Category: Agama

DSC_0289

TP. PKK Kabupaten Karanganyar Gelar Silaturahmi dan Halal Bihalal

diskominfo

Bupati dan Wakil Bupati saat menghadiri Halal Bihalal TP PKK Kabupaten Karanganyar, Senin Pagi (25/06)

Karanganyar – Ratusan anggota TP. PKK se Kabupaten Karanganyar hadiri acara yang rutin diadakan tiap tahun tersebut di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin pagi (25/06). Tampak hadir Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini mejadi moment yang membahagiakan karena telah melalui masa cuti yakni dari 14 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018. Silaturahmi dan halal bihalal pada pagi ini, rutin diadakan tiap tahunnya sekaligus menjadi sarana meningkatkan silaturahmi antara anggota TP PKK se Kabupaten Karanganyar.

“Selama kami cuti, program PKK kabupaten dapat dijalankan dengan baik, tertib dan lancar oleh Plt Ketua TP PKK dan pengurus serta anggota, kami haturkan terima kasih,” ujar Siti Khomsiyah.

Siti Khomsiyah menambahkan, salah satu keberhasilan yang diraih dari program PKK yakni diraihnya juara 1 lomba hatinya PKK tingkat Propinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Desa Segoro Gunung, Kecamatan Ngargoyoso. Diharapkan dukungan dan mohon doa restunya, bahwa sesuai ketentuan Desa Segoro Gunung akan maju lomba hatinya PKK tingkat nasional mewakili Jawa Tengah.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono yang didaulat untuk menjadi mubaligh menyampaikan isi tauziahnya dengan mengajak kita semua kembali ke fitrah dan senantiasa mengucap syukur.

“Setiap orang mempunyai keinginan untuk menjadi pribadi yang baik, dan orang baik tercermin dari akhlak yang baik pula. Puasa yang telah kita jalankan saat bulan Ramadhan mengembalikan kita menjadi pribadi yang baik,” kata Juliyatmono

Sebelum mengakhiri tauziahnya, Juliyatmono kembali mengajak kepada TP PKK Kabupaten Karanganyar senantiasa bekerjasama dengan baik, guyup rukun untuk tetap memberikan nilai tambah bagi kita masing-masing melalui PKK. Diskominfo Karanganyar (ad/f3a)

Read More
Diskominfo

Alun-Alun Karanganyar Dipenuhi Jama’ah Sholat IED

Pjs Bupati Karanganyar Mendengarkan Khotbah sholat Ied

Karanganyar, 15 Juni 2018

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1439H/2018M di Alun-alun Kabupaten Karanganyar diikuti ribuan warga, Jumat, (15/06). Jamaah sholat ied terlihat memenuhi lapangan hingga trotoar dan jalan sepanjang Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Shalat Idul Fitri yang dipimpin oleh Habib Syech dan Rektor UMS, Dr. Sofyan Anif sebagai Khatib ini dihadiri oleh PJS Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Raharjo, Sekda Karanganyar Samsi, serta Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Dalam ceramahnya, Khatib Idul Fitri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggunakan momentum lebaran ini sebagai ajang memperkokoh persatuan dan kesatuan. Munculnya bibit-bibit perpecahan di tengah masyarakat harus segera disikapi dengan baik agar keutuhan bangsa Indonesia tetap terjaga.

“Momentum Idul Fitri ini merupakan waktu yang tepat untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Mari kita bersama-sama menjaga keutuhan bangsa Indonesia dengan tidak saling mengklaim siapa yang benar, dan dengan tidak mengklaim saya yang paling Pancasila,” kata Sofyan Anif.

Selepas pelaksanaan shalat Idul Fitri, dilanjutkan acara Open House dan Halal bi Halal bersama PJS Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Demikian Diskominfo(kris/yg) 

Read More
Diskominfo

Open House Silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1439 H

Ikrar Halal Bi Halal yang di bacakan oleh Sekrertaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Jumat(15/6)

Karanganyar, 15 Juni 2018

Usai melaksanakan Sholat Idul Fitri di Alun-alun Karanganyar, Jumat, 15 Juni 2018 Pjs. Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Raharjo bersama Forkompimda mengadakan open house di Pendopo Rumah Dinas Bupati dalam rangka Silaturahmi dengan Ulama, Umaro dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

Dihadiri para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar serta para ulama, umaro dan tokoh masyarakat, acara yang memang rutin dilakukan setiap Hari Raya Idul Fitri ini dimanfaatkan untuk saling berjabat tangan mengucapkan “Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin.”

