Category: Agama

DSC_0010

Bangkit, Jadilah orang Hebat dan Kaya

KOPIKA : Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tauziah kepada jamaan komunitas Pemuda Insyaf (Kopika) di Pujasera Karanganyar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Sabtu, 27 Januari 2018

Pemuda di Karanganyar yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Insyaf (Kopika) diminta untuk bangkit. Sebab pemuda adalah harapan masa depan dan penerus tongkat kepimpinan. Bangkitlah untuk menjadi orang hebat dan menjadi kaya dari sisi ekonomi.

“Saya mengajak para pemuda untuk bangkit untuk sukses. Jangan pernah melihat orang lain dan memperdulikan omongan siapa pun.  Perbaiki diri dan terus berbuat kebaikan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dihadapan ratusan pemuda yang tergabung dalam Kopika di Pujasera, Cangakan, Sabtu (27/01).

Dia menambahkan Allah senang kepada pemuda yang terus memperbaiki diri. Pihaknya juga siap mengajak para pemuda dari berbagai elemen untuk bangkit secara ekonomi. Ekonomi yang mandiri dan menjadi kaya raya dengan dekat Allah. “Yang kaya itu hanya Allah dan manusia tidak ada yang kaya. Kita lihat orang kaya, namun dia juga banyak utangnya,” imbuh orang nomor satu di Karanganyar yang disambut tawa jamaah Kopika.

Pihaknya mengajak para pemuda untuk tidak minder dan kecil hati. Jangan sampai merasa hina dihadapan manusia. Sebab tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah untuk mengubah keadaan seseorang. Sehingga pemuda diharapan untuk terus berbuat kebaikan.

Kopika sendiri tersebut merupakan wadah bagi para remaja yang ingin berhijrah. Hijrah dari keburukan untuk kebaikan. Pendek kata untuk memperbaiki diri. Sedangkan anggota kopika terdiri dari anak jalanan, anak punk, anak band dan eks preman. Kajian atau pengajian berada di pinggir-pinggir jalan karena mereka malu untuk diajak ke Masjid.

Kopika ada dua kajian rutin yang dilaksanakan. Yakni Sinabungkopi dan Blaar. Sinabung kopi adalah sinau bareng jumat Malam karo kopi (belajar bersama Jumat Malam sambil minum Kopi) dan Blaar adalah belajar iqra. (hr)

Read More
komweb

Zakat Turut Andil Entaskan Kemiskinan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan pada Rakerda BAZNAS Karanganyar tahun 2018

Karanganyar, Senin (22/01/2018)

Perolehan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Kabupaten Karanganyar yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar di tahun 2017 yang mencapai Rp. 13,5 Miliar, dapat mengentaskan kemiskinan.

Sugiyarso, Ketua BAZNAS Karanganyar, mengatakan target tahun 2017 Rp. 12 Miliar namun melebihi  menjadi sekitar Rp. 13,5  miliar. Sedangkan penerimaan zakat fitrah mencapai Rp 1,7 miliar yang bersumber dari ASN dan Swasta serta takmir masjid se Kabupaten Karanganyar yang diberikan kepada fakir miskin.

“Perolehan jumlah ZIS yang dikumpulkan oleh BAZNAS Karanganyar mulai didirikan selalu mengalami peningkatan. Hal ini karena mendapat dukungan dari semua pihak baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat,” kata Sugiyarso.

Peningkatan jumlah ZIS ini secara tidak langsung memperlihatkan kepercayaan dan kesadaran masyarakat terhadap lembaga zakat. Hal ini secara otomatis kesadaran kewajiban zakat masyarakat Karanganyar meningkat.

“Kami distribusikan menjadi lima program, yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas,Karanganyar Makmur, dan Karanganyar Taqwa,” katanya.

Pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BAZNAS Karanganyar, Senin (22/01) di Hotel Taman Sari, Cangakan, Kabupaten Karanganyar. Ketua BAZNAS Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji mengatakan senang dengan target Karanganyar yang luar biasa banyaknya.

