Category: Agama

web (4)

FKUB dan BAZNAS Karanganyar Terima Penghargaan dari Menteri Agama

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan terkait FKUB dari Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di Hotel Lor In, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/04) sore.

Karanganyar, Kamis (13/04/2017)

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menerima penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, di Hotel Lor In, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/04) sore.

Pada penghargaan yang diberikan pada acara Rapat Kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menerima atas Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama. Sedangkan Wakil Ketua BAZNAS Karanganyar, Abdul Muid, menerima penghargaan atas Partisipasi Aktif dalam Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah.

Menteri Agama menjelaskan, terkait dengan keragaman bangsa kita  agar mengedepankan moderasi agama, pemahaman agama yang moderat, lawan dari ekstrem (berlebihan).

“Paham agama moderat mampu tidak hanya menghormati keragaman dan perbedaan pihak lain, tapi sekaligus mampu melindungi dan mengayomi,” katanya.

Bupati Karanganyar mengatakan, di Kabupaten Karanganyar terkait kerukunan umat beragama, telah diadakan Kemah Kebangsaan setiap tahun sekali, yakni pemeluk agama yang berbeda berkumpul menjadi satu dalam tenda selama tiga hari, berdiskusi, dan menerima materi dari berbagai narasumber.

“Tahun ini baru saja Kemah Kebangsaan di Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, dan itu sudah ke empat kali. Pertama di Ngargoyoso, kedua di Tawangmangu, ketiga di Jatiyoso,” katanya.

Wakil Ketua BAZNAS Karanganyar, Abdul Muid, menerima penghargaan dari Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di Hotel Lor In, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/04) sore.

Terkait dengan BAZNAS, Abdul Muid mengatakan, perolehan Zakat cukup banyak. Sampai saat ini, setiap bulan mencapai hampir Rp. 900 juta, dari target Rp. 1 Miliar.

“Penyaluran juga diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Misalkan saja untuk bantuan untuk PKL di seputar Alun-alun Kabupaten Karanganyar. Juga menyantuni lansia berupa program natura sampai meninggal, berupa sembako,” katanya.(y/pd)

.

Read More
IMG_9211

Study Banding Pengelolaan ZIS, DPRD Pemalang Kunjungi Karanganyar

kominfo

Bupati saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kab. Pemalang di anthorium, Rabu (12/4).

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Baznas Karanganyar beserta jajaran Kepala OPD menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/4/2017).

Muhtarudin selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk menggali informasi tentang kemasyarakatan terutama Baznas dan kesehatan. Dan berharap dapat menambah kinerja para anggota dewan Kabupaten Pemalang sehingga dapat melengkapi kekurangan yang ada.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menjelaskan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar dalam perolehan, pengumpulan sampai pentashorufan zakat infak shodaqoh (ZIS) relatif lancar, sukses dan terus ada peningkatan.

“Rata-rata perolehan ZIS Karanganyar mencapai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya dan tertinggi  se Jawa Tengah.  Untuk 2017, target perolehan ZIS Karanganyar capai dua belas miliar rupiah setahun,”ujarnya.

Ia mengatakan, hasil dari pengumpulan ZIS tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan yang bertujuan untuk kemashlahatan umat dan mengentaskan  kemiskinan.

“Baznas Karanganyar saat ini memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada kaum dhuafa lanjut usia untuk lima orang ditiap desa seumur hidupnya. Ada 177 desa di wilayah Karanganyar sehingga ada 890 orang dhuafa yang menerima bantuan Baznas,”jelasnya.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah dan Baznas siap menopang. Ada desa barokah berupa bantuan air bersih, sumur dalam, permodalan UMKM tanpa bunga dengan memberikan peralatan tepat guna, gaji PNS dipotong 2,5 persen yang muslim untuk Baznas dan PNS non muslim juga dipotong untuk sedekah/persembahan. Setiap bulan digelar pengajian dan pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditiap-tiap kalurahan.

