Category: Agama

DSC_0038

Calon Haji Siap Berangkat, Terbanyak Usia Antara 51-60 Tahun

Calon Jamaah Haji dari Kabupaten Karanganyar saat melakukan praktek manasik haji beberapa waktu lalu

Calon Jamaah Haji dari Kabupaten Karanganyar saat melakukan praktek manasik haji beberapa waktu lalu

Karanganyar, Rabu (02/09/2015)
Calon Jamaah Haji dari Kabupaten Karanganyar sebanyak 394 orang didominasi usia antara 51 tahun-60 tahun, yakni sebesar 157 orang.

Sedangkan usia antara 21 tahun-30 tahun sebanyak empat orang, usia 31 tahun-40 tahun sebanyak 28 orang, 41 tahun sampai 50 tahun sebanyak 101 orang,

“Usia 61 tahun sampai 70 tahun sebanyak 83 tahun, usia 71 tahun-80 tahun sebanyak 17 tahun, dan usia 81 tahun sampai 90 tahun sebanyak empat orang,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Mustain Ahmad, Rabu (02/09) saat acara Pamitan Calon Haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dia juga mengatakan berdasarkan pekerjaan Calon Jamaah Haji (CJH) terdiri PNS sebanyak 27 persen, TNI/Polri sebesar satu persen, pedagang sebesar sembilan persen, petani sebanyak tujuh persen, Swasta sebanyak 30 persen, Ibu Rumah Tangga sebanyak 11 persen, Pelajar/Mahasiswa sebesar satu persen, Pegawai BUMN/BUMD sebesar tiga persen, dan pensiunan sebanyak sebelas persen.

“Dari tingkat pendidikan SD sebesar 20 persen, SLTP 12 persen, SLTA 25 persen, Diploma sebesar enam persen, S1 sebesar 29 persen, S2 sebesar tujuh persen, dan S3 sejumlah satu orang,” kata Mustain.

Kemudian terkait untuk pengurusan visa 394 JCH yang beberapa waktu lalu masih terdapat 19 visa yang belum selesai, Mustain Ahmad menegaskan bahwa semua paspor dan visa saat ini kesemuannya sudah selesai dari Kedutaan Arab Saudi dan sudah ada di Asrama Haji Donohudan. pd

Read More
aku

Calon Haji Karanganyar, Pamitan Kepada Bupati

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri), saat memakaikan syal secara simbolis kepada Calon Jamaah Haji, Rabu (02/09)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri), saat memakaikan syal secara simbolis kepada Calon Jamaah Haji, Rabu (02/09)

Karanganyar, Rabu (02/09/2015)
Jamaah Calon Haji Kabupaten Karanganyar tahun 2015 berpamitan kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Forkopimda, Rabu (02/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dikatakan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Mustain Ahmad, penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1436 Hijriah atau 2015 Masehi ini dari Kabupaten Karanganyar berjumlah 394 Calon Jamaah Haji (CJH).

“Jumlah laki-laki 197 orang, dan 197 wanita. Tergabung dalam dua Kelompok Terbang (Kloter) yakni 66 dan 67,” katanya.

Kloter 66 sejumlah 307 orang, tergabung dalam tujuh rombongan, 28 regu. Masuk Asrama haji Donohudan pada Minggu, 13 September 2015 pukul 20.00 WIB. Akan diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan jam 18.00 WIB.

“Untuk kloter 67 sejumlah 87 orang, tergabung dalam dua rombongan delapan regu, masuk Asrama Haji Donohudan pada Senin, 14 September 2015 pukul 09.00 WIB. Berangkat dari Setda Kabupaten Karanganyar 07.30 WIB,” katanya.

Sedangkan untuk koper CJH, dikumpulkan di Aula Masjid Agung Kabupaten Karanganyar pada Minggu, 13 September 2015, pukul 06.00-08.00 WIB.

