Category: Ekonomi

DSC_0009

Peresmian Pasar Rakyat Desa Dawung

diskominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat membagikan pisang kepada pedagang yang hadir saat peresmian pasar, Jumat Pagi (5/1)

Karanganyar – Ratusan warga Desa Dawung Matesih memiliki pasar baru, terletak di pinggir Jalan Raya Matesih Tawangmangu, Pasar yang memiliki los sejumlah 115 petak dan berukuran 2 meter x 160 centimeter ini merupakan bantuan dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo yang datang secara langsung dan meresmikan pasar tersebut menyambut baik dengan adanya pasar ini menggantikan pasar lama yakni Pasar Klumprit yang berada tidak jauh dari lokasi pasar Dawung. Rohadi berharap pedagang untuk memiliki rasa kebersamaan, kebersamaan itu terwujud dalam menjaga pasar dan kebersamaan dalam mengais rejeki berjualan.

“Saya doakan bersama agar panjenengan semua sukses dalam berjualan.” Ujar Rohadi.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM Waluyo Dwi Basuki mengatakan pembangunan pasar ini menelan dana 796 juta yang merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian. Nantinya dari 115 petak los yang ada, 45 los diisi pedagang Pasar Klumprit yang berlokasi di Dukuh Klumprit Dawung yang operasional nya hanya di hari pasaran jawa, sedangkan sisanya nanti akan diisi warga Dawung. Nantinya Pasar Dawung ini akan beroperasional setiap hari.

Ditambahkan oleh Basuki, retribusi dari pasar yang dibangun diatas tanah kas desa ini akan dikelola oleh Koperasi Desa selaku pengelola Pasar Dawung. Kedepannya selain untuk pasar, dimungkinkan juga untuk dikembangkan untuk tempat usaha lainnya. Demikian Diskominfo (ad/f3a)

Read More
DSC_0195

ZIS BAZNAS Karanganyar capai Rp13,5 miliar

 

KOMINFO

Bantuan baznas untuk program Karanganyar sehat dan cerdas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (30/12).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar,  Minggu 31 Desember 2017

Badan Amal Zakat Nasional(BAZNAS) Kabupaten Karanganyar tahun ini mengumpulkan zakat infaq shodaqoh (ZIS) senilai 13,5 miliar rupiah.

Pencapaian dari pengumpulan dana ZIS ini disampaikan Sugiyarso Ketua BAZNAS kabupaten Karanganyar dalam kegiatan sarasehan BAZNAS Sabtu (30/12) kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kerjasama dengan Pemkab Karanganyar serta bantuan dari umat dan pihak donatur pihaknya dapat mengumpulkan dana ZIS dengan maksimal bahkan pencapaiannya melebihi target. Begitupun dengan pentasharufan atau penyalurannya untuk kesejahteraan umat telah dilaksanakan.

“Tahun ini terkumpul Rp13,5 miiar dan untuk pentasharufan atau penyaluran bantuan untuk kesejahteraan umat mencapai 14,8 milyar,”jelasnya

Ditambahkannya untuk bulan Desember ini penyaluran zis mencapai Rp3,6 miliar. Guna memaksimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat pihaknya telah membentuk unit pengumpul zakat (UPZ) di Masjid-Masjid di Karanganyar.

“Di karanganyar terdapat 2004 Masjid, jumlah tersebut sudah terbentuk 806 UPZ di Masjid-Masjid,”tuturnya

Dalam kesempatan tersebut Sugiyarso juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Karanganyar yang telah mengalokasikan dana anggaran untuk BAZNAS senilai Rp300 juta. Peruntukkannya sendiri telah disalurkan untuk berbagai kegiatan.

“Kita berterima kasih pada Pemkab Karanganyar untuk dukungannya terhadap kegiatan BAZNAS seperti pengukuhan 1000 dai serta bantuan Karanganyar sehat dan makmur,”terangnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut positif hasil yang diraih BAZNAS Karanganyar dalam pengumpulan ZIS. Diharapkan di tahun mendatang dapat meningkat dari tahun 2017.

