Category: Agama

IMG_9843

Penghujung Tahun 2016, ZIS Karanganyar Capai 10, 2 Miliar

KOMINFO

Bupati Karanganyar berikan sambutan pada acara Baznas di Pendopo RD Bupati, Senin (30/1)

Karanganyar, Senin 30 Januari 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berterima kasih dan mengapresiasi atas kerjasama seluruh pihak, pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) selama tahun 2016 dengan target  tujuh miliar rupiah, ternyata telah jauh melampau target yakni sebesar sepuluh miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutannya pada Sarasehan Baznas, Senin (30/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Ia menjelaskan  perolehan, pengumpulan maupun pentashorufan ZIS selain ada Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur, tetapi hal ini lebih pada panggilan jiwa untuk senang bersedekah.

“Mari kita teladani sifat Rosululloh yang memiliki empati dan melindungi siapapun. Kerjakan dengan ikhlas, semoga akan membawa kebarokahan semuanya,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso Hadi Saputro dalam laporannya mengatakan pencapaian ZIS di tahun 2016 sebesar sepuluh miliar lebih, cadangan dana sebesar tujuh miliar sehingga jumlah dana yang dikelola Baznas Karanganyar sejumlah tujuh belas miliar yang selanjutnya pentashorufan sebesar empat belas miliar rupiah  dan sisa kas sebesar tiga miliar.

“Atas dukungan segala pihak, pengumpulan ZIS di penghujung tahun 2016 melampau target yakni sepuluh miliar lebih, dan ini hasil kerja keras Unit Pengumpul Zakat (UPZ),”terangnya.

Ia juga melaporkan pengumpulan ZIS untuk bulan Januari 2017 sebesar sembilan ratus juta rupiah lebih.

“Bila tidak ada kendala, tahun 2017 ini Baznas akan melaunching dua toko yakni Baznasmart dengan tenaga kerja yang professional dan berbasis islami,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan penyerahan seragam oleh Bupati kepada Tenaga Kesetiakawanan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pemberian beasiswa dari Baznas Karanganyar kepada dua puluh lima mahasiswa IAIN Surakarta masing-masing sebesar 750.000,- rupiah untuk satu semester.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
IMG_5982

Bupati : Cetak Anak Indonesia Jadi Generasi Sholeh

KOMINFO

Cetak anak sholeh yang cinta NKRI : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada pengukuhan pengurus BADKO TPQ Karanganyar masa bakti 2016-2020, Rabu (25/1)

Karanganyar, Rabu 25 Januari 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghimbau kepada segenap Pengurus BADKO TPQ Karanganyar untuk  ditata, dikoordinir dengan baik. Karena seluruh Ustad dan Ustadah harus diinvetaris dengan penggunaan sistem baru. Pentingnya keberadaan Ustad/Ustadah dalam membangun akhlaq dan aqidah anak Indonesia menjadi generasi sholeh.

Hal itu diungkapkan Bupati saat menyampaikan sambutannya pada Pengukuhan Pengurus Badan Koordinasi  Taman Pendidikan Al-Qur’an (BADKO TPQ) Kab. Karanganyar masa bhakti 2016-2020, Rabu (25/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

“Anak-anak harus belajar membaca Al-Qur’an, mampu menghafal Al-Qur’an. Bekali anak-anak dengan empat sifat Rasul yakni Siddiq, Amanah, Fathonah, Tabligh,”pesannya.

Bupati juga menyampaikan Indonesia adalah tempat lahir kita untuk itu mencintai tanah air adalah bagian dari iman.

Turut hadir pada Pengukuhan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar serta diikuti segenap Pengurus dan Anggota BADKO TPQ Karanganyar.

Sementara itu, Ketua BADKO TPQ Propinsi Jawa Tengah, Ateng Chozany Miftah mengatakan kerangka dasar kurikulum pendidikan Al-Qur’an di TPQ adalah mendorong TPQ berkualitas yang mampu mencetak anak Indonesia yang Al-Qur’ani yakni berAqidah, rajin beribadah, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air dan NKRI.

“Bukan hanya anak bisa membaca Al-Qur’an saja melainkan memiliki kecintaan tanah air,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (yoga/ad/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0029

Perayaan Natal SMA/SMK Se-Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara perayaan natal bersama SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar, Rabu(18/1)

Karanganyar, 18 Januari 2017

Rabu, 18 Januari 2017 siswa-siswi SMA/SMK Nasrani merayakan Natal bersama di Gereja Baptis Indonesia (GBI) Ngijo Tasikmadu.

Diawali dengan penampilan siswa-siswi dari masing-masing sekolah perayaan Natal tersebut berjalan dengan meriah dan penuh sukacita. Menurut Ketua Panitia kegiatan tersebut, siswa-siswi Nasrani SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar berjumlah lebih dari 400 anak.