“Jam 10.00 WIB koper diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan warga Kabupaten Karanganyar dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendoakan agar mereka bisa menjalankan ibadah sunah, wajib, rukun haji dengan tertib, sehat, dan kembali ke Kabupaten Karanganyar bisa utuh 394 orang.
“Disana fokus beribadah, khusuk untuk menjalankan ibadah haji. Jangan ada punya pikiran yang jelek, sehingga hati senang dan sehat,” katanya.

Selanjutnya untuk Tim Pemantau Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Karanganyar yakni Warsini, Maksum, Suripto yang berada di kloter 67, bertugas membantu kelancaran ibadah haji dari Kabupaten Karanganyar.

Untuk identitas yang berasal dari Kabupaten Karanganyar, Pemkab Karanganyar memberikan rompi warna coklat dan syal warna merah muda, yang bertuliskan Jamaah Haji Tahun 1436 Hijriah/2015 Masehi Kabupaten Karanganyar.pd

Read More
DSC_0028

Juliyatmono: “ Dollar naik, sikapi dengan bijak dan berhemat”

????????????????????????????????????

Terus tingkatkan bersedekah: Bupati Karanganyar saat memberikan arahannya dihadapan PNS, Ulama, Umaro, Takmir Masjid dan warga masyarakat pada Sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanggapi berbagai keluhan masyarakat mengenai harga kebutuhan-kebutuhan yang semakin tinggi akibat nilai dollar yang semakin naik, untuk disikapi dengan bijak dan berhemat.

“ Saya banyak mendengar dari masyarakat maupun PNS mengeluhkan akan melambungnya harga sembako di pasar-pasar, ini terjadi karena nilai tukar dollar naik dan nilai tukar rupiah semakin melemah. Saya mengingatkan untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak dan berhemat,” kata Juliyatmono.

“ Saya sarankan sebagai seorang PNS, alangkah baiknya berkreatif untuk mengfungsikan halaman rumahnya dengan berbagai tanaman seperti lombok, tomat, jahe dan sebagainya yang dapat dirasakan hasilnya. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan bukan berbelanja menuruti keinginan. Kalau berbelanja menuruti keinginan tidak akan ada habisnya, yang ada malah gaji yang kita terima sudah habis di awal-awal bulan, jadi harus sikapi dengan bijak pengeluaran kita,” pesan Bupati dihadapan para PNS, Ulama dan Umaro pada acara Sarasehan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono mengapresiasi BAZNAS, utamanya para UPZ-UPZ ( Unit Pengumpul Zakat) yang telah bekerja dengan baik, amanah sehingga menjadikan BAZNAS Karanganyar berprestasi dan percontohan berbagai Kab/Kota di Indonesia sebagai BAZNAS yang dapat mengumpulkan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) tertinggi tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mampu mentasharufkan ZIS mencapai satu miliar rupiah.

“ Saya atas nama Pemerintah mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Karanganyar, semoga bulan ke bulan terus meningkat, semoga pentasharufannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, karena nilai-nilai yang dikeluarkan bermanfaat besar untuk kemashlahatan umat,” tutur Bupati.

Ia juga mengingatkan SKPD-SKPD Karanganyar untuk ditingkatkan lagi shodaqohnya. “ Kami berharap SKPD untuk mengingatkan pegawai-pegawainya agar menyisihkan 2,5 persen gaji yang diterima agar BAZNAS ini terus meningkat hasilnya. Jangan eman-eman (sayang) untuk berzakat, berinfaq dan bersedekah. Karena ini tidak akan mengurangi harta kita sedikitpun justru dengan bershodaqoh kita membersihkan harta dan penghasilan yang kita terima akan dimudahkan semua urusan kita, selalu dicukupkan kebutuhan kita , selalu diberikan kesehatan lahir dan batin kita karena berbuat baik dan terbaik untuk sesamanya, niscaya kebaikan itu akan berbalik kepada diri kita,” terang Juliyatmono saat memberikan arahannya.

Sementara itu Pengurus BAZNAS Karanganyar Abdul Mu’id menyampaikan ZIS yang diperoleh BAZNAS per 27 Agustus 2015 sebesar Rp. 528 juta 943 ribu.

