Category: Agama

KOM_1330

Pengukuhan dan Pengajian Perdana Pengurus MTNI Kecamatan Jumantono

Karanganyar, Rabu (22/03/2017)

Acara pengukuhan Majelis Taklim Nurul Iman (MTNI) dan Pengajian perdana dilaksanakan di Gedung Olahraga Kantor Kecamatan Jumantono, Selasa siang (21/03)

Pembentukan pengurus MTNI Kecamatan Jumantono dibentuk secara resmi pada 12 Januari 2017 yang lalu dengan mengumpulkan semua elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, dandim, kepolisian dan tokoh masyarakat yang berada di Kecamatan Jumantono hingga akhirnya dikukuhkan

Selain pengukuhan pengurus MTNI, juga diadakan pengajian perdana bersama Bupati Karanganyar yang dihadiri kurang lebih 700 orang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang berkenan memberikan pengarahan sekaligus tausiyah mengatakan MTNI dibentuk untuk mewadahi pengajian para pegawai pemerintahan guna membentuk lingkungan yang baik ditengah menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Sebagai sarana silahturahmi untuk bisa berkumpul bersama, mengaji dan saling menguatkan antar sesama.” Kata Juliyatmono

Sedangkan dalam tausiyahnya, bupati menegaskan pentingnya keterbukaan satu sama lain untuk saling mengingatkan agar semuanya selamat

Disampaikan juga bahwa alam kedepannya tidak akan ramah dengan manusia. Supaya alam bisa bersahabat, alam perlu dijaga dengan baik melalui berdoa dan mengaji. Menghadapi sesuatu dengan penuh iman kepada Tuhan dan diniati dengan hati yang tulus.

“Jangan mengeluh, hidup itu harus memandang rendah.” Tambah Juliyatmono

Semangat silahtrurahmi yang membuat semakin mendapat kemudahan karena mempunyai niat yang sama, keinginan yang sama dan harapan yang sama kepada Tuhan.

Maka pemerintah memiliki program untuk meningkatkan kualitas iman dengan membentuk MTNI supaya bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk memberi energi positif. Demikian Diskominfo (tt)

Read More
IMG_2362

Bupati : Haji Supaya Menjadi Daya Pikat bagi Semua Orang

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan pada acara Tasyakuran Harlah ke-27 IPHI, Selasa 21/3/2017

Karanganyar, Selasa 21-03-2017

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada waktu menyampaikan sambutan di Hari Lahir (Harlah) ke-27 IPHI Kabupaten Karanganyar Selasa, 21/3/2017 malam di Gedung IPHI Karanganyar.

“Minimal kita punya niat untuk bisa berhaji. Niat itu dorongan hati yang bisa menggerakkan seluruh energi tubuh mendorong lebih bersemangat karena punya harapan,“ kata Juliyatmono. Juliyatmono berharap akan ada peringatan Harlah yang lebih megah dengan mengundang seluruh haji di Kabupaten Karanganyar. Hal ini diharapkan menjadi daya pikat untuk syiar kepada orang banyak.

“Acara seperti ini supaya menjadi sarana untuk bersilaturahim supaya terus guyub, kompak, dan mendapatkan ridho dari Allah,” lanjut Juliyatmono.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Ketua IPHI Cabang Kecamatan Karanganyar, H. Suryanto bahwa saat ini sudah ada 7 (tujuh) Kepengurusan IPHI Ranting di Kecamatan Karanganyar yaitu Ranting Karanganyar, Popongan, Bejen, Cangakan, Tegalgede, Lalung, dan Jungke. Diharapkan ranting-ranting ini bisa berjalan dengan baik karena keberadaan IPHI Cabang Karanganyar tergantung pada keberadaan Ranting.

Hadir juga pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo yang berkenan memberikan tausiyah.

