Category: Ekonomi

DSC_7743

Dunia Online Dan Google Untuk Bisnismu

Karanganyar – 07 Oktober 2019

Pembinaan UMKM, pelatihan bisnis Online bagi pelaku usaha UMKM di selenggarakan Bagian Perekonomian di gedung Aula kantor PD. BKK. Tasikmadu. Sebanyak 100 pelaku usaha UMKM di Karanganyar hadiri acara ini, Senin(07/10/19).

Dengan tema “ Dunia Online dan Google Untuk Bisnismu “ ini sangat menarik minat para pelaku usaha UMKM, semua pelaku tertarik untuk lebih mengembangkan usahanya. Karena bisnis yang di barengi dengan kecanggihan era digital pasti akan lebih menguntungkan di era sekarang ini.

Tujuannya jelas untuk meningkatkan perekonmian masing-masing pelaku bisnis atau usaha UMKM, agar bisa lebih berkembang lagi usahanya. Memang tuntutan era sekarang adalah digital, semua sudah “Go Online” agar lebih dikenal masyarakat luas.

Kabag Perekonomian Nur Aini sampaikan, ini sebagai upaya Pemerintah untuk mendorong pelaku bisnis di Kab. Karanganyar agar mampu menyebarluaskan bisnisnya. Katakanlah belum semua pelaku UMKM mampu untuk mengoperasikan internet maupun komputer, itu yang menjadi penghambat bagi para pelaku UMKM tersebut untuk kemajuan bisnisnya.

Meningkatkan ketrampilan dengan sitem digital secara online memang menuntut para pelaku UMKM cerdas dan mahir serta paham betl peran era digital bagi bisnisnya. Ketika usaha sudah Go Online maka tidak dipungkiri bisa menuju Go Nasional bahkan Go Internasional.

Dengan pemateri dari tim Google Indonesia yang tergabung dalam Gapuro Digital Solo, para pelaku UMKM di beri banyak materi bagaimana bisnis Ecommers (jual beli online) secara gamblang, untuk memudahkan para pelaku UMKM dalam memasarkan dagangannya.(Ard/Tgr)

Read More
_DSC6221

Aplikasi SISKEUDES 2.0 Resmi Launching Di Karanganyar

Asisten 1 Pemerintahan Bachtiar Syarif yang dalam hal ini meakili Bupati Karanganyar memberikan sambutan dan secara simbolis meresmikan Launching Aplikasi SISKEUDES dalam workshop sistem tata kelola keuangan desa di Pendopo Rumdin Bupati, Rabu(25/09/19)

Karanganyar-25 September 2019

Sehubungan dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa diberikan kesempatan yabg besar untuk mengurus tata pemerintahannya sendiri, termasuk pengelolaan keuangannya, serta melaksanakan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa.

Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) adalah sebuah aplikasi pengelolaaan keuanga desa yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan(BPKB) dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuanga desa.

Dengan ini di Kabupaten Karanganyar secara resmi meLaunching Aplikasi SIKEUDES sekaligus gelar workshop untuk pelatihan bagi desa, Rabu(25/09/19).

SISKEUDES sendiri merupakan aplikasi untuk membantu bagi pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa mulai dari tahap  perencanaan, pelaksanaan, penata usahaan, pelaporan dan pertanggung jawaban secara komputerisasi.

Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa, pemerintah telah meluncurkan aplikasi SISKEUDES versi 2.0, ini desesuaikan dengan pengelolaaan keuangan desa yang terbaru yaitu Permendagri 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa.

Peluncuran SISKEUDES versi 2.0 ini bertujuan untuk lebih memudahkan desa dalam pembuatan peraturan enggaran pendapatan belanja desa (APBDes) dan perwujudan pengelolaan keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, tertib dan disiplin.

