah-mudahan Maret 2016 akan terealisasi digelar Festival Anggaran untuk 60 SKPD dan 126 Desa”.
Pada kesempatan tersebut Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Farida Sofia Irawati menyampaikan gambaran untuk laporan keuangan berbasis Akrual berdasarkan pada UU No.17 tahun 2003 tentang keuangan negara ( pasal 30 dan 31 ), UU No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara ( pasal 55 ayat 3 dan pasal 56 ), UU No.19 tahun 2004 tentang Pemeriksaan atas Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara ( pasal 2 dan 4 ), UU No.15 tahun 2006 tentang BPK ( pasal 6 ayat 3 ). Ad/Ind/St/Ht

Read More
DSC_0011

Lunas PBB P2 Tercepat, Selenggarakan Undian Berhadiah

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan di pengundian PBB P2, Selasa (29/12), di Kecamatan Jumantono

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan di pengundian PBB P2, Selasa (29/12), di Kecamatan Jumantono

Karanganyar, Kamis (31/12/2015)
Setiap tahun, bagi kecamatan yang paling cepat lunas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan di Kabupaten Karanganyar, berhak menyelenggarakan pengundian berhadiah bagi pembayar pajak.

Hadiah yang diberikan cukup menarik, terdapat 1 unit sepeda motor, meja kursi ukir, sepeda gunung, dan kulkas.

Untuk tahun 2014, Kecamatan yang paling cepat lunas awal PBB P2 yakni Kecamatan Jumantono, sehingga berhak menyelanggarakan pengundian tahun 2015. Kemudian untuk tahun 2015, Kecamatan Jatipuro akan menyelenggarakan di tahun 2016.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar Sumarno mengatakan tahun 2014 dari 162 Desa, 15 Kelurahan terdapat 70 desa/kelurahan yang lunas.

“Tahun ini meningkat menjadi 75 desa dan 7 Kecamatan,” kata Sumarno, Selasa (29/12), saat pengundian hadiah di Kecamatan Jumantono.

Sumarno menambahkan, target perolehan PBB sebanyak Rp. 21 Miliar, sedangkan tahun ini meningkat menjadi Rp. 25 Miliar. “Semuanya kita sudah bisa mencapai realisasi 100 persen,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat kepada Pemerintah, kembali untuk di masyarakat digunakan untuk pembangunan.
“Bagi yang belum membayar pajak, kita minta untuk segera membayar. Ketua RT, Kades, Lurah meminta bagi yang belum membayar,” kata Bupati. pd

Read More
DSC_0123

Tahun 2016 PNS Karanganyar Akan Lakukan Test VCT

Kominfo

326 anak ikuti Khitan Massal di Aula Masjid Agung Karanganyar pada Selasa (22/12/2015)

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara Khitan Massal, Tashoruf ke-3 dan Sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa 22 Desember 2015
Pada kegiatan sarasehan BAZNAS Karanganyar Wakil Bupati Rohadi Widodo menekankan dari segi hukum dan agama tentang dampak zina yang merebak di Karanganyar. Makin meningkatnya penderita HIV/AIDS di Karanganyar mendorong pemerintah untuk melakukan test VCT (Voluntary Counseling Test) untuk para PNS, sebelumnya KODIM dan POLRI sudah melakukan test VCT. Voluntary Counseling Test merupakan pintu masuk yang penting untuk pencegahan dan perawatan HIV. Konseling HIV/AIDS membantu orang mengetahui statusnya lebih dini, menekankan kepada aspek perubahan perilaku, peningkatan kemampuan menghadapi stress, ketrampilan pemecahan masalah. ” Mulai tahun depan, 2016 khususnya PNS dilingkungan Karanganyar akan dilakukan test VCT karena  sebelumnya  Kodim dan Polri sudah melakukan test VCT. Dan test VCT ini dijamin kerahasiaannya, jadi tidak perlu khawatir. Konseling HIV juga menekankan pada issue HIV terkait seperti bagaimana hidup dengan HIV, Pencegahan HIV ke pasangan, dan issue-issue HIV yang berkelanjutan,” ungkap Rohadi Widodo pada Kegiatan sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Selasa (22/12/2015).

