Category: Ekonomi

WhatsApp Image 2025-07-12 at 11.55.36

Bupati Lantik Direktur Bisnis dan Komisaris Independen Bank Daerah Karanganyar

KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., secara resmi melantik Direktur Bisnis dan Komisaris Independen Bank Daerah Karanganyar (BDK) dalam sebuah acara yang digelar di Aula BDK pada Jumat, 11 Juli 2025. Pelantikan ini menandai pelengkapan struktur manajemen strategis BDK guna memperkuat tata kelola dan pelayanan perbankan berbasis daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan harapan besar terhadap kontribusi BDK dalam mendukung program-program pembangunan daerah, termasuk melalui skema digitalisasi keuangan untuk belanja produk lokal. Ia menegaskan bahwa Bank Daerah Karanganyar harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi UMKM di wilayah Karanganyar.

“Melalui pemanfaatan uang elektronik yang terintegrasi dengan penggajian ASN, PPPK, maupun BUMD, kita bisa memastikan perputaran uang senilai minimal Rp10 miliar per bulan tetap berputar di Karanganyar. Ini peluang besar yang belum tergarap secara optimal oleh perbankan kita,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya loyalitas dan kekompakan para pegawai BDK sebagai satu keluarga besar yang berkomitmen terhadap pelayanan masyarakat. Bupati juga berharap laporan kinerja BDK nantinya bersifat nyata, bukan sekadar formalitas semata.

“Saya tidak ingin laporan asal bapak senang. Saya ingin laporan yang real, yang menunjukkan bahwa Bank Daerah Karanganyar benar-benar hadir, hidup, dan menjadi milik seluruh masyarakat Karanganyar,” tegasnya.

Pelantikan kali ini menetapkan Gervasius Hari Daryanto, S.H., M.H., sebagai Komisaris Independen. Kehadiran Gervasius Hari Daryanto yang berlatar belakang hukum diharapkan melengkapi aspek legalitas dan pengawasan yang sesuai regulasi.

Sementara itu, posisi Direktur Bisnis kini dijabat oleh Didik Purwanto, yang merupakan kader internal BDK. Sedangkan Direktur Kepatuhan masih dijabat oleh Haryanto, dan posisi Direktur Utama tetap dipegang oleh Haryono, S.E.

Dalam pernyataannya, Direktur Utama BDK, Haryono, mengungkapkan bahwa penguatan struktur kepemimpinan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong akselerasi bisnis perbankan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk ketentuan yang mengharuskan adanya tiga direktur dan minimal dua komisaris independen bagi bank dengan aset di atas Rp500 miliar.

“Kami berkomitmen untuk mendukung penuh program Bupati Karanganyar, khususnya digitalisasi transaksi dan pembiayaan UMKM. Kami juga akan segera meluncurkan kartu elektronik yang akan diarahkan sebagai alat transaksi lokal,” ujar Haryono.

Sebagai bentuk apresiasi dan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menabung di Bank Daerah Karanganyar, BDK juga menyiapkan program undian berhadiah menarik yang akan berlangsung hingga akhir tahun. Hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota akan diundi pada September mendatang, disusul dengan berbagai hadiah lain seperti sepeda motor, sepeda gunung, dan puluhan hadiah hiburan lainnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru bagi Bank Daerah Karanganyar dalam meningkatkan kinerja, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat kepercayaan publik sebagai lembaga keuangan milik daerah yang sehat, profesional, dan berpihak kepada rakyat.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-30 at 19.36.28

Ngobrol Santai Bersama Budiman Sudjatmiko, Pemkab Karanganyar Bahas Strategi Kolaboratif Pengentasan Kemiskinan

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar diskusi interaktif dan ngobrol santai bersama Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (29/6/2025). Pertemuan tersebut menjadi forum strategis membahas langkah-langkah kolaboratif dalam percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi atas kehadiran Budiman Sudjatmiko beserta jajaran, seraya menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam menangani persoalan kemiskinan secara menyeluruh.

