Category: Agama

DSC_1074

Agustus, Perolehan ZIS Mendekati 1 Miliar

KOMINFO

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. SITI MAISYAROCH, M.Si.menyampaikan sambutan dalam acara Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa(29/8).

Karanganyar, Selasa 29 Agustus 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar untuk perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dibulan Agustus hampir menyentuh 1 miliar rupiah.

Hal tersebut dilaporkan Ketua Baznas Karangayar, Sugiyarso pada kegiatan rutin Sarasehan Baznas, Selasa (29/8/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Diharapkan perolehan sekaligus pengumpulan zakat infaq shodaqoh di lingkungan PNS Karanganyar terus mengalami kenaikan tiap bulannya.

“Hingga bulan inisudah mencapai 989 juta rupiah,”tuturnya.

Sementara itu sambutan Asisten  II Setda Karanganyar, Siti Maisyaroch selaku yang mewakili Bupati menyampaikan perolehan ZIS Baznas di Karanganyar merupakan yang tertinggi se Jawa Tengah. Tahun ini pun Baznas Karanganyar mendapat penghargaan sebagai  Baznas Terbaik dari Kementerian Agama.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_2639

Cegah Penurunan Moral, GOW Ajak Para Ibu Kenali Perubahan Perilaku Pada Anak

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka Seminar Anggota GOW di Aula Gedung PMI Karanganyar, Sabtu (12/8).

Karanganyar, Senin 14 Agustus 2017

30 organisasi perempuan yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar mengajak para Ibu untuk aktif memperhatikan sekaligus mengawasi perkembangan anaknya. Hal ini menyusul merosotnya moral pada generasi muda akibat pergaulan yang salah dan kurangnya perhatian dari orang tua.

Kepedulian tersebut diwujudkan dengan menggelar Seminar yang bertajuk  Lindungi Putra Putri Kita dari Kerusakan Moral dan Karakter, dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Kabupaten Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo dan Motivator Psikologi Suwarsi Suminto di Gedung PMI Karanganyar, Sabtu (12/8/2017) kemarin.

Bupati Karanganyar menuturkan pemerintah perlu dukungan dari berbagai pihak untuk mencegah penurunan generasi muda Karanganyar termasuk dari GOW Karanganyar.

“GOW merupakan organisasi yang keseluruhan merupakan wanita terutama ibu. Karenanya GOW harus terus mensosialisasikan kepada masyarakat di sekolah dan masyarakat akan bahaya pergaulan bebas dan kekerasan seksual,”jelas Bupati.

Lebih lanjut ia mencontohkan kasus asusila di Sroyo merupakan salah satu kasus dimana peran orang tua atau ibu harus memperhatikan perubahan perilaku anaknya dan turut serta menjalin komunikasi dengan anak.

“Tugas kita mengingatkan agar generasi kita lebih baik, memiliki nilai-nilai agama yang kuat, cerdas dan berkualitas. Maka benteng terakhir ada di keluarga, jadi dalam keluarga itu perlu koordinasi dan komunikasi yang baik,”tandasnya.

Bupati berharap seminar dalam rangka HUT GOW ke-67 dapat menginspirasi dan menyelamatkan anak-anak kita dari perbuatan-perbuatan yang merusak moral.

Sementara itu, tantangan terberat bagi para ibu untuk tetap mengawasi perilaku anaknya. Kemajuan teknologi serta pergaulan jika tanpa adanya pendampingan dan pengawasan dari orangtua akan berdamnpak negatif pada anak. Hal tersebut dikatakan Ketua Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Kabupaten Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo.

”KP2A butuh dukungan dari semua pihak untuk mencegah kekerasan ataupun perilaku menyimpang dari anak. Kerjasama yang baik antar organisasi serta orang tua akan menyelamatkan generasi muda kita dari degredasi moral,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
WEB (2)

Bupati Karanganyar Berangkatkan 355 Calon Haji

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, didampingi Siti Khomsiyah Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo  berjabat tangan dengan 355 calon Haji Karanganyar.

Karanganyar, Rabu (02/08/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberangkatkan Calon Haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 355 orang, Rabu (02/08), di halaman Kantor Bupati Karanganyar, di dampingi Wakil Bupati Karanganyar, dan Forkopimda Karanganyar.

Jumlah 355 Calon Haji itu berasal dari Kloter 21, menaiki delapan bis menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali dan dijadwalkan terbang ke Mekkah pada Kamis (03/08) pukul 13.50 WIB.

