Category: Agama

DSC_0059

Karanganyar Gelar Wawasan Kebangsaan dan KeBhinekaan dalam Kerangka NKRI

KOMINFO

Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi melantik Pengurus Forum Persaudaran Indonesia Masa Bhakti 2017-2022 di Gedung DPRD, Selasa (28/2)

Karanganyar, Selasa 28 Februari 2017

Dilatar belakangi isu-isu yang tengah berkembang di masyarakat yang dapat mengakibatkan disintegrasi di Negara RI, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar menggelar Wawasan Kebangsaan dan keBhinekaan dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa (28/02/2017) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan tersebut juga dilangsungkan Pengukuhan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) Masa Bhakti 2017-2022 yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Kepala Kesbangpol Karanganyar.

Hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda Karanganyar, Forum Pemuka Ethnis, Segenap Sesepuh, Tokoh Masyarakat serta Mahasiswa AKPER, AKBID, APEKA, UNSA.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Bupati sekaligus membuka, menyambut positif dan mendukung penuh terselenggaranya kegaiatan wawasan kebangsaan, mengingat NKRI adalah Negara yang majemuk dan heterogen baik dari suku, agama, ras, bahasa dan budaya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terus meningkatkan sikap saling toleransi untuk menghindari konflik yang berakibat memecah belah persatuan kesatuan bangsa,”tandasnya.

Lebih lanjut, Samsi mengatakan FPBI sebagai wadah berkumpulnya berbagai ethnis, suku, ras, budaya sebagai mitra Pemerintah sebagai upaya memupuk persatuan dan kesatuan NKRI sebagaimana diamanatkan dalam Proklamasi, Pancasila dan UUD 1945.

Dalam kesempatan itu, hadir Soejatno Pedro HD sebagai narasumber Sesepuh FPBI Provinsi  Jawa Tengah.

Ia mengingatkan pentingnya sejarah untuk terus menumbuhkan rasa kebangsaan, semangat patriotisme berdasar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jangan pernah meninggalkan sejarah, karena dengan sejarah, kebangkitan Nasional akan terus ada dalam jiwa kita semua,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan maksud dan tujuan sarasehan wawasan kebangsaan ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus  mempererat persaudaraan antar ethnis di Kabupaten Karanganyar khususnya serta menyemangatkan tegaknya persatuan kesatuan NKRI. Dengan harapan akan terus tercipta kondisi yang kondusif, guyup rukun untuk kemajuan Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_8239

Pelajar di Karanganyar berkomitmen Perangi Narkoba

kominfo

Poto bersama setelah pembacaan komitmen dan penandatangan komitmen bersama perangi Narkoba, Selasa Pagi (28/02)

Hal tersebut disampaikan saat pembacaan Komitmen Bersama oleh perwakilan siswa dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama Propinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kabiro Kesra Setda Prop Jawa Tengah, BNN Prop Jawa Tengah, Pemkab Karanganyar, Ketua Pengadilan Negeri Karanganyar, Polres Karanganyar, dan MUI Karanganyar bersama pelajar.

Dari data BNN Jawa Tengah sebanyak 27.32 % penyalahgunaan pengunaan Narkotika adalah pelajar dan Indonesia merupakan pasar terbesar di ASEAN terkhusus jenis sabu Kristal. Hal inilah yang melatarbelakangi Propinsi Jawa Tengah dalam hal ini Biro Kesra Setda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan peserta pelajar SMA/SMK/MA dan Ponpes.

Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi yang mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya menekankan bahaya narkoba, didukung dengan perkembangan jaman yang semakin maju, pemuda diharapkan bangkit menjadi generasi yang membangun dan menjadi orang yang sukses.

“untuk menjadi pribadi yang sukses kuncinya hanya 3 hal, yaitu mimpi, berkata dan melangkah serta dilandasi komitmen pribadi yang kuat”, jelas Samsi dihadapan 200 peserta Sosialisasi P4GN bagi Pelajar yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (28/2)

