Category: Agama

_DSC0003

KARANGANYAR BERSHOLAWAT BERSAMA GUS ALI GONDRONG DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE-73

Gus Ali Gondrong dan Bupati beserta jajaran Forkompinda melantunkan sholawat di Lapangan Desa Mojoroto

KARANGANYAR – Karanganyar Bersholawat bersama Polres Karanganyar dan Pemda Kab. Karanganyar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Desa Mojoroto, Mojogedang, Karanganyar pada hari Selasa (23/7). Acara ini diisi oleh Gus Ali Gondrong dan bertemakan ” Dengan Semangat Promoter, Pengabdian, Polri Untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara”.

Acara ini juga diiringi oleh hadroh Semut Ireng dan Tari Sufi. Nyanyian Gus Ali Gondrong berkali-kali diikuti oleh ratusan jamaah. Jamaah seolah-olah menikmati lagu dan sholawat yang didengarkan dari Gus Ali Gondrong. Gus Ali dalam ceramahnya mengatakan rakyat Indonesia harus damai setelah pilpres, jangan sampai ada yang bermusuhan gara -gara berbeda pendapat. ” Sekarang bukan masanya nomer satu atau nomor dua, tapi satu ditambah dua yaitu tiga sesuai sila pancasila  yang ke tiga Persatuan Indonesia” Ucapnya.

Sambutan Bupati Karanganyar Juliyatmono

Karnganyar bersholawat ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar beserta jajaran Forkompinda. Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan bahwa masyarakat harus senang, bahagia, jangan seperti orang susah dan diimbangi dengan ibadah yang rajin supaya hidup menjadi tentram. ” Kita harus menyatukan persatuan dan kesatuan antar warga Negara Indonesia, sehingga guyub rukun dalam kehidupan” Imbuhnya.

Bupati pun menyanyikan lagu sawangen yang liriknya diubah menjadi lirik sholawat. Beliau juga menyampaikan sholawat ini akan terus digencarkan di Kabupaten Karanganyar, supaya silaturahmi antar umat bergama khususnya umat Islam terus terjaga. Pihaknya akan menyelenggarakan Sholawatan ketika malam pergantian tahun.

Demikian Diskominfo (Tgr/Wk/Fdt)

 

Read More
DSC_5949

Sholat Ied 1 Syawal 1440 H

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono sampaikan khotbah pada Sholat Ied 1440 H di ALun-alun Karanganyar, Rabu 5 Juni 2019

Karanganyar, 5 Juni 2019

Menyambut pagi hari pada Rabu, 5 Juni 2019 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Bupati Karanganyar yang didampingi Wakil Bupati, Forkompimda dan beberapa Kepala Perangkat Daerah, melaksanakan Sholat Ied berjamaah di Alun-alun Karanganyar.

Ribuan Jemaah yang berdatangan dari sekitar wilayah Kota Karanganyar memadati Alun-alun Karanganyar untuk ikut melaksanakan sholat Ied bersama Bupati.

Dalam khotbah yang disampaikannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyatakan bahwa umat Muslim sudah melewati satu bulan  peperangan yaitu satu bulan berpuasa melawan nafsu masing-masing dan berhasil menang dengan membiasakan diri menjadi orang baik. “Hari ini adalah hari kemenangan. Sungguh beruntung orang-orang yang telah berhasil  mensucikan dirinya dengan puasa selama Ramadhan, dengan beragam aktifitas yang luar biasa,” jelas Juliyatmono.