“Kami sampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Budiman di Karanganyar. Harapannya, ini menjadi momentum percepatan program pengentasan kemiskinan. Di Karanganyar sendiri, banyak program yang telah berjalan melalui Dinas Sosial, ditambah program kerja kami seperti perluasan lapangan kerja dan pelatihan di BLK. Pemerintah hadir tidak hanya dalam proses produksi seperti pertanian, tetapi juga memperkuat sektor hilir,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung keterlibatan Karanganyar dalam agenda Soloraya Great Sale 2025, di mana sekitar 50 persen tenant berasal dari pelaku usaha Karanganyar. Hal ini menjadi indikasi nyata geliat ekonomi lokal yang turut mendukung pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Budiman Sudjatmiko menyampaikan pandangannya bahwa ukuran tertinggi dari keberhasilan pemberdayaan ekonomi bukan sekadar produksi atau kelulusan pelatihan, melainkan meningkatnya daya beli masyarakat.

“Keberhasilan pemberdayaan ekonomi ditandai oleh daya beli. Itu tolok ukur tertinggi. Tetapi sebelum ke sana, ada rangkaian program yang harus dibangun: barang yang bisa dibeli, serta masyarakat yang mampu membeli. Maka, program pengentasan kemiskinan tidak hanya bertujuan mengurangi beban, tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi rakyat,” jelas Budiman.

Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E. turut menambahkan bahwa Karanganyar memiliki keseriusan tinggi dalam isu pengentasan kemiskinan, tercermin dari program-program strategis yang dijalankan pemerintah daerah.

“UMR Karanganyar merupakan yang tertinggi di Soloraya. Hal ini menjadi salah satu indikator keseriusan kami dalam memperluas lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat. Kami juga sangat konsisten dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dan hak asasi manusia,” tegas Wakil Bupati.

Diskusi santai namun sarat makna ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Soloraya Great Sale 2025, sekaligus menegaskan komitmen Karanganyar sebagai daerah yang inklusif dan responsif terhadap persoalan sosial-ekonomi masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-30 at 19.18.55

Soloraya Great Sale 2025 Resmi Dibuka: Sinergi Daerah Wujudkan Kawasan Berjuta Kesempatan

SOLO – Rangkaian kegiatan Soloraya Great Sale 2025 resmi dibuka pada Minggu pagi (29/6/2025), bertepatan dengan Car Free Day di kawasan Ngarsopuro, Kota Surakarta. Kegiatan yang mengusung tema “Satu Kawasan Berjuta Kesempatan: Belanja, Wisata, dan Investasi” ini menjadi ajang kolaboratif lintas daerah untuk menggerakkan ekonomi regional Soloraya.

Upacara pembukaan yang digelar meriah ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah beserta para pimpinan daerah se-Soloraya, termasuk Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. dan Wakil Bupati H. Adhe Eliana, S.E. Kehadiran para kepala daerah tersebut menandai kuatnya komitmen bersama dalam membangkitkan potensi ekonomi lokal melalui promosi terpadu sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Acara juga dimeriahkan dengan pawai budaya dari masing-masing daerah di Soloraya yang menampilkan kekayaan tradisi dan kreativitas lokal. Setiap perwakilan menampilkan beragam tema, mulai dari potensi pariwisata, produk unggulan UMKM, hingga atraksi seni yang menggambarkan semangat kolaborasi antardaerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas sinergi dan semangat positif dari seluruh kabupaten/kota di kawasan Soloraya. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga momentum membangun ekonomi kawasan secara inklusif dan berkelanjutan.

Soloraya Great Sale 2025 akan berlangsung sepanjang bulan Juli, mulai 1 hingga 31 Juli 2025, dengan berbagai kegiatan diskon belanja, paket wisata menarik, hingga forum investasi. Diharapkan, program ini mampu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menarik investor ke kawasan Soloraya. Terutama bagi Bumi Intanpari, Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-26 at 15.57.46

177 Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi, Pemkab Karanganyar Dorong Kemitraan Ekonomi Desa

KARANGANYAR – Sebanyak 177 koperasi desa/kalurahan Merah Putih dari wilayah Kabupaten Karanganyar dinyatakan siap beroperasi dan menjalin kontak bisnis secara aktif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam menggerakkan ekonomi desa melalui sinergi antarpihak, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo RM. Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M, bersama jajaran pejabat dari BUMN, BUMD, camat, kepala desa, pelaku koperasi, serta instansi terkait lainnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Karanganyar, Aris Martopo, menyampaikan bahwa keberhasilan terbentuknya 177 koperasi desa ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. “Koperasi ini hadir bukan secara instan, namun melalui proses panjang dan dukungan penuh dari semua pihak,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Susilo Raharjo, menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan dan mempercepat legalitas koperasi untuk mendukung geliat ekonomi desa. “Kita ingin mempertemukan pelaku koperasi dan dunia usaha agar terjalin sinergi. Status hukum yang jelas akan mempercepat pergerakan koperasi desa Merah Putih,” ujarnya.