“ Kegiatan BAZNAS Karanganyar akan menyelenggarakan sosilisasi ZIS lanjutan ke Perusahaan-Perusahaan di wilayah Karanganyar yang sebelumnya kita lakukan di Desa-Desa. Karena ini merupakan salah satu kegiatan BAZNAS yang mendukung Lima Program Pemerintah yang telah menjadi Perda yakni Karanganyar Peduli ( berupa bantuan-bantuan terkena musibah), Karanganyar Cerdas untuk pendidikan ( GNOTA, Beasiswa untuk memasuki Perguruan Tinggi), Karanganyar Sejahtera untuk ekonomi ( bantuan untuk Pedagang Kaki Lima/PKL), Karanganyar bertaqwa ( membantu pemmbangunan fisik Madrasah/Masjid/Ponpes/Musholla/Pelatihan Khotib/manajemen Masjid/Pelatihan Mengurusi Jenazah,” terang Abdul Mu’id saat menyampaikan laporannya.

Abdul Mu’id juga menyampaikan bahwa BAZNAS Karanganyar akan mentasharufkan dana ZIS secara dua tahap. Tahap pertama sebesar dua miliar rupiah (Rp. 2 M) dan Tahap kedua sebesar satu miliar enam ratus juta rupiah (Rp. 1 M 600 juta).

Ia menambahkan BAZNAS Karanganyar akan memiliki satu mobil ambulans yang baru untuk tahun ini.

“Akan ada mobil ambulans yang baru untuk tahun ini, jadi ada dua ambulans yang dimiliki BAZNAS Karanganyar. Mobil ambulans yang lama diperuntukkan untuk membawa jenazah dan yang baru nanti untuk orang yang sakit,” kata Abdul Mu’id dihadapan para hadirin. Ind/ft

Read More
aku copy

394 Jamaah Calhaj Jalani Manasik Haji

Jamaah calon haji dari Kabupaten Karanganyar saat praktik manasik haji di halaman Masjid Agung

Jamaah calon haji dari Kabupaten Karanganyar saat praktik manasik haji di halaman Masjid Agung, Rabu (26/08)

Karanganyar, Rabu (26/08/2015)
Jamaah Calon Haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 394 orang menjalani manasik haji teori yang dilaksanakan pada, Selasa (25/08) di Gedung Wanita.

Sedangkan untuk manasik haji praktek akan dilakukan pada, Rabu (26/08) di beberapa tempat lokasi.

Menurut Siti Maisyaroch, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Karanganyar sebagai Ketua Penyelenggara Manasik Haji tahun 2015, lokasidi Masjid Agung Karanganyar digunakan sebagai Miqot, Thowaf, Sai dan Takhalul

“Di lapangan Harjosari, Popongan untuk Arofah, Wukuf, lapangan Wonorejo Bejen untuk Musdzalifah, lapangan belakang DPRD untuk Mina melempar Jumroh Aqobah, Jumroh Wustho, dan Masjid Agung untuk Thowaf Wada’,” katanya saat di Gedung Wanita Karanganyar, kemarin.

Dia juga menjelaskan Calon Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 66 sejumlah 307 orang terdiri dari tujuh rombongan, 28 regu.Dari 394 orang itu terdiri dari 197 laki-laki dan 197 perempuan.

“Berangkat pada, Minggu 13 September 2015, jam 20.00 WIB masuk ke Asrama Haji Donohudan, dan kloter 67 sejumlah 87 orang terdiri dari dua rombongan, dan delapan regu. Masuk ke Donohudan pada, Senin 14 September 2015, jam 09.00 WIB,” katanya.

Ditempat yang sama Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Museri mengatakanvisa belum selesai sebanyak 19 orang.

“Diharapkan sambil menunggu waktu (sebelum berangkat) pengurusan visa sudah selesai,” ujarnya.
Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mengatakan, penyelengaraan pemberangkatan calon haji sampai Embarkasi dan pemulangan haji dari Debarkasi dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

“Tidak ada pungutan, saya tegaskan ini gratis,” kata Bupati Juliyatmono.