Selanjutnya Juliyatmono menyampaikan bahwa setiap tahun kita merayakan Idul Fitri. Banyak orang menyebut “kembali ke fitroh, kembali kepada kesucian hati. “Fitroh“ adalah potensi-potensi tertentu yang ada pada diri manusia yang dibawanya sejak lahir, yang adad pada diri manusia sejak diciptakan yang berkaitan dengan aspek jasmani dan rohani serta kemampuannya pada kedua aspek tersebut. Manusia secara fitroh dianugerahi akal pikiran. Akal pikiran merupakan potensi sentral  manusia untuk mampu membedakan yang baik dan yang batil. Akal merupakan aspek yang penting untuk menimbang dan membedakan perkara-perkara yang baik dan yang buruk. Manusia juga dilegkapi dengan perasaan dan keimanan atau kehendak. Manusia dengan kehendaknya bebas memilih perbuatnnya. Kebebasan yang dimaksud bukanlah kebebasan tanpa batas atau kebebasan absolut. Manusia memiliki kemampuan dan kemauan yang bebas dalam menentukan pilihannya. Namun dengan pilihannya manusia wajib mempertanggungjawabkannya kelak di akhirat. Manusia juga dibebani amanah yaitu tanggung jawab memiliki dan memelihara nilai-nilai keutamaan. Manusia diberi tugas untuk memakmurkan bumi dan segala isinya. Kemakmuran bumi artinya adalah bagaimana manusia mensejahterakan kehidupan di dunia ini. Oleh karena itu manusia wajib bekerja, beramal soleh, berbuat baik yang bermanfaat bagi dirinya, masyarakat dan lingkungan hidup. Namun orang-orang yang paling mulia adalah orang-orang yang bertaqwa kepada Tuhan. Taqwa yang dimaksudkan adalah suka mohon ampunan dari Tuhan, suka bersedekah dan menahan marah serta memaafkan kesalahan orang lain.  Sedekah fungsinya untuk menghapuskan kesalahan. Demikian Diskominfo. (kris)

Read More
1

Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar

Karanganyar – 29 Januari 2019

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Baznas Kabupaten Karanganyar, Selasa (29/01) di Hotel Taman Sari Karanganyar dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kanwil Provinsi Jawa Tengah, serta kepala kantor dan kepala sekolah di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang akan membahas rencana kerja selama satu tahun tersebut dibuka oleh Drs. H. Juliyatmono, M. M selaku bupati Karanganyar.

Laporan ketua penyelenggara, Drs. H. Sudiarjo menyampaikan bahwa tujuan dari rakerda sendiri merupakan salah satu cara untuk melihat masa lalu yang telah dilewati serta melihat dan menata rencana masa depan. Pada tahun 2018 Baznas telah melakukan tugas dengan baik dengan bantuan pemerintah, dan mencapai kurang lebih 15 miliar. Kenaikan terlihat melunjak dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 zakat yang didapat yaitu 10.2 miliar sedangkan pada tahun 2017 yaitu pada kisaran angka 11.2 miliar. Baznas meminta dukungan kepada pemerintah Karanganyar agar pada tahun-tahun berikutnya perolehan zakat tidak mengalami kemerosotan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Jateng juga memberikan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) kepada Bupati Karanganyar. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan hadiah untuk beberapa kantor di Kabupaten Karanganyar yang telah menyisihkan 2.5% dari hasil pendapatan pegawai untuk berzakat. Pemberian penghargaan dan hadiah itu sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan kegiatan keagamaan di kantor/dinas masing-masing.

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M. M dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras Baznas yang telah mendapat pencapaian yang selalu meningkat dari tahun ke tahun. Bupati yakin bahwa masih ada banyak kesempatan untuk memperoleh zakat sebanyak mungkin, karena zakat merupakan alat bantu untuk menyempurnakan ibadah. “Zakat bisa untuk dana yang abadi kelak” ujarnya. Semua pegawai di Karanganyar akan dipaksa untuk berzakat 2.5% dari gaji yang telah didapat.

Sambutan Bupati Karanganyar, Rakerda Baznas Selasa (29/01) di Hotel Taman Sari Karanganyar

Demikian Diskominfo (an/in/mt)

Read More
DSC_2464

Bumi Intanpari Bersholawat dan Berdzikir

Karanganyar berzikir dipimpin langsung oleh Gus Ali Gondrong, bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran forkompinda

 

KARANGANYAR – 8 Oktober 2018

Sambut hari jadi ke 101, Karanganyar berzikir bersama KH Muhammad Ali Sadiqin atau Gus Ali Gondrong di Plasa Alun-alun Minggu malam (07/10). Ribuan masyarakat ‘tumplek blek’ dan pemerintah berbaur padu mengucapkan kalimat tasbih, tahlil dan tahmid. Tidak jarang diantara yang hadir menangis, tertegun karena kalimat thoyibah tersebut.

Bakda magrib, plasa alun-alun Karanganyar sudah dibanjiri mafia sholawat dari berbagai daerah. Mereka ingin berzikir dengan kyai yang gondang dengan rambutnya yang gondrong tersebut. Tepat pukul 21.30, acara dimulai dengan sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Orang nomor satu di Karanganyar menyatakan tanggal  18 Nopember  2018  adalah hari terbentukmnuya Pemkab Karanganyar. Saat ini usia bumi intanpari genap 101 tahun. Karanganyar didirikan oleh raden Mas Said atau pangeran samber nyawa yang juga pahlawan nasional. “Raden mas Said adalah pendiri Karanganyar. Memulai hari jadi mari kita sholawat dan berdzikir.

