Category: Agama

DSC_0369

PENINGKATAN TOLERANSI DAN KERUKUNAN DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara “Peningkatan Toleransi Dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama” di Hotel Taman Sari Karanganyar Rabu pagi (31/08)

Dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama guna menjaga persatuan dan kesatuan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Karanganyar menyelenggarakan peningkatan toleransi kerukunan umat beragama Kabupaten Karanganyar tahun 2016 di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (31/ 08).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, FORKOMPINDA Karanganyar, Kepala KESBANGPOL, SKPD,  Ketua FKUB serta diikuti Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Dewan Penasihat FKUB dan Organisasi Keagamaan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan dan menjaga toleransi beragama dengan mempertinggi rasa saling menghormati antar umat beragama sejalan dengan konsep universal kemanusiaan, menghindari eksklusifisme agama, meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan dan pemantapan Pancasila sebagai landasan hidup.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengalaman ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemerintah mempunyai tugas untuk memberikan bimbingan dan pelayanan agar setiap penduduk dalam melaksanakan ajaran agamanya dapat berlangsung dengan rukun, lancar dan tertib. Arah kebijakan Pemerintah dalam pembangunan nasional di bidang agama antara lain peningkatan kualitas pelayanan dan pemahaman agama, kehidupan beragama, serta peningkatan kerukunan intern dan antar umat beragama.

Demikian Dishubkominfo (ft)

Read More
kra

Calon Jamaah Haji Kloter 56 Berangkat Ke Tanah Suci

Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 Kloter 56, sebanyak 116 orang diberangkatkan ke Tanah Suci, oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, didampingi Wakil BUpati karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (30/08) di halaman Kantor Bupati Karanganyar, pukul 06.00 WIB.

Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 Kloter 56, diberangkatkan ke Tanah Suci, oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, didampingi Wakil Bupati karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (30/08) di halaman Kantor Bupati Karanganyar, pukul 06.00 WIB.

Karanganyar, Selasa (30/08/2016)

Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 Kloter 56, sebanyak 116 orang diberangkatkan ke Tanah Suci, oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (30/08) di halaman Kantor Bupati Karanganyar, pukul 06.00 WIB.

“Kloter 56 Kabupaten Karanganyar ini terbagi dalam tiga rombongan, yang berangkat dengan Kabupaten Boyolali, dan Sragen,” kata Ketua Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 2016, Siti Maesyaroch, saat dilokasi pemberangkatan.

Selain itu, lanjutnya, ada tiga orang dari Kloter 74, namun karena ada sisa rombongan, maka diikutkan pada Kloter 49, Kota Tegal, dan telah berangkat pada Minggu, 28 Agustus 2016.

“Jumlah CJH Kabupaten Karanganyar sebenarnya 476 orang. Namun yang berangkat hingga pada hari ini, sejumlah 471 orang. Ada dua orang yang mutasi ke Kabupaten Semarang, dua orang menunda karena sakit, dan satu orang meninggal dunia sebelum berangkat,” katanya.

Ditambahkan olehnya, bahwa CJH Kabupaten Karanganyar Kloter 56 masuk Asrama Haji Donohudan pada hari ini, pukul 07.00 WIB, dan koper telah sampai di Asrama pada hari Senin, 29 Agustus 2016,pukul 12.00 WIB.

“Pagi ini CJH diberangkatkan dengan mengunakan tiga bis menuju Asrama Haji Donohudan,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo sebelum pemberangkatan mengatakan, selamat menjalankan ibadah haji, semoga mendapat kesehatan, kelancaran, wajib , rukun dan sunah haji dapat dijalankan dengan baik.

 “Mari kita sama-sama berdoa agar calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar dapat menjalankan ibadah dengan kusyuk dan menjadi haji mabrur. Jaga diri dan kesehatan bapak, ibu semuanya,” kata Bupati Karanganyar.