Beberapa keunggulan dan kelebihan aplikasi SISKEUDES antara lain yaitu sesuai dengan regulasi pengelolaan keuangan desa yang berlaku, memudahkan tata kelola keuangan desa dan dana desa, user friendly bagi pengguna, didukung dengan petunjuk pelaksanaan implementasi dan manual aplikasi, dibangun dan dibuat melibatkan seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan keuangan desa, kesinambungan maintenance karena aplikasi resmi pemerintah,  dapat diintegrasikan dengan aplikasi terkait lainya sperti aplikasi OM-SPAN milik Kemenkeu dan SIPEDE milik Kemendesa PDTT.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_2513

PNPM Kecamatan Tawangmangu sebar 2550 paket sembako

Kabid Dispermades bersama Danramil serta Kapolsek, menyanyikan lagu Indoneisa Raya memulai acara bazar sembako di Kecamatan Tawangmangu. (28/8)

Dalam rangka memperingati hari yang ke 11 jadi PNPM Kecamatan Tawangmangu gelar Bazar sembako pada Rabu pagi (28/8) di Aula Kecamatan Tawangmangu.

Tak hanya bazar sembako, penyerahan bantuan / Dansos Rumah Tangga Miskin (RTM), undian kelompok SPP terbaik serta undian semester turut menyemarakkan HUT PNPM Kec. Tawangmangu yang telah berdiri sejak Tanggal 8 Agustus 2008.

Ketua UPK, Sri Haryani memaparkan bahwa paket sembako diperuntukkan bagi nasabah PNPM dan jumlah yang dibagikan berdasarkan jumlah peminjam.

Sedangkan bantuan dana sosial diberikan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM), yang pada tahun 2019 berjumlah 45 orang, dengan dana yang disalurkan sebesar 123 Juta.

Dana bazar sembako bersumber dari dana operasional UPK tahun 2019, sementara dana sosial RTM bersumber dari aplikasi surplus 2018 dengan total alokasi 123 Juta dengan sasaran anggota kelompok nasabah yang kurang mampu. Bantuan yang diterima berupa material. Sedangkan kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembuatan jamban, perbaikan atap, perbaikan lantai dan perbaikan dinding.

Warga mengantri menunggu pembagian Bazara Sembako di halaman Kecamatan Tawangmangu. (28/8)

Dalam sambutannya Hendro Pronoto, Kabid Pemberdayaan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat Dispermades mengucapkan selamat kepada PNPM Tawangmangu yang genap berusia 11 tahun dan diharapkan mampu lebih eksis dalam mengelola kegiatan / program kerja untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Unit Pengelola Kegiatan (UPK) adalah kegiatan yang membantu program pemerintah yakni dengan program merenovasi rumah yang tidak layak huni” imbuhnya.

Apresiasi turut diberikan kepada pengurus yang termasuk aktif dan berprestasi dalam melaksanakan kegiatan, hal itu tampak dari hasil laporan tahunan yang baik serta tidak ada tunggakan meski dengan jumlah anggota yang terbilang tidak sedikit yakni 2.550,

Selain itu PNPM Kec. Tawangmangu adalah yang paling pertama melakukan kegiatan semacam ini, kecamatan yang lain belum ada yang melaksanakan. (An/Ina,Sgt).

Read More
_DSC2270

Ganjar Pranowo, Target Keuangan PT BKK Jateng Kembali Normal Dalam 2 Tahun

 

 

Karanganyar – 12 Agustus 2019

Kasus PD BKK Pringsurat Temanggung membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan perombakan besar-besaran. Melalui tangan dinginnya, Ganjar menggabungkan seluruh PD BKK se Jateng menjadi entitas perbankan baru bernama PT BKK Jateng Perseroda.

Sebanyak 27 BKK se Jateng tergabung dalam entitas tersebut. Namun, saat ini kondisi keuangan PT BKK Jateng masih belum stabil, karena dalam kondisi merugi. “Istilahnya ini nglungsugi, jadi lahir kembali. Tentu ini memiliki harapan besar untuk semakin baik, meskipun saat terbentuk masih merugi sekitar Rp170 miliar,” ungkap Ganjar kepada RRI usai saat memberikan pembinaan pengurus PT BKK Jateng di Dewangsa Lor Inn Colomadu, Senin (12/08/2019).