Dalam laporannya Ketua Panitia, Dra. Rini Wijayanti, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik karena kerjasama berbagai pihak, baik para guru maupun para siswa Nasrani di Kabupaten Karanganyar. Oleh karena itu pada kesempatan tersebut Rini menyampaikan ucapan terima kasihnya.

Yang menjadi kebanggan tersendiri bagi siswa-siswi tersebut adalah karena Bupati Karanganyar, Juliyatmono berkenan hadir secara pribadi dan menyampaikan sambutannya.

“Melalui perayaan Natal keluarga besar SMA/SMK ini semoga kita mendapatkan hikmah yang baik. Kami tetap berharap kepada Bapak/Ibu Guru untuk terus membimbing putra-putrinya dengan rasa cinta kasih. Karena sumber energi itu ada di cinta kasih kepada sesamanya,” kata Juliyatmono.

“Sekalipun SMA/SMK sekarang sudah dilimpahkan kewenangannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, keberadaan SMA/SMK ada di Kabupaten Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar tetap berusaha menggratiskan biaya sekolah SMA/SMK. Anggaran telah disiapkan melalui APBD Kabupaten Karanganyar,” demikian imbuhnya.

Oleh karena itu para siswa didorong untuk giat belajar untuk mencapai pendidikan yang setinggi-tingginya.

“Semua pelajar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang telah tercantum dalam SK Bupati akan mendapatkan bonus Rp.2.500.000,00 (Dua juta lima ratus ribu rupiah). Mudah-mudahan hal ini bisa memacu semangat dan motivasi untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya,” ujar Juliyatmono.

Selanjutnya Juliyatmono menghimbau, “Yang paling penting, negara kita adalah negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kebhinekaan adalah keniscayaan yang harus dipupuk, dipelihara dan dijaga. Keragaman adalah potensi yang sekarang sedang diuji dengan beragam paham, aliran yang mencoba memaksakan diri, memaksakan kehendak kepada masyarakat Indonesia. Masa depan Indonesia ada di pundak anak-anak muda, utamanya para pelajar. Oleh karenanya kami tetap berharap semua pelajar, orang-orang cerdas, terdidik ini ikut mensosialisasi, mengokohkan kembali negara kita adalah negara berdasarkan Pancasila. Semua agama boleh berkembang dan tumbuh subur di Negara Indonesia tercinta ini. Pancasila  harus diimplementasikan secara sungguh-sungguh. Karena substansi, dimensi kehidupan kita adalah mencintai sesamanya, mengangkat harkat  manusia ke arah yang bermartabat. Agama adalah pilihan pribadi karena itu bernasranilah yang baik, berkristenlah yang baik.”

Romo Nurrobertus Sukarno Siwi, PR. dalam renungan Firman Tuhan yang disampaikannya menegaskan bahwa sesuai tema Natal kali ini, kita harus senentiasa meneladani kasih Tuhan yang telah berkenan hadir ke bumi untuk keselamatan manusia.”

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More
kom_5272-4

MGMP Agama Kristen Dan Katolik Rayakan Natal Bersama

kominfo

Sekda Karanganyar Samsi memberikan sambutan saat perayaan Natal bersama pelajar Kristen dan Katolik se-Kabupaten Karanganyar tingkat SMP, Rabu Pagi (11/1)

Perayaan Natal bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Agama Kristen dan Katholik tingkat SMP se Kabupaten Karanganyar berlangsung meriah dengan digelarnya berbagai pertunjukkan seperti tarian dan lagu di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu pagi (11/01/2017).

Kegiatan dibuka dengan sambutan Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, Samsi yang didahului dengan menyalakan lilin diiringi lagu Malam Kudus.

Pada kesempatan tersebut, Samsi mengapresiasi terselenggaranya Natal bersama yang diikuti seluruh Guru Kristen, Katholik beserta siswa-siswi SMP se Karanganyar.

“Kegiatan ini sesuai dengan misi Pemerintah Kabupaten Karanganyar kelima yakni Peningkatan Kualitas Keagamaan, Sosial dan Budaya,” terang Sekda.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Gedung Wanita milik Pemerintah boleh digunakan untuk penyelenggaraan berbagai acara yang positif dan mendukung demi kemajuan Karanganyar.

“Ini merupakan salah satu bukti bentuk kepedulian Pemerintah untuk penyelenggaraan beragama,” tambahnya.

Sekda berharap dengan berbagai penyelenggaraan kegiatan beragama dapat lebih meningkatkan rasa saling toleransi. Demikian Diskominfo (ad/ind)

Read More
web

Ibadah Malam Natal di Karanganyar Berlangsung Lancar

Tim memantau pelaksanaan ibadah malam natal di gereja yang berlangsung lancar dan aman.

Tim memantau pelaksanaan ibadah malam natal di gereja yang berlangsung lancar dan aman.