“Dengan zakat dapat menurunkan angka kemiskinan.Target BAZNAS yang Rp. 15 miliar itu dapat dialokasikan 60 persen untuk fakir miskin yakni 20 persen fakir miskin yang non produktif, dan yang 40 untuk yang produktif,” kata Ketua BAZNAS Jawa Tengah.

“Dicontohkan di Boyolali ada pelatihan pertukangan, peternakan, dan cukup Rp. 3 juta untuk  pelatihan satu fakir miskin,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani, menuturkan komitmen Pemerintah terhadap pengelolaan BAZNAS dan penghimpunan, pentasyarufan, pengawasan ZIS, agar dibuat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap OPD, instansi vertikal dan BUMD, juga dibentuk di setiap Masjid dan Mushola.

“Setiap bulan Ramadhan ada amil yang menangani ZIS. Perlu dibentuk UPZ karena seseorang mengelola tapi tidak mempunyai payung hukum, maka akan melanggar norma,” kata Farhani.

Menurut penuturannya, dia sudah dapat laporan di masjid sudah mulai dibentuk UPZ. Karanganyar diharapkan menjadi pelopor pembentukan UPZ.

“Penghimbunan zakat meningkat, maka pentasyarufan dapat mengurangi angka kemiskinan,”katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan APBD Pemkab Karanganyar juga telah dirumuskan 2,5 persen untuk di distribusi delapan asnaf.

“Saya memacu semangat target tahun 2018 sebanyak Rp 15 miliar bisa terpenuhi. Kita cari peluang baru untuk digerakkan pentingnya sedekah, kalau ASN di Karanganyar sudah tertib membazar zakat,” katanya.(pd)

Read More
web

Bupati Safari Shalat Wajib Berjamaah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid Al Huda, Dusun Tagung, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso

Karanganyar, Selasa (16/01/2018)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengadakan safari shalat wajib berjamaah di masjid di Kecamatan-kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Agenda keagamaan tersebut dimulai, Senin (15/01) di Masjid Al Huda, Dusun Tagung, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso dengan Shalat Ashar berjamaah.

Kunjungan Bupati Karanganyar tersebut juga disertai sekitar 20 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan BUMD dan pegawai Kecamatan setempat. Warga setempat juga ikut shalat berjamaah.

Pada kesempatan itu, seusai menjalankan shalat wajib, Bupati memberikan bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid setempat.

Kepala Bagian Kesra, Agam Bintoro, mengatakan kegiatan shalat wajib berjamaah tahun 2018 ini berlangsung selama 22 hari, dari 15 Januari 2018 sampai dengan 20 Februari 2018.

“Di dalam acara shalat Ashar, Jumat, dan Isya keliling itu. Bupati juga memberikan tauziah singkat,” kata Agam Bintoro.

Bupati saat memberikan tauziah singkat, mengatakan kita bikin program shalat wajib berjamaah, kalau hanya Jumat keliling saja itu kurang, jadi ditambah kegiatan ini. Selain ada juga Tarawih Keliling, dan Shalat Ied.

“Kita hanya ingin silaturahim dan keliling wilayah melalui program ini. Semoga berkah dan menjadi guyub tentram warga semuanya,” katanya.

Adapun wilayah kecamatan yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain, Ngargoyoso, Tasikmadu, Jaten, Karangpandan, Jumantono, Kerjo, Tawangmangu, Jenawi, Jatiyoso, Jatipuro, Jumapolo, Kebakkramat, Mojogedang.(pd)

Read More
DSC_5129

Pemkab Karanganyar Bangun Sinergi Dengan Kemenag

Pemkab : Assisten II Pemkab Karanganyar Siti Maisyaroch memberikan sambutan pada Hari Amal Bakti di Hotel Taman Sari

KARANGANYAR – Kamis, 4 Januari 2017

Dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kepada Kementrian Agama (Kemenag) setempat tidak tanggung-tanggung. Berbagai upaya untuk membangun sinergi kehidupan beragama di Karanganyar dilakukan Pemkab Karanganyar. Bentuk-bentuk sinergi itu adalah magrib mengaji. Dimana keluarga terutama anak-anak pukul 18.00 sampai 19.00 (bakda Magrib-menjelang Isyak) diminta untuk mengaji. Sedangkan para orang tua untuk tidak menonton televisi pada jam tersebut.