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang terus mengajak masyarakat untuk cinta rasul dan bersholawat untuk rasullah SAW

Semoga apa yang dilakukan mendapatkan ridho allah,” papar Bupati yang disambut Aamin dari masyarakat yang hadir.

 

Bencana dari berbagai daerah menjadi pengingat bersama, agar semua masyarakat dan pemerintah lebih dekat lagi dengan Allah. Serta dapat dihindarkan dari segala musibah. Pasalnya salah satu cara untuk terhindar dari bencana jikalau selalu dekat dengan sang pencipta. Apalagi tahun 2019 ada pemilihan presiden dan wakil rakyat jangan sampai bisa dipecah. “Pilihan boleh beda akan tetapi  kita tetap satu bangsa dan satu tanah air. Setelah pemilu kita masih bertemu tetangga dan saudara-saudara semuanya, sehingga jangan sampai pemilu membuat kita terpecah-pecah,” imbuhnya.

Rangkaian hari jadi Karanganyar masih banyak. Termasuk pada malam tahun baru nanti, Pemkab Karanganyar akan menggelar malam cinta rasul. Seluruh Habib, ulama dan Kyai juga bakal dihadirkan. Termasuk Gus Ali Gondrong juga bakal dihadirkan pada malam tahun baru. Sholawat dan ngaji adalah cara kita mencintai Nabi Muhammad SAW dan semoga semua mendapatkan syafaatnya. “Semoga Karanganyar wilujeng slamet dan bapak-bapak yang melayani masyarakat terus diberikan kesehatan. Karanganyar jos. Salam tiga jari,” tambahnya.

Sementara Gus Ali Gondrong dan mafia sholawat menyatakan beda tidak masalah. Justru yang bermasalah adalah yang membeda-bedakan. Dia bersyukur karena pengajian tersebut juga dihadiri tokoh NU, Muhammadiyah, MTA dan LDII. Sekali lagi, menurut Gus Ali hormati segala perbedaan. Semogga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepada Bupati Karanganyar sebab tugasnya sangat berat. “DI berbagai daerah saya selalu menceritakan Karanganyar karena mengisi malam tahun baru dengan cinta rasul dan bukan hura-hura. Jika mau selamat kuncinya tiga yakni Sholat, Sholawat dan sedekah,” pungkasnya yang dilanjutkan dengan tahmid, tasbih dan tahlil. (hr/Adt)

Read More
DSC_2384

Jum’at Keliling Masjid Al Aqso Krendowahono

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan bantuan sarana ibadah dari Pemkab Karanganyar

Karanganyar – 05 Oktober 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali mengagendakan Sholat Jama’ah keliling di sejumlah desa-desa, kali ini Sholat Jum’at keliling pertama bertempat dimasjid Al Aqsho Desa Krendowahono Kec. Gondangrejo Karanganyar, Jum’at (05/10).

Dengan harapan agar masjid bisa lebih makmur, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan tausiyah singkat juga menjelaskan bahwasannya pemerintah Kabupaten Karanganyar ingin lebih dekat dengan masyarakat.

“ Programkan dalam keluarga setiap ba’da maghrib sampai isya’ untuk tidak keluar dari rumah, digunakan untuk ngaji tadarus baca Al Qur’an bersama keluarga “, jelas orang nomor satu di bumi intan pari ini.

Bupati Karanganyar juga meminta kepada pemerintah Kecamatan Gondangrejo untuk mengintruksikan kepada setiap kepala desa agar disetiap desa setiap sebulan sekali atau setiap dua bulan sekali mengadakan pengajian ahad pagi. Program ini juga akan diserentakan di Kabupaten Karanganyar, jelas Bupati Karanganyar.

“ Jangan sampai membiarkan anak itu bergaul dengan sembarang orang, ini merupakan tugas orang tua. Anak jangan sampai salah dalam bergaul  “, pesan diakhir tausiyah Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Demikian Diskominfo(ard/Adt).