Di acara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan semoga ibadah haji sunah dan wajib dapat dijalankan dengan khusyuk, untuk itu agar tetap menjaga kesehatan, dan fokus beribadah.

“Saya berpesan agar disana hatinya senang, semangat ibadah, guyub rukun. Berangkat ibadah juga bersama-sama,” kata Bupati.

Selain yang perlu diperhatikan ibadah haji tahun ini yakni suhu di Tanah Suci yang sangat panas, lebih dari Kabupaten Karanganyar.

“Jangan minum es, ditahan dulu. Lebih baik minum yang banyak, jangan sampai dehidrasi,” kata Bupati.

Dari pengamatan, sejak pukul 11.00 WIB, Calon Haji dan para pengantar sudah berdatangan. Sebelum masuk ke dalam bis, terlebih dahulu 355 calon haji berpamitan ke tamu undangan.

Setelah semuanya masuk ke dalam bis, rombongan  itu dilepas oleh Bupati Karanganyar didepan kantornya pukul 13.47 WIB, menuju Asrama Haji Donohudan.

Kloter 21 merupakan gelombang I dari Kabupaten Karanganyar, sedangkan gelombang II, yakni kloter 77 berangkat (19/8) jam 5 sore masuk Donohudan, dan kloter 78 pada (20/8) jam 7 pagi masuk ke asrama haji.

“Untuk visa gelombang I, kloter 21 sudah selesai. Diberikan saat di Asrama Haji Donohudan,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Museri.(pd)

Read More
web copy

Gelombang I Calon Haji Siap Berangkat

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat mengalungkan syal kepada Calon Haji Kabupaten Karanganyar, didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Karanganyar, Rabu (26/07/2017)

Gelombang I Calon Haji dari Kabupaten Karanganyar siap berangkat untuk melaksanakan ibadah haji. Berbagai persiapan pun telah dilakukan, termasuk dengan pengurusan visa.

“Untuk visa gelombang I, kloter 21 sudah selesai. Diberikan saat di Asrama Haji Donohudan,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Museri, Rabu (26/07) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Calon Haji Karanganyar juga sudah mengikuti praktik manasik haji di sejumlah tempat di Kabupaten Karanganyar, dimulai sejak pukul 07.00 sampai siang, Rabu (12/07). Sebelumnya, selama dua hari, Senin-Selasa (10-11/07) diberikan bimbingan haji, di Gedung Wanita Karanganyar.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh menjelaskan nantinya yang diberangkat dari Kabupaten Karanganyar sejumlah 566 Calon Haji (dari jumlah awal 567 orang). Terbagi pada Kloter 21 sebanyak 355 orang, kloter 77 sebanyak 189 orang, tergabung dengan Kabupaten Kendal.

“Kloter 77 awalnya sebanyak 190 orang, tetapi beberapa hari lalu ada yang meninggal dunia satu orang, alamat Ngringgo, Kecamatan Jaten. Kemudian untuk Kloter 78 sebanyak 22 orang,  tergabung dengan Kabupaten Boyolali,” katanya.

Untuk jadwal pemberangkatan, Kloter 21 berangkat pada 2 Agustus 2017, jam 13.00 sudah masuk asrama haji Donohudan, kloter 77 berangkat (19/8) jam 5 sore masuk Donohudan, dan kloter 78 pada (20/8) jam 7 pagi masuk ke asrama haji.

Ditempat yang sama, di acara Pamitan Calon Haji Kabupaten Karanganyar, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk.

“Jaga guyub rukun kebersamaan dan dapat kembali lagi ke Kabupaten Karanganyar utuh jumlahnya dan sehat semua,” kata Bupati Juliyatmono.

Bupati juga mengimbau kepada Calon haji agar tidak perlu berpikir keluarga terlalu dalam, sebaiknya fokus beribadah dengan khusyuk.

“Ada Camat, Lurah, Kades, RW dan RT. Keluarga bapak-ibu dapat dipantau olehnya,” kata Bupati.

Dia juga mengimbau yang perlu diperhatikan ibadah haji tahun ini yakni suhu di Tanah Suci yang sangat panas, lebih dari Kabupaten Karanganyar.