Kemitraan ini juga mendapat dukungan dari PT. Bank Jateng yang siap mengawal koperasi dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok seperti pupuk dan sembako kepada pelaku UMKM di desa. Langkah ini dinilai strategis dalam upaya mengatasi inflasi dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan program koperasi Merah Putih. “Ini adalah langkah nyata pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa. Saya berharap 178 koperasi desa/kalurahan di Karanganyar dapat berkembang, eksis, dan memberi dampak langsung bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan ekonomi berbasis desa, serta membangun ekosistem koperasi yang adaptif, mandiri, dan kolaboratif.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-23 at 18.29.46

Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2025, OJK Gelar Talk Show di Karanganyar

Karanganyar – Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia menggelar Kick Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2025 dengan menyelenggarakan talk show edukasi keuangan di Pendopo R.M. Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (23/5).

Kegiatan ini mengusung tema “Masa Depan Sejahtera dengan Perencanaan Keuangan”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak dini. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Ibu Friderica Widyasari Dewi.

Dalam sambutannya, Friderica menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami prinsip dasar pengelolaan keuangan, termasuk pentingnya menabung, berinvestasi, dan menghindari jeratan pinjaman ilegal.

“Dengan literasi keuangan yang baik, masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab demi masa depan yang lebih sejahtera,” ujar Friderica.

Acara juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari kalangan ASN, pelajar, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan akan pemahaman keuangan yang praktis dan aplikatif.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. yang turut hadir dan membuka acara, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan OJK memilih Karanganyar sebagai lokasi Kick Off BLK 2025. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif dalam membentuk masyarakat Karanganyar yang cerdas secara finansial.

Kegiatan ini menjadi momentum awal dari rangkaian edukasi dan literasi keuangan yang akan dilaksanakan sepanjang bulan Oktober di berbagai daerah di Indonesia.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-19 at 18.03.12

Wabup Karanganyar Hadiri Pembagian Sayur dan Lauk di CFD

Karanganyar, 18 Mei 2025 — Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, S.E., menghadiri kegiatan sosial pembagian sayur dan lauk oleh Komunitas Peduli Kasih Solo Raya di kawasan Car Free Day (CFD) Karanganyar, Minggu (18/5).

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir di lokasi. Ratusan paket makanan berisi sayur dan lauk dibagikan secara gratis kepada warga, sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan gizi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif yang dilakukan komunitas tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini turut mendukung program pemerintah, khususnya Program Indonesia Emas yang bertujuan menciptakan generasi sehat dan cerdas.

“Ini adalah langkah nyata dalam membantu meningkatkan gizi anak-anak, yang tentu sangat penting bagi perkembangan otak mereka. Selain itu, kegiatan ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat Karanganyar secara umum,” ujar Adhe Eliana.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, baik oleh komunitas maupun elemen masyarakat lainnya, sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Komunitas Peduli Kasih Solo Raya sendiri dikenal aktif menggelar kegiatan sosial, mulai dari pembagian makanan, pengobatan gratis, hingga kegiatan edukasi untuk masyarakat kurang mampu.

Read More
IMG-20250518-WA0011

Pengundian Hadiah KSPPS Bina Insan Mandiri Dalam Rangka Milad Ke-19

Karanganyar – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Bina Insan Mandiri (BIM) Kabupaten Karanganyar menggelar acara pengundian hadiah tahunan dalam rangka milad ke-19, Jumat (16/5) malam, bertempat di Lapangan Pandawa 21, Wonorejo, Gondangrejo. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, jajaran pengurus koperasi, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta ribuan anggota koperasi dan masyarakat setempat.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, memberikan sambutan hangat yang diawali dengan pantun untuk membangkitkan semangat para hadirin. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi keberhasilan KSPPS BIM yang telah tumbuh pesat selama 19 tahun dengan aset mencapai sekitar Rp 125 miliar.