Ganjar menargetkan, selama dua tahun keuangan di PT BKK Jateng akan normal atau mencapai Break Even Point (BEP). Ia yakin kepengurusan baru dapat mewujudkan target itu. “Apalagi aset PT BKK Jateng ini sangat besar, mencapai Rp 2,1 triliun. Dengan aset sebesar itu, ritme kerja, tujuan dan paradigma yang sama, maka saya yakin target itu tercapai dan PT BKK Jateng akan menjadi bank yang lebih besar,” tegasnya.

Banyak hal lanjut Ganjar yang dapat dilakukan oleh PT BKK Jateng menjadi bank yang sehat dan besar. Meski begitu, ia meminta agar kehadiran PT BKK bisa ikut menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat bawah.

“Saya minta persoalan di level bawah dibereskan dengan inovasi dan produk-produk PT BKK Jateng. Persoalan di desa-desa, UKM, pedagang kaki lima, pedagang pasar, petani, nelayan dan sebagainya. Persoalan perumahan dan seni budaya juga harus mendapat perhatian,” pungkasnya.

Direktur Utama PT BKK Jateng, Kusnanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan inventarisir baik aset, sumber daya manusia dan bisnis di perusahaan tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan termasuk menciptakan sejumlah produk baru yang memang dibutuhkan masyarakat.

“Kami akan bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan. Waktu dua tahun yang diberikan pak Gubernur sebagai pemegang saham untuk BEp memang tidak lama, namun kami optimis bisa mewujudkannya,” kata dia.

Upaya untuk mengejar ketertinggalan tersebut lanjut dia juga terus dilakukan. Dalam waktu sebulan setelah lahir, yakni tepatnya 2 Juli 2019, pihaknya berhasil melakukan efisiensi hingga Rp 7 miliar.

“Akan terus kami kejar ketertinggalan ini. Kami optimis bisa menjadi bank yang besar dan masuk lima besar nasional,” tukasnya.

Sambutan dan pengarahan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Pada awal sambutan Gubernur Jateng, menayangkan sebuah cuplikan video saat Gubernur Jateng kunjungan Indonesia. Festival di negara Rusia yang memperlihatkan suatu karya produk dalam negeri berupa karung goni yang dibuat oleh Roro Kenes. Produk ciptaan dalam negeri tersebut dinilai oleh orang asing sebagai barang high branded yang dihargai senilai 8 Dollar.

Dalam sambutannya, “BKK memiliki kompetitor yaitu rentenir yang punya kecepatan untuk menarik nasabah” ujar Gubernur Jateng. Hal itu menjadi kelemahan BKK yang tidak bisa cepat dalam menarik nasabah, namun BKK memiliki kelebihan sebagai Bank milik Pemda yang memiliki data pasar bidang sector informal yang mampu dijadikan nasabah seperti pedagang kaki lima, pedagang pasar dan tukang parkir. Sehingga gubernur jawa tengah berharap BKK mampu menggunakan metode tersebut untuk menarik nasabah dengan cepat.

Pembukaan pembinaan pegawai BKK jateng juga diisi dengan sesi tanya jawab dari pegawai BKK yang langsung dijawab oleh gubernur jawa tengah yang berkaitan dengan peningkatan BKK.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga berharap agar pegawai BKK siap dalam menghadapi segala tantangan. “BKK harus mampu memanfaatkan peluang untuk mempromosikan program BKK di kelompok yang memiliki potensi tapi ada masalah dan memberikan solusi dari masalah itu” imbuhnya.

Demikian DISKOMINFO (Tgr/Ard/Sgt)

Read More
DSC_4295

Bupati Karanganyar Minta Kepala Desa Kembangkan Produk Unggulan Desa Masing-masing

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Karanganyar, 06 November 2018

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DISPERMADES) menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Karanganyar 2018 di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Bursa Inovasi Desa digelar untuk memperkenalkan inovasi-inovasi yang saat ini berkembang di desa-desa Kabupaten Karanganyar

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Edy Pranoto, Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat, Forkompimda dan Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan, PID diharapkan bisa membentuk desa sebagai pusat pertumbuhan sehingga target-target yang telah diberikan harus di sukseskan bersama warga masyarakat sejahtera.