“Yang terpenting jaga kesiapan fisik, dan jaga cairan tubuh jangan sampai dehidrasi dengan minum cukup,” katanya.( pd)

Read More
KOM_0965

Capaian Zakat Infaq dan Shodaqoh Capai 2 Milyar

kominfo

Kabag Kesra Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar hadiri Sarasehan Baznas

Karanganyar, 24 Juli 2017

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar kembali adakan kegiatan rutin Sarasehan Baznas di Aula Masjid Agung Karanganyar, Senin Pagi (24/7). Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Karanganyar Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar, Kepala MUI Karanganyar, Perwakilan dari Polres Karanganyar dan Kepala Kantor Kemernterian Agama.

Agam Bintoro dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja Baznas terutama dalam kegiatan taraweh keliling bulan Juni lalu termasuk saat pentasarufan, terjadi sinergitas yang luar biasa antara Pemkab Karanganyar dan Baznas Karanganyar sehingga terlihat manfaatnya bagi masyarakat demi mewujudkan misi kelima Bupati Karanganyar yaitu meningkatkan kualitas sosial, budaya dan agama.

Rasa bangga juga muncul ketika Baznas Kabupaten Karanganyar merupakan pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) terbesar di Jawa Tengah sehingga setiap hari banyak kunjungan dari Baznas Kabupaten Kota lainnya.

“Perolehan terbesar ZIS Baznas Karanganyar merupakan dari Aparatur Sipil Negara, untuk itu penting untuk Baznas kedepannya untuk membuat terobosan baru dengan masuk ke perusahaan.” Ujar Agam Bintoro dihadapan peserta Sarasehan Baznas

Sementara itu Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso melaporkan bahwa bulan Juni lalu telah menerima Zakat Fitrah 1.727 ton beras dan uang sebanyak 1.534.506.000 dan kesemuanya telah selesai disalurkan sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1438 H.

Dikatakan lebih lanjut oleh Sugiyarso, capaian ZIS Baznas Karanganyar tiap bulannya mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu pada Bulan April 2017 terkumpul 800 juta perbulan, Bulan Mei 2017 925 juta perbulan, Bulan Juni 2017 1,2 Milyar perbulan sedangkan untuk bulan Juli sampai dengan hari ini (24/7) sudah terkumpul zakat 1.971.143.802 dan infaq 50.235.952 sehingga diperoleh total 2.021.379.754. Demikian DISKOMINFO(ft/ad)

Read More
DSC_0778

53 Siswa Kurang Mampu Mendapat Santunan

Kominfo

Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad saat menyerahkan santunan kepada sejumlah siswa siswi kurang mampu, Jum’at (21/7).

Karanganyar, Jum’at 21 Juli 2017

Sejumlah 53 siswa-siswi kurang mampu mendapat santunan dari Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) se Kabupaten Karanganyar.

Masing-masing siswa menerima santunan sebesar Rp. 150.000,-. Bantuan santunan diserahkan oleh Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada kegiatan Halabihalal sekaligus Silaturrahim GPAI se Kabupaten Karanganyar, Jum’at (21/7/2017).

Musta’in dalam sambutannya menekankan penting mencetak generasi-generasi penghafal Al-Qur’an (Hafidz Qur’an). Sehingga GPAI diminta untuk aktif dalam pendampingan para siswa terutama dalam kegiatan belajar mengajar.

“Guru harus mampu memberi penjelasan mengenai nilai-nilai agama sebagai bekal pada anak,”tuturnya.

Ditambahkannya dampak dari sertifikasi guru juga harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik, profesional dan berkomitmen.

“Tugas guru adalah mencerdaskan anak-anak. Guru juga harus menjadi teladan bagi anak didiknya,”pesannya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
IMG_0434

PGRI SE KECAMATAN MATESIH ADAKAN HALAL BI HALAL

Bupati Karanganyar memberikan bantuan kepada anak-anak berprestasi

Masih dalam bulan syawal, PGRI menngelar halal bi halal se Kecamatan Matesih, Senin(17/07/2017) di Balai Desa Matesih. Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terimakasih kepada anak-anak yang telah berprestasi.

“Saya mendoakan anak-anak supaya pintar semua, sukses dan apa yang telah dicita-citakan dapat terwujud”, kata Bupati saat menyampaikan sambutanya sekaligus beliau memberikan bantuan  kepada anak-anak yang telah berprestasi.

Pada kegiatan halal bi halal tersebut Bupati Karanganyar juga melantik sejumlah pengurus dan anggota Tim SAR Matesih sebanyak 150 orang. Bupati berharap Tim SAR yang telah dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan siap membantu masyarakat yang terkena musibah.