Dia juga ingin memastikan nomer hp jamaah calon haji yang sakit untuk diketahui panitia penyelenggara haji Kabupaten Karanganyar, untuk memudahkan berkoordinasi jika ada sesuatu hal yang penting.

Juliyatmono pada kesempatan tersebut juga berpesan untuk khusuk untuk menjalankan ibadah haji.

“Jangan ada punya pikiran yang jelek. Fokus untuk beribadah haji, hati senang dan sehat,” katanya.pd

Read More
DSC_0063

Trilogi Kerukunan Umat Beragama Masih Relevan Di Masyarakat

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan arahannya terkait kerukunan antar umat beragama bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se Karanganyar, Selasa (25/08).

Dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama guna menjaga persatuan dan kesatuan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Karanganyar bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan silaturahmi kerukunan umat beragama Kabupaten Karanganyar tahun 2015 di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Selasa (25/ 08).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, FORKOPIMDA Karanganyar, Kepala KESBANGPOL, Ketua FKUB serta diikuti Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Dewan Penasihat FKUB, Segenap pengurus FKUB di 17 Kecamatan se- Karanganyar, Camat se- Kabupaten Karanganyar, KUA, Organisasi keagamaan NU, MTA, LDII, DMI, MUI, PONPES.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa toleransi, rasa menghargai antar umat beragama, membawa sinergi antara pemerintahan dan masyarakat, serta peran aktif Tokoh Agama, dalam menjaga kerukunan umat beragama,” kata Muh. Indrayanto selaku kepala KESBANGPOL Karanganyar saat menyampaikan materi.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menegaskan kembali pentingnya Trilogi Kerukunan umat beragama.

“Saya atas nama Pemerintah mengucap syukur atas terselenggaranya kegiatan FKUB, semoga dapat diwujudkan secara sungguh – sungguh di Kabupaten Karanganyar ini. Saya tahu volume atau frekuensi kerja FKUB ini cukup padat dalam menjaga kondusifitas kerukunan umat beragama di Karanganyar ini, “terang Juliyatmono dihadapan para peserta Seminar Kebangsaan.

“Saya tekankan bahwa Trilogi kerukunan umat beragama itu masih sangat relevan di terapkan di masyarakat, diantaranya: Kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah.

Ia juga berharap Kabupaten Karanganyar menjadi contoh di Indonesia sebagai Kabupaten yang damai dan tentram.

“Kedepan Kabupaten Karanganyar ini dapat menjadi contoh 514 Kabupaten/Kota di Indonesia sebagai Kabupaten yang aman, rukun, damai, dan tentram dengan berbagai umat beragama dan aliran kepercayaan serta budaya yang beragam,”harap Juliyatmono.

“Sebagai wujud nyata telah kita selanggarakan Kemah Kebangsaan ditahun 2014 kemarin,” tambahnya. ind/ft/pcu

 

Read More
DSC_0027

Juliyatmono : “Membentuk karakter anak dengan agama sebagai solusi hidup”

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar menyerahkan santunan bea siswa pada siswa kurang mampu tiap Kecamatan se Kabupaten Karanganyar, Kamis (6/8).

Guru sebagai seorang pendidik dengan tugas utama mendidik, mengajari, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi anak didik harus dilakukan secara profesional, kreatif, inovatif dan memperhatikan tata nilai.

“Saya matur nuwun (terima kasih) Kelompok Kerja Guru (KKG) terus berjalan baik dengan kegiatan-kegiatan yang bagus. Utamanya Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar harus menyemangati anak-anak didik dan lingkungan sekitar. Karena ditangan-tangan panjenengan (anda) semua dengan mendidik dan mengajari ilmu agama sebagai pondasi membentuk karakter anak sejak dini,” kata Bupati Karanganyar saat memberikan pembinaan pada acara Silaturahmi dan Peduli sosial Guru Pendidikan Agama Islam SD se Kabupaten Karanganyar, Kamis (6/8) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Laksanakan dengan penuh profesional dengan mencintai pekerjaanmu sebagai seorang pendidik, jangan sering memarahi murid, seorang Guru agama seharusnya membawa pemcerahan pada anak didiknya. Karena membentuk karakter anak dengan agama adalah sebagai solusi hidup,” tambah Bupati.