Dari data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Kloter 56 akan diberangkatkan pada Rabu (31/08) pukul 01.25 WIB menuju Jeddah.

Sebelumnya, Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Karanganyar sejumlah 352 orang,  pada Kloter 20 berangkat ke Tanah Suci, Senin (15/08) malam,dari Kantor Bupati Karanganyar.pd

Read More
KOM_7556

Mahasiswa UMS, KKN di Sepuluh Desa Kecamatan Kerjo

Sejumlah 70 Mahasiswa Program Study, Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta  (UMS)  melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar tepatnya di Kecamatan Kerjo yang tersebar di sepuluh (10) Desa.

Penyerahan Mahasiswa KKN UMS oleh Isnaini Herawati, S. Fis, M. Sc selaku Kaprodi Fisioterapi UMS dan diterima langsung Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono, MM.

Dalam sambutannya, Bupati Juliyatmono menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“KKN ini merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat. Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar,”pesan Bupati pada Pembukaan Pelaksanaan KKN, Rabu (24/8/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.   

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

Read More
aku (2)

Calon Jamaah Haji Karanganyar Berangkat Ke Tanah Suci

Calon Jamaah Haji, sejumlah 352 orang, kloter 20 dari Kabupaten Karanganyar diberangkatkan ke asrama haji Donohudan dengan menggunakan delapan bis

Calon Jamaah Haji, sejumlah 352 orang, kloter 20 dari Kabupaten Karanganyar diberangkatkan ke asrama haji Donohudan dengan menggunakan delapan bis

Karanganyar, Selasa (16/08/2016)

Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Karanganyar sejumlah 352 orang,  pada Kloter 20 berangkat ke Tanah Suci, Senin (15/08) malam,dari Setda Kabupaten Karanganyar. Dilepas langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Sebelumnya, tercatat di Kloter 20, sejumlah 355 orang. Namun terdapat tiga orang yang tidak jadi berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2016 ini. Ketiganya terdiri dua orang jamaah menunda keberangkatan karena sakit. Kemudian ada satu orang yang meninggal dunia pada Senin (15/08) dari Kecamatan Tasikmadu.

“Jadwal masuk ke asrama haji Donohudan, Baoyolali untuk Kloter 20 pada pukul 21.00 WIB. Koper jamaah calon haji telah dikirim ke asarama haji pada mInggu 14 Agustus 2016 pukul 12.00 WIB,” kata Ketua Panitia Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Kabupaten Karanganyar, tahun 2016, Siti Maesyaroch.

Ke 352 calon jamaah haji tersebut dari Setda Kabupaten Karanganyar ke Donohudan, menggunakan kendaraan sebanyak delapan bis.

“Mari kita sama-sama berdoa agar calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar dapat menjalankan ibadah dengan kusyuk dan menjadi haji mabrur. Jaga diri dan kesehatan bapak, ibu semuanya,” kata Bupati Karanganyar.

Dia juga mengharapkan, pada saat pulang dari menjalankan ibadah haji nanti jumlah jamaah haji dari kabupaten Karanganyar tetap utuh seperti saat pemberangkatan.pd

Read More
DSC_0266

MTQ, MHQ dan STQ Meriahkan Lomba Tilawah

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat melantik Dewan MTQ Pelajar, MHQ Pesantren dan STQ Kabupaten Karanganyar, Sabtu pagi (6/8)

Lomba Tilawah yang diikuti kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari MTQ Pelajar, MHQ Pesantren dan STQ tingkat Kab. Karanganyar diselenggarakan di SMP Negeri 5 Karanganyar, Sabtu (6/8) pagi hari. Bersamaan dengan acara tersebut dilantik Dewan MTQ Pelajar, MHQ Pesantren dan STQ tingkat Kab. Karanganyar oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menggantikan Bupati Karanganyar Juliyatmono yang berhalangan hadir secara langsung di acara tersebut. Hadir dalam acara tersebut  dihadiri oleh Forkompinda Kab. Karanganyar, Kementerian Agama Kab. Karanganyar, dan SKPD terkait dilingkup Kab. Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan pada Juni 2016 salah satu peserta MTQ tingkat internasional di Turki, Zainal Abidin yang berasal dari Ciamis mendapatkan juara satu dalam lomba Tilawatul Qur’an.

