Category: Agama

KOM_8000

Pembukaan Kemah 360 Day Ramadhan Gerakan Pandu Hizbul Wathan

KOMINFO

Pelepasan Balon Udara sebagai tanda dibukanya Perkemahan 360 Day Ramadhan Hizbul Wathan

Karanganyar, 16 Juni 2017

Kemah 360 hari Gerakan Pandu Hizbul Wathan Kwarda Karanganyar dibuka Bupati Karanganyar. Kemah yang bertema 360 Day Ramadhan ini berlangsung di Bumi Perkemahan Cakrapahlawasri Delingan, Selasa sore (13/6).

Kemah ini diikuti 700 peserta dari SD/MI sampai SMA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar. Kegiatan kemah sendiri dibagi menjadi dua tahap yaitu Selasa-Rabu (13-14/6) peserta dari tingkatan SMP/MTs dan SMA/SMK, Kamis-Jum’at (15-16/6) untuk peserta dari tingkatan SD/MI.

Pada pembukaan 360 Day Ramadhan Gerakan Pandu Hizbul Wathan Kwarda Karanganyar, Bupati Karanganyar hadir didampingi Wakil Bupati, Kapolres Karanganyar, perwakilan Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Karanganyar serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karananyar Juliyatmono dalam sambutannya menekankan agar semua peserta dan keluarga besar Muhamadiyah harus menjaga dan merawat ke-    Bhinekakan. Semua yang mengabdi di Muhamadiyah harus menjadi Kader Bangsa, harus tahu dan mengamalkan Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar Negara, harus mencintai NKRI, harus bangga terhadap Merah Putih. Hizbul Wathan harus tampil di depan untuk menjaga Indonesia dari siapapun yang akan menghambat ataupun merongrong kewibawaan NKRI.

“Semua peserta dan keluarga besar Muhamadiyah harus ikut merawat ke – Binekaan, Dunia ini pasti berbeda – beda, beragam Agama, Etnik, Suku, Bahasa semua menyepakati, bertekat bulat untuk bersatu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandas Juliyatmono. Demikain DISKOMINFO(yoga)

Read More
web

ASN Diimbau Tingkatkan Ibadah Saat Ramadan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat ikut ASN Inspektorat Kabupaten Karanganyar yang beragama Islam membaca Al Quran, di bulan Ramadan.

Karanganyar, Jumat (02/06/2017)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di Badan Usana Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar, meningkatkan ibadah di bulan ramadan.

“Di bulan Ramadan ini sebaiknya diperbanyak ibadah-ibadahnya, dan khusyuk menjalankannya,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Hal itu dikatakan Wabup Karanganyar saat memimpin pengajian bagi ASN beragama Islam di Inspektorat Kabupaten Karanganyar, Jumat (02/06) pagi.

Tahun 2017 ini, merupakan tahun ke empat Pemkab Karanganyar mengadakan “Karanganyar Bertakwa” dengan diisi berbagai kegiatan keagamaan. Seperti pengajian membaca Al Quran bagi yang beragama Islam di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD.

“Di bulan Ramadan ini tentunya ASN Pemkab Karanganyar yang muslim sudah mempunyai keinginan, beribadah dengan khusyuk sehingga mendapatkan pahala,” kata Rohadi Widodo.

“Yang pertama adalah puasa di bulan ramadan. Juga mengerjakan shalat sunah. Niatkan pula untuk infaq shodaqoh setiap hari, rutin,” kata Wakil Bupati.

Amal yang lainnya, lanjut Wakil Bupati, dengan iktikaf, bisa di Masjid Agung Karanganyar. “Kalau ASN bisa mulai sore sampai subuh. Ibadah-ibadah tadi dilaksanakan agar mendapatkan kemuliaan di bulan ramadan,” katanya. (pd)

Read More
KOM_7272

Bupati Karanganyar Awali Safari Ramadhan Di Daerah

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan bantuan secara simbolis kepada warga

Karanganyar, Selasa 30/5/2017

Bulan Ramadhan memasuki hari ke-4, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah memulai safari ramadhan nya dengan taraweh keliling (Tarling) di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Pembukaan tarling sendiri diadakan kemarin Senin (29/5) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar yang diikuti oleh semua pejabat struktural di Pemkab Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta rombongan meninggalkan rumah dinas Bupati pada pukul 16.00 WIB untuk kemudian menuju lokasi tarling di Masjid Nurul Huda, Dusun Tempel, Dukuh Guyangan, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi.