Juliyatmono juga mengatakan bahwa menjadi seorang pendidik harus kreatif dan inovatif. “Mengajar dengan penuh keikhlasan dan kegembiraan akan memberikan motivasi anak-anak begitu juga membawa kebaikan pada Guru itu sendiri,” jelasnya.

Acara yang dihadiri oleh Bupati didampingi Wakil Bupati Karanganyar tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi Guru Agama Islam Sekolah Dasar se Kabupaten Karanganyar dan meningkatkan kepedulian sosial bagi siswa kurang mampu. Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan beasiswa bagi anak kurang mampu dengan kategori yatim, piatu, dan yatim piatu masing-masing dua siswa pada tiap kecamatan se Kabupaten Karanganyar. ind/ft

Read More
DSC_0023

Bupati Karanganyar Hadiri Halal Bihalal PNS, TNI dan POLRI se Kecamatan Jatiyoso

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Saat Terima Ikrar Halal Bihalal Camat Jatiyoso, Rabu Siang (05/08)

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Kadishubkominfo dan Kadispora menghadiri Halal Bihalal PNS, TNI dan POLRI se Kecamatan Jatiyoso pada hari Rabu Siang (05/08). Sekitar 500 orang memenuhi Balai Desa Tlobo Kec. Jatiyoso tempat dimana Halal Bihalal tersebut dilaksanakan.

Dalam awal sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan terima kasih atas peran PNS maupun Non PNS dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Banyak masukan kepada Bupati dari masyarakat Karanganyar yang puas dengan kemajuan yang dicapai pemerintahan di Karanganyar saat ini, baik dalam pelayanan maupun pembangunan infrastruktur, tentu saja ini bukan karena Bupati dan Wakil Bupati saja akan tetapi kerja kita semua” ungkap Juliyatmono

Ditambahkan pula untuk menjaga prestasi kerja yang sudah diraih, Bupati berharap semua pegawai baik PNS maupun Non PNS untuk senantiasa profesional dengan menerapkan 3 hal penting dalam masing-masing diri yaitu dengan mencintai pekerjaannya, kreatif serta melakukan pekerjaan yang mengandung nilai yang baik.

Terkait kondisi Kec. Jatiyoso yang merupakan kecamatan paling ujung berdekatan dengan Kab. Wonogiri pembangunan infrastruktur seperti akses jalan dan lampu penerangan jalan terus dipercepat supaya akses jalan untuk distribusi barang maupun lalu lintas semakin nyaman dan lebar.

Sementara itu Wakil Bupati Rohadi Widodo yang pada kesempatan tersebut mengisi Tauziah menyampaikan beberapa hal seperti pentingnya kita sebagai umat Allah untuk senantiasa memohon ampun atas segala dosa khilaf yang telah kita perbuat.

“Ciri orang bertakwa ada 4 yaitu infaq dan shodakoh atas rejeki yang diterima, bisa menahan amarah, mudah memaafkan dan berbuat kebajikan”, tambah Rohadi. ad

Read More
DSC_0049

Utusan Muktamar Muhammadiyah dan Aiysiyah Pamitan dengan Bupati

Rombongan utusan Muktamar Muhammadiyah dan dan Muktamar Aiysiyah berpamitan dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah, baju putih), Rabu (29/08).

Rombongan utusan Muktamar Muhammadiyah dan dan Muktamar Aiysiyah berpamitan dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah, baju putih), Rabu (29/08).

Karanganyar, Rabu (29/07/2015)
Utusan untuk menghadiri Muktamar Muhammadiyah ke 47 dan Muktamar Satu Abad Aiysiyah di Makasar, berpamitan dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu (29/07) saat diterima di Ruang Podang 1, Sekretariat Daerah.

Mereka terdiri dari 14 orang yang berasal perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aiysiyah (PDA) Kabupaten Karanganyar akan berangkat ke Makasar, Sabtu (01/08).