“Alhamdulillah, koperasi ini semakin sukses, makmur, dan memberikan manfaat besar bagi UMKM dan masyarakat Kabupaten Karanganyar. Keberhasilan ini tidak lepas dari kepercayaan yang kokoh antara pengurus, pengawas, dan anggota,” ujar Adhe Eliana.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati juga mengungkapkan rasa syukur atas turunnya hujan pada malam hari, yang menurutnya merupakan berkah dan doa bersama untuk kemajuan koperasi dan masyarakat.

Adhe Eliana menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian yang memberdayakan masyarakat luas. “Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus mendorong kemudahan akses, termasuk program pupuk murah dan irigasi yang lancar untuk mendukung petani dan UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Poniman, melaporkan bahwa KSPPS BIM kini memiliki aset sekitar Rp 120 miliar dan tidak memiliki pembiayaan dari pihak ketiga, menandakan seluruh dana berasal dari anggota sendiri. Ia juga menjelaskan komitmen koperasi dalam menjalankan prinsip syariah dan tata kelola yang transparan.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkenalkan koperasi ini agar dapat menjangkau lebih banyak anggota dan memaksimalkan pembiayaan syariah yang aman dan menguntungkan,” ujar Poniman.

Acara pengundian hadiah mobil yang telah menjadi tradisi setiap tahun juga disambut antusias oleh anggota. Tahun ini adalah pengundian mobil ke-11 yang diberikan kepada anggota beruntung, sebagai wujud apresiasi atas loyalitas anggota.

Selain pengundian hadiah, KSPPS BIM juga aktif menjalankan program sosial seperti kitanan massal gratis, belanja bersama anak yatim, pembangunan masjid, serta kegiatan sosial lainnya yang dibiayai melalui Baitul Mal koperasi dengan anggaran tahunan sekitar Rp 750 juta.

Ketua Panitia menambahkan, “Kami berkomitmen menjaga integritas dan menjalankan manajemen koperasi yang profesional agar keberkahan dan manfaat koperasi dapat terus dirasakan seluruh anggota dan masyarakat Karanganyar.”

Acara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz setempat. Dengan semakin berkembangnya KSPPS BIM, diharapkan koperasi ini dapat menjadi motor penggerak perekonomian syariah dan sosial di Kabupaten Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-07 at 14.23.14

Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Semarang: Membangun Ekosistem Ekonomi Desa yang Tangguh

Semarang– Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Selasa (06/05) siang yang digelar di Holy Stadium, Semarang, mendapat perhatian besar dari berbagai pihak. Acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah dan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi yang diharapkan dapat memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok dan memberdayakan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan dukungannya yang penuh terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa desa merupakan basis utama dalam deteksi dini pembangunan wilayah, sehingga kesejahteraan desa harus ditingkatkan. “Kemarin, di beberapa desa telah dilaksanakan sekolah anti korupsi, dan dengan adanya inisiatif ini, kami berharap perkembangan desa akan semakin pesat,” ujar Gubernur. Ia menutup sambutannya dengan sebuah petikan, “Together we can, bersama kita bisa,” yang menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih ini merupakan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia. “Koperasi Merah Putih diperlukan untuk memangkas rantai kebutuhan pokok yang terlalu panjang dan menghilangkan peran tengkulak, di mana pupuk akan langsung dipegang oleh koperasi desa,” kata Zulkifli. Ia juga menekankan bahwa tujuan utama pembentukan koperasi ini adalah untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh, yang dapat mendukung kemandirian ekonomi di tingkat desa.

Dalam program ini, setiap desa akan diberikan plafon pinjaman kurang lebih sebesar Rp 5 miliar yang akan digunakan untuk pengembangan koperasi dan sektor pangan desa. Harapannya, dengan adanya koperasi yang dikelola secara langsung oleh masyarakat desa, distribusi kebutuhan pokok akan menjadi lebih efisien, harga lebih terjangkau, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dapat tercapai.

Pembentukan Koperasi Merah Putih ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi nasional dengan memperkuat ekonomi desa sebagai basis utama.

Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan pemerintah daerah, para tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya yang berkomitmen untuk mendukung inisiatif tersebut demi terwujudnya kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-01 at 14.51.21

Peringatan May Day, Pemkab gelar Audiensi dengan Aliansi Buruh Karanganyar (Gebuk)

Karanganyar– Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Karanganyar (GEBUK) menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Kabupaten Karanganyar bertepatan dengan Hari Buruh pada Kamis (01/05/2025) siang.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan buruh diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto dan Adhe Eliana serta dinas terkait di Ruang Garuda Kantor Setda Karanganyar. Di sisi lain kepolisian turut mengamankan jalannya aksi damai di depan Kantor Bupati.