Sebagai acara inti Sekretaris Daerah, Samsi menyampaikan ikrar Halal Bihalal didampingi para Asisten dan Staf Ahli. Dalam ikrarnya  Samsi menyatakan, “Mewakili segenap pejabat  baik Sipil, TNI, POLRI dan tokoh masyarakat dan semua masyarakat Kabupaten Karanganyar, kami pada hari ini mengucapkan  Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Kami semua memohon maaf atas kesalahan, kekhilafan lahir dan batin.”

Khusus kepada Pjs. Bupati Karanganyar, Samsi mengaku kaget  waktu pertama bekerja bersama. Akan tetapi lama-kelamaan terbiasa juga. Oleh karena itu pada kesempatan tersebut beliau memohon maaf apabila belum bisa melayani dengan baik, demikian juga kepada Forkompimda, Juliyatmono dan Rohadi Widodo.

Pada kesempatan itu Prijo Anggoro atas nama pemerintah, Forkompimda dan pribadi mohon maaf lahir dan batin karena selama ini masih jauh dari baik apalagi sempurna.

“Kepada rekan-rekan Forkompimda yang selama ini dengan setia mendampingi sampai malam, -maaf kepada ibu-ibu- saya mengucapkan banyak terima kasih. Kepada para ASN di bawah komando pak Sekda, saya minta maaf kalau ucapan saya kasar, karena memang itulah pembawaan saya,”  ungkap Prijo Anggoro.

“Para alim ulama, Camat, Kades dan rakyat Karanganyar, mailah kita ciptakan Karanganyar yang kondusif, tenteram, nrimo. Kita songsong Karanganyar ke depan lebih baik, sukses, tenteram, bahagia dan kondusif,” harapnya.

Di akhir acara semua hadirin menyalami Forkompimda dan saling berjabat tangan. (krs/yg)

Read More

BAZNAS Karanganyar Salurkan Zakat Fitrah

Sekda Karanganyar, Samsi memperlihatkan beras zakat fitrah dari Baznas Karanganyar untuk di distribusikan kepada penerima

Karanganyar, Selasa (12/06/2018)

Baznas Karanganyar menyalurkan zakat fitrah berupa beras kepada pemohon yakni 70 masjid, 49 lemabag/masyarakat, 10 panti asuhan atau pondok pesantren, 17 instansi atau sekolah yang tersebar di Kabupaten Karanganyar, Selasa (12/06) di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, ada tiga Kecamatan yang tidak mengajukan permohonan zakat fitrah, antara lain Kecamatan Jatipuro, Kecamatan Jumapolo dan Kecamatan Ngargoyoso.

Pengurus Baznas Karanganyar, Iskandar, mengatakan jumlah pemohon di tahun 2018 ini sebanyak 146 pemohon. Sedangkan jumlah total perolehan zakat firah sebesar 20,09 ton beras dan Rp. 83 juta infaq.

“Kami mendistribuskan untuk 4.000 penerima, dengan cara pembagian langsung diantarkan kepada penerima, setelah kami distribusikan untuk pemohon. Hal itu agar tidak terjadi pengumpulan massa,” kata Iskandar.

Ditempat yang sama, Sekda Karanganyar, Samsi, mengucapkan terima kasih ke pada donatur ZIS. Namun dia juga menjelaskan terkait jumlah perolehan zakat fitrah yang menurun dari tahun 2017.

“Kalau tahun kemarin bisa mencapai 24 ton bukan karena donatur menurun, namun ada swakelola sendiri. Contoh ada salah satu sekolah di Kebakkaramat yang menghimpun, dan salurkan sendiri sebanyak 1 ton lebih,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Dinas Sosial Karanganyar juga membagikan kepada penyandang disabilitas sebanyak 250 orang, masing-masing menerima 5 Kilogram beras.(pd)

 

Read More
DSC_0024

Peran Keluarga Penting Tangkal Terorisme dan Radikalisme

Kominfo

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat menyampaikan sambutannya pada Seminar Menangkal Radikalisme, Kamis (7/6).

Karanganyar, Kamis 7 Juni 2018

Keterlibatan kaum wanita dan anak-anak dalam aksi terorisme menjadikan keprihatinan tersendiri. Pendidikan aqidah dan akhlak dalam keluarga sangat berperan penting dalam menangkal faham radikal dan terorisme.