Dalam sambutannya setelah melaksanakan Sholat Taraweh, Juliyatmono mengajak warga Jenawi untuk menjaga kerukunan antar umat beragama yang saat ini telah berjalan dengan baik. Kecamatan Jenawi yang dikarunai tanah yang subur dan alam yang menyejukkan merupakan potensi pertanian dan pariwisata yang harus dijaga dan dikembangkan.

“Warga Jenawi yang ramah, sopan dan ngajeni (menghormati) tamu menjadi daya tarik lebih bagi wisatawan yang mengunjungi Jenawi”, imbuh Juliyatmono

Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pada taraweh keliling kali ini menyampaikan tauziahnya yang mengajak semua umat Islam untuk melaksanakan puasa secara maksimal, perbanyak bacaan Al’Quran, perbanyak Sholat Sunnah dan Sholat lainnya serta perbanyak shodaqoh dalam bulan Ramadhan.

Masih dikesempatan yang sama diserahkan bantuan sembako sebanyak 50 buah, bantuan sarana peribadatan kepada Takmir Masjid, Insentif bagi Kader Posyandu, Bantuan korban bencana sebanyak 5 KK, dan hadiah lunas awal PBB kepada Kepala Desa. Selain bantuan tersebut Desa Anggrasmanis juga mendapatkan bantuan keuangan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa pada APBD Tahun 2017 dari Pemkab Karanganyar sebesar 275 juta dari total bantuan untuk Kecamatan Jenawi sebesar Rp. 1.575.000.000,- Demikian Diskominfo (ad)

Read More
web

Pemkab Karanganyar Adakan Tarawih Keliling

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan pada pembukaan tarawih keliling

Karanganyar, Selasa (30/05/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Tarawih Keliling (Tarling) di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Diawali dengan pembukaan kegiatan tersebut, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (29/05).

Sebelum shalat tarawih berjamaah, terlebih dahulu buka puasa bersama, kemudian dilanjutakan dengan shalat Magrib dan shalat Isya berjamaah. Pada acara tersebut, dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Majelis Taklim Nurul Iman (MTNI) se Kabupaten Karanganyar.

“Tarawih keliling ini termasuk kegiatan Gerakan Karanganyar Bertakwa, yang sudah berjalan 4 tahun,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pada malam itu, Ustadz Syihabuddin Abdul Mu’iz bertindak sebagai imam dan khotib. Tarling bersama Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang dimulai 29 Mei 2017 hingga 21 Juni 2017, setiap pekan dilaksanakan Senin-Jumat, Sabtu dan Minggu ditiadakan.

“Di Masjid Agung Karanganyar juga ada shalat tarawih Satu Malam Satu Juz, dan selalu diikuti banyak jamaah,” kata Bupati Juliyatmono.

Selain itu, pada malam peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kabupaten Karanganyar, juga diadakan shalat tarawih umat Islam yang bertempat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.(pd)

Read More
IMG_2151

Wabup : Bulan Ramadhan, Tingkatkan Membaca Al-Qur’an

Karanganyar, Selasa 30 Mei 2017

Kominfo

Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo saat menyampaikan tausiah kepada Pegwai BKD usai kegiatan semakan Al Qur’an di aula BKD, Selasa (30/5).

Memasuki bulan Ramadhan, para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Karanganyar diminta untuk meningkatkan amal ibadahnya. Salah satunya dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati, Rohadi Widodo ketika memberikan tausiah usai kegiatan semakan Al-qur’an di aula Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Selasa pagi (30/5/2017).

Menurutnya bulan puasa harus menjadi momen untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan dengan mengisi kegiatan positif. Salah satunya dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an.

“Minimal satu hari tiga ayat. Jika belum dapat membaca al Qur’an, dapat membaca terjemahannya,”ujarnya.

Lebih lanjut Wabup menambahkan bulan puasa bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Bulan puasa merupakan ujian untuk menguji kinerja pegawai.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan baik dan semua pahala akan berlipat. Oleh karenanya kita harus berlomba untuk meningkatkan berbagai aktifitas,”terangnya.

kominfo

Karyawan Karyawati OPD BKD Karanganyar saat mendengarkan tausiah yang dipimpin langsung Wakil Bupati.

Memasuki bulan Ramadhan Pemkab Karanganyar telah mencanangkan program Karanganyar Bertaqwa. Yang mana tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan untuk melaksanakan semakan al Qur’an sebelum melakukan kegiatan kedinasan.

Diharapkan dengan kegiatan ini, para pegawai negeri di lingkup Pemkab Karanganyar mampu menghayati ayat-ayat al Qur’an dan menjadi pribadi yang tawakal.

Demikian Diskominfo (ind).