Ditambahkan oleh Samsi, Pemkab Karanganyar serius memerangi narkoba dan siap memfasilitasi kegiatan dalam pemberantasan narkoba. Kedepan program seperti ini hendaknya berkelanjutan dilaksanakan dan semisal dimungkinkan isi kotbah jumat minggu pertama hendaknya diisi tentang pemberantasan Narkoba dimana materinya MUI bisa merumuskan dan disebarluaskan melalui Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu Kabiro Kesra Setda Jawa Tengah Supriyono dalam laporannya mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya dalam mewujudkan Jawa Tengah Bebas Narkoba dan memberikan pemahaman serta motivasi kepada Pelajar untuk menolak narkoba. Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu dari 9 Kabupaten Kota yang dijadikan tempat pelaksanaan sosialisasi, diharapkan kedepan kegiatan ini bisa dilaksanakan merata di seluruh Kabupaten Kota yang berada di Propinsi Jawa Tengah. Sosialisasi kali ini dilakukan dengan metode panel diskusi dan Tanya jawab dengan moderator Kabag Kesra Kabupaten Karanganyar serta nara sumber Susamto Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jawa Tengah dan Abdul Muid Sekretaris MUI Karanganyar. demikian Diskominfo (ad/by)

Read More
web

Kejar Target ZIS, BAZNAS Optimalkan Berbagi Potensi

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, saat memberikan sambutan pada Sarasehan BAZNAS kabupaten Karanganyar, Senin (27/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, saat memberikan sambutan pada Sarasehan BAZNAS kabupaten Karanganyar, Senin (27/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (28/02/2017)
Pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Kabupaten Karanganyar, ditargetkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar dalam satu bulan dapat mencapai Rp. 1 miliar setiap bulan, untuk itu akan mengumpulkan dari berbagai potensi yang ada.

“Kami optimis mencapai angka itu, karena masih ada potensi-potensi yang belum terbayarkan,” kata Wakil Ketua 2, Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Iskandar, Senin (27/02) pada acara Sarasehan BAZNAS, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada bulan Februari ini, total perolehan dari Zakat dan Infaq telah mencapai Rp.882 juta. Dengan berbagai upaya dan mengoptimalkan perolehan, BAZNAS mampu mencapai Rp. 1 miliar setiap bulan.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Iskandar, masih ada potensi-potensi itu dari guru-guru yang belum membayarkan lewat BAZNAS, selain itu juga zakat yang dihimpun melalui RT belum optimal karena banyak faktor.

“Juru pungut di desa-desa pada bulan depan akan diangkat menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dengan begitu kinerja semakin optimal dan pengumpulan ZIS semakin baik,”kata Iskandar.

Tak hanya itu saja, namun juga pengumpulan dari perusahaan dan BUMN yang belum optimal. Iskandar juga menjelaskan, faktor dari karyawan perusahaan yang upah pekerja UMR belum bisa nisof.

Terkait dengan pemanfaatan, pihaknya telah memberikan santuan seperti untuk orang tua yang duafah, tidak ada yang mengasuh. Tahun lalu, diberikan kepada 537 orang. Tahun ini setelah dilakukan inventarisasi lagi meningkat menjadi 905 orang.

“Ada pula pemberian bantuan kepada anak kecil yang mengalami gangguan pendengaran, bantuan modal untuk PKL, dan itu bermanfaat sekali baginya,” kata Iskandar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, yang hadir menyampaikan sambutannya mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Karanganyar yang selalu rutin mengadakan pengajian dan laporan baznas rutin setiap bulan.

“Masih ada potensi yang masih tidur yang perlu kita gugah, kalau karyawan perusahaan itu masih berat. Unsur pimpinan perusahaan perlu kita ketuk tingkat manajemennya yang muslim agar lebih banyak menyalurakan zakat, infaq dan sodakoh,” kata Samsi.

Selain itu, Baznas Kabupaten Karanganyar tengah menjajaki membuat peternakan kambing Boer. Pada pekan lalu, Baznas melakukan kunjungan kerja di Pusat Pengembangan dan Pembibitan Kambing Boer Sumber Sekar,milik Universitas Brawijaya, Malang,di Desa Sumber Sekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dan ke salah satu Kelompok Binaan, Jumat (24/02) untuk melihat bagaimana pengembangbiakkan kambing itu. (pd/tt)

Read More
IMG_1146

Pengajian Akbar Bersama Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberi tausiyahdihadapan jamaah Mesjid At- Taqwa Manggis, Sabtu (25/02)

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberi tausiyahdihadapan jamaah Mesjid At- Taqwa Manggis, Sabtu (25/02)

Karanganyar, 27 Februari 2017

Bupati karanganyar Juliyatmono menghadiri acara pengajian akbar di Masjid At- Taqwa Manggis Karanganyar, Sabtu Malam (25/02). Acara yang diadakan oleh gabungan empat kelompok karangtaruna daerah manggis yang dinamakan Karangtaruna Kasantrian Bersatu ini dihadiri oleh 1500 jama’ah.