Hal tersebut diungkapkan Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Suwondo saat menyampaikan sambutan pada Seminar Nasional yang mengusung tema menangkal paham radikalisme dan ekstrimisme, Kamis (7/6) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya, peristiwa bom yang terjadi di Surabaya lalu, seorang ibu membawa serta anak-anaknya meledakkan diri, menjadi keprihatinan luar bisa dari seluruh pihak. Masuknya paham radikal dan terorisme disekitar untuk menjadikan kewaspadaan dan sikap ke hati-hatian kita.

“Peran orang tua dalam keluarga baik pendidikan, aqidah dan akhlak sangat penting. Karena otak anak seperti spon, sehingga orang tua harus bisa memasukkan hal-hal yang baik,”terangnya.

Ditambahkannya, pendidikan menjadi kunci utama dalam tali keBhinekaan, untuk itu pendidikan jangan hanya mencetak manusia cerdas melainkan manusia-manusia yang siap dengan jiwa gotong royong.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Pjs. Bupati Karanganyar dalam sambutannya, mengapresiasi diselenggarakannya Seminar menangkal paham radikalisme. Pihaknya mengajak segenap masyarakat Karanganyar untuk menciptakan wilayah Karanganyar tetap aman, kondusif.

“Kita punya Pancasila yang digali dari bumi dan budaya dari bangsa Indonesia yang agung ini yang dalam pelaksanaannya kita hayati bersama,”tuturnya.

Lebih lanjut samsi mengatakan, kehidupan yang serba sosial media ini, harus menjadikan diri kita untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap lingkungan didalam keluarga sendiri maupun sekitar.

“Seseorang bisa belajar merakit bom melalui internet karena aqidah dan akhlak yang sudah melenceng. Kalau ada orang sekiranya belum terlalu dikenal dan mencurigakan untuk diwspadai. Anak muda dalam masa transisi, ada temannya dari luar kota/daerah membawa faham radikal untuk lebih berhati-hati dan waspada,”pesannya.

Turut menghadiri seminar tersebut, Ketua Forum Koordiansi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Tengah, Budiyanto. Selaku narasumber, ia menegaskan dalam upaya melakukan pencegahan terjadinya aksi teror harus ada kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat dengan mengerahkan potensi dan energi untuk membentengi masyarakat dari pengaruh ideologi, pemikiran dan gerakan terorisme.

Bentuk kegiatan atau aksi cegah teror disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dibutuhkan, diantaranya melalui penguatan Nasionalisme, penegakan hukum, penguatan pendidikan di lingkungan keluarga, optimalisasi siskamling, optimalisasi peran dan potensi pelajar, pemuda dan mahasiswa, penguatn silaturahmi tokoh agama dan tokoh masyarakat, penguatan silaturahmi pemerintah dengan rakyat, penguatan budaya toleransi. NKRI ada karena ada sikap toleransi yng tinggi antar elemen bangsa yng memiliki berbagai keragaman dan keBhinekaan. Para teroris akan selalu memanfaatkan celah kekuatan ini dengan menghembus-hembuskan isu toleransi.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

Read More
DSC_0147

Tarling Jaten, Pjs : Pemimpin Harus Merakyat dan Mengenal Rakyatnya

Kominfo

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budhi Rahardjo menandatangani prasasti peresmian Masjid Al Fatah di Desa Celeb Kec. Jaten, Selasa (05/06) malam.

Karanganyar, Rabu 6 Juni 2018

Pemimpin harus menjadi tauladan bagi rakyatnya. Karena seorang pemimpin diharapkan merakyat dan mengenal rakyatnya.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo ketika menyampaikan sambutannya dalam tarawih keliling (tarling) di Masjid al-Fatah, Desa Celep, Dagen, Kecamatan Jaten, Selasa (5/6) malam. Menurutnya menjadi pemimpin berarti harus siap melayani dan mengenal masyarakatnya.

“Pada hakekatnya pemimpin harus dekat dan mengetahui yang dibutuhkan warganya,”tuturnya.

Kominfo

Pemimpin yang merakyat yang mengenal rakyatnya : Pjs Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan

 

Prijo menambahkan kemajuan teknologi terutama pemanfaatan media sosial jangan membuat warga terpecah belah. Apalagi sebentar lagi warga Karanganyar akan menghadapi pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Bupati. Prijo meminta warga Karanganyar selalu mengedepankan persatuan meski memiliki pilihan pemimpin yang berbeda.