Ketua PDM Kabupaten Karanganyar Muh Samsuri menuturkan selain utusan tersebut juga ada pengembira dari seluruh Ketua Majelis/Lembaga/Biro, seluruh Ketua PCM, Kepala AUM Pendidikan dalam kota dan beberapa guru karyawan,sebanyak 56 orang, dan berangkat pada Minggu (02/08).

“Kami berangkat ke Makasar jumlah total 70 orang dari utusan dan pengembira,” ujar Muh Samsuri.

Dia juga menambahkan, beberapa kegiatan menyongsong gebyar Muhammadiyah sejak tahun 2014 sudah dapat dilaksanakan antara lain, Upacara Milad Muhammdiyah ke 103, lomba antar siswa dan guru AUM, jalan sehat, konsolidasi organisasi, pemasangan spanduk syiar muktamar, pengajian akbardi setiap PCM, konsultasi kesehatan gratis dan donor darah, dan lain sebagainya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, saat memberi sambutan mengatakan atas nama Pemkab Karanganyar berharap bagaimana Muhammadiyah terus menerus berdakwah Islam dengan pendekatan kultural yang nyaman, aman dan damai.

“Menjadi pelopor berdakwah dengan cara-cara yang baik, melahirkan inspirasi dan memunculkan gagasan. Itu yang saya kira disemangati dalam Indonesia yang berkemajuan,” ucapnya. pd

Read More
DSC_0084

Bupati Karanganyar Hadiri Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Meninjau Puskesmas Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juilyatmono Saat Memberikan Sambutan Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro, Senin Pagi (27/07)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi SKPD terkait dan Ketua PGRI Karanganyar menghadiri Halal Bihalal PGRI Kecamatan Jatipuro pada hari Senin Pagi (27/07). Agenda rutin tahunan program kerja UPT Jatipuro tersebut dihadiri oleh 525 orang yang terdiri dari Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru TK, SD, SMP, SMA/SMK se Kecematan Jatipuro. Adapun pelaksanaan halal bihalal ini dimaksudkan untuk meningkatkan solidaritas antar guru dan mempererat tali silaturahmi sekaligus juga mendengarkan langsung pembinaan oleh Bupati Karanganyar.

Dalam awal sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1436H mohon maap lahir dan batin kepada semua yang hadir di gedung Kantor UPT Usia Dini, Non Formal, Informal dan Sekolah Dasar Kecamatan Jatipuro. Ucapan terima kasih juga dilayangkan kepada guru terkhusus guru yang ada di Kecamatan Jatipuro karena telah mendidik dan mengajar anak didik dengan penuh dedikasi.

“Saya dalam melayani masyarakat tentu ada kekurangan, untuk itu saya akan terus berupaya maksimal dengan dibantu Bapak-Ibu disini dalam mewujudkan Karanganyar yang lebih baik, mari Bersama Memajukan Karanganyar”, tambah Juliyatmono

Sementara itu masih dalam sambutannya Juliyatmono berpesan kepada masyarakat Karanganyar untuk senantiasa menjalankan aktivitas beragama dengan baik dan jangan pernah menilai agama satu dengan lainnya karena semua agama memerintahkan umatnya untuk berbuat kebajikan.

Masih diwaktu yang sama, sebelum menghadiri Halal Bihalal tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyempatkan diri meninjau Puskesmas Jatipuro. Rencana Tahun 2016, puskesmas akan dirobohkan dan dibangun kembali menjadi Puskesmas rawat inap yang lebih representatif. Layanan yang ada di Puskesmas Jatipuro saat ini seperti Layanan USG, Fisioterapi, Deteksi Demam Berdarah sudah tersedia dan cukup memadai didukung dengan laboratorium yang lengkap, akan tetapi untuk ruang rawat inap masih kurang. ad