Read More
DSC_2300

Ashar Keliling Masjid Jami’ Al Kautsar Ngrawoh

Kominfo

Bupati Karanganyar saat meberikan tausiyah singkat dalam acara Sholat Jum’at berjama’ah Pemkab Karanganyar di masjid Al Kautsar DesaKrendowahono Gondangrejo

Karanganyar – 04 Oktober 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali mengagendakan Sholat Jama’ah keliling di sejumlah desa-desa, kali ini Sholat Ashar keliling pertama bertempat dimasjid Jami’ Al Kautsar Desa Ngrawoh Karanganyar, Kamis(04/10).

Dengan harapan agar masjid bisa lebih makmur, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan tausiyah singkat juga menjelaskan bahwasannya pemerintah Kabupaten Karanganyar ingin lebih dekat dengan masyarakat.

“ Dengan silaturahmi akan menambah banyak hal-hal positif yang hinggap ke diri kita “, jelas orang nomor satu di bumi intan pari ini.

Memperkuat institusi dalam keluarga, sebab anak-anak yang sholeh dan sholehah merupakan harta benda yang sangat berharga. Tanggung jawab orang tua adalah memintarkan anak, karena nantinya akan dipertanggung jawabkan di akherat kelak.

“ Jaga dirimu dan Keluargamu dari sika api neraka “, pesan diakhir tausiyah Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Demikian Diskominfo(ard/Adt).

Read More
DSC_0021

Serasehan Baznas Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Penyerahan Program Karanganyar Makmur Bantuan Alat-alat Usaha kepada Baznas di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Karanganyar, Jum’at (28/09)

Karanganyar 28 September 2018

Baznas Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Serasehan Baznas yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Jum’at (28/09).

Acara ini diawali dengan Sambutan oleh Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso. Kemudian dilanjutkan dengan laporan perolehan zakat infaq dan shodaqoh yang disampaikan oleh Wakil ketua baznas Abdul Muid dengan total Zakat Rp. 900.306.675,00 dan Infaq Rp. 45.795.565 jadi jumlah seluruhnya senilai Rp. 946.192.240,00 dibandingkan bulan agustus kemarin mengalami penurun 4%.

Pada kesempatan ini Sekda kabupaten Karanganyar Drs.  Samsi M. Si selaku yang mewakili Bupati memberi pengarahan dan motivasi pada peserta Baznas.

“Upz (Unit Pengumpul Zakat) merupakan tulang punggung kesuksesan dari Baznas karena turut memajukan kiprah program kerja baznas”, tuturnya.

Beliau juga menjelaskan program Baznas dengan Bupati Karanganyar yaitu program sedot lumpur tinja Kabupaten Karanganyar yang saat ini menjadi juara sanitasi BABS.

Program Baru Bupati Karanganyar kepada 2000 penduduk yang tidak mampu dengan memberikan sedot lumpur tinja melalui APBD. Dalam hal ini Baznas turut serta membantu hal tersebut melalui masjid-masjid yang sudah ditargetkan.

 

Demikian Diskominfo (Ind/Dnk/Lp)

Read More
DSC_0018

Pengukuhan FKUB Kabupaten Karanganyar Masa Bakti 2018-2023

kominfo

Pengukuhan 17 Pengurus FKUB Masa Bakti 2018-2023 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/9)

Karanganyar 27 September 2018

 Bupati Karanganyar Juliyatmono mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) periode 2018-2023 dengan Tema “Meningkatkan Toleransi Antar dan Intern Umat Beragama Dalam Rangka Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa” di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/09).

Pengukuhan ini dihadiri seluruh pengurus dan anggota Forum FKUB, Kapolres Karanganyar di saksikan seluruh Forkompimda Kabupaten Karanganyar, Kepala Kesbangpol se Solo Raya, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Pengadilan Negeri Karanganyar, dan Para Tokoh Agama. Dalam pengukuhan ini sebanyak 17 anggota yang dilantik.

Adapun kepengurusan FKUB sesuai Nomor 450/882 tahun 2018 terdiri atas KetuaDrs. H. Ahmad Hudaya M. Ag, Wakil Ketua I Drs. H. Ngadino M. Pd, Wakil ketua II Hawiyono S.Sos, Sekretaris H. Muhammad Ja’far Nasir S. Ag M. Ag, Wakil Sekretaris Ir. H. Sunarjo.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar mengatakan dengan adanya FKUB memberikan manfaat yang besar bagi upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama.

Serta mengucapkan terimakasih pada pengurus yang lama atas pengabdian dengan keikhlasan kesungguhannya serta menjadi amal shaleh dan bermanfaat.

Dan kepada pengurus FKUB periode 2018-2023 yang dikukuhkan semoga dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar.