DSC_0146
Dalam kegiatan ini juga diadakan khitan massal dan tashoruf ke 3 BAZNAS Kabupaten Karanganyar yang keseluruhan tashoruf sejumlah 6 M. Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama BAZNAS memiliki 5 Program yakni Program Karanganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Makmur dan Sejahtera, Karanganyar Taqwa. Sesuai dengan hasil study banding di Malang BAZNAS menyepakati untuk membuat Koperasi Syariah dan membuat Baitul Mall dalam rangka memberantas rentenir BAZNAS, selain itu juga akan mendirikan sebuah toko muslim yang berslogan “Dari Muslim untuk Muslim” yang menyediakan berbagai perlengkapan haji dan lain-lain.
Program berikutnya dalam rangka Karanganyar cerdas BAZNAS akan membantu anak didik yang putus sekolah setelah SMA/SMK yang bekerja sama dengan UNS akan merekrut 40 anak untuk di didik selama 1 tahun, setelah lulus akan bekerja di Suzuki Indomotor. Pendaftaran di mulai tanggal 4 s/d 9 Januari 2015 dan akan di seleksi dari pihak BAZNAS dan UNS. Empat puluh anak tersebut terdiri dari 35 laki-laki dan 5 perempuan.Ind/Tta

Read More
DSC_0043

Seminar Peranan Perempuan Dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi

kominfo

Istri Bupati Karanganyar memberikan pengarahan dalam Seminar Peranan Perempuan Dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi Kamis(17/12/2015)

Karanganyar, Kamis 17 Desember 2015

Dalam rangka menyambut hari ibu ke-87 tahun 2015 dan memperingati Hari Anti Korupsi Himpunan Keluarga Akademi Peternakan Karanganyar (HIKANA APEKA) menyelenggarakan seminar dengan tema “Peranan Perempuan Dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi” yang dilaksanakan di Aula Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) Kamis (17/12/2015).

Latar belakang di selenggarakannya seminar tersebut yakni perempuan mempunyai peran yang besar dalam keberhasilan suami didalam karir dan keluarga. Di balik kesuksesan sang suami tentu di belakangnya ada istri yang berjiwa besar dan kuat. Maksud dan tujuan acara tersebut adalah memberikan pembelajaran kepada kaum perempuan apa itu korupsi dan memberi pemahaman tentang apa itu pencucian uang.

Kominfo

Catur Lukito selaku Pembina Himpunan Keluarga Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) memberikan sambutan di Seminar Peranan Perempuan Dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi

Acara tersebut menghadirkan empat narasumber yakni Siti Chomsyah Juliyatmono selaku istri Bupati Karanganyar, Rahayu Utami Sari, Hadiasri Widiyasari dan Sudarto sebagai Kasi Intelegent Kejaksaan Negeri Karanganyar. Seminar ini juga di hadiri Istri Anggota Dewan (IGAWAN), Istri-istri SKPD, Ketua PKK Kabupaten Karanganyar, Ketua PKK kelurahan sekecamatan Karanganyar, Dharma wanita dan Gerakan Organisasi Wanita (GOW).

Dalam arahannya istri Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa peran seorang istri sangatlah penting dalam mencegah tindak korupsi. Istri yang baik adalah istri yang kuat dalam segala hal baik susah maupun senang, untuk mencegah korupsi sebagai istri janganlah suka menuntut suami yang berlebihan,” ujar istri Bupati Karanganyar. Beliau juga memiliki semboyan bahwa Hidup sederhana lebih membahagiakan daripada kaya raya tapi banyak hutang.

Selanjutnya, Rahayu Utami Sari selaku Notaris sekaligus narasumber pada seminar tersebut menyampaikan Perempuan sebagai sumber motivasi mewujudkan kejujuran di tengah keluarga.