“Alhamdulillah bersyukur dan saya bangga pada para UPZ yang telah bekerja keras dalam pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh. Semoga tahun depan pengumpulan ZIS dapat mencapai Rp15 miliar,”katanya

Bupati juga berharap ke depan keberadaan BAZNAS Karanganyar dapat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar dengan berbagai terobosannya melalui pengumpulan sedekah dan penyaluran ZIS yang terkumpul.

“Tetap selalu berikan terbaik sehingga masyarakat terutama kurang mampu bisa merasakan manfaatnya. Karena pentasharufan atau penyaluran ZIS untuk kemashlahatan umat merupakan bentuk pertanggungjawaban atas dana yang terkumpul,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind) 

Read More
DSC_0853

Kelapa untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Warga

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan pada acara Seminar Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (18/12).

Karanganyar, Senin 18 Desember 2017

Buah yang banyak tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia ini ternyata memiliki potensi dikembangkan untuk menambah penghasilan. Hal ini diungkapkan Profesor Wisnu Gardjito ketika tampil sebagai pembicara dalam kegiatan Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa dan Agro Industri Kelapa, Senin (18/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kelapa sangat banyak memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi penambah penghasilan. Mulai dari batang, buah hingga daun kelapa semua dapat dimanfaatkan baik diolah menjadi makanan, minuman, perawatan wajah, kesehatan hingga aneka perabot rumah tangga.

“Kelapa merupakan pohon kehidupan sehingga saya jatuh cinta pada kelapa,”terangnya.

Disampaikannya tidak sedikit petani kelapa sering mengalami kebingungan usai memanen kelapa. Sehingga hasil yang dimanfaatkan kurang maksimal. Padahal kelapa terutama airnya memiliki banyak manfaat.

“Air kelapa itu ibarat air suci setelah zam-zam karena memiliki cairan yang bagus untuk tubuh karena kandungannya sama dengan plasma darah,”tuturnya.

Ditambahkannya air kelapa juga mempunyai banyak fungsi seperti detok atau penawar racun hingga dibuat sebagai gula semut atau yang lebih dikenal dengan sebutan gula jawa yang sangat baik dikonsumsi penderita diabet.

Profesor Wisnu mengatakan bahwa dirinya memiliki 1600 formula mengolah kelapa. Selain menanam bibit kelapa yang benar, mengolahnya hingga memasarkannya ke pasar lokal maupun luar negeri.

“Kelapa mempunyai banyak manfaat sehingga mampu menambah penghasilan jika kita mampu mengelolanya dengan baik,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi kegiatan seminar ini. Diharapkan seminar ini mampu menambah pengetahuan dan menjadi motivasi para warga Karanganyar terutama petani untuk benar-benar menggeluti potensi agrobisnis kelapa.

Bupati juga menghimbau warga untuk mulai memanfaatkan lahannya ditanami pohon kelapa. Apalagi bibit kelapa ini pertumbuhannya relatif cepat yakni dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun sudah berbuah.

“Ayo lahane dho ditanami kelopo supoyo dho ndhang sugih mergo kelopo (Ayo lahannya ditanami kelapa supaya cepat kaya karena kelapa). Karena kelapa memberikan banyak potensi nilai ekonomis. Ke depan mudah-mudahan Karanganyar bisa menjadi sentra kelapa,”harap Juliyatmono.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_2795

Pembangunan Jalan Selesai, Berharap Ekonomi Warga Meningkat

Letkol. Inf. Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum saat menyerahkan kunci kepada Babinsa dan Babinkamtibmas.

Karanganyar – 14 Desember 2017

Dengan selesainya pembangunan akses jalan penghubung antar desa, maka selesai pulalah kegiatan Bakti Desaku Maju di Dusun Palang, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan. Kamis (14/12/2017), Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol. Inf. Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum didampingi Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara resmi menutup kegiatan tersebut dengan memotong pita.

Penutupan Bakti Desaku Maju ini dihadiri oleh Forkopimda, Kepala Disperpades, Wakil Kepala Polres Karanganyar, Danramil, Jajaran Kodim 0727 dan masyarakar Dusun Palang.