Read More
web

Bupati Karanganyar Ajak Tingkatkan Ketakwaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono, dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menghadiri Milad ke 100 Aisyiyah.

Karanganyar, Senin (29/05/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengajak umat Islam di Kabupaten Karanganyar untuk meningkatkan ketakwaan. Apalagi saat ini telah memasuki bulan Ramadan 1438 Hijriah.

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, saat menjadi narasumber Pengajian Akbar Milad ke 100 Tahun Aisyiyah Kabupaten Karanganyar, Minggu (28/05) di Gedung Dakwah Muhammadiyah.

“Pada kesempatan yang baik ini, mari kita meningkatkan ketakwaan. Dengan suka memohon ampun, sebelum subuh yang paling baik waktunya. Bulan ramadan ini membiasakan memohon ampun,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengajak untuk membiasakan bersedekah, seperti memberikan hidangan buka puasa mendapat pahala. Memberikan sedekah dapat menghapus kesalahan-kesalahan.

“Fungsi sedekah itu luar biasa, biasakan bersedekah sesuai kemampuan, rejeki semakin lancar,” katanya.

Di acara yang didatangi ribuan jamaah itu, Bupati juga mengingatkan agar menahan marah, karena marah membahayakan siapapun, bahkan dapat mencelakai orang.

“Termasuk ketakwaan yakni dengan memaafkan kesalahan orang lain, silaturahmi halal bi halal, jangan saat ramadan saja, tetapi terus menerus. Berbuat kebaikan, mengahapus dosa perbuatan yang buruk, maka selalu berbuat baik dimanapun itu,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberitahukan pada Peringatan Nuzulul Qur’an, Minggu, 11 Juni 2017, akan tarawih bersama seluruh umat Islam di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, agar syiar guyub rukun dan mendapat berkah.

Milad ke 100 tahun Aisyiyah Bertema ‘Memuliakan Martabat Umat Berkiprah Memajukan Bangsa’ merupakan pijakan perjuangan kaum perempuan muslim untuk berbuat lebih baik bagi umatnya.

Kegiatan yang menonjol pada pendidikan karakter anak-anak, direalisasikan melalui kegiatan belajar mengajar (KBM) formal maupun non formal. Kemudian berbagai gerakan di majelis kesehatan untuk meningkatkan derajat kehidupan umat Islam.(pd)

Read More
web

Jelang Ramadhan, Wakil Bupati Karanganyar Musnahkan Miras

Pemusnahan Minuman Keras

Karanganyar, Jumat (26/05/2017)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, ikut memusnahakan ratusan botol miras, Ciu dan petasan berbagai jenis dari hasil Operasi Cipta Kondisi Polres Karanganyar, dan Satpol PP Karanganyar.

Acara yang diadakan di lapangan Mapolres Karanganyar, terlihat dihadiri Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Santy Karsa Tarigan, perwakilan MUI Karanganyar, Abdul Muid dan beberapa utusan dari Ormas Islam, Jumat (26/05) pagi.

“Kita semua sepakat untuk menjauhi minuman keras (miras), sebab miras menjadi pintu tindak kejahatan seperti membunuh dan memperkosa,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Wakil Bupati Karanganyar, pada kesempatan itu juga mengajak untuk mengantisipasi bersama-sama, agar Cipta Kondisi di Kabupaten Karanganyar tetap berjalan dengan baik.

“Ada motto Bahagia Sampai Tua Tanpa Miras dan Narkoba, alangkah baiknya dan sehat jika tidak mengunakan miras dan narkoba,” katanya.

Pada kesempatan itu, berkaitan dengan bulan ramadhan tahun 2017, Wakil Bupati juga meminta agar tidak ada sweeping di Kabupaten Karanganyar, agar suasana tetap kondusif.

“Kalau ada informasi apapun segera hubungi kepada kami, akan ditindak lanjuti bersama. Tempat hiburan mohon menghormati yang berpuasa, agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,” katanya.

Selain itu, untuk rumah makan agar tidak terlalu terbuka jika berjualan saat puasa, untuk itu agar diberi tirai sehingga tidak mengganngu yang tidak puasa.

“Ada yang membutuhkan bagi yang tidak berpuasa, ada pula yang rukhsah karena pekerjaan, maka mohon tidak terlalu terbuka,” kata nya.

Ditempat yang sama, Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, mengatakan miras yang dimusnahkan sejumlah 371 botol minuman keras, dengan jenis antara lain 2 botol Vodka, 249 botol BIR, 42 botol anggur merah, 25 topi miring, 41 Double Kiwi, 17 anggur putih, dan 3.089 liter CIU, dan 1.700 berbagai macam petasan.