“Kemudian terdapat tiga orang Indonesia yang pernah menjadi imam besar di Masjidil Haram yaitu, yang pertama ada Syaikh Junaid al-Betawi, kemudian yang kedua Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani dan yang ketiga adalah Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Dan yang keempat kita berharap akan datang dari salah satu masyarakat Karanganyar,” ujar Rohadi. Demikian Dishubkominfo (rk)

Read More
DSC_0231

Tingkatkan ZIS untuk Kemaslahatan Umat

Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar pada saat pertemuan Baznas di Aula DPRD Karanganyar, Kamis (28/07)

Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar pada saat pertemuan Baznas di Aula DPRD Karanganyar, Kamis (28/07)

Kamis (28/07/2016) bertempat di Aula DPRD Kab. Karanganyar dilangsungkan Sarasehan Baznas. Secara etimologi, zakat berarti tumbuh dan berkembang. Sedangkan secara terminologi, berarti jumlah harta tertentu, yang wajib diberikan kepada kelompok tertentu dalam waktu tertentu.

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang dibacakan oleh Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, menghimbau “kami akan terus meningkatkan perolehan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) karena ZIS ini wajib bagi setiap musim untuk membersihkan sebagian harta yang kita peroleh. Dari ZIS yang diperoleh, lalu dikumpulkan yang selanjutnya dilakukan pentasharufan (penyaluran) ZIS untuk kemaslahatan umat,” ujar Samsi dihadapan PNS dan Kepala SKPD di lingkungan Karanganyar.

Juliyatmono cukup mengapresiasi kegiatan sarasehan baznas ini secara rutin. Beliau juga menambahkan dalam bulan Juli ini banyaknya agenda di Rumah Dinas dan agenda tersebut sangat bernilai positif karena untuk kepentingan masyarakyat bersama bukan semata-mata kepentingan secara individu.

Ia juga menegaskan pada saat awal merintis baznas ini telah memperingatkan bahwa tidak diperbolehkan untuk mengambil dana terlebih dahulu sebelum melakukan setoran. Dalam hal ini masyarakat harus mengikuti prosedur secara baik dan transparan sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan dalam menggunakan dana tersebut.

Kemudian terkait Rekapitulasi Penerimaan dan Pengeluaran Zakat, Infaq dan Shodaqoh Baznas Kabupaten Karanganyar per Juli 2016 yaitu sebagai berikut:

Pemasukan

Saldo                           :           Rp       196.211.407

Zakat                           :           Rp     1.856.699.730

Infaq                           :           Rp          28.514.303

Jumlah                        :           Rp     2.101.425.440  

Pengeluaran

  1. Biaya operasional                                  : Rp 24.000.000
  2. Bantuan fisik tempat ibadah               : Rp 427.500.000
  3. Bantuan kegiatan syiar agama            : Rp 111.000.000
  4. Bantuan sekolah/madrasah                : Rp 236.000.000
  5. Bantuan Kegiatan Agama di sekolah : Rp 172.000.000
  6. Biaya pawai taaruf                                : Rp 51.662.000
  7. Bantuan inatura fakir miskin              : Rp 197.783.000
  8. Bantuan sepeda suskes jam belajar  : Rp 35.100.000
  9. Biaya kegiatan ngabuburit                  : Rp 28.275.000
  10. Parel Amil dan UPZ                               : Rp 65.229.000
  11. Bantuan sound system masjid           : Rp 10.000.000
  12. Bantuan tarling                                      : Rp 72.500.000
  13. Bantuan tarling desa-desa                  : Rp 156.000.000
  14. Kegiatan sosialisasi ZIS                        : Rp 59.642.000