Karanganyar, Sabtu (24/12/2016)

Ibadah malam natal di wilayah Kabupaten Karanganyar berlangsung lancar dan aman tanpa ada gangguan, Sabtu (24/12).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Badaruddin, berkeliling untuk memantau situasi.

Sejak pukul 18.30 WIB hingga 20.30 WIB , rombongan mendatangi di empat gereja, antara lain Gereja Kristen Jawa (GKJ) Harjosari, Kelurahan Popongan, GKJ Karanganyar, Kelurahan Cangakan, GKJ Kismorejo, Kecamatan Jaten, dan Gereja Katholik Santo Pius X Karanganyar.

Rombongan menyempatkan diri untuk bersalaman dengan panitia malam natal di pelataran gereja dan menanyakan kondisi keamanan kepada petugas pengamanan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, disela-sela pantauan mengatakan, di dalam kota yang dikunjungi lancar dan kondusif. Tampak suasana khidmat.

“Ada tim lain yang memantau di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, baik yang hari ini melaksanakan ibadah dan persiapan-persiapan kita pantau,” katanya.

Hasil laporan dari tim-tim itu mengabarkan dari kunjungan terpantau lancar dan baik. Tahun-tahun sebelumnya juga dilakukan hal sama, sehingga pelaksanaan ibadah lancar. pd  

Read More
dsc_0601

Sosialisasi Peraturan Bupati No 100 Tahun 2015 Tentang Perijinan Tempat Ibadah

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan kepada peserta sosialisasi, Kamis Pagi (22/12)

Di terbitkannya Perbub No 100 tahun 2015 yang mengatur Perijinan Tempat Ibadah ini dibuka langsung oleh Bapak Bupati Karanganyar Juliatmono. Bertempat di Pendopo rumah dinas bupati (22/12), sosialisasi ini membahas diantaranya tata cara pemberian ijin rumah ibadat, izin sementara pemanfaatan bangunan gedung serta penyelesain jika terjadi keberatan dan perselisihan antar umat di lokasi sekitar pendirian rumah ibadah baru.

 “Dengan adanya landasan hukum pendirian tempat ibadah ini diharapkan dapat makin mempererat kerukunan umat beragama dan membuat rasa toleransi yang tinggi antar umat beragama, karena semua aktivitas yang dilakukan dalam tempat ibadah tersebut dapat diawasi oleh warga atau perangkat desa setempat” tutur Bupati.

Selain itu dengan adanya perbub ini tempat ibadah resmi akan mudah untuk mendapat pengawasan dari perangkat instansi apabila ada isu tertentu yang membuat masyarakat tidak nyaman demi menjaga ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat.

 Selain dihadiri oleh Bapak Bupati, acara ini juga dihadiri oleh Asisten Administrasi, Waluyo Dwi Basuki, Kabag Hukum Setda, Zulfikar Hadid, Kabag Kesejahteraan Rakyat, Sugeng Raharto serta Perwakilan dari Kementrian Agama. Setelah diisi materi oleh perwakilan Kementrian Agama serta Pembahasan Materi Perbub oleh Kabag Hukum Setda, acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab. Demikian Dishubkominfo (adt/ay)

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
dsc_0656

Peggy Melati Sukma Motivasi Ibu-Ibu Karanganyar

kominfo

Talkshow bersama Bupati dan Peggy Melati Sukma, Senin (19/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-88 yang jatuh pada 22 Desember mendatang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Karanganyar menggelar Talk show Bupati bersama Peggy Melati Sukma, Senin (19/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Mantan artis dan presenter kelahiran Cirebon tersebut memberi motivasi pada ibu-ibu di Kabupaten Karanganyar. Ia mengajak segenap wanita Karanganyar untuk benar-benar memahami makna hakekat kehidupan.

Menurutnya kehidupan ini adalah ujian dari Allah SWT berdasar  Al-Qur’an Surat Al Anbiya’ ayat 25 bahwa setiap yang bernyawa pasti mati. Kehidupan ini pada hakekatnya menjemput kematian, dan ujian hidup itu dapat berupa kesenangan dan kesusahan.

“Untuk menuju kehidupan yang lebih baik, perlu merubah akhlaq dan perilaku, berkumpul dengan orang-orang sholih  ,”jelasnya dihadapan para wanita dari berbagai organisasi.

Sementara itu Bupati menyambut baik didatangkannya Peggy Melati Sukma sebagai Inspirator Hijrah dan Aktivis Sosial.

kominfo

Peggy Melati Sukma bersama Ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kab. Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Juliyatmono menyampaikan hakekat kehidupan adalah mengerti tujuan hidup, menuju jalan pulang kembali.

“berbuat kebajikan, kebaikan, anak-anak sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya adalah tabungan kita menuju akhirat nanti,”pesan Bupati.