Juliyatmono saat mengisi tausiyah dalam pengajian akbar tersebut mengatakan anak-anak yang sholeh dan sholehah merupakan kunci bagi orang tua dalam meraih surga Allah SWT, maka kita selaku orang tua harus dapat mendidik secara baik dan memberikan asupan gizi yang cukup agar terbentuk anak yang cerdas dan aktif.

“Pemerintah Karanganyar seminggu sekali adakan Subuhan Keliling di 17 Kecamatan secara bergiliran dimana saya bersama Wakil Bupati Karanganyar dan Pejabat di Pemerintahan hadir untuk melaksanakan sholat Subuh bersama masyarakat”, ajak Juliyatmono

Pada kesempatan yang sama Juliyatmono juga mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya pensertifikatan tanah dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Badan Pertanahan Karanganyar tahun 2017 ini telah mentargetkan 12.300 bidang tanah tersertifikat melalui program PRODA dimana pembiayaan pensertifikatan gratis, akan tetapi biaya-biaya yang timbul akibat dari persyaratan berkas seperti materai, pembuatan akta, patok tanda batas dan lain-lain sepenuhnya menjadi tanggungan pemilik tanah.

Sementara itu Ketua Pelaksana Pengajian Akbar, Ahmad Nur Kholis menyampaikan bahwa pengajian ini bertujuan untuk mempersatukan pemuda karang taruna yang ada dan untuk memajukan daerah Manggis. Untuk itu tema yang diangkat melalui pengajian ini adalah Meningkatkan Kesejahteraan Peran Pemuda Islam Dalam Kesejahteraan Umat. Diharapkan dengan dilaksanakan nya pengajian ini dapat membangun peran pemuda agar dapat lebih aktif dalam melaksanakan setiap kegiatan keagamaan. Demikian Diskominfo (by/adit)

Read More
web

Karanganyar Bersholawat, Habib Syech Ajak Masyarakat Tidak Berbuat Zalim

Karanganyar Bersholawat menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf, dengan dihadiri Bupati Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar Bersholawat menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf, dengan dihadiri Bupati Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (21/02/2017)

Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf mengajak masyarakat untuk tidak berbuat zalim, baik pada diri sendiri maupun orang lain.

“Jangan berbuat zalim pada diri sendiri, jangan dianggap Allah SWT itu tidak melihat. “CCTV” Allah itu dimana saja, dan manusia selalu ada di pandanganNya, serta tidak pernah lenggah,” kata Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, Senin (20/02) saat acara Karanganyar Bersholawat, di Plasa Alun-alun Karanganyar.

Pada malam itu, Habib Syech juga mendoakan agar dengan bersholawat dapat  mengangkat semua musibah, bencana, permasalahan, dimanapun, semoga Allah  mengganti kebaikan, dan kesuksesan.

Ribuan umat Islam pada Karanganyar Bersholawat tampak memenuhi tempat itu hingga meluber ke jalan Lawu. Pukul 20.49 WIB, rombongan Habib dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda, dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampak hadir dan duduk bersila di panggung berukuran cukup besar.

Bupati Juliyatmono pada malam itu, mengajak agar masyarakat Kabupaten Karanganyar  hiduo rukun dan guyub bersatu memajukan Karanganyar sebaik-baiknya.

“Hidup rukun saling memantu itu penting untuk kesejahteraan. Dengan Karanganyar Bersholawat ini harapannya Kabupaten yang kita cintai ini dijauhkan dari musibah dan bencana,” katanya.

Dia juga berpandangan bahwa kedepan generasi yang tampil siap esok hari, adalah generasi yang kuat iman, cerdas pikiran, dan  luas pengetahuan. (pd)

Read More
DSC_6171

Bupati Karanganyar Resmikan Masjid Al Iman

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan masjid Al Iman, Dusun Jegong, Desa Gedong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/02/17).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan masjid Al Iman, Dusun Jegong, Desa Gedong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/02/17).

Karanganyar, Kamis (16/02/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan masjid Al Iman, Dusun  Jegong, Desa Gedong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/02/17).