Jumlah                                                           : Rp 1.646.691.000

Demikian Dishubkominfo (adt/rk)

Read More

Tingkatkan ZIS untuk Kemaslahatan Umat

DSC_0235

Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada saat pertemuan Baznas di Aula DPRD, Kamis (28/07)

Kamis (28/07/2016) bertempat di Aula DPRD Kab. Karanganyar dilangsungkan Sarasehan Baznas. Secara etimologi, zakat berarti tumbuh dan berkembang. Sedangkan secara terminologi, berarti jumlah harta tertentu, yang wajib diberikan kepada kelompok tertentu dalam waktu tertentu.

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang dibacakan oleh Kepala Sekretaris Daerah, Samsi, menghimbau “kami akan terus meningkatkan perolehan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) karena ZIS ini wajib bagi setiap musim untuk membersihkan sebagian harta yang kita peroleh. Dari ZIS yang diperoleh, lalu dikumpulkan yang selanjutnya dilakukan pentasharufan (penyaluran) ZIS untuk kemaslahatan umat,” ujar Samsi dihadapan PNS dan Kepala SKPD di lingkungan Karanganyar.

Juliyatmono cukup mengapresiasi kegiatan sarasehan baznas ini secara rutin. Beliau juga menambahkan dalam bulan Juli ini banyaknya agenda di Rumah Dinas dan agenda tersebut sangat bernilai positif karena untuk kepentingan masyarakyat bersama bukan semata-mata kepentingan secara individu.

Ia juga menegaskan pada saat awal merintis baznas ini telah memperingatkan bahwa tidak diperbolehkan untuk mengambil dana terlebih dahulu sebelum melakukan setoran. Dalam hal ini masyarakat harus mengikuti prosedur secara baik dan transparan sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan dalam menggunakan dana tersebut.

Kemudian terkait Rekapitulasi Penerimaan dan Pengeluaran Zakat, Infaq dan Shodaqoh Baznas Kabupaten Karanganyar per Juli 2016 yaitu sebagai berikut:

Pemasukan

Saldo                           :           Rp       196.211.407

Zakat                           :           Rp     1.856.699.730

Infaq                           :           Rp          28.514.303

Jumlah                        :           Rp     2.101.425.440

 

Pengeluaran

  1. Biaya operasional                                : Rp 24.000.000
  2. Bantuan fisik tempat ibadah             : Rp 427.500.000
  3. Bantuan kegiatan syiar agama          : Rp 111.000.000
  4. Bantuan sekolah/madrasah               : Rp 236.000.000
  5. Bantuan Kegiatan Agama di sekolah : Rp 172.000.000
  6. Biaya pawai taaruf                                : Rp 51.662.000
  7. Bantuan inatura fakir miskin              : Rp 197.783.000
  8. Bantuan sepeda suskes jam belajar  : Rp 35.100.000
  9. Biaya kegiatan ngabuburit                  : Rp 28.275.000
  10. Parel Amil dan UPZ                               : Rp 65.229.000
  11. Bantuan sound system masjid           : Rp 10.000.000
  12. Bantuan tarling                                     : Rp 72.500.000
  13. Bantuan tarling desa-desa                  : Rp 156.000.000
  14. Kegiatan sosialisasi ZIS                        : Rp 59.642.000

Jumlah                                                           : Rp 1.646.691.000

Demikian Dishubkominfo (adt/rk)

Read More
aku

Calon Haji Karanganyar Jalani Manasik

Calon Haji (calhaj) dari Kabupaten Karanganyar mulai menjalani manasik haji selama dua hari untuk mempersiapkan ibadah haji tahun 2016.

Calon Haji (calhaj) dari Kabupaten Karanganyar mulai menjalani manasik haji selama dua hari untuk mempersiapkan ibadah haji tahun 2016.