Acara diakhiri dengan penyampaian materi oleh Sudarto sebagai Kasi Intelegent Kejaksaan Negeri Karanganyar yang menjelaskan tentang Penegakan hukum tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Di Indonesia, hal ini diatur secara yuridis dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, dimana pencucian uang dibedakan dalam tiga tindak pidana.Ind/ft/Tt

Read More
DSC_0057

Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala BPS Karanganyar Toto Desanto (kanan) dan Ketua APINDO Karanganyar Edi Darmawan (kiri) pada kegiatan Sensus Ekonomi 2016, Senin (14/12/2015) di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Karanganyar, Senin 14 Desember 2015

Badan Pusat Stastitik (BPS) Kabupaten Karanganyar dalam rangka mensukseskan sensus ekonomi 2016 menyelenggarakan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016, Senin(14/12/2015) di ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar. Sosialisasi ini dihadiri oleh 50 peserta dan pelaku usaha.

Dalam laporannya kepala seksi statistik Distribusi BPS Karanganyar, Sri Pristiwati mengatakan bahwa “penyelenggaraan sosialisasi ini mengacu pada Undang-Undang No.16 1997 tentang statistik BPS berkewajiban mengadakan sensus penduduk. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada bulan Mei 2016 bertujuan untuk mendapatkan informasi potret utuh perekonomian bangsa, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional. Saya berharap dukungan dari Bupati, karena kami menyadari respon dari adanya intervensi agar data benar-benar akurat sesuai dengan data di lapangan“.

Kominfo

Peserta saat mengikuti sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 yang akan dimulai pada Mei 2016.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam arahannya “kita gelorakan, karena sensus ini sangat penting dan strategis karena secara ekonomi nanti seperti apa. Bagaimana mampu mengganti ekonomi Kabupaten Karanganyar supaya sensus ini dapat memberikan input atau data yang benar sehingga bisa lebih valid. Jajaran pengusaha melalui Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk memberikan data yang benar. Petugas sensus diharapkan dalam menjalankan tugasnya agar dimudahkan atau tidak dipersulit.Bupati juga menegaskan bahwa “kemiskinan merupakan salah satu faktor dari perilaku, data sebagai karakter daya saing Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) antar perusahaan. Mudah-mudahan dengan sensus ekonomi dapat menjadi daya saing yang lebih baik dengan potensi yang dimiliki”.

Rencananya Karanganyar akan mengadakan perjanjian MOU dengan Malaysia di BLK Bangsri tentang rekrutmen tenaga kerja yang bertujuan meningkatkan produk SDM yang berkualitas. Disamping itu, Sensus Ekonomi nanti diharapkan menjadi parameter pertumbuhan ekonomi perkapita, domestik regional serta bruto agar meningkat. Kami harap Sensus Ekonomi tersebut dapat disosialisasikan kepada masyarakat.

Selanjutnya, dalam sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu Kepala BPS Kabupaten Karanganyar Toto Desanto dan Ketua APINDO Kabupaten Karanganyar Edi Darmawan. Toto Desanto menyampaikan gambaran umum tentang Sensus Ekonomi 2016 dengan tujuan mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian, sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.

“Kami butuh dukungan dan partisipasinya dalam mensukseskan sensus ekonomi 2016 agar berjalan lancar. Karena anggaran yang digunakan untuk sensus ekonomi 2016 ini tidak sedikit yakni mencapai 1,7 Triliun. Anggaran tersebut tidak ada kaitannya dengan pajak income perkapita, domestik regional dan dijamin kerahasian datanya, untuk itu harap bantuannya”, ujar Toto Desanto.