“Segala sesuatu tergantung niatnya. Orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan. Kalau ada orang yang berniat berhijrah untuk Allah, dia akan bisa berhijrah. Semua harus diniati dengan kuat,” kata Rohadi.

Ke depan supaya bisa diadakan pertemuan haji seluruh Kabupaten Karanganyar tanpa memandang kelompok baik itu NU, Muhammadiyah, MTA, dan lain-lain. Menurut data IPHI ada 4.000 (empat ribu) Haji dan Hajjah di Kabupaten Karanganyar. Kalau mereka semua dikumpulkan bersama akan membuat semangat yang luar biasa. Demikian Diskominfo (krs/rzl)

Read More
DSC_0076

Pengumpulan ZIS 2017, Baznas Karanganyar  Targetkan Capai 12 Miliar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar Tahun 2017 Di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (21/3).

Karanganyar, Selasa 21 Maret 2017

Tahun 2017, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar untuk pengumpulan zakat infaq shodaqoh (ZIS) menargetkan mencapai dua belas miliar rupiah. Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’id dalam laporannya selaku pengurus Baznas Karanganyar pada  Rakerda Baznas Karanganyar, Selasa (21/3/2017).

“ZIS Karanganyar capai delapan ratus lima puluh sampai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya. Untuk itu, tahun ini target Baznas Karanganyar capai dua belas miliar begitu pula untuk pentashorufannya,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri sekaligus membuka Rakerda yang berlangsung di Gedung DPRD Karanganyar. Dalam sambutannya, Bupati  mengapresiasi pengumpulan ZIS yang terus ada peningkatan setiap bulannya sehingga setiap tahunnya Baznas dapat mentashorufkan ZIS untuk kemaslahatan umat.

“Baznas Karanganyar mampu merealisasi dan mengelola ZIS dengan baik. Semoga segenap pengurus Baznas, para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan terus dapat bekerja lebih baik lagi,”pesannya dihadapan para peserta Rakerda yang meliputi Pengurus Baznas, UPZ masing-masing, Kecamatan, UPT, Ormas Islam, Ponpes, Amil zakat.

Selanjutnya dari Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah, Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Ahyani menambahkan dari 35 kab/kota, baru 18 kab/kota yang mendirikan Baznas di Jawa Tengah termasuk Kabupaten Karanganyar.

“Dengan pengumpulan ZIS yang terus meningkat dan paling tinggi perolehan maupun pentashorufannya se Jawa Tengah, tidak salah jika Baznas Kabupaten Karanganyar menjadi contoh kab/kota lainnya dalam setiap pelaksanaan study banding,”tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan perolehan ZIS untuk bulan Maret 2017 sebesar Rp. 858.336.954.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
KOM_0881

Di Kampung Winong, Bupati Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah

KOMINFO

Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah: Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidallah dari Saudi Arabia, Jumat (17/3).

Karanganyar, Jum’at 17 Maret 2017

Rombongan Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Pimpinan BUMD, Staf Ahli dan Asisten Bupati beserta jajaran Kepala OPD Karanganyar melaksanakan  Jum’atan Keliling (Jumling) di Kampung Winong, Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jum’at (17/3/2017) siang.

Jum’atan keliling ini merupakan agenda rutin Pemkab  yang dilaksanakan seminggu sekali yang digilir di sejumlah desa di 17 Kecamatan di wilayah Karanganyar sebagai ajang memperkuat silaturahmi antara Pemerintah dan warga serta mewujudkan salah satu misi Pemerintah Karanganyar dalam peningkatan kualitas keagamaan, Sosial dan Budaya.

Pada kegiatan Jumling tersebut diawali dengan peresmian Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah oleh Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi Arabia sebagai donatur pembangunan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah.

Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Jum’at. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi atas dibangunnya Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah. Berharap dapat mendatangkan manfaat untuk kemashlahatan umat terutama warga di sekitar lingkungan masjid.