“Angka kemiskinan kita tekan serendah-serendahnya melalui program-program yang menyentuh masyarakat sehingga rakyat guyub, makmur dan sejahtera,” tutur Bupati Juliyatmono.

Ia mendorong masyarakat untuk bergerak menghasilkan produk-produk unggulan di masing-masing desa.

Untuk mewadahi ini, ia meminta DISPERMADES  menyediakan Expo Produk unggulan desa yang akan dipasarkan pada expo antara Mei dan Juni 2019.

Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat dalam  pemaparannya memberi contoh, Desa bisa berinovasi membuat produk-produk untuk dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung di Karanganyar.

Ia meminta para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan  Desa mengalokasikan produk unggulan di masing-masing desa.

“Kita ingin desa di Karanganyar dapat menghasilkan satu produk unggulan dan saling berkomplementer,” kata Utomo.

Selain itu, DISPERMADES, kata Utomo, menargetkan pada 2022 tidak ada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa.

 

Demikian Diskominfo (Dn/Lp)

 

Read More
DSC_0728

PNPM Mandiri : Bazar Murah Bersubsidi dan Bagi Hadiah 2950 Nasabah

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pidato sambutan dalam acara Bazar Murah dan Pengundian Hadiah Tahunan Nasabah PNPM Mandiri di Desa Ngunut Kecamatan JUmantono, Rabu(26/09).

Karanganyar – 26 September 2018

PNPM Mandiri bekerja sama  dengan Forkopimca Jumantono gelar Bazar murah bersubsidi dan pengundian hadiah tahunan  bagi nasabah PNPM Mandiri dilapangan Desa Ngunut Jumantono, Rabu(26/09).

Paket bingkisan sembako murah berisikan 2kg minyak goreng, 2kg gula pasir, 4 buah mie instan, 3 sachet masako, 2 the gardoe  dibanderol dengan harga sangat murah yaitu 30.000 rupiah. “ Ini jauh sangat murah dibanding harga biasanya di toko yang bisa mencapai 60.000 rupiah “, jelas Katinem salah satu nasabah PNPM Mandiri setelah mengambil paket sambako murah.

Warga yang bisa mendapat sembako harga murah ini hanya warga yang menjadi nasabah di PNPM Mandiri saja, warga biasa yang bukan nasabah tidak bisa, inipun juga khusus wanita saja, jelas Camat Jumantono Sundoro Budi Karyanto.

Beliau juga menegaskan bahwa PNPM ini sudah berjalan sejak tahun 2007, dan sampai sekarang peningkatannya sangat pesat berkembang. Ada 11 desa di Jumantono yang menjadi binaan PNPM Mandiri dan total nasabahnya sudah mencapai 2.950 nasabah. Tiap tahun rutin kamin adakan kegiatan seperti ini.

“ harapannya kedepan semakin meningkat lagi, tegas Sundoro Camat Jumantono.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir didampingi Kepala Dispermades dalam pidato sambutannya menjelaskan bahwa dana di PNPM yang diputar ini dari pemerintah sebagai jembatan bagi masayarakat yang membutuhkan.

Beliau juga kagum di Kecamatan Jumantono yang awal dirintis program ini dengan modal 2,5 miliar, sekarang menjadi 5 miliar. “ Ini sangat luar biasa ” jelas beliau orang nomor satu di bumi intan pari ini.

Dengan tingkat resiko tunggakan yang sangat kecil yaitu 0,13%, Bupati berharap ini terus ditingkatkan.

Demikian Diskominfo(Ard/Adt)

Read More
DSC_0010

Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2018

kominfo

Rapat Penyampaian Tanggapan Bupati Karanganyar Terhadap Pemandangan Umum Fraksi Mengenai Rancangan di Gedung Paripurna DPRD, Selasa (25/09).