Kegiatan ini berlangsung selama sepuluh hari, terhitung dari tanggal 4 Desember – 14 Desember 2017. Progam Bakti Desaku Maju ini sudah berjalan selama tiga tahun, dengan realisasi kali ini pembangunan jalan yang menghubungkan Dusun Palang dengan Dusun lain dan Kecamatan Matesih.

Dengan menghabiskan dana sebesar 150 juta, pembangunan jalan cor diselesaikan dengan panjang 600 meter.

Dengan dibangunnya jalan ini diharapkan ekonomi masyarakat akan terangkat, hasil bumi bisa diambil oleh pengepul atau langsung dibawa ke pasar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan bahwa Progam Bakti Desaku maju diilhami atas Progam Tentara Manunggal Membangun Desa sebagai bagian dari penyatuan TNI dengan masyarakat.

“Ancaman kedepan adalah masalah pangan dan energi, Karanganyar termasuk penyangga pangan nasional dengan surplus beras diatas 600 ribu ton per tahun,” ujarnya.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan untuk menanami kebun – kebun yang kosong, supaya hasilnya dapat dijual yang akan dipasarkan oleh pemerintah.

“Semua aset jalan harus dibenahi agar semua halus, ayo diopeni Gerdu ben apik,” katanya.

Hal itu bisa dilakukan dengan cara sedekah alam, yaitu menanam pohon dengan niat yang baik agar tidak terjadi bencana sehingga masyarakat menjadi aman dan tenteram.

Demikian DISKOMINFO (mdz/yga)

Read More
web

Pantauan TPID, Pasokan Sembako Aman Untuk Natal dan Tahun Baru

Rombongan TPID Karanganyar memantau pasokan dan harga kebutuhan masyarakat.

Karanganyar, Rabu (13/12/2017)

Pantauan Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar terhadap pasokan kebutuhan sembako di Kabupaten Karanganyar, menjelang Natal dan Tahun Baru di sejumlah tempat diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan pembeli, Selasa (12/12) pagi.

TPID Kabupaten Karanganyar yang di pimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi memantuan di dua pasar tradisional, yakni di Pasar Palur, Kecamatan Jaten dan Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu.

Selain itu, rombongan juga memanta ketersediaan bahan bakan minyak, di SPBU Popongan dan SPBE di wilayah Popongan untuk mengecek ketersediaan pasokan elpiji tiga kilogram.

“Harga sembako cukup stabil. Untuk daging sapi kisaran Rp 90 ribu sampai Rp. 110 ribu per kilogram kualitas baik,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi.

Rombongan memantau harga dan pasokan dengan masuk ke lorong-lorong pasar dan bertanya kepada pedagang. Hasilnya, Samsi memastikan pasokan cukup memenuhi kebutuhan.

Untuk lombok besar harga per kilogram antara Rp. 25 ribu sampai Rp. 27 ribu. Daging aya antara Rp. 28 ribu sampai Rp. 30 ribu per kilogram. Telor ayam Rp. 22 ribu sampai Rp. 23 ribu per kilogram.

Terkait dengan pasokan elpiji, Sales Executive Elpiji Soloraya Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV, Adeka Sangtraga Hitapriya, mengatakan pihaknya akan menambah pasokan sebanyak 45 ribu tabung.

“Kita monitor kebutuhan. Jika dirasa kurang akan ditambah lagi sehigga Natal dan Tahun Baru tercukupi,” katanya.(pd)

Read More
DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Raih Penghargaan Dana Rakca 2017

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima Anugerah Dana Rakca Tahun 2017 dari Presiden Joko Widodo, di Istana Bogor, (6/12).

Karanganyar, Kamis (07/12/2017)
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Karanganyar.

Pada Rabu (06/12), Bupati Karanganyar menerima penghargaan Dana Rakca yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Bogor.

Anugerah Dana Rakca oleh Presiden diberikan kepada sembilan daerah terbaik penerima Dana Insentif Daerah (DID) dalam APBN tahun 2018.