“Semoga kita tetap diberikan keberkahan dan kebersamaan di NKRI dengan keimanan yang semakin kuat dan mantab,”tandas Bupati dihadapan para Jama’ah Sholat jum’at.

Dalam kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan pemberian Mushaf Al-Qur’an oleh Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla kepada Bupati Karanganyar yang selanjutnya diserahkan kepada Takmir Masjid.

KOMINFO

Penanaman Pohon Bulbis Sebagai Simbol Perdamaian

Jumling diakhiri dengan penanaman tiga pohon Bulbis di lingkungan Masjid oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla serta pemberian bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid dan paket sembako sebanyak 20 buah untuk para lansia.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_0158

Bupati Menghadiri Milad ke-2 Pengajian Ahad Pagi Kelurahan Popongan

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan tausiyah pada milad kedua pengajian ahad pagi Kelurahan Popongan pada Minggu 12 Maret 2017

Karanganyar, 13 Maret 2017

Bupati Karanganyar menghadiri acara Milad kedua  Pengajian Ahad pagi Kelurahan Popongan yang bertempat di Gedung Kelurahan Popongan bersama beberapa Perwakilan Pemerintah yang lain pada Minggu 12 Maret 2017.

Dalam acara yang dihadiri kurang lebih 500 orang ini Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan materi atau tausiyah kepada jamaah yang menghadiri acara milad tersebut.

Pada tausiyahnya Juliyatmono berpesan kepada para jamaah bahwa “Kita harus berbuat baik kepada seluruh mahluk ciptaan Allah SWT dan melakukan segala perintah Allah SWT supaya tidak menjadi orang yang rugi dalam kehidupan ini,” ujarnya.

Karena itu berbuat baik kepada sesama mahluk ciptaan Allah SWT akan menumbuhkan kerukunan serta adanya toleransi antar umat yang membuat di suatu daerah tersebut timbul perasaan nyaman dan tentram dalam berkehidupan serta melakukan aktifitas sehari – hari.

Selain itu dalam acara ini juga dilakukan cek kesehatan gratis untuk para jamaah, pembagian doorprize dan juga kegiatan makan soto bersama yang membuat acara semakin hangat di tengah berjalannya acara Milad kedua Pengajian Ahad pagi Kelurahan Popongan ini.

Diharapkan dengan adanya pengajian yang sudah memasuki Milad kedua ini dapat membuat masyarakat lebih dekat dengan Tuhan nya serta mendapatkan ketentraman hati dan terciptanya lingkungan yang kondusif khususnya di daerah Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (by)

 

Read More
DSC_0060

Implementasi Revolusi Mental, Karanganyar Gelar Gerakan Gemar Membaca

kominfo

Gemar Membaca Mencerdaskan Bangsa : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada safari gemar membaca nasional, Selasa (8/3).

Dalam rangka meningkatkan indeks kegemaran membaca masyarakat, Karanganyar menggelar safari gerakan nasional gemar membaca, Selasa (8/3/2017).

Kegiatan Safari Implementasi Revolusi Mental Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca dihadiri Bupati Karanganyar, Anggota Komisi X DPR RI Laila Istiana, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Ketua Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, Jajaran Kepala OPD Karanganyar, Penulis Buku Novel “Lost In Lawu”, Kepala Sekolah, Guru, Mahasiswa, Pelajar Kab.Karanganyar.

Implementasi revolusi mental adalah keinginan membangun manusia yang utuh dengan religiutasnya yang tinggi untuk mewujudkan kesadaran beragama sebagai makhluk Tuhan. Hal tersebut dikemukan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka.

 “Adanya kegiatan ini, kami selaku Pemerintah Karanganyar berupaya memulai membaca sebagai kebutuhan untuk terus meningkatkan minat membaca dikalangan masyarakat,”tutur Bupati.

Ia berharap melalui kegiatan safari dapat menyemangati semua pihak supaya membaca menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehingga dapat melihat dunia lebih luas karena tujuan membaca adalah mencerdaskan.