“Jaga selalu iman dan kerukunan meski beda pilihan. Semua pemimpin baik terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya,”pesannya.

Sementara itu, Camat Jaten, Heru Adji Pratama mengatakan kondisi masyarakat Jaten masih kondusif. Meski warga memiliki pilihan masing-masing, mereka berkomitmen untuk menjaga kerukunan dan semangat gotong-royong.

“Situasi masyarakat di wilayah Jaten secara umum masih terkendali. Semangat kebersamaan telah dibuktikan dengan berdirinya Masjid batu yakni Masjid Al-Fatah yang menghabiskan dana kurang lebih Rp 900 juta,”terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karangnyar melantik Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Jaten. Prijo berharap dengan berdirinya Masjid Baru Al Fatah ini akan membawa kebarokan dan semakin meningklatkan keimanan warga.

Demikian Diskominfo (ind/an)

Read More
DSC_2412

Pjs Bupati : Jaga Terus Kebersamaan dan Kerukunan

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Raharjo memberikan sambutan pada saat Tarling di Desa Paseban, Kecamatan Jumapolo Senin malam (04/06)

Pjs Bupati Karanganyar memberikan bantuan sarana ibadah bagi masjid Ummu Salamah

Pjs Bupati Karanganyar meminta anggota patwal untuk memberikan bantuan kepada bidan desa

Karanganyar, 04 Juni 2018

Tidak lama lagi, Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahadjo akan mengakhiri  jabatan sebagai bupati Karanganyar dan bakal kembali ke Semarang. Banyak kenangan indah selama kurang empat bulan berlalu. Salah satunya adalah kebersamaan dan kerukunan masyarakat bumi intanpari. Modal kebersamaan ini tidak akan mampu dipecah oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Mari kita jaga terus kerukunan antara pemimpin dan masyarakat, masyarakat dengan masyarakat. Masyarakat desa Paseban menjunjung tinggi gotong-royong, rukun, dan responbility begitu tinggi,” papar Pjs Bupati Karanganyar, Prijo dihadapan ratusan jamaah masjid Ummu Salamah, Dusun Genuk, Desa Paseban, Kecamatan Jumapolo dalam Tarling Senin malam (4/6)

Dia mengucapkan terima kasih kepada danramil, kapolsek, camat, kepala desa  dan masyarakat Desa Paseban yang luar biasa dalam menyambut tim tarling Forkominda. Sambutannya masyarakat sangat luar biasa. Ini membuktikan pemimpin dekat dengan rakyat. “Pemimpin harus tahu nafas rakyatnya. Jika pemimpin sudah dekat dengan rakyat, apa yang menjadi fatma atau keputusan sepanjang untuk kebenaran dan kebaikan pasti akan didukung rakyat,” tambah.

Pada saat memberikan sambutan, tiba-tiba orang nomor satu di Karanganyar melihat anak kecil memegang HP. Spontan, Pjs Bupati mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap tehnologi. Kemajuan tehnologi harus dibentengi dengan iman yang kuat. Jika tidak dibentengi dengan iman maka virus tehnologi akan membuat sesuatu yang tidak baik. “Lebaran sudah dekat, biasanya tarweh di akhir-akhir ini longgar atau sedikit karena lebih suka ke mall. Namun saya melihat di Paseban tetap berjubel. Mari Lebaran tahun ini dihiasi dengan kesederhanaan,” imbuhnya.

Pada saat berbuka puasa, tiba-tiba lampu padam. Hal ini juga menjadi perhatian Pjs Bupati Karanganyar. Secara cepat Danramil menyalakan lampu di sentar di HP. Hal ini membuktikan resposibilty dari seorang danramil luar biasa. “Tanggal 23 Juni nanti saya selesai menjadi Pjs Bupati Karanganyar. Banyak kenangan indah yang hadir selama saya menjabat sebagai bupati Karanganyar,” imbuhnya.

Dia akhir sambutan, Pjs Bupati mengatakan daerah Paseban banyak orang yang merantau. Uang boleh dibawa pulang namun budaya yang tidak sesuai jangan dibawa pulang. Banggalah dengan kebudayaan dari daerah setempat. (hr)

Read More
web

Peringatan Nuzulul Quran, Hadirkan Berbagai Tokoh

Peringatan Nuzulul Quran di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Senin (04/06/2018)

Peringatan Nuzulul Quran di Kabupaten Karanganyar dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, Pimpinan DPRD Karanganyar, dan Forkopimda Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (31/05) malam.