DID diberikan sebagai penghargaan kepada daerah yang mempunyai kinerja baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, pelayanan pemerintahan umum, serta meningkatkan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Seusai menerima penghargaan, Bupati Juliyatmono mengucapkan terimakasih kepada Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Pemkab Karanganyar yang telah bekerja keras dan masyarakat.

“Alhamdulillah Anugerah Dana Rakca tahun ini Kabupaten Karanganyar di posisi tiga besar di tingkat Kabupaten di Indonesia, naik peringkat dari nomor 6 di tahun 2016,” kata Bupati.

Bupati juga berkomitmen untuk tetap menjaga kepercayaan publik dan memprioritaskan program yang terkait dengan pencapaian kinerja.

Pemberian DID untuk menstimulasi peningkatan kinerja pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik, pelayanan pemerintahan umum, dan kesejahteraan masyarakat serta melakukan perbaikan kebijakan distribusi dana desa yang lebih difokuskan kepada upaya pengentasan kemiskinan. (pd)

Read More
DSC_0027

DEWAN PENDIDIKAN KABUPATEN DEMAK STUDY BANDING KE KARANGANYAR

Bupati karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya dalam acara Study Banding Dewan Pendidikan Kabupaten Demak di Rumah Dinas Bupati.

Karanganyar – 4 Desember 2017

Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Senin Siang (4/11/2017) menerima Study Banding dari Dewan Pendidikan Kabupaten Demak di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar beserta rombongan dan Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dewan Pendidikan Kabupaten Demak, Drs. Tjuk menyampaikan tujuan dan maksud dari Study Banding ini adalah menimba ilmu berkaitan dengan pendidikan di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan bahwa salah satu visinya adalah menginginkan agar semua anak di Karanganyar mendapatkan pendidikan gratis dari SD sampai SMA. Oleh karena itu perlu adanya pemerataan pendidikan di seluruh Karanganyar, pada tahun kedua Juliyatmono berhasil membangun dua SMK yaitu di Ngargoyoso dan Matesih.

Pembangunan SMK tersebut mendapatkan partisipasi tinggi dari anak-anak sekitar, hal ini  berakibat pada beban masyarakat semakin berkurang dan pertumbuhan ekonomi semakin tinggi.

“ Dulu sekolah saya jelek, dindingnya hanya terbuat dari gedek,  tapi diimbangi dengan kualitas guru yang baik.” Ujarnya.

Dalam kaitannya dengan pendidikan, Juliyatmono tidak mengedepankan tentang kualitas bangunan atau AC yang dingin, tanpa ada guru yang berkualitas semua fasilitas tersebut  tidak ada gunanya.

“Guru yang paling menentukan kualitas anak didik, guru harus menjadi idola bagi muridnya, jangan menyakiti anak-anak karena anak adalah aset yang berharga bagi penerus bangsa,” Katanya.

Juliyatmono berharap Dewan Pendidikan memarahi dan memberikan sanksi apabila ada guru atau kepala sekolah yang menyeleweng, dan duduk bersama untuk mendesain pendidikan di Karanganyar agar semakin berkualitas.

Demikian KOMINFO (mdz/ppt)

Read More
IMG-20171127-WA0012

SARASEHAN BAZNAS BERSAMA 708 UPZ

Karanganyar, Senin 27 November 2017
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan santunan dan bantuan kepada fakir miskin dan pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Karanganyar pada kegiatan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (27/11/2017) kemarin.
Dalam sambutan ketua Baznas, Sugiyarso Hadi Saputro menyampaikan Sarasehan Baznas ini sekaligus adanya pengukuhan dan penyampaian kepada 177 Desa dengan total peserta 708 UPZ (Unit Penyelenggara Zakat) se Kabupaten Karanganyar.
“Selain sarasehan dan pengukuhan UPZ, nanti juga akan ada penyerahan bantuan berupa gerobak hik” jelas Sugiyarso.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perolehan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Baznas Karanganyar untuk bulan November 2017 hampir mencapai satu miliar rupiah.
“Saat ini perolehan ZIS terkumpul sebesar Rp 923 juta dengan rincian zakat Rp 877 juta dan infak Rp 45 juta-,”terangnya.
Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo selaku yang mewakili Bupati mengatakan kita harus berterima kasih kepada Baznas karena bertugas mengambil zakat, yang merupakan salah satu Rukun Islam. Selain itu, Baznas juga merupakan pintu untuk menanggulangi kemiskinan.
“Zakat ini harus kita maksimalkan, mari bersama-sama membuat titik kebangkitan ekonomi sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang mandiri”
Demikian Diskominfo (ind/ppt)