Sementara itu sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili Kepala Pusat Reservasi Perpustakaan Nasional, Sri Sumekar menyampaikan data kondisi minat baca di Indonesia berdasarkan penilaian tingkat literasi masyarakat Indonesia yang dilaksanakan oleh Central Conecticut State University mendapat peringkat 60 dari 61 negara.

Lebih lanjut ia menjelaskan rendahnya kegemaran membaca disebabkan beragamnya aspek diantaranya masyarakat Indonesia pada dasarnya merupakan masyarakat berbudaya tutur dimana bentuk pertukaran informasinya masih secara lisan. Perlu diakui bahwa mayoritas masyarakat Indonesia belum melakukan kegiatan membaca secara intens sebagai suatu kebutuhan hidup.

“Semua informasi, gagasan dan pengetahuan hanya disimpan dalam ingatan,”katanya.

Ditambahkannya, pada era digital seperti sekarang, Perpustakaan nasional hadir dalam layanan perpustakaan digital melalui fitur iPusnas yang dapat diakses melalui Multi Operating System (Android, IOS ataupun Windows) dan multidevice melalui smartphone, tablet atau desktop.

Selanjutnya, anggota Komisi X DPR RI, Laila Istiana pada kesempatan tersebut menceritakan pengalamannya ketika di Kota Salatiga yang mengemas Perpustakaan menjadi sebuah tempat yang tidak hanya sekedar untuk membaca buku melainkan sebagai alternatif tempat rekreasi keluarga.

“Setiap hari ada kurang lebih seribu pengunjung bahkan waktu weekend dapat mencapai seribu lima ratus pengunjung, karena di perpustakaan tersebut terdapat kuliner didalamnya, sehingga orang dapat membaca buku sambil ngeteh,ngemil,”terangnya.

Laila berharap, Kota maupun Kabupaten lain dapat mencontoh dari cara mengemas perpustakaan agar terkesan jauh dari kata membosankan.

kominfo

Bupati serahkan bantuan komputer untuk Perustakaan desa dan Kalurahan.

Disela-sela kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan komputer oleh Bupati Karanganyar kepada tiga Perpustakaan Desa dan Perpustakaan Kalurahan yang berbasis TIK di Kabupaten Karanganyar yakni Perpustakaan Desa Ngunut Kecamatan Jumantono, Perpustakaan Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo dan Perpustakaan Kalurahan Tawangamangu Kecamatan Tawangmang, masing-masing mendapatkan tiga unit komputer.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

Read More
IMG_0403

Bupati Awali Kegiatan Subuh Keliling

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan ceramah di kegiatan subuh keliling bersama Forkompinda di Masjid At - Taqwa Manggis Kelurahan Lalung, Sabtu (4/4/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan ceramah di kegiatan subuh keliling bersama Forkompinda di Masjid At – Taqwa Manggis Kelurahan Lalung, Sabtu (4/3/2017)

Karanganyar, 6 Maret 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melaksanakan kegiatan subuh keliling bersama Forkompinda Kabupaten Karanganyar di Masjid At – Taqwa Manggis Kelurahan Lalung, Sabtu (4/3/2017)

Dalam mengawali kegiatan subuh keliling ini warga sekitar Masjid At – Taqwa Manggis Kelurahan Lalung sangat antusias menyambut Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Forkompinda Kabupaten Karanganyar dengan berdasarkan banyaknya jamaah sholat subuh pada saat itu.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan jamaah yang sudah melaksanakan kegiatan subuh keliling itu dengan baik dan sekaligus memberikan ceramah tentang bagaimana rukunnya seluruh umat di Indonesia yang memiliki beragam perbedaan agama, suku, dan budaya di banding dengan negara – negara yang lainnya.