“Kami terus berupaya membangun sinergi dengan Kementrian Agama Karanganyar. Pak Bupati sangat cinta dengan Kemenag Karanganyar. Wujudnya dilakukan berbagai program mendukung program Kemenag,” papar Assisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch saat memberikan sambutan mewakili bupati di acara Hari Amal Bakti ke 72 Kemenag Karanganyar di Hotel Taman Sari, Karanganyar, Kamis (4/12).

Selain Magrib mengaji, Siti Maisyaroch menambahkan dukungan itu diantaranya Subuh Keliling. Termasuk juga rewad bagi para penghawal Al Quran. Bukan itu saja, Pemkab Karanganyar juga memberikan bantuan pendidikan siswa di SMA, SMK, dan MA. “Meskipun kewenangan SMA sederajat milik Pemerintah Propinsi. Namun, Pemkab Karanganyar juga membantu kepada siswa SMA, SMK dan MA,” imbuhnya.

Sementara Kepala Kemenang Karanganyar, Mustai’in Ahmad mengatakan optimis bangsa Indonesia akan maju dan Karanganyar semakin sejahtera. Pihaknya juga mengakui dukungan yang dilakukan Pemkab Karanganyar luar biasa. Diantara contohnya adalah pemberian sepeda motor kepada Kepala KUA di 17 Kecamatan. Termasuk Kemenag diberikan bantuan berupa mobil. “Ditingkat pelayanan juga sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Ada satu ponpes yang melakukan izin pendirian namun kami tolak karena ada beberapa persyaratan standar yang belum dipenuhi. Namun tetap kami beri waktu dan dibantu tim kami supaya juga segera berdiri,” imbuh Mustain. (hr)

Read More
DSC_4591

Pergantian Tahun Lebih Tepat Untuk Interopeksi Diri

TAUSIAH : Habib Abu Hasan memberikan tausiah di Masjid Agung Karanganyar pada malam pergantian tahun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR, Senin 1 Januari 2017

Malam pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar Pengajian Akbar. Pengajian yang dimulai pukul 19.30 WIB, 31 Januari 2017 dan berakhir di tanggal 1 Januari 2018 dihadiri ribuan orang. Bahkan, pelataraan masjid kebanggan masyarakat Karanganyar penuh. Untuk memudahkan melihat di dalam masjid Agung, Panitia menyiapkan satu layar besar dan dua buah televisi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekda Samsi dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pergantian ini sangat tepat untuk melakukan interopeksi diri. Sebab waktu kita hanya tiga, kemarin (sudah dilewati), sekarang (dijalani) dan besok (akan datang). Maka hendaknya kita gunakan umur kita itu dengan baik,” papar Habib Abu Hasan, Penceramah Pengajian Akbar pergantian saat memberikan tausiah kepada jamaah Masjid Agung.

Penceramah dari Jember, Jawa Timur itu mengingatkan bahwa ajal memang tidak tahu pasti kapan datangnya. Sehingga jamaah diingatkan untuk mempergunakan waktu sebaik mungkin. Sebaik baiknya orang, menurut Abu Hasan orang yang panjang umurnya dan baik amalnya. “Mari kita minta sama Allah agar diberikan umur yang berkah dan berakhir dengan khusnul khotimah. Sebelum dihitung, maka sebaiknya kita menghitung-hitung sendiri,” tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyambut baik pengajian tersebut. Menurutnya pengajian ini dilakukan setahun. Sebab dimulai di tahun 2017 dan berakhir di tahun 2018. Pihaknya juga berharap tahun baru 2018 akan lebih baik dari sebelumnya.