Karanganyar 25 September 2018

Pelaksanaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 ini mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Tahun 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (25/9).

Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2018, Secara garis yaitu

Fraksi Partai Demokrat yaitu terobosan-terobosan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten untuk menggali sumber pendapatan untuk mengatasi Pendapatan Asli Daerah yang berkurang antara lain yaitu, sosialisasi kepada wajib pajak/wajib retribusi, menyiapkan SDM yang menangani E-Billing, Penegakan Peraturan Daerah.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yaitu perihal penyerapan belanja bantuan keuangan kepada desa. Pencairan anggaran belanja bantuan keuangan kepada desa dapat direalisasikan sepanjang kelengkapan administrasi terpenuhi.

Fraksi Gerindra Amanat yaitu, terkait pelayanan Administrasi Kependudukan yang belum dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat bahwa permintaan masyarakat terhadap Pelayanan Administrasi Kependudukan sangat tinggi sedangkan anggaran dari Pemerintah Pusat untuk Pengadaan sarana dan prasarana pelayanan Administrasi Kependudukan tidak mencukupi sampai akhir tahun 2018 dan saat ini mengajukan di perubahan APBD Tahun 2018.

Fraksi Partai Golongan Karya yaitu, terkait penebusan pupuk melalui kartu tani di Karanganyar termasuk lancar urutan ketiga di Jawa Tengah. Namun bila ada kesulitan penebusan pupuk dengan kartu tani bisa menggunakan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa yaitu,  terkait dengan perhatian terhadap TPQ Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren telah dilakukan melalui bantuan yang dialokasikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Bagian Kesra Setda yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yaitu, terkait pengelolaan sampah khususnya di Colomadu, langkah-langkah yang kami lakukan untuk mengatasi timbunan sampah di lokasi TPS dengan menambah jumlah ritasi pengangkutan dan menyewa alat berat.

Demikian Diskominfo (Ind/An/Lp/Vnd)

Read More
DSC_8159

Bank Jateng : Sosialisasi Kredit Pemerintah Daerah

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Samsi saat sosialisasi Kredit Pemda dari Bank Jateng di ruang Anthorium rumdin Bupati, Senin(10/09).

Karanganyar – 10 September 2018

Dalam rangka mempererat jalinan kerjasama Bank Jateng dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar, Bank Jateng meluncurkan program Kredit Pemerintah daerah yang disosialisasikan di ruang Anthorium rumah dinas Bupati, Senin(10/09).

Freddy Arsanto kepala kantor layanan korporasi surakarta menjelaskan bahwa kredit pemda sangat direkomendasikan bagi daerah-daerah dengan masa kepemimpinan yang masih relatif panjang seperti di karanganyar yang pasca pilkada dan terpilih lagi ini.

“ Semua peminjaman akan di audit, nominalnya menyesuaikan plafon yg di setujui kemendagri dan kemekeu “, ujar Freddy.

Sementara Bupati Karanganyar dalam sosialisasi ini menjelaskan dan menanyakan banyak hal mengenai kredit uang tunai memang masih menjadi polemik di pemerintahan, terlebih soal persetujuannya yg harus bener-benar jelas akan digunakan untuk apanya. Uang yg dipinjam dari bank hanya digunakan saat proyek dilelang dan dimenangkan pihak ke 3.

Bupati juga menanyakan untuk pembayaran bunga apa harus pada tahun yang sama sesuai dengan kontrak perjanjian pengembalian. Klo kebutuhan mendesak, kebutuhan kita sudah disiapkan oleh pihak Bank Jateng.

Demikian Diskominfo(Dn/Ard)

Read More
DSC_7138

Segorogunung Ngargoyoso Siap Juara Nasional Hatinya PKK

Kominfo

Bupati Karanganyar saat menyambut Tim Verifikasi Lapangan Lomba Pemanfaatan Pekarangan (Hatinya PKK) Tingkat Nasional di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, (30/08).