Wujud konkrit dari bentuk kesinambungan yang dilakukan FKUB, Bupati Karanganyar Juliyatmono tetap berharap dilaksanakan agar supaya diikuti oleh generasi muda agar memiliki kedekatan hubungan sesama pemeluk agama tanpa adanya sekat-sekat didalam pribadinya sehingga bisa melancarkan hubungan baik dalam berbangsa dan bernegara.

 

Demikian Diskominfo (dnk/ina/vnd)

 

 

Read More
DSC_8231

Sukuh Titik Tepat Untuk Melihat Hilal

Kepala DInas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa sedang mencoba alat untuk mengamati hilal di kawasan Sukuh

 

KARANGANYAR – 10 September 2018

Kawasan Wisata Sukuh dinilai tepat untuk melihat hilal. Pasalnya areal di sekitar candi Sukuh mempunyai ketinggian 1190 dpl. Diyakini dengan ketinggian tersebut akan mudah melihat hilal untuk menentukan pergantian bulan.

“Ini tempat yang representatif untuk rukhiyatul hilal. Bahkan dari tempat lain seperti Pacitan, masih lebih bagus di kawasan Sukuh,” papar panitia penyelenggara Ruhiyatul Hilal, Yusuf Ikhsanu Irham di sela-sela pemantauan hilal (10/09)

Dia menambahkan kawasan sukuh memang sudah enam kali dilakukan pengamatan bulan. Namun dari enam kali tersebut, belum sama sekali terlihat. Meski demikian, pihaknya akan terus mencoba dan pasti suatu waktu akan terlihat. Selain itu, Yusuf mengatakan melihat hilal ini adalah sunah rasullalah SAW. “Kami sudah enam kali melakukan pengamatan namun juga belum berhasil. Saya berharap pengamatan sore akan terlihat hilal karena posisi pada 8 derajad. “Pemerintah daerah sudah mendukung penuh kawasan ini dijadikan tempat melihat hilal. Harapannya kawasan ini juga menjadi tempat destinasi wisata religi,” imbuhnya.

Lebih jauh, dia mengatakan tujuan dari ruhiyatul hilal kali ini adalah untuk pendidikan. Masyarakat juga ikut melihat hilal secara langsung ditempat ini, sehingga menjadi ajang untuk pendidikan. Bahkan, Pemkab Karanganyar sudah membangun tiga lantai untuk melihat hilal.

            Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa mewakili bupati mengatakan jangan pernah bosan untuk berbuat kebaikan. Termasuk melakukan pengamatan hilal di kawasan Sukuh. Jika memang belum melihat, pihaknya meminta untuk terus dilakukan “Pemerintah akan terus mendukung pengamatan hilal di kawasan Sukuh,” tambah Tarsa. (hr/ard)

Read More
DSC_9726

Bupati : Enggal Kondur lan Dhahar Sayur Oblok-Oblok

Seorang Jamaah Asal Karanganyar memperlihatkan piagam penghargaan telah mengikuti haji tahun 2018

 

KARANGANYAR – 09 September 2018

Kepulangan jamaah haji kloter 40 dari Kabupaten Karanganyar berjalan singkat dan cepat. Pasalnya jamaah haji yang berjumlah 223 rasanya ingin segera pulang dan berkumpul bersama keluarga. Sehingga sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono singkat dan padat.

Selak pingin ketemu keluarga, dang adus, dang dhahar jangan oblok-oblok. Semoga jamaah semua mendapatkan predikat Haji Mabrur,” papar Bupati Juliyatmono yang disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari audiens dalam penerimaan di gedung Musdalifah Asrama Haji Donuhudan Boyolali (09/09).

Dia menambahkan atas nama Pemerintah meminta maaf apabila dalam penyelenggaraan keberangkatan dan kepulangan ada hal-hal yang tidak pas. Namun demikian, bupati bersyukur karena jamaah asal Karanganyar utuh atau lengkap. Doa masyarakat Karanganyar sudah dikabulkan oleh Allah SWT. “Semua bertemu dengan keluarga dalam keadaan yang sehat. Semoga semua menjadi haji yang mabrur. Wilujeng kondur semoga Allah menjadikan haji mabrur,” tambahnya.

Selain itu, dia juga mengatakan bagi jamaah asal Colomadu, pihaknya meminta langsung pulang ke rumah. Tidak usah ke Karanganyar karena akan kejahuaan dan lama. (hr/adt)

Read More