            Ketua APINDO menyampaikan arahannya bahwa “akan menata ulang pengusaha yang proinvestasi, diharapkan dapat berdampak pada perkembangan ekonomi, menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, dan meningkatkan pembangunan infrastruktur.Ad/Ind/Wn

 

 

Read More
DSC_0089 (2)

Evaluasi 10 Program Pokok PKK dari Tim Evaluasi Provinsi Jawa Tengah

kominfo

Bupati bersama Muspida hadiri Evaluasi 10 Program Pokok PKK , Kamis (03/12/2015) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Kamis 3 Desember 2015

PKK dari tim evaluasi Provinsi Jawa Tengah pagi tadi Kamis (03/12/2015), di datangi oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM untuk mengevaluasi hasil 10 Program Pokok PKK dari Tim Evaluasi Provinsi Jawa Tengah tahun 2015. Tujuannya untuk memberikan motivasi, pengetahuan, dorongan, dan semangat agar PKK khusunya di Kabupaten Karanganyar semakin maju dan berkembang.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penyelenggaraan evaluasi PKK yang dilakukan oleh ketua, wakil ketua evaluasi Kabupaten Karanganyar.

kominfo

Tim Evaluasi dari Provinsi Jawa Tengah bersama Pengurus TP PKK Kabupaten Karanganyar.

Pembacaan laporan 10 Program Pokok PKK tahun 2015 diawali oleh Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Hj. Siti Qhomsiyah Juliyatmono. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan laporan yang sama dari Desa Karanglo Kecamatan Tawangmangu Ny. Suparjo. Dan pengarahan yang disampaikan oleh Ibu Atikah Ganjar Pranowo diwakilkan kepada Ketua Evaluasi PKK Ny. Tuti Hendrawan yang berisi pengarahan tentang hakikat pembangunan manusia seutuhnya dan seluruhnya.

Melalui acara itu Ny. Tuti Hendrawan menuturkan bahwa “kita dapat mengetahui keberhasilan, kegagalan, dan faktor yang mempengaruhi perkembangan 10 program pokok PKK”. Setelah di verivikasi tim penggerak PKK Karanganyar masuk kedalam 6 nominasi dari 34 peserta. 6 kabupaten tersebut adalah Klaten, Sukoharjo, Cilacap, Grobogan, Karanganyar, dan Jepara. Penilaian itu didasarkan pada progres kenaikan dibidang organisasi, administrasi, dan 10 program pokok PKK. Ind/Uum/Ht

Read More
DSC_0006

Perolehan PBB Capai 98,19 Persen

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di Rakor PBB

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan di Rakor PBB

Karanganyar, Kamis (26/11/2015)
Perolehan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Karanganyar telah mencapai 98,19 persen dari target tahun 2015 sebesar Rp. 24,5 Miliar.

“Namun populasi keadaan sebenarnya STTS yang dikirmkan sekitar Rp. 28 Miliar. Artinya masih punya target sekitar Rp. 3 Miliar lagi yang ditangani sampai saat ini,” kata Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar Sumarno, Rabu (25/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dari target sebesar Rp. 25 Miliar, sampai bulan November ini terdapat empat Kecamatan yang telah lunas PBB seratus persen.

“Keempat Kecamatan itu yakni Jatipuro, Jumapolo, Jumantono, dan Jenawi. Biasanya Jatiyoso, namun sampai saat ini belum lunas,” jelas Sumarno.

Dia juga menjelaskan PBB yang ada di perangkat desa, ada yang yang belum di bayar, untuk itu dipersani kembali.

Selain PBB, lanjutnya ada pencapaian pajak lain antara lain Hotel mencapai 125 persen, Rekreasi sebesar 156 persen, PPJU sebesar 102 persen, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 119 persen.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan agar Camat, Lurah, Kepala desa bisa agak cepat meminta ke warganya.

“Melalui Ketua RT yang aktif untuk diumumkam, kalau dipertemuan RT, bagi yang belum membayar terus diingatkan untuk segera membayar,” katanya.pd