“Komitmen kita yang kuat menanggani pekat dengan sungguh-sungguh. Dalam dua sidang Tipiring terakhir memutuskan hukuman denda Rp. 40 juta bagi pengendar miras,” katanya.(pd)

Read More
web

Pawai Taaruf, Sambut Bulan Ramadhan

Tampak Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengayuh becak diantara peserta pawai Taaruf.

Karanganyar, Rabu (24/05/2017)

Menjelang bulan ramadhan tahun 2017, di Kabupaten Karanganyar mengadakan Pawai Taaruf yang diikuti sekitar 6000 orang, dengan membawa berbagai macam poster, maupun tulisan yang mengajak umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, Rabu (24/05).

Pawai taaruf itu terbagi menjadi dua titik pemberangkatan. Untuk kelompok Taman Kanak-kanak (TK),  Raudatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) Negeri maupun Swasta, dilepas oleh perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Wiharso, di halaman Gedung Wanita.

Tepat pukul 07.00 WIB, 31 kelompok peserta berjalan menyusuri jalan Wahid Hasyim kemudian sesampai di perempatan Pegadaian, berbelok ke kanan, berjalan di Jalan Lawu hingga finish di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kemeriahan pawai taaruf itu sangat terasa, selain membawa poster dan tulisan bertema ramadhan, ada juga terlihat kelompok drum band didampingi guru pembimbing.

Sementara itu titik pemberangkatan lain, di Alun-alun, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, memberangkatkan peserta dari kelompok SD/ sederajat, SMP/ sederajat, SMA/ sederajat negeri dan swasta, Ormas, Perguruan Tinggi, dan Kantor. Mereka diharuskan berjalan kaki melewati Jalan Lawu menuju ke timur, melewati tenda kehormatan, hingga finis.

Walaupun berjalan kaki, namun semangat dan kemeriahan sangat terasa hingga kelompok peserta paling akhir. Bahkan tampak, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengayuh becak diantara peserta.

Bupati Juliyatmono, mengatakan, pawai taaruf ini merupakan sebagai syiar Islam, dengan mengajak umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan 1438 Hijriah ini.

“Pawai taaruf ini mengajak kita umat muslim untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk, dan tetap menjaga tolerasi,” kata Bupati.

Pemkab Karanganyar, lanjut Bupati, selama bulan Ramadhan akan mengadakan tarawih keliling dan buka bersama di 18 lokasi di 17 Kecamatan, sehingga ikut berbaur dengan masyarakat di desa-desa.(pd)

 

Read More
DSC_0062

Perkuat Jati Diri Bangsa

DISKOMINFO

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa meminta maju salah seorang siswi peserta Seminar Menuju Masyarakat Karanganyar Maju dan Sejahtera, Selasa pagi (23/5)

Karanganyar, 23 Mei 2017

Dalam rangka memperkuat jati diri bangsa yaitu Pancasila dalam diri generasi muda di Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Seminar Regional Memperkuat Persatuan dan Kesatuan dalam Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera Selasa pagi (23/5) di Gedung Guru Cangakan Karanganyar.

Seminar yang diikuti oleh lebih kurang 150 siswa SMA/SMK, mahasiswa dari Perguruan Tinggi dan pemuda dari organisasi kepemudaan di Karanganyar kota yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kecintaan kepada negara Republik Indonesia ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa.

Dalam sambutannya Tarsa menekankan pentingnya penciptaan karakter pemuda yang mulia.

“Pembiasaan upacara setiap Senin di sekolah, kegiatan lomba dan apresiasi seni dari Pemerintah dilakukan untuk mendukung penciptaan karakter siswa yang bagus,” kata Tarsa.

Disinggung pula oleh Tarsa bahwa Bupati Karanganyar terus menekankan pentingnya kerukunan, keeratan, kekerabatan, dan gotong royong.

“Pemuda-pemuda melalui Karang Taruna, organisasi pemuda, mari kita perkuat jati diri bangsa yaitu Pancasila,” himbaunya.

Dalam visi yang kelima Bupati menekankan untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Memang masyarakat kita berbeda-beda agama dan kepercayaannya.

“Perbedaan agama jangan dijadikan permasalahan. Jangan menilai agama orang lain, biar Tuhan sendiri yang menilai masing-masing pribadi kita,” imbuh Tarsa.

“Siapa yang bercita-cita, ingin jadi presiden, menteri?” tanya Tarsa. Ada salah seorang siswi yang tunjuk jari dan diminta maju. Siswi ini mengaku ingin mejadi menteri pendidikan. Berkat keberaniannya bermimpi dan menyampaikan cita-citanya di hadapan banyak orang, Tarsa memberinya hadiah uang Rp.100.000,00. Spontan teman-temannya bertepuk tangan.