Pengumpulan ZIS ditiap RT dan RW sebesar sepuluh ribu rupiah setiap bulannya. Baznas juga membeli satu unit mobil ambulans dan mobil jenazah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Baznas juga membangun RTLH sebanyak dua puluh rumah di Karangpandan, bantuan jambanisasi,  poliklinik dengan berobat secara gratis.

“Selain ada UU no. 23 tahun 2011 tentang Baznas, Peraturan  Pemerintah tentang Infak shodaqoh, Sosialisasi ZIS di OPD, BUMD, BUMD. Ada lima program Bupati untuk Baznas yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Sehat dan Karanganyar Makmur,”tuturnya.

Disampaikan juga pada kesempatan tersebut, hari ini Rabu (12/4) sore, Bupati Karanganyar akan menerima penghargaan dari Menteri Agama tentang Pengelolaan BAZNAS di Hotel Lor In Solo.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
IMG_9070

Bentuk Kerukunan Umat Beragama, Karanganyar Gelar Kemah Kebangsaan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Kemah Kebangsaan di Lapangan Karangbangun Matesih, Rabu Pagi (5/4)

Karanganyar, Rabu 5 April 2017

Sebagai bentuk kerukunan antar umat beragama, Kabupaten Karanganyar menggelar Kemah Kebangsaan. Pembukaan Kemah Kebangsaan dilaksanakan di lapangan Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Rabu pagi (05/03).

Penyelenggaraan Kemah kebangsaan tahun 2017 merupakan kemah kebangsaan yang ke IV dan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 5-7 April 2017 (Rabu-Jumat). Peserta meliputi semua pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha di tambah Pramuka Kwaran dan KUA, masing-masing kecamatan di Kabupaten Karanganyar mengirimkan 11 orang, sehingga total peserta yang mengikuti kemah kebangsaan berjumlah 187 orang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka kemah kebangsaan mengatakan bahwa perjuangan para tokoh jaman dahulu untuk berjuang mendirikan Negara yang berbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengakui segala kebinekaan patut dijaga. Semua tokoh agama sepakat yang dibangun di Indonesia adalah negara kesatuan yang sejahtera lahir dan batin agar terus maju dan berkembang menjadi lebih baik.

“Agama adalah persoalan asasi, agama adalah sebuah pilihan yang kita semua adalah makhluk berketuhanan. Tentu cara memilih mendekatkan kepada Tuhan sesuai dengan pilihannya masing-masing,” Kata Juliyatmono.

Untuk memperoleh rasa aman dan nyaman dalam beragama dibutuhkan kesadaran kolektif antara umat beragama. Karena yang menilai umat manusia dalam beragama adalah Tuhan, maka manusia harus berbuat yang terbaik untuk mengakui pilihan-pilihan agama yang dianut oleh masyarakat secara umum

“Mari kita tingkatkan komunikasi antar sesama pemeluk agama karena persepsi, prasangka, kecurigaan yang buruk diakibatkan minimnya komunikasi yang akan melahirkan sikap subyektif menilai terhadap kelompok dan orang lain.” Jelas Juliyatmono.

Bupati mengajak peserta kemah kebangsaan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, supaya agama dapat menuntun manusia melakukan kebaikan. Karena tugas manusia di dunia adalah menyebarkan semangat kedamaian dan kenyamanan. Dengan ketenangan saling membantu satu sama lain dan sesama harus saling menghargargai agar dapat dicontoh oleh generasi yang akan datang

Melalui kemah kebangsaan yang diselenggarakan, pemerintah berharap peserta kemah menjadi tokoh sentral, tokoh penting diwilayahnya agar secara personal dapat berkomunikasi dengan baik, mengetahui pribadi masing-masing dan berdiskusi soal agama. Hindarilah perselisihan konflik-konflik antar umat beragama yang nantinya akan mempengaruhi proses pembangunan.