Read More

KONTES TANAMAN HIAS, ANTHURIUM

Karanganyar, Minggu 26 November 2017
Komunitas Anthurium Solo Raya mengadakan Kontes Anthurium Piala Bupati Karanganyar I yang diikuti oleh para petani dan pedagang Anthurium se Kabupaten Karanganyar pada minggu (26/11) di GOR Mini Nyi Ageng Karanganyar.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh ketua panitia, Suwardi memaparkan tujuan diadakannya Kontes Anthurium tersebut adalah untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan eksistensi tanaman hias Anthurium, agar para petani lebih giat lagi dalam mengembangkan bisnis Anthurium.
semoga pemerintah mendukung para petani dan pedagang Anthurium, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat ujar Suwardi.
Dalam sambutan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo menyampaikan tanaman hias Anthurium khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar kualitasnya sangat bagus serta jenisnya beragam.
kami bersama pemerintah berharap dengan diadakannya Kontes Nasional Anthurium Piala Bupati Karanganyar I ini perkembangan Anthurium kedepannya lebih bagus lagi dari tahun ke tahun kata Rohadi.

Demikian Diskominfo (kr/ppt)

Read More
DSC_0764

MUI KARANGANYAR GELAR SILATURAHMI UNTUK PENGURUS

Kombes Nazirwan Adji Wibowo, S.IK, M.Si saat menyampaikan materi kepada Pengurus MUI Kecamatan dan Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar – 28 November 2017

Dalam rangka menyongsong Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (28/11) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Silaturahmi antara MUI Kecamatan dan Kabupaten dengan Umaro di Hotel Taman Sari.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, FORKOPINDA Kabupaten Karanganyar, Kemenag, Pengurus MUI Kecamatan dan Kabupaten, Ormas Islam dan Pengurus Pondok Pesantren.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk saling mengenal antara pengurus MUI baik pengurus daerah maupun cabang, untuk membekali dan menyegarkan tugas, serta untuk meningkatkan kerjasama MUI dan DMI dalam  memakmurkan semua masjid di Karanganyar.

Kegiatan silaturahmi ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. H. Fadlolan Musyafa, L.C, M.A (Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jateng) dan Kombes. Nazirwan Adji Wibowo, S.IK, M.Si (Polda DIY).

Dengan mengambil tema “Melalui KAMTIBMAS Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera”, diharapakan dapat menjadikan Karanganyar semakin aman dan nyaman untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengatakan bahwa perkembangan umat Islam di Karanganyar cukup menggairahkan, hal itu ditandai dengan banyaknya kajian-kajian rutin yang  diselenggarakan oleh masyarakat. Hal ini tidak lepas dari peran serta MUI dan Ormas Islam dalam melaksanakan tugasnya sebagai juru dakwah.

Sesuai dengan tema kegiatan ini diharapkan KAMTIBMAS dapat memberikan nilai-nilai baik kepada masyarakat, seperti penerapan desa anti miras pada Desa Segoro Gunung.

“MUI sebagai kekuatan moral harus menjaga nilai dan norma yang berlaku di masyarakat,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Juliyatmono menginginkan agar Karanganyar menjadi penghasil kelapa dunia, untuk bibit ditanggung oleh pemerintah. Kelapa tersebut nantinya akan dijadikan kerajinan untuk didistribusikan keluar Karanganyar, sehingga ekonomi masyarakat akan semakin kuat.

Demikian KOMINFO (ftr/mdz)

Read More