Read More
DSC_0018

20 KK Terima Bantuan Korban Bencana

Karanganyar, Kamis 12 Nopember 2015
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Kamis (12/11/2015) bertempat di ruang Podang Kantor Setda Karanganyar pada pemberian bantuan sosial dan keuangan bagi korban bencana khususnya di wilayah Karanganyar pada bulan kejadian Mei sampai dengan September Tahun 2015.
“ Dasar pemberian bantuan adalah bencana alam yang terjadi pada bulan Mei sampai dengan September Tahun 2015 merupakan bantuan tahap III yang sebelumnya telah disampaikan pada bulan Februari ( tahap I), Agustus ( Tahap II) dan November ini (tahap III). Harapan kami, setelah November tidak ada bantuan lagi dalam artian ini merupakan bantuan yang tersisa, karena kita berharap Desember jangan ada bencana di Kabupaten Karanganyar,” jelas Nugroho selaku Kepala BPBD Karanganyar saat menyampaikan laporannya.
Ia juga memaparkan ada tiga kategori yang akan diberikan bantuan dengan total penerimaan bantuan sebesar Rp.39.000.000,-.
“Para korban bencana alam tanah longsor, angin putting beliung, kebakaran maupun banjir sejumlah 20 KK dengan jumlah penerimaan Rp. 39 juta yang terdiri dari tiga kategori, diantaranya : Kategori rumah rusak ringan sebesar @Rp. 750.000,- ( ada 6 KK), Kategori rumah rusak sedang sebesar @ Rp. 1.500.000,- (ada 5 KK), Kategori rumah rusak berat @ Rp. 3.000.000,- ( ada 9 KK).
Domisili terdiri dari 11 Kecamatan dengan total keseluruhan 20 KK yakni Kecamatan Tawangmangu (2 KK), Matesih (2 KK), jaten (3 KK), Karangpandan (1 KK), Tasikmadu (3 KK), Ngargoyoso (1 KK), Karanganyar (3 KK), Gondangrejo (1 KK), Kebakramat (2 KK), Colomadu (1 KK), Jumapolo (1 KK).
“ Diharapkan dengan adanya pemberian bantuan ini dapat memberikan semangat untuk kembali mandiri sekaligus mewujudkan perhatian dari Pemerintah untuk mengurangi beban kepada masyarakat yang terkena bencana,” imbuhnya.
Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono yang didampingi Wakil Bupati Rohadio Widodo saat menyampaikan arahannya mengatakan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah sebagai bukti kepedulian.
“ Adanya bantuan ini tidak langsung serta merta didapat karena harus melalui proses tertib administrasi, harus di cek dulu, di data yang rusak dan penyebab kerusakannya. Maka untuk itu, semoga bantuan yang hari ini akan diberikan dapat meringankan beban. Meskipun sedikit, semoga dapat mencukupi dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan saya himbau untuk selalu berhati-hati, karena penyebab kerusakan bukan hanya musibah tetapi dari kelalaian manusia/human erorr” tutur Bupati dihadapan para penerima bantuan.

DSC_0018
Selanjutnya pada kegiatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan kepada 20 korban bencana alam oleh Bupati Karanganyar. ind/ft

Read More
DSC_0121 (2)

220 UKM Ramaikan Karanganyar Expo

Pemukulan Kentongan tanda resmi dibukanya Karanganyar SoloRaya Creatif Expo 2015 yang berlangsung mulai Tanggal 11 November sampai dengan 15 November 2015 di Alun Alun Karanganyar

Karanganyar, Kamis 12 November 2015

Salah satu agenda pada serangkaian memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98, Disperindagkop & UMKM Karanganyar bekerjasama dengan Kadin Solo Raya menggelar Karanganyar SoloRaya Creatif Expo yang berlangsung 11 November sampai dengan 15 November 2015, di Alun Alun Karanganyar.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk sarana promosi produk-produk unggulan berbasis industri kreatif dengan tujuan memperkuat posisi Karanganyar sebagai sektor pariwisata di Jawa Tengah sekaligus menanamkan rasa cinta pada produk dalam negeri. Total peserta sebanyak 220 stand wirausaha mandiri baik dari Karanganyar maupun Solo sekitarnya yang menampilkan berbagai komoditas seperti handicraf, makanan produk lokal, penjualan on line, batik. Untuk pengunjung tidak dipungut biaya karena kami ingin mengetahui seberapa besar antusias pengunjung yang datang, sehingga transaksi jual bali dapat menggeliatkan roda perekonomian masyarakat khususnya pada usaha kecil menengah,” terang Kepala Disperindagkop&UMKM Karanganyar, Larmanto saat menyampaikan laporan kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Bakorwil II Jawa Tengah, Ketua Kadin se Solo Raya, Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Karanganyar, Jajaran SKPD Karanganyar, Danlanud adi Soemarmo Disperindagkop se Soloraya serta UMKM se Solo Raya.