Karanganyar, 30 agustus 2018

Masuk lima besar nasional Lomba Pemanfaatan Pekarangan (Hatinya PKK) dalam rangka hari kesatuan gerak PKK ke-46, Desa Segorogunung Kecamatan Ngargoyoso siap menyambut tim penilai verifikasi lapangan dari PKK pusat dan siap untuk jadi juara nasional.

Kedatangan tim penilai verifikasi lapangan Bapak Johan Susmono dan Ibu Ida dan rombongan PKK dari Provinsi Jawa Tengah disambut dengan hangat di ruang Anthurium oleh Bupati Karanganyar beserta jajaran pada, Jum’at(30/08).

Segorogunung Ngargoyoso akan bersaing dengan empat desa dari kota-kota lain, akan tetapi memang potensi Segorogunung ini lebih sangat menarik dan memungkinkan untuk masuk nominasi menjadi juara nasional Hatinya PKK. Ini disampaikan oleh Wakil Ketua 3 Tim Penggerak PKK Prov. Jawa Tengah Ibu Rini Sri Puryono.

Kominfo

Sambutan Bupati Karanganyar

Sementara itu ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pidato sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah akan bertanggung jawab jikalau sampai nantinya Segorogunung ini benar-benar menjadi juara nasional. Dengan pekikan semangat “ Segorogunung….Juara Satu..!!! “ orang nomor satu di bumi intan pari ini sangat yakin kalau Segorogunung memang layak untuk jadi juara satu.

 

 

 

Kominfo

Sambutan Ketua Penggerak PKK Kab. Karanganyar

Hj. Siti Khomsiyah Juliyatmono, A.Md selaku ketua penggerak PKK Kabupaten Karanganyar dalam pidato sambutannya mengaku sangat bangga bahwa Segorogunung yang merupakan salah satu desa binaannya bisa melenggang masuk lima besar Lomba kategori Pemanfaatan Pekarangan dan sangat berpotensi untuk menjadi juara. (Ard/Adi)

 

Read More

BAZNAS beri bantuan modal usaha bagi pelaku usaha kecil

Karanganyar, Jum’at 31 Agustus 2018

Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar memberikan bantuan modal usaha bagi para pelaku usaha kecil. Bantuan ini berupa gerobak dan uang. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Jum’at (31/8) kepada para pelaku usaha kecil di Kabupaten Karanganyar.

Penyerahan dilakukan oleh Sekda Karanganyar didampingi Ketua BAZNAS Karangnyar Sugiyarso. Bantuan tersebut berupa gerobak hik sebanyak 12 unit dan modal usaha diserahkan kepada sejumlah 92 pedagang kaki lima masing masing sebesar Rp 1 juta.

“Sebelumnya bantuan modal usaha juga sudah diterimakan kepada kurang lebih 100 PKL. Jadi yang sekarang ini bantuan di bulan Agustus, karena memang Baznas Kabupaten Karanganyar  menyerahkannya secara bertahap,” tutur Ketua Baznas, Sugiyarso.

Sementara itu salah satu pengurus Baznas Karanganyar H.Abdul Muid , menyampaikan laporan pengumpulan ZIS sampai bulan Agustus yang sudah hampir mencapai Rp 9 miliar.

“Amil zakat sudah mengerjakan tugas dengan baik dimana karena ada sosialisasi di werdotomo dan juga karena semua bermuara pada pensiunan agar dapat membantu PWRI yang kurang lebih ada 5000-an , setoran zakat dan infaq ada Rp. 902 juta  dan infaq Rp. 46 juta total ZIS Rp. 949 juta “tutur Abdul Mui’d.

Sementara itu pada kegiatan sarasehan Baznas yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah Karanganyar, Drs.Samsi.Msi selaku yang mewakili Bupati, mengevaluasi untuk memberikan motivasi pada peserta Basnas agar bulan-bulan selanjutnya meningkatkan kehadiran pada kegiatan sarasehan Baznas yang diadakan satu bulan sekali.

Demikian Diskominfo (ind/an/adinug)

 

Read More