Tepat pukul 24.00, kembang api mulai dinyalakan di alun-alun Karanganyar dan  berlangsung meriah. Kembang api dengan letusan selama 20 menit itu membuat warga Karanganyar takjub. Sejak pukul 19.30 WIB, para warga dari berbagai wilayah mulai berkumpul di alun-alun Karanganyar. Mereka menantikan malam pergantian tahun dengan mengelar tikar sambil menikmati cemilan yang dibawa. (Hr)

Read More
DSC_0195

ZIS BAZNAS Karanganyar capai Rp13,5 miliar

 

KOMINFO

Bantuan baznas untuk program Karanganyar sehat dan cerdas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (30/12).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar,  Minggu 31 Desember 2017

Badan Amal Zakat Nasional(BAZNAS) Kabupaten Karanganyar tahun ini mengumpulkan zakat infaq shodaqoh (ZIS) senilai 13,5 miliar rupiah.

Pencapaian dari pengumpulan dana ZIS ini disampaikan Sugiyarso Ketua BAZNAS kabupaten Karanganyar dalam kegiatan sarasehan BAZNAS Sabtu (30/12) kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kerjasama dengan Pemkab Karanganyar serta bantuan dari umat dan pihak donatur pihaknya dapat mengumpulkan dana ZIS dengan maksimal bahkan pencapaiannya melebihi target. Begitupun dengan pentasharufan atau penyalurannya untuk kesejahteraan umat telah dilaksanakan.

“Tahun ini terkumpul Rp13,5 miiar dan untuk pentasharufan atau penyaluran bantuan untuk kesejahteraan umat mencapai 14,8 milyar,”jelasnya

Ditambahkannya untuk bulan Desember ini penyaluran zis mencapai Rp3,6 miliar. Guna memaksimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat pihaknya telah membentuk unit pengumpul zakat (UPZ) di Masjid-Masjid di Karanganyar.

“Di karanganyar terdapat 2004 Masjid, jumlah tersebut sudah terbentuk 806 UPZ di Masjid-Masjid,”tuturnya

Dalam kesempatan tersebut Sugiyarso juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Karanganyar yang telah mengalokasikan dana anggaran untuk BAZNAS senilai Rp300 juta. Peruntukkannya sendiri telah disalurkan untuk berbagai kegiatan.

“Kita berterima kasih pada Pemkab Karanganyar untuk dukungannya terhadap kegiatan BAZNAS seperti pengukuhan 1000 dai serta bantuan Karanganyar sehat dan makmur,”terangnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut positif hasil yang diraih BAZNAS Karanganyar dalam pengumpulan ZIS. Diharapkan di tahun mendatang dapat meningkat dari tahun 2017.

“Alhamdulillah bersyukur dan saya bangga pada para UPZ yang telah bekerja keras dalam pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh. Semoga tahun depan pengumpulan ZIS dapat mencapai Rp15 miliar,”katanya

Bupati juga berharap ke depan keberadaan BAZNAS Karanganyar dapat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar dengan berbagai terobosannya melalui pengumpulan sedekah dan penyaluran ZIS yang terkumpul.

“Tetap selalu berikan terbaik sehingga masyarakat terutama kurang mampu bisa merasakan manfaatnya. Karena pentasharufan atau penyaluran ZIS untuk kemashlahatan umat merupakan bentuk pertanggungjawaban atas dana yang terkumpul,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind) 

Read More
DSC_0055

Bupati Karanganyar Lantik Da’i Kamtibnas

Diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutannya dihadapan Dai Kamtibnas, Kamis Sore (21/12)

 

Karanganyar – Pelantikan pengurus Da’i Kamtibnas di 17 Kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kapolres Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Perwakilan Pengadilan Negeri, Perwakilan Kejaksaan Negeri, dan Kepala Kementerian Agama serta tokoh Agama di Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengucap syukur sekaligus memberikan apresiasinya atas peran Dai Kamtibnas dalam membantu pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Intanpari. Wujud Karanganyar aman dan tertib adalah diberikannya penghargaan oleh Kementerian Agama RI Lukman Hakim Saifudin Bulan April 2017 lalu karena Kabupaten Karanganyar dinilai berhasil menjaga toleransi antar umat beragama dengan baik.