Sementara itu Ketua Kadin se Solo Raya, Gareng S. Haryanto menyampaikan bahwa Solo Raya kreatif Expo tahun ini yang ke-3 dan bertepatan dengan Hari Jadi Ke-98 Kabupaten Karanganyar.

“Semoga kegiatan ini meningkatkan perekonomian se Solo Raya serta menyaring produk-produk unggulan se Solo Raya,” harapnya.

Selanjutnya dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa pelaksanaan Karanganyar Solo Raya Creatif Expo 2015 ini merupakan salah satu mewujudkan Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yakni menciptakan 10.000 wirausahawan mandiri.

“Saya mengapresiasi dan bangga atas pelaksanaan Karanganyar Expo ini. Dan saya melihat baik dari peserta UMKM maupun pengunjung sangat antusias. Alhamdulillah awal dari kegiatan ini berjalan sukses. Ini merupakan wujud salah satu misi menciptakan 10.000 wirausahawan mandiri. Semoga dapat memberi semangat baru agar pelaku usaha bisa tumbuh dan berkembang yang nantinya dapat menciptakan lapangan kerja baru,” tutur Bupati disambut riuh para hadirin.

Coba Melukis : Bupati Karanganyar Juliyatmono disalah satu stand berkesempatan melukis di atas kain.

Juliyatmono dan Rohadi Widodo mengunjungi salah satu stand batik.

Wakil Bupati Rohadi Widodo memperlihatkan kerajinan keris yang berlapis emas.

Acara Karanganyar Solo Raya Creatif Expo 2015 resmi dibuka dengan pemukulan kentongan dan pemotongan bunga melati, Rabu malam (11/11/2015) dilanjutkan dengan mengunjungi berbagai stand Usaha Kecil Menengah. Ind/ft

Read More
DSC_0049

PD BPR BKK Tasikmadu Adakan Undian

Sutarno mendapatkan hadiah utama berupa mobil dari PD BPR BKK Tasikmadu

Sutarno mendapatkan hadiah utama berupa mobil dari PD BPR BKK Tasikmadu (tengah), diapit Bupati Juliyatmono (kanan) dan Direktur Utama PD BPR BKK Tasikmadu Didik Darmadi (kiri)

Karanganyar, Kamis (08/10/2015)
PD BPR BKK Tasikmadu mengadakan undian berhadiah, untuk nasabah yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Karanganyar, Rabu (07/10) di salah satu rumah makan di Matesih.

“Hadiah untuk nasabah ada satu unit mobil, dua unit sepeda motor, dan satu unit komputer untuk Desa yang berkontribusi besar pada bank milik Pemkab Karanganyar ini,” kata Direktur Utama PD BPR BKK Tasikmadu Didik Darmadi.

Hadir pada acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) , para Camat, dan perangkat desa.

Bupati Juliyatmono menyerahkan langsung hadiah utama berupa mobil kepada Sutarno, beralamat Bengeran RT 02/RW 07 Plosorejo, Matesih, Kantor Cabang Matesih.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan hadiah sepeda motor

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan hadiah sepeda motor

Sedangkan hadiah dua unit sepeda motor diserahkan oleh Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Camat Matesih Sri Suboko.

“Hadiah itu diperoleh Lilis, alamat Gondosuli Tawangmangu, Kantor Cabang KPO dan Ngalinem, Sabrang Kulon, Matesih, Kantor Cabang Matesih,” jelas Didik.

Pihaknya juga memberikan satu perangkat komputer kepada Desa Gemantar, Kecamatan Jumantono karena Desa itu telah berkontribusi besar. pd

Read More