Karanganyar, Kamis (28/07/2016)

Calon Haji (calhaj) dari Kabupaten Karanganyar mulai menjalani manasik haji selama dua hari untuk mempersiapkan ibadah haji tahun 2016.

Pelaksanaan manasik haji terbagi dalam dua tahap, yakni teori dan praktek. Pada hari pertama, Selasa (26/07) berlangsung di Gedung Wanita dilaksanakan teori dengan diberikan pembekalan dari Tim Haji Kabupaten Karanganyar.

Sedangkan pada hari kedua, Rabu (27/07), dilakukan praktek manasik haji dibeberapa tempat. Untuk praktek naik pesawat terbang, berada Taman Dirgantara Edupark, Komplek Kolam Renang Intanpari, Kecamatan Tasikmadu. Sedangkan untuk lokasi penginapan dan thowaf di halaman Masjid Agung, Sai jalan depan Masjid Agung, padang Arofah di lapangan Panahan, Musdalifah di pelataran Alun alun, dan Mina/lempar jumroh di selatan Masjid Agung.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Museri mengatakan, calon haji dari Kabupaten Karanganyar terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), 20, dan 56.

“Dari catatan kami, total jumlah calon jamaah haji sebanyak 473 orang, namun ada dua orang yang pindah ke Semarang, jadi tinggal 471 orang,” kata Museri, Rabu (27/07) di lokasi Masjid Agung Karanganyar.

Untuk waktu pemberangkatan ke tanah suci dari embarkasi haji Donohudan, Boyolali, Museri menjelaskan sebanyak 355 orang dikloter 20 yang berangkat 16 Agustus 2016 pukul 21.25 WIB, dan 116 orang di kloter 56 yang berangkat 31 Agustus 2016 pukul 01.30 WIB.

“Khusus untuk kloter 56, dari Karanganyar tergabung dengan Kabupaten Boyolali, dan Sragen,” katanya.

Sebelum diberangkatkan, terlebih dahulu calon jamaah haji terlebih dahulu masuk ke asrama haji donohudan. Kloter 20 pada tanggal 15 Agustus 2016 pukul 19.00 WIB, dan kloter 56 pada 30 Agustus 2016 pukul 07.00 WIB. pd

Read More
KOM_4326

Siap Bertolak Ke Tanah Suci, 471 Calhaj Karanganyar Jaga Kesehatan Fisik

kominfo

Bupati Karanganyar memberikan sambutan saat pembukaan Manasik Haji Kab Karanganyar Tahun 2016, Gedung Wanita (26/7)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada pembukaan manasik haji menghimbau kepada seluruh jama’ah Calon Haji Kab. Karanganyar yang berjumlah 471 orang untuk selalu menjaga kesehatan fisik guna kelancaran ibadah haji, Selasa (26/07/2016) di Gedung Wanita Karanganyar.

“Semoga dengan adanya manasik dapat memberikan banyak manfaat dan menumbuhkan kekompakan bagi jama’ah calon haji khususnya Kab. Karanganyar. Ada dua hal penting yang ingin saya sampaikan pada para jama’ah, yakni untuk selalu jaga kesehatan fisik dan berdo’alah selalu di tanah suci,” pesannya.

Ditambahkannya bahwa penyelenggaraan kegiatan manasik haji ini merupakan wujud perhatian Pemerintah kepada jama’ah calon haji Karanganyar.

“Untuk memuliakan tamu allah SWT, semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan sampai kembalinya lagi ke tanah air,”tutur Bupati.

Sementara itu, laporan Kepala Bagian Kesra Setda Karanganyar, Sugeng Raharto mengatakan, keseluruhan jama’ah calon haji Kab. Karanganyar berjumlah 471 jama’ah. Yang terbagi menjadi dua kloter yakni kloter 20 berjumlah 355 jama’ah dan kloter 56 berjumlah 116 jama’ah.