Sebelum acara dimulai terlebih dahulu dilaksanakan Shalat Isya, Tarawih dan Witir berjamaah, sebagai imam Pengasuh Pondok Pesantren Isy Karimah Ustadz Syihabuddin.

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo pada kesempatan itu mengatakan dengan bertemunya antara ulama, unsur pemerintah, DPRD dan masyarakat merupakan cermin kerukunan di Kabupaten Karanganyar.

“Malam ini sungguh luar biasa, peringatan Nuzulul Quran di hadiri banyak orang. Kerukunan masyarakat mari kita jaga bersama, jangan sampai ada keributan. Jaga kondusivitas masing-masing,” kata Pjs Bupati Karanganyar.

Setelah itu, acara juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadzah Mumpuni Handayayekti dari Cilacap.(pd)

Read More
DSC_0081

Pemimpin harus Mendoakan Rakyatnya

Karanganyar, 31 Mei 2018

Taraweh Keliling Pjs. Bupati dan Forkompimda serta Kepala OPD Tim I Kabupaten Karanganyar pada  Rabu, 30 Mei 2018 berlangsung di Masjid Al Falaq Dusun Gaden RT 02/08 Desa Mojogedang. Diawali dengan buka puasa bersama di rumah warga dekat masjid tersebut, Pjs. Bupati Prijo Anggoro Budi Raharjo berpakaian koko warna krem yang kontras dengan Forkompimda lainnya yang kebanyakan bernuansa putih.

Camat Mojogedang, Sutrisno menyambut gembira kehadiran Pjs. Bupati dan Forkompimda pada acara Tarling tersebut. Dilaporkan oleh Sutrisno bahwa Kecamatan Mojogedang yang terdiri dari 13 (tiga belas) desa memiliki tempat ibadah 199 masjid, 67 mushola, 14 gereja,  dan 2 pura. Keadaan Kecamatan Mojogedang aman tenteram, kegiatan keagamaan berjalan baik, bahkan kerukunan antar umat beragama juga bisa berlangsung.

Tausiyah pada acara Shalat Tarawih malam itu disampaikan oleh Muhammad Suhud, ayahanda Juliyatmono, Bupati nonaktif. Suhud memberikan petuah bahwa ibadah itu seperti kendaraan. “Kendaraan itu, bagaimana pun bagusnya  kalau sopirnya tidak cakap dan pintar akan mengakibatkan kecelakaan, jelasnya.” Meskipun kendaraannya tidak terlalu bagus, asalkan sopirnya cerdas, onderdilnya sehat kendaraan akan bisa selamat sampai tujuan.

Dalam sambutannya, Pjs. Bupati, Prijo Anggoro Budi Raharjo menyampaikan bahwa masa jabatannya sebagai Pjs. Bupati akan segera berakhir. Beliau merasa sangat senang bisa berada di tengah-tengah masyarakat Karanganyar. Prijo Anggoro mengatakan, ”Forkompimda hadir di tengah-tengah masyarakat, ini membuktikan bahwa pemimpin dan yang dipimpin itu guyub rukun.”

Prijo mengamati bahwa keadaan di Mojogedang sudah luar biasa, jalan bagus, suasana malam pun terlihat hingar-bingar. Ini semua hasil kerja bersama antara rakyat dan pemimpin.

“Kerukunan bersama harus kita jaga. Inilah kelebihan bangsa Indonesia, ulas Prijo Anggoro.

Prijo Anggora menyinggung apa yang disampaikan oleh Suhud dalam tausiyahnya yang mengajak untuk sekolah dari TK sampai Doktor. “Hakekatnya bagaimana kita berbuat baik untuk kepentingan siapapun. Pemimpin harus mau bergaul dengan rakyatnya. Rakyat pasti setiap hari mendoakan pemimpinnya. ‘Ya Allah, ampunilah dosa kedua orang tuaku, ampunilah dosa para pemimpinku,’ ” ucapnya. Maka dari itu pemimpin juga harus mau mendokan rakyatnya.

Pjs. Bupati juga menyinggung mengenai sanitasi dan kebersihan.