“Untuk menciptakan rasa kesatuan dan kesatuan di Kabupaten Karanganyar, dibutuhkan perbuatan yang baik dan cinta damai”, ujar Juliyatmono

Lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan pemerintah akan terus hadir dan memiliki peran untuk memfasilitasi kegiatan positif ini. Tahun 2018, Pemkab Karanganyar akan menganggarkan untuk kendaraan serta dana operasional guna memperlancar tugas Dai Kamtibnas.

Sementara itu Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, S.I.k., M.S.i berharap kepada para Dai Kamtibnas yang baru saja dilantik agar melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dan mampu menjadi suri teladan di masyarakat yang tertib dan patuh terhadap hukum. Disamping itu sebagai ujung tombak Polri dalam mencegah konflik sosial maupun agama, para Dai diharapkan mampu mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi antar umat beragama sehingga akan tercipta masyarakat Karanganyr yang guyup rukun. Demikian Diskominfo (adt/ad)

Read More
DSC_0764

MUI KARANGANYAR GELAR SILATURAHMI UNTUK PENGURUS

Kombes Nazirwan Adji Wibowo, S.IK, M.Si saat menyampaikan materi kepada Pengurus MUI Kecamatan dan Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar – 28 November 2017

Dalam rangka menyongsong Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (28/11) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Silaturahmi antara MUI Kecamatan dan Kabupaten dengan Umaro di Hotel Taman Sari.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, FORKOPINDA Kabupaten Karanganyar, Kemenag, Pengurus MUI Kecamatan dan Kabupaten, Ormas Islam dan Pengurus Pondok Pesantren.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk saling mengenal antara pengurus MUI baik pengurus daerah maupun cabang, untuk membekali dan menyegarkan tugas, serta untuk meningkatkan kerjasama MUI dan DMI dalam  memakmurkan semua masjid di Karanganyar.

Kegiatan silaturahmi ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. H. Fadlolan Musyafa, L.C, M.A (Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jateng) dan Kombes. Nazirwan Adji Wibowo, S.IK, M.Si (Polda DIY).

Dengan mengambil tema “Melalui KAMTIBMAS Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera”, diharapakan dapat menjadikan Karanganyar semakin aman dan nyaman untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengatakan bahwa perkembangan umat Islam di Karanganyar cukup menggairahkan, hal itu ditandai dengan banyaknya kajian-kajian rutin yang  diselenggarakan oleh masyarakat. Hal ini tidak lepas dari peran serta MUI dan Ormas Islam dalam melaksanakan tugasnya sebagai juru dakwah.

Sesuai dengan tema kegiatan ini diharapkan KAMTIBMAS dapat memberikan nilai-nilai baik kepada masyarakat, seperti penerapan desa anti miras pada Desa Segoro Gunung.

“MUI sebagai kekuatan moral harus menjaga nilai dan norma yang berlaku di masyarakat,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Juliyatmono menginginkan agar Karanganyar menjadi penghasil kelapa dunia, untuk bibit ditanggung oleh pemerintah. Kelapa tersebut nantinya akan dijadikan kerajinan untuk didistribusikan keluar Karanganyar, sehingga ekonomi masyarakat akan semakin kuat.

Demikian KOMINFO (ftr/mdz)

Read More
web

Doa Bersama Peringati 100 Tahun Kabupaten Karanganyar

Doa bersama untuk memperingati 100 Tahun Kabupaten Karanganyar, Kamis (02/11) malam, di Masjid Agung Karanganyar.