Ia juga menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan manasik haji ini adalah untuk mempermudah calon haji memahami ibadah haji secara teoritis dan praktis sehingga diharapkan dapat memandu jama’ah dengan baik , lancar, tertib dan menjadikan kemabruran haji jama’ah.

“Kloter 20, jama’ah calhaj akan diberangkatkan Tanggal 15 Agustus 2016, pukul 21.00 WIB sudah masuk di asrama haji Donohudan sedangkan kloter 56 akan berangkat Tanggal 30 Agustus 2016 pukul 07.00 WIB. Dan untuk pamitan haji akan dilaksanakan pada Tanggal 9 Agustus 2016 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” jelas Kabag Kesra.

Rencana pelaksanaan latihan manasik haji akan dimulai besok, Rabu (27/07/2016) di Edupark dilanjutkan Kamis (27/07/2016) di Masjid Agung Karanganyar untuk latihan miqot, thowaf, sai, wukuf arofah, lempar jumroh mina.

Pada kesempatan tersebut, petugas Haji untuk bidang kesehatan, dr. Partini menghimbau kepada seluruh jama’ah calhaj yang siap berangkat untuk selalu menjaga kesehatan karena tahun 2016 ini di tanah suci akan bertepatan dengan musim panas yang diprediksi mencapai 52 derajat celcius.

Untuk Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) Karanganyar ada tiga orang yakni H. Sriyanto (Kemenag), Hj. Siti Sofyah (Dinas Peternakan) dan Anung Purwoko (Dewan). Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
aku (2)

Kemah Kebangsaan Wujud Kerukunan Umat Beragama

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengalungkan tanda peserta Kemah Kebangsaan tahun 2016, Rabu (20/07) di Lapangan Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengalungkan tanda peserta Kemah Kebangsaan tahun 2016, Rabu (20/07) di Lapangan Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Karanganyar, Kamis (21/07/2016)

Cermin kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar terwujud di Kemah Kebangsaan, dengan berkumpulnya antar pemeluk agama dalam satu tenda.

Di tenda itu, pemeluk agama Islam, Katholik, Kristen, Budha, dan Hindu beraktivitas dalam satu tenda. Mereka juga saling berdiskusi, dan mengikuti kegiatan ceramah dari pemateri yang telah di jadwalkan.

Penyelenggaraan kemah kebangsaan tahun ini merupakan tahun ketiga. Untuk pertama kali diadakan tahun 2014 di Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, tahun 2015 di Camping Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu. Kemudian tahun 2016 diadakan di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

“Kemah kebangsaan ini diikuti sebanyak 187 orang masing masing pemeluk agama dan juga pramuka. Setiap kecamatan mengirimkan peserta 11 orang,” kata Ketua Panitia, Siti Maesyaroch, Rabu (20/07) di sela acara pembukaan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Siti Maesyaroch juga menjelaskan semua peserta mengikuti berbagai kegiatan yang terdiri ceramah, outbond, bhakti sosial dari Rabu hingga Jumat (20-22/07).

Bupati Karanganyar saat pembukaan acara mengatakan, membangun generasi yang berkarakter dapat menyelamatakan semua kegiatan pembangunan. Melalui kemah kebangsaan ini adalah membangun masa depan yang sesunggunnya dengan menjaga kerukunan umat beragama.

“Mari kita jaga keberagaman dengan baik. Di dunia ini tidak ada kesamaan, namun dengan adanya perbedaan akan munculkan ide dan dapat melengkapi atas kekerungan,” kata Bupati.

Dia juga mengharapkan semoga kemah kebangasaan ini menjadi inspirasi siapapun, bahwa ini sebagai implementasi nilai nilai Pancasila. “Keberagaman yang terjaga dengan baik akan menjadi benteng yang kuat untuk pertahanan dan keamanan wilayah,” kata Bupati. pd

Read More