Acara peresmian Masjid Al Iman dimulai dengan sambutan dan sekaligus laporan keuangan dari pengurus Masjid Al Iman.

Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan sumbangan sehingga pembangunan masjid itu telah selesai.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengucapkan terima kasih telah membantu membangun beberapa masjid yang ada di Karanganyar,” kata Bupati.

Selain itu Bupati Karanganyar berpesan semoga dengan dibangunannya Masjid Al Iman dapat membuat masyarakat didaerah tersebut menjadi guyup, rukun, kompak dan sering digunakan untuk pengajian. Sehingga warga dapat beribadah dengan baik, kehidupan antara masyarakat yang rukun, dan agar semua warga pandai mengaji.

Adapun biaya pembangunan masjid Al Iman yang berada di Dusun Jegong ini sebesar Rp. 247 juta  yang berasal dari donatur, sumbangan dari warga sekitar dan juga bantuan sukarela dari para dermawan.

Kegiatan keagamaanpun sudah mulai rutin dilakukan di Masjid tersebut diantaranya pengajian rutin setiap senin, pengajian bulanan setiap minggu ke 2 dan TPA bagi anak-anak dan ibu-ibu warga setempat. (by/tt).

Read More
IMG_6950

Pengurus MTNI Tasikmadu Dikukuhkan

IMG_6976

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Tasikmadu, Selasa Siang (14/2)

Karanganyar, 14 Februari 2017

Acara tersebut berlangsung di Balai Desa Ngijo Tasikmadu, Selasa Siang (14/2). Pengurus MTNI Kecamatan Tasikmadu tersebut berasal dari Tokoh Masyarakat, ASN (Aparatur Sipil Negara), Perangkat Desa, dan Masyarakat. Selain pengukuhan pengurus MTNI, juga diadakan pengajian bersama Bupati Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut guru dan karyawan TK dan SD sebanyak 460 orang, guru dan karyawan SMP/MTS dan SMA/MA sebanyak 200 orang, dan perangkat desa 200 orang.

Dalam kesempatan ini Bupati Karanganyar Juliyatmono juga berkenan memberika Tausiyah. Dimana isi Tausiyahnya ditegaskan pentingnya keseimbangan antara tugas dan kehidupan beragama. Disampaikan juga pentingnya toleransi antar umat beragama agar tercapai perdamaian. Selain itu sebagai umat Tuhan diharapkan untuk menjauhi rasa iri dan dengki kepada orang lain.

“Kelemahan kita karena kelebihan orang lain, kelemahan orang lain karena kelebihan kita,” tutup Juliyatmono.

Sebagai gambaran MTNI dibentuk untuk mewadahi kegiatan pengajian Pemkab Karanganyar. MTNI sendiri sebenarnya sudah ada sejak dulu, tapi seiring berjalannya waktu kegiatan keagamaan ini fakum dan baru akan dijalankan lagi tahun ini. Demikian DISKOMINFO (Yoga/Adt)

Read More
DSC_0043

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Segenap Pengurus MTNI Kecamatan Colomadu Dikukuhkan

kominfo

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Colomadu, Kamis (9/2) kemarin.

Karanganyar, Jum’at 10 Februari 2017

Dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat Ukhuwah Islamiyah, pengukuhan segenap Pengurus Majelis Taklim Nurul Iman (MTNI) dilaksanakan Kamis siang (9/2/2017) kemarin di Balai Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran Kepala OPD menghadiri pengukuhan tersebut. Dalam sambutannya Bupati mengatakan, MTNI ini merupakan Majelis yang  telah dibentuk sejak kepemimpinan Bupati Sudarmadji (Almarhum) untuk mewadahi seluruh Perangkat Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

kominfo

MTNI sebagai wadah silaturahmi perangkat pemerintahan Kab. Karanganyar : Bupati saat menyampaikan sambutannya

“Dua bulan sekali dilaksanakan, supaya pegawai pemerintahan Karanganyar dapat belajar mengaji bersama, materi tidak perlu yang berat-berat. Terpenting guyup rukun perkuat ukhuwah islamiyah, ”pesannya.