“Kotoran dari buang air besar, buang air kecil di mana berakhirnya? Oleh Tim dari Kabupaten kotoran ini disedot kemudian diolah dan dijadikan pupuk. Untuk proses ini 400 masjid akan dibiayai oleh Baznas. Di Karanganyar ini kebersihan sangat bagus. Ada jambanisasi. BAB sembarangan sudah tidak ada. Ini bukti bahwa kebersihan dan kesehatan di Karanganyar memang bagus dan diutamakan.  Saya merasa bahagia diberi kesempatan menjadi Pjs. di Karanganyar ini. Jalan-jalan sudah bagus, lampu menyala terang bahkan sampai di gang-gang. Inilah kebersamaan yang harus kita jaga terus.. Dalam Pilkada nanti pun, bisa saja kita berbeda pilihan. Perbedaan jangan sampai menjadi masalah,” tandasnya.

Di akhir acara Pjs. Bupati memberikan bantuan kepada takmir masjid, sarana peribadatan, korban bencana, fakir miskin dan kader Posyandu. (kris)

Read More
DSC_0042

Tarling Matesih : “ Mensyukuri Nikmat Allah”

Diskominfo

Tarawih Keliling Pjs.Bupati Karanganyar yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Karanganyar Drs.Samsi.Msi saat memberikan pidato sambutan di Desa Plosorejo Kecamatan Matesih pada Jum’at (25/05)

Karanganyar, 25 Mei 2018

Tarawih keliling (Tarling) yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar memsauki putaran ke empat, kali ini bertempat di Masjid Al Muttaqin Desa Plosorejo Kecamatan Matesih pada Jum’at (25/05).

Mulyono. SH. MH selaku Camat Matesih menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tim Tarling Pemkab Karanganyar yang sudah berkenan kembali memilih Desa Plosorejo ini untuk tujuan Tarawih Keliling. Mulyono juga menyampaikan bahwa Forkopimca Matesih dalam kondisi yang sangat kondusif walau berbarengan dengan persiapan Pemilukada di Karanganyar.

Juga disampaikan bahwa di Kecamatan Matesih sendiri, Forkompimca Matesih juga memiliki program Tarawih keliling ke Desa-desa yang ada di Kecamatan Matesih dan sudah berjalan di putaran ke delapan dari total sepuluh putaran.

Sementara untuk tausiyah di sampaikan oleh beliau H. Sarwanto ketua LDII Kabupaten Karanganyar. Dalam tausiyahnya yang bertema “Mensyukuri Nikmat Allah” beliau mengawali dengan cerita pengalaman pribadi, beliau bercerita saat ini sangat bersyukur sekali karena beliau baru saja selesai menjalani opersai mata karena sakit dan sekarang sudah bisa berfungsi dengan normal kembali walau butuh proses yang tidak sebentar.

Ada banyak cara untuk mensykuri nikmat Alah, salah satunya adalah Islam mengajarkan kepada kita ketika akan melaksanakan sholat maka berwudlu lah. Beraneka ragam tuntunan cara berwudlu yang di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para Sahabatnya, bahkan dari beragam tuntunan yang di contohkan itu semuanya SAH.

“ Bila kita bersyukur dan tawakal kepada allah SWT, maka niscaya allah akan mencukupi segala yang kita inginkan dan kehendaki” demikian pesan beliau di akhir Tausiyahnya.

Sambutan Pjs Bupati Karangnyar dalam hal ini diwakili oleh beliau Sekda Karanganyar Drs. Samsi Msi. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan tarling seperti ini sudah berjalan selama 15 tahun, bahkan bukan hanya tarling di bulan Ramadhan saja, di Kabupaten Karanganyar juga ada kegiatan kerohanian yang di biayai oleh APBD yaitu Ashar keliling, Shubuh keliling, dan Jum’at keliling. “Ini sangat luar biasa sekali” ucap beliau Sekda Karanganyar.

Kabar gembira untuk pegawai negeri dan pensiunan, baru kali ini Pemerintah Indonesia longgar hatinya dengan memberikan gaji ke 13 dan ke 14 yang dijadikan satu dengan THR.

“ Nantinya gaji ke 13 akan di berikan di bulan Juli, sedangkan gaji ke 14 yang jadi satu dengan THR akan di berikan di bulan Juni” tutur Sekda Karanganyar Samsi di akhir pidato sambutannya.

Demikian Diskominfo ( Ardi )

Read More