“Semua perbedaan Indonesia yang baik, rukun, dan guyub itu adalah salah satu yang membuat kagum negara lain, dengan itu kita bisa menikmati Karanganyar ini dengan nyaman tentram, berbeda dengan negara – negara yang lainnya” kata Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga menyerahkan bantuan dari BAZNAS yang diterima oleh ketua takmir masjid At – Taqwa untuk kemakmuran Masjid At – Taqwa Manggis kelurahan Lalung.

Acara subuh keliling ini diakhiri dengan jamuan makan yang sudah dipersiapkan oleh ibu – ibu jamaah masjid At – Taqwa  bersama seluruh warga untuk menjalin kebersamaan dan silaturahim yang lebih baik dengan Bupati beserta Forkompinda Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (Rz/By)

Read More
DSC_0180

Pengajian Takmir Masjid Jami Abu Nasir II bersama Bupati karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberi ceramah dalam pengajian bersama Pengajian Takmir Masjid Jami Abu Nasir II minggu pagi 05 Maret 2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberi ceramah dalam pengajian bersama Takmir Masjid Jami Abu Nasir II minggu pagi 05 Maret 2017

Karanganyar, 06 Maret 2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono , mengisi ceramah dan tausiyah dalam pengajian bersama Takmir Masjid Jami  Abu Nasir II di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Minggu Pagi 05 Maret 2017.

Dalam acara pengajian bersama yang kurang lebih dihadiri 300 orang ini Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan materi yang sudah disediakan oleh panitia dalam sebuah slide show.

Juliyatmono menyampaikan materi tentang ayat ayat yang terkandung dalam Al- Qur’an salah satunya Surat Al- An’am : “Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.”

Dalam penjelasannya beliau mengharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar  dapat meyakini sepenuh hati akan adanya Allah SWT yang maha menciptakan segalanya, apa yang terjadi di dunia ini merupakan kehendaknya maka kita harus meyakini adanya sang maha pencipta.

Selain itu Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak supaya seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk lebih menggiatkan kembali ibadah kepada Allah SWT dengan cara membaca pedoman yang diturunkan yaitu Al – Qur’an sebagai petunjuk dalam kehidupan ini serta melakukan perintah nya yang lain seperti bersedekah, beramal soleh ,berbakti kepada orang dan berbuat baik kepada sesama mahluk ciptaan allah.

Pemerintah karanganyar sendiri berupaya menggerakan masyarakatnya dalam beribadah salah satunya dengan mengadakan subuh keliling yang di lakukan roadshow atau bergantian di sekitar wilayah kabupaten karanganyar yang kegiatan berupa shalat subuh berjamaah bersama bupati dan wakil bupati karanganyar beserta jajaran nya yang nantinya diakhiri dengan sarapan pagi bersama.

 Bertujuan agar masyarakat tergerak untuk menggiatkan sholat subuh berjamaah dilingkungan nya agar tercipta suasana yang harmonis serta bernilai religious yang tinggi. Demikian Diskominfo (by/Rz)

Read More
web (2)

Bupati Karanganyar Buka Musda MUI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membuka Musyawarah Daerah ke IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, Sabtu (04/03) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membuka Musyawarah Daerah ke IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, Sabtu (04/03) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Minggu (05/03/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membuka Musyawarah Daerah ke IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, Sabtu (04/03) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

“Pada MUSDA ini, semoga dapat menghasilkan program-program yang terus bersinergi dengan Pemkab Karanganyar, menjadikan Karanganyar yang bertakwa, maju dan sejahtera,” kata Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengatakan MUI disamping mempunyai fungsi peran yang sangat strategis, kami menitipkan, mensarankan, bahwa MUI tetap berada ditengah-tengah masyarakat. Karena membutuhkan, kepastian, keyakinan pada saat beridadah dengan khusyuk.