Sebelumnya telah dilaksanakan Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Karanganyar dan akan berlanjut disetiap Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0127

Silaturahim Kamtibmas

KOMINFO

Bupati Karanganyar membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama

Karanganyar, 9 Februari 2017

Polres berinisiatif mengadakan acara Silaturahim Kamtibmas bersama ulama NU dan Muhammadiyah, para Da’i Kamtibmas, serta jajaran Pemda, POLRI dan TNI se-Kabupaten Karanganyar  pada hari Kamis, 9 Februari 2017.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar acara ini diikuti oleh Kapolsek, Danramil dan Da’i Kamtibmas se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Karanganyar beserta jajarannya yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan ini. Acara ini dinilai sangat penting untuk mengingatkan kembali nilai historis, psikologis dan sosiologis cita-cita pendiri bangsa Indonesia. Oleh karena itu pula dalam kesempatan itu semua peserta diharuskan mengenakan ikat kepala merah putih untuk menggugah kecintaan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Peran kyai, ulama dan tokoh-tokoh agama saat itu sangat luar biasa dengan tokoh-tokoh bangsa yang lain dalam memprakarsai mendirikan negara kesatuan Repubik Indonesia termasuk piagam Jakarta, Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 dan menyusun Pancasila sebagai dasar negara,” kata Juliyatmono.

“Pada kesempatan yang strategis ini kami atas nama pemerintah menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas peran para tokoh agama yang terus mengawal, menjaga, memelihara dan tentu juga merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuh Juliyatmono.

Untuk terus menjaga keutuhan negara dan merawat Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 pemerintah membutuhkan bantuan dan dukungan dari semua pihak khususnya daerah Kabupaten Karanganyar ini supaya suasana tetap sejuk, damai, nyaman dan baik.

Kapolres Karanganyar, Ade Sjafrie Simanjuntak dalam pembekalan yang disampaikan kepada para da’i dan jajaran Polsek serta Koramil saat itu menyatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan berat yaitu paham-paham radikal, terorisme, intoleransi, dan konflik sosial.  Menjadi tugas kita untuk merawat kebhinekaan serta kesatuan dan negara kita untuk tetap berdiri sebagai NKRI tentu dengan bantuan semua pihak.

Komandan Kodim 0727 yang diwakili Danramil Karangpandan menekankan dan mengingatkan kembali bahwa yang mempersatukan kita bukanlah persamaan ras, suku bangsa atau agama melainkan persamaan ide dari para pendiri bangsa yaitu Pancasila. Ditambahkannya supaya Pancasila jangan hanya sebagai simbol tetapi harus dilakukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di akhir acara Bupati Karanganyar didampingi Kapolres, wakil dari Dandim 0727, Kepala Kantor Kementrian Agama, Pengurus Cabang NU, Pengurus Daerah Muhammadiyah, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama.

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More
DSC_0084

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri ucapan selamat pada segenap Pengurus MTNI Kec. Karanganyar yang baru dikukuhkan, Rabu (8/2) kemarin.

Karanganyar, Kamis 9 Februari 2017

Pengukuhan Pengurus Majelis Ta’lim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Karanganyar dihadiri Bupati Karanganyar, Rabu (8/2/2017) kemarin di Kalurahan Tegal Gede.

Dalam sambutannya Juliyatmono menceritakan sedikit sejarah berdirinya Majelis Ta’lim Nurul Iman yang merupakan wadah pengajian antar pegawai di Kabupaten Karanganyar .

“Asal mula MTNI itu sejak jaman Bupati Sudarmaji, dulu diwadahi lewat Majelis Taklim Nurul Iman, agar para pegawai bisa belajar agama bersama, tanpa perlu malu supaya kita makin baik dan tambah pemahaman” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono meminta MTNI harus bisa memposisikan diri sebagai majelis taklim yg bisa merukunkan, mendamaikan, menyemangati, dan menghadirkan situasi yang sejuk di tengah-tengah kita. Supaya terciptanya Masyarakat madani yaitu masyarakat yang beradab, masyarakat yang terbuka, masyarakat yang heterogen tapi kompak, masyarakat yang menghormati kepada siapapun, masyarakat mau menerima perbedaan sehingga terciptanya jalan menuju surga.

“Paling tidak dua bulan sekali digilir jadwal pengajian untuk para pegawai di lingkungan Kabupaten Karanganyar, tidak mengganggu jam kantor dan kegiatan para pegawai,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut  Bupati berharap Kepengurusan MTNI yang baru dengan Ketua terpilih Subarkah, dapat menghidupkan kembali semangat membaca Al- Qur’an serta mendalami ilmu agama Islam bagi para pegawai di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskminfo (adt/by)

Read More