Read More
DSC_0210

Pahami Benar Kualitas Agama Kita, Tetap Ciptakan Karanganyar Kondusif

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin langsung Rakor FKUB didampingi Wakil Bupati, Dandim 0727 Karanganyar, Forkopimda Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD terkait, Kamis 923/07/2015) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin langsung Rakor FKUB didampingi Wakil Bupati, Dandim 0727 Karanganyar, Forkopimda Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD terkait, Kamis 923/07/2015) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Terkait kejadian pembubaran sholat Ied dan pembakaran masjid di Tolikara, Papua (17/07/2015) yang cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia. Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar bersama Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) Karanganyar mengadakan rapat koordinasi dengan tujuan mencegah dan mewaspadai hal-hal yang dapat menciptakan konflik/masalah baru yang muncul dengan mengatasnamakan agama, Kamis (23/07) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Untuk mencermati perkembangan situasi, kita patut segera mengambil peran pencegahan agar situasi yang terjadi di Tolikara Papua kemarin tidak merembet. Dari kejadian tersebut kita dapat mengambil hikmahnya, bahwa kita harus benar-benar memahami ajaran-ajaran agama yang kita yakini secara terus menerus, apapun agamanya tidak ada yang mengajarkan hal-hal yang merusak moral maupun mental manusia. Peristiwa tersebut menyadarkan kita akan pemahaman kualitas agama kita, ” terang Bupati saat memberikan arahan pada rakor yang dihadiri Camat, Tokoh Masyarakat, Ketua IPHI Karanganyar, Ketua Baznas Karanganyar, Ketua Organisasi Keagamaan.

Jaga lingkungan kita, jaga kerukunan agar tidak terprovokasi. Atas nama Pemerintah, saya mengharap FKUB sebagai organisasi masyarakat untuk ikut mengambil peran agar suasana Kabupaten Karanganyar khususnya tetap kondusif. Melakukan tindakan pencegahan, bila ada yang berusaha memprovokasi untuk melakukan langkah-langkah atas nama jihad/solidaritas yang justru menimbulkan masalah baru, ” tandas Bupati.

Lebih lanjut Juliyatmono menambahkan bahwa Permasalahan Tolikara sudah selesai, justru yang harus diwaspadai adalah riak-riak dari luar, maka kepada para Camat untuk selalu mengarahkan warganya agar untuk tidak menyulut emosi seseorang seolah-olah konflik di Tolikara kemarin merupakan bagian dari surga untuk melakukan jihad.

“Syukur-syukur keberadaan FKUB ini ada di kecamatan-kecamatan dan Desa-desa sehingga Karanganyar dapat menjadi contoh wilayah yang damai, tenang, tinggi akan rasa toleransi antar umat beragama,” pesan Bupati.

Sementara itu Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf. Marthen Pasunda menyampaikan bahwa kemajemukan masyarakat Indonesia ini lebih mudah digoyang/dirusak dengan konflik-konflik domestik tentang Ham ataupun Intoleransi.

“ Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan masyarakatnya yang majemuk baik suku, budaya, bahasa, agama, aliran kepercayaan dan sebagainya merupakan perbedaan-perbedaan yang dapat dijadikan sebagai kekuatan bukan untuk pertentangan. Karena sejarah telah membuktikan bahwa kebersamaan, persahabatan, senasib seperjuangan, toleransi menghasilkan kekuatan yang dahsyat.

Saya masih ingat saat mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa Jangan sampai kita kehilangan tujuh hal penting dalam bernegara ini yaitu Pancasila, ke-Bhineka-an, Semangat Persatuan, Toleransi, Kesantunan, pluralisme dan Kemanusiaan, Maka untuk itu harus kita sikapi secara bijak dan bersatu agar Indonesia tidak mudah digoyang dengan konflik-konflik domestik,” tandas Letkol. Inf. Marthen Pasunda.

Lebih lanjut Badarudin selaku Ketua FKUB Karangayar mengatakan bahwa adanya paguyuban FKUB telah digulirkan sejak Kemah Kebangsaan di Ngargoyoso kemarin.

“Konflik-konflik internal yang terjadi di Jaten dan Kebakramat sampai saat ini dapat kita atasi dan telah kondusif. Persoalan yang ada di Tolikara kemarin, kami selaku FKUB Karanganyar selalu berkomunikasi dengan Kodim dan Polres agar tidak timbul masalah baru sehingga betul-betul di Karanganya ini kondusif,” terang Badarudin. ind/ft

 

 

Read More