“Kami juga berharap, MUI turut serta dalam penanggulangan peredaran narkoba, pencegahaan penyakit narkoba, apapun jenisnya. Yang di kumpulkan jangan orang-orang baik, tapi mereka yang terkena narkoba jarang mendapatkan sosialisasi,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu pula, Bupati mengatakan melalui MUI, pihaknya berharap ada mubaliq sebanyak 1090 yang terdiri dari ormas-ormas Islam, kemudian terjunkan ke masyarakat dan mendengarkan penjelasan-penjelasan agama dari MUI, supaya hidup ada arah yang baik.

Ditempat yang sama, Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Daroji, mengatakan perlunya sinergitas antara umaro dan ulama. Dengan adanya sinergitas itu, pasti rakyat sejahtera, diantaranya Kabupaten Karanganyar.

Ketua MUI Jawa Tengah juga menyambut baik upaya penanggulangan narkoba, bahkan Gubernur Jawa Tengah telah menitipkan mengenai pemberantasan narkoba kepada MUI.

“Di tempat kami sudah ada wadah Gerakan Nasional Anti Narkoba, (Ganas Anar) Kita betul-betul peduli, karena narkoba musuh kita bersama, kalau dulu yang meninggal 1 hari 50 orang, sekarang suadah 57 orang perhari,” katanya. (pd)

Read More
KOM_8289

Kabupaten Karanganyar Dapat Tambahan Kuota Haji

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Haji 2017 di Pendopo RD Bupati, Kamis (02/3)

Karanganyar, 2 Maret 2017

Kabupaten Karanganyar mendapatkan tambahan kuota haji pada tahun 2017. Penambahan jumlah calon haji pada tahun ini menyusul adanya tambahan kuota haji asal Indonesia dari Arab Saudi.

Kepastian tambahan calon Haji ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka sosialisasi penyelenggaraan Haji  tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/03/2017).

“Kita wajib bersyukur tahun ini calon haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 541 jamaah dari kuota yang sudah bertambah,”terangnya.

Juliyatmono mengingatkan adanya rumor diluar, ada orang yang dapat mengeser urutan daftar haji adalah tidak benar sama sekali.

“Tidak ada yang dapat merubah antrian pendaftaran calon haji, tidak ada calo, semua dikerjakan berdasar sistem,”tandas Bupati dihadapan para calon jamaah haji Karanganyar.

Ditambahkannya dengan adanya penambahan kuota sepuluh ribu untuk calon haji Indonesia sehingga untuk pendaftaran haji saat ini dengan masa antrian selama dua puluh tiga tahun, dengan adanya tambahan kuota berkurang masa antrian menjadi sembilan belas tahun.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh dalam laporannya mengatakan calon haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017 berdasar data dari Kantor Kementerian Agama Karanganyar berjumlah 541 orang, tersebar di 17 Kecamatan.

“Jika pada tahun 2016 jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar 471 orang, Alhamdulillah tahun 2017 ini ada kenaikan jumlah jamaah haji sebanyak 70 orang,”tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan kegiatan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan haji tahun 2017 ini bertujuan memberikan informasi awal kepada calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar, sehingga nantinya diharapkan calon jamaah haji mengetahui syarat-syarat administrasi dan syarat lainnya yang harus dipenuhi sebelum berangkat haji.

Adapun beberapa kegiatan yang mendukung penyelenggaran ibadah haji, diantaranya : kegiatan praktek manasik haji, pemberangkatan dan pemulangan haji, memberangkatkan/mengangkat Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak tiga orang untuk mendampingi jamaah haji, pemberangkatan calon haji sampai ke asrama Haji Donohudan, penjemputan dan pemulangan haji dari Asrama Haji Donohudan sampai di Kabupaten Karanganyar.

Selanjutnya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad pada   kesempatan tersebut menyampaikan untuk jumlah living cost haji belum dapat ditentukan. Hal ini disebabkan Kemenag masih menunggu keputusan Presiden.

Terkait dengan DAM atau denda, Musta’in menghimbau agar para calon haji membayarnya saat menunaikan haji di tanah suci bukan pada Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More