Ini masih suasana lebaran mari kita berbicara dan bersikap yang baik-baik. Pertemuan supaya mendapat ridho Allah SWT adalah pertemuan yang ada unsur amar ma’ruf nahi munkar kumpul untuk mengajak supaya hidup rukun, guyub, semanga, ada unsur sedekah dan ada unsur mendamaikan. mari kita sama-sama mohon ampun karena masih banyak kekurangan. kita dipilih diciptakan yang terbaik oleh Allah SWT agar mentaati segala perintahNya Setiap silaturahmi dengan siapapun bila ada tiga indikasi itu, orang-orang tersebut akan mendapat ridho dari Alloh. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri halal bihalal

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menghimbau agar kita berfikir dengan positif  karena Alloh memberikan akal. Orang kalau tidak mau punya masalah jangan berfikir, karena orang hidup itu selalu berfikir.”tandasnya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (adt/ft)

Read More
web copy

567 Calon Haji Karanganyar Ikuti Manasik

Calon Haji Kabupaten Karanganyar mengikuti bimbingan haji di Edupark.

Karanganyar, Rabu (12/07/2017)

Calon Haji Karanganyar mulai mengikuti praktik manasik haji di sejumlah tempat di Kabupaten Karanganyar, dimulai sejak pukul 07.00 sampai siang, Rabu (12/07). Sebelumnya, selama dua hari, Senin-Selasa (10-11/07) diberikan bimbingan haji, di Gedung Wanita Karanganyar. Secara keseluruhan, manasik tingkat Kabupaten diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.

Manasik haji dimulai dari Taman Dirgantara Edupark, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu. Ditempat itu, calon haji praktek saat menaiki tangga pesawat terbang dengan tertib. Kemudian, saat di dalam dijelaskan penggunaan sabuk keselamatan, tayamum di pesawat. dan doa sebelum pesawat berangkat. Tak hanya itu saja, juga dipraktekkan saat sampai tujuan, saat turun dari pesawat.

Sedangkan untuk Sai, padang Arafah, Muzdalifah, Mina, Jamarat, Thowaf Ifadhah dan Thowaf Wada dilakukan di kawasan Masjid Agung Karanganyar.

Saat dijumpai di Edupark, Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Museri, mengatakan jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017, yang berangkat sebanyak 567 jamaah termasuk Tim Pemantau Haji Daerah (TPHD) dan terbagi dalam tiga kloter.

“Kloter 21 berangkat pada 2 Agustus 2017, jam 13.00 sudah masuk asrama haji Donohudan, kloter 77 berangkat (19/8) jam 5 sore masuk Donohudan, dan kloter 78 pada (20/8) jam 7 pagi masuk ke asrama haji,” kata Museri.

Sedangkan tiga kloter yang berangkat pada tahun ini, setiap kloter sejumlah  355 jamaah untuk kloter 21,  kloter 77 sebanyak 190 jamaah, dan kloter 78 sebanyak 22 jamaah.

Calon Haji Kabupaten Karanganyar, jelas Museri, terdapat empat orang yang tidak boleh berangkat ke Tanah Suci, dikarenakan alasan kesehatan. Terdiri dari 2 orang (tidak suami isteri), dan 2 suami isteri.

Dia juga mengimbau yang perlu diperhatikan ibadah haji tahun ini yakni suhu di Tanah Suci diperkirakan diatas 40 derajat celcius bisa 54 derajat celcius. Lebih dua kalinya di Kabupaten Karanganyar.

“Calon Haji tidak perlu takut, yang terpenting jaga kesiapan fisik, dan jaga cairan tubuh jangan sampai dehidrasi dengan minum cukup,” katanya.(pd)  

Read More
web

Pemkab dan BAZNAS Karanganyar Berikan Bantuan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima beras zakat dari panitia (kanan) untuk diberikan kepada Ketua BAZNAS Karanganyar, Sugiarso (kiri), untuk didistribusikan.

Karanganyar, Kamis (22/06/2017)

Memasuki lebaran tahun 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan BAZNAS Karanganyar memberikan bantuan kepada warga kurang mampu di Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/06) pagi.

Tahun ini dari Pemkab Karanganyar memberikan bantuan berupa paket sembako kepada penarik becak, ojek dan fakir miskin. Paket sembako itu berupa beras sebanyak 2,5  kilogram, minyak goreng sebanyak satu liter, gula pasir satu kilogram, teh dua bungkus, mie instan empat bungkus dan uang.