Karanganyar, Jumat (03/11/2017)

Ratusan umat muslim di Kabupaten Karanganyar mengikuti doa bersama untuk memperingati 100 Tahun Kabupaten Karanganyar, Kamis (02/11) malam, di Masjid Agung Karanganyar.

Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, sejumlah Forkopimda, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

Doa bersama diawali dengan Shalat Isya berjamaah, kemudian pembacaan ayat suci Al Quran, dan doa oleh perwakilan beberapa ormas Islam di Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan usia 100 tahun Kabupaten Karanganyar ini merupakan suatu momen yang baik, tidak bisa ditinggalakan begitu saya.

“Kita doakan semua urusan dimudahkan, diberi rejeki dan berkah, masyarakat sejahtera, sehat,” kata Bupati Karanganyar.

Didepan jamaah, Bupati Juliyatmono juga mengajak untuk membangun rasa optimis, sebab apa yang didapatkan sesungguhnya apa yang kita pikirkan, tentunya juga usaha.

“Mari kita bangun Kabupaten Karanganyar semakin maju dan sejahtera. Doa bersama ini juga upaya kita mewujudkan cita-cita untuk kemajuan Karanganyar,” katanya.

Puncak acara Hari Jadi Kabupaten Karanganyar akan diselenggarakan pada 18 November 2017 dengan prosesi Upacara di Alun-alun Kabupaten Karanganyar. (pd)

Read More
DSC_4792

Tingkatkan Pengetahuan Iman dan Taqwa, MUI Gelar Halaqoh Pesantren

Acara Halaqoh Pesantren yang dihadiri oleh Ormas Islam Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Rabu 01 November 2017

Menyambut hari jadi Karanganyar seabad dan meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Karanganyar menggelar Halaqoh Pesantren di Hotel Tamansari, Rabu (1/11/2017).

Kegiatan ini diikuti para Tokoh Agama, Ulama, Ormas Islam, Takmir Masjid, Para Pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Karanganyar.

Sekretaris MUI Karanganyar, Abdul Mu’id dalam laporannya mengatakan kegiatan halaqoh diikuti lebih kurang 150 peserta dari berbagai unsur. Kegiatan halaqoh pesantren merupakan sarana untuk saling bertukar pikiran dalam pengetahuan, peningkatan iman dan taqwa, perkembangan pondok pesantren di Karanganyar sekaligus Hari Santri Nasional 2017.

Ditambahkannya untuk Karanganyar Maju dan Sejahtera perlu adanya sinergi dari berbagai pihak mulai dari Pemerintah, masyarakat hingga para tokoh agama.

“Pemerintah harus menggandeng para tokoh agama dan pondok pesantren untuk menjaga kerukunan dan situasi tetap kondusif,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Karanagnyar, Musta’in Ahmad menyambut positif diselenggarakannya kegiatan ini. Diharapkan dari kegiatan ini memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antar umat beragama.
“Tahun ini Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karanganyar mendapat penghargaan dari Kementerian Agama RI untuk wilayah tetap kondusif,”tuturnya.

Musta’in berharap kerukunan beragama di Kabupaten Karanganyar dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Begitu pula Ponpes-ponpes di Karanganyar untuk selalu dijaga keharmonisannya.

Selanjutnya Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku mewakili Bupati dalam sambutannya menuturkan Pondok Pesantren terus berkembang di Kabupaten Karanganyar. Diharapkan pondok pesanteran yang ada di wilayah Karanganyar ini menjadi ponpes modern baik untuk pembelajaran agama maupun kondisi bangunan yang jauh dari kesan kumuh.

“Pemerintah melalui Baznas berkomitmen membantu memberikan bantuan pada tiap-tiap Takmir Masjid yang selama ini menjaga kebersihan masjid,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/muadz/ind)

Read More