Demikian Dishubkominfo (ind/f3)

Read More
dsc_0544

Percepat Program Manajemen Kasus, KP2A Adakan Workshop

Kominfo

Workshop KP2A Karanganyar yang dibuka oleh dr. Hadiasri Widyasari, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari membuka langsung kegiatan Workshop Manajemen Kasus Bagi Pendamping di KP2A Karanganyar, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Dalam sambutannya, dr. Hadiasri Widyasari mengatakan kepengurusan KP2A yang baru dilantik 7 November 2016 kemarin agar segera bergerak cepat dalam menjalankan program-programnya. Peningkatan kualitas pelayanan agar lebih terkoordinasi dengan baik, terlebih untuk KP2A lintas provinsi.

“Harapan saya, untuk KP2A Karanganyar semakin terkoordinasi, terintregasi untuk pendampingan kasus yang berdampak pada penurunan kekerasan pada perempuan dan anak”, himbaunya didepan peserta yang diikuti dari perwakilan Rumah sakit, Puskesmas, Kepolisian, BP3AKB dan anggota KP2A Karanganyar.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber Sri Winarna dari BP3AKB Prop. Jateng dan fasilitator Akbar Halim dari Yayasan Bahtera Bandung.

Adapun tujuan workshop tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan penanganan kasus perempuan dan anak di Kabupaten Karanganyar, dan meningkatkan kapasitas SDM penyedia layanan di dalam KP2A Karanganyar.

Sementara itu, Sri Winarna menegaskan apabila suatu masalah terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak tidak segera diselesaikan, mka permasalahan tersebut akan semakin meningkat ke tingkatan yang lebih buruk.

“berdasarkan data Kabupaten Karanganyar menduduki fase abu-abu, yang berarti masih rendah untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, yakni dibawah 50 kasus, tapi tetap menjadi perhatian kita bersama”, pesannya.

Kominfo

Halim Akbar saat memeberikan materi Manajemen Kasus dihadapin peserta workshop.

Selanjutnya, Halim Akbar selaku fasilitator menekankan pentingnya manajemen kasus dalam membangun hubungan dengan melibatkan klien pada proses penanganan, mengenali kebutuhan klien, menyusun rencana penanganan, pelaksanaan pelayanan berupa pendampingan, monitor perkembangan klien dengan menerapkan penguatan dan sanksi bila dibutuhkan, membantu klien dalam resosialisasi, pengakhiran layanan, pencatatan kasus, serta advokasi untuk kepentingan klien bila dibutuhkan.

Demikian Dishubkimnfo (ind/ir)

Read More
web

Sebelum Nikah, Usia Dewasa Diberi Kursus Pra Nikah

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menjadi pembicara pada Kursus Pra Nikah bagi  mereka yang telah berusia dewasa sebelum nikah, baik yang sudah mempunyai pasangan atau pun yang belum.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menjadi pembicara pada Kursus Pra Nikah bagi mereka yang telah berusia dewasa sebelum nikah, baik yang sudah mempunyai pasangan atau pun yang belum.

Karanganyar, Rabu (14/12/2016)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menjadi pembicara pada Kursus Pra Nikah bagi  mereka yang telah berusia dewasa sebelum nikah, baik yang sudah mempunyai pasangan atau pun yang belum.

“Berbahagialah bagi kalian yang akan menikah. Namun bagaimana caranya bisa sakinah, mawadah, warohmah, dan sah menurut agama dan peraturan. Itu yang dikupas pada kursus ini,” kata Wakil Bupati, Rohadi Widodo, Selasa (13/12) di Gedung KPRI Prasojo, Jumapolo.

Tahun 2016 di Kabupaten Karanganyar terdapat 6.500 pernikahan, namun tidak sedikit yang bercerai. Wakil Bupati memberikan saran kepada peserta kursus agar setelah menikah nanti, harus saling memahami karena tidak ada kesempurnaan. Tetapi pasangan itu adalah pilihan mereka, yang terbaik menurutnya.

“Saling memahami dan mengisi kekurangan suami dan istri. Hak dan kewajiban dalam rumah tangga juga harus dijunjung tinggi,” katanya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Mustain Ahmad, menuturkan kursus itu untuk orang yang sudah berusia layak menikah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Tahun ini menyasar 900 peserta, yang terbagi menjadi enam angkatan di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, setiap angkatan 150 peserta,” katanya.

Dia juga menjelaskan selama dua hari atau 18 jam pelajaran, peserta kursus diberikan materi berupa peraturan menyangkut pernikahan, tentang perlindungan terhadap anak dan perempuan, fungsi-fungsi keluarga, dan KDRT.

“Harapannya setelah dapat kursus ini mempunyai kado atau hidup baru, dengan penuh tanggung jawab dan benar dalam berumah tangga,” katanya.pd

Read More