Perwakilan dari GEBUK, Haryanto menyampaikan, ada enam tuntutan yang disampaikan dalam aksi kali ini yakni law enforcement atau penegakan hukum, stop PHK massal, perlindungan terhadap karyawan yang terdampak PHK, dibuatnya Undang-Undang baru yang lebih baik dari UU Cipta Kerja, penghapusan sistem kerja outsourcing dan lawan korupsi.

Pihaknya menyayangkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan seperti PHK menjelang Hari Raya Idul Fitri, pekerja dirumahkan tapi tidak dibayar dan lainnya. Oleh karena itu para buruh meminta kepada pemda supaya penegakan hukum tenaga kerja benar-benar ditegakkan.

“Kita minta agar hukum benar-benar ditegakkan, ini yang menjadi permohonan, tuntutan kami,” katanya.

Di samping itu pihaknya berharap kepada pemda dapat memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para pekerja yang terdampak PHK. Saat ditanya terkait pemenuhan hak para karyawan Kusuma Group, terang Haryanto, sudah ada progres berupa pembayaran kekurangan THR 2024 dan gaji karyawan. Dia menuturkan, ada sekitar 1.500 karyawan yang menerima haknya di perusahan tersebut.

“Gaji Maret (2024) sudah 100 persen, THR 100 persen, tinggal gaji bulan April (2024). Perusahaan menjanjikan Mei diselesaikan,” terangnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengatakan, aspirasi para buruh telah diterima dan akan diteruskan ke pemerintah pusat. Dia mengungkapkan, pemda terbuka kepada serikat pekerja atau perusahaan untuk berkomunikasi manakala ada permasalahan.

“Kami tampung semua masukan dari para buruh tentunya kami akan memfasilitasi dan mendorong, semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar beliau.

Read More
musrem 1

Musrenbang RPJMD Kabupaten Karanganyar Tahun 2025 – 2029

KARANGPANDAN – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 di Anaya Azana Boutique Hotel, Karangpandan, Rabu (30/04) siang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. yang juga sekaligus menjadi narasumber utama.

Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan kolaboratif demi mewujudkan Karanganyar yang unggul, terintegrasi, dan berdaya saing.

“Perencanaan adalah kunci keberhasilan. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Seluruh elemen, mulai dari DPRD, OPD, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat, harus bergandeng tangan mewujudkan visi bersama untuk Karanganyar yang lebih baik,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan tujuh program unggulan RPJMD yang menjadi fondasi pembangunan daerah ke depan. Di antaranya adalah layanan berobat cukup dengan KTP, pendidikan gratis, PBB nol persen untuk rumah ibadah dan warga kurang mampu, serta penyediaan sembako murah dan integratif.

Selain itu, program pupuk murah dan irigasi lancar juga menjadi prioritas. Pemerintah telah mengusulkan pembangunan dan revitalisasi saluran irigasi untuk mendukung Karanganyar sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

“Kita juga fokus pada perluasan lapangan kerja. BLK akan disiapkan untuk melatih SDM sesuai kebutuhan investor. Pemerintah hadir untuk menghubungkan dunia usaha dengan masyarakat,” terangnya.

Beliau menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan menggelontorkan bantuan keuangan sebesar Rp100 juta per desa setiap tahun. Dana tersebut akan digunakan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan lokal.

Dalam forum tersebut, hadir pula Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E., pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, perwakilan Gubernur Jawa Tengah, Kepala OPD, para camat, tokoh masyarakat, pemuka agama, serta penyandang disabilitas yang difasilitasi juru bahasa isyarat.

Bupati Rober berharap RPJMD ini benar-benar menjadi dokumen perencanaan yang partisipatif dan responsif terhadap tantangan zaman. Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk terus bersinergi dan membangun Karanganyar secara bersama-sama.

“Seluruh komponen masyarakat harus berpikir dan bertindak demi Karanganyar. Dengan semangat gotong royong dan sinergi, saya yakin kita bisa menciptakan masa depan Karanganyar yang lebih cerah,” pungkasnya.

Read More