Sementara itu Siti Maisyaroch, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini perlu dilaksanakan mengingat banyak keanekaragaman agama dan keyakinan yang berada di Kabupaten Karanganyar agar toleransi yang ada semakin kuat serta kerukunan semakin terjaga.

“Sebagai momen untuk membentuk kebersamaan dengan harapan mampu mendorong terbentuknya kerukunan antar umat beragama yang semakin kokoh.” Kata Siti

Kegiatan dalam kemah kebangsaan meliputi ceramah, outbound, diskusi dan bakti sosial. Selain perkemahan, panitia juga menyediakan home stay untuk tempat tinggal peserta agar bisa menyatu dengan warga sekitar. Demikian Diskominfo (ad/tt)

Read More
KOM_2656

Kajian Inspirasi Akhwat Metamorphosa Hijrahku

Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch memberikan bantuan dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada salah satu panitia penyelenggara Kajian Inspirasi Akhwat. Minggu (2/04/2017)

Karanganyar, 3 April 2017

Kajian inspirasi khusus akhwat dengan tema ‘Metamorphosa Hijrahku’ dilangsungkan di Masjid Agung Karanganyar, Minggu Pagi (1/04) dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch serta para akhwat yang berasal dari pondok maupun organisasi keagamaan.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan salah satu dari lima misi yang dicanangkan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo yaitu meningkatkan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

Dalam sambutannya Siti menyampaikan terima kasih dan rasa bangga terhadap berlangsungnya kajian inspirasi akhwat ini dan menginformasikan kegiatan dari Bupati tentang subuh keliling, Jumat keliling, dan himbauan dari edaran Bupati tentang waktu wajib mengaji untuk anak – anak muslim di Kabupaten Karanganyar.

“Setelah Maghrib sampai dengan Isya kita dihimbau dengan edaran Bupati untuk mengaji di rumah, selain itu kegiatan Bupati lainnya adalah melaksanakan subuh keliling dan Jumat keliling dengan mendatangi salah satu masjid di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk melaksanakan sholat subuh dan sholat Jumat berjamaah” kata Siti.

Dalam acara ini, Siti memberikan bantuan dari Bupati Karanganyar untuk menambah semangat seluruh panitia penyelenggara agar acara kajian inspirasi ini dapat dilaksanakan lagi dikemudian hari. Selain sebagai salah satu pendukung misi dalam meningkatkan kualitas kebudayaan dan keagamaan semua kegiatan Bupati diatas tujuannya untuk meningkatkan ketaqwaan masyarakat di Kabupaten Karanganyar kepada Tuhan Yang Maha Esa. Demikian Diskominfo (rz)

Read More
DISKOMINFO

Doa Bersama Ujian Nasional SMA/SMK

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) menyampaikan sambutan pada acara Doa Bersama Pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK, Minggu malam, 2/4/2017

Karanganyar, 2 April 2017
Doa merupakan usaha untuk berserah diri kepada Yang Mahakuasa. Untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan kegiatan, usaha atau pekerjaan akan sangat baik apabila diawali dengan doa. Karena itu dalam rangka pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK Senin besok diselenggarakan Doa Bersama di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Minggu malam, 2 April 2017.
Acara yang digagas DISDIKBUD ini dimaksudkan untuk ikut mendukung pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK supaya berjalan lancar, tertib dan tanpa kendala yang berarti. Acara diawali dengan Sholat berjemaah yang dipimpin oleh Musta’in Ahmad, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.
Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat dan Kepala SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar.
Dalam laporannya Tarsa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa Ujian Nasional untuk SMK diselenggarakan mulai Senin-Kamis, 3-6 April 2017. UN untuk SMA mulai Senin-Kamis, 10-13 April 2017.  Ada 35 (tiga puluh lima) SMK di Kabupaten Karanganyar yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Untuk SMA ada 27 SMA yang menyelenggarakan Ujian Nasional, sedangkan yang memakai UNBK baru sejumlah 19 (sembilan belas) SMA. Meskipun SMA/SMK sekarang ini menjadi kewenangan pemerintah Provinsi tetapi para muridnya tetap merupakan anak-anak kita sehingga tidak salah apabila saat ini kita ikut memperhatikan pelaksanaan ujian anak-anak SMA/SMK kita.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan harapannya supaya anak-anak SMA/SMK kita yang besok akan mengikuti Ujian Nasional bisa memperoleh hasil terbaik tingkat nasional maupun Provinsi.
“Tidak ada bekal yang lebih baik bagi anak-anak kita selain ilmu supaya masa depan mereka lebih baik. Kita, para orang tua hanya sebagai fasilitator, mediator dan jembatan bagi mereka menuju hari esok yang lebih baik. Bangsa dan negara kita nantinya adalah milik mereka. Kita doakan supaya anak-anak kita lebih pintar daripada kita,” kata Juliyatmono.
“Tak kalah penting adalah supaya mereka lebih beretika, lebih berkarakter dan tetap mengingat jasa bapak/ibu guru, serta menghargainya. Maka dari itu penting bagi bapak/ibu guru untuk mengajar dan mendidik anak-anak dengan ikhlas,” imbuh Juliyatmono.
Mengenai SMA/SMK yang sekarang ini menjadi  kewenangan pemerintah Provinsi, Juliyatmono menghimbau supaya para Kepala Sekolah SMA/SMK tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.
“Kita akan petakan kebutuhan-kebutuhan sekolah. Saya akan sampaikan ke Kementerian Pendidikan dengan upaya-upaya untuk memperbarui, meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan supaya pendidikan anak-anak lebih baik,” kata Juliyatmono. Demikian Diskominfo (kris/pd/rz)

Read More
DSC_0140

Sambung Rasa Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi memberikan sambutan alam acara Sambung Rasa dengan tema Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan di halaman LPPL Radio Publik Swiba. Kamis (30/3/2017)

Karanganyar, 31 Maret 2017

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi menghadiri acara Sambung Rasa dengan tema ‘Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan’ di halaman gedung LPPL Radio Publik Swiba, Kamis malam (30/3).

Acara yang disiarkan secara langsung oleh Radio Swiba ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar,  Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Karanganyar, Kasat Binmas Polres Karanganyar dan para anggota organisasi masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi yang sekaligus menjadi ketua dewan penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama dalam sambutannya menyampaikan kebijakan dan tugasnya sebagai ketua dewan penasehat FKUPB dan mengajak untuk menjaga dan mensyukuri atas keberagaman yang ada di Kabupaten Karanganyar ini agar tercipta suatu kerukunan antar seluruh masyarakat dan umat beragama di Kabupaten Karanganyar ini.

“Tugas saya membantu melaksanakan kebijakan-kebijakan dari Bupati untuk FKUB serta memfasilitasi hubungan FKUB dengan pemerintah dan berbagai elemen yang ada untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar ini”, kata Wakil Bupati.

“Pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan dari FKUB yang mempunyai banyak program agar semua hal yang berurusan dengan umat beragama bisa langsung melapor secara berjenjang dari tokoh agama atau pemuka agama terlebih dahulu baru ke Pemerintah Daerah agar masalah dapat diatasi dengan baik dan lancar” kata Sekretaris Daerah, Samsi dalam sambutannya.

Ketua FKUB, Badarudin dalam sambutannya menyampaikan tugas dan kegiatan yang dilakukan oleh FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar.

“Kita akan melaksanakan Kemah Kebangsaan pada  bulan April dalam upaya agar para remaja bisa rukun dalam satu tenda dan melakukan kegiatan bersama sehingga bisa akrab dalam menghadapi kehidupan kedepannya”, kata Badarudin.

Musta’in Ahmad sebagai Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar juga menyampaikan tentang konsep toleransi dalam beragama.

“Toleransi tepatnya adalah kemampuan setiap orang atau kelompok untuk saling menghargai dan menghormati pihak lain sebagaimana yang bersangkutan, juga ingin dihargai keyakinannya. Manakala  di setiap pribadi muncul hal tersebut maka toleransi dengan sendirinya sudah terwujud,” kata Musta’in Ahmad.

Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak keberagaman baik suku, kebudayaan, maupun keyakinan atau agama, dengan banyaknya keberagaman ini terkadang menimbulkan gesekan atau hal-hal yang tidak diinginkan maka dilakukan toleransi untuk menjaga persatuan antar umat beragama untuk merajut kebersamaan. Demikian Diskominfo (kris,yoga,rz)

Read More
DSC_0017

Launching Klinik Haji Pratama, Jalan Sehat, dan Pengajian Akbar IPHI

Karanganyar, Senin 27 Maret 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara pengajian akbar IPHI di halaman Masjid Agung Karanganyar. Minggu (26/03/2017)

Acara launching Klinik Haji Pratama, gerak jalan santai, dan dilanjutkan pengajian ini adalah rangkaian kegiatan dalam rangka hari lahir IPHI ke-27 yang dilaksanakan pada hari Minggu pagi, 26 Maret di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati, Rohadi beserta Sekretaris Daerah, Ketua IPHI Provinsi Jawa Tengah serta seluruh anggota dan pengurus IPHI Kabupaten Karanganyar.

Diawali dengan launching Klinik Haji Pratama oleh Wakil Bupati pada pukul 6 pagi yang bertempat di sebelah timur gedung IPHI Kabupaten Karanganyar  dilanjutkan pada pukul setengah 7 pagi dilaksanakan gerak jalan sehat dan santai yang diberangkatkan oleh Bupati dari depan Masjid Agung Karanganyar diikuti oleh sekitar 2.000 (dua ribu) anggota IPHI se-Kabupaten Karanganyar. Setelah itu semua peserta gerak jalan santai berkumpul kembali di halaman depan Masjid Agung Karanganyar untuk mengikuti pengajian dan pengundian door prize untuk peserta gerak jalan santai yang beruntung.

Dalam sambutannya Bupati memberikan semangat kepada seluruh anggota IPHI Kabupaten Karanganyar untuk terus membantu suluruh masyarakat Karanganyar dalam hal pelaksanaan haji.

“Pemerintah berharap semoga bapak ibu pengurus dan seluruh anggota IPHI Kabupaten Karanganyar bisa menjadi inspirator, motivator, untuk bisa membangun semangat seluruh masyarakat dengan pengalaman yang didapatkan dari menunaikan ibadah haji”, kata Bupati.

Dalam kesempatan itu untuk menambah semangat seluruh anggota dan pengurus IPHI Kabupaten Karanganyar, Bupati melakukan undian langsung untuk 5 orang peserta yang beruntung mendapatkan bantuan uang muka pendaftaran haji. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pengajian yang bertema ‘Pemberdayaan IPHI dan Potensi Daerah untuk Kemaslahatan Umat dan Kokohnya NKRI’. Demikian Diskominfo (adit/rz)

Read More
IMG_2423

Pengurus MTNI Kecamatan Kerjo Dikukuhkan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus mengisi pengajian di Kecamatan Kerjo, Rabu Siang (22/03)

Karanganyar, Senin 23-03-2017
Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala OPD terkait dan Pengurus MTNI Karanganyar menghadiri pengajian dan pengukuhan Majelis Ta’lim Nurul Iman Kecamatan Kerjo di Aula Kecamatan Kerjo, Rabu Siang (22/3).
Dalam kesempatan ini Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengatakan MTNI merupakan Majelis yang telah dibentuk sejak 5 tahun lalu untuk mewadahi pengajian bagi ASN maupun non ASN termasuk perangkat desa diseluruh Perangkat Daerah dilingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Pengajian ini wacananya akan dilaksanakan tiap 3 bulan sekali di masing-masing kecamatan.
“Apapun organisasi nya NU, Muhammadiyah, MTA dan LDII, silahkan berkumpul jadi satu di pengajian ini, guyup rukun perkuat Ukhuwah Islamiyah”, tegas Juliyatmono
Ditambahkan lebih lanjut oleh Juliyatmono bahwa Islam itu agama yang indah dan cocok diterapkan dimanapun karena menebarkan kebaikan akan tetapi tidak boleh bertentangan dengan budaya dan perilaku yang ada di Indonesia dengan Pancasilanya.
“Dalam dimensi kenegaraan pasti ada masalah dan masalah akan terselesaikan dengan baik manakala masing-masing punya nawaitu, niat untuk membangun negeri dengan baik”, ujar Juliyatmono
Dalam pengajian MTNI kali ini, dikukuhkan sebanyak 40 pengurus MTNI Kecamatan Kerjo yang mempunyai masa bakti 2016-2021 Demikian Diskominfo (ad)

Read More
web

Biaya IMB Rumah Ibadat Gratis

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat di acara Acara Penguatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama

Karanganyar, Rabu (22/03/2017)

Biaya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk rumah ibadat di Kabupaten Karanganyar digratiskan. Untuk mengurusnya, tentu harus melengkapi persyaratan administrasi dan tidak ada permasalahan.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menjelaskan IMB Rumah Ibadat di peraturannya belum Rp 0, tetapi akan diajukan perubahannya, sambil menunggu perubahan, Bupati Karanganyar mempunyai kewenangan diskresi.

“Seluruh rumah ibadat yakni Masjid, Gereja, Vihara, Pura, dan Klenteng bisa diajukan. Bangunan itu yang telah berdiri sebelum 31 Desember 2015 dan belum mempunyai IMB segera didaftarkan, nanti digratiskan atau Rp. 0,”kata Wakil Bupati, Selasa (21/03) saat Acara Penguatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama, di Rumah Makan Jimbaran, Karangpandan.

Ditempat yang sama, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karanganyar, Badaruddin, menjelaskan direktori seluruh Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) sudah memiliki, tinggal melihat Kecamatan masing-masing, kemudian didata yang belum dapat IMB, maka Ketua PKUB dan anggota menggumpulkan panitia pembangunan untuk memintakan rekomendasi mendapatkan IMB melalui PKUB.

“Surat dibuat oleh Kelurahan/Desa dari pernyataan pengurus kemudian disampaikan Kecamatan, lalu diusulkan ke Bupati dan diterima tim seleksi, apakah itu sudah memenuhi persayaratan, kalau sudah akan diberi piagam. Kemudian IMB akan keluar,” jelas Ketua FKUB Kabupaten Karanganyar.

Namun dia juga menambahkan kalau ada masalah, maka terlebih dahulu diselesaikan dengan baik, jangan sampai timbul permasalahan dikemudian hari.

Hal senada juga dikatakan Kasubbag TU Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Wiharso, mengatakan status tanah diperjelas dan ditegaskan tidak ada penggusuran  di Kabupaten Karanganyar gara-gara belum ber-IMB.

“Segera dijelaskan statusnya. Misalkan saja ada tanah diwakafkan secara lisan, namun belum ditindak lanjuti secara adminitratif, segera diurus tanah wakaf,” katanya.

Dengan begitu tidak ada konflik tanah, terkait dengan tanah rumah ibadah gara-gara ahli waris menggugat karena itu tanah orang tua.

Di dalam Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 100 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Penerbitan Izin Mendirikan Bangunan Rumah Ibadat Pasal 7 Nomor 7, menjelaskan Biaya pelaksanaan Penetapan IMB kolektif dari kegiatan inventarisasi sampai dengan penetapan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (pd)

Read More