“Kami memberikan paket sembako untuk Kecamatan Karanganyar sebanyak 360 paket, Kecamatan Tasikmadu 170 paket, dan Kecamatan Jaten 380 paket,” kata Kepala Bagian Perekonomian, Budi Supriono.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan secara simbolis di halaman Kecamatan Karanganyar dan di kampung Tegalwinangun, Kamis (22/06) pagi.

Selain itu, BAZNAS Karanganyar juga mendistribusikan zakat fitrah kepada penerima sesuai ajuan dari takmir masjid. Dibandingkan dengan tahun lalu (2016) ternyata ada penurunan.

“Tahun 2016 sebanyak 24 ton. Tahun 2017 ini sebanyak 22,1 ton. Ada penerurunan. Karena itu kami akan adakan kajian kenapa terjadi penurunan,” kata pengurus BAZNAS Karanganyar, Iskandar, Kamis (22/06) di Masjid Agung Karanganyar.

Iskandar menjelaskan lebih lanjut, pembayar zakat fitrah sebanyak 8.409 orang. Sebagian besar PNS. Ada kelompok masyarakat namun jumlah kecil. Distribusi beras tahun ini sebanyak 21,5 ton diberikan kepada pemohon dari warga melalui takmir masjid yang diketahui Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan.

“Kami mendistribusikan untuk 4.300 orang pemohon. Untuk 6 panti sudah didistribusikan kwintalan,” katanya.

Adapun mekanisme dari panitia tingkat kabupaten diberikan ke KUA tingkat kecamatan, besok pagi (Jumat) takmir di tingkat desa mengambilnya sesuai nama-nama yang usulkan. Sabtu (24/06) takmir masjid akan mengantarkan beras sampai ke alamat penerima.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjelaskan seluruh zakat fitrah ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan meminta distribusi dipastikan sampai yang berhak sebelum shalat idul fitri.

“Kita berlomba-lomba gemar berzakat, sedekah, agar membantu kesusahan warga. Ternyata masih banyak orang yang susah. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.(pd)

Read More
web

Ribuan Umat Islam Ikuti Tarawih Akbar

Sekitar 7000 jamaah mengikuti shalat Isya  dilanjutkan shalat tarawih, dan shalat witir, dirangkai Peringatan Nuzulul Quran.

Karanganyar, Selasa (20/06/2017)

Ribuan umat Islam Kabupaten Karanganyar mengikuti tarawih akbar dan  peringatan Nuzulul Quran, Senin (20/07) malam,  dengan menghadirkan Ustadz Yusuf Mansur sebagai khatib.

Sejak pukul 18.30 WIB, umat Islam mulai memasuki Alun-alun Kabupaten Karanganyar, sebagai tempat acara, membentuk shaf shalat, sambil menunggu acara dimulai.

Adzan pun berkumandang, lantas sekitar 7000 jamaah bersiap untuk mengikuti shalat Isya dan dilanjutkan shalat tarawih, dan shalat witir.

Usai shalat witir, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan secara simbolis kepada penghafal Al Quran dan Pemenang Pawai Ta’aruf.

Pada malam itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Waki Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan beberapa Forkopimda Kabupaten Karanganyar tampak hadir.

“Kebersamaan ini sebagai upaya meningkatkan kerukunan sesama umat Islam. Tinggalkan jauh-jauh perselisihan karena seluruh umat Islam mempunyai tujuan yang sama, yakni meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga berharap, melalui kerukunan antar umat beragama bisa tumbuh dengan baik. Hasilnya, Kabupaten Karanganyar pernah mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI atas Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama.

“Umat Islam harus memiliki upaya yang sungguh-sungguh, bekerja sekeras mungkin, untuk menjaga Indonesia ini lebih baik,” kata Bupati Karanganyar.

Bupati juga bangga, malam itu terasa sangat mulia, menyenangkan, dan mengharapkan jika suasana seperti ini terus ditumbuhkan di desa-desa. Jangan sampai timbul perselisihan.

“Apalah artinya kalau kerukunan terkoyak oleh pemikiran yang tidak baik, apalah artinya kita ingin memajukan Kabupaten Karanganyar, tapi diisi dengan pertengkaran, perselisihan justru membuat kemunduran dan tidak bermanfaat,” katanya.

Dia juga meminta agar warga Karanganyar untuk saling membantu dan berbuat lebih baik demi Kabupaten Karanganyar.

Ditempat yang sama, Ustadz Yusuf Mansur, mengajak untuk selalu membaca Al Quran, memahami artinya.(pd)

Read More