Setelah dibuka, seminar dimulai. Disinggung oleh pemateri seminar dari Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar bahwa persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting untuk memperkuat jati diri bangsa, memperkuat ketahanan nasional, memudahkan tercapainya tujuan nasional dan menciptakan suasana yang tenteram, aman dan damai sehingga kesejehteraan masyarakat bisa tercapai. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
DSC_2936

Cuaca Panas, Calon Haji Diminta Jaga Kesehatan

Calon Haji dari Kabupaten Karanganyar diminta untuk menjaga kesehatan sebelum, saat dan sesudah pelaksanaan ibadah haji, dengan memperhatikan kesiapan fisik yang prima.

Karanganyar, Rabu (17/05/2017)

Calon Haji dari Kabupaten Karanganyar diminta untuk menjaga kesehatan sebelum, saat dan sesudah pelaksanaan ibadah haji, dengan memperhatikan kesiapan fisik yang prima.

Pemkab Karanganyar melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar meminta Calon Haji untuk menjaga kondisi fisik dan menyiapkan bekal kesehatan sebelum berangkat haji. Tak hanya itu saja, dokumen keterangan status kesehatan, juga perlu disiapkan.

“Kondisi masing-masing seperti apa, apakah ada kondisi yang perlu kekhususan atau tidak. Misalkan saja ada riwayat sakit, biasa konsumsi untuk kebugaran badan, hal itu perlu diketahui dulu, setelah itu disiapkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, Selasa (16/05) saat Pengarahan Manasik Haji, di Gedung Wanita Karanganyar.

Ada persyaratan orang datang ke negara lain dan kembali ke negara asal, dilarang membawa penyakit saat pergi dan pulang. Syarat secara baku yakni punya kekebalan tubuh penyakit Meningitis, dengan bukti sertifikat imunisasi Meningitis, tidak dicek fisik lagi, tapi cek sertifikatnya. Yang dapat sertifikat dinyatakan telah imunisasi.

“Sebelum berangkat minta dicek semuanya. Jika ada obat yang digunakan secara rutin disiapkan sendiri dan disertai daftar obatnya,” kata Cucuk.

Lebih lanjut, Cucuk mengatakan, jika ada masalah kesehatan, diimbau menghubungi Dinas Kesehatan atau  puskesmas terdekat. Pemerintah dari sisi kesehatan juga memberikan bimbingan melalui puskesmas di wilayah Kecamatan masing-masing. Jika ada jadwal manasik, puskesmas dilibatkan sekalian mendampingi. Setelah pulang dari ibadah haji, disarankan aktif ke puskesmas untuk dipantau lagi kesehatannya.

“Kami meminta agar latihan patuh terhadap aturan yang ada agar lancar. Yang perlu diperhatikan ibadah haji tahun ini yakni suhu di Tanah Suci diperkirakan diatas 40 derajat celcius bisa 54 derajat celcius. Lebih dua kalinya di Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Cucuk juga meminta Calon Haji tidak perlu takut, yang terpenting jaga kesiapan fisik, dan jaga cairan tubuh jangan sampai dehidrasi dengan minum cukup.

“Jika tidak ada rasa haus, itu salah satu pertanda kekurangan cairan tubuh yang agak berat. Selama ada kesempatan, silakan minum karena disana udara disana lembab, kering, panas,” katanya.

Yang perlu diperhatikan lagi yakni makan yang cukup terutama sayur, buah, memakai masker, dan membasahi masker. Secara teknis akan diberikan saat jadwal manasik berikutnya.

“Kami memohon maaf, jika ada yang mengidap penyakit tertentu tidak diperbolehkan untuk berangkat, walaupun itu ibadah. Selain itu,  untuk kondisi tertentu seperti hamil,” katanya.

Calon Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 2017 awalnya berjumlah 555 orang, mengundurkan diri sebanyak 15 orang, meninggal dunia satu orang. Sehingga jumlahnya menjadi 539 orang ditambah dari TPHD.

“Kloter dari Kabupaten Karanganyar terbagi menjadi dua. Kloter 21 sejumlah 355 orang, akan berangkat Rabu 2 Agustus 2017, dan Kloter 77 sebanyak 188 orang, berangkat Sabtu, 18 Agustus 2017,” kata Asisten Pembangunan, Siti Maisyaroch, ditempat yang sama.

Tim Medis ada dua dokter dan empat perawat, yang memantau kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. Setiap kloter ada satu dokter dan